Kamis, Juli 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 15

Pemilik Lahan Segel Kebun Sawit, Ultimatum PT TPM

KENDARIKINI.COM – Sengketa lahan antara warga dan PT Tani Prima Makmur (TPM) kembali mencuat di Kabupaten Konawe.

Seorang warga bernama Asman menyegel lahan perkebunan sawit yang diklaim sebagai miliknya.

Penyegelan dilakukan setelah mediasi yang difasilitasi Polres Konawe gagal mencapai kesepakatan.

Mediasi membahas tuntutan ganti rugi atas lahan yang diduga dikuasai perusahaan selama belasan tahun.

Asman sebelumnya melaporkan persoalan tersebut ke Polres Konawe pada 3 Oktober 2025.

Laporan itu tercatat dalam STPL Nomor: STPL/432/XI/2025/SAT RESKRIM.

Dalam mediasi, Asman awalnya menuntut ganti rugi sebesar Rp100 juta.

Sebagai bentuk kompromi, nilai tuntutan diturunkan menjadi Rp50 juta.

Menurut Asman, pihak perusahaan hanya menyanggupi pembayaran Rp25 juta, lalu meningkat menjadi Rp30 juta.

Perbedaan nilai tersebut membuat proses mediasi berakhir tanpa kesepakatan.

Asman kemudian memasang baliho larangan beraktivitas di lokasi yang diklaim sebagai tanah miliknya.

Baliho itu mencantumkan larangan aktivitas tanpa izin pemilik lahan berdasarkan SHM Nomor 2101181400014.

Asman menilai dirinya telah memberikan waktu cukup untuk penyelesaian sejak laporan dilayangkan.

“Kami hanya meminta ganti rugi Rp50 juta. Jika tidak bisa dibayar, tinggalkan lahan saya,” tegasnya, Kamis (11/6/2026).

Ia juga meminta perusahaan mencabut seluruh tanaman sawit yang berada di atas lahan tersebut.

Selain itu, Asman mendesak Polres Konawe segera memberikan kepastian hukum atas laporannya.

“Saya berharap hak masyarakat kecil mendapat perlindungan hukum yang adil,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Tani Prima Makmur belum memberikan tanggapan resmi terkait sengketa tersebut.*

Kejati Sultra Periksa Bendahara PRKPP Terkait Dugaan Penyimpangan APBD

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara memanggil Bendahara Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Sultra.

Pemanggilan tersebut terkait penyelidikan dugaan penyimpangan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024-2025.

Informasi itu berdasarkan surat permintaan keterangan Nomor B-531/P.3.5/Fd.1/05/2026 tertanggal 26 Mei 2026.

Dalam surat tersebut, Bendahara PRKPP Sultra, Mimy Sri Wahyuni, diminta membawa dokumen terkait alokasi APBD 2024-2025.

Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (10/6/2026) mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Mimy Sri Wahyuni memenuhi panggilan penyidik dan hadir sesuai jadwal.

Petugas resepsionis Kejati Sultra, Albert Londong, membenarkan kehadiran bendahara tersebut di kantor kejaksaan.

“Sudah hadir sekitar pukul 09.00 WITA, tetapi belum diperiksa,” ujar Albert saat ditemui wartawan.

Untuk memastikan perkara yang sedang ditangani, Kendarikini.com berupaya menghubungi Kasi Penerangan Hukum Kejati Sultra, Irwan Said.

Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi.

Sementara itu, penyidik Kejati Sultra juga belum menyampaikan keterangan terkait materi pemeriksaan.

Belum ada penjelasan resmi mengenai dokumen yang diperiksa maupun status penanganan dugaan penyimpangan anggaran tersebut.

Kendarikini.com masih menunggu keterangan resmi dari Kejati Sultra terkait perkembangan penyelidikan kasus ini.*

Polda Sultra Ungkap 251 Kasus Miras dan 27 Kasus Narkoba

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara berhasil mengungkap ratusan kasus kriminal selama periode 1 Januari hingga 5 Juni 2026.

Kapolda Sultra Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji mengatakan, pengungkapan terbanyak berasal dari kasus minuman keras ilegal.

Sebanyak 251 kasus miras ilegal berhasil ditindak dengan 257 orang diamankan. Polisi menyita 1.483 botol miras pabrikan dan sekitar 4.000 liter miras tradisional.

“Kasus miras ilegal menjadi temuan terbanyak selama periode operasi,” kata Himawan dalam konferensi pers, Rabu (10/6/2026).

Di bidang narkotika, Polda Sultra mengungkap 27 perkara dengan 29 tersangka. Barang bukti yang disita mencapai 832,71 gram sabu-sabu.

Selain itu, polisi turut mengamankan uang tunai sekitar Rp6 juta dan 23 unit telepon seluler yang diduga terkait jaringan peredaran narkoba.

Kasus perjudian juga menjadi perhatian. Sebanyak 12 kasus berhasil diungkap dengan 36 orang diamankan dan barang bukti uang tunai Rp7,9 juta.

Pada penindakan premanisme, polisi mengungkap 12 kasus dengan 16 pelaku diamankan. Barang bukti berupa dua senjata tajam dan sejumlah uang tunai turut disita.

Polda Sultra juga menangani 15 kasus kepemilikan senjata tajam dengan 15 tersangka serta satu kasus bahan peledak yang melibatkan satu pelaku.

Untuk kasus asusila, polisi mengungkap 10 perkara dan mengamankan 19 orang yang diduga terlibat.

Sementara itu, tindak pencurian umum dan kejahatan jalanan tercatat tiga kasus dengan delapan tersangka. Polisi juga mengungkap satu kasus curat dan satu kasus curas.

Pada kasus curanmor, tiga perkara berhasil diungkap dengan tiga tersangka dan tujuh unit kendaraan diamankan.

Secara keseluruhan, selama operasi berlangsung, polisi mengamankan 23 tersangka curanmor serta 24 sepeda motor hasil kejahatan.*

Gubernur Sultra Perkuat Kerja Sama dengan AS di Sektor Pendidikan

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat ke-250 di Surabaya.

Acara yang digelar Konsulat Jenderal Amerika Serikat itu berlangsung di Hotel Majapahit, Selasa malam (9/6/2026).

Sehari sebelumnya, Andi Sumangerukka mengunjungi Kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat untuk membahas peluang kerja sama strategis.

Pembahasan difokuskan pada sektor pendidikan dan pertanian yang menjadi prioritas pembangunan Sulawesi Tenggara.

Pemerintah Provinsi Sultra berharap kemitraan tersebut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan inovasi teknologi.

Kerja sama juga diharapkan membuka akses investasi serta transfer pengetahuan guna mempercepat pembangunan daerah.

Momentum peringatan 250 tahun Kemerdekaan Amerika Serikat dimanfaatkan untuk memperluas jejaring internasional.

Kegiatan itu mempertemukan pemerintah daerah, kalangan diplomatik, pelaku usaha, dan perwakilan negara sahabat.

Kesempatan tersebut dinilai penting untuk mempromosikan potensi unggulan Sulawesi Tenggara kepada mitra internasional.

Selain itu, berbagai peluang kerja sama investasi, perdagangan, pariwisata, dan pembangunan berkelanjutan turut dibahas.

Pemprov Sultra menilai penguatan kemitraan global menjadi langkah strategis meningkatkan daya saing daerah.

Kolaborasi internasional diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Turut hadir Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Peter Haymond dan Konjen AS di Surabaya Christopher Green.

Hadir pula Konjen Jepang Takonai Susumu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham.*

Wamendagri Buka Temu Karya Nasional di Konawe

KENDARIKINI.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Akhmad Wiyagus membuka Temu Karya Nasional di Konawe, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan nasional yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Konawe itu dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah Indonesia.

Penjabat Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamendagri dan seluruh peserta.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Menurutnya, Temu Karya Nasional merupakan forum strategis menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

Forum itu diharapkan melahirkan inovasi serta rekomendasi yang mampu mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Akhmad Wiyagus mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sultra dan Pemerintah Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah.

Ia menegaskan Temu Karya Nasional bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik pembangunan daerah.

Wamendagri menyoroti potensi besar Sulawesi Tenggara, terutama pada sektor pertambangan dan pertanian.

Menurutnya, hilirisasi industri menjadi langkah penting meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan membuka lapangan kerja.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar siap menghadapi tantangan global, termasuk perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa harus terus diperkuat.

Wamendagri menegaskan pembangunan nasional mengacu pada visi Indonesia Emas 2045 melalui program Asta Cita.

“Pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Asta Cita harus diimplementasikan agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan resmi dibuka melalui pemukulan gong yang disaksikan peserta dan tamu undangan dari berbagai daerah.*

Soal Fasum Senopati Land, BADKO HmI Sultra Desak ATR BPN Copot Kepala BPN Kendari

KENDARIKINI.COM – BADKO HmI Sulawesi Tenggara mendesak ATR/BPN RI mengusut dugaan penerbitan sertifikat di lahan fasilitas umum Senopati Land.

Desakan itu disampaikan menyusul mencuatnya dugaan sertifikat hak atas tanah diterbitkan di area yang disebut sebagai fasilitas umum.

BADKO HmI Sultra menilai persoalan tersebut bukan sekadar kesalahan administrasi, tetapi berpotensi merugikan kepentingan publik.

Sebagai bentuk tekanan, BADKO HmI Sultra akan menggelar aksi unjuk rasa di Kementerian ATR/BPN RI, Jumat (12/6/2026).

Sekretaris Umum BADKO HMI Sultra, Andi Aswar, meminta kementerian segera mengambil langkah konkret terhadap dugaan tersebut.

“Kami mendesak ATR/BPN RI memeriksa pihak yang bertanggung jawab jika ditemukan pelanggaran,” ujar Andi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, persoalan Senopati Land telah menjadi perhatian publik karena menyangkut hak masyarakat dan tata kelola pertanahan.

Desakan itu menguat setelah adanya rekomendasi DPRD Kota Kendari terkait pembatalan sertifikat pada area fasilitas umum.

BADKO HMI Sultra juga meminta seluruh dokumen penerbitan sertifikat di kawasan tersebut dibuka kepada publik.

Dalam rencana aksinya, mereka membawa lima tuntutan utama kepada ATR/BPN RI.

Pertama, memeriksa dan mencopot Kepala BPN Kendari jika terbukti bertanggung jawab dalam penerbitan sertifikat bermasalah.

Kedua, melakukan audit menyeluruh terhadap sertifikat yang diduga terbit di kawasan fasilitas umum Senopati Land.

Ketiga, membatalkan seluruh sertifikat yang terbukti berada di atas lahan fasilitas umum.

Keempat, meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan penyalahgunaan kewenangan.

Kelima, menjamin perlindungan hak masyarakat serta kepastian hukum bagi warga terdampak.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih dalam upaya konfirmasi.*

GPIM Luncurkan Makan Bowo Gratis di Konawe, Didanai H. Amir

KENDARIKINI.COM – Gerakan Prabowo Indonesia Maju (GPIM) meluncurkan program sosial Makan Bowo Gratis (MBG) di Kabupaten Konawe, Rabu (10/6/2026).

Program tersebut menyediakan makanan gratis setiap hari bagi masyarakat dan menjadi bagian dukungan GPIM terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Peluncuran program dipimpin Kristian Tandabioh, tokoh muda Tongauna yang juga anggota DPRD Konawe.

Kristian menjelaskan, program Makan Bowo Gratis merupakan inisiatif murni GPIM dan bukan program pemerintah.

“Program ini bentuk dukungan nyata GPIM untuk mengawal dan menyukseskan kerja Presiden Prabowo,” kata Kristian.

Ia menegaskan, program tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah pusat.

Untuk wilayah Konawe, pendanaan program berasal dari satu donatur tunggal, yakni H. Amir.

H. Amir merupakan Wakil Ketua I GPIM sekaligus pengusaha dan politisi nasional asal Tongauna, Konawe.

Menurut Kristian, H. Amir menggunakan dana pribadinya untuk mendukung pelaksanaan program kemanusiaan tersebut.

GPIM berharap program ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.

Kristian juga mengajak masyarakat Konawe menjaga dan menyukseskan program yang telah diluncurkan tersebut.

Ia meminta warga terus mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.

Program Makan Bowo Gratis diharapkan menjadi wujud kepedulian sosial serta memperkuat semangat gotong royong di Konawe.*

GMA Desak Pokja Buka Dokumen Tender Kemenag Sultra

KENDARIKINI.COM – Garda Muda Anoa Sulawesi Tenggara (GMA Sultra) mendesak Pokja Pengadaan membuka dokumen pemenang tender kepada publik.

Direktur Eksekutif GMA Sultra, Muhammad Ikbal Laribae, menilai keterbukaan dokumen penting untuk menjamin transparansi pengadaan pemerintah.

Ia mengatakan publik berhak mengetahui kelengkapan administrasi, teknis, pengalaman, dan kualifikasi perusahaan pemenang tender.

Menurut Ikbal, keterbukaan dokumen juga menjadi sarana pengawasan masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara.

“Transparansi penting untuk mencegah praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dalam proses pengadaan,” ujar Ikbal.

Ia menambahkan, keterbukaan akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

GMA Sultra turut menyoroti tujuh paket proyek di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara.

Paket tersebut meliputi pembangunan KUA Poasia, KUA Asera, KUA Kolaka, KUA Batukara, dan KUA Lalolae.

Selain itu, pembangunan Ruang Kelas Baru MIN 2 Muna serta pembangunan MAN Insan Cendekia Kendari.

Ikbal menyebut sejumlah informasi yang beredar menimbulkan pertanyaan terkait proses evaluasi dan penetapan pemenang tender.

Karena itu, GMA Sultra meminta Pokja memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat melalui dokumen pengadaan.

“Keterbukaan dokumen juga diperlukan untuk menjawab berbagai dugaan yang berkembang terkait proses tender. Dengan akses informasi yang terbuka, masyarakat dapat menilai secara objektif apakah seluruh tahapan pengadaan telah berjalan sesuai aturan dan prinsip persaingan sehat,” katanya.

GMA Sultra juga menyampaikan dugaan adanya indikasi persekongkolan dalam beberapa paket pekerjaan tersebut.

Namun, organisasi itu menegaskan seluruh dugaan harus diuji melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.

Mereka juga meminta aparat penegak hukum serta lembaga pengawas ikut mengawasi proses pengadaan tersebut.

“Jika seluruh proses sudah sesuai ketentuan, tidak ada alasan untuk menutup dokumen pemenang tender,” tutup Ikbal.*

Pria Mabuk Bawa Pisau Ngamuk dan Rusak Rumah di Kendari

KENDARIKINI.COM – Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara mengamankan seorang pria berinisial WTH (28) di Kota Kendari.

Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima laporan warga melalui WhatsApp terkait keributan dan pengrusakan rumah.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Selasa (9/6/2026) dini hari.

Dantim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta, Bripka Boy Sagita, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 02.00 Wita.

Warga melaporkan adanya aksi pengrusakan pintu rumah milik RS (55) yang diduga dilakukan oleh WTH.

Pelaku juga diduga melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam saat berada di lokasi kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Patroli Perintis Presisi segera bergerak menuju tempat kejadian perkara.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati pelaku masih berada di sekitar kawasan tersebut.

Tim kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan WTH tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dalam proses penangkapan, petugas menemukan dua bilah pisau yang diduga sempat dibuang oleh pelaku.

Selanjutnya, pelaku bersama korban dibawa ke Mapolresta Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi awal, pelaku diduga melakukan pengrusakan karena sedang mencari ibu kandungnya di rumah korban.

Saat kejadian, pelaku disebut berada dalam pengaruh minuman keras.

Selain merusak rumah korban, pelaku juga diduga melakukan pengrusakan di rumah orang tuanya sendiri.*

ARM Sultra Bongkar Penggelapan Mobil Rental, IRT Diamankan Polisi

KENDARIKINI.COM – Asosiasi Rental Mobil (ARM) Sulawesi Tenggara mengungkap dugaan penggelapan mobil rental di Kota Kendari.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polda Sultra. Seorang ibu rumah tangga berinisial F kini diamankan polisi.

Ketua Umum ARM Sultra, Zhul Fiqhi, mengatakan dugaan itu terungkap setelah tim menemukan aktivitas mencurigakan pada kendaraan anggota.

Pada 5 Juni 2026, sejumlah mobil yang disewa tidak lagi melakukan pembayaran sesuai perjanjian.

Tim kemudian melakukan pelacakan melalui GPS kendaraan untuk mengetahui keberadaan unit yang hilang.

Hasil penelusuran menunjukkan beberapa kendaraan telah berpindah tangan dan diduga digadaikan kepada pihak lain.

“Total lima unit kendaraan milik anggota ARM Sultra menjadi korban. Tiga unit sudah diamankan,” kata Zhul.

Sementara itu, dua kendaraan lainnya masih dalam pencarian bersama aparat kepolisian.

ARM Sultra lalu melaporkan kasus tersebut ke Polda Sultra pada Jumat malam.

Dalam laporan itu, F diduga menyewa kendaraan lalu menggadaikannya tanpa hak kepada pihak lain.

Tak lama setelah laporan diterima, polisi bergerak dan mengamankan terduga pelaku untuk pemeriksaan.

ARM Sultra juga menduga pelaku menggunakan identitas palsu untuk meyakinkan penerima gadai kendaraan.

“Informasi awal menyebut ada KTP palsu yang mencantumkan nama pemilik STNK,” ujarnya.

Menurutnya, modus tersebut berpotensi merugikan pelaku usaha rental maupun masyarakat penerima gadai.

ARM Sultra meminta kepolisian mengusut kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Masyarakat juga diimbau memeriksa dokumen kepemilikan kendaraan sebelum menerima gadai.

ARM Sultra memastikan akan terus mengawal proses hukum hingga seluruh kendaraan ditemukan.*

Mantan Atlet Nasional Puji Kesiapan KONI Sultra Gelar Porprov XV

KENDARIKINI.COM – Mantan atlet pencak silat nasional, Hendra Alimin, mengapresiasi kesiapan KONI Sulawesi Tenggara menyambut Porprov XV Sultra.

Peraih medali perunggu PON XVIII Riau 2012 itu menilai persiapan penyelenggaraan sudah berjalan sesuai rencana.

Menurut Hendra, penunjukan Kota Kendari sebagai tuan rumah merupakan langkah tepat dan strategis.

Kendari dinilai memiliki sarana olahraga yang memadai untuk mendukung kelancaran seluruh cabang pertandingan.

“Sebagai mantan atlet, saya melihat kesiapan KONI Sultra cukup baik,” kata Hendra, Selasa (9/6/2026).

Ketua Kick Boxing Buton Selatan itu menyebut infrastruktur olahraga di Kendari relatif lengkap dan efisien.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sultra terhadap pengembangan olahraga prestasi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Dispora, dan KONI menjadi kunci peningkatan prestasi atlet.

“Pembinaan atlet harus berkelanjutan, mulai usia dini hingga atlet berprestasi,” ujarnya.

Hendra menilai pembinaan yang konsisten akan melahirkan atlet berdaya saing di tingkat nasional.

Karena itu, ia berharap Porprov XV Sultra tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga.

Lebih dari itu, Porprov diharapkan menjadi wadah menjaring dan melahirkan atlet potensial daerah.

Atlet-atlet tersebut nantinya diharapkan mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara pada berbagai kejuaraan nasional.*

Nelayan Wawonii Hilang di Perairan Bombana, Pencarian Hari Keempat Nihil

KENDARIKINI.COM – Tim SAR gabungan masih mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Boepinang, Desa Larete, Kecamatan Poleang Tenggara, Bombana.

Korban diketahui bernama Tuang alias Igo (37), warga Kabupaten Konawe Kepulauan.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada 6 Juni 2026 sekitar pukul 07.05 Wita.

Laporan disampaikan Kapolsek Poleang Timur, Ipda Irwan, setelah korban dilaporkan hilang saat melaut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi pencarian.

Korban dilaporkan hilang pada Kamis, 5 Juni 2026, saat melaut bersama 11 awak kapal pa’gae milik H. Daeng Gassing.

Sekitar pukul 18.45 Wita, korban meminta izin buang air besar di laut menggunakan pelampung gabus.

Sementara itu, awak kapal lainnya tetap melakukan penarikan jaring ikan.

Sekitar pukul 19.30 Wita, setelah aktivitas penangkapan selesai, korban tidak lagi terlihat.

Nahkoda dan kru kapal kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun korban tidak ditemukan.

Memasuki hari keempat operasi, Selasa (9/6/2026), pencarian masih belum membuahkan hasil.

Hingga pukul 17.15 Wita, Tim SAR gabungan menyisir area pencarian dengan hasil nihil.

Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu pagi pukul 07.00 Wita.

Pencarian melibatkan Basarnas Kendari, Pos SAR Kolaka, Polair Bombana, Pos AL Bombana, TNI, pemerintah setempat, kru kapal, dan masyarakat.

Berdasarkan data BMKG, cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah.

Kecepatan angin mencapai 16 kilometer per jam dari timur laut dengan gelombang 0,5 hingga 1,5 meter.*

OJK Sultra: Aset Perbankan Tembus Rp62,29 Triliun

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan Industri Jasa Keuangan Triwulan I 2026.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyebut sektor jasa keuangan daerah tetap tumbuh positif.

Stabilitas industri keuangan ditopang pertumbuhan perbankan, investasi pasar modal, dan layanan keuangan digital.

Total aset perbankan Sultra mencapai Rp62,29 triliun atau tumbuh 5,76 persen secara tahunan.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp33,76 triliun, meningkat 5,25 persen dibanding periode sebelumnya.

Tabungan mendominasi penghimpunan dana dengan porsi 67,4 persen dari total DPK.

Penyaluran kredit mencapai Rp54,43 triliun atau tumbuh 4,86 persen secara tahunan.

Kredit konsumsi mendominasi 48,5 persen, disusul modal kerja 32 persen dan investasi 19,6 persen.

Kualitas kredit tetap sehat dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 1,85 persen.

Kredit UMKM mencapai Rp16,45 triliun atau 30,2 persen dari total kredit perbankan.

Kota Kendari masih menjadi pusat aktivitas perbankan dengan kredit Rp23,09 triliun.

Di pasar modal, jumlah investor mencapai 156.131 SID atau tumbuh 76,1 persen.

Nilai transaksi saham masyarakat Sultra tercatat Rp447,92 miliar dengan 134.502 transaksi.

Kendari menjadi wilayah dengan aktivitas investor terbesar, diikuti Kolaka dan Baubau.

Sektor asuransi mencatat premi Rp168,70 miliar atau tumbuh 1,9 persen secara tahunan.

Outstanding pembiayaan perusahaan pembiayaan mencapai Rp6,90 triliun dengan NPF 2,65 persen.

Pinjaman fintech lending tercatat Rp804,60 miliar atau meningkat 28,4 persen.

Hingga Maret 2026, OJK Sultra melayani 637 layanan konsumen dan 2.066 permintaan SLIK.

Sebanyak 40 kegiatan edukasi keuangan telah menjangkau 50.375 peserta di Sulawesi Tenggara.

OJK menegaskan akan terus memperkuat literasi, pelindungan konsumen, dan pertumbuhan ekonomi daerah.*

OJK Sultra Perkuat Literasi Keuangan Warga Wawonii Tenggara

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui edukasi di Desa Kekea, Kecamatan Wawonii Tenggara.

Kegiatan yang berlangsung 6 Mei 2026 itu merupakan kolaborasi OJK, Bank Indonesia, dan Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan.

Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, mengatakan literasi keuangan penting untuk melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan digital.

Menurutnya, perkembangan UMKM harus diimbangi pemahaman keuangan yang memadai agar masyarakat tidak mudah terjebak investasi ilegal.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 menunjukkan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51 persen.

Sementara indeks literasi keuangan berada di angka 66,46 persen atau terdapat kesenjangan sebesar 14,05 persen.

Melalui edukasi tersebut, peserta mendapat pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, investasi legal, dan pencegahan penipuan keuangan.

Asisten III Setda Konawe Kepulauan, Abd. Pattah, mengapresiasi kegiatan tersebut dan mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah daerah siap bersinergi dengan OJK untuk memperluas edukasi keuangan hingga tingkat desa.

Sebanyak 112 peserta mengikuti kegiatan yang melibatkan nelayan, petani, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat.

Analis Bank Indonesia Sultra, M. Fachrul Reza, menjelaskan pentingnya penggunaan QRIS dalam mendukung ekonomi digital dan UMKM.

OJK juga mengingatkan masyarakat menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebelum mengambil keputusan keuangan.

Selain itu, diperkenalkan layanan APPK, Indonesia Anti-Scam Center (IASC), dan iDebKu untuk pengaduan serta akses informasi kredit.

OJK menegaskan akan terus memperluas edukasi keuangan hingga wilayah terpencil dan kepulauan di Sulawesi Tenggara.*

Kominfo se-Sultra Perkuat Ekosistem Digital dan Kompetensi ASN

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Rakor Kominfo se-Sultra 2026 di Kendari, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan mengusung tema Membangun Sinergi Bersama Mewujudkan Ekosistem Digital Daerah.

Rakor bertujuan memperkuat kolaborasi dalam percepatan pemerataan akses digital di Sulawesi Tenggara.

Asisten Administrasi Umum Setda Sultra, Rony Yakob, mengatakan transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak.

Menurutnya, akses digital kini menjadi kebutuhan dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Digitalisasi juga berperan mendukung pendidikan, kesehatan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, diperlukan pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi,” kata Rony.

Pemprov Sultra terus mendorong pembangunan infrastruktur digital dan pemetaan wilayah blankspot.

Program lainnya meliputi penyediaan internet publik, internet sekolah, serta penguatan kolaborasi berbagai pihak.

Rony menilai kesenjangan akses digital antarwilayah masih menjadi tantangan yang harus diatasi bersama.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, memaparkan sejumlah program prioritas tahun 2026.

Program tersebut mencakup penyediaan WiFi publik di 17 kabupaten dan kota.

Selain itu, sebanyak 94 sekolah diusulkan masuk program penyediaan internet sekolah.

Kominfo Sultra juga akan mengukur indeks kompetensi digital ASN secara berkala.

Pemprov Sultra menggandeng BBLSDM Komdigi Makassar untuk pelatihan dan asesmen kompetensi digital ASN.

Menurut Andi, peningkatan kapasitas aparatur penting untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang modern.

Rakor turut dihadiri perwakilan BAKTI Komdigi, APJII Sulampua, dan kepala dinas Kominfo se-Sultra.*

Tiang WiFi MyRepublic Diduga Rusak Drainase, Pemkot Kendari Belum Terima Laporan

KENDARIKINI.COM – Pemasangan tiang jaringan internet di Kota Kendari menuai sorotan masyarakat.

Warga menilai pemasangan dilakukan tanpa memperhatikan tata ruang dan fasilitas umum.

Temuan ditemukan di Lorong Tabasi dan Lorong Salomo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.

Sejumlah tiang jaringan terlihat berdiri di area drainase dan dibeton permanen.

Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat aliran air serta mengganggu fungsi saluran drainase.

Warga juga mempertanyakan legalitas pemasangan tiang yang disebut milik penyedia internet MyRepublic.

Sorotan semakin menguat setelah pemerintah mengaku tidak menerima laporan pemasangan tersebut.

Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan pihaknya tidak menerima koordinasi dari perusahaan.

“Tidak ada koordinasi dengan pemerintah. Pihak MyRepublic memasang tiang tanpa laporan,” ujarnya.

Menurut Sahuriyanto, pembangunan infrastruktur jaringan di ruang publik seharusnya melalui prosedur perizinan.

Pemerintah juga tengah melakukan pendataan terhadap seluruh tiang jaringan di Kota Kendari.

Pendataan dilakukan untuk mengetahui kepemilikan dan status legalitas infrastruktur tersebut.

“Kami sementara melakukan pendataan tiang-tiang yang berseliweran di wilayah Kota Kendari,” katanya.

Selain itu, Pemkot Kendari berencana menata kabel udara yang dinilai semrawut.

Langkah tersebut merupakan bagian dari penataan lingkungan perkotaan yang lebih tertib dan aman.

“Ini juga bagian dari arahan presiden terkait Indonesia Asri. Kabel-kabel ini akan ditertibkan,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak MyRepublic terkait persoalan tersebut.*

Tiang WiFi MyRepublic di Kendari Disorot, Diduga Tanpa Izin

KENDARIKINI.COM – Pemasangan tiang jaringan internet di sejumlah titik Kota Kendari dikeluhkan warga.

Keluhan muncul karena beberapa tiang diduga dipasang tanpa koordinasi dengan pemerintah setempat.

Di Lorong Tabasi dan Lorong Salomo, Kelurahan Baruga, tiang terlihat berdiri di area drainase.

Warga menyoroti pemasangan tiang yang bahkan disebut telah dibeton di atas saluran tersebut.

Keberadaan tiang jaringan internet milik MyRepublic itu memicu kekhawatiran masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, membenarkan belum ada koordinasi resmi.

Menurutnya, pihak perusahaan tidak menyampaikan laporan sebelum melakukan pemasangan tiang.

“Tidak ada koordinasi dengan pemerintah, pihak MyRepublic memasang tiang tanpa laporan,” ujarnya.

Sahuriyanto mengatakan Diskominfo saat ini sedang mendata seluruh tiang utilitas di Kota Kendari.

Pendataan dilakukan untuk mengetahui kepemilikan serta legalitas tiang yang tersebar di berbagai wilayah.

“Padahal kami sementara melakukan pendataan tiang-tiang yang berseliweran di wilayah Kota Kendari,” katanya.

Selain pendataan, pemerintah juga berencana menertibkan kabel utilitas yang dinilai mengganggu lingkungan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah terkait penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib.

“Arahan presiden terkait Indonesia asri, kabel-kabel ini akan ditertibkan,” tegas Sahuriyanto.

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen menata infrastruktur utilitas agar tidak mengganggu fasilitas umum dan masyarakat.*

PP GPI Desak KPK Periksa RA Terkait Kasus Bea Cukai

KENDARIKINI.COM – Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) meminta KPK memanggil Raffi Ahmad (RA)

Permintaan itu terkait munculnya nama Raffi dalam persidangan dugaan suap dan gratifikasi importasi barang.

Perkara tersebut melibatkan lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Ketua Bidang Hukum dan HAM PP GPI, Midul Makati, menilai pemanggilan penting untuk memperjelas fakta hukum.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan.

PP GPI menegaskan tetap menghormati asas praduga tak bersalah terhadap semua pihak.

Namun, nama Raffi yang disebut dalam persidangan dinilai layak diklarifikasi secara resmi.

“Klarifikasi diperlukan agar fakta hukum menjadi terang dan tidak memunculkan spekulasi publik,” ujar Midul.

Sebelumnya, Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyampaikan nama Raffi muncul dalam persidangan.

KPK menyebut Raffi pernah mengirim atau menitipkan barang elektronik melalui perusahaan kargo terkait perkara.

Meski demikian, KPK menyatakan belum menemukan fakta yang mengaitkan Raffi dengan pokok perkara.

Karena itu, hingga kini belum ada pemanggilan terhadap suami Nagita Slavina tersebut.

Midul menegaskan pemanggilan saksi bukan berarti seseorang terlibat tindak pidana.

Menurutnya, pemeriksaan saksi merupakan bagian dari upaya mencari kebenaran materiil suatu perkara.

“KPK perlu menunjukkan konsistensi penegakan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.

PP GPI juga mengajak masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Masyarakat diminta mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menunggu hasil penyidikan KPK.*

Pengda JMSI Kalsel Resmi Dilantik, Fokus Digitalisasi dan SDM

KENDARIKINI.COM – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Selatan periode 2025-2030 resmi dilantik, Senin (8/6/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan, Banjarmasin.

Pelantikan dipimpin Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat JMSI, Eko Pamuji.

Dalam sambutannya, Eko menegaskan pentingnya peran media siber menjaga kualitas informasi di era digital.

Ketua JMSI Kalimantan Selatan, Anshari Yannoor, menyebut pelantikan menjadi momentum memperkuat organisasi yang solid dan berintegritas.

Menurutnya, kepengurusan baru harus melanjutkan fondasi organisasi yang telah dibangun pengurus sebelumnya.

Selain menjaga kesinambungan program, pengurus juga didorong menghadirkan inovasi di berbagai bidang organisasi.

Anshari menegaskan digitalisasi media menjadi salah satu fokus utama JMSI Kalsel ke depan.

Perkembangan teknologi, katanya, terus mengubah lanskap industri media dan pola konsumsi informasi masyarakat.

Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas organisasi.

Ia menilai kapasitas anggota harus terus ditingkatkan agar mampu mengikuti tuntutan jurnalistik modern.

JMSI Kalsel juga berkomitmen memperluas program literasi media bagi masyarakat.

Program tersebut diharapkan membantu publik memahami informasi secara lebih kritis dan bijak.

Selain itu, organisasi akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, swasta, dan berbagai elemen masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci agar peran pers semakin dirasakan manfaatnya,” ujar Anshari.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menjaga independensi pemberitaan.

Dengan dukungan seluruh anggota, JMSI Kalsel diharapkan menjadi organisasi media yang profesional, kompetitif, dan bermanfaat bagi daerah.*

Bayu Surya Gandamana Terpilih Pimpin JMSI Kaltim 2026-2031

KENDARIKINI.COM – Bayu Surya Gandamana resmi terpilih sebagai Ketua JMSI Kalimantan Timur periode 2026-2031.

Ia menggantikan almarhum Mohammad Sukri yang meninggal dunia pada 16 April 2026.

Penetapan dilakukan melalui rapat pengurus JMSI Kaltim pada Senin (8/6/2026).

Proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme organisasi yang diatur dalam AD/ART JMSI.

Bayu menyatakan siap melanjutkan perjuangan dan program yang telah dirintis almarhum Mohammad Sukri.

Menurutnya, fondasi terbesar yang diwariskan adalah persatuan dan kepercayaan antaranggota JMSI Kaltim.

Ia menegaskan tidak akan mengubah arah organisasi yang telah dibangun sebelumnya.

Fokus kepengurusan mendatang meliputi peningkatan kualitas perusahaan pers dan kompetensi wartawan.

Program pelatihan jurnalistik, UKW, advokasi hukum, serta penguatan manajemen media menjadi prioritas.

Bayu juga berkomitmen memperluas jangkauan program hingga seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

Selain itu, JMSI Kaltim akan mendorong kemandirian ekonomi media agar tetap profesional dan independen.

Ketua Harian JMSI Pusat, Ari Rahman, menilai Kaltim memiliki posisi strategis dalam pengembangan media siber nasional.

Keberadaan Ibu Kota Nusantara dinilai membuka peluang besar bagi pertumbuhan industri media digital.

Ari berharap kepengurusan baru aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah, kampus, sekolah, dan sektor swasta.

Ia juga mengingatkan agar kepengurusan baru menjaga serta melanjutkan fondasi organisasi yang telah dibangun sebelumnya.*

Sekda Sultra Buka Lokakarya Satgas Koperasi Merah Putih

KENDARIKINI.COM – Penjabat Sekda Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, membuka Lokakarya Satgas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan berlangsung di Aula Bahteramas, Kompleks Bumi Praja Anduonohu, Kota Kendari.

Mewakili Gubernur Sultra, Fadlansyah menyambut peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, kehadiran peserta menunjukkan komitmen mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi desa dan kelurahan.

Ia juga mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri yang menginisiasi penyelenggaraan lokakarya tersebut.

Lokakarya dinilai penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan.

Pemerintah berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi strategis bagi pengembangan koperasi di daerah.

Sementara itu, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, mengapresiasi dukungan Pemprov Sultra.

Ia menegaskan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program prioritas pemerintah pusat.

Program tersebut dijalankan untuk mempercepat penguatan ekonomi masyarakat melalui kelembagaan koperasi.

Menurutnya, satuan tugas dibentuk guna mengawal percepatan pembentukan dan operasionalisasi koperasi.

Satgas juga bertugas mengantisipasi berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan program.

Kemendagri menargetkan sekitar 20 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih beroperasi pada Agustus 2026.

Target tersebut diharapkan mampu memperkuat distribusi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah.*

Debitur Datangi Kantor CIMB Niaga Finance Gegara Penarikan Mobil Honda Brio

KENDARIKINI.COM – Aparat kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keributan di kantor CIMB Niaga Finance, Jalan MT Haryono, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Selasa 9 Juni 2026.

Keributan tersebut diduga berkaitan dengan penarikan satu unit mobil Honda Brio di Kabupaten Muna Barat.

Petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan menerima keterangan dari pihak terkait.

Setelah berkoordinasi, masyarakat yang menyampaikan aduan diarahkan menempuh jalur hukum resmi.

Pelapor kemudian disarankan membuat laporan ke Polda Sulawesi Tenggara guna proses lebih lanjut.

Langkah tersebut dilakukan agar permasalahan dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepolisian juga mengimbau seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan komunikasi yang baik.

Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Tidak terdapat laporan mengenai korban maupun gangguan keamanan selama proses berlangsung.

Pihak berwenang masih menunggu laporan resmi untuk menindaklanjuti perkara tersebut sesuai prosedur.*

CIMB Niaga Syariah Salurkan Rp737 Juta untuk Kurban Idul Adha

KENDARIKINI.COM – CIMB Niaga Syariah memperluas dampak sosial Idul Adha 1447 Hijriah melalui program “Semarak Idul Adha 1447 H”.

Program tersebut diwujudkan dengan penyaluran bantuan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Sebagai simbol peluncuran program, CIMB Niaga Syariah menyerahkan satu sapi limosin berbobot 1,03 ton kepada Muhammadiyah.

Penyerahan dilakukan melalui LAZISMU di Jakarta pada Senin (25/5/2026).

Bantuan diserahkan Chief of Syariah Compliance & Legal CIMB Niaga, Syamsul Aidi Bachtiar.

Penerimaan bantuan dilakukan Direktur Utama LAZISMU, Ibnu Tsani, disaksikan jajaran kedua lembaga.

Tahun ini, CIMB Niaga Syariah menyalurkan dana kebajikan nasabah senilai Rp737 juta.

Dana tersebut digunakan untuk pengadaan hewan kurban yang didistribusikan melalui mitra filantropi terpercaya.

Sebanyak 31 Kantor Cabang Syariah CIMB Niaga turut menyalurkan bantuan kurban di berbagai kota.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, menegaskan komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, perbankan syariah memiliki peran strategis dalam menghadirkan manfaat yang inklusif dan berkelanjutan.

Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan LAZISMU, Daarut Tauhid Peduli, serta sejumlah mitra lainnya.

Selain program sosial, CIMB Niaga Syariah juga menghadirkan layanan pembelian hewan kurban melalui aplikasi OCTO.

Nasabah berkesempatan memperoleh cashback Rp200 ribu untuk transaksi kurban mulai Rp1,4 juta.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen CIMB Niaga Syariah menghadirkan layanan dan kontribusi sosial berkelanjutan.*

Gempa M 3,5 Guncang Konawe Utara, BMKG Catat Susulan ke-93

KENDARIKINI.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Selasa (9/6/2026).

BMKG mencatat gempa terjadi pukul 14.00.55 WIB dengan pusat gempa berada di laut.

Episenter terletak pada koordinat 3,59 LS dan 122,32 BT, sekitar 25 kilometer timur Konawe Utara.

Gempa berada pada kedalaman 10 kilometer dan tergolong gempa dangkal.

Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, menjelaskan gempa dipicu aktivitas Sesar Lawanopo.

Berdasarkan analisis BMKG, gempa menimbulkan guncangan dengan intensitas III MMI di Konawe Utara.

Getaran dirasakan masyarakat seperti adanya truk besar yang melintas di sekitar lokasi.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum terdapat informasi kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG menyebut gempa ini merupakan susulan ke-92 dari gempa Magnitudo 4,5 yang terjadi pada 29 Mei 2026.

Sampai pukul 14.20 WIB, Selasa (9/6/2026), jumlah gempa susulan tercatat mencapai 93 kejadian.

Dari seluruh rangkaian susulan tersebut, magnitudo terbesar mencapai 3,7 dan terkecil 1,6.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.

Informasi resmi kebencanaan dapat diperoleh melalui kanal komunikasi dan platform resmi BMKG.*

BPKP Sultra Soroti Peran Kepala Daerah Bangun Budaya Antikorupsi

KENDARIKINI.COM – Perwakilan BPKP Sulawesi Tenggara menggelar Tayang Bincang Anindhacitya edisi kedelapan, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara daring itu mengangkat tema “Leading by Example: Tone at the Top sebagai Penggerak Budaya Antikorupsi.”

Tema tersebut menyoroti pentingnya keteladanan pemimpin dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan bebas korupsi.

Kepala Perwakilan BPKP Sultra, Harry Bowo, hadir sebagai naratama dalam kegiatan tersebut.

Diskusi menghadirkan Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M., serta praktisi anti fraud, Fahmy Nursafar Latief.

Para narasumber membahas strategi kepala daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Mereka juga mengulas langkah yang perlu dilakukan serta dihindari pemimpin dalam pengelolaan keuangan daerah.

Menurut penyelenggara, budaya antikorupsi tidak cukup dibangun melalui regulasi dan prosedur semata.

Keteladanan pimpinan dinilai menjadi faktor utama dalam menanamkan nilai integritas di seluruh organisasi.

Pemimpin yang konsisten menjalankan prinsip integritas akan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan profesional.

Tayang Bincang Anindhacitya merupakan program Komunitas Pemelajar Akuntansi Forensik dan Investigasi.

Program tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan terkait pengawasan, tata kelola pemerintahan, dan pencegahan korupsi.

Melalui kegiatan ini, BPKP berharap semakin banyak kepala daerah menjadi teladan dalam memperkuat budaya antikorupsi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan berpihak kepada masyarakat.*

Ratusan Warga Torobulu Dukung PT WIN di PN Andoolo

KENDARIKINI.COM – Ratusan warga Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, mendatangi Pengadilan Negeri Andoolo, Senin (8/6/2026).

Kehadiran mereka bertujuan menyampaikan dukungan kepada PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) yang sedang menghadapi gugatan terkait aktivitas pertambangan.

Aksi berlangsung tertib dan diikuti masyarakat lingkar tambang yang mengaku merasakan manfaat keberadaan perusahaan.

Koordinator aksi, Pemrin, mengatakan PT WIN telah memberikan dampak positif bagi warga sekitar.

Menurutnya, perusahaan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal dan mendukung pembangunan di wilayah desa.

“Banyak warga bekerja di perusahaan. Program sosial dan pembangunan juga dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Massa menilai penilaian terhadap investasi harus dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan dampak ekonomi dan sosial.

Selain menyatakan dukungan, warga juga meminta majelis hakim memeriksa perkara secara independen dan profesional.

Mereka berharap putusan pengadilan didasarkan pada fakta persidangan serta alat bukti yang sah.

“Kami menghormati proses hukum dan berharap keputusan yang diambil benar-benar adil,” kata Pemrin.

Warga menegaskan aspirasi tersebut lahir dari pengalaman langsung sebagai masyarakat penerima manfaat perusahaan.

Aksi mendapat pengawalan aparat keamanan dan berlangsung damai hingga selesai.

Dalam pernyataan sikapnya, warga menyatakan dukungan terhadap investasi yang berjalan sesuai aturan perundang-undangan.

Mereka juga mengapresiasi kontribusi PT WIN terhadap penyerapan tenaga kerja dan pembangunan daerah.

Selain itu, warga meminta seluruh pihak mengedepankan dialog, data, dan mekanisme hukum dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.

Masyarakat juga menolak penyebaran informasi yang belum terbukti kebenarannya karena berpotensi menimbulkan keresahan.*

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus

KENDARIKINI.COM – Polri menegaskan penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 hanya melalui jalur reguler nasional.

Penegasan itu disampaikan As SDM Kapolri, Irjen Pol. Anwar, saat arahan daring kepada jajaran SDM dan Humas Polri.

Arahan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan seleksi terpadu calon Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026.

Irjen Anwar mengatakan seluruh tahapan seleksi menerapkan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Menurutnya, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh proses seleksi.

Saat ini, seleksi Akpol telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II atau Rikkes II.

Tahapan tersebut berlangsung pada 5 hingga 6 Juni 2026.

Sebanyak 513 peserta dinyatakan lolos menuju Rikkes II.

Jumlah itu terdiri dari 468 peserta pria dan 45 peserta wanita.

Irjen Anwar menegaskan tidak ada kuota khusus maupun jalur prestasi dalam penerimaan Akpol 2026.

Polri juga memastikan tidak ada jalur titipan, perlakuan istimewa, maupun kuota tambahan.

“Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui jalur reguler nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif, jujur, dan adil.

Pengawasan internal dan eksternal terus dilakukan untuk menjamin transparansi setiap tahapan seleksi.

Polri juga meminta jajaran SDM dan Humas menyosialisasikan informasi tersebut kepada masyarakat.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah munculnya informasi menyesatkan terkait jalur khusus penerimaan Akpol.

Polri berharap pelaksanaan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH dan meningkatkan kepercayaan publik.*

Pemprov Sultra Raih Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali meraih prestasi di bidang manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemprov Sultra menerima penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Penghargaan tersebut diberikan pada peringatan HUT BKN ke-78 di Kantor Regional IV BKN Makassar, Sabtu (6/6/2026).

Kepala BKD Sultra, Andi Khaeruni, mengatakan penghargaan itu menjadi pengakuan atas komitmen daerah dalam pengelolaan ASN.

Menurutnya, BKN menilai keseriusan Pemprov Sultra dalam melindungi hak ASN dan mendukung pengembangan karier aparatur.

Penilaian mencakup penerapan sistem merit, manajemen talenta, pengembangan karier, dan digitalisasi layanan kepegawaian.

Pemprov Sultra juga dinilai berhasil menghadirkan inovasi untuk memperkuat tata kelola ASN yang profesional.

Berbagai pembenahan dilakukan melalui pengembangan kompetensi pegawai dan transformasi layanan berbasis digital.

Langkah tersebut mendukung terciptanya birokrasi yang adaptif, efektif, dan modern di lingkungan pemerintah daerah.

Andi mengungkapkan, penghargaan itu diperebutkan oleh 18 daerah dalam wilayah kerja Kantor Regional IV BKN Makassar.

Dari jumlah tersebut, Sulawesi Tenggara berhasil meraih kategori Adhi Manawa Nugraha Madya.

Sementara itu, Sulawesi Selatan memperoleh Adhi Manawa Nugraha Utama.

Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menerima penghargaan Adhi Manawa Nugraha Pratama.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas manajemen ASN yang profesional dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia berharap peningkatan kualitas ASN berdampak pada pelayanan publik yang lebih efektif, akuntabel, dan berkualitas.*

Polsek Bondoala Evakuasi Warga Ditemukan Meninggal di Rawa Lamendora

KENDARIKINI.COM – Polsek Bondoala bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan warga meninggal dunia di Desa Lamendora, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe.

Korban diketahui bernama Suparman (65), seorang petani yang tinggal di Desa Lamendora.

Menurut keluarga, korban tidak pulang sejak 3 Juni 2026 setelah pergi mencari daun sagu untuk bahan atap rumah.

Keluarga bersama kerabat telah melakukan pencarian selama beberapa hari, namun korban belum ditemukan.

Pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.30 WITA, seorang anggota keluarga menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan terlentang di area rawa dekat pohon sagu yang berada di belakang rumahnya.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Bondoala IPTU Immanuel Johans Brata Napiun bersama personel langsung mendatangi lokasi.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan area, serta membantu proses evakuasi jenazah.

Polsek Bondoala juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kapoiala untuk pemeriksaan visum luar.

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Petugas turut memeriksa saksi, mendokumentasikan kejadian, serta mengamankan barang yang ditemukan di lokasi.

Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi terhadap jenazah korban.

Kapolsek Bondoala menegaskan kehadiran Polri merupakan bentuk pelayanan dan respons cepat kepada masyarakat.

Setelah seluruh proses penanganan selesai, jenazah dimakamkan di halaman depan rumah duka.

Selama penanganan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.*

Hari Lingkungan Hidup, Telkomsel Perkuat Komitmen Bisnis Berkelanjutan

KENDARIKINI.COM – Telkomsel menegaskan komitmennya menciptakan dampak bermakna melalui bisnis berkelanjutan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Komisaris Utama Telkomsel, Diaz F.M. Hendropriyono, menilai dunia usaha harus berperan aktif menghadapi tantangan perubahan iklim.

Menurut Diaz, perusahaan yang konsisten menjaga keberlanjutan akan memperoleh kepercayaan lebih besar dari masyarakat.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup.

Komitmen tersebut dijalankan melalui tiga pilar keberlanjutan, yakni Jaga Cita, Jaga Data, dan Jaga Bumi.

Melalui Jaga Cita, Telkomsel melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome sepanjang 2025.

Layanan tersebut didukung lebih dari 293 ribu BTS, termasuk jaringan di lebih dari 360 desa blank spot.

Telkomsel juga membina sekitar 90 ribu pelajar, UMKM, komunitas, dan talenta muda melalui program digital.

Pada pilar Jaga Data, perusahaan memperkuat perlindungan pelanggan melalui standar ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010.

Sementara Jaga Bumi berfokus pada pengurangan emisi dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Hingga 2025, sebanyak 361 BTS telah memanfaatkan energi terbarukan berupa solar panel dan mikrohidro.

Seluruh limbah elektronik dikelola melalui skema recycle, reuse, dan refurbish secara bertanggung jawab.

Telkomsel juga menanam lebih dari 12 ribu pohon mangrove sebagai bagian program carbon offsetting.

Sepanjang 2025, sekitar 83 persen pendapatan perusahaan didistribusikan kepada pemerintah, pemegang saham, pemasok, dan karyawan.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menegaskan kolaborasi menjadi kunci mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.*

JMSI Kolaka Raya dan Kejari Kolaka Siapkan Edukasi Hukum

KENDARIKINI.COM – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kolaka Raya bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka, Romadu Novelino.

Pertemuan berlangsung di Kantor Kejari Kolaka, Selasa (2/6/2026), didampingi Kasi Intel Bustanil Arifin.

Rombongan JMSI Kolaka Raya dipimpin Ketua Andri Ovianto, bersama Sekretaris Kusdin, Bendahara Marjunus, dan pengurus lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, JMSI memaparkan sejumlah program kerja organisasi selama satu tahun ke depan.

Salah satu program unggulan yang disampaikan adalah JMSI Menyapa, yang berfokus pada edukasi dan informasi publik.

Andri Ovianto menilai program tersebut sejalan dengan kegiatan Kejaksaan Menyapa yang telah dijalankan institusi kejaksaan.

Menurutnya, kolaborasi kedua program dapat memperkuat pemahaman hukum masyarakat di Kolaka dan Kolaka Timur.

“Insya Allah JMSI Kolaka Raya dan Kejaksaan akan berkolaborasi melalui JMSI Menyapa dan Kejaksaan Menyapa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan keberadaan JMSI Kolaka Raya telah didaftarkan secara resmi di Kesbangpol Kolaka.

Sementara itu, Kajari Kolaka Romadu Novelino menyambut baik kunjungan dan program yang dibawa JMSI Kolaka Raya.

Menurutnya, sinergi media dan kejaksaan penting dalam memberikan edukasi positif kepada masyarakat luas.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, termasuk dalam penggunaan media sosial.

“Mari berkolaborasi memberikan edukasi positif demi terciptanya rasa aman dan damai di masyarakat,” katanya.

Kajari juga berharap hubungan baik antara Kejaksaan Negeri Kolaka dan JMSI Kolaka Raya terus terjalin ke depan.*

Penduduk Sultra Capai 2,84 Juta Jiwa, TFR Masih 2,48

KENDARIKINI.COM – Jumlah penduduk Sulawesi Tenggara berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 mencapai 2,84 juta jiwa.

Data tersebut menunjukkan pertumbuhan penduduk Sultra masih berlangsung dalam lima tahun terakhir.

Rata-rata laju pertumbuhan penduduk tahunan Sulawesi Tenggara tercatat sebesar 1,65 persen.

Dari sisi fertilitas, Angka Kelahiran Total atau Total Fertility Rate (TFR) mencapai 2,48 anak per perempuan.

Angka tersebut masih berada di atas tingkat penggantian penduduk atau replacement level sebesar 2,1.

Sementara itu, kualitas kesehatan penduduk menunjukkan perbaikan.

Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate/IMR) terus menurun hingga mencapai 19,53 per 1.000 kelahiran hidup.

Mobilitas penduduk juga menjadi salah satu indikator penting dalam hasil SUPAS 2025.

Sebagian besar kabupaten di Sulawesi Tenggara tercatat sebagai daerah tujuan migrasi.

Kondisi tersebut terlihat dari angka migrasi risen neto yang menunjukkan nilai positif di banyak wilayah.

Di sisi lain, jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat.

Persentase penduduk lansia di Sulawesi Tenggara mencapai 8,86 persen dari total populasi.

Adapun rasio ketergantungan penduduk tercatat sebesar 48,75 persen.

Data SUPAS 2025 menjadi gambaran terbaru kondisi kependudukan Sulawesi Tenggara sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.*

Ekspor Sultra April 2026 Melonjak 35,97 Persen

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan ekspor dan impor terbaru.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, dalam siaran pers, Selasa (2/6/2026).

BPS mencatat nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada April 2026 mencapai US$432,09 juta.

Angka tersebut meningkat 35,97 persen dibanding April 2025 yang sebesar US$317,79 juta.

Peningkatan juga terjadi pada volume ekspor Sultra selama periode tersebut.

Volume ekspor April 2026 tercatat 266,93 ribu ton.

Jumlah itu naik 17,93 persen dibanding April 2025 yang mencapai 226,34 ribu ton.

Di sisi lain, nilai impor Sulawesi Tenggara juga mengalami kenaikan signifikan.

Nilai impor April 2026 mencapai US$453,05 juta.

Angka tersebut meningkat 149,66 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Volume impor Sultra pada April 2026 tercatat sebesar 682,70 ribu ton.

Jumlah itu naik 27,89 persen dibanding April 2025.

BPS menilai aktivitas perdagangan luar negeri Sultra masih menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Kenaikan ekspor dan impor mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi serta kebutuhan industri di daerah.*

Inflasi Sultra Mei 2026 Capai 4,07 Persen, Baubau Tertinggi

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan inflasi daerah Mei 2026.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, dalam siaran pers, Selasa (2/6/2026).

BPS mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) Sultra sebesar 4,07 persen.

Inflasi tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 113,14.

Kota Baubau menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi, yakni 5,11 persen dengan IHK 114,15.

Sementara Kabupaten Konawe mencatat inflasi terendah sebesar 2,59 persen dengan IHK 112,65.

Kenaikan inflasi dipengaruhi meningkatnya harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan tertinggi sebesar 5,38 persen.

Transportasi juga meningkat 5,02 persen, disusul pendidikan sebesar 4,03 persen.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi mencapai 8,74 persen.

Selain itu, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 2,39 persen.

Kelompok kesehatan mengalami kenaikan 0,25 persen selama periode pengamatan.

Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan tercatat naik sebesar 0,98 persen.

Sementara kelompok pakaian dan alas kaki mengalami deflasi sebesar 0,02 persen.

BPS juga mencatat inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) sebesar 0,92 persen.

Adapun inflasi tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) mencapai 3,22 persen.*

NTP Sultra Mei 2026 Naik 3,55 Persen, Tembus 101,64

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis sejumlah indikator strategis terbaru, Selasa (2/6/2026).

Data yang diumumkan meliputi inflasi, Nilai Tukar Petani, ekspor-impor, transportasi, dan perkembangan pariwisata.

Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, menyampaikan NTP Sultra pada Mei 2026 mencapai 101,64.

Angka tersebut meningkat 3,55 persen dibanding April 2026 yang tercatat sebesar 98,15.

Kenaikan NTP dipengaruhi meningkatnya indeks harga yang diterima petani sebesar 4,80 persen.

Sementara indeks harga yang dibayar petani hanya naik 1,21 persen selama periode yang sama.

BPS mencatat NTP subsektor tanaman pangan sebesar 102,23 pada Mei 2026.

NTP subsektor hortikultura mencapai 111,71 dan menjadi salah satu yang tertinggi.

Subsektor tanaman perkebunan rakyat mencatat NTP sebesar 96,43.

Sementara subsektor peternakan berada di angka 110,48.

Adapun subsektor perikanan mencatat NTP sebesar 106,93.

Secara nasional, NTP Mei 2026 tercatat 127,73 atau naik 1,99 persen.

BPS juga melaporkan Indeks Konsumsi Rumah Tangga Sultra meningkat 1,27 persen.

Peningkatan tersebut dipicu naiknya pengeluaran kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Kenaikan NTP menunjukkan daya beli dan kesejahteraan petani Sultra mengalami perbaikan selama Mei 2026.*

Transportasi Sultra April 2026 Melambat, Penumpang dan Barang Turun

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan sektor transportasi April 2026.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, dalam siaran pers, Selasa (2/6/2026).

BPS mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat mencapai 55.360 orang.

Angka tersebut turun 26,54 persen dibanding Maret 2026 yang mencapai 75.360 penumpang.

Jumlah penumpang pesawat yang datang juga mengalami penurunan sebesar 10,77 persen.

Pada April 2026, penumpang datang tercatat 64.640 orang dari sebelumnya 72.439 orang.

Penurunan juga terjadi pada angkutan laut domestik di Sulawesi Tenggara.

Jumlah penumpang kapal yang naik tercatat 150.405 orang pada April 2026.

Angka itu turun 16,36 persen dibanding Maret 2026 yang mencapai 179.820 orang.

Sementara penumpang yang turun tercatat 134.551 orang atau turun 21,67 persen.

Pada Maret 2026, jumlah penumpang kapal yang turun mencapai 171.764 orang.

Aktivitas bongkar muat barang melalui pelabuhan juga mengalami perlambatan.

Jumlah barang yang dibongkar tercatat 1.135.281 ton pada April 2026.

Volume tersebut turun 23,23 persen dibanding Maret 2026 sebesar 1.478.727 ton.

Jumlah barang yang dimuat juga menurun signifikan menjadi 1.445.952 ton.

Pada bulan sebelumnya, barang yang dimuat mencapai 2.758.667 ton.

Penurunan aktivitas transportasi menunjukkan perlambatan pergerakan penumpang dan distribusi barang di Sulawesi Tenggara.*

TPK Hotel Sultra Naik Tajam, Pariwisata April 2026 Menguat

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan pariwisata April 2026.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, dalam siaran pers, Selasa (2/6/2026).

BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 39,04 persen pada April 2026.

Angka itu meningkat 13,93 poin dibanding Maret 2026 yang tercatat 25,11 persen.

Selain itu, Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) hotel berbintang mencapai 37,68 persen.

TPTT meningkat 14,27 poin dibanding bulan sebelumnya yang berada pada angka 23,41 persen.

Rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang juga mengalami kenaikan pada April 2026.

BPS mencatat rata-rata lama menginap mencapai 1,19 malam atau naik 0,08 poin.

Pada Maret 2026, rata-rata lama menginap tamu hotel tercatat 1,11 malam.

Sementara itu, wisatawan domestik masih mendominasi kunjungan ke hotel berbintang di Sultra.

Sebanyak 98,67 persen tamu hotel berasal dari dalam negeri.

Sedangkan wisatawan mancanegara tercatat hanya 1,33 persen dari total tamu hotel.

Komposisi tersebut mengalami pergeseran 0,30 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Peningkatan sejumlah indikator tersebut menunjukkan aktivitas pariwisata Sulawesi Tenggara terus membaik.

Kondisi itu menjadi sinyal positif bagi sektor perhotelan dan industri pendukung pariwisata daerah.*

BPS Sultra Luncurkan Film Pendek Usahakan Cinta untuk ICFF 2026

KENDARIKINI.COM – BPS Provinsi Sulawesi Tenggara merilis film pendek berjudul Usahakan Cinta dalam ajang ICFF 2026.

Film tersebut mengangkat kisah sederhana dari pengalaman petugas pendataan saat menjalankan tugas lapangan.

Melalui cerita yang menyentuh, film ini mengajak masyarakat menghargai hubungan dan perhatian kepada keluarga.

Pesan utama film menyoroti pentingnya menyeimbangkan kesibukan pekerjaan dengan kehidupan pribadi.

BPS Sultra menggambarkan bahwa ada hal berharga yang sering terabaikan di tengah rutinitas.

Perjalanan mendata berbagai usaha menjadi refleksi tentang pentingnya mengusahakan cinta dan perhatian.

Film Usahakan Cinta menjadi bagian dari partisipasi BPS Sultra dalam Indonesia Census Film Festival (ICFF) 2026.

Karya tersebut juga dikaitkan dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang melibatkan petugas lapangan.

Melalui film ini, BPS Sultra berharap pesan kemanusiaan dapat diterima lebih luas oleh masyarakat.

Film pendek Usahakan Cinta dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi yang telah dipublikasikan penyelenggara.

Kehadiran film tersebut menjadi bentuk kreativitas BPS dalam menyampaikan pesan sosial melalui media visual.*

BPS Konawe Utara Latih 89 Petugas Sensus Ekonomi 2026

KENDARIKINI.COM – BPS Kabupaten Konawe Utara menggelar pelatihan petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 di Kendari.

Pelatihan berlangsung dalam dua gelombang untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas lapangan.

Gelombang pertama dilaksanakan 1-5 Juni 2026 dengan 44 peserta.

Sementara gelombang kedua berlangsung 8-12 Juni 2026 dan diikuti 45 peserta.

Peserta terdiri dari Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).

Kepala BPS Konawe Utara, Muhamad Kadarsah, mengatakan pelatihan penting untuk menjamin kualitas data sensus.

Menurutnya, petugas lapangan memiliki peran strategis dalam menghasilkan data yang akurat dan terpercaya.

“Peserta harus memahami konsep, definisi, dan tata cara pendataan secara menyeluruh,” ujarnya.

Ketua panitia, Irfan Saputri, menyebut peserta menerima materi konsep dasar dan klasifikasi usaha.

Materi lainnya meliputi teknik wawancara, penggunaan aplikasi digital, pemeriksaan, serta validasi data.

Peserta juga mengikuti simulasi wawancara dan praktik pengisian kuesioner elektronik.

Setelah pelatihan, petugas akan melaksanakan pendataan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Selama pelatihan, peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai potensi kendala di lapangan.

Instruktur memberikan penjelasan untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan sensus.

Muhamad Kadarsah menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional.

Pendataan mencakup berbagai unit usaha, termasuk UMKM dan usaha rumah tangga.

Data sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi, investasi, dan pemberdayaan UMKM.

BPS Konawe Utara berharap seluruh petugas siap melaksanakan pendataan secara profesional dan sesuai standar.*

Satgas SIRI Kejagung Tangkap DPO Penggelapan Asal Surabaya

KENDARIKINI.COM – Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung menangkap buronan kasus penggelapan asal Surabaya.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (3/6/2026) di Jalan Kertajaya Indah V, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.

Buronan yang diamankan berinisial Bo Foeng Mei alias Henni Melany, perempuan berusia 65 tahun.

Terpidana masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Surabaya.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 455/PID/2011/PT.SBY, terpidana dinyatakan bersalah melakukan penggelapan berlanjut.

Perbuatannya melanggar Pasal 372 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Kasus tersebut mengakibatkan kerugian sebesar Rp373,6 juta.

Pengadilan menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun kepada terpidana.

Masa penahanan yang telah dijalani diperhitungkan sebagai bagian dari hukuman.

Saat diamankan, terpidana bersikap kooperatif sehingga proses penangkapan berlangsung lancar.

Selanjutnya, terpidana diserahkan kepada Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Surabaya untuk pelaksanaan putusan.

Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya memburu seluruh buronan yang masih berkeliaran.

Jaksa Agung juga meminta jajaran kejaksaan aktif memantau keberadaan para DPO.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan putusan dan memberikan kepastian hukum.

Kejaksaan mengimbau seluruh buronan yang masuk DPO segera menyerahkan diri.

Menurut Kejaksaan Agung, tidak ada tempat aman bagi buronan untuk menghindari proses hukum.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti