Kamis, Juli 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 36

Gubernur Sultra Apresiasi Peresmian Jembatan Dhira Brata Kolaka

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, mengapresiasi peresmian Jembatan Dhira Brata oleh Wakapolri, Senin (20/4/2026).

Peresmian dilakukan Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam kunjungan kerja di Kabupaten Kolaka.

Agenda juga mencakup peresmian infrastruktur serta hibah lahan untuk Polda Sulawesi Tenggara.

Gubernur menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat datang kepada Wakapolri di Bumi Anoa.

Ia mengapresiasi perhatian dan dukungan Polri terhadap pembangunan di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, kehadiran Wakapolri menunjukkan komitmen mempercepat pembangunan dan konektivitas wilayah.

Pembangunan daerah, kata Gubernur, membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat.

“Sinergi kuat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan inklusif, adil, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Jembatan Dhira Brata dinilai strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kolaka.

Infrastruktur tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Gubernur turut mengapresiasi peran Polri dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan terus diperkuat ke depan.

Hal itu penting untuk mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, dan sejahtera.*

Orientasi PPPK Sultra Dibuka, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN

KENDARIKINI.COM – Plh Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah, membuka orientasi PPPK Gelombang 8, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Plaza Kubra Kendari, didampingi Kepala BPSDM Sultra, Syahruddin Nurdin.

Orientasi mencakup Angkatan 35, 36, 37, dan 38 bagi PPPK lingkup Pemprov Sulawesi Tenggara.

Sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan untuk memahami nilai dasar dan etika instansi pemerintah.

Peserta mendapat pembekalan dari widyaiswara guna meningkatkan kompetensi sebagai aparatur pemerintah.

Kepala BPSDM menyebut orientasi ini penting untuk memperkuat peran strategis PPPK dalam pemerintahan.

Sambutan Gubernur dibacakan Plh Sekda, menekankan percepatan kesiapan PPPK bekerja profesional.

Menurutnya, ASN harus bertanggung jawab penuh terhadap tugas yang diemban tanpa kompromi.

Ia juga menegaskan pentingnya karakter, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan dalam pelayanan publik.

Peserta diharapkan menunjukkan loyalitas serta menjaga integritas saat menjalankan tugas pemerintahan.

Selain itu, peserta diajak menyukseskan HUT ke-62 Sultra bertema “Produktif untuk Sultra Sejahtera”.

Pembukaan ditandai pernyataan resmi dan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan.*

Gubernur Sultra Lantik 112 Pejabat, Tekankan Integritas ASN

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, melantik 112 pejabat lingkup Pemprov Sultra, Senin (20/4/2026).

Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur dan dihadiri pejabat tinggi daerah serta undangan resmi lainnya.

Sebanyak 8 pejabat pimpinan tinggi pratama, 45 administrator, 34 pengawas, dan 25 pejabat fungsional resmi dilantik.

Mutasi ini menjadi bagian penerapan sistem merit dalam pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sistem merit menitikberatkan kompetensi, kinerja, dan integritas sebagai dasar penempatan jabatan ASN.

Gubernur menegaskan, langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Sulawesi Tenggara.

Ia juga meminta seluruh ASN mengubah pola pikir dari “dilayani” menjadi “melayani” masyarakat.

Menurutnya, perubahan paradigma tersebut penting untuk membangun birokrasi yang profesional dan responsif.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara profesional dan berintegritas,” tegasnya.

Gubernur berharap pejabat yang dilantik mampu bekerja lebih nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi dorongan peningkatan kinerja dan pengabdian ASN di Sultra.*

Triple A Tunjuk Caretaker KONI Konawe Selatan

KENDARIKINI.COM – Pengprov KONI Sulawesi Tenggara menunjuk Wakil Bupati Konawe Selatan, Wahyu Ade Pratama Imran, sebagai Ketua Caretaker KONI Konsel.

Penunjukan itu dilakukan setelah masa kepengurusan KONI Konsel periode 2022-2026 di bawah Adi Jaya Putra berakhir.

Ketua KONI Sultra, Andi Ady Aksar, mengatakan penunjukan tersebut berdasarkan Surat Keputusan KONI Sultra Nomor 08 Tahun 2026.

Menurut Andi Ady Aksar, Wahyu Ade Pratama Imran ditunjuk untuk melanjutkan roda organisasi hingga terbentuk kepengurusan definitif.

“Dengan berbagai pertimbangan, kami menunjuk Wakil Bupati Konsel sebagai Ketua Caretaker KONI Konsel,” kata Andi Ady Aksar.

Ia berharap caretaker yang baru segera bergerak menjalankan agenda organisasi dan memastikan KONI Konsel kembali aktif.

Tugas pertama caretaker adalah menjalankan kepengurusan dan administrasi KONI Konsel sampai terbentuk pengurus baru.

Caretaker juga bertugas melakukan konsolidasi bersama seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Konsel.

Selain itu, caretaker diminta segera mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa atau Musorkablub.

Andi Ady Aksar berharap seluruh tugas yang dibebankan dapat dilaksanakan cepat agar pembinaan olahraga di Konsel kembali berjalan optimal.

Penunjukan ini diharapkan memperkuat kesiapan KONI Konsel menghadapi agenda organisasi dan program pembinaan atlet ke depan.*

Kominfo Sultra Buka Wifi Gratis untuk Mahasiswa dan Jurnalis

KENDARIKINI.COM – Dinas Kominfo Sulawesi Tenggara menyediakan fasilitas wifi gratis di halaman kantor Kominfo Sultra, Kota Kendari.

Fasilitas internet publik itu diperuntukkan bagi pelajar, mahasiswa, wartawan, dan fotografer untuk mendukung aktivitas belajar serta pekerjaan digital.

Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, mengatakan layanan itu menjadi langkah konkret memperluas akses internet produktif bagi masyarakat.

“Empat kelompok ini kami prioritaskan agar aktivitas akademik dan kebutuhan jurnalistik lebih terbantu,” kata Andi Syahrir.

Menurutnya, internet saat ini menjadi kebutuhan penting untuk menunjang pengiriman berita, pengerjaan tugas, hingga aktivitas kreatif berbasis digital.

Selain akses internet, halaman kantor Kominfo Sultra juga diharapkan menjadi ruang interaksi bagi komunitas kreatif dan akademik di Kendari.

Area tersebut diproyeksikan menjadi titik temu untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan mendorong lahirnya inovasi digital.

Kominfo Sultra menetapkan jam operasional wifi gratis mulai pukul 15.00 hingga 23.00 Wita setiap hari.

Andi menjelaskan jadwal itu disesuaikan dengan waktu produktif mahasiswa, pelajar, dan pekerja kreatif yang meningkat pada sore hingga malam.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi bagi pengguna yang membutuhkan koneksi internet cepat tanpa biaya tambahan.

Program wifi gratis itu juga memperkuat transformasi halaman kantor Kominfo Sultra menjadi ruang digital inklusif bagi masyarakat Kota Kendari.*

Momentum Hari Kartini, Arinta Dorong Perempuan Sultra Kuasai Teknologi Kreatif

KENDARIKINI.COM – Ketua TP PKK Sultra, Ny. Arinta Andi Sumangerukka, mendorong perempuan Sulawesi Tenggara menguasai teknologi kreatif di era digital.

Menurut Arinta, perjuangan Kartini kini bukan sebatas simbol, tetapi keberanian membangun literasi dan kemandirian ekonomi perempuan.

Ia menegaskan perempuan Sultra kini berada pada posisi strategis, bukan sekadar pelengkap dalam kehidupan sosial dan pemerintahan.

Tantangan utama perempuan saat ini, kata Arinta, adalah penguasaan teknologi, personal branding, dan pemanfaatan marketplace untuk produk lokal.

“Perempuan harus inovatif, berbasis potensi lokal, dan memperluas jejaring kolaborasi,” ujar Arinta, Selasa (21/4/2026).

Ia menyebut kemajuan kepemimpinan perempuan di Sultra semakin nyata, terlihat dari hadirnya perempuan di eksekutif, legislatif, dan partai politik.

Di sektor kesehatan, TP PKK Sultra menempatkan perempuan sebagai garda terdepan percepatan penanganan stunting berbasis keluarga.

Program itu dilakukan melalui edukasi ibu hamil, penguatan ASI eksklusif, pemanfaatan pekarangan, serta PMT berbasis pangan lokal.

PKK juga mengoptimalkan Posyandu untuk deteksi dini risiko stunting melalui pendampingan hingga tingkat keluarga secara berkelanjutan.

Arinta turut menyoroti beban ganda perempuan modern yang menghadapi tuntutan domestik dan profesional secara bersamaan.

Menurutnya, kondisi itu berdampak pada kesehatan mental, sehingga membutuhkan dukungan keluarga dan keseimbangan peran dalam rumah tangga.

Ia berpesan generasi muda perempuan Sultra menjaga jati diri, memperkuat pendidikan, dan menjadikan budi pekerti sebagai fondasi menghadapi perubahan.*

GAM Sultra Soroti Pajak Galian C Rp1,17 Miliar di Konawe

KENDARIKINI.COM – Gerakan Aktivis Mahasiswa Sulawesi Tenggara (GAM Sultra) menyoroti penerimaan pajak galian C di Konawe.

Koordinator GAM Sultra, Muhammad Syahri Ramadhan, mempertanyakan pajak galian C yang mencapai Rp1.177.461.025 sepanjang 2025.

Menurut Syahri, angka itu menimbulkan pertanyaan di tengah maraknya aktivitas tambang galian C yang diduga belum berizin.

Ia menilai terdapat kejanggalan dalam tata kelola penerimaan daerah, khususnya pada sektor pertambangan mineral bukan logam.

Syahri mengatakan, pungutan pajak dari aktivitas belum berizin berpotensi bertentangan dengan aturan pertambangan yang berlaku.

Ia menegaskan setiap aktivitas pertambangan wajib memiliki izin sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Minerba.

GAM Sultra menilai persoalan ini bukan sekadar administrasi, tetapi harus ditelusuri karena berpotensi mengarah pada dugaan pembiaran.

Menurutnya, jika tambang diduga ilegal tetap beroperasi dan menghasilkan pajak, maka harus ada penjelasan terbuka kepada publik.

GAM Sultra meminta Badan Pendapatan Daerah Konawe memberikan klarifikasi terkait sumber penerimaan pajak tersebut.

Mereka juga mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan pungutan dari aktivitas yang belum mengantongi izin resmi.

Syahri menegaskan GAM Sultra akan terus mengawal persoalan itu sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.

Ia menyebut langkah lanjutan akan ditempuh jika tidak ada tindakan konkret dari pihak berwenang.*

Polisi Tangkap Pelaku Curanmor 22 TKP di Kendari

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor berinisial AN, Selasa (21/4/2026).

Penangkapan dilakukan Tim Buser 77 sekitar pukul 10.30 Wita di depan Penginapan Noer Empat, Jalan Diponegoro, Kendari Barat.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan, AN terlibat kasus curanmor di 22 tempat kejadian perkara.

Pelaku ditangkap setelah penyidik mengantongi bukti cukup dan melakukan pencarian terhadap keberadaan tersangka.

Kasus yang diungkap bermula dari pencurian motor di halaman Kantor Lurah Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.

Korban berinisial NU memarkir Yamaha New Mio M3 saat mengurus administrasi di kantor kelurahan.

Saat berada di dalam kantor, korban melihat dua pelaku membawa kabur motor dengan cara didorong menggunakan kendaraan lain.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp21,3 juta dan melapor ke Polsek Abeli.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan satu unit Yamaha New Mio M3 warna merah sebagai barang bukti.

Polisi menyebut AN beraksi bersama rekannya, Akbar alias Undo, dengan memanfaatkan situasi sepi saat menjalankan aksinya.

Motor hasil curian dibawa ke rumah pelaku, lalu diubah bentuk fisiknya agar mudah dijual kembali.

Dalam pemeriksaan, AN mengaku telah melakukan curanmor di 22 TKP di wilayah hukum Polresta Kendari.

Pelaku juga mengaku kerap menerima motor curian dari rekannya untuk ditampung, diubah, lalu dijual.

Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah dan keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut.*

KSBSI Ungkap Dugaan Kriminalisasi Mantan Pekerja PT CAM, Kini Ditahan di Polres Konsel

KENDARIKINI.COM – KSBSI Kota Kendari mengungkap dugaan pelanggaran ketenagakerjaan dan kriminalisasi pekerja oleh PT Cipta Agung Manis (CAM).

Eks karyawan berinisial S mengaku tidak mendapat BPJS Ketenagakerjaan, kontrak kerja jelas, serta di-PHK tanpa prosedur.

Ia juga mengaku tidak menerima pesangon saat diberhentikan, meski telah bekerja bertahun-tahun di perusahaan industri tapioka itu.

Menurut S, sekitar 15 pekerja mengalami PHK tanpa alasan jelas dan diduga terjadi usai aksi tuntutan kenaikan upah.

“Gaji memang naik setelah aksi, tetapi banyak karyawan kemudian di-PHK,” ungkap S.

S juga menyoroti dugaan sikap arogan koordinator keamanan perusahaan yang disebut merupakan pensiunan aparat.

Atas persoalan itu, S meminta pendampingan hukum kepada KSBSI Kota Kendari untuk memperjuangkan hak normatif pekerja.

Ketua KSBSI Kendari, Iswanto Sugiarto, menegaskan PHK sepihak wajib disertai pembayaran pesangon atau kompensasi sesuai aturan.

Ia merujuk PP Nomor 35 Tahun 2021, termasuk kewajiban perusahaan membayar hak pekerja terdampak PHK.

Iswanto juga menyebut perusahaan yang tidak menanggung BPJS berpotensi dijerat pidana sesuai UU Nomor 24 Tahun 2011.

KSBSI juga menerima informasi pekerja berinisial S dilaporkan pihak perusahaan dan kini menjalani penahanan di Polres Konsel.

Iswanto menduga ada upaya kriminalisasi terhadap pekerja yang memperjuangkan hak, dan KSBSI akan mendampingi proses hukumnya.

KSBSI berencana menyambangi Polres Konsel serta membawa persoalan itu ke legislatif untuk mendorong penyelesaian.*

Jangkar Desak Dirjen PAS Copot Kakanwil Sultra Gegara Insiden Napi Tipikor Kedapatan Nongkrong di Warkop

KENDARIKINI.COM – Jangkar Sultra mendesak Dirjen PAS mencopot Kakanwil Ditjenpas Sultra usai polemik keluarnya napi korupsi dari Rutan Kendari.

Desakan itu disampaikan dalam aksi demonstrasi di Kanwil Ditjenpas Sultra, DPRD Sultra, dan Kejati Sultra, Selasa (21/4/2026).

Ketua Harian Jangkar Sultra, Malik Botom, menilai Kakanwil gagal menjalankan pengawasan dan menjaga kondusivitas pemasyarakatan di tingkat wilayah.

Menurut Malik, respons berupa pemindahan napi dan pemeriksaan pejabat hanya langkah administratif, belum menyentuh akar persoalan.

Jangkar Sultra mempertanyakan keabsahan dokumen sidang Peninjauan Kembali yang menjadi dasar keluarnya narapidana dari rutan.

Malik menyoroti narapidana justru ditemukan berada di coffee shop memakai pakaian sipil tanpa pengawalan ketat.

Ia menilai kondisi itu memunculkan dugaan kegagalan sistemik dalam pengawasan dan pelimpahan tanggung jawab ke petugas lapangan.

Jangkar Sultra juga mengkritik sanksi teguran tertulis yang dinilai tidak sebanding dengan dampak terhadap kepercayaan publik.

Di DPRD Sultra, massa menyesalkan tidak ada anggota dewan menemui demonstran dan mendesak segera digelar Rapat Dengar Pendapat.

Sementara di Kejati Sultra, Jangkar memasukkan permohonan investigasi dengan nomor 021/B/SEK/JANGKAR_SULTRA/IV/2026.

Kasi Penkum Kejati Sultra menyatakan informasi yang berkembang akan ditelaah dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Jangkar Sultra menilai investigasi internal belum cukup, sehingga perlu keterlibatan lembaga independen untuk menjamin transparansi.

Malik menegaskan kasus ini harus menjadi evaluasi menyeluruh, termasuk pencopotan Kakanwil jika pengawasan dinilai gagal.*

FORHATI Sultra Kecam Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi IAI Rawa Aopa, Tolak Intervensi yang Rugikan Korban

KENDARIKINI.COM – MW FORHATI Sultra mengecam dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi IAI Rawa Aopa, Konawe Selatan.

Koordinator Presidium MW FORHATI Sultra, Yulianti D, meminta kampus bertanggung jawab menangani kasus tersebut secara terbuka.

Menurut Yulianti, lingkungan pendidikan harus menjadi ruang aman, bukan tempat terjadinya kekerasan seksual terhadap mahasiswi.

Ia mendesak kampus bersikap kooperatif, transparan, serta menjatuhkan sanksi tegas jika terduga pelaku terbukti bersalah.

FORHATI juga meminta perlindungan hukum, psikologis, dan sosial bagi korban selama proses hukum berlangsung.

Yulianti menekankan pentingnya mencegah reviktimisasi dan menolak intervensi yang berpotensi merugikan korban.

MW FORHATI Sultra, lanjutnya, berkomitmen mengawal kasus hingga tuntas demi keadilan bagi korban.

Ia turut mengajak organisasi perempuan, mahasiswa, dan aparat penegak hukum bersama mengawal penanganan kasus.

Sebelumnya, mahasiswi berinisial AR diduga mengalami pelecehan seksual fisik oleh pendiri yayasan berinisial AA.

Peristiwa itu disebut terjadi di ruang masjid pada 19 Januari 2026 sekitar pukul 05.20 WITA.

Sementara Wakil Rektor III IAI Rawa Aopa, Sardin, mengaku belum mengetahui dugaan insiden tersebut.

Menurut Sardin, jika terjadi di luar kegiatan akademik, tanggung jawab bersifat pribadi.

Namun, jika berkaitan aktivitas kampus, penanganannya akan menjadi tanggung jawab institusi pendidikan.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini sebelumnya telah menjadi sorotan publik dan terus didorong diproses secara transparan.*

Kejari Kendari Musnahkan 1,4 Kilogram Sabu dari 82 Perkara

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Negeri Kendari memusnahkan ratusan barang bukti perkara pidana berkekuatan hukum tetap, Selasa (21/4/2026).

Pemusnahan berlangsung di halaman Kantor Kejari Kendari mulai pukul 10.00 WITA, berjalan aman dan tertib.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Kejari Kendari, Polresta Kendari, Pengadilan Negeri Kendari, BPOM, Dinas Kesehatan, dan BNN Kendari.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 82 perkara, terdiri 54 perkara narkotika dan 28 perkara OHARDA.

Barang bukti narkotika meliputi sabu seberat 1.442,3136 gram, sinte 43,84 gram, dan 150 strip obat terlarang.

Selain narkotika, turut dimusnahkan 15 unit handphone, 25 lembar pakaian, 14 senjata tajam, dan satu buah batu.

Pemusnahan dilakukan sesuai jenis barang bukti menggunakan mobil incinerator, pembakaran, serta pemotongan menggunakan gurinda.

Narkotika dan obat-obatan dimusnahkan dengan incinerator agar tidak dapat disalahgunakan kembali.

Senjata tajam dihancurkan dengan dipotong, sedangkan pakaian dan barang lain dibakar hingga musnah.

Kepala Kejari Kendari menyebut pemusnahan ini bentuk transparansi dan akuntabilitas penanganan perkara pidana.

Menurutnya, seluruh perkara inkracht harus ditindaklanjuti tuntas, termasuk pengelolaan dan pemusnahan barang bukti.

Langkah ini juga menjadi bagian dukungan Kejari Kendari dalam pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kota Kendari.*

Damkar Kendari Evakuasi Kuskus di Permukiman Wua Wua

KENDARIKINI.COM – Tim Damkar Kendari mengevakuasi seekor kuskus yang berkeliaran di permukiman warga Wua Wua, Selasa sore.

Peristiwa terjadi di Jalan Chairil Anwar Lorong Hamid, BTN Wua Wua Residen, Kota Kendari.

Laporan diterima pukul 17.34 WITA dari warga bernama Ahmad terkait keberadaan hewan tersebut.

Warga mengaku khawatir kuskus membahayakan lingkungan, terutama anak-anak yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.

Tim Damkar berangkat pukul 17.46 WITA dan tiba di lokasi sekitar 17.55 WITA.

Petugas langsung melakukan penanganan dan meninjau lokasi untuk memastikan posisi hewan tersebut.

Meski terkendala peralatan terbatas, proses evakuasi tetap berjalan lancar dan terkendali.

Sekitar 20 menit kemudian, kuskus berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan tambahan.

Setelah diamankan, hewan tersebut akan diserahkan kepada pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Warga setempat mengapresiasi respon cepat Damkar Kendari dalam menjaga keamanan lingkungan.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, menyebut kendala utama berupa keterbatasan alat pendukung di lapangan.

Beberapa peralatan seperti penjepit, senter, dan sarung tangan dalam kondisi terbatas saat proses evakuasi.*

JPU Soroti Ahli Nadiem, Kerugian Kasus Chromebook Capai Rp2,1 Triliun

KENDARIKINI.COM – JPU menyoroti independensi ahli dalam sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Sidang Selasa, 21 April 2026, menghadirkan ahli dan saksi meringankan dari pihak terdakwa Nadiem Makarim.

JPU Roy Riady mempertanyakan independensi ahli Ina Liem yang dinilai menggiring opini publik melalui media sosial.

Menurut JPU, ahli juga mengaku tidak memahami data elektronik dan kajian teknis yang mendasari perkara.

Keterangan ahli dinilai lebih bersifat opini serta menjawab isu di luar kompetensinya dalam persidangan.

JPU juga menyoroti keterangan saksi guru dari Sorong dan Pamekasan terkait minimnya pemanfaatan perangkat Chromebook.

Dalam sidang terungkap Chromebook hanya digunakan setahun sekali untuk Asesmen Kompetensi Minimum atau AKM.

Temuan itu diperkuat data aktivasi Pusdatin dan Pusdekam periode 2020-2021 yang menunjukkan penggunaan perangkat rendah.

JPU meyakini pengadaan Chrome Device Management tidak diperlukan dan menjadi bentuk pemborosan anggaran negara.

Pengadaan CDM disebut berdampak pada kerugian negara lebih dari Rp600 miliar.

Total kerugian negara dalam perkara ini disebut meningkat dari Rp1,5 triliun menjadi Rp2,1 triliun.

JPU berharap seluruh pihak menjaga profesionalisme dan independensi demi transparansi jalannya persidangan.*

Wakapolri Resmikan Jembatan Dhira Brata, Buka Akses Desa Terpencil

KENDARIKINI.COM – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meresmikan 17 jembatan perintis di Sulawesi Tenggara, termasuk dua jembatan Dhira Brata.

Dua jembatan utama berada di Desa Sabilambo, Kolaka, dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kolaka Timur.

Peresmian disebut sebagai implementasi instruksi Presiden Prabowo untuk memperkuat konektivitas dan membuka akses wilayah terpencil.

Jembatan itu diproyeksikan melayani lebih dari 1.200 kepala keluarga dan menghubungkan sembilan desa di dua kabupaten.

Jembatan Dhira Brata 1 di Sabilambo memiliki bentang 30 meter dan kapasitas beban hingga 1,5 ton.

Jembatan itu diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor untuk mendukung mobilitas warga.

Jembatan Dhira Brata 2 di Desa Silui menghubungkan sembilan desa dengan total sekitar 1.100 kepala keluarga.

Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi Polri dan masyarakat dengan dukungan konsultasi konstruksi profesional.

Wakapolri menegaskan pembangunan jembatan menjadi bentuk kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat.

Selain dua jembatan utama, Polri memetakan 15 titik pembangunan dan perbaikan jembatan di wilayah jajaran Polda Sultra.

Lokasi tersebar di Konawe Selatan, Buton Utara, Bombana, Kolaka Timur, Muna, Buton Tengah, dan Kabupaten Buton.

Program ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas akses masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.*

Wakapolri Resmikan 378 Rumah Subsidi Dukung Program 3 Juta Rumah

KENDARIKINI.COM – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meresmikan 378 unit rumah subsidi bagi PNPP dan masyarakat di Kolaka, Selasa.

Program itu disebut mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya target pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia.

Sebanyak 378 unit rumah tersebar di tiga kawasan perumahan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kalifah Residence Konawe Selatan mendapat 186 unit, Sultra Hills Residence Kendari 28 unit, dan Kaba Residence 164 unit.

Wakapolri menegaskan program perumahan tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Polri, tetapi juga masyarakat luas.

Program tersebut dinilai menjadi bagian Transformasi Polri yang berorientasi pada kesejahteraan personel dan pelayanan publik.

Data Januari 2026 mencatat jumlah PNPP mencapai 491.808 personel, dengan 72,4 persen telah memiliki rumah.

Sebanyak 7,8 persen personel tercatat belum memiliki rumah, sementara lainnya tinggal di rumah dinas atau opsi lain.

Triwulan pertama 2026, pembangunan perumahan Polri menargetkan 15.923 unit di berbagai daerah.

Dari target itu, 10.905 unit telah terbangun, sementara sisanya masih dalam proses pembangunan.

Wakapolri menilai pemenuhan hunian layak penting meningkatkan fokus kerja, profesionalitas, dan pelayanan anggota kepada masyarakat.

Polri memastikan program perumahan terus diperluas melalui sinergi pemerintah daerah dan sektor swasta.*

Wakapolri Resmikan Hibah Lahan Mako Brimob, Perkuat Keamanan Kolaka

KENDARIKINI.COM – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meresmikan pertapakan Mako Brimob dan penyerahan hibah lahan di Kolaka, Selasa.

Peresmian berlangsung di Jalan Poros Kolaka-Kendari, Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Langkah itu menjadi bagian penguatan infrastruktur Polri untuk mendukung keamanan masyarakat dan proyek strategis nasional.

Polri menerima hibah lahan dari pemerintah daerah dan pihak swasta untuk pembangunan Mako Brimob di tiga wilayah.

Di Kolaka, PT IPIP menghibahkan 10 hektar lahan di Desa Lamedai untuk Mako Batalyon C Pelopor.

Pemda Konawe menghibahkan delapan hektar di Desa Silea untuk pembangunan Mako Kompi 3 Batalyon C Pelopor.

Pemda Buton Tengah menyerahkan 10 hektar di Desa Wakabanguna untuk Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor.

Wakapolri menegaskan hibah lahan memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

Pembangunan Mako Brimob juga diarahkan mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional, khususnya di wilayah Kolaka dan sekitarnya.

Menurut Wakapolri, sinergi Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha penting menjaga stabilitas keamanan serta mendukung investasi.

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci mempercepat pembangunan nasional yang aman, lancar, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Polri memastikan penguatan sinergi terus dilakukan untuk menjaga keamanan kondusif di berbagai daerah.*

Wakapolri Tinjau SPPG Baubau, Polres Buton-Baubau Perketat Pengamanan

KENDARIKINI.COM – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo melakukan kunjungan kerja ke SPPG di Lipu, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Kunjungan itu didampingi Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko dan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.

Agenda kunjungan difokuskan meninjau kesiapan serta pelaksanaan kegiatan di lokasi SPPG secara langsung.

Pengamanan ketat dilakukan personel gabungan Polres Buton dan Polres Baubau selama rangkaian kunjungan pejabat berlangsung.

Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha dan Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat memimpin langsung pengamanan di lapangan.

Personel ditempatkan pada sejumlah titik strategis, termasuk jalur rombongan dan area sekitar lokasi kegiatan.

Selain pengamanan terbuka, petugas juga menerapkan pengamanan tertutup guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mencegah kemacetan dan memastikan mobilitas rombongan Wakapolri berjalan lancar.

Seluruh rangkaian kunjungan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan berarti selama kegiatan berlangsung.

Sinergi personel gabungan dinilai menjadi faktor utama keberhasilan pengamanan agenda pejabat negara tersebut.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat koordinasi lintas institusi serta meningkatkan pelayanan Polri di wilayah Buton dan Baubau.*

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi IAI Rawa Aopa Berlanjut, Kini Dilaporkan ke Komnas Perempuan

KENDARIKINI.COM – Dugaan pelecehan seksual yang menimpa mahasiswi IAI Rawa Aopa memasuki babak baru. Pihak korban melaporkan kasus ini ke Komnas Perempuan.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor pengaduan 0283/MM01.00/IV/2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan korban.

Kuasa hukum korban, Muswanto Utama, menilai narasi pembelaan terduga pelaku tidak menjawab inti persoalan hukum yang sedang diproses.

Menurut Muswanto, terdapat perubahan narasi dari pihak terduga. Awalnya membantah, kemudian mengakui tindakan dengan alasan pembenaran tertentu.

Ia menegaskan, pembelaan sepihak tidak menghapus substansi dugaan perbuatan. Fokus utama, kata dia, adalah pengujian fakta dan dampaknya.

Pihak korban juga berencana melapor ke Kementerian Agama RI. Langkah itu mendorong evaluasi terhadap lembaga pendidikan terkait.

Korban menilai langkah tersebut penting untuk pencegahan. Mereka juga mengungkap potensi adanya korban lain yang belum berani bersuara.

Sementara itu, proses hukum di kepolisian masih berjalan. Aparat disebut tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait.

Kasus ini menyita perhatian publik karena terjadi di lingkungan pendidikan. Penanganan transparan dinilai penting untuk menjaga integritas institusi.

Wakil Rektor III IAI Rawa Aopa, Sardin, mengaku belum mengetahui insiden tersebut. Ia menyebut tanggung jawab bergantung konteks kejadian.

Jika terjadi di luar aktivitas akademik, kata Sardin, menjadi tanggung jawab pribadi. Jika terkait kampus, maka berkaitan dengan institusi.

Publik diimbau mengedepankan asas praduga tak bersalah. Namun, perlindungan korban tetap harus menjadi perhatian utama dalam proses hukum.*

Kinerja Bareskrim Dipertanyakan, GMA Sultra Soroti PT Amarfi di Kasus Tambang Ilegal

KENDARIKINI.COM — Garda Muda Anoa (GMA) Sultra mempertanyakan kinerja Bareskrim Polri dalam penanganan kasus tambang ilegal PT Masempo Dalle.

GMA menilai penanganan perkara terkesan tebang pilih karena pengusaha tambang berinisial AM belum tersentuh proses hukum.

Direktur Eksekutif GMA Sultra, Muhammad Ikbal Laribae, menyebut AM seharusnya ikut ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Ikbal, PT Amarfi merupakan kontraktor mining yang melakukan aktivitas penambangan di kawasan hutan dalam perkara tersebut.

Ia menilai penetapan tersangka hanya terhadap Kuasa Direktur PT Masempo Dalle menimbulkan tanda tanya besar.

Ikbal mengungkap, ore nikel, dump truk, dan alat berat yang diamankan aparat disebut merupakan milik PT Amarfi.

GMA mendesak Bareskrim Polri menangani perkara secara objektif, profesional, dan transparan berdasarkan fakta hukum yang tersedia.

Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh hanya menyasar pekerja lapangan, tetapi juga pihak yang diduga berperan utama.

GMA mendorong penyidik menelusuri keterlibatan pihak kontraktor mining yang disebut melakukan aktivitas penambangan secara langsung.

Ikbal menegaskan pihak kontraktor semestinya lebih dulu diproses hukum bila terbukti menjadi pelaku utama tambang ilegal.

Diketahui, tiga excavator dan empat dump truk milik PT Amarfi kini dititipkan di sekitar Kantor Kejari Konawe.

Namun, penyidik Kejari Konawe disebut belum menerima tahap dua perkara karena barang bukti dinilai belum lengkap.

Kasus ini kembali memunculkan sorotan terhadap konsistensi penegakan hukum dalam perkara pertambangan ilegal di Sulawesi Tenggara.*

UTBK UHO 2026 Dimulai, 753 Penerima KIP Dinyatakan Lulus

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mulai melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026, Selasa, 21 April 2026.

Pelaksana Tugas Rektor UHO, Herman, memastikan pelaksanaan UTBK berjalan lancar sejak hari pertama.

Ia mengingatkan peserta fokus mengerjakan soal, karena seleksi sepenuhnya berbasis sistem komputer.

“Tidak ada pihak lain yang bisa membantu kelulusan. Penilaian seluruhnya dilakukan komputer,” tegas Herman.

Ketua Penyelenggara UTBK UHO, La Ode Santiaji Bande, menyebut total kuota penerimaan UHO tahun ini mencapai 9.464 mahasiswa.

Kuota itu terbagi melalui seleksi prestasi 2.846 kursi, UTBK 3.936 kursi, dan seleksi mandiri 2.822 kursi.

Menurut Santiaji, pembagian kuota mengikuti skema nasional, yakni 30 persen prestasi, 40 persen tes, dan 30 persen mandiri.

Ia menjelaskan, seleksi prestasi telah selesai dan saat ini memasuki tahap registrasi ulang peserta yang dinyatakan lulus.

Santiaji juga mengungkapkan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang dinyatakan eligible hanya 753 peserta.

Awalnya, sebanyak 1.275 peserta penerima KIP dinyatakan lulus di UHO melalui jalur seleksi sebelumnya.

Namun, setelah verifikasi Kemdiktisaintek, hanya 753 peserta memenuhi syarat berdasarkan kategori desil satu sampai empat.

Tes UTBK UHO Kendari berlangsung 21 hingga 28 April 2026, dengan dua sesi ujian setiap hari, pagi dan siang.

Pelaksanaan UTBK tahun ini menjadi tahapan penting penerimaan mahasiswa baru jenjang D3 dan S1 di UHO Kendari.*

Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Berdarah di Joget Wawoangi Buton

BUTON SELATAN, KENDARIKINI.COM – Sat Reskrim Polres Buton mengamankan terduga pelaku penganiayaan bersama dalam acara joget di Desa Wawoangi, Sampolawa.

Insiden terjadi Senin dini hari, sekitar pukul 00.20 WITA, di lapangan voli Dusun Buku saat keributan antar pemuda pecah.

Bentrok melibatkan kelompok pemuda Dusun Pagala dan Saumolewa menjelang berakhirnya acara joget masyarakat setempat.

Akibat kejadian itu, tiga pemuda mengalami luka serius dan langsung mendapat penanganan medis di Puskesmas Sampolawa.

Ahmad Alfattar, 16 tahun, mengalami luka tusuk diduga akibat badik saat bentrokan berlangsung di lokasi kejadian.

Korban lain, L.M. Aditya Yusma, mengalami luka robek di belakang kepala akibat penganiayaan saat keributan pecah.

Sementara Raditya, 17 tahun, mengalami luka robek di pelipis dan turut menjadi korban dalam insiden berdarah tersebut.

Kapolsek Sampolawa menerima tiga laporan polisi terkait kasus itu, lalu berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Buton.

Tim Resmob dipimpin Kasat Reskrim AKP Sunarton langsung bergerak melakukan penyelidikan dan mengamankan sejumlah pemuda.

Beberapa pemuda yang diduga terlibat maupun mengetahui peristiwa itu dibawa ke Polsek Sampolawa untuk pemeriksaan intensif.

Penyidik sementara mengidentifikasi lima orang diduga terlibat dari dua kelompok yang terlibat bentrok di lokasi kejadian.

Satu terduga pelaku penikaman yang sempat kabur berhasil diamankan petugas di wilayah Kelurahan Lamangga, Kota Baubau.

Polres Buton menyatakan penyidikan masih berlangsung untuk mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus penganiayaan tersebut.

Polisi menegaskan penanganan perkara dilakukan profesional dan cepat demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Buton.*

Dugaan Lonjakan Harta Kadispar Sultra Disorot Praktisi Hukum

KENDARIKINI.COM – Praktisi hukum Andre Darmawan menyoroti dugaan ketidakwajaran harta Kadispar Sultra, M Ridwan Badallah.

Sorotan itu disampaikan Andre melalui video yang menampilkan tangkapan layar LHKPN milik M Ridwan Badallah.

Dalam data itu, kekayaan Ridwan tahun 2020 tercatat Rp1,1 miliar.

Pada 2025, nilai kekayaannya disebut melonjak menjadi Rp6,7 miliar.

Andre mempertanyakan lonjakan harta tersebut dalam kurun lima tahun.

“Kamu kan cuma ASN, berapa gaji ASN?” ujar Andre dalam video yang beredar.

Ia menilai penambahan harta itu perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik.

Andre juga menantang Kadispar Sultra memberi klarifikasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Menurutnya, penjelasan asal-usul kekayaan penting untuk menjawab dugaan publik.

Polemik ini menambah sorotan terhadap transparansi kekayaan pejabat publik di Sulawesi Tenggara.

Hingga berita ini diturunkan, M Ridwan Badallah belum memberikan pernyataan resmi.*

Rektor Termuda di Sultra, Ady Ardyawan Pimpin INKEIS Kolaka

KENDARIKINI.COM – Dr. La Ode Muhammad Ady Ardyawan resmi dilantik sebagai Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Kolaka, 15 April 2026.

Di usia 32 tahun, Ady Ardyawan menjadi salah satu rektor termuda di Sulawesi Tenggara dan Indonesia Timur.

Pelantikan ini menandai awal kepemimpinan baru yang diharapkan mendorong transformasi pendidikan tinggi di Kabupaten Kolaka.

Dalam sambutannya, Ady menegaskan jabatan rektor merupakan amanah besar yang dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas.

“Ini bukan tentang usia, tetapi amanah. Kami ingin membawa kampus lebih maju bersama seluruh civitas akademika,” ujarnya.

Ia menegaskan fokus kepemimpinannya pada peningkatan mutu pendidikan, tata kelola kampus, dan percepatan transformasi digital.

Selain itu, peningkatan daya saing lulusan menjadi prioritas agar mampu bersaing di tingkat regional dan nasional.

Pemerintah daerah dan yayasan menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan muda tersebut untuk memperkuat eksistensi kampus.

Sinergi pemerintah dan kampus dinilai penting mendukung langkah strategis pengembangan pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara.

INKEIS Menara Bunda Kolaka merupakan perguruan tinggi swasta terakreditasi dengan program studi kesehatan dan bisnis.

Kampus ini membuka program S1 Administrasi Kesehatan, S1 Bisnis Digital, S1 Kewirausahaan, serta D3 Kebidanan.

Selain biaya kuliah terjangkau, kampus juga menyediakan peluang beasiswa dari pemerintah dan kemitraan bagi calon mahasiswa.

Kepemimpinan Ady Ardyawan diyakini membawa INKEIS Menara Bunda Kolaka menjadi kampus unggul, adaptif, dan berdaya saing.*

KSOP Tegas Tolak Pembatasan Transportasi di Pelabuhan Kendari

KENDARIKINI.COM – Kepala KSOP Kendari, Capt Rahman, menegaskan tidak ada aturan yang melarang transportasi beroperasi di kawasan pelabuhan.

Menurut Rahman, pelabuhan merupakan aset negara dan tidak semestinya ada pembatasan terhadap aktivitas transportasi masyarakat.

Ia menyebut persoalan ini pernah dibahas dalam rapat bersama di Polsek, termasuk melibatkan pihak Pelindo Kendari.

Dalam rapat itu, kata Rahman, Pelindo menyatakan tidak boleh ada pembatasan terhadap orang maupun transportasi di area pelabuhan.

Rahman kembali menegaskan operasional transportasi di kawasan pelabuhan tetap diperbolehkan dan tidak perlu dibatasi.

Sementara itu, GM Pelindo Kendari, Herryanto, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp redaksi.

Sebelumnya, Kabid Dishub Sultra, Jalil, meminta polemik larangan transportasi dikaji berdasarkan dasar hukum yang jelas.

Jalil menegaskan penjelasan harus diminta kepada Pelindo dan KSOP sebagai penyelenggara resmi kawasan pelabuhan.

Ia mempertanyakan dasar yuridis jika ada pembatasan operasional di Terminal Nusantara, Bungkutoko, hingga New Port Kendari.

Menurut Jalil, kebijakan itu harus mendapat persetujuan pemerintah pusat, Pelindo, KSOP, serta pemerintah daerah.

Ia menilai seluruh pihak di pelabuhan memiliki kepentingan ekonomi yang wajib diperhatikan secara proporsional.

Jalil menegaskan kebijakan transportasi pelabuhan harus mengedepankan legalitas, kepentingan publik, dan perlindungan aktivitas ekonomi masyarakat.

Polemik pembatasan transportasi di pelabuhan juga dilaporkan memicu gesekan di lapangan.*

Abdul Rahman Terpilih Secara Aklamasi, Pimpin IKA Unsultra Periode 2026-2029

KENDARIKINI.COM – Dr. Abdul Rahman SH MH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IKA Unsultra periode 2026-2029.

Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Wilayah dan Reuni Akbar I IKA Unsultra di Hotel Claro Kendari, Sabtu (18/4/2026).

Terpilihnya Abdul Rahman ditandai dengan penyerahan pataka organisasi sebagai simbol estafet kepemimpinan alumni Universitas Sulawesi Tenggara.

Prosesi penyerahan pataka berlangsung khidmat dan disambut antusias peserta yang memadati ruang pertemuan.

Dalam sambutannya, Abdul Rahman menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara IKA Unsultra dan pihak universitas.

Ia menyebut kolaborasi alumni dan kampus penting untuk mendorong kemajuan almamater serta kontribusi pembangunan Sulawesi Tenggara.

Abdul Rahman juga menyampaikan apresiasi kepada rektor, panitia, dan steering committee atas suksesnya pelaksanaan musyawarah wilayah.

Menurutnya, kepengurusan baru akan fokus merangkul seluruh alumni di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

IKA Unsultra juga diharapkan menjadi wadah memperkuat jaringan alumni, pengabdian, serta dukungan terhadap program kampus.

Musyawarah Wilayah dan Reuni Akbar I ini menjadi momentum konsolidasi alumni sekaligus awal agenda kerja kepengurusan baru.

Dengan kepemimpinan baru, IKA Unsultra ditargetkan lebih aktif berperan dalam pendidikan, sosial, dan pembangunan daerah.*

Mayat Pria di Kolaka Teridentifikasi, Polisi Ungkap Riwayat Korban

KENDARIKINI.COM – Polisi mengidentifikasi mayat pria yang ditemukan di wilayah Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Korban diketahui bernama Hendra Yanto T. Suwardi alias Oci, 47 tahun, warga Kelurahan Watuliandu, Kecamatan Kolaka.

Kasat Reskrim Polres Kolaka AKP Fernando Oktober Sitompul membenarkan identitas korban telah terungkap.

Polisi langsung mendatangi lokasi penemuan mayat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Selain olah TKP, penyidik juga mengumpulkan keterangan sejumlah saksi terkait penemuan korban.

Petugas turut melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah untuk mendalami penyebab kematian korban.

Polisi memperkirakan korban meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan warga.

Perkiraan itu berdasarkan kondisi jenazah yang sudah mengeluarkan bau busuk dan mengalami pembengkakan tubuh.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit lambung dan jantung.

Informasi itu menjadi bagian dari pendalaman penyidik dalam mengungkap penyebab kematian korban.

Polres Kolaka masih terus melakukan penyelidikan sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi proses penyelidikan.*

Ibrahim Tane Aklamasi Ketua Peradi Kendari Periode 2026-2030

KENDARIKINI.COM – Musyawarah Cabang II DPC Peradi Kota Kendari digelar Sabtu (18/4/2026) siang di Kendari.

Ibrahim Tane SH MH terpilih aklamasi sebagai Ketua DPC Peradi Kota Kendari periode 2026-2030.

Wakil Ketua Umum DPN Peradi, Zul Armain Azis, berharap Muscab memperkuat soliditas seluruh anggota Peradi Kendari.

Menurutnya, Muscab menjadi momentum penting mempererat kebersamaan dan memperkuat organisasi advokat di Kota Kendari.

Mantan Ketua Peradi 2017-2022, Afirudin Mathara, menyebut Muscab sebagai forum evaluasi dan pengambilan keputusan tertinggi organisasi.

Ia menegaskan Muscab harus melahirkan pemimpin terbaik demi menjaga arah perjuangan dan penguatan Peradi Kendari.

Afirudin menilai calon tunggal menjadi pertanda seluruh anggota memiliki tujuan sama membesarkan organisasi secara bersama.

Ketua terpilih Ibrahim Tane mengatakan fokus awalnya menyusun struktur kepengurusan sesuai AD/ART Peradi dalam dua pekan.

Ia menargetkan pelantikan pengurus dilaksanakan usai Idul Adha setelah struktur organisasi rampung sepenuhnya.

Ibrahim menegaskan kepengurusan baru segera menjalankan program kerja menyusul organisasi yang sempat vakum.

Menurutnya, langkah cepat diperlukan agar seluruh agenda organisasi berjalan sesuai target yang telah disusun.

Ia juga mengajak seluruh anggota Peradi Kendari menyatukan barisan demi memperkuat organisasi dan meningkatkan profesionalisme advokat.*

Polresta Kendari Awasi BBM Subsidi, Sasar SPBU dan Pangkalan Gas

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menggelar operasi pengawasan distribusi BBM dan gas subsidi di sejumlah titik, Senin (20/4/2026).

Operasi dipimpin Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari, Ipda Ariel Mogens Ginting, bersama personel Unit Tipidter dan Buser77.

Pengawasan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kabareskrim Polri dan Komisi III DPR RI.

Fokus operasi menyasar potensi penyalahgunaan, penimbunan, dan distribusi ilegal BBM maupun gas subsidi di Kota Kendari.

Ipda Ariel mengatakan, operasi juga memastikan stok BBM dan gas subsidi tetap aman pascakenaikan harga sebelumnya.

Polisi melakukan pengecekan di SPBU untuk mengantisipasi praktik kecurangan dan memastikan distribusi berjalan normal.

Selain itu, tim memantau pangkalan gas subsidi agar penyaluran tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan buatan.

Menurut Ariel, stabilitas stok BBM penting menjaga distribusi logistik dan kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Polresta Kendari memastikan operasi pengawasan tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi seluruh wilayah hukum setempat.

Tim akan menyisir seluruh SPBU penyalur BBM subsidi serta pangkalan gas untuk mencegah penyalahgunaan.

“Kami pastikan stok terjaga dan tidak ada penimbunan maupun penyalahgunaan,” kata Ipda Ariel.

Polresta Kendari juga mengimbau pelaku usaha tidak melakukan tindakan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

Pengawasan ini diharapkan menjaga distribusi energi bersubsidi tetap lancar, aman, dan tepat sasaran di Kendari.*

Kurir 2 Kg Sabu Tujuan Kendari Ditangkap di Kualanamu

KENDARIKINI.COM – Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara digagalkan di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Sabtu (18/4/2026).

Seorang pria berinisial SA (39) diamankan saat hendak terbang menggunakan Lion Air tujuan Kendari.

Petugas Aviation Security mencurigai gerak-gerik SA saat melintas di Security Check Point lantai dua bandara.

Kecurigaan muncul setelah petugas melihat bentuk tubuh tersangka tidak wajar saat pemeriksaan awal berlangsung.

SA kemudian dibawa ke ruang pemeriksaan khusus untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh petugas keamanan bandara.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan empat paket sabu seberat total dua kilogram ditempel di tubuh tersangka memakai lakban.

Tersangka diketahui akan menuju Kendari dengan rute penerbangan transit melalui Jakarta sebelum diamankan petugas.

Otoritas bandara langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum usai penemuan barang bukti narkotika tersebut.

Tersangka bersama barang bukti diserahkan ke BNNK Deli Serdang untuk pemeriksaan dan proses hukum lanjutan.

“Benar, calon penumpang diamankan dan diserahkan ke BNNK Deli Serdang,” ujar petugas bandara yang enggan disebutkan.

BNNK Deli Serdang masih mendalami kemungkinan adanya jaringan narkotika yang terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.

Kasus ini menambah daftar pengungkapan penyelundupan sabu melalui jalur penerbangan menuju wilayah Sulawesi Tenggara.*

RS Hermina Diduga Bebani Pasien Biaya Rp4 Juta Meski BPJS Aktif

KENDARIKINI.COM – Seorang balita berusia dua tahun diduga dibebani biaya perawatan Rp4 juta di RS Hermina Kendari.

Balita bernama WA Ode Khumairah dirawat selama tiga hari setelah dibawa keluarga pada Sabtu (18/4/2026).

Keluarga pasien mengaku keberatan atas biaya yang ditagihkan meski BPJS kesehatan pasien disebut sudah aktif.

Menurut keluarga, pihak rumah sakit awalnya meminta pengaktifan BPJS saat pasien menjalani penanganan medis.

Setelah BPJS aktif, keluarga justru disebut menerima tagihan biaya perawatan sekitar Rp4 juta.

“Dikasih waktu tiga hari aktifkan BPJS, setelah aktif tetap dikenakan biaya,” ujar keluarga pasien, Al Saban.

Keluarga mempertanyakan dasar pembebanan biaya karena BPJS disebut aktif sebelum masa perawatan berakhir.

Pihak keluarga mengaku telah bernegosiasi dengan manajemen rumah sakit, namun belum menemukan penyelesaian.

Mereka juga menduga ada ketidaksesuaian penerapan aturan biaya yang diberlakukan terhadap pasien tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RS Hermina Kendari terkait tudingan keluarga pasien.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan memunculkan perhatian terhadap pelayanan pasien BPJS di rumah sakit.*

Damkar Kendari Evakuasi Sarang Tawon di Sodoha Kendari Barat

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kendari mengevakuasi sarang tawon di Kelurahan Sodoha, Kendari Barat, Senin malam.

Laporan masuk pukul 19.40 Wita dari warga yang meminta bantuan karena sarang tawon membahayakan keselamatan sekitar.

Tim Rescue Damkar Kendari berangkat pukul 19.44 Wita dan tiba di lokasi pukul 20.00 Wita.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan evakuasi dilakukan di area halaman rumah, tepatnya di atas pohon.

Petugas menindaklanjuti laporan setelah permohonan bantuan disampaikan pelapor melalui sambungan telepon WhatsApp.

Setibanya di lokasi, tim melakukan penanganan menggunakan tangga, senter, APD, dan unit rescue.

Sarang tawon berhasil dievakuasi dengan aman dan terkendali tanpa kendala selama proses berlangsung.

Operasi penyelamatan dinyatakan selesai pukul 20.55 Wita, kemudian tim kembali ke Mako Damkar Kendari.

Komandan Regu Penyelamatan Peleton 1, Muh Sumarjan, memimpin langsung proses evakuasi di lokasi kejadian.

Damkar Kendari memastikan layanan penyelamatan non-kebakaran terus siaga merespons laporan darurat masyarakat.*

Damkar Kendari Evakuasi Mobil Terkunci di Rahandouna Malam Hari

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari mengevakuasi mobil terkunci di Jalan Banteng, Rahandouna, Senin malam.

Laporan masuk pukul 21.20 Wita dari pelapor An Artika Fauziah Sabban terkait pintu mobil terkunci.

Tim Rescue Damkar Kendari berangkat pukul 21.24 Wita dan tiba di lokasi pukul 21.50 Wita.

Proses evakuasi berlangsung cepat setelah petugas melakukan penanganan menggunakan peralatan rescue yang disiapkan.

Tim berhasil membuka pintu mobil terkunci dan operasi penyelamatan dinyatakan selesai pukul 22.35 Wita.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan langsung direspons operator komunikasi dan tim penyelamatan.

Lokasi kejadian berjarak sekitar 11 kilometer dari Markas Damkar Kendari dengan kondisi cuaca cerah.

Peralatan yang digunakan dalam evakuasi meliputi unit rescue, senter, dan sarung tangan.

Komandan Regu Penyelamatan Peleton 1, Muhammad Sumarjan, memimpin langsung proses evakuasi di lokasi kejadian.

Damkar Kendari memastikan operasi berjalan lancar tanpa kendala selama proses penanganan berlangsung.

Layanan ini menjadi bagian respons cepat Damkar Kendari dalam menangani kondisi darurat non-kebakaran.*

Dugaan Suap Proyek RSUD Koltim Seret Nama Kasi Pidsus Kolaka

KENDARIKINI.COM – Dugaan suap proyek pembangunan RSUD Tipe C Kolaka Timur senilai Rp126,3 miliar terungkap di persidangan Tipikor Kendari.

Nama Kasi Pidsus Kejari Kolaka, Yayan Alfian, disebut menerima Rp50 juta terkait dugaan “uang pengamanan” proyek.

Fakta itu muncul dalam BAP terdakwa Ageng Dermanto, Pejabat Pembuat Komitmen proyek RSUD Koltim.

Ageng mengaku uang Rp50 juta diserahkan melalui orang suruhan Yayan di Mal The Park Kendari.

Penyerahan disebut terjadi pada 3 Agustus 2025, empat hari sebelum operasi tangkap tangan KPK.

Dalam kesaksian, Ageng menyebut dana itu bagian komitmen fee dari Direktur PT Pilar Cerdas Putra, Deddy Karnadi.

Total dana yang diterima Ageng disebut Rp1,5 miliar, bagian dari komitmen fee sekitar Rp9 miliar.

Dana itu diduga didistribusikan untuk berbagai kebutuhan, termasuk operasional proyek dan pembelian hadiah untuk bupati.

KPK sebelumnya melakukan OTT pada 7 Agustus 2025, menjaring 10 orang di Kendari dan Jakarta.

Sehari setelah OTT, Bupati Kolaka Timur nonaktif Abdul Azis ditangkap di Makassar.

Asisten Intelijen Kejati Sultra, Muh Ilham, membantah adanya fakta keterlibatan Yayan Alfian dalam dugaan aliran dana.

Ia menegaskan pernyataan Ageng hanya klaim sepihak terdakwa dan belum terbukti secara hukum.

“Tidak benar itu. Tidak ada fakta tentang itu,” kata Muh Ilham, Senin (20/4/2026).

Kasus dugaan korupsi proyek RSUD Koltim masih bergulir dan fakta persidangan terus menjadi perhatian publik.*

HIPPELWANA Desak DPRD Sultra RDP Tambang PT Almharig

KENDARIKINI.COM – Puluhan massa HIPPELWANA menggelar demonstrasi di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Senin, 20 April 2026.

Massa menyoroti aktivitas pertambangan PT Almharig di Pulau Kabaena yang diduga merusak lingkungan dan sumber mata air warga.

Dalam aksi itu, demonstran mendesak DPRD Sultra segera menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama perusahaan dan instansi terkait.

Massa meminta DLH Sultra, ESDM Sultra, serta Inspektur Tambang dipanggil membahas dugaan pelanggaran lingkungan PT Almharig.

Mereka menilai aktivitas tambang berdampak terhadap sumber air masyarakat Desa Rahadopi yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga.

HIPPELWANA juga meminta pemeriksaan dokumen AMDAL, termasuk dugaan pembukaan jalan baru dan potensi pelanggaran perusahaan.

Massa mendesak aktivitas tambang dihentikan sementara bila perusahaan tidak segera memperbaiki dampak longsor dan kerusakan lingkungan.

Anggota Komisi III DPRD Sultra Abdul Halik merespons tuntutan massa dengan memastikan RDP segera digelar.

Ia meminta tim penyusun AMDAL hadir untuk memeriksa peta, termasuk dugaan tambang masuk area sumber mata air.

Menurut Abdul Halik, aktivitas tambang disebut berada sekitar 20 hingga 30 meter dari sumber air warga.

DPRD Sultra juga berencana turun lapangan melakukan evaluasi setelah RDP bersama seluruh pihak terkait digelar.

“Jika terbukti melanggar dan tidak taat aturan, izin bisa dicabut,” tegas Abdul Halik.*

Spanduk Upah Tukang Belum Dibayar Gegerkan Laika Mbuu Konawe

KENDARIKINI.COM – Rumah adat Laika Mbuu di Kelurahan Arombu, Konawe, mendadak menjadi sorotan publik.

Perhatian muncul setelah spanduk tuntutan pembayaran upah pekerja terpasang di lantai dua bangunan tersebut.

Dalam spanduk tertulis proyek rehabilitasi Laika Mbuu selesai setahun lalu, namun upah pekerja belum dibayarkan.

Tulisan dalam spanduk meminta pihak terkait segera membayar hak pekerja atas pekerjaan rehabilitasi bangunan adat itu.

Belum diketahui pihak yang memasang spanduk tersebut, namun diduga berasal dari pekerja atau tukang proyek rehabilitasi.

Awak media berupaya mengonfirmasi Dinas Pariwisata Konawe, namun hingga kini belum mendapat sambungan.

Dilansir dari Timorindo, Informasi dihimpun, jabatan Pelaksana Kadis Pariwisata Konawe tercatat sudah tiga kali mengalami pergantian.

Kapolsek Unaaha IPTU Laode Anti membenarkan adanya pemasangan spanduk tuntutan pembayaran upah di lokasi.

“Iya benar dipasangkan baleho,” ujar Laode Anti saat dikonfirmasi.

Kasus ini memicu perhatian masyarakat karena Laika Mbuu merupakan simbol budaya penting bagi masyarakat adat Tolaki.

Publik kini menunggu penjelasan pemerintah terkait dugaan tunggakan upah pekerja proyek rehabilitasi tersebut.*

UPP Kelas I Molawe Gelar Apel Pagi Perkuat Disiplin Pegawai

KENDARIKINI.COM – Kantor UPP Kelas I Molawe menggelar apel pagi rutin, Senin, 20 April 2026.

Apel dipimpin langsung Kepala Kantor UPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak R. S.Si.T., M.Mar., M.Si.

Kegiatan ini diikuti seluruh pegawai sebagai bagian pembinaan disiplin dan penguatan koordinasi internal kantor.

Dalam apel, pimpinan menekankan pentingnya komitmen pegawai menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.

Apel pagi juga menjadi sarana memperkuat sinergi kerja antarpegawai dalam mendukung pelayanan publik yang optimal.

Menurut pihak UPP Molawe, kegiatan rutin ini penting menjaga integritas dan soliditas dalam pelaksanaan tugas kepelabuhanan.

Selain evaluasi kinerja, apel dimanfaatkan menyampaikan arahan terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

UPP Kelas I Molawe menegaskan disiplin pegawai menjadi fondasi utama mendukung pelayanan yang efektif dan terpercaya.

Melalui apel pagi, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang solid, profesional, dan berintegritas di lingkungan UPP Molawe.

Kegiatan ini juga menjadi bagian upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi laut dan kepelabuhanan.*

Investasi Bodong Rp2,1 Miliar di Kendari, 11 Warga Jadi Korban

KENDARIKINI.COM – Kasus dugaan investasi bodong kembali mencuat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sebanyak 11 warga dilaporkan menjadi korban dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2,1 miliar.

Terduga pelaku berinisial YR kini dikabarkan tidak diketahui keberadaannya dan masih dalam penyelidikan polisi.

Salah satu korban, IR, mengaku awalnya menyetor Rp50 juta pada Juli 2025 karena dijanjikan keuntungan dua persen.

Di tahap awal, korban sempat menerima keuntungan kecil hingga kepercayaan terhadap terduga pelaku semakin tumbuh.

Namun, setelah dana bertambah, YR diduga menghilang dan komunikasi dengan korban terputus.

IR kemudian melaporkan dugaan penipuan itu ke Polresta Kendari pada Januari 2026.

Korban lain, MR, menyebut pelaku menggunakan narasi bisnis logistik di kawasan industri Morosi untuk meyakinkan investor.

Pelaku menawarkan imbal hasil tinggi, mulai 20 persen dalam lima hari hingga 0,5 persen per hari.

MR mengaku total kerugiannya mencapai Rp1,4 miliar setelah beberapa kali menambah setoran investasi.

Korban menduga pelaku memakai pola membangun kepercayaan lewat pembayaran awal, lalu meminta dana lebih besar.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan adanya laporan dugaan investasi bodong tersebut.

“Masih dilakukan pendalaman terhadap dokumen dan keterangan saksi,” ujar Welliwanto.

Polisi masih menelusuri dokumen, memeriksa saksi, serta membuka peluang korban lain melapor.

Kasus ini kini ditangani Polresta Kendari untuk mengungkap dugaan penipuan berkedok investasi tersebut.*

Pelajar di Kendari Nyaris Diperkosa, Warga Amuk Pelaku

KENDARIKINI.COM – Seorang pria berinisial ED (38) diamuk massa usai diduga mencoba memperkosa pelajar 13 tahun.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Mekar Indah, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kendari, Senin 20 April 2026.

Pelaku diketahui warga Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan. Aksi diduga dilakukan saat korban pulang sekolah seorang diri.

Komandan Tim Patroli Perintis Dit Samapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, membenarkan kejadian tersebut.

“Pelaku diamankan masyarakat, setelah itu diserahkan ke Polresta,” kata Boy, Senin malam.

Insiden bermula saat korban berjalan kaki di kawasan Lorong Mbah Dukun, lalu diduga diikuti pelaku dari belakang.

Saat korban menoleh, pelaku diduga langsung menyergap, mencekik leher korban, lalu menjatuhkannya ke tanah.

Korban berteriak meminta tolong sambil melakukan perlawanan. Pelaku diduga terus melakukan kekerasan terhadap korban.

Sejumlah pelajar SMA dan pemuda sekitar melihat kejadian itu, lalu bergegas menolong korban.

Saat hendak dihentikan warga, pelaku diduga sempat memukul korban hingga pelipis bawah mata mengalami luka.

Usai aksinya diketahui, pelaku mencoba kabur menggunakan sepeda motor yang diparkir dekat lokasi kejadian.

Warga berhasil menggagalkan pelarian itu, lalu mengamankan pelaku sebelum diserahkan ke Polresta Kendari.

Saat ini, ED menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk proses hukum terkait dugaan percobaan pemerkosaan terhadap anak.*

Layanan MRI Kini Tersedia di RSJPDO Sultra: Masyarakat Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Daerah

KENDARIKINI.COM – Kabar gembira bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo kini resmi mengoperasikan fasilitas Magnetic Resonance Imaging (MRI) terbaru.

Kehadiran teknologi medis canggih ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mempermudah akses diagnosis bagi warga Bumi Anoa.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melalui Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern dan mandiri.

“Masyarakat Sulawesi Tenggara kini tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah, seperti ke Makassar atau Jakarta, hanya untuk menjalani pemeriksaan MRI. Fasilitas ini sudah tersedia di RSJPDO Sultra dengan teknologi terkini,” ujar Andi Syahrir.

Sambungnya, Fasilitas MRI di RSJPDO Sultra menawarkan berbagai keunggulan untuk mendukung penanganan medis yang lebih optimal.

“Diagnosis Lebih Akurat, Membantu dokter dalam mendeteksi gangguan pada jantung, pembuluh darah, otak, serta syaraf dengan hasil citra yang sangat detail,” katanya.

Lanjutnya, Proses Cepat dan Nyaman, Didukung oleh tenaga medis profesional yang telah tersertifikasi, memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang aman dan efisien.

“Efisiensi Biaya dan Waktu, Mengurangi beban akomodasi dan perjalanan bagi keluarga pasien yang sebelumnya harus dirujuk ke luar provinsi,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan ini, alur pendaftaran mengikuti prosedur rumah sakit pada umumnya. Melalui rekomendasi dokter ahli, pasien akan dijadwalkan untuk menjalani pemindaian guna menentukan langkah pengobatan selanjutnya secara lebih tepat sasaran.

“Dengan adanya fasilitas ini, RSJPDO Oputa Yi Koo semakin memperkokoh posisinya sebagai pusat rujukan medis unggulan di kawasan Indonesia Timur, khususnya dalam penanganan penyakit kardiovaskular dan neurologi,” pungkasnya.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti