Minggu, Oktober 25, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 65

Gubernur Sultra Hadiri HUT ke-13 Konkep, Tekankan Kolaborasi

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menghadiri HUT ke-13 Konawe Kepulauan, Minggu 12 April 2026.

Upacara berlangsung di Lapangan TPI Langara, mengusung tema “Kolaborasi Kerja Nyata dalam Gerbang Wawonii Emas”.

Gubernur menegaskan peringatan HUT bukan sekadar seremonial, melainkan momentum evaluasi pembangunan daerah.

Ia mengajak seluruh elemen memperkuat komitmen memajukan Konawe Kepulauan secara berkelanjutan.

Menurutnya, daerah ini menunjukkan kemajuan sejak menjadi otonom pada 2013.

Namun, tantangan sosial ekonomi seperti kemiskinan, pengangguran, serta krisis pangan dan lingkungan masih dihadapi.

Gubernur menekankan pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman sebagai fondasi pembangunan daerah.

Pengelolaan potensi daerah, kata dia, harus mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Ia menyebut kolaborasi dan sinergi efektif menjadi kunci percepatan pembangunan lintas sektor.

Dengan dukungan masyarakat, Konawe Kepulauan diyakini mampu berkembang lebih maju.

Gubernur juga mengapresiasi Pemkab, DPRD, Forkopimda, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

Penghargaan turut diberikan kepada para pemimpin terdahulu atas kontribusi pembangunan daerah.

Peringatan ini diharapkan memperkuat semangat mewujudkan visi Wawonii Emas yang maju dan sejahtera.*

Damkar Kendari Evakuasi iPhone Jatuh di Drainase Kali Kadia

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari mengevakuasi ponsel warga yang jatuh di drainase.

Peristiwa terjadi di Kali Kadia, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Sabtu malam, 11 April 2026.

Laporan masuk pukul 23.30 Wita dari pelapor bernama Dian yang meminta bantuan evakuasi iPhone miliknya.

Tim Rescue segera diberangkatkan pukul 23.32 Wita dan tiba di lokasi pukul 23.36 Wita.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penanganan dengan peralatan khusus untuk menjangkau ponsel di drainase.

Peralatan yang digunakan meliputi tongkat jepit, cutter spider, senter, dan magnet untuk memudahkan proses evakuasi.

Dalam waktu singkat, tim berhasil mengangkat ponsel tersebut dari dalam saluran air.

Proses evakuasi selesai pada pukul 23.59 Wita tanpa kendala berarti.

Jarak lokasi kejadian dari Mako Damkar sekitar satu kilometer dengan kondisi cuaca cerah.

Kepala Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, memastikan penanganan berjalan cepat dan efektif.

Kejadian ini menjadi bukti kesiapsiagaan Damkar dalam membantu masyarakat, termasuk evakuasi non-kebakaran.*

Toyota Raize Kuasai Pasar SUV Compact, Penjualan Naik 30 Persen

KENDARIKINI.COM – Kalla Toyota mencatatkan kinerja positif melalui Toyota Raize pada awal tahun 2026.

SUV compact ini memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar dengan penjualan dan pangsa pasar yang signifikan.

Pada kuartal pertama 2026, penjualan Toyota Raize meningkat 30 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Tren ini menunjukkan tingginya kepercayaan konsumen terhadap efisiensi dan keandalan Raize di pasar otomotif nasional.

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, menyebut pembaruan Februari menjawab kebutuhan gaya hidup modern.

Raize dinilai tidak hanya fungsional, tetapi juga merepresentasikan karakter dinamis generasi muda.

Hingga Maret 2026, Toyota Raize menguasai 43 persen pangsa pasar segmen SUV compact.

Capaian ini menegaskan dominasi Raize sebagai kendaraan pilihan masyarakat Indonesia.

Kalla Toyota juga menghadirkan program Smart Upgrade 2.0 bagi pelanggan yang ingin mengganti kendaraan lama.

Program ini menawarkan DP dua kali pembayaran dan bebas angsuran hingga lima kali.

Pelanggan juga mendapat keuntungan tambahan berupa gratis asuransi hingga dua tahun.

Toyota Raize hadir dengan efisiensi bahan bakar optimal serta teknologi keselamatan modern.

Desain stylish menjadikan Raize sebagai tulang punggung penjualan di segmen SUV compact.

Informasi lengkap tersedia melalui website resmi dan media sosial Kalla Toyota.

Pelanggan juga dapat menghubungi layanan Kalla Care atau WhatsApp untuk konsultasi.*

Damkar Kendari Evakuasi Sarang Tawon di Mandonga

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari mengevakuasi sarang tawon di Lorong Toridale 1, Mandonga, Sabtu malam.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan masuk pukul 19.40 WITA melalui WhatsApp dari warga.

Pelapor bernama Reno Reski Saputra meminta bantuan karena sarang tawon berada di depan rumahnya.

Sarang tersebut berada di atas pohon dan berpotensi mengganggu aktivitas serta membahayakan keselamatan warga sekitar.

Tim rescue langsung bergerak pukul 19.44 WITA menuju lokasi berjarak sekitar 13 kilometer dari Mako Damkar.

Petugas tiba di lokasi pukul 20.00 WITA dan segera melakukan peninjauan serta persiapan peralatan.

Evakuasi sarang tawon dilakukan dengan menggunakan tangga, senter, serta perlengkapan alat pelindung diri.

Proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali hingga selesai pada pukul 20.55 WITA.

Setelah operasi selesai, tim kembali ke Mako Damkar Kendari tanpa kendala berarti.

Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dan mendukung kelancaran proses evakuasi.*

Yuk Ikuti Gowes HUT Sultra 2026 di Pulau Bokori, Target 1.000 Peserta

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar event bersepeda dalam rangka HUT Sultra 2026. Kegiatan dipusatkan di Pulau Bokori.

Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka melalui Plt Kadis Kominfo Sultra Andi Syahrir menyampaikan ajakan kepada masyarakat mengikuti kegiatan tersebut.

“Event gowes dijadwalkan berlangsung Sabtu, 25 April 2026. Waktu berkumpul pukul 05.30 WITA dan start pukul 06.00 WITA,” katanya, Minggu 12 April 2026.

Rute dimulai dari Gerbang Toronipa hingga Dermaga Bokori. Jarak tempuh kegiatan ini sekitar 14 kilometer.

“Kegiatan ini menargetkan 1.000 peserta dari berbagai kalangan. Peserta meliputi Forkopimda, OPD, TNI/Polri, komunitas, dan masyarakat umum,” tambahnya.

Lanjutnya, Selain olahraga, peserta akan mengikuti penanaman pohon dan pembersihan kawasan dermaga serta Pulau Bokori.

Menurut Andi Syahrir, kegiatan ini mendukung efisiensi energi dan gaya hidup sehat. Sekaligus menjawab tantangan keterbatasan BBM.

“Event ini diharapkan meningkatkan partisipasi publik dalam HUT Sultra. Serta memperkuat citra daerah wisata unggulan,” ungkapnya.

Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia.*

Rumah Koordinator Ruang Sipil Didatangi Prajurit, Picu Sorotan Publik

KENDARIKINI.COM – Rumah Koordinator Ruang Sipil dilaporkan didatangi tiga prajurit TNI, memicu perhatian publik di media sosial, Minggu 12 April 2026.

Informasi tersebut mencuat setelah akun Instagram @ruangsipil_update mengunggah konten terkait kejadian tersebut.

Dalam unggahan itu, disebutkan kedatangan prajurit terjadi setelah adanya kritik terhadap institusi TNI.

Narasi visual memperlihatkan sosok pria yang diduga Koordinator Ruang Sipil, disandingkan dengan ilustrasi prajurit bersenjata.

Unggahan tersebut juga disertai keterangan bernada sindiran terkait kedatangan prajurit ke rumah pribadi.

“Maaf lupa siapkan kue. Lain kali kalau mau datang, berkabar yah,” tulis akun tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait tujuan kedatangan tiga prajurit tersebut.

Belum diketahui pula waktu pasti dan kronologi lengkap peristiwa yang disebutkan dalam unggahan.

Peristiwa ini menuai beragam respons dari warganet, sebagian mempertanyakan alasan kedatangan aparat ke rumah warga.

Sebagian lainnya meminta klarifikasi resmi untuk memastikan informasi yang beredar tidak menyesatkan.

KENDARIKINI.COM masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait guna memperoleh keterangan yang berimbang.*

JMSI Sultra Talk Bakal Digelar, Bahas Ekonomi Libatkan BI hingga UMKM

KENDARIKINI.COM – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara akan menggelar JMSI Sultra Talk Bincang Ekonomi.

Kegiatan ini membahas kondisi dan tantangan ekonomi Sultra saat ini, melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.

Ketua JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, mengatakan kegiatan ini lanjutan JMSI Talk sebelumnya yang sukses digelar.

Sebelumnya, JMSI membahas peran media siber dalam membangun ekosistem digital berintegritas dan berkeadilan.

“Kali ini fokus pada isu ekonomi daerah,” kata Adhi.

Ia menjelaskan, sejumlah pihak akan dilibatkan sebagai narasumber dalam forum tersebut.

Di antaranya Pemerintah Provinsi Sultra Gubernur Sultra, BI Perwakilan Sultra, Bank Sultra, dan BPS Sultra.

Selain itu, KADIN Sultra, HIPMI, serta pelaku UMKM juga dijadwalkan ikut berpartisipasi.

Ketua panitia, Mirkas, menambahkan kegiatan akan dirangkaikan dengan mini pameran UMKM lokal.

“UMKM akan dilibatkan untuk memamerkan dan menjual produk unggulan daerah,” ujarnya.

Rencananya, JMSI Sultra Talk Bincang Ekonomi digelar pada Senin, 22 Juni 2026.

Panitia berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak.*

Limbah Lindi TPA Puwatu Cemari Kali Wuawua, Warga Resah

KENDARIKINI.COM – Pencemaran lingkungan akibat limbah lindi dari TPA Puwatu kembali menjadi sorotan publik.

Selama bertahun-tahun, cairan hitam pekat diduga mengalir bebas mencemari Kali Wuawua tanpa penanganan serius pemerintah.

Pemerintah Kota Kendari dinilai belum menunjukkan langkah konkret menghentikan pencemaran lingkungan tersebut hingga saat ini.

Pada 2023, kendarikita.com telah memberitakan persoalan limbah lindi TPA Puwatu yang mencemari lingkungan sekitar.

Terbaru, tim redaksi kembali meninjau instalasi kolam lindi TPA Puwatu pada Jumat, 3 April 2026.

Hasil peninjauan menunjukkan kondisi tidak berubah, limbah hitam pekat dan berbau masih mengalir ke Kali Wuawua.

Warga sekitar mengeluhkan air sungai berubah warna dan berbau menyengat, terutama saat banjir melanda kawasan tersebut.

“Airnya sekarang hitam dan baunya sangat menyengat. Sudah lama, tapi belum ada solusi,” kata Safrizal, warga Wuawua.

Ia menilai limbah lindi mengandung zat berbahaya yang berpotensi mencemari tanah dan air serta membahayakan kesehatan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga terhadap dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Ini bukan sekadar teknis, tapi komitmen pemerintah melindungi lingkungan dan kesehatan warga,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemkot Kendari belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut.

Warga berharap ada langkah cepat dan konkret agar pencemaran Kali Wuawua segera dihentikan.*

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Wawonii Barat, Pelaku Ditangkap

KENDARIKINI.COM – Sinergitas Polsek Wawonii dan Sat Resnarkoba Polresta Kendari mengungkap kasus narkotika di Konawe Kepulauan.

Pengungkapan terjadi di Desa Langara Iwawo, Kecamatan Wawonii Barat, Jumat dini hari, 10 April 2026.

Kasus terungkap dari informasi masyarakat tentang dugaan peredaran sabu di wilayah tersebut.

Personel Polsek Wawonii lebih dulu mengamankan terduga pelaku sebelum berkoordinasi dengan Sat Resnarkoba.

Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kendari bergerak ke lokasi sekitar pukul 09.00 Wita.

Setibanya di lokasi, petugas mengamankan pria berinisial R (35) tanpa perlawanan.

Dari tangan pelaku, ditemukan sabu seberat bruto 0,29 gram dalam plastik bening.

Barang bukti lain berupa uang Rp150 ribu dan satu unit sepeda motor turut diamankan.

Polisi kemudian menggeledah rumah pelaku di Desa Kawa-Kawali untuk pengembangan kasus.

Dari penggeledahan, ditemukan alat isap, timbangan digital, plastik kosong, pipet, dan barang pendukung lainnya.

Petugas juga menyita uang Rp1,7 juta serta satu unit handphone milik pelaku.

Total uang tunai yang diamankan dalam kasus ini mencapai Rp1,85 juta.

Pelaku diduga memiliki dan menyimpan sabu yang rencananya akan diedarkan.

Saat ini, pelaku dan barang bukti diamankan di Sat Resnarkoba Polresta Kendari.

Pelaku dijerat UU Narkotika dan KUHP dengan ancaman hukuman berat.

Polisi mengimbau masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui call center 110.*

Kendari Gagal Adipura, TPA Open Dumping Jadi Sorotan

KENDARIKINI.COM – Pemkot Kendari dinilai gagal mempertahankan Adipura akibat buruknya pengelolaan sampah.

Kepala DLHK Kendari, Erlin Sadya Kencana, menyebut rendahnya kesadaran masyarakat sebagai penyebab utama kegagalan tersebut.

Namun, terdapat dua syarat dasar penilaian Adipura yang diduga tidak terpenuhi di Kendari.

Syarat itu meliputi tidak adanya TPS liar dan pengelolaan TPA minimal dengan sistem controlled landfill.

Jika syarat ini gagal dipenuhi, daerah otomatis masuk kategori pembinaan atau pengawasan.

Status tersebut membuat Kota Kendari tidak lanjut ke tahap penilaian Adipura berikutnya.

Informasi ini disebut tidak disampaikan secara terbuka oleh pihak Pemkot kepada publik.

Tim redaksi kemudian meninjau langsung kondisi TPA Puwatu di Kendari.

Hasilnya, TPA tersebut masih menggunakan sistem open dumping yang melanggar aturan.

Kondisi TPA Puwatu dinilai memprihatinkan dan jauh dari standar pengelolaan modern.

Padahal, sistem open dumping dilarang dalam UU Nomor 18 Tahun 2008.

Regulasi juga diperkuat melalui UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup.

Kementerian Lingkungan Hidup mewajibkan TPA menggunakan sanitary atau controlled landfill.

Direktur Penanganan Sampah KLH, Melda Mardalina, menegaskan syarat dasar Adipura tersebut.

Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq menegaskan penilaian kini berbasis kondisi faktual lapangan.

Kota dengan TPS liar dan TPA open dumping otomatis berstatus kota kotor.

Menurutnya, tidak ada kota favorit dalam penilaian Adipura saat ini.

Penilaian dilakukan selama tujuh bulan dengan indikator pengelolaan, anggaran, dan kapasitas SDM.

Diduga, buruknya pengelolaan TPA menjadi faktor utama kegagalan Kendari meraih Adipura.*

Damkar Kendari Evakuasi Dompet Jatuh di Drainase Mandonga

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari menindaklanjuti laporan evakuasi dompet jatuh di drainase.

Peristiwa terjadi di Jalan Saranani No. A5 Blok A3, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Sabtu (11/4/2026).

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan diterima dari warga bernama Yuni Syam.

Laporan masuk pukul 08.18 Wita, tim langsung bergerak dua menit kemudian menuju lokasi kejadian.

Petugas tiba di tempat kejadian pukul 08.27 Wita dan melakukan pengecekan situasi di lokasi.

Namun, dompet yang jatuh di drainase tersebut telah berhasil dievakuasi terlebih dahulu oleh warga sekitar.

Meski begitu, tim penyelamatan tetap memastikan kondisi aman dan situasi terkendali di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Dalam penanganan ini, Damkar Kendari mengerahkan satu unit rescue dan peralatan pendukung.

Tim yang terlibat merupakan Peleton 1 di bawah komando Danton Muslim, S.Si.

Proses penanganan selesai sekitar pukul 08.30 Wita tanpa kendala berarti.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat tetap berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang.*

Dirkrimsus Polda Sultra Raih Magister Hukum di UHO

KENDARIKINI.COM – Dirkrimsus Polda Sultra, KBP Dodi Ruyatman, resmi menyelesaikan pendidikan Magister Hukum di Universitas Halu Oleo.

Ia mengikuti prosesi yudisium yang digelar Fakultas Hukum UHO bersama sejumlah peserta lainnya.

Momen tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan bagi para peserta yang telah menuntaskan studi.

Dalam kesempatan itu, Dodi tampak didampingi rekan dan keluarga yang turut memberikan dukungan.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen dalam meningkatkan kapasitas akademik dan profesional.

Selain bertugas sebagai aparat penegak hukum, ia juga menempuh pendidikan lanjutan secara serius.

Dodi berharap ilmu yang diperoleh dapat mendukung tugas penegakan hukum yang lebih optimal.

Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan dalam menghadapi tantangan hukum yang semakin kompleks.

Yudisium ini menjadi langkah penting sebelum mengikuti prosesi wisuda resmi di kampus tersebut.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi anggota Polri lainnya untuk terus belajar.*

Dirkrimsus Polda Sultra Tegaskan Penindakan Kasus Kejahatan Khusus

KENDARIKINI.COM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sultra menegaskan komitmennya memberantas berbagai tindak pidana khusus di wilayahnya.

Dirkrimsus Polda Sultra, KBP Dodi Ruyatman, mengatakan pihaknya terus meningkatkan pengawasan serta penindakan terhadap pelanggaran hukum yang merugikan masyarakat.

Menurutnya, kasus yang menjadi perhatian meliputi kejahatan ekonomi, penyalahgunaan sumber daya, hingga tindak pidana berbasis teknologi.

“Kami berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional dan transparan dalam setiap penanganan perkara,” ujar Dodi.

Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus melindungi kepentingan publik.

Selain itu, Ditkrimsus juga mengedepankan pendekatan pencegahan melalui sosialisasi dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Dodi menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam mengungkap berbagai kasus yang terjadi.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dugaan tindak pidana khusus kepada pihak kepolisian.

“Peran aktif masyarakat sangat membantu kami dalam mengungkap kasus dan menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.*

DPRD Kendari Desak Pengawasan Wajib Lapor Lowongan Kerja

KENDARIKINI.COM – Pemkot Kendari mewajibkan perusahaan melaporkan lowongan kerja melalui surat edaran sepanjang 2026.

Kebijakan ini bertujuan meningkatkan transparansi informasi kerja serta pemerataan peluang bagi masyarakat lokal di Kota Kendari.

Selama ini, akses informasi lowongan dinilai terbatas, sehingga banyak pencari kerja tidak mengetahui peluang yang tersedia.

Pemkot ingin memastikan setiap lowongan terdata dan diumumkan secara terbuka kepada publik melalui sistem terintegrasi.

Anggota DPRD Kendari, LM Rajab Jinik, mendukung kebijakan tersebut sebagai langkah awal perbaikan sistem ketenagakerjaan.

Menurutnya, keterbukaan informasi penting untuk menekan angka pengangguran di tengah persaingan kerja yang ketat.

Namun, ia menegaskan kebijakan tidak boleh berhenti pada administrasi tanpa pengawasan yang jelas dan konsisten.

Rajab meminta Pemkot menyiapkan mekanisme sanksi agar perusahaan benar-benar patuh melaporkan lowongan kerja.

Ia juga mendorong keterlibatan lintas instansi dalam pengawasan, termasuk pemantauan langsung proses rekrutmen di lapangan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal di tengah investasi perusahaan.

Menurutnya, perusahaan harus memprioritaskan warga Kendari agar tidak didominasi tenaga kerja dari luar daerah.

Rajab menyebut kebijakan afirmatif atau kuota tenaga kerja lokal dapat menjadi solusi untuk mendorong penyerapan.

Meski begitu, peningkatan kualitas SDM tetap penting agar mampu bersaing dengan tenaga kerja luar daerah.

Ia juga mendorong Pemkot menyediakan platform resmi untuk publikasi lowongan kerja secara terbuka dan mudah diakses.

Transparansi data dinilai mampu mencegah praktik rekrutmen tidak sehat dan informasi kerja yang tidak valid.

Kebijakan ini juga membantu pemerintah memetakan kebutuhan tenaga kerja dan menyusun program pelatihan tepat sasaran.

Rajab berharap kebijakan ini berkembang menjadi sistem ketenagakerjaan modern berbasis data di Kota Kendari.*

Pemuda di Buton Tewas Ditikam Badik, Pelaku Cemburu

KENDARIKINI.COM – Seorang pemuda tewas ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik di Buton, Sulawesi Tenggara.

Peristiwa terjadi di Jalan Kali Biru, Desa Banabungi, Kecamatan Pasar Wajo, Kamis (9/4/2026) malam.

Korban berinisial HR (33) tewas setelah ditikam pelaku secara membabi buta.

Saat kejadian, korban sedang bersama kekasihnya di gazebo kawasan Kali Biru.

Pelaku berinisial RL (32) tiba-tiba datang menghampiri korban dan perempuan tersebut.

Diduga tersulut emosi, pelaku tidak terima melihat korban bersama wanita yang diduga kekasihnya.

Pelaku kemudian mencabut badik dari dalam jaket dan langsung menyerang korban.

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton, mengatakan motif sementara karena cemburu.

“Pelaku tidak terima melihat perempuan tersebut bersama korban,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Usai kejadian, pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi.

Namun, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polres Buton.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

Akibat luka parah, korban akhirnya meninggal dunia.

Polisi telah menahan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.

Pelaku akan dijerat sesuai undang-undang yang berlaku atas perbuatannya.*

Imigrasi Kendari Perluas Layanan Paspor di Konawe dan Kolaka Raya

KENDARIKINI.COM – KENDARI
Imigrasi Kendari memperkuat sinergi antarinstansi guna meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di wilayah kerjanya.

Kamis (9/4/2026), Kepala Imigrasi Kendari mengunjungi Pemerintah Kabupaten Konawe untuk memperkuat koordinasi layanan publik.

Pemkab Konawe menjadi mitra strategis dalam mendukung peningkatan layanan keimigrasian bagi masyarakat.

Imigrasi juga meninjau Mall Pelayanan Publik Konawe sebagai lokasi layanan IKENI LAPAK.

Program ini menghadirkan layanan paspor antar kabupaten yang lebih dekat dan efisien.

Kepala Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya, menegaskan komitmen menghadirkan layanan mudah diakses masyarakat.

“Kami ingin layanan keimigrasian lebih dekat tanpa kendala jarak,” ujarnya.

Bupati Konawe, Yusran Akbar, mengapresiasi langkah Imigrasi Kendari mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Selain itu, dibahas rencana kegiatan pengobatan gratis di desa binaan Imigrasi Kendari.

Imigrasi juga melaksanakan bakti sosial pengecatan fasilitas desa di Konawe.

Program ini mendukung aksi Kemenimipas 2026 terkait layanan kesehatan dan sosial masyarakat.

Usai Konawe, Imigrasi Kendari melanjutkan kegiatan ke Kolaka dan Kolaka Utara.

Layanan IKENI LAPAK digelar di MPP Kolaka Utara pada 10 April 2026.

Selanjutnya, pelayanan berlangsung di Kantor Kesbangpol Kolaka pada 11 April 2026.

Kepala DPMPTSP Kolaka Utara, Syamsuddin, menyebut layanan ini sangat membantu masyarakat.

Menurutnya, jarak jauh ke Kendari menjadi kendala utama masyarakat mengakses layanan paspor.

Imigrasi Kendari menegaskan komitmen menghadirkan layanan profesional dan responsif bagi masyarakat.

Langkah ini diharapkan memperluas akses serta meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di daerah.*

Imigrasi Kendari dan Pemkab Kolaka Percepat Pembentukan UKK

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari mengoordinasikan progres pembangunan Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKK) Kolaka, Kamis (9/4/2026).

Pembangunan UKK dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kolaka guna memperluas layanan keimigrasian di wilayah setempat dan sekitarnya.

Kegiatan ini diterima Kepala Kesbangpol Kolaka, Salamansyah, bersama jajaran pemerintah daerah.

Imigrasi Kendari meninjau langsung progres fisik bangunan dan kesiapan infrastruktur pendukung operasional UKK.

Kepala Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya, mengatakan koordinasi dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

“Kami ingin memastikan UKK siap beroperasi dan memberi layanan keimigrasian lebih dekat bagi masyarakat,” ujarnya.

Novrian menyebut progres pembangunan secara umum berjalan baik dan sesuai target yang ditetapkan.

Namun, masih ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan, terutama pada bagian front office pelayanan.

“Perlu optimalisasi layout front office agar lebih representatif dan sesuai standar pelayanan publik,” tambahnya.

Sementara itu, Salamansyah menegaskan komitmen Pemkab Kolaka mendukung percepatan pembangunan UKK.

Pemerintah daerah terus mendorong penyediaan sarana dan prasarana agar UKK segera terealisasi.

“Kami berharap UKK memberi kemudahan akses layanan keimigrasian bagi masyarakat Kolaka,” katanya.

Sinergi Imigrasi Kendari dan Pemkab Kolaka diharapkan mempercepat operasional UKK secara optimal.

Kehadiran UKK menjadi langkah strategis menghadirkan layanan publik yang lebih dekat, cepat, dan responsif.*

Barantin Dorong Ekspor Komoditas Unggulan Konawe Selatan

KENDARIKINI.COM, KONAWE SELATAN –
Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong percepatan ekspor komoditas unggulan daerah melalui penguatan layanan karantina.

Upaya ini dilakukan lewat penetapan Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Senin (6/4/2026).

Direktur Standar Karantina Tumbuhan, A.M. Adnan, menyebut IKT menjadi indikator kesiapan ekspor ke pasar internasional.

“Penetapan IKT mempercepat sertifikasi sekaligus menjamin pemenuhan persyaratan phytosanitary,” kata Adnan.

Penilaian IKT dilakukan di PT SAI dan PT ACM sebagai perusahaan komoditas unggulan daerah.

Data Januari–April 2026 mencatat PT SAI melakukan enam kali pengiriman komoditas.

Total volume kopra mencapai 452 ton dan tepung kelapa 116 ton.

Perusahaan ini juga menyiapkan ekspor perdana minyak kelapa ke Malaysia sebanyak 21 ton.

Sementara PT ACM tengah mempersiapkan ekspor tepung tapioka ke China.

Adnan menegaskan IKT mempercepat pemeriksaan tanpa mengurangi standar keamanan pangan ekspor.

Produk diharapkan lolos tanpa hambatan serta menjaga kepercayaan pasar global terhadap Indonesia.

Selain itu, dilakukan evaluasi kesiapan fasilitas dan sistem pengawasan karantina di perusahaan.

Kepala Karantina Sultra, A. Azhar, menegaskan kesiapan mendukung kelancaran ekspor daerah.

“Kami siap memberikan pendampingan teknis dan memastikan proses karantina berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan meningkatkan daya saing komoditas Sulawesi Tenggara di pasar internasional.*

OJK Sultra: Kerugian Masyarakat Gegara Pinjol Ilegal Capai Rp21 Miliar

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara menyoroti maraknya aktivitas keuangan ilegal yang merugikan masyarakat.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyebut total kerugian masyarakat mencapai sekitar Rp21 miliar di berbagai daerah.

Kasus tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, dengan laporan terbanyak berasal dari Kota Kendari.

Bismi menjelaskan, aduan masyarakat didominasi pinjaman online ilegal serta keluhan terhadap perusahaan pembiayaan.

“Banyak laporan dari Kendari terkait pinjol ilegal dan berbagai keluhan konsumen,” ujarnya.

OJK bersama Satgas PASTI terus memperkuat koordinasi untuk menindak aktivitas keuangan ilegal di Sulawesi Tenggara.

Satgas melibatkan kementerian, kepolisian, kejaksaan, pemerintah daerah, dan lembaga terkait lainnya.

Selain itu, OJK melakukan analisis investigatif serta pemetaan jaringan pelaku keuangan ilegal.

Langkah ini bertujuan mengidentifikasi pihak yang terlibat dalam praktik merugikan masyarakat.

OJK juga aktif memantau informasi di masyarakat dan media sosial terkait aplikasi ilegal.

Menurut Bismi, aplikasi ilegal kerap bermunculan kembali setelah dilakukan penutupan.

“Kami terus identifikasi dan memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak,” jelasnya.

Melalui koordinasi ini, OJK berharap penanganan kasus semakin cepat dan perlindungan masyarakat meningkat.

Kota Kendari menjadi perhatian utama karena jumlah laporan pinjol ilegal paling tinggi.*

PT WIN Bangun Sumur Bor, Warga Torobulu Kini Akses Air Bersih

KENDARIKINI.COM – PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) melaksanakan program bantuan sumur bor di Dusun 2 Desa Torobulu, Konawe Selatan, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan 10 orang dari tim humas, CSR, dan teknis lapangan PT WIN.

Program tersebut bertujuan membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat yang masih kesulitan, terutama saat musim kemarau.

Tim teknis melakukan pengeboran, pemasangan pipa, hingga instalasi pompa air agar sumur dapat langsung dimanfaatkan warga.

Sumur bor ini diharapkan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti memasak, mandi, dan mencuci sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat dalam proses pengerjaan di lapangan.

Warga Dusun 2 menyampaikan apresiasi atas bantuan PT WIN yang dinilai sangat membantu kehidupan sehari-hari mereka.

Selain itu, tim humas juga memberikan edukasi terkait perawatan sumur dan penggunaan air secara bijak.

Langkah ini dilakukan agar fasilitas sumur bor dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di bidang lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Warga berharap adanya tambahan jaringan pipa distribusi agar seluruh rumah dapat terlayani air bersih.

Pemerintah desa juga mengusulkan bantuan tandon air guna mendukung ketersediaan cadangan air.*

OJK Sultra Gencarkan Literasi Keuangan di Wilayah 3T

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara memperkuat literasi dan inklusi keuangan di wilayah pedesaan dan 3T.

Upaya ini mendukung target nasional RPJMN 2025–2029 serta RPJPN 2025–2045 menuju inklusi keuangan berkelanjutan.

Edukasi berlangsung 6–9 April 2026 di Buton Utara, Buton Tengah, Buton, dan Buton Selatan.

Sebanyak 428 peserta terlibat, terdiri dari masyarakat desa, pelajar, UMKM, aparatur pemerintah, dan tokoh masyarakat.

Program ini bagian Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk meningkatkan pemahaman pengelolaan dan risiko keuangan.

Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, menegaskan pentingnya pemerataan edukasi keuangan hingga pelosok daerah.

Ia menyebut tantangan utama meliputi akses informasi terbatas, rendahnya perencanaan keuangan, dan maraknya pinjol ilegal.

Termasuk penipuan investasi seperti kasus AMG Pantheon yang telah dinyatakan ilegal oleh OJK.

Pemerintah daerah melalui sekretaris daerah setempat mengapresiasi langkah OJK meningkatkan literasi masyarakat.

Masyarakat juga diimbau waspada terhadap investasi ilegal dengan janji keuntungan tidak wajar.

Dalam diskusi, warga menanyakan keamanan data pribadi, pengaduan, serta penanganan investasi ilegal.

OJK menjelaskan laporan penipuan dapat disampaikan melalui Indonesia Anti-Scam Center (IASC).

Pengaduan layanan keuangan dapat dilakukan melalui APPK dan Kontak OJK 157.

OJK juga mengingatkan masyarakat menjaga kerahasiaan data pribadi dari pihak tidak dikenal.

Edukasi difokuskan pada wilayah pesisir dan komunitas nelayan dengan literasi keuangan rendah.

Materi mencakup pengelolaan keuangan keluarga, produk jasa keuangan, dan pencegahan penipuan.

OJK Sultra berkolaborasi dengan perbankan untuk memperluas akses layanan keuangan formal.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dan terhindar dari aktivitas keuangan ilegal.*

Polairud Polda Sultra Gagalkan Penyalahgunaan LPG 3 Kg, 5 Tersangka

KENDARIKINI.COM – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra menggagalkan penyalahgunaan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram, Senin (16/3/2026).

Penindakan dilakukan personel Subdit Gakkum di pesisir Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat.

Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Saminata, mengungkapkan lima orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kelima tersangka masing-masing berinisial SM, IA, HN, NN, dan AR.

Polisi turut menyita 806 tabung LPG 3 kilogram serta lima unit kapal kayu jenis longboat.

Saminata menjelaskan, para tersangka diduga menyalahgunakan distribusi LPG subsidi yang seharusnya untuk wilayah Kabupaten Bombana.

Namun, gas tersebut justru disalurkan ke wilayah Kabupaten Muna Barat untuk diperjualbelikan.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka memperoleh LPG dari sejumlah pangkalan resmi di Kabupaten Bombana.

Gas kemudian diangkut menggunakan kapal kayu menuju lokasi penjualan di wilayah berbeda.

Para tersangka membeli LPG dengan harga Rp32.000 hingga Rp40.000 per tabung.

Selanjutnya, gas dijual kembali kepada masyarakat dengan harga Rp47.000 hingga Rp50.000 per tabung.

Polisi masih melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan distribusi ilegal lainnya.*

Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor CRF di Kendari

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menangkap dua pelaku pencurian motor (curanmor), Jumat (10/4/2026) malam.

Penangkapan dilakukan Tim Buser77 bersama Unit Satintelkam sekitar pukul 18.30 WITA di Jalan Tunggala, Kecamatan Wua-Wua.

Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau menyebut pelaku berinisial GA (20) dan RI (19), keduanya warga Kendari.

Korban berinisial DI (25), seorang petugas keamanan RS Santa Anna, melaporkan kehilangan motor Honda CRF miliknya.

Peristiwa terjadi Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA di Jalan Lasolo, Kecamatan Kendari Barat.

Motor korban diparkir di dekat rumah dalam kondisi terkunci stang sebelum akhirnya hilang keesokan paginya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp36,7 juta dan melapor ke Polsek Kemaraya.

Berdasarkan penyelidikan, polisi menemukan bukti awal dan segera memburu para pelaku hingga berhasil ditangkap.

Dari hasil interogasi, GA mengaku membobol kunci motor menggunakan kunci T, sementara RI memantau situasi.

Setelah mencuri, pelaku menyimpan motor di rumah rekannya di wilayah Wua-Wua sebelum dijadikan jaminan rental mobil.

Pelaku berdalih membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli narkoba jenis sabu.

Polisi turut mengamankan barang bukti satu unit Honda CRF milik korban.

Selain itu, GA mengaku telah dua kali mencuri motor serupa di Morosi bersama seorang DPO berinisial CI.

Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh Satreskrim Polresta Kendari.*

Polisi Ungkap 56 Paket Sabu di Buke, Dua Pelaku Ditangkap

KONAWE SELATAN, KENDARIKINI.COM – Satres Narkoba Polres Konawe Selatan mengungkap peredaran sabu di Desa Tirta Martani, Kecamatan Buke, Jumat malam.

Pengungkapan terjadi sekitar pukul 23.30 WITA, dipimpin Kasat Narkoba IPTU Herman Eka Purnama bersama tim opsnal.

Dua terduga pelaku berinisial AM (25) dan HM (18) diamankan saat diduga hendak bertransaksi sistem “tempel”.

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Tim kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku di lokasi.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 56 paket sabu siap edar dengan berat bruto 16,18 gram.

Barang bukti lain berupa plastik bening, korek gas, bungkus rokok, sepeda motor, dan satu unit ponsel turut diamankan.

“Pengungkapan ini hasil kerja sama masyarakat dan kepolisian dalam memberantas narkotika,” ujar IPTU Herman Eka Purnama.

Kedua pelaku diketahui warga Desa Laeya, Kecamatan Laeya, tanpa pekerjaan tetap, diduga berperan sebagai pengedar.

Mereka menggunakan sistem tempel untuk menghindari deteksi aparat dalam menjalankan aksinya.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Konawe Selatan untuk penyelidikan lanjutan.

Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran yang lebih luas.

Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika dan ketentuan pidana dalam KUHP terbaru.

Polres Konawe Selatan mengapresiasi peran masyarakat dan Polsek Buke dalam pengungkapan kasus ini.

Sinergi masyarakat dan aparat diharapkan terus diperkuat guna memberantas narkotika hingga ke akar.*

HUT Sultra 62, Pemprov Bakal Gelar Baksos Kesehatan Gratis

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar bakti sosial kesehatan dalam rangka HUT ke-62 Sultra.

Kegiatan ini mencakup operasi bibir sumbing, operasi katarak gratis, dan sunatan massal bagi masyarakat.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka melalui Plt Kadis Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menyampaikan kegiatan ini bagian rangkaian HUT Sultra.

“Program tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat,” katanya, Sabtu 11 April 2026.

Sambungnya, Operasi bibir sumbing dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 24 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di RSJP Oputa Yi Koo dan RSU Aliyah 3.

“Sementara operasi katarak gratis digelar pada 24 hingga 27 April 2026. Pelayanan operasi katarak dipusatkan di RSUD Bahteramas Kendari,” tambahnya.

Selain itu, sunatan massal akan dilaksanakan pada 22 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra.

“Pemerintah mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini dengan melakukan pendaftaran,” ungkapnya.

Program ini diharapkan membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas.

“Pemprov Sultra menegaskan komitmennya mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera melalui program berkelanjutan,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan ini merupakan kolaborasi pemprov dengan beberapa perusahaan dan lembaga seperti Kalbe Farma dan Kapal Kemanusiaan dari Asia Muslim Charity Foundation (AMCF).*

Gubernur Sultra Hadiri Pelantikan IKA PMII, Dorong Kolaborasi Daerah Maju

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menghadiri pelantikan PW dan PC IKA PMII se-Sultra.

Kegiatan bertema “Gerak Kolaborasi IKA PMII untuk Sultra Maju” digelar di Hotel Claro Kendari, Jumat malam.

Dalam sambutannya, gubernur menegaskan komitmen membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk IKA PMII.

Ia bahkan siap menyediakan waktu khusus untuk berdialog langsung bersama para alumni terkait pembangunan daerah.

“Kami membuka ruang. Saya siap berdiskusi di kantor untuk membahas Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya kepekaan kader PMII terhadap dinamika global, khususnya sektor energi dan bahan bakar.

Menurutnya, kondisi daerah tidak lepas dari pengaruh geopolitik global yang berdampak pada kebutuhan energi.

Ia menilai situasi tersebut menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi secara kolektif.

Gubernur berharap PMII dapat bersinergi membantu pemerintah menghadapi efisiensi dan potensi krisis energi.

Pemerintah Provinsi Sultra, lanjutnya, siap bekerja sama demi kepentingan masyarakat luas.

Turut hadir Ketua PB IKA PMII Fathan Subchi yang juga Anggota VI BPK RI.

Sejumlah bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara juga tampak menghadiri kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengam dialog tersebut.*

Gubernur Sultra Minta BPK Perkuat Keamanan Siber Bank Sultra

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, meminta dukungan BPK RI memperkuat keamanan siber Bank Sultra.

Permintaan itu disampaikan saat sharing session bersama Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Gedung Bank Sultra dengan fokus penguatan sistem digital perbankan daerah.

Gubernur menegaskan visi menjadikan Bank Sultra sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Menurutnya, Bank Sultra bukan sekadar lembaga profit, tetapi aset strategis daerah yang harus dijaga.

Ia menekankan pentingnya kemandirian dan daya saing melalui transformasi digital berkelanjutan.

Penguatan keamanan siber disebut menjadi prioritas utama dalam menghadapi tantangan digitalisasi perbankan.

“Tantangan cyber security menjadi prioritas. Kami memohon dukungan BPK,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menilai keamanan sistem informasi penting menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sultra.

Selain itu, Gubernur menilai BPK sebagai mitra strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan.

BPK tidak hanya berperan sebagai pemeriksa, tetapi juga penguatan transparansi dan akuntabilitas.

Gubernur juga meminta dukungan optimalisasi fungsi intermediasi perbankan daerah.

Hal itu mencakup penghimpunan dana dan penyaluran kredit yang sehat serta produktif.

Ia mengapresiasi kehadiran Fathan Subchi yang memberikan arahan strategis bagi Bank Sultra.

Menurutnya, kehadiran BPK menjadi dorongan penting bagi kemajuan sektor keuangan daerah.

Gubernur menginstruksikan jajaran Bank Sultra terus mendorong inovasi layanan berbasis digital.

Bank Sultra diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok Sulawesi Tenggara.

“Bank Sultra harus hadir sebagai solusi keuangan yang cepat dan transparan,” tegasnya.

Ia berharap sinergi Pemprov, Bank Sultra, dan BPK mendorong kemandirian ekonomi inklusif.*

Wagub Hugua Tekankan Peran Konsultan Dorong Pembangunan Sultra

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menghadiri Musprov XII INKINDO Sultra, Jumat siang.

Kegiatan berlangsung di Hotel Claro Kendari dan diikuti pengurus serta anggota INKINDO Sultra.

Musprov ini menjadi momentum memperkuat peran jasa konsultansi dalam pembangunan daerah berkelanjutan.

Hugua mengapresiasi kontribusi INKINDO dalam mendukung pembangunan melalui konsultan profesional dan berintegritas.

Ia menegaskan jasa konsultansi penting untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berjalan optimal.

Menurutnya, konsultan memiliki peran strategis dalam menghasilkan pembangunan yang efektif dan efisien.

Musprov juga dinilai sebagai ajang konsolidasi organisasi dan penyusunan program kerja inovatif.

Program tersebut diharapkan adaptif terhadap perkembangan zaman dan tantangan pembangunan daerah.

Hugua berharap forum ini melahirkan gagasan konstruktif serta kepengurusan yang solid dan visioner.

Pemerintah provinsi, kata dia, terbuka bersinergi dengan INKINDO demi pembangunan berkualitas.

Ia menekankan kolaborasi pemerintah dan konsultan menjadi kunci menghadapi dinamika pembangunan.

Di akhir sambutan, Hugua mengucapkan selamat atas pelaksanaan Musprov XII INKINDO Sultra.

Ia berharap kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi dan daerah.*

Andre Darmawan Kritik Larangan Aktivitas Warga di IUP PT SCM

KENDARIKINI.COM – Advokat Andre Darmawan mengkritik pembatasan aktivitas warga di wilayah IUP PT Sulawesi Cahaya Mineral.

Andre menyampaikan kritik melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya, yang menyoroti pemasangan baliho larangan.

Dalam baliho tersebut, warga dilarang memasuki wilayah IUP tanpa izin, termasuk berkebun dan berburu.

Andre menilai kebijakan itu terkesan melampaui kewenangan dan mengabaikan hak masyarakat lokal.

Ia menegaskan masyarakat telah lama tinggal dan berkebun sebelum aktivitas pertambangan berlangsung.

Menurutnya, keberadaan masyarakat adat dan lokal harus dihormati dalam setiap kebijakan perusahaan.

Andre juga merujuk Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXII/2024 sebagai dasar hukum.

Putusan itu menyatakan aktivitas berkebun turun-temurun tidak dapat dipidana, jika bukan untuk kepentingan komersial.

Ia menilai aturan tersebut harus menjadi acuan dalam menyikapi aktivitas masyarakat di kawasan hutan.

Andre turut mengkritik sikap pemerintah yang dinilai belum hadir melindungi kepentingan masyarakat lokal.

Ia meminta negara menjamin hak masyarakat untuk memperoleh penghidupan yang layak.

Unggahan tersebut memicu perhatian publik dan menuai beragam respons di media sosial.

Isu ini kembali menyoroti konflik antara kepentingan masyarakat dan aktivitas pertambangan di daerah.*

JMSI Lampung Dilantik, Dorong Transformasi Digital dan Media Inovatif

BANDAR LAMPUNG, KENDARIKINI.COM – Pengurus Daerah JMSI Lampung periode 2025–2030 resmi dilantik, Jumat (10/4/2026).

Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Pemprov Lampung, dipimpin Ketua Umum JMSI Teguh Santosa.

Acara dihadiri Sekdaprov Marindo Kurniawan, Ketua PWI Lampung, akademisi, dan unsur Forkopimda.

Ketua JMSI Lampung Achmad Novriwan menegaskan penguatan organisasi menjadi prioritas utama.

Ia juga mendorong dukungan pemerintah terhadap tiga program digital JMSI Lampung.

Program itu meliputi aplikasi agregator news, ojek online lokal, dan sistem single hosting media.

Novriwan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Lampung dalam pelaksanaan pelantikan tersebut.

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa mengapresiasi inovasi digital yang digagas JMSI Lampung.

Ia menekankan pentingnya membangun platform digital nasional, mengurangi ketergantungan pada platform global.

Teguh juga mengingatkan pentingnya konten konstruktif untuk menghadapi disinformasi global.

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menegaskan media harus adaptif terhadap perkembangan teknologi AI.

Ia menekankan pentingnya verifikasi dan integritas dalam penyajian informasi kepada publik.

Media diharapkan mendukung transparansi serta memperkuat literasi publik dan pembangunan daerah.

Pelantikan ini dihadiri berbagai unsur strategis, termasuk tokoh media, pemerintah, dan lembaga daerah.

Kegiatan berlangsung khidmat dan memperkuat kolaborasi menghadapi era digital yang dinamis.*

Angin Kencang Kendari Terbangkan Atap Rumah di BTN Tapalosa

KENDARIKINI.COM – Angin kencang disertai hujan lebat menerjang Kota Kendari, Jumat (10/4/2026) sore.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di kawasan BTN Tapalosa dan memicu kepanikan warga.

Sebuah atap rumah dilaporkan terlepas dan melayang akibat terjangan angin kencang.

Kejadian tersebut terekam dalam video berdurasi 37 detik yang beredar luas di media sosial.

Dalam video, terdengar suara warga yang panik menyaksikan atap rumah beterbangan.

“Atap rumahnya orang, satu melayang, kita tidak tahu terbang ke mana,” ujar seorang wanita.

Atap tersebut sempat melayang di atas permukiman warga sebelum jatuh di lokasi lain.

Akibat kejadian itu, kabel listrik di sekitar lokasi dilaporkan putus.

Kondisi tersebut menyebabkan aliran listrik di kawasan itu sempat mengalami pemadaman.

Warga menyebut lokasi kejadian berada di sekitar Jalan 40, depan BTN Puri Pradana.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih didata.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Tenggara.

Peringatan itu dirilis pada pukul 13.30 WITA, sekitar dua jam sebelum kejadian.

BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.

Cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 14.00 WITA di sejumlah wilayah.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca buruk.*

Jamal Aslan Raih Doktor Hukum Unhas Cumlaude

MAKASSAR, KENDARIKINI.COM – Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin kembali melahirkan doktor baru bidang hukum pidana.

Jamal Aslan resmi meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude dalam sidang promosi, Jumat (10/4/2026).

Pengacara berusia 39 tahun itu mencatat prestasi akademik di atas rata-rata selama menempuh studi.

Ia menyelesaikan pendidikan doktoral hanya dalam waktu 2 tahun 1 bulan.

Jamal juga meraih IPK sempurna 4,00 dengan nilai disertasi mencapai 93.

Selama studi, ia aktif menulis dan menghasilkan enam publikasi di jurnal internasional.

Tak hanya itu, Jamal juga telah menerbitkan 12 buku akademik bidang hukum pertambangan.

Sidang dipimpin Dekan FH Unhas, Prof. Hamzah Halim, serta dihadiri penguji eksternal Dr. Prim Haryadi.

Tim penguji terdiri dari promotor, ko-promotor, dan sejumlah profesor serta doktor bidang hukum.

Dalam disertasinya, Jamal mengkaji penerapan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan.

Ia menyoroti kompleksitas penegakan hukum sumber daya alam, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, terdapat prinsip penting terkait dualisme aturan dalam hukum pertambangan dan tipikor.

“UU Tipikor sebagai lex spesialis dapat diabsorbsi dalam ketentuan Minerba pada konteks tertentu,” jelasnya.

Ia menegaskan pelaku usaha ilegal tunduk pada UU Minerba, sedangkan pejabat diseret UU Tipikor.

Suasana haru mewarnai sidang saat Jamal menyapa keluarga yang hadir langsung.

Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil disiplin dan doa berbagai pihak.

Jamal berkomitmen mengabdikan ilmunya sebagai praktisi hukum sekaligus calon akademisi.

Ia berencana aktif di dunia kampus dan tetap memberikan bantuan hukum kepada masyarakat.*

Pekerja Tambang PT Toshida Diserang Sajam, Polisi Selidiki

KENDARIKINI.COM – Seorang pekerja PT Toshida Indonesia diserang menggunakan senjata tajam di area tambang Pomala, Kolaka.

Korban La Ode Tahir (39) mengalami luka serius pada tangan dan kini menjalani perawatan medis intensif.

Kuasa hukum PT Toshida, Asdin Surya, menyebut insiden terjadi sekitar pukul 10.00 Wita di lokasi kerja perusahaan.

Saat itu, korban sedang menutup akses jalan yang diduga sebelumnya dibuka sepihak tanpa izin.

Menurut Asdin, jalan tersebut berada di kawasan hutan berizin resmi IPPKH milik perusahaan.

Situasi memanas ketika sekelompok massa datang secara bersamaan ke lokasi kejadian.

Beberapa di antaranya membawa senjata tajam dan langsung melakukan penyerangan terhadap korban.

“Asumsi awal, massa diduga dimobilisasi secara terorganisir untuk melakukan aksi kekerasan,” kata Asdin, Jumat (10/4/2026).

Ia menegaskan, peristiwa tersebut bukan konflik biasa, melainkan mengarah pada dugaan tindak pidana serius.

Pihaknya juga menduga kelompok tersebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas di kawasan industri IPIP.

Informasi awal menyebut pihak terlibat diduga berasal dari PT MPP yang terkait PT Rimau.

Diduga, mereka menggunakan akses jalan produksi PT Toshida tanpa izin resmi perusahaan.

PT Toshida telah melaporkan kejadian ini ke Polres Kolaka untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Perusahaan meminta aparat menindak tegas pelaku, termasuk pihak yang diduga mengerahkan massa.

Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP Fernando, membenarkan laporan tersebut telah diterima pihaknya.

“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan alat bukti,” ujar Fernando.

Polisi memastikan akan menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Insiden ini menambah catatan gangguan kamtibmas terhadap aktivitas investasi di wilayah tersebut.

Sebelumnya, PT Toshida juga mengadukan gangguan serupa dalam RDP bersama DPRD Sultra.

DPRD saat itu meminta aparat menindak tegas gangguan terhadap investasi resmi dan legal.*

Klarifikasi Pemilik Kapal soal Solar Subsidi dan Isu Oknum

KENDARIKINI.COM – Pemilik kapal, F, memberikan klarifikasi terkait tudingan keterlibatan oknum TNI AD dalam pemuatan solar subsidi dari SPBN Lapulu, Jumat (10/4/2026).

Ia menegaskan solar subsidi tersebut merupakan miliknya. Ia mengaku memiliki dokumen kapal serta hak atas jatah solar subsidi tersebut.

“Solar itu milik saya. Saya punya surat kapal dan jatah resmi solar subsidi,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan solar dari SPBN, bahan bakar tersebut langsung diamankan ke rumah menggunakan mobil open cup.

Langkah itu dilakukan untuk menghindari risiko pencurian. Ia mengaku pernah mengalami kehilangan saat menyimpan solar di kapal.

“Makanya saya sewa mobil open cup untuk angkut dan amankan solar tersebut,” jelasnya.

Terkait isu kendaraan milik oknum TNI AD, Ia membantah keras tudingan tersebut. Ia menyebut mobil yang digunakan bukan milik oknum dimaksud.

Menurutnya, kendaraan tersebut telah dijual kepada pihak lain. Bahkan sebelumnya, kendaraan itu tercatat atas nama istri pemilik lama.

“Setahu saya mobil itu sudah dijual ke iparnya. Tidak ada kaitannya dengan oknum TNI,” tegasnya.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait aktivitas pengangkutan solar subsidi tersebut.*

Suami Ngaku Biayai Kuliah, Istri Gugat Cerai Usai Lulus PPPK

KENDARIKINI.COM – Seorang pria asal Muna, Alba (54), mengaku diceraikan istrinya usai diangkat PPPK, Jumat (10/4/2026).

Alba merupakan warga Desa Oelongko, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna.

Ia menyebut peristiwa bermula saat dirinya pulang merantau dari Malaysia, Desember 2025.

Setibanya di rumah, ia terkejut karena istrinya tidak berada di tempat.

“Istri saya tiba-tiba pergi. Perabot rumah dan motor juga sudah tidak ada,” ujarnya.

Alba menduga barang-barang tersebut telah dijual sebelum istrinya meninggalkan rumah.

Ia kemudian mengetahui alasan pasti setelah menerima panggilan Pengadilan Agama Raha.

Panggilan tersebut diterima pada 26 Januari 2026.

Dalam surat itu, istrinya mengajukan gugatan cerai terhadap dirinya.

Alba mengaku terpukul karena selama ini membiayai kuliah dan kebutuhan istrinya.

Ia juga menyebut pernah merantau ke Malaysia demi memenuhi biaya tersebut.

“Saya biayai kuliahnya hingga tes berkali-kali, tapi setelah lulus PPPK malah menggugat cerai,” katanya.

Peristiwa itu membuat dirinya merasa sedih sekaligus kecewa.

Alba berharap Pemerintah Kabupaten Muna memberikan perhatian terhadap kasus tersebut.

Ia meminta adanya teguran atau sanksi terhadap istrinya sebagai aparatur PPPK.

Menurutnya, pemerintah kerap mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan rumah tangga bagi PPPK.

Hingga kini, pihak terkait masih dalam upaya dikonfirmasi.*

Jumat Keliling, Polres Buton Imbau Warga Waspadai Miras dan Asusila

KENDARIKINI.COM – Sat Binmas Polres Buton menggelar Jumat Keliling dengan imbauan kamtibmas, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Masjid Cimara, Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Kasat Binmas Iptu Almuhalid memimpin kegiatan bersama personel Satbinmas dan jamaah.

Ia menyampaikan terima kasih atas kesempatan menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Program Jumat Keliling rutin dilakukan setiap Jumat untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat.

Selain itu, kegiatan bertujuan menjaga situasi keamanan lingkungan tetap kondusif.

Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah Polres Buton dinilai aman dan terkendali.

Namun, hasil evaluasi 2025 menunjukkan kasus penganiayaan dan asusila masih menonjol.

Kasus penganiayaan kerap dipicu konsumsi minuman keras yang berujung kekerasan.

Bahkan, beberapa kasus menyebabkan korban luka hingga meninggal dunia.

Selain itu, remaja yang berkumpul hingga larut malam berpotensi memicu tawuran.

Terkait asusila, korban mayoritas merupakan anak di bawah umur.

Orang tua diminta meningkatkan pengawasan agar anak tidak menjadi korban atau pelaku.

Warga juga diimbau tidak membiarkan anak keluar rumah hingga larut malam.

Batas waktu yang disarankan yakni tidak melewati pukul 22.00 WITA.

Di akhir kegiatan, masyarakat diminta menjaga keamanan lingkungan secara bersama.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Dengan demikian, lingkungan aman, tertib, dan harmonis dapat terus terjaga.*

Polres Buton Edukasi Bahaya Narkoba di SMPN 18 Pasarwajo

KENDARIKINI.COM – Sat Binmas Polres Buton menggelar penyuluhan bahaya narkoba di SMPN 18 Buton, Pasarwajo, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Laburunci, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Penyuluhan dipimpin Kasat Binmas Polres Buton Iptu Almuhalid bersama sejumlah personel Satbinmas.

Turut hadir Kanit Tibsos Aiptu Bambang Irawan, Kaurmintu Aipda Ikrom Madjid, dan Kanit Polmas Aipda Firman.

Pihak sekolah mendukung kegiatan, termasuk kepala sekolah dan para wali kelas.

Materi disampaikan menggunakan media visual seperti infokus untuk memudahkan pemahaman siswa.

Dalam penyampaian, Iptu Almuhalid mengajak siswa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan keluarga.

Siswa diimbau tidak mencoba maupun menggunakan narkoba karena berdampak buruk bagi kesehatan.

Selain itu, narkoba juga dapat merusak masa depan generasi muda dan moral bangsa.

Dijelaskan, penggunaan narkoba hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis dengan pengawasan tenaga kesehatan.

Penyalahgunaan narkoba merupakan pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi serius.

Para siswa juga diingatkan menjaga kesehatan jasmani dan rohani dengan menjauhi narkoba.

Mereka diminta mematuhi nasihat guru dan orang tua demi masa depan lebih baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa memahami bahaya narkoba secara menyeluruh.

Selain itu, pelajar diharapkan menjadi generasi sehat, cerdas, dan berintegritas.*

Banjir Rendam Kantor Kominfo Sultra, Server Terancam Terendam

KENDARIKINI.COM – Kantor Dinas Kominfo Sulawesi Tenggara di Kendari dilanda banjir usai hujan deras, Jumat (10/4/2026).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahril, mengatakan air tiba-tiba masuk akibat saluran tersumbat.

Saat kejadian, Andi bersama pegawai sedang rapat di dalam kantor.

“Biasanya hujan deras tidak masalah. Setelah rapat selesai, air sudah masuk ke kantor,” ujarnya.

Air terus naik hingga pihaknya segera mengamankan kendaraan di halaman kantor.

Hasil pengecekan menunjukkan banjir dipicu sumbatan selokan di samping ATM Mandiri.

Sumbatan diduga berasal dari potongan kayu hasil pemangkasan pohon yang tidak dibersihkan.

Akibatnya, aliran air berbelok menuju area kantor Kominfo.

Air masuk melalui bagian pagar kantor yang tumbang.

Ketinggian air mencapai sekitar paha orang dewasa dan masih terus meningkat.

Sejumlah kendaraan dinas terdampak, termasuk satu mobil operasional yang terendam.

Mobil tersebut tidak digunakan karena sedang dalam perbaikan sistem.

Pihak Kominfo juga mengkhawatirkan perangkat penting seperti server dan UPS.

Jika air terus naik, peralatan tersebut berpotensi ikut terendam.

Meski begitu, Andi berharap air tidak mencapai ruang server agar sistem tetap berjalan.

Ia menilai kejadian ini menjadi pelajaran penting dalam menjaga kebersihan saluran air.

Menurutnya, setiap pemangkasan pohon harus diikuti pembersihan menyeluruh.

Hujan deras terjadi kurang dari satu jam, namun intensitasnya tinggi.

“Kondisi cuaca cepat berubah, mitigasi saluran air harus diperhatikan,” pungkasnya.*

Satgas PKH Serahkan Rp11,4 Triliun, Negara Selamatkan Aset Hutan

KENDARIKINI.COM – Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) menyerahkan Rp11,4 triliun ke kas negara, Jumat (10/4/2026).

Penyerahan berlangsung di Kejaksaan Agung dan disaksikan Presiden RI Prabowo Subianto serta jajaran kabinet.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna, menyebut ini bagian tahap VI penyelamatan keuangan negara.

Presiden Prabowo menyatakan total dana yang berhasil diselamatkan mencapai Rp31,3 triliun hingga saat ini.

Dana tersebut dinilai mampu memperbaiki 34.000 sekolah dan membangun 500.000 rumah masyarakat berpenghasilan rendah.

Presiden juga mengapresiasi kerja Satgas PKH yang menghadapi tantangan luas wilayah dan ancaman lapangan.

Rincian Rp11,4 triliun meliputi denda kehutanan Rp7,23 triliun dan PNBP Kejaksaan Rp1,96 triliun.

Selain itu, penerimaan pajak mencapai Rp967 miliar dan setoran PT Agrinas Palma Nusantara Rp108 miliar.

Tambahan lainnya berasal dari denda lingkungan hidup sebesar Rp1,14 triliun.

Satgas PKH juga menguasai kembali kawasan hutan sawit seluas 5,88 juta hektare sejak Februari 2025.

Pada sektor pertambangan, lahan yang dikuasai kembali mencapai 10.257 hektare.

Sebagian kawasan diserahkan ke Kementerian Kehutanan seluas 254.780 hektare, termasuk Kalbar, Aceh, dan Jawa Barat.

Lahan lainnya seluas 30.543 hektare disalurkan melalui mekanisme ke PT Agrinas Palma Nusantara.

Total penyelamatan aset dan keuangan negara oleh Satgas PKH mencapai Rp371,1 triliun.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pentingnya penegakan hukum untuk menjaga keuangan dan wibawa negara.

Ia menekankan negara tidak boleh kalah dari mafia yang merusak hutan Indonesia.*

JANGKAR Sultra Desak Kejati Transparan Soal Kasus PT Antam Site Pomalaa dan PT Mandala yang Sudah Naik Tahap Penyidikan

KENDARIKINI.COM – Massa JANGKAR Sultra menggelar aksi di Kejati Sultra, menuntut transparansi penanganan kasus dugaan korupsi, Jumat (10/4/2026).

Mereka menyoroti dua proyek besar di Kolaka yang dinilai mangkrak meski telah lama masuk tahap penyidikan.

Jenderal Lapangan JANGKAR, Malik Bottom, menyebut proyek Pelabuhan ANTAM Rp420,1 miliar dan Belt Conveyor Rp178,4 miliar bermasalah.

Menurutnya, kegagalan proyek tersebut diduga bukan sekadar teknis, melainkan indikasi kuat praktik korupsi yang merugikan negara.

Selain itu, massa menyoroti aktivitas PT Mandala Jayakarta di Konawe Utara terkait dugaan tambang tanpa izin.

Perusahaan tersebut diduga beroperasi di kawasan HPT tanpa IPPKH serta tidak menyetor kewajiban PNBP.

Pihak Kejati Sultra yang menemui massa menyatakan belum dapat membeberkan perkembangan penyidikan saat ini.

Kejati berjanji memberikan keterangan resmi terkait progres kasus dan penetapan tersangka pada Senin mendatang.

JANGKAR menegaskan akan terus mengawal kasus hingga ada kejelasan hukum dan transparansi penanganan.

Mereka mendesak penetapan tersangka serta pengusutan keterlibatan pihak lain tanpa tebang pilih.

Asintel Kejati Sultra, Ilham, sebelumnya menyebut kasus telah masuk tahap penyidikan dan masih pemeriksaan saksi.

Kasi Penkum Kejati Sultra menambahkan koordinasi dengan tim penyidik masih terus dilakukan.

Diketahui, dua proyek ANTAM tersebut dikerjakan PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya namun tidak selesai tepat waktu.

Akibatnya, proyek tidak dapat difungsikan sesuai peruntukannya dan diduga merugikan keuangan negara.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti