Minggu, Oktober 25, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 70

Kompetisi Cerdas Cermat Syariah Sultra 2026 Dibuka untuk Pelajar

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menggelar Kompetisi Cerdas Cermat “Smart Finance Challenge”.

Kompetisi ini terbuka bagi pelajar SMA/SMK/MA dan mahasiswa di Kota Kendari.

Pendaftaran dibuka mulai 2 hingga 12 April 2026 dengan total hadiah jutaan rupiah.

Peserta wajib berdomisili di Sulawesi Tenggara dan berstatus pelajar atau mahasiswa aktif.

Kompetisi bersifat individu pada tahap awal sebelum masuk babak tim di final.

Tema lomba meliputi prinsip keuangan syariah, ZISWAF, produk perbankan syariah, dan lembaga keuangan syariah.

Babak penyisihan dilakukan secara individu untuk menentukan perwakilan terbaik.

Tiga peserta terbaik tiap institusi akan membentuk satu tim pada babak final.

Babak final terdiri dari Fast Response Round dan Super Round.

Setiap tim menjawab empat soal wajib dengan sistem poin benar dan salah.

Pada Super Round, peserta berebut menjawab sepuluh soal dengan nilai kompetitif.

Penilaian menggunakan sistem poin, termasuk pengurangan nilai untuk jawaban salah.

Panitia menargetkan kompetisi ini meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda.

Kegiatan ini juga diharapkan mendorong pemahaman praktik ekonomi syariah secara luas.*

Lomba Mewarnai Ekonomi Syariah Sultra 2026 Dibuka untuk Anak

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menggelar lomba mewarnai bertema ekonomi syariah di Kendari.

Kegiatan ini ditujukan bagi pelajar SD/MI sederajat usia 7 hingga 9 tahun.

Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026 dengan total hadiah jutaan rupiah.

Peserta wajib berdomisili di Kendari dan sekitarnya, dibuktikan dengan kartu pelajar.

Lomba bersifat individu dan dibatasi untuk 100 pendaftar pertama.

Peserta diwajibkan melakukan registrasi ulang sebelum pelaksanaan lomba.

Registrasi di lokasi lomba dilakukan maksimal 30 menit sebelum kegiatan dimulai.

Peserta diperbolehkan membawa alat mewarnai seperti crayon, pensil warna, dan spidol.

Namun, penggunaan cat air dan cat minyak tidak diperkenankan dalam lomba.

Peserta juga tidak diperbolehkan menerima bantuan dari orang tua selama perlombaan berlangsung.

Waktu pengerjaan mewarnai ditetapkan maksimal 60 menit oleh panitia.

Panitia hanya menyediakan lembar gambar sebagai media lomba.

Penilaian meliputi kerapihan, kreativitas warna, komposisi, serta kejelasan hasil akhir karya.

Bobot penilaian terdiri dari kebersihan 30 persen dan kreativitas 25 persen.

Tahapan lomba dimulai dari pendaftaran hingga pengumuman pemenang pada 26 April 2026.

Kegiatan ini diharapkan menanamkan pemahaman ekonomi syariah sejak usia dini.*

Lomba Dakwah Ekonomi Syariah Sultra 2026 Dibuka, Hadiah Jutaan

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menghadirkan Lomba Dakwah Ekonomi Syariah tingkat Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bank Indonesia, OJK, dan pemangku kepentingan ekonomi syariah di daerah.

Pendaftaran lomba dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026.

Peserta berkesempatan memperebutkan total hadiah jutaan rupiah dari penyelenggara.

Lomba terbuka bagi peserta berusia 15 hingga 20 tahun di Sulawesi Tenggara.

Peserta merupakan individu, khususnya santri pondok pesantren, dan wajib memenuhi persyaratan administrasi.

Materi lomba mencakup ekonomi syariah, ZISWAF, produk halal, dan pengelolaan keuangan syariah.

Peserta diminta membuat video dakwah maksimal tujuh menit dengan format MP4 dan rasio 16:9.

Selain video, peserta wajib mengirimkan materi dakwah dalam format dokumen sesuai ketentuan panitia.

Penilaian terdiri dari materi 30 persen dan kualitas video 70 persen.

Aspek dinilai meliputi orisinalitas, kesesuaian tema, kualitas audio visual, dan penyampaian materi.

Seleksi administrasi dan video berlangsung pada 13 hingga 14 April 2026.

Pengumuman tahap awal dijadwalkan 16 April 2026.

Peserta yang lolos akan mengikuti final berupa dakwah langsung pada 26 April 2026.

Panitia menegaskan keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Kegiatan ini diharapkan mendorong literasi dan penguatan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.*

Gubernur Sultra Wawancarai Langsung Pejabat, Terapkan Meritokrasi ASN

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menegaskan komitmen membangun birokrasi berbasis meritokrasi.

Ia melakukan wawancara langsung calon pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemprov Sultra.

Langkah ini memastikan pejabat terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan menjalankan tugas secara profesional.

Kepala BKD Sultra Andi Khaeruni mengatakan, wawancara berlangsung sejak 30 Maret 2026.

“Hingga 2 April, proses masih berjalan dan dilanjutkan pekan depan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, Gubernur ingin pengangkatan pejabat bebas dari gratifikasi dan nepotisme.

Proses ini menegaskan pengisian jabatan berbasis penilaian kompetensi, potensi, dan integritas.

Seleksi diawali usulan perangkat daerah, lalu BKD melakukan asesmen menyeluruh terhadap kandidat.

Penilaian meliputi pangkat, pendidikan, pengalaman, kinerja, hingga kemampuan manajerial dan integritas.

Selanjutnya, tiga kandidat terbaik diajukan untuk wawancara langsung oleh Gubernur.

Tahapan ini menjadi proses akhir sebelum diusulkan ke BKN untuk persetujuan teknis.

Pemprov Sultra juga menggandeng Jawa Barat dalam penerapan manajemen talenta ASN.

Kerja sama ditandatangani di Kantor BKD Jawa Barat, 2 April 2026.

Program ini mencakup pemagangan dan alih teknologi aplikasi manajemen talenta ASN.

Aplikasi tersebut memetakan talenta ASN berbasis kompetensi, potensi, dan kualifikasi.

Sistem ini mendukung perencanaan karier, suksesi jabatan, dan pengembangan kompetensi berkelanjutan.

Pemprov Sultra menargetkan ASN berintegritas, kompeten, dan berdaya saing tinggi.

Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif.*

Setahun Berlalu, Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Pelabuhan dan Conveyort Belt Antam Pomalaa Masih Tahap Penyidikan

KENDARIKINI.COM – Setahun berlalu, kasus dugaan korupsi di PT Antam Site Pomalaa masih tahap penyidikan, Jum’at 3 April 2026.

Hal tersebut dibenarkan, Asintel Kejati Sultra, Ilham mengatakan bahwa saat ini perkara masih tahap penyidikan.

“Sudah penyidikan yang setahu saya, nanti saya konfirmasi dulu,” ujarnya saat dikonfirmasi via pesan Whats App, Kamis 2 April 2026.

Sementara itu Kasipenkum Kejati Sultra, Irwan menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak penyidik.

“Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan tim teknis terkait hal ini, akan kami informasikan setelah mendapat datanya,” jelasnya.

Sebelumnya, Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan dua proyek PT Antam Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Dua proyek yang dianggarkan tahun 2012 tersebut, diantaranya pembangunan pelabuhan (port dan jetty facilities), dan pengangkutan barang (belt conveyor system).

Kasi Penkum Kejati Sultra, Dody mengatakan, dua proyek tersebut dikerjakan dua kontraktor yang berbeda.

Untuk proyek pembangunan pelabuhan PT Antam dikerjakan oleh PT Adhy Karya dengan anggaran Rp420.155.904.000 atau empat ratus dua puluh milyar seratus lima puluh lima juta sembilan ratus empat ribu rupiah.

Usai dilakukan penandatanganan kontrak, selanjutnya PT Adhy Karya melakukan proses pengerjaan. Namun, dari tenggang waktu 15 bulan (1 tahun 3 bulan) masa pengerjaan pembangunan pelabuhan, PT Adhy Karya tidak mampu menyelesaikan.

“Karena proses perencanaan yang tidak dilaksanakan secara benar dan tim proyek tidak melaksanakan pengawasan dengan baik, mengakibatkan pekerjaan tidak selesai tepat waktu sebagaimana ditentukan dalam kontrak,” ujar Dody, Selasa (21/1/2025).

Begitupun proyek pembangunan belt conveyor system, dengan anggaran senilai
Rp178.464.416.000 atau seratus tujuh puluh delapan miliar empat ratus enam puluh empat juta empat ratus enam belas ribu rupiah, tidak selesai dikerjakan PT Wijaya Karya sesuai waktu yang telah ditentukan dalam kontrak pekerjaan.

Akibat pekerjaan mangkrak, dua proyek yang telah dialokasikan negara sebagai menunjang operasional PT Antam dalam menjalankan smelter ore nikel di Pomalaa, tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

“Sampai saat ini pembangunan pelabuhan dan belt conveyor system tidak dapat
difungsikan sesuai dengan peruntukannya,” jelas Dody.

Untuk itu, Kejati Sultra berkomitmen akan menyelesaikan kasus ini, sesuai hukum tindak pidana korupsi yang berlaku di negara ini.

“Penyidik Kejati Sultra akan menuntaskan penyidikan perkara tersebut,” pungkasnya.*

Lomba Konten Ekonomi Syariah Sultra 2026 Resmi Dibuka

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah tingkat Sulawesi Tenggara.

Kompetisi ini mengajak masyarakat membuat video pendek bertema ekonomi syariah di berbagai platform media sosial.

Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026, dengan total hadiah jutaan rupiah.

Peserta diminta mengangkat tema seperti halal lifestyle, modest fashion, pariwisata ramah muslim, dan keuangan syariah.

Video berdurasi satu menit, berformat vertikal, serta memuat unsur edukasi dan promosi ekonomi syariah.

Konten dapat berupa vlog, review, tutorial, hingga video kreatif lainnya yang informatif dan menarik.

Peserta wajib mengunggah karya di media sosial serta mencantumkan tag akun Bank Indonesia Sultra.

Selain itu, peserta juga diminta menggunakan hashtag resmi yang telah ditentukan panitia.

Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas konten, kreativitas, orisinalitas, serta kekuatan pesan kampanye ekonomi syariah.

Aspek engagement seperti views, likes, dan komentar turut menjadi komponen penilaian.

Kompetisi terbuka bagi masyarakat umum berdomisili di Sulawesi Tenggara, dengan karya orisinal dan bebas pelanggaran.

Peserta juga wajib mengikuti seluruh ketentuan, termasuk mengikuti akun resmi penyelenggara.

Timeline kegiatan dimulai dari pendaftaran, kurasi, hingga pengumuman pemenang pada 26 April 2026.

Ajang ini diharapkan mendorong literasi ekonomi syariah melalui konten kreatif di kalangan masyarakat.*

PPNI Sultra Soroti Pelayanan Puskesmas Rarowatu yang Viral

KENDARIKINI.COM – Ketua DPW PPNI Sultra, Heryanto, menanggapi viralnya pelayanan Puskesmas Rarowatu yang menuai sorotan publik.

Ia menilai kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama tenaga kesehatan dan pemerintah daerah.

Heryanto menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait puskesmas yang belum beroperasi selama 24 jam.

Menurutnya, tidak semua puskesmas memiliki layanan penuh waktu sehingga informasi harus disampaikan secara terbuka.

Ia menyarankan pemasangan papan informasi atau neon box berisi jam operasional dan jenis layanan.

Langkah itu dinilai efektif mencegah kesalahpahaman masyarakat saat membutuhkan layanan kesehatan.

Heryanto juga mengingatkan agar kritik publik dijadikan dorongan perbaikan, khususnya bagi Dinas Kesehatan.

Ia mengungkapkan keterbatasan SDM menjadi kendala utama pelayanan di Puskesmas Rarowatu.

Jumlah perawat yang belum mencukupi membuat layanan belum bisa berjalan optimal, terutama untuk sistem 24 jam.

Ia mendorong minimal layanan IGD dapat beroperasi 24 jam untuk menangani kondisi darurat.

Selain itu, tenaga kesehatan dengan kompetensi kegawatdaruratan dinilai sangat dibutuhkan.

Heryanto menegaskan masyarakat tidak bisa disalahkan atas kurangnya informasi pelayanan.

Sebagai solusi, warga dengan kondisi darurat di luar jam layanan diarahkan ke rumah sakit terdekat.

Sebelumnya, Puskesmas Rarowatu viral setelah video keluhan warga beredar di media sosial.

Unggahan menunjukkan pasien kecelakaan belum mendapat penanganan meski berada di lokasi sejak subuh.

Warga juga mengeluhkan tidak adanya petugas jaga hingga pagi hari di fasilitas tersebut.

Kondisi itu memicu reaksi warganet yang menilai pelayanan kesehatan harus tetap siaga darurat.*

Sultra Maimo Sharia Fest 2026 Gelar Lomba Chef Halal

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menghadirkan Halal Chef Competition sebagai ajang kuliner bergengsi di Sulawesi Tenggara.

Kompetisi ini terbuka untuk empat kategori, yakni pondok pesantren, pelajar, chef profesional, dan Tim Penggerak PKK kabupaten/kota.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 10 hingga 20 April 2026, dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah.

Kategori pondok pesantren diperuntukkan bagi santri, tenaga pengajar, dan pengurus pesantren aktif.

Kategori pelajar mencakup mahasiswa dan siswa aktif dari universitas, politeknik, sekolah vokasi, SMA, dan sederajat.

Sementara kategori chef profesional terbuka bagi praktisi kuliner, termasuk chef hotel di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kategori PKK diikuti perwakilan resmi Tim Penggerak PKK dari masing-masing daerah.

Panitia menetapkan lomba bersifat individu untuk pelajar, pesantren, dan profesional, serta kelompok untuk kategori PKK.

Peserta wajib berdomisili di Sultra dan mengikuti tahap seleksi awal melalui pengiriman video memasak.

Pada tahap kompetisi, peserta mengolah bahan yang disediakan panitia dalam waktu 65 menit.

Menu wajib terdiri dari karbohidrat lokal, ikan air tawar, sayuran, serta bumbu masak.

Peserta juga diminta menyajikan dua porsi, masing-masing untuk display dan penilaian juri.

Kompetisi berlangsung 25 April 2026, setelah technical meeting dan pengumpulan resep pada 23–24 April.

Penilaian meliputi teknik, kreativitas, presentasi, kebersihan, rasa, dan keserasian menu.

Ajang ini diharapkan mendorong pengembangan kuliner halal dan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.*

Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman, Diskominfo Sultra Gelar Kerja Bakti Bersama

KENDARIKINI.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi kerja bakti bersama di area kantor, Jumat (3/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja bagi seluruh pegawai.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan pegawai turun langsung ke halaman kantor dengan membawa berbagai peralatan kebersihan.

Mereka bahu-membahu membersihkan rumput liar, menyapu daun kering, hingga menata kembali area taman yang berada di sekeliling gedung.

Plt Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan agenda penting untuk membangun rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kantor.

“Melalui kerja bakti ini, kami ingin menciptakan suasana kantor yang lebih sehat, rapi, dan harmonis. Lingkungan yang bersih tentu akan memberikan energi positif serta meningkatkan produktivitas pegawai dalam bekerja,” ujar Andi Syahrir di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, aksi bersih-bersih ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan antar pegawai di lingkup Diskominfo Sultra.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini berlangsung dengan penuh semangat. Halaman kantor yang sebelumnya tampak kurang tertata, kini berubah menjadi lebih bersih dan nyaman dipandang.

Diskominfo Sultra berkomitmen untuk terus menjaga rutinitas ini agar standar kenyamanan pelayanan dan lingkungan kerja tetap terjaga dengan baik.*

Kompetisi Fashion Design Wastra Sultra Maimo Sharia Fest 2026 Dibuka

KENDARIKINI.COM – Bank Indonesia bersama mitra meluncurkan Kompetisi Fashion Design Wastra dalam Sultra Maimo Sharia Fest 2026.

Kompetisi ini terbuka bagi kategori profesional dan pelajar/mahasiswa yang berdomisili di Sulawesi Tenggara.

Pendaftaran dan pengumpulan desain dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026 melalui tautan resmi panitia.

Peserta diwajibkan merancang tiga kategori busana: office look, party, dan casual modest fashion berbasis wastra lokal.

Setiap desain harus dilengkapi narasi konsep, tema, serta deskripsi singkat koleksi yang diajukan.

Panitia menegaskan karya harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam lomba lain.

Peserta yang lolos seleksi final akan mendapatkan dukungan biaya produksi maksimal Rp1,5 juta per tampilan.

Penilaian mencakup kreativitas desain, prinsip modest fashion, filosofi, serta penggunaan kain wastra lokal.

Selain itu, kesesuaian warna, motif, kualitas karya, dan aksesoris juga menjadi pertimbangan juri.

Tahapan seleksi dimulai 11 April, dilanjutkan presentasi desain pada 13 April 2026.

Produksi busana berlangsung 13 hingga 23 April, dengan batas pengumpulan hasil pada 24 April 2026.

Grand final akan digelar dalam bentuk fashion show pada 25 April 2026 di Lippo Plaza Kendari.

Ajang ini diharapkan mendorong kreativitas desainer lokal dan memperkuat promosi wastra Sulawesi Tenggara.*

Curi Besi Gerbang Wisata Kendari-Toronipa, Pria Diamankan Warga Kendari

KENDARIKINI.COM – Seorang pria diamankan warga usai diduga mencuri besi di gerbang wisata Pantai Toronipa, Kamis malam (2/4/2026).

Kejadian bermula saat warga melihat cahaya senter mencurigakan dari arah gerbang tiga kawasan tersebut.

Warga yang curiga kemudian memanggil keluarga dan tetangga untuk bersama-sama mengecek lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, mereka mendapati seorang pria sedang melepas besi penahan berbentuk H pada gerbang.

Besi tersebut berfungsi sebagai penguat antara dua tiang utama pada struktur gerbang wisata Pantai Toronipa.

Warga juga menemukan sejumlah bagian penahan lainnya diduga telah lebih dulu hilang dari lokasi tersebut.

Saat diamankan, pelaku mengaku telah melakukan aksi serupa hingga tiga kali di tempat yang sama.

Warga kemudian mengamankan pelaku dan segera menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran karena besi yang diambil berperan penting menjaga kekuatan struktur gerbang.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan hingga robohnya bagian gerbang yang membahayakan.

Warga berharap ada pengawasan lebih ketat guna mencegah kejadian serupa terulang di kawasan wisata tersebut.*

Sultra Maimo Sharia Fest 2026 Digelar, Dorong Ekonomi Syariah

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 akan digelar pada 24–27 April di tiga lokasi strategis Kota Kendari.

Kegiatan berlangsung di Tugu Religi Kendari, Mall Lippo Plaza Kendari, serta destinasi wisata Pulau Bokori.

Event ini merupakan kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Tenggara.

Sejumlah lembaga terlibat, di antaranya Bank Indonesia, OJK, KNEKS, serta pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

Berbagai kegiatan menarik disiapkan, seperti kompetisi modest fashion designer dan dakwah ekonomi syariah.

Selain itu, terdapat lomba edukasi ekonomi syariah, mewarnai, hingga kompetisi halal chef bagi masyarakat.

Pengunjung juga dapat menikmati zona kuliner halal, showcase UMKM unggulan, hingga live tenun khas Sultra.

Kegiatan lain meliputi fun bike, ecoplastic fest, penanaman bakau, serta business matching pembiayaan syariah.

Talkshow ZISWAF, investasi syariah, hingga perlindungan konsumen turut meramaikan rangkaian acara.

Agenda tambahan seperti lelang wakaf dan MoU kemandirian pondok pesantren juga menjadi perhatian utama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ekonomi syariah semakin berkembang dan berdampak positif bagi masyarakat Sultra.*

Patroli KRYD Ditlantas Sultra Amankan Ibadah Jumat Agung di Kendari

KENDARIKINI.COM – Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara menggelar patroli KRYD untuk mengamankan ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4/2026).

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA dipimpin Kompol M. Risal Syahril bersama personel yang disiagakan.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah gereja guna memastikan kelancaran arus kendaraan dan aktivitas masyarakat.

Lokasi pengamanan meliputi Gereja Santo Clemens, Gereja Ora Et Labora, serta Gereja GPDL Mandonga di Kota Kendari.

Selain pengaturan lalu lintas, personel juga memantau jalannya ibadah untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kehadiran polisi bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Selama kegiatan, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti di lapangan.

Ditlantas Polda Sultra menilai pengamanan berjalan optimal berkat kesiapsiagaan personel dan dukungan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap kehadiran Polantas di tengah masyarakat.

Ke depan, Ditlantas Polda Sultra berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya lalu lintas aman dan tertib.*

Operasi Ketupat Anoa 2026 Tekan Kecelakaan Lalu Lintas 14 Persen

KENDARIKINI.COM – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara mengoptimalkan Operasi Ketupat Anoa 2026 selama arus mudik dan balik Idul Fitri.

Operasi ini melibatkan berbagai instansi guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Sultra.

Hasil evaluasi menunjukkan capaian positif dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski jumlah pemudik meningkat, pelanggaran lalu lintas justru turun drastis hingga 79 persen selama periode operasi berlangsung.

Peningkatan pemudik tercatat pada jalur darat 15 persen, laut 19 persen, dan udara mencapai 23 persen.

Dirlantas Polda Sultra Kombes Pol. Argowiyono menyebut capaian ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Menurutnya, strategi preemtif, preventif, dan represif yang diterapkan berjalan efektif selama pelaksanaan operasi.

Keberhasilan juga didukung kesiapan personel, optimalisasi pos pengamanan, serta rekayasa lalu lintas di titik rawan.

Sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder turut memperlancar arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Fasilitas mudik gratis, pembatasan angkutan berat, dan kebijakan Work From Anywhere ikut berkontribusi signifikan.

Meski demikian, Ditlantas Polda Sultra tetap melakukan evaluasi pada kepatuhan pengguna jalan dan pengelolaan arus puncak.

Polda Sultra berkomitmen meningkatkan pelayanan melalui inovasi dan penguatan sistem pengamanan lalu lintas ke depan.*

Sidang Korupsi Pertamina Ungkap Penjualan Solar di Bawah Biaya Produksi

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Sidang lanjutan dugaan korupsi penjualan solar non-subsidi PT Pertamina Patra Niaga digelar, Kamis, 2 April 2026.

Persidangan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghadirkan terdakwa Alfian Nasution dan Hasto Wibowo.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan delapan saksi dari internal perusahaan dan pihak swasta sebagai konsumen.

Lima saksi berasal dari PT Pertamina Patra Niaga, sementara tiga lainnya merupakan perwakilan perusahaan pengguna solar.

JPU Andi Setyawan menyebut keterangan saksi menguatkan seluruh poin dalam surat dakwaan yang diajukan.

Fakta persidangan mengungkap adanya penjualan solar ke perusahaan tambang tanpa mempertimbangkan harga batas bawah.

“Seluruh harga berada di bawah minimum, sehingga Pertamina Patra Niaga tidak memperoleh keuntungan,” ujar Andi.

Saksi juga mengungkap adanya penetapan harga di bawah Cost of Production (COP) atau biaya pokok produksi.

Kondisi tersebut dinilai merugikan perusahaan secara langsung dalam setiap transaksi penjualan solar.

Temuan ini dinilai bertentangan dengan posisi Pertamina yang menguasai pasar dan minim kompetitor.

Meski memiliki kekuatan pasar, perusahaan justru menetapkan harga di bawah batas wajar.

Kebijakan tersebut dinilai mengabaikan potensi keuntungan dan memperbesar risiko kerugian perusahaan.*

Aksi Mahasiswa Kendari Serukan Reformasi, Desak TNI Kembali ke Barak

KENDARIKINI.COM – Koalisi mahasiswa dan masyarakat sipil menggelar aksi seruan “alarm demokrasi” di Kendari.

Aksi ini mengangkat tuntutan utama mengembalikan TNI ke barak serta menjaga supremasi sipil dalam demokrasi.

Seruan tersebut disampaikan melalui kampanye visual dan ajakan terbuka kepada organisasi mahasiswa, NGO, dan jurnalis.

Aksi direncanakan berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam materi kampanye, massa juga menyoroti isu kekerasan terhadap sipil dengan narasi “Suara vs Air Keras”.

Selain itu, mereka menuntut penuntasan kasus penyerangan terhadap Andre Yunus secara transparan dan berkeadilan.

Koalisi juga mendesak revisi Undang-Undang Peradilan Militer agar lebih akuntabel dan berpihak pada korban.

Pesan “Manusia Tolong Manusia” menjadi simbol solidaritas terhadap korban dan penolakan kekerasan.

Massa aksi mengajak publik luas turut berpartisipasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi demokrasi saat ini.

Tagar #ReformasiJilid2 turut digaungkan sebagai simbol perlawanan terhadap kemunduran demokrasi.

Koalisi menegaskan gerakan ini akan terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.*

Terinspirasi Coffeeshop, Musisi Baubau Rilis Lagu Kamu dan Suaramu

KENDARIKINI.COM — Musisi rap asal Baubau, DON DENARO, merilis lagu berjudul “Kamu dan Suaramu”.

Lagu tersebut terinspirasi dari pertemuan dengan seorang wanita di sebuah coffeeshop.

“Kamu dan Suaramu” mengangkat kisah rasa yang tumbuh dari pertemuan sederhana.

Lagu ini menjadi bagian dari album DON DENARO bertajuk “Metafora Waktu”.

Dalam proyek tersebut, DON DENARO berkolaborasi bersama POETRA’Y.

Lirik lagu menggambarkan ketertarikan, komunikasi, hingga usaha mendekati seseorang yang disukai.

Nuansa romantis terasa kuat melalui penggambaran momen perkenalan hingga perasaan mendalam.

Beberapa bagian lirik menyoroti interaksi modern, seperti berkenalan hingga bertukar media sosial.

Lagu ini kini telah tersedia di berbagai platform digital musik.

Selain itu, video musiknya dapat disaksikan melalui kanal YouTube DON DENARO OFFICIAL.

Karya ini menambah warna baru dalam skena musik lokal Baubau.

DON DENARO berharap lagu tersebut dapat diterima dan mewakili perasaan banyak pendengar.*

Kendari Gagal Raih Adipura 2025, Masuk Kategori Pembinaan

KENDARIKINI.COM — Pemerintah Kota Kendari gagal mempertahankan penghargaan Adipura pada penilaian tahun 2025.

Penilaian tersebut berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Dalam hasil tersebut, tidak ada daerah yang meraih Adipura Kencana tahun ini.

Sebanyak 35 daerah hanya memperoleh sertifikat menuju kota bersih.

Beberapa di antaranya yakni Bone, Parepare, Palu, Maros, dan Surabaya.

Sementara itu, Kota Kendari masuk kategori pembinaan dengan nilai 59,00.

Hasil tersebut menjadi sorotan di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran dan Sudirman.

Kepala DLHK Kendari, Erlis Sadya Kencana, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.

Pesan wawancara yang Jurnalis Kendarikita dikirim sejak 1 April 2026 belum mendapat respons.

Upaya konfirmasi langsung ke kantor DLHK juga belum membuahkan hasil.

Seorang staf menyebut kepala dinas sedang menghadiri kegiatan di BPD Tower.

Upaya menghubungi melalui telepon WhatsApp juga tidak direspons.

Sebelumnya, Kendari dikenal sebagai langganan penerima Adipura.

Penghargaan terakhir diraih pada Maret 2024 saat dipimpin Pj Wali Kota Muhammad Yusuf.*

Damkar Kendari Evakuasi Mobil Terkunci di Vibe Coffee Mandonga

KENDARIKINI.COM — Tim Damkar Kota Kendari mengevakuasi mobil terkunci di kawasan Vibe Coffee, Mandonga, Kamis sore.

Laporan masuk pukul 16.02 Wita dari pelapor bernama Fandi.

Tim rescue langsung bergerak pukul 16.06 Wita menuju lokasi kejadian.

Petugas tiba di lokasi pukul 16.12 Wita, berjarak sekitar 2,2 kilometer dari Mako Damkar.

Peristiwa terjadi di depan Coffeeshop Vibe, Jalan H Supu Yusuf, Kelurahan Korumba.

Menurut Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, laporan langsung ditindaklanjuti oleh tim operator dan rescue.

Petugas melakukan peninjauan lokasi sebelum melakukan proses evakuasi kendaraan.

Setelah upaya penanganan, pintu mobil berhasil dibuka oleh tim rescue.

Evakuasi dinyatakan selesai pukul 16.36 Wita tanpa kendala berarti.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan unit rescue, senter, dan sarung tangan.

Cuaca saat kejadian dilaporkan dalam kondisi cerah.

Komandan regu penyelamatan Peleton 1, Muhammad Sumarjan, memimpin langsung proses evakuasi.*

Gempa M 3,4 Guncang Kolaka Timur, Getaran Terasa Kuat

KENDARIKINI.COM — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Jumat dini hari.

Peristiwa terjadi pukul 03:00:35 WIB. Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil.

BMKG mencatat episenter gempa berada di koordinat 4,10 LS dan 121,88 BT.

Lokasi gempa berada di darat, sekitar 11 kilometer selatan Kolaka Timur, dengan kedalaman 5 kilometer.

Nasrol menjelaskan gempa tergolong dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Berdasarkan peta guncangan dan laporan warga, intensitas gempa mencapai III hingga IV MMI.

Getaran terasa jelas dalam rumah, seperti truk melintas, bahkan menyebabkan benda ringan bergetar.

Sebagian warga juga melaporkan pintu dan jendela berderik saat gempa berlangsung.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat kejadian tersebut.

BMKG memastikan belum terjadi gempa susulan hingga pukul 03:31 WIB.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.*

Gempa M 3,1 Guncang Konawe Utara, Terasa hingga Rumah Warga

KENDARIKINI.COM — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Kamis malam.

Peristiwa terjadi pukul 20:42:59 WIB. Informasi tersebut disampaikan Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil.

Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter berada di koordinat 3,81 LS dan 122,45 BT.

Lokasi gempa berada di darat, sekitar 19 kilometer utara Kendari, dengan kedalaman 11 kilometer.

Nasrol menjelaskan, gempa termasuk kategori dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Berdasarkan peta guncangan dan laporan warga, getaran dirasakan di Konawe Utara dengan intensitas III MMI.

Getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat melintas di sekitar lokasi.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

BMKG juga memastikan belum terdeteksi adanya gempa susulan hingga pukul 21:50 WIB.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG.*

Bank Sultra dan Pemkot Kendari Teken MoU Digitalisasi Keuangan Daerah

KENDARIKINI.COM – Bank Sultra dan Pemerintah Kota Kendari menandatangani MoU dan PKS, Kamis (2/4/2026).

Penandatanganan berlangsung di Tower Bank Sultra, disaksikan Sekda Amir Hasan dan jajaran Pemkot Kendari.

Kesepakatan ditandatangani Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar dan Wali Kota Siska Karina Imran.

Kerja sama mencakup layanan keuangan, penempatan dana daerah, serta sistem pembayaran pajak dan retribusi daring.

Dirut Bank Sultra Andri Permana menyebut kerja sama ini langkah strategis memperkuat sinergi kedua pihak.

Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Ia menegaskan komitmen menghadirkan layanan keuangan modern dan terintegrasi berbasis teknologi digital.

Pengembangan meliputi inovasi layanan, sistem pembayaran QRIS, serta pengelolaan dana daerah yang aman dan produktif.

Bank Sultra juga mendukung percepatan digitalisasi untuk meningkatkan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengapresiasi peran Bank Sultra sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Menurutnya, kolaborasi ini menghadirkan sistem keuangan modern yang memudahkan transaksi masyarakat.

Ia menyebut dukungan Bank Sultra berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

PAD Kendari tercatat Rp343,3 miliar pada 2024, meningkat menjadi Rp409,5 miliar pada 2025.

Kenaikan tersebut mencapai 19,28 persen, didukung penguatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Siska mengajak masyarakat mendukung Bank Sultra sebagai bank kebanggaan daerah.

Kerja sama ini diharapkan memperkuat sistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi.

Ke depan, kedua pihak akan terus berinovasi mendorong transformasi digital dan ekonomi daerah.*

Negara Ambil Alih Tambang Emas PT Panca Logam di Bombana

BOMBANA, KENDARIKINI.COM – Areal tambang emas milik PT Panca Logam Makmur kini dikuasai Pemerintah Republik Indonesia.

Penguasaan dilakukan melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Langkah ini merupakan tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.

Aturan tersebut menjadi dasar penertiban aktivitas ilegal, termasuk pertambangan tanpa izin di kawasan hutan.

Di lokasi, Satgas PKH telah memasang papan peringatan resmi.

Papan itu menegaskan area tambang berada dalam penguasaan negara.

Selain itu, terdapat larangan keras bagi siapa pun menguasai atau memperjualbelikan lahan tanpa izin.

“Dilarang memperjualbelikan dan menguasai tanpa izin Satgas PKH,” bunyi peringatan tersebut.

PT Panca Logam Makmur diketahui bergerak di sektor pertambangan emas di Bombana.

Penertiban ini diduga bagian dari upaya pemerintah menertibkan aktivitas tambang bermasalah.

Terutama yang berada dalam kawasan hutan dan tidak sesuai ketentuan hukum.

Kini seluruh aktivitas di area tersebut berada di bawah pengawasan langsung Satgas PKH.

Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas tanpa izin resmi.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini berpotensi dikenai sanksi hukum.*

Kalla Toyota Tawarkan Veloz Hybrid EV, Tempuh 1.000 Km

MAKASSAR, KENDARIKINI.COM — Kalla Toyota meluncurkan program “Lebih Untung Tukar Tambah ke Veloz Hybrid EV”.

Program ini memudahkan masyarakat memiliki kendaraan ramah lingkungan dengan berbagai keuntungan finansial.

Melalui program tersebut, Kalla Toyota memperkenalkan New Veloz Hybrid EV.

Mobil ini menawarkan efisiensi bahan bakar hingga 1.000 kilometer dalam satu tangki penuh.

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, menyebut kendaraan ini menjawab kebutuhan mobilitas efisien.

Ia menilai kebijakan pembatasan BBM membuat kendaraan hemat energi semakin dibutuhkan masyarakat.

Program Smart Upgrade 2.0 turut dihadirkan untuk mempermudah kepemilikan kendaraan baru.

Pelanggan dapat menikmati DP ringan yang bisa dibayar dalam dua tahap.

Selain itu, tersedia promo gratis angsuran hingga lima kali.

Kalla Toyota juga memberikan gratis asuransi kendaraan hingga dua tahun.

Pelanggan dapat melakukan test drive di seluruh cabang Kalla Toyota.

Tersedia pula kesempatan mendapatkan hadiah dua unit motor bagi pelanggan beruntung.

Kalla Toyota menjamin layanan purna jual melalui jaringan bengkel resmi.

Informasi lengkap dapat diakses melalui website dan media sosial resmi Kalla Toyota.*

KPU Wakatobi Tetapkan 81.951 Pemilih Triwulan I 2026

WAKATOBI, KENDARIKINI.COM — KPU Kabupaten Wakatobi menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026.

Penetapan dilakukan melalui rapat pleno terbuka di Aula Epsilon Kantor KPU, Kamis, 2 April 2026.

Rapat dihadiri Bawaslu serta sejumlah stakeholder, termasuk Disdukcapil, Polres, Kesbangpol, dan unsur TNI AL.

Ketua KPU Wakatobi La Deni membuka rapat didampingi komisioner dan jajaran sekretariat.

Ia menjelaskan data pemilih bersumber dari KPU RI melalui aplikasi Sidalih.

Data tersebut kemudian diverifikasi melalui koordinasi dan pencocokan terbatas ke masyarakat.

Proses coklit dilakukan bersama pengawasan Bawaslu Wakatobi.

Kadiv Perencanaan Data dan Informasi Yasir Arafah memaparkan hasil rekapitulasi pemutakhiran data.

Ia juga menjelaskan dinamika perubahan data kependudukan selama proses pemutakhiran.

KPU menetapkan jumlah pemilih sebanyak 81.951 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 40.062 pemilih laki-laki dan 41.889 pemilih perempuan.

Rapat pleno berlangsung sejak pukul 09.20 hingga 11.45 Wita.

KPU Wakatobi mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam proses pemutakhiran data.

Ke depan, kerja sama diharapkan terus berjalan untuk meningkatkan akurasi data pemilih.*

Viral Puskesmas Rarowatu Sepi Petugas

KENDARIKINI.COM — Puskesmas Rarowatu menjadi sorotan usai video keluhan warga viral di media sosial.

Postingan akun Facebook Firman Latif Sola menyoroti tidak adanya petugas saat pasien membutuhkan pertolongan.

Dalam video, ia menyebut banyak ruangan kosong tanpa tenaga medis yang berjaga.

Ia mengaku pasien kecelakaan dengan patah kaki belum ditangani sejak subuh.

Keluhan juga datang dari warga lain yang menyebut petugas tidak berada di lokasi pagi hari.

Warganet turut bereaksi dan mempertanyakan pelayanan di fasilitas kesehatan tersebut.

Kepala Puskesmas Rarowatu, Hj Asti Purnama, memberikan klarifikasi terkait kejadian itu.

Ia menjelaskan pasien datang sekitar pukul 07.02 WITA, sebelum jam pelayanan dimulai.

Pelayanan puskesmas, kata dia, berlangsung pukul 08.00 hingga 14.00 WITA.

Petugas disebut baru tiba sekitar pukul 07.20 WITA, namun pasien sudah tidak berada di lokasi.

Ia menegaskan puskesmas tersebut bukan fasilitas rawat inap sehingga tidak ada petugas siaga 24 jam.

Meski begitu, layanan IGD tetap tersedia dengan sistem petugas dipanggil saat dibutuhkan.

Pihaknya mengakui kejadian ini menjadi bahan evaluasi internal pelayanan.

Ke depan, puskesmas akan menyusun jadwal piket agar ada petugas standby.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.*

PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Tiga Kali Lipat saat Mudik

MAKASSAR, KENDARIKINI.COM — Penggunaan SPKLU PLN UID Sulselrabar meningkat tajam selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Lonjakan mencapai 3,08 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

PLN mencatat 2.701 transaksi pengisian daya pada 11–31 Maret 2026.

Angka tersebut meningkat dari 1.826 transaksi pada periode yang sama tahun lalu.

Konsumsi listrik juga naik menjadi 71.794,15 kWh dari sebelumnya 48.580,58 kWh.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyebut peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

PLN terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan pengisian daya kendaraan listrik.

Saat ini tersedia 74 unit SPKLU di 54 lokasi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.

PLN juga meningkatkan teknologi pengisian dari standard menjadi fast hingga ultra fast charging.

Langkah ini mempercepat proses pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik.

Penguatan layanan didukung fitur Electric Vehicle Digital Services di aplikasi PLN Mobile.

Fitur Trip Planner turut membantu pengguna menemukan lokasi SPKLU dan ketersediaan konektor.

Salah satu pengguna, Mahdi, mengapresiasi layanan fast charging di SPKLU Bulukumba.

Ia menilai pengisian daya lebih cepat dan fasilitas yang disediakan semakin nyaman.*

JPU Ungkap Kejanggalan Formula Harga RON 90 di Sidang Korupsi Pertamina

JAKARTA, KENDARIKINI.COM — Jaksa Penuntut Umum (JPU) memaparkan fakta persidangan perkara kompensasi RON 90 PT Pertamina.

Sidang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu, 1 April 2026, dengan terdakwa Alfian Nasution.

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna menyebut, JPU menghadirkan delapan saksi dari Kementerian ESDM dan Pertamina.

Keterangan para saksi dinilai mendukung konstruksi pembuktian yang disusun tim jaksa.

JPU menemukan usulan Harga Indeks Pasar (HIP) RON 92 menggunakan data lama tahun 2019.

Data tersebut merupakan HIP Pertalite, bukan data aktual saat usulan diajukan terdakwa.

JPU juga menyoroti ketidaksesuaian formula yang diajukan dengan kondisi nyata di lapangan.

Terdakwa mengusulkan pencampuran 50 persen Pertalite dan 50 persen Pertamax.

Namun, fakta di kilang dan impor menunjukkan penggunaan campuran NAFTA dan HMOC 92.

Ketidaksesuaian tersebut berdampak pada peningkatan biaya kompensasi yang dibayarkan pemerintah.

Akibatnya, nilai kompensasi berpotensi merugikan keuangan negara.

JPU Andi Setyawan menegaskan, usulan terdakwa tidak berbasis data aktual dan relevan.

Seluruh keterangan saksi memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam penetapan formula harga.*

Damkar Kendari Evakuasi Cincin, Jari Pemuda Bengkak dan Luka

KENDARIKINI.COM — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari melakukan evakuasi cincin pada Kamis, 2 April 2026.

Laporan masuk sekitar pukul 12.01 Wita dan langsung ditangani tim penyelamatan.

Proses evakuasi dimulai pukul 12.05 Wita dan selesai pukul 12.25 Wita.

Korban bernama Anis Saputra (20), warga Jalan Mokodompit Lorong Anawai, Kota Kendari.

Ia mendatangi Mako Damkarmat Kendari untuk meminta bantuan melepas cincin di jari telunjuk tangan kiri.

Kondisi jari korban saat itu mengalami pembengkakan, rasa sakit, serta luka.

Tim penyelamatan Pleton 1 segera melakukan penanganan menggunakan peralatan yang telah disiapkan.

Peralatan yang digunakan antara lain gurinda kecil dan air untuk membantu proses evakuasi.

Setelah upaya selama sekitar 20 menit, cincin berhasil dilepaskan dengan aman.

Tidak ada kendala berarti selama proses evakuasi berlangsung.

Pihak Damkarmat juga melakukan dokumentasi sebagai bagian dari laporan kegiatan penyelamatan.

Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat berhati-hati menggunakan perhiasan yang berisiko menyulitkan saat dilepas.*

Damkar Kendari Evakuasi Ular Cobra di BTN Green Dirland

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari mengevakuasi seekor ular cobra di BTN Green Dirland, Kamis 2 April 2026.

Laporan diterima pukul 12.12 Wita dari warga bernama Inal Ahmad. Tim langsung bergerak dua menit setelah laporan masuk.

Petugas berangkat pukul 12.14 Wita dan tiba di lokasi pukul 12.28 Wita. Penanganan berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Lokasi kejadian berada di Blok G13, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Kondisi cuaca saat itu cerah.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan menyebut adanya ular di tumpukan barang warga.

“Tim Fire Button segera berkoordinasi dengan pasukan penyelamatan dan menuju lokasi dengan unit rescue,” katanya.

Lanjutnya, Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan pencarian di area tumpukan barang yang dicurigai.

Ular cobra berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan peralatan standar keselamatan petugas.

“Penanganan dilakukan cepat untuk mencegah potensi bahaya bagi warga sekitar,” ujar Martoyo.

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka.

“Upaya yang dilakukan meliputi persiapan alat pelindung, evakuasi ular, serta dokumentasi kegiatan di lokasi,” ungkapnya.

Jarak tempuh menuju lokasi sekitar 5,5 kilometer dari markas Damkar Kendari.

“Setelah evakuasi selesai, tim kembali ke mako dan tiba pukul 13.10 WITA, Damkar mengimbau warga segera melapor jika menemukan hewan berbahaya di lingkungan sekitar,” pungkasnya.*

Kisah Seorang Adik di Kendari Berujung Diamankan Polisi Gegara Curi AC Kakak

KENDARIKINI.COM – Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari menangkap pelaku pencurian, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 03.00 WITA.

Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau mengungkap, pelaku berinisial MA (28), warga Lepo-Lepo, Kendari.

“Korban berinisial RI (30), karyawan toko yang bekerja di Toko HKG Cake, Kecamatan Mandonga. Peristiwa pencurian terjadi Selasa, 22 Juli 2025 sekitar pukul 01.30 WITA di dalam toko,” katanya.

Sambungnya, Saksi Dwi Cahyono melihat pelaku masuk ruangan dan membawa sebuah unit AC keluar toko.

“Kejadian tersebut dilaporkan setelah pengecekan CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku,” tambahnya.

Lanjutnya, Pelaku juga diduga pernah mencuri mesin cuci, tabung gas LPG, dan dispenser di lokasi sama.

“Berdasarkan penyelidikan, polisi mengamankan MA di sebuah kos di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku mencuri satu unit AC merek Sharp milik toko,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyampaikan AC tersebut dijual ke penimbangan rongsokan di wilayah Wua-Wua seharga Rp500 ribu.

“Uang hasil penjualan digunakan pelaku untuk kebutuhan sehari-hari. Aksi dilakukan karena pelaku tidak memiliki uang dan memanfaatkan akses dalam gudang,” tuturnya.

Polisi masih memburu barang bukti lain terkait kasus pencurian tersebut.*

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian dalam Keluarga di Kendari

KENDARIKINI.COM – Tim Buser 77 Sat Reskrim Polresta Kendari mengungkap kasus pencurian dalam keluarga di Kota Kendari.

Penangkapan dilakukan pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 03.00 Wita, setelah penyidik mengantongi bukti permulaan yang cukup.

Pelaku berinisial RI (21), warga Lepo-Lepo, diamankan terkait dugaan pencurian di rumah keluarganya sendiri.

Sementara itu, korban berinisial ME (29), diketahui merupakan anggota keluarga pelaku yang berdomisili di Kecamatan Kendari.

Kasus ini terungkap setelah korban memantau rekaman CCTV rumah orang tuanya yang sedang ditinggal ke kampung.

Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku mengambil satu unit mesin cuci tanpa izin pemilik rumah.

Korban juga mengungkapkan, pelaku bersama saudaranya kerap melakukan pencurian di rumah yang sama.

Tim kemudian melakukan pencarian dan berhasil mengamankan tersangka RISKI di depan Disemeja Coffee, Jalan Sao-sao, Kadia.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku mencuri satu unit AC di ruko milik orang tuanya pada 25 Maret 2026.

Barang tersebut kemudian digadai kepada rekannya berinisial D di kawasan Kendari Beach seharga Rp600 ribu.

Uang hasil gadai digunakan untuk menebus ponsel dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Modus pelaku dengan memanfaatkan kondisi rumah kosong saat keluarga tidak berada di tempat.

Saat ini, polisi masih melakukan pencarian barang bukti lain yang belum ditemukan.*

Perkara Sinte dan Utang, Pelajar 15 Tahun di Kendari Ditangkap Usai Tikam Teman

KENDARIKINI.COM – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari mengamankan pelajar berinisial R (15) terkait kasus penikaman, Rabu (1/4/2026) malam.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan penangkapan tersebut setelah adanya laporan masyarakat.

“Peristiwa penikaman terjadi di Jalan Mekar Jaya 1, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari,” katanya Kamis 2 April 2026.

Sambungnya, Korban berinisial A (15), juga seorang pelajar, mengalami luka pada bagian jempol kaki kanan akibat sabetan senjata tajam.

“Kejadian bermula saat korban menagih utang kepada pelaku melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapat tanggapan,” tambahnya.

Lanjutnya, Korban kemudian mendatangi pelaku di pertigaan Jalan Wayong, dan sempat terjadi pemukulan terhadap pelaku.

“Pelaku yang emosi langsung mengeluarkan badik dan menyerang korban, namun korban sempat menghindar dan melarikan diri, Pelaku mengejar korban hingga masuk ke dalam konter warga, lalu mengayunkan badik saat korban terpojok,” ungkapnya.

Korban berusaha melawan dengan menendang pelaku, namun jempol kaki kanannya terkena sabetan senjata tajam.

“Warga sekitar yang melihat kejadian langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti badik. Tim kepolisian kemudian menjemput pelaku setelah menerima informasi adanya penikaman di lokasi tersebut,” bebernya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku membawa badik karena merasa diawasi dan takut dijebak korban.

“Keduanya juga memiliki persoalan lain terkait dugaan peredaran narkoba jenis sinte. Kasus ini kini ditangani Polresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.*

Viral Dugaan Pasar Narkoba di Kendari, Warganet Soroti Peran Aparat

KENDARIKINI.COM – Sebuah unggahan di Facebook menghebohkan jagat maya setelah menyinggung dugaan peredaran narkoba di Kota Kendari.

Akun Febryansyah Ra memposting di grup SULTRA INFO dengan narasi “Indonesia sehat tanpa narkoba” yang memantik perhatian publik.

Dalam unggahannya, ia menyebut adanya “pasar narkoba” di wilayah Gunung Jati dan Kampung Salo, Kota Kendari.

Ia juga menuding peredaran narkoba tersebut tidak pernah hilang dan diduga mendapat perlindungan oknum aparat.

Sebagai penguat narasi, pemilik akun melampirkan 12 video yang memperlihatkan aktivitas sejumlah orang diduga menggunakan sabu.

Dalam video tersebut, tampak beberapa orang berada di sebuah kamar sambil berpesta narkoba jenis sabu.

Unggahan itu dengan cepat menyebar luas dan menuai respons besar dari warganet.

Tercatat, postingan tersebut mendapat ratusan tanda suka, 50 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 252 kali.

Sejumlah pengguna media sosial mendesak aparat penegak hukum segera menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tudingan yang beredar.

Kendarikini.com masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait guna memastikan fakta di balik unggahan viral tersebut.*

Video Pria Diduga Minum Oli di Bombana Hebohkan Warganet

KENDARIKINI.COM – Sebuah video viral menghebohkan publik setelah memperlihatkan aksi tak biasa warga di Desa Boepinang, Bombana.

Video itu diunggah akun ambotang dan disebut terjadi saat perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, 21 Maret 2026.

Dalam rekaman, beberapa pria terlihat menikmati hidangan khas seperti konro dan burasa bersama.

Namun perhatian warganet tertuju pada satu adegan, saat seseorang diduga meminum cairan dari wadah mirip oli kendaraan.

Aksi tersebut langsung menuai beragam reaksi publik di media sosial dan memicu perdebatan.

Sebagian warganet mempertanyakan kebenaran isi cairan tersebut dan menduga hanya candaan atau settingan.

Sementara lainnya mengkhawatirkan dampak kesehatan jika benar cairan itu adalah oli kendaraan.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran maupun tujuan aksi tersebut.

Peristiwa ini terus menjadi perbincangan dan menarik perhatian luas di jagat media sosial.*

Dugaan Mafia BBM Subsidi Buton, JARI 98 Soroti Keterlibatan Oknum

KENDARIKINI.COM – Dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di Kabupaten Buton mengarah pada praktik terorganisir.

Dilansir dari media sekawan, JARI 98 Cabang Buton mendesak aparat mengusut kasus hingga ke akar jaringan.

Mereka menilai kasus ini bukan sekadar ulah sopir atau pengecer nakal.

Hasil penelusuran lapangan menunjukkan solar subsidi diduga berasal dari SPBN Kondowa.

Jika terbukti, dugaan mengarah pada kebocoran sistem distribusi internal.

“Kalau dari SPBN, berarti ada yang bermain di dalam,” ujar Ketua JARI 98, Almufakhir Idris.

Ia menilai distribusi BBM subsidi memiliki pola yang tidak mungkin ditembus tanpa keterlibatan pihak tertentu.

Kasus ini pun dinilai bergeser menjadi dugaan praktik terorganisir.

JARI 98 meminta penyidik tidak berhenti pada pelaku lapangan saja.

Mereka mendesak pemeriksaan terhadap pengelola SPBN dan rantai distribusi terkait.

Selain itu, muncul dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus tersebut.

JARI 98 menyebut inisial S yang diduga berasal dari unsur Polairud.

Peran oknum tersebut diduga sebagai pihak yang melindungi aktivitas ilegal.

“Kalau benar ada aparat terlibat, harus dibuka tanpa pandang bulu,” tegas Idris.

JARI 98 juga meminta Divisi Propam Polri melakukan pemeriksaan internal.

Sementara itu, Unit Tipiter Satreskrim Polres Buton masih mendalami kasus ini.

Penyidik menelusuri jaringan distribusi, termasuk dugaan asal BBM dari SPBN Kondowa.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus.*

Ambulans Rusak, Pasien Kecelakaan di Konawe Utara Meninggal Dunia

KENDARIKINI.COM – Kematian pasien EA (22), warga Motui, Konawe Utara, memicu sorotan terhadap layanan kesehatan, Selasa (24/03/2026).

Korban meninggal setelah mengalami kecelakaan dan terlambat dirujuk ke rumah sakit.

Ambulans Puskesmas Motui dilaporkan rusak sehingga tidak dapat digunakan saat kondisi darurat.

Keluarga korban menyebut keterlambatan rujukan menjadi faktor yang memperburuk kondisi pasien.

“Jika ambulans tersedia, mungkin nyawa keluarga kami bisa diselamatkan,” ujar kerabat korban.

Mahasiswa Motui, Muhaimin, mengkritik keras Kepala Puskesmas yang dinilai lalai.

Ia menilai tidak ada langkah cepat memperbaiki ambulans sebagai fasilitas vital pelayanan kesehatan.

“Kalau tidak mampu bertanggung jawab, lebih baik mundur,” tegasnya.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapan sarana kesehatan, termasuk ambulans rujukan darurat.

Undang-Undang Kesehatan mewajibkan fasilitas menyediakan sarana memadai untuk keselamatan pasien.

Mahasiswa juga mendesak Bupati Konawe Utara mengevaluasi kinerja Kepala Puskesmas Motui.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Motui, Muslan Riana, memberikan klarifikasi resmi.

Ia membenarkan ambulans sedang rusak dan dalam proses perbaikan.

Menurutnya, pihak Puskesmas tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

“Kami turut berduka dan telah berupaya melakukan rujukan secepat mungkin,” ujarnya.

Muslan menyebut rujukan dilakukan dengan koordinasi fasilitas kesehatan terdekat.

Kerusakan ambulans juga telah dilaporkan ke Dinas Kesehatan untuk penanganan segera.

Ia menegaskan kejadian ini menjadi bahan evaluasi peningkatan pelayanan ke depan.*

Dugaan Pelecehan Digital Ajudan Kepala Daerah, Korban Bertambah Dua Orang

KENDARIKINI.COM – Dugaan pelecehan seksual berbasis digital oleh oknum ajudan kepala daerah di Kepulauan Buton mengemuka.

Sedikitnya dua perempuan diduga menjadi korban tindakan tidak pantas tersebut.

Salah satu korban, sebut saja Mawar, mengaku mengalami trauma berat akibat kejadian itu.

Dilansir dari Satulis, Ia mengungkapkan, pelaku tiba-tiba melakukan panggilan video dalam kondisi tidak pantas.

“Saya kaget, dia VC dan sudah memperlihatkan alat kelaminnya,” ujar Mawar, Kamis (26/3/2026).

Peristiwa terjadi saat korban berada di rumah pada malam hari.

Dalam kesempatan itu, pelaku juga mengajak korban keluar, namun ditolak.

Korban menjelaskan, perkenalan mereka bermula melalui TikTok sejak Agustus 2025.

Komunikasi berlanjut intens hingga Februari 2026 setelah korban memberikan nomor WhatsApp.

Memasuki Ramadan, tindakan pelaku disebut semakin berani dan berulang.

Dalam panggilan video, pelaku kembali memperlihatkan bagian tubuh sensitif sambil memaksa korban.

“Saya menolak, tapi dia terus memaksa dan menyebut saya egois,” ungkapnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung mengakhiri panggilan video tersebut.

Korban menegaskan hubungan mereka tidak pernah lebih dari sekadar kenalan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami trauma mendalam dan ketakutan berkepanjangan.

Ia juga menyebut pelaku mengaku memiliki dorongan seksual tinggi dan sulit mengendalikan diri.

Tindakan tersebut diduga terjadi lebih dari satu kali terhadap korban.

Perbuatan ini tergolong Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Pelaku terancam dijerat UU TPKS Nomor 12 Tahun 2022, UU ITE, dan KUHP.*

Pengemis Ngamuk di Lampu Merah Kendari, Pengendara Dikejar dan Dilempari Batu

KENDARIKINI.COM – Seorang pengemis di perempatan lampu merah Kampus Baru, Kota Kendari, dilaporkan bertindak agresif, Selasa (31/03/2026).

Peristiwa itu dialami seorang pengendara wanita yang mengaku mendapat perlakuan tak menyenangkan saat tidak memberi uang.

Korban mengatakan, pengemis tersebut mendekati dirinya secara tidak wajar hingga membuatnya merasa terancam.

“Kak, ini yang sering di lampu merah. Tidak dikasih uang, dia dekati seperti mau mencium,” ujar korban.

Menurutnya, suaminya sempat menegur pelaku, namun tidak diterima dengan baik oleh pengemis tersebut.

Pelaku bahkan sempat berbalik arah dan mendekati korban kembali setelah ditegur.

Korban mengungkapkan, situasi semakin menegangkan ketika dirinya diikuti hingga ke sebuah kios.

“Dia ambil batu besar, mau lempar saya. Saya kaget sekali,” lanjutnya.

Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami syok dan ketakutan atas tindakan yang dinilai berlebihan.

Ia menilai perilaku tersebut sudah melampaui batas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kejadian ini menambah kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan di kawasan lampu merah tersebut.

Warga berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan pengendara.*

Sindir Gaya Hidup Mewah Pejabat, Konten Kreator Sapta Bahaya Soroti Sepatu Wakil Bupati Seharga Rp8,5 Juta

BOMBANA, KENDARIKINI.COM – Gaya hidup pejabat publik kembali menjadi sorotan tajam di media sosial. Kali ini, konten kreator melalui akun TikTok Sapta Bahaya mengunggah video yang menyindir penggunaan barang mewah oleh seorang pejabat daerah di tengah momen hari raya.

Dalam video singkat yang viral tersebut, Sapta Bahaya secara spesifik menyoroti sepatu yang dikenakan oleh seorang pria yang ia sebut sebagai Wakil Bupati. Melalui tangkapan layar di videonya, sepatu tersebut diduga merupakan merek ternama Nike Sacai Vaporwaffle Sesame yang dibanderol dengan harga sekitar Rp8.500.000.

“Bagus sekali sepatunya ini Wakil Bupati,” sindirnya dalam video tersebut sembari memperlihatkan detail produk dari sebuah laman belanja daring.

Tak hanya menyoroti soal fesyen, Sapta Bahaya juga menyisipkan pesan menohok dalam ucapan selamat hari rayanya. Ia menyatakan permohonan maaf lahir dan batin kepada masyarakat umum, namun memberikan pengecualian tegas bagi oknum pejabat.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin untuk semua teman-teman yang pernah tersakiti hatinya dengan perkataanku.
Tapi tidak untuk pejabat yang korup, pejabat yang menindas rakyatnya, dan pemerintah yang zalim. Tidak ada maaf buat mereka,” tegasnya dalam video tersebut.

Unggahan ini pun memancing beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai kritikan tersebut merupakan bentuk keresahan masyarakat terhadap ketimpangan gaya hidup antara pejabat publik dan rakyat yang mereka wakili.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai identitas pejabat yang dimaksud maupun konten sindiran yang beredar luas di platform TikTok tersebut.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti