Jumat, Juli 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 46

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ, Solusi Digital Kelola Bisnis Terintegrasi

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – PT Bank CIMB Niaga Tbk meluncurkan OCTOBIZ, platform digital terintegrasi untuk mempermudah pengelolaan transaksi bisnis.

Platform ini membantu pelaku usaha mengelola transaksi domestik dan internasional secara lebih efisien, aman, dan terintegrasi.

OCTOBIZ hadir menjawab kebutuhan bisnis modern terhadap transparansi arus kas dan pengambilan keputusan yang cepat.

Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rusly Johannes, menyebut OCTOBIZ sebagai evolusi dari BizChannel@CIMB.

Transformasi ini menghadirkan fitur inovatif serta tampilan antarmuka yang lebih intuitif bagi pengguna.

“Digitalisasi keuangan penting untuk meningkatkan efisiensi dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan,” ujar Rusly, Senin (6/4/2026).

OCTOBIZ memungkinkan pengelolaan keuangan dalam satu dashboard terintegrasi dan real-time.

Fitur meliputi transfer lintas negara, payroll massal, pembayaran pajak, hingga penempatan deposito online.

Selain itu, tersedia pengelolaan supply chain financing dalam satu platform digital terpadu.

Keamanan diperkuat dengan enkripsi data, autentikasi berlapis, dan pemantauan transaksi real-time.

Akses OCTOBIZ dapat dilakukan melalui website dan aplikasi mobile dengan login biometrik.

Sejak soft launching Februari 2026, platform ini telah digunakan lebih dari 20 ribu perusahaan.

Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan solusi digital untuk efisiensi bisnis.

CIMB Niaga berharap OCTOBIZ dapat membantu pelaku usaha mengoptimalkan pengelolaan bisnis secara berkelanjutan.*

Banderano Tolaki Dukung Polda Sultra Uji SHM Lahan Landono

KONAWE SELATAN, KENDARIKINI.COM – Ormas Banderano Tolaki Distrik Mowila mendukung Polda Sultra menguji keabsahan dokumen lahan transmigrasi di Landono.

Ketua Banderano Tolaki, Jusmanto, menegaskan dukungan pembuktian hukum terkait kepemilikan lahan di Desa Tridana Mulia.

Ia mendorong aparat menguji transparansi Sertifikat Hak Milik (SHM) warga transmigrasi sejak 1982.

Menurutnya, kepastian hukum penting untuk mengakhiri konflik agraria yang telah berlangsung lama.

Banderano Tolaki menilai persoalan ini harus diselesaikan secara hukum, bukan konflik identitas masyarakat lokal dan transmigrasi.

Semua pihak, kata Jusmanto, harus diperlakukan setara di hadapan hukum tanpa diskriminasi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai leluhur Tolaki dalam merawat persaudaraan dan harmoni sosial.

Warga transmigrasi, lanjutnya, merupakan bagian program negara, sehingga tidak layak menjadi sasaran intimidasi.

Jusmanto mengimbau masyarakat tidak terprovokasi kepentingan oknum yang dapat memecah persatuan.

Ia meminta semua pihak mempercayakan proses hukum kepada Polda Sultra secara objektif dan transparan.

Banderano Tolaki juga mengecam segala bentuk tekanan terhadap pihak yang menempuh jalur hukum.

Selain itu, mereka mendorong penegakan hukum tanpa tebang pilih terhadap pihak yang terbukti melanggar.

Masyarakat diajak menjaga persatuan serta menjunjung kearifan lokal dalam menyelesaikan konflik agraria.

Banderano Tolaki optimistis penyelesaian berbasis hukum dan kemanusiaan mampu menjaga keadilan dan kerukunan.*

CPNS KPU Wakatobi Ikuti Seminar Aktualisasi Latsar ASN

WAKATOBI, KENDARIKINI.COM – Enam CPNS KPU Kabupaten Wakatobi mengikuti seminar rancangan aktualisasi Latsar ASN, 4 April 2026, secara daring.

Kegiatan ini diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai tahapan wajib Latsar.

Bakohumas KPU Wakatobi, Samsu Agusdar, mengatakan peserta mempresentasikan gagasan peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan publik.

Enam CPNS tersebut yakni Mislu Zaini, La Ode Candra, Nur Afina, Azidny, Hasrati Mayangsari, dan RM Alfian Apriansya Diponegoro.

Seminar aktualisasi bertujuan menguji kemampuan peserta menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam lingkungan kerja masing-masing.

Peserta mendapat bimbingan Sekretaris KPU Wakatobi Samsu Agusdar Safiuddin dan Kasubbag SDM Taufan Azhady Iskandar.

Mentor memberikan arahan penyusunan dan penyempurnaan rancangan program aktualisasi sebelum diimplementasikan di unit kerja.

Kegiatan ini juga menjadi syarat penting pengangkatan status dari CPNS menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Melalui seminar ini, CPNS diharapkan mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, dan kontribusi nyata bagi organisasi.

KPU Wakatobi menargetkan hasil aktualisasi berdampak pada peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu yang lebih baik.*

Petani di Konkep Ditangkap Gegara Kedapatan Miliki 21 Paket Sabu

KONAWE KEPULAUAN, KENDARIKINI.COM – Satnarkoba Polresta Kendari mengungkap peredaran sabu di Konawe Kepulauan, Sabtu malam, 4 April 2026.

Seorang pria berinisial AT (40), warga Langara Laut, Wawonii Barat, diamankan di rumahnya sekitar pukul 21.00 WITA.

Kasat Narkoba AKP Andi Musakkir Musni mengatakan penangkapan berawal dari laporan masyarakat.

“Informasi warga menyebut maraknya peredaran sabu di wilayah tersebut,” ujar AKP Andi.

Polisi menemukan 21 sachet sabu dengan berat bruto sekitar 3,37 gram saat penggerebekan.

Barang bukti disimpan dalam dompet cokelat di lemari rumah warga lain yang ditunjuk tersangka.

Selain sabu, polisi turut menyita satu unit ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi.

Pengungkapan kasus ini hasil penyelidikan Polsek Wawonii setelah menerima laporan masyarakat.

Setelah memastikan informasi, polisi bergerak cepat dan mengamankan tersangka tanpa perlawanan.

Saat diperiksa, tersangka mengakui kepemilikan sabu dan menunjukkan lokasi penyimpanan.

Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan warga setempat hingga seluruh barang bukti ditemukan.

Kini, tersangka dan barang bukti diamankan di Satnarkoba Polresta Kendari untuk proses hukum.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polisi masih mengembangkan kasus guna mengungkap jaringan peredaran sabu lainnya.*

PLN Mobile Hadirkan Simulasi Biaya Listrik Transparan dan Mudah

MAKASSAR, KENDARIKINI.COM — PLN menghadirkan fitur simulasi biaya layanan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Fitur ini memudahkan pelanggan mengetahui estimasi biaya secara cepat, rinci, dan transparan sebelum pengajuan layanan.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyebut inovasi ini bagian transformasi layanan digital PLN.

Menurutnya, pelanggan kini bisa menghitung sendiri estimasi biaya listrik dengan mudah melalui aplikasi.

“Semua informasi tersedia jelas, sehingga pelanggan lebih siap tanpa kekhawatiran,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menegaskan fitur ini juga mencegah penggunaan jasa perantara yang berpotensi merugikan pelanggan.

“Pelanggan tidak perlu pihak ketiga, semua proses langsung melalui PLN Mobile sesuai ketentuan,” tambahnya.

Untuk mengakses fitur, pelanggan cukup mengunduh PLN Mobile di Play Store atau App Store.

Selanjutnya login menggunakan nomor ponsel dan pilih menu “Simulasi Biaya”.

Pengguna dapat menentukan jenis layanan, termasuk opsi Sertifikat Laik Operasi (SLO), lalu tekan “Hitung”.

Hasil estimasi biaya akan muncul secara detail sesuai layanan yang dipilih pelanggan.

PLN memastikan perhitungan biaya sudah disesuaikan agar transparan dan akurat.

Fitur ini diharapkan meningkatkan kenyamanan dan rasa aman pelanggan dalam mengakses layanan listrik.

PLN mengimbau masyarakat menggunakan layanan resmi melalui PLN Mobile tanpa perantara.*

Kakanwil Kemenag Sultra Ajak Jaga Harmoni dan Rekonsiliasi Hati

KENDARIKINI.COM — Kanwil Kemenag Sultra menggelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Senin (6/4/2026).

Kegiatan bertema harmoni dan silaturahmi itu berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Kendari.

Acara dipimpin Kakanwil H. Mansur, dihadiri pejabat, tokoh agama, ormas, dan lintas instansi.

Hadir pula Ketua MUI Sultra, PWNU, Rektor IAIN Kendari, hingga Densus 88.

Mansur menegaskan Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan harmoni antarumat beragama.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Menurutnya, kebersamaan bukan sekadar simbol, tetapi wujud integritas menjaga persatuan bangsa.

“Momentum ini berdekatan dengan Idul Fitri dan Paskah, menegaskan pentingnya harmoni,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya rekonsiliasi hati dalam menyikapi perbedaan pandangan.

Perbedaan, katanya, harus dikelola bijak dengan sikap saling menghormati dan memahami.

Di akhir sambutan, Mansur mengajak ASN bekerja sungguh-sungguh dan menjaga integritas pelayanan.

Sementara itu, Ketua MUI Sultra KH Muslim menekankan Halal Bihalal sebagai sarana rekonsiliasi.

Ia menyebut momen ini penting untuk mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan.

Menurutnya, Ramadan melatih spiritualitas dan melahirkan pribadi bertakwa.

Nilai Ramadan harus dijaga melalui silaturahmi, sedekah, dan akhlak sehari-hari.

Umat juga diajak meningkatkan kepedulian sosial melalui infak, tenaga, dan kontribusi positif.

KH Muslim mengingatkan pentingnya saling memaafkan dan menjaga emosi.

Ia berharap kegiatan ini memperkuat persatuan dan membangun masyarakat harmonis.*

OPINI: Fokus Nambang dan Lupa Janji Bangun Smelter, Pemerintah Harus Hentikan Aktivitas PT SCM

Eksistensi PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) kini tengah berada di bawah radar kritis publik. Perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe ini dinilai telah mengingkar komitmen utamanya yakni membangun pabrik pemurnian biji nikel atau smelter.

Kehadiran PT SCM pada awalnya disambut dengan tangan terbuka oleh masyarakat Sultra.

Harapannya jelas, yakni hilirisasi industri yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi daerah.

Namun, realita di lapangan justru menunjukkan arah yang berbeda. Rencana pembangunan smelter seolah menguap, berganti menjadi aktivitas pertambangan nikel konvensional yang serupa dengan pemegang IUP lainnya.

Awalnya banyak pihak yang memberikan dukungan penuh kepada PT SCM karena janji pembangunan pabrik di Routa.

Namun, fakta yang terlihat saat ini justru menunjukkan perusahaan jauh lebih aktif melakukan eksploitasi dan penjualan ore ketimbang meletakkan batu pertama pembangunan industri pemurnian.

Data menunjukkan bahwa pada semester I tahun 2025 saja, PT SCM dikabarkan telah memproduksi sekitar 6,9 juta metrik ton nikel di Routa.

Angka produksi yang fantastis ini semakin memperkuat dugaan bahwa fokus perusahaan telah bergeser sepenuhnya pada pengerukan kekayaan alam semata.

“Sudah lebih dari 10 tahun proses berjalan, bahkan Amdal sudah tuntas sejak tahun 2022. Tapi sampai detik ini tidak ada tanda-tanda pembangunan smelter. Mereka hanya fokus menambang dan hasilnya dijual ke luar, ke Morowali.”

Perlu digarisbawahi bahwa PT SCM menikmati “karpet merah” dari pemerintah berupa Wilayah IUP Terluas di Sulawesi Tenggara dan Kuota Produksi Terbesar di wilayah tersebut.

Kami menilai keistimewaan ini diberikan pemerintah karena adanya komitmen investasi strategis berupa pembangunan smelter.

Jika komitmen tersebut tidak direalisasikan, maka legitimasi atas luas wilayah dan kuota produksi besar tersebut patut dipertanyakan kembali.

Melihat kondisi ini, Ampuh Sultra mendesak Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah tegas dengan menghentikan seluruh aktivitas operasional PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe sampai ada kejelasan progres pembangunan smelter.

Melakukan peninjauan ulang terhadap luas wilayah IUP dan besaran kuota produksi yang diberikan.

Memeriksa kembali kepatuhan perusahaan terhadap pakta integritas investasi yang pernah dijanjikan.

Jangan sampai kekayaan alam Sultra dikuras habis tanpa meninggalkan jejak industri yang berkelanjutan bagi anak cucu kita.

Pemerintah tidak boleh kalah oleh janji manis korporasi yang hanya mengejar profit dari penjualan bahan mentah.

Janji adalah hutang, dan smelter adalah harga mati untuk keberlanjutan ekonomi Konawe.

Oleh: Hendro Nilopo (Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum – Ampuh Sultra)*

Pelajar di Muna Gagal Dirudapaksa, Pelaku Tertusuk Badik Sendiri

MUNA, KENDARIKINI.COM – Dugaan percobaan rudapaksa terhadap anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Peristiwa itu berlangsung Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 01.30 WITA di salah satu tempat di Kabupaten Muna. Kasi Humas Polres Muna, IPTU Muh Jurfi, membenarkan kejadian tersebut.

“Terduga pelaku berinisial AS (46), warga setempat. Korban adalah pelajar, Kejadian bermula saat korban mengantar temannya, pulang usai latihan silat di rumah warga,” katanya.

Sambungnya, Dalam perjalanan pulang, korban dihadang pelaku di perempatan jalan.

“Pelaku kemudian menodongkan badik dan memaksa korban menuruti keinginannya. Korban melakukan perlawanan dengan mencoba merebut senjata dari tangan pelaku,” tambahnya.

Lanjutnya, Saat perebutan terjadi, pelaku justru tertusuk badik miliknya sendiri di bagian rusuk bawah.

“Akibatnya, pelaku mengalami luka pada bagian dada dan harus dilarikan ke rumah sakit. Saat ini pelaku dirawat di RSUD Muna Barat dalam kondisi sadar dan dalam pengawasan polisi,” ungkapnya.

Sementara itu, korban belum dapat dimintai keterangan karena masih mengalami trauma. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

“Perkembangan kasus akan disampaikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” tutupnya.*

Gubernur ASR Genjot Pertanian, Ratusan Alsintan Masuk Sultra

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka memperkuat sektor pertanian melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Pertanian RI.

Upaya tersebut membuahkan hasil berupa bantuan ratusan alat dan mesin pertanian untuk petani di Sultra.

Pada 2025, Sultra menerima 100 unit traktor roda dua dan 52 unit traktor roda empat.

Selain itu, tersedia 10 unit combine harvester, 25 pompa air, serta tiga unit drone pertanian.

Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra terus menyalurkan bantuan tersebut hingga 2026.

Terbaru, bantuan disalurkan ke Konawe dan Kolaka Timur pada Sabtu, 4 April 2026.

Empat kelompok tani menerima traktor roda dua, masing-masing satu di Konawe dan tiga di Kolaka Timur.

Enam kelompok tani di Kolaka Timur juga mendapat bantuan pompa air untuk mengatasi kekeringan.

Memasuki triwulan kedua 2026, Sultra kembali mendapat tambahan 40 unit traktor roda dua.

Selain itu, pemerintah pusat menyetujui program cetak sawah tambahan seluas 10 ribu hektare.

Total program cetak sawah di Sultra kini mencapai 24.050 hektare.

Bantuan alsintan didistribusikan berdasarkan luas lahan baku sawah di masing-masing daerah.

Penggunaan alsintan bersifat pinjam pakai dan dapat digilir antar kelompok tani.

“Penyaluran alsintan ini tidak dipungut biaya,” ujar Kadis Taufik, Senin, 6 April 2026.

Program ini menjadi strategi meningkatkan efisiensi produksi dan ketahanan pangan daerah.

Penggunaan teknologi seperti drone diharapkan mendukung modernisasi sektor pertanian Sultra.*

CISC Kendari Juara Turnamen Sepak Bola Usia Dini Sultra

KENDARIKINI.COM – SSB CISC Kendari kembali menorehkan prestasi gemilang di Sulawesi Tenggara.

Tim berjuluk “Biru Biru” meraih juara pertama kategori U12 pada turnamen usia dini di Pomala, Kolaka, Minggu (5/4).

Sejak fase grup, CISC tampil dominan dengan permainan kolektif dan menyerang.

Di final, mereka menghadapi SSB AS10 Konawe dalam laga ketat. Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal.

Pertandingan dilanjutkan ke adu penalti, dan CISC menang tipis 2-1.

Kemenangan ini disambut haru orang tua dan manajemen yang hadir langsung di lapangan.

Pelatih CISC Kendari, Fendi, menyebut gelar ini hasil latihan konsisten para pemain.

“Ini buah kerja keras anak-anak. Yang penting mereka disiplin, sportif, dan menikmati permainan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam perkembangan pemain muda.

Selain juara U12, CISC juga meraih juara tiga kategori U10.

Penghargaan individu diraih Khalil Al Ghifari sebagai pemain terbaik.

Sementara Muhammad Rafi Sulaiman dinobatkan sebagai kiper terbaik.

Prestasi ini menjadi motivasi menghadapi event nasional di Sulawesi Selatan.

Turnamen ini diikuti puluhan SSB se-Sultra dan menjadi barometer pembinaan usia dini.

CISC Kendari optimistis terus melahirkan talenta sepak bola unggul untuk level nasional.*

Siswa SMP di Kolaka Seberangi Sungai Demi Sekolah

KENDARIKINI.COM – Sejumlah siswa SMPN 5 Watubangga, Kolaka, menghadapi risiko besar demi menempuh pendidikan setiap hari.

Mereka harus menyeberangi sungai penghubung Kolaka–Bombana di Desa Mataosu, Kecamatan Watubangga.

Kondisi ini tidak hanya menyulitkan, tetapi juga membahayakan keselamatan para pelajar.

Arus sungai kerap berubah, terutama saat hujan yang menyebabkan debit air meningkat drastis.

Saat air normal, siswa menyeberang berjalan kaki, namun saat banjir mereka terpaksa tidak bersekolah.

Keluhan siswa viral melalui video yang meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi tersebut.

“Kami kadang tidak pergi sekolah karena banjir. Tolong pemerintah melihat desa kami,” ujar seorang siswa.

Demi tetap belajar, siswa nekat menggunakan tali sebagai pegangan saat menyeberangi sungai.

Dengan perlengkapan sekolah di punggung, mereka melawan arus demi sampai ke sekolah.

Kondisi ini mencerminkan keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil yang menghambat akses pendidikan.

Para siswa berharap adanya jembatan layak agar bisa bersekolah tanpa risiko keselamatan.

Dilansir dari Kendariinfo, Plt Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Panca Widya, menyebut akan mengecek kewenangan wilayah tersebut.

Menurutnya, perlu dipastikan apakah pembangunan jembatan menjadi tanggung jawab provinsi atau kabupaten.*

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Konawe Utara Sultra

KENDARIKINI.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu (5/4/2026).

Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pukul 06.31 WIB atau 07.31 Wita.

Lokasi gempa berada pada koordinat 2,99 LS dan 122,45 BT.

Titik gempa terletak sekitar 69 kilometer timur laut Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 9 kilometer di bawah permukaan laut.

BMKG mengimbau masyarakat melaporkan jika merasakan getaran gempa tersebut.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

Gempa dengan magnitudo kecil umumnya tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan.

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi yang tersedia.*

PLN Imbau Jarak Aman Tiga Meter dari Jaringan Listrik

KENDARIKINI.COM – PLN UID Sulselrabar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik di sekitar lingkungan.

Imbauan ini bertujuan menjaga keselamatan sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Sulsel, Sultra, dan Sulbar.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam operasional kelistrikan.

Menurutnya, bahaya listrik sering tidak terlihat, sehingga masyarakat perlu memahami risiko di sekitar jaringan listrik.

“PLN mengimbau masyarakat waspada jika ada pohon atau bangunan mendekati jaringan listrik,” ujar Edyansyah.

Ia meminta masyarakat segera melapor ke kantor PLN atau melalui aplikasi PLN Mobile jika menemukan potensi bahaya.

PLN terus melakukan sosialisasi keselamatan sebagai upaya menekan risiko kecelakaan akibat kelalaian di sekitar jaringan listrik.

Masyarakat juga diminta mematuhi jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik bertegangan 20 kV.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2013 tentang K3 Ketenagalistrikan.

“Aturan ini penting untuk mencegah kecelakaan fatal bagi manusia maupun kerusakan aset,” jelasnya.

PLN berharap kesadaran masyarakat meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman dan tertib energi.*

Mayat Pria Mengapung di Laut Poleang Bombana, Diduga Tenggelam

KENDARIKINI.COM – Warga pesisir Kecamatan Poleang, Bombana, digegerkan penemuan mayat pria mengapung di laut, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Dilansir dari Infobombana, Korban diketahui bernama Rustam (40), petani sekaligus pekebun asal Kelurahan Kastarib, Kecamatan Poleang.

Penemuan bermula saat nelayan muda, Doyo (20), pulang mencari gurita di perairan setempat.

Saat mendekati pesisir Bajo Barat, Boepinang Barat, ia melihat jerigen putih mengapung mencurigakan.

Setelah didekati, Doyo menemukan tubuh manusia setengah tenggelam, dengan tangan masih terikat pada jerigen tersebut.

“Korban terlihat tenggelam sekitar satu siku orang dewasa dan masih memegang jerigen,” ujar saksi.

Doyo kemudian melapor ke nelayan lain, Herdi (35) dan Justang (42), lalu bersama mengevakuasi korban.

Jenazah dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Boepinang Barat sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian.

Personel Polsek Poleang dipimpin Plt Kapolsek IPTU Sudirman tiba dan membawa korban ke Puskesmas Poleang.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan luka pada pelipis kanan dan lecet di siku kanan korban.

Meski demikian, polisi menduga korban meninggal akibat tenggelam setelah terseret arus laut.

“Korban diduga mencari ikan seorang diri, lalu terseret ombak hingga terbawa arus ke tepi,” ujar petugas.

Pihak keluarga menerima kejadian sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Keluarga juga menandatangani berita acara penolakan visum dan autopsi dari pihak kepolisian.

Menurut keluarga, Rustam kerap melaut seorang diri untuk mencari ikan di wilayah tersebut.

Jenazah rencananya dimakamkan di Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat, pada hari yang sama.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi nelayan agar lebih waspada saat melaut, terutama sendirian.*

Video Uang Palsu di Pasar Baruga Kendari Viral, Warga Diminta Waspada

KENDARIKINI.COM – Dugaan peredaran uang palsu di Pasar Baruga, Kota Kendari, viral di media sosial, Sabtu (4/4/2026).

Informasi tersebut beredar melalui video amatir yang diunggah warganet dan menarik perhatian masyarakat.

Dalam video, terlihat empat lembar uang pecahan Rp100.000 diperiksa warga menggunakan cahaya lampu.

“Uang palsu sudah beredar di Pasar Baruga, hati-hati,” terdengar suara dalam rekaman tersebut.

Hingga kini, pihak berwenang maupun Bank Indonesia belum memberikan konfirmasi resmi terkait informasi tersebut.

Meski belum terverifikasi, masyarakat diminta tetap waspada saat bertransaksi, terutama di pasar tradisional.

Warga disarankan memeriksa ciri keaslian uang untuk menghindari potensi kerugian.

Jika menemukan uang mencurigakan, masyarakat diimbau segera melapor kepada pihak berwajib.

Langkah ini penting untuk mencegah peredaran uang palsu semakin meluas di tengah masyarakat.*

Rumah Walet di Kolaka Timur Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

KOLAKA TIMUR, KENDARIKINI.COM – Rumah burung walet di Desa Talinduka, Kecamatan Dangia, Kolaka Timur, terbakar, Sabtu (4/4/2026) sore.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.15 WITA, menghanguskan bangunan milik Irman Ahmad (46), seorang guru setempat.

Kasi Humas Polres Kolaka Timur, Iptu Irfan, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui saksi Muliati saat melayani pembeli bensin.

“Saksi melihat api dari rumah korban sekitar 50 meter, lalu berteriak meminta pertolongan,” ujar Iptu Irfan, Minggu (5/4/2026).

Teriakan tersebut didengar Yusman Nosi yang segera menuju lokasi dan meminta bantuan warga sekitar.

Warga bersama saksi lain, termasuk H. Sise, berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Sekitar pukul 17.30 WITA, tim pemadam kebakaran Kolaka Timur tiba dan langsung melakukan pemadaman.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.00 WITA setelah proses pemadaman berlangsung intensif.

Bangunan berukuran 8 x 13 meter itu sudah tidak dihuni sekitar 14 tahun dan difungsikan sebagai rumah walet.

Polisi menduga api berasal dari bagian depan kiri bangunan akibat korsleting listrik, namun masih diselidiki.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.*

Polda Sultra Amankan Ibadah Peringatan Wafat Isa Almasih di Kendari

KENDARIKINI.COM – Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara mengamankan ibadah peringatan wafatnya Isa Almasih melalui patroli KRYD, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan dipimpin Pamenwas Ditlantas Polda Sultra, KOMPOL M. Rizal Syahril, melibatkan personel untuk pengamanan dan kelancaran lalu lintas.

Pengamanan dilakukan di sejumlah gereja, termasuk Gereja Galilea Baruga, Paroki Kabar Sukacita Maria Ranomeeto, dan gereja Protestan Ranomeeto.

Personel melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi ibadah guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Petugas juga memantau langsung jalannya ibadah untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib.

Hasil kegiatan menunjukkan arus lalu lintas di sekitar gereja terpantau lancar sepanjang ibadah berlangsung.

Seluruh rangkaian ibadah berjalan khidmat tanpa gangguan berarti, dengan situasi tetap kondusif.

Kehadiran polisi menjadi bentuk komitmen memberikan perlindungan serta menjaga toleransi antar umat beragama.

Ditlantas Polda Sultra menegaskan akan terus meningkatkan pengamanan kegiatan masyarakat secara humanis.*

Patroli Malam Minggu Polda Sultra Jaga Kendari Kondusif

KENDARIKINI.COM – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara mengintensifkan patroli malam Minggu guna menjaga Kamseltibcarlantas, Minggu (5/4/2026) dini hari.

Kegiatan diawali apel arahan pukul 00.00 WITA, dipimpin Kasi Fasmat Ditlantas Polda Sultra, KOMPOL Wahyuni Sulistiyono, S.Sos.

Sejumlah personel diterjunkan dan disiagakan di titik rawan aktivitas masyarakat untuk mengantisipasi gangguan keamanan serta kemacetan.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan strategis, meliputi Tugu MTQ, Bundaran Gubernur, dan Bundaran Tank.

Selain pengaturan arus, personel juga memberikan imbauan kepada pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas.

Pengguna kendaraan roda dua diingatkan tidak melawan arus dan wajib menggunakan helm demi keselamatan.

Hasil patroli menunjukkan situasi lalu lintas Kota Kendari dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif sepanjang kegiatan berlangsung.

Kehadiran polisi di lapangan menjadi upaya preventif sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat pada malam akhir pekan.

Ditlantas Polda Sultra menegaskan komitmennya meningkatkan patroli humanis demi menciptakan budaya tertib berlalu lintas.*

Polresta Kendari Ungkap Pelaku Pencurian Rumah di 10 TKP

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di 10 lokasi berbeda.

Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau mengatakan empat pelaku berhasil diamankan pada Sabtu, 4 April 2026 dini hari.

Para pelaku berinisial FA, SA, AR, dan AN dengan latar belakang pekerjaan berbeda.

Penangkapan dilakukan Tim Buser77 bersama Unit Intelkam berdasarkan laporan masyarakat.

Kasus ini bermula saat korban meninggalkan rumahnya di BTN Anoa Green Wisata, Konawe Selatan.

Pelaku memanfaatkan rumah kosong dengan cara mencongkel jendela dan mematikan aliran listrik.

Aksi pelaku terekam CCTV saat memasuki rumah dan melancarkan pencurian.

Korban baru mengetahui kejadian setelah pulang dan menemukan sejumlah barang berharga hilang.

Barang dicuri meliputi drone, kamera, genset, monitor, hingga perlengkapan rumah tangga.

Polisi menyita sejumlah barang bukti termasuk drone, kamera DSLR, laptop, dan alat hisap sabu.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku mencuri di dua rumah pada lokasi tersebut.

Mereka juga mengakui terlibat pencurian di total 10 TKP wilayah Kendari, Konawe, dan Konawe Selatan.

Pelaku menggunakan mobil sewaan untuk mengangkut hasil curian dari lokasi kejadian.

Sebagian barang hasil curian dijual, termasuk dua genset senilai Rp4 juta.

Uang hasil penjualan dibagi dan digunakan untuk kebutuhan pribadi serta sewa kendaraan.

Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan jaringan pelaku lainnya.*

PT KKU Diduga Kapalkan Ore Nikel Tanpa RKAB 2026

KENDARIKINI.COM, KONAWE UTARA – P3D Konut menyoroti aktivitas PT Karyatama Konawe Utara (KKU) yang diduga mengapalkan ore nikel tanpa RKAB 2026.

Koordinator P3D Konut, Jefri, menyebut terdapat dua tongkang sedang memuat ore di jetty perusahaan.

Dua tongkang tersebut yakni Entrada 3301 dan Megan yang terlihat melakukan pengisian ore nikel.

Jefri menduga PT KKU belum mengantongi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya tahun 2026.

Namun, aktivitas hauling dan penjualan ore nikel masih terus berlangsung di lokasi tambang.

Ia mengacu pada Surat Edaran ESDM Nomor 2.E/HK.03/DJB/2025 terkait pelaksanaan RKAB 2026.

Dalam aturan itu, kegiatan produksi tidak diperbolehkan tanpa persetujuan RKAB setelah 31 Maret 2026.

“Diduga perusahaan tetap beroperasi dan menjual ore, belum jelas menggunakan dokumen apa,” ujarnya.

P3D mempertanyakan legalitas operasi produksi dan penjualan tanpa RKAB yang berpotensi melanggar hukum.

Jefri meminta aparat penegak hukum dan syahbandar segera menelusuri dugaan pelanggaran tersebut.

Selain itu, ia menyoroti kecelakaan kerja berulang dalam aktivitas hauling PT KKU.

Kecelakaan dilaporkan terjadi di KM 03 dan KM 07 yang melibatkan kontraktor perusahaan.

Ia menilai pengawasan keselamatan kerja masih lemah dan membahayakan para pekerja.

P3D juga menyoroti peran PT Indra Bhakti Mustika sebagai jalur hauling yang diduga lalai.

Jika terbukti, aktivitas tanpa RKAB berpotensi melanggar UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020.*

Rasmin Jaya Terbitkan Buku Transformasi di Era Disrupsi

KENDARIKINI.COM – Mahasiswa Pascasarjana Universitas Halu Oleo, Rasmin Jaya, menerbitkan buku berjudul Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi.

Rasmin merupakan pemuda asal Desa Maperaha, Muna Barat, yang aktif di dunia akademik dan gerakan mahasiswa.

Buku ini lahir dari proses panjang, melalui pembacaan fenomena sosial, diskusi, serta pengalaman advokasi kebijakan publik.

Ia menilai literasi sebagai “nutrisi otak” yang penting menjaga ketajaman berpikir dan memahami dinamika zaman.

Sebagai aktivis GMNI Kendari, Rasmin dikenal aktif mengawal isu sosial, mahasiswa, dan kebijakan pemerintah daerah.

Di tengah kesibukan organisasi dan studi, ia tetap konsisten menulis dan membangun wacana publik melalui berbagai media.

Menurutnya, menulis adalah cara sunyi untuk menyampaikan gagasan sekaligus memberi kontribusi bagi masyarakat luas.

Buku tersebut membahas isu politik, pendidikan, demokrasi, dan sosial dalam bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

Ia juga menyoroti tantangan era disrupsi, termasuk hoaks, bullying, dan polarisasi akibat perkembangan teknologi.

Namun, teknologi juga dinilai membuka peluang memperkuat budaya literasi dan percakapan publik yang berkualitas.

Rasmin menegaskan pentingnya mahasiswa menjaga budaya membaca dan menulis sebagai pilar kemajuan peradaban.

Buku ini diharapkan menjadi referensi pemikiran bagi generasi muda dan pemangku kebijakan dalam pembangunan daerah.

Rasmin adalah alumni Sosiologi FISIP UHO dan pernah memimpin sejumlah organisasi mahasiswa di Kendari.

Ia berharap karya tersebut mampu memantik kesadaran kritis dan semangat perubahan di kalangan generasi muda.*

Tokoh Budaya Muna Dorong Pelestarian Kearifan Lokal

MUNA, KENDARIKINI.COM – Ketua DPD MAKN Muna, YM LA La Ode Riago menerima kunjungan pemerhati budaya di Katapi, kediamannya.

Pertemuan berlangsung sederhana, mencerminkan kepribadiannya yang dikenal bersahaja dalam kehidupan sehari-hari.

La Ode Riago, bergelar Sangia Kobenteno, menjadi representasi kuat tokoh budaya di tengah dominasi figur publik lainnya.

Kehadirannya dinilai penting menjaga keseimbangan antara perkembangan zaman dan pelestarian kearifan lokal Muna.

Dalam pertemuan, muncul keprihatinan minimnya perhatian terhadap budaya, khususnya di kalangan birokrasi daerah.

Kondisi ini dinilai perlu dijawab melalui kolaborasi lintas generasi dengan melibatkan pemuda sebagai pelestari budaya.

Sebagai komitmen budaya, Riago konsisten mengenakan kampurui dalam berbagai aktivitasnya di ruang publik.

Ia juga kerap mengupayakan pendanaan kegiatan budaya secara swadaya sebagai bentuk dedikasi nyata.

Tokoh budaya yang juga Presiden PMMI ini aktif menelusuri jejak kebudayaan Muna di berbagai daerah Indonesia.

Ia turut menguatkan narasi sejarah melalui jejak syiar Lade Wuna dan pengajuan rekor MURI Benteng Kotano Wuna.

Riago juga mengambil langkah strategis merespons klaim sejarah terkait posisi Muna dalam Kesultanan Buton.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmennya mendukung generasi muda dalam pelestarian dan pengembangan budaya Muna.

Sinergi tokoh adat, pemerhati budaya, dan pemuda diharapkan memperkuat keberlanjutan budaya daerah.*

HIPPMAR Desak Keadilan Tambang Routa, Soroti Lingkungan dan Hak Warga

KENDARIKINI.COM – Ketua HIPPMAR, Umar, menegaskan isu keadilan di Routa bukan hanya kepentingan warga lokal, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, dugaan eksploitasi lingkungan dan pelanggaran hak masyarakat menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara.

Umar menyebut keadilan sebagai nilai universal yang tidak dibatasi wilayah administratif, sehingga advokasi terbuka bagi semua pihak.

Routa dinilai memiliki posisi strategis di Konawe, menjadikan persoalan wilayah tersebut relevan diperjuangkan secara luas.

Ia menilai keliru anggapan bahwa masyarakat luar tidak boleh terlibat dalam advokasi persoalan di Routa.

HIPPMAR juga menyoroti sikap sejumlah pihak, khususnya anak muda, yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat.

Mereka dinilai justru menjadi perpanjangan tangan korporasi melalui narasi kesejahteraan yang menutupi realitas di lapangan.

“Fakta penyempitan ruang hidup masyarakat tidak boleh diabaikan,” tegas Umar dalam keterangannya.

HIPPMAR mendesak perusahaan menepati komitmen pembangunan smelter di Routa, termasuk di kawasan Tapparan Teo.

Mereka menolak pengangkutan ore nikel ke luar daerah tanpa memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat.

Selain itu, HIPPMAR meminta tata kelola tambang dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.

Fokus pengawasan meliputi program PPM, CSR, serta reklamasi pasca tambang untuk mencegah kerusakan lingkungan.

HIPPMAR menegaskan komitmennya mengawal isu ini demi keadilan dan keberlanjutan masyarakat Routa.*

Hari Ketujuh Pencarian Orang Hilang di Busowa Busel Tak Buahkan Hasil, Operasi SAR Resmi Ditutup

KENDARIKINI.COM – Operasi SAR pencarian satu warga hilang di Desa Busowa, Buton Selatan resmi ditutup, Sabtu (4/4/2026).

Kepala KPP Kendari Amiruddin AS menyampaikan, pencarian memasuki hari ketujuh hingga pukul 14.00 Wita, hasilnya nihil.

“Tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban selama operasi berlangsung di area kebun Desa Busowa,” katanya.

Berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait dan keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing setelah operasi dihentikan,” tambahnya.

Amiruddin menegaskan, operasi SAR dapat dibuka kembali jika ditemukan tanda baru keberadaan korban.

“Korban diketahui bernama La Wule (80), warga Sampolawa, Tira, Buton Selatan. Sebelumnya, korban pergi ke kebun pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WITA,” ungkapnya.

Lanjutnya, sebelumnya Korban hendak mengantarkan ikan kepada keponakannya yang tinggal di dalam kebun.

“Namun, hingga kini korban tidak pernah sampai di lokasi tujuan. Pencarian awal telah dilakukan keluarga dan masyarakat sekitar, tetapi belum membuahkan hasil,” tuturnya.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk KPP Kendari, Pos SAR Baubau, BPBD Busel, masyarakat, dan keluarga.

“Peralatan yang digunakan meliputi rescue car, motor trail, drone thermal, alat medis, evakuasi, dan komunikasi,” pungkasnya.*

Penemuan Air Terjun di Routa Konawe Terhimpit Area Tambang PT SCM

KONAWE, KENDARIKINI.COM – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan dengan unggahan akun TikTok @exploresulawesi yang memperlihatkan keindahan tersembunyi di pelosok Sulawesi Tenggara. Sebuah air terjun megah dengan debit air yang sangat besar ditemukan di wilayah Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sabtu 4 April 2026.

Air terjun yang diklaim sebagai salah satu yang terbesar di provinsi ini memiliki karakteristik dinding air yang lebar dan tinggi, menyerupai tirai raksasa di tengah hutan yang masih asri. Namun, di balik keindahannya, terselip kabar yang cukup memprihatinkan bagi para pecinta alam.

Berada di Kawasan Pertambangan
Berdasarkan keterangan dalam video tersebut, air terjun eksotis ini berlokasi di dalam kawasan pertambangan nikel milik PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), tepatnya di Desa Lalomerui.

Karena letaknya yang berada di area operasional perusahaan, objek wisata alam ini kabarnya tidak dibuka untuk umum. Hal ini memicu reaksi beragam dari netizen yang menyayangkan potensi wisata luar biasa tersebut tidak bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Kekhawatiran Kelestarian Alam
Dalam unggahannya, akun @exploresulawesi mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib air terjun tersebut di masa depan.

“Sangat miris, kelangsungan air terjun ini semoga tidak rusak oleh pertambangan dan bisa menjadi perhatian pemerintah setempat,” tulis akun tersebut dalam kolom deskripsi.

Masyarakat berharap adanya langkah nyata dari pihak perusahaan maupun Pemerintah Kabupaten Konawe untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar air terjun. Meskipun berada di wilayah industri, keberadaan aset alam yang langka ini diharapkan tetap terlindungi dari dampak aktivitas penambangan.

Hingga saat ini, video tersebut telah mendapat ribuan suka dan ratusan komentar dari warga net yang berharap agar keajaiban alam di Routa ini tidak hanya menjadi kenangan dalam bentuk digital, tetapi tetap berdiri kokoh sebagai warisan alam Sulawesi Tenggara.*

Polresta Kendari Bongkar TPPO Anak, Empat Pelaku Ditangkap

KENDARIKINI.COM — Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus dugaan eksploitasi seksual dan TPPO terhadap anak di bawah umur.

Pengungkapan dilakukan Unit PPA berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/112/IV/2026 tertanggal 2 April 2026.

Kasat Reskrim, AKP Welliwanto Malau, menyebut empat terduga pelaku berhasil diamankan.

“Masing-masing berinisial KI (27), DI (26), DO (22), dan AR (31). Kasus melibatkan seorang anak perempuan berusia 16 tahun yang masih berstatus pelajar SMP,” katanya.

Sambungya, Korban diduga dieksploitasi di sejumlah penginapan dan hotel di wilayah Kota Kendari.

“Lokasi kejadian antara lain di Baruga, Wua-Wua, dan Lepo-Lepo sejak Januari hingga Maret 2026. Pelaku diduga memanfaatkan korban untuk melayani tamu dan memperoleh keuntungan,” tambahnya.

Lanjutnya, Polisi menyebut praktik tersebut termasuk eksploitasi seksual dan tindak pidana perdagangan orang.

“Penangkapan dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti. Para pelaku diamankan di wilayah Konawe Selatan pada 30 Maret 2026 malam,” ungkapnya.

Saat ini, seluruh tersangka menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Kendari.

“Dua pelaku diketahui juga terlibat perkara lain terkait kepemilikan senjata tajam,” tuturnya.

Penyidik menjerat pelaku dengan UU Perlindungan Anak dan KUHP terbaru.

“Polisi masih mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan jaringan lebih luas,” tutupnya.*

Polres Muna Tangkap Pelaku Curanmor, Yamaha Mio Dicuri

KENDARIKINI.COM — Satreskrim Polres Muna mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor di Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Kasus ini terungkap setelah laporan kehilangan sepeda motor Yamaha Mio 125 milik La Ode Samude.

Motor bernomor polisi A 6984 XN tersebut hilang Rabu, 25 Maret 2026 sekitar pukul 06.30 WITA.

Lokasi kejadian berada di area Kantor Dinas Perhubungan Muna, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Butung-Butung.

Kasi Humas Polres Muna, IPTU Muh. Jufri, mengatakan tim langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif.

Hasilnya, polisi mengamankan terduga pelaku berinisial IF (28) pada Jumat, 3 April 2026.

Pelaku ditangkap di Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu tanpa perlawanan.

“Pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Jufri.

Saat ini, pelaku telah dibawa ke Mapolres Muna guna menjalani pemeriksaan.

Penyidik masih mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain.*

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi

KENDARIKINI.COM — Pemerintah Indonesia mendesak investigasi menyeluruh atas insiden ledakan di Lebanon Selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI.

Permintaan itu disampaikan Duta Besar RI untuk PBB, Umar Hadi, menyusul insiden proyektil misterius di wilayah misi perdamaian.

Tiga prajurit gugur yakni Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Selain itu, lima prajurit mengalami luka, termasuk Praka Rico Pramudia dan Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana.

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Teguh Santosa, menilai investigasi penting untuk mengungkap motif kejadian tersebut.

Ia menyebut insiden tidak lepas dari eskalasi konflik Israel dan Iran di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, ketegangan Israel dan Hizbullah di Lebanon Selatan berkaitan dengan konflik regional yang semakin memanas.

Sebelumnya, wilayah penugasan batalion Indonesia relatif aman sebelum konflik meningkat drastis.

Namun, situasi berubah setelah serangan AS dan Israel ke Iran memicu aksi balasan kelompok proksi.

Israel disebut berupaya menetralisir kekuatan Hizbullah yang dianggap bagian dari jaringan Iran.

Meski demikian, Indonesia tetap bersikap objektif dan menunggu hasil investigasi resmi sebelum menyimpulkan.

Pemerintah juga menolak klaim sepihak dan mendorong penyelidikan independen serta transparan.

Langkah ini menegaskan komitmen Indonesia pada hukum internasional dan perlindungan personel di wilayah konflik.*

Gubernur Sultra Buka GTC Open Tenis Tournament 2026

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sultra, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka resmi membuka Genk Tenis Club (GTC) Open Tenis Tournament 2026 di lapangan Tenis KONI Sultra, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Jum’at 3 April 2026.

“Kedatangan saya tidak lain tidak bukan, untuk melihat animo.masyarakat, dan ternyata animo masyarakat cukup baik,” katanya.

Lanjutnya pihaknya tahun ini merencanakan revitalisasi sejumlah venue olahraga.

“Memang tahun ini kita ada rencana revitalisasi, fasilitas olahraga kita, salah satunya lapangan teni, anggarannya sudah ada, desainnya sementara saya tunggu, pertengahan bulan depan sudah dimulai,” ungkapnya.

Sambungnya bahwa pihaknya juga menyampaikan akan melakukan pembangunan fasilitas RS Bahteramas.

“Tahun ini kita juga berupaya, RS Bahteramas kita akan bangun fasilitas yang canggih, fasilitas lain, rumah dokter,” tambahnya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa ia berpesan untuk memelihara aset yang telah terbangun.

“Kebiasaan kita membangunnya bisa, tetapi pemeliharaan agak susah, ini kita mesti pelihara bersama,” tuturnya.

Pihaknya juga berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan, secara pribadi pihaknya juga memberikan dukungan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berkelanjutan, maka dalam rangka memperingati HUT Sultra, kita akan laksanakan juga open turnamen, semua anggarannya dari saya, mari sama-sama kita majukan Sultra yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan tersebut diikuti oleh 400 (Empar Ratus) peserta dengan beberapa kategori lomba.*

ASPEK Kolaka Selatan Resmi Terbentuk, Perkuat Sinergi Pengusaha

KENDARIKINI.COM – Asosiasi Pengusaha Kolaka Selatan (ASPEK) resmi terbentuk melalui musyawarah di Anaiwoi, Tanggetada, Jumat (3/4/2026).

Pembentukan asosiasi ini melibatkan puluhan pengusaha di wilayah Kolaka bagian selatan sebagai langkah konsolidasi bersama.

Dalam musyawarah, Syahruddin terpilih sebagai Ketua, Darmawan sebagai Sekretaris, dan Ade Linda Marshanda sebagai Bendahara.

Ketua ASPEK, Syahruddin, menyebut pembentukan organisasi ini sebagai agenda strategis mendukung Proyek Strategis Nasional di Kolaka.

Ia berharap ASPEK mampu berkontribusi aktif dalam mengembangkan potensi ekonomi di Kolaka Selatan.

Syahruddin menekankan pentingnya kepengurusan yang solid, adaptif, dan kolaboratif dalam menjalankan organisasi.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin ASPEK ke depan.

Dewan Pendiri ASPEK, Anwar, mengatakan pembentukan organisasi melalui diskusi panjang dengan tokoh dan pengusaha setempat.

Menurutnya, asosiasi ini penting untuk menyatukan pandangan dan memperkuat sinergi antar pelaku usaha.

Anwar berharap pengurus terpilih bekerja aktif dan gotong royong demi kemajuan organisasi.

Ia menegaskan ASPEK harus menjadi wadah sekaligus rumah bersama bagi para pengusaha.

Pendiri lainnya, Asdar, menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh anggota hingga asosiasi terbentuk.

Ia menyebut pembentukan ASPEK sebagai langkah awal membangun kebersamaan yang kuat.

Jukasmir juga mengapresiasi antusiasme pengusaha yang tergabung dalam ASPEK.

Ia menilai sumber daya manusia dalam organisasi ini memiliki potensi besar untuk berkembang.*

Kompetisi Cerdas Cermat Syariah Sultra 2026 Dibuka untuk Pelajar

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menggelar Kompetisi Cerdas Cermat “Smart Finance Challenge”.

Kompetisi ini terbuka bagi pelajar SMA/SMK/MA dan mahasiswa di Kota Kendari.

Pendaftaran dibuka mulai 2 hingga 12 April 2026 dengan total hadiah jutaan rupiah.

Peserta wajib berdomisili di Sulawesi Tenggara dan berstatus pelajar atau mahasiswa aktif.

Kompetisi bersifat individu pada tahap awal sebelum masuk babak tim di final.

Tema lomba meliputi prinsip keuangan syariah, ZISWAF, produk perbankan syariah, dan lembaga keuangan syariah.

Babak penyisihan dilakukan secara individu untuk menentukan perwakilan terbaik.

Tiga peserta terbaik tiap institusi akan membentuk satu tim pada babak final.

Babak final terdiri dari Fast Response Round dan Super Round.

Setiap tim menjawab empat soal wajib dengan sistem poin benar dan salah.

Pada Super Round, peserta berebut menjawab sepuluh soal dengan nilai kompetitif.

Penilaian menggunakan sistem poin, termasuk pengurangan nilai untuk jawaban salah.

Panitia menargetkan kompetisi ini meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda.

Kegiatan ini juga diharapkan mendorong pemahaman praktik ekonomi syariah secara luas.*

Lomba Mewarnai Ekonomi Syariah Sultra 2026 Dibuka untuk Anak

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menggelar lomba mewarnai bertema ekonomi syariah di Kendari.

Kegiatan ini ditujukan bagi pelajar SD/MI sederajat usia 7 hingga 9 tahun.

Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026 dengan total hadiah jutaan rupiah.

Peserta wajib berdomisili di Kendari dan sekitarnya, dibuktikan dengan kartu pelajar.

Lomba bersifat individu dan dibatasi untuk 100 pendaftar pertama.

Peserta diwajibkan melakukan registrasi ulang sebelum pelaksanaan lomba.

Registrasi di lokasi lomba dilakukan maksimal 30 menit sebelum kegiatan dimulai.

Peserta diperbolehkan membawa alat mewarnai seperti crayon, pensil warna, dan spidol.

Namun, penggunaan cat air dan cat minyak tidak diperkenankan dalam lomba.

Peserta juga tidak diperbolehkan menerima bantuan dari orang tua selama perlombaan berlangsung.

Waktu pengerjaan mewarnai ditetapkan maksimal 60 menit oleh panitia.

Panitia hanya menyediakan lembar gambar sebagai media lomba.

Penilaian meliputi kerapihan, kreativitas warna, komposisi, serta kejelasan hasil akhir karya.

Bobot penilaian terdiri dari kebersihan 30 persen dan kreativitas 25 persen.

Tahapan lomba dimulai dari pendaftaran hingga pengumuman pemenang pada 26 April 2026.

Kegiatan ini diharapkan menanamkan pemahaman ekonomi syariah sejak usia dini.*

Lomba Dakwah Ekonomi Syariah Sultra 2026 Dibuka, Hadiah Jutaan

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menghadirkan Lomba Dakwah Ekonomi Syariah tingkat Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bank Indonesia, OJK, dan pemangku kepentingan ekonomi syariah di daerah.

Pendaftaran lomba dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026.

Peserta berkesempatan memperebutkan total hadiah jutaan rupiah dari penyelenggara.

Lomba terbuka bagi peserta berusia 15 hingga 20 tahun di Sulawesi Tenggara.

Peserta merupakan individu, khususnya santri pondok pesantren, dan wajib memenuhi persyaratan administrasi.

Materi lomba mencakup ekonomi syariah, ZISWAF, produk halal, dan pengelolaan keuangan syariah.

Peserta diminta membuat video dakwah maksimal tujuh menit dengan format MP4 dan rasio 16:9.

Selain video, peserta wajib mengirimkan materi dakwah dalam format dokumen sesuai ketentuan panitia.

Penilaian terdiri dari materi 30 persen dan kualitas video 70 persen.

Aspek dinilai meliputi orisinalitas, kesesuaian tema, kualitas audio visual, dan penyampaian materi.

Seleksi administrasi dan video berlangsung pada 13 hingga 14 April 2026.

Pengumuman tahap awal dijadwalkan 16 April 2026.

Peserta yang lolos akan mengikuti final berupa dakwah langsung pada 26 April 2026.

Panitia menegaskan keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Kegiatan ini diharapkan mendorong literasi dan penguatan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.*

Gubernur Sultra Wawancarai Langsung Pejabat, Terapkan Meritokrasi ASN

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menegaskan komitmen membangun birokrasi berbasis meritokrasi.

Ia melakukan wawancara langsung calon pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemprov Sultra.

Langkah ini memastikan pejabat terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan menjalankan tugas secara profesional.

Kepala BKD Sultra Andi Khaeruni mengatakan, wawancara berlangsung sejak 30 Maret 2026.

“Hingga 2 April, proses masih berjalan dan dilanjutkan pekan depan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, Gubernur ingin pengangkatan pejabat bebas dari gratifikasi dan nepotisme.

Proses ini menegaskan pengisian jabatan berbasis penilaian kompetensi, potensi, dan integritas.

Seleksi diawali usulan perangkat daerah, lalu BKD melakukan asesmen menyeluruh terhadap kandidat.

Penilaian meliputi pangkat, pendidikan, pengalaman, kinerja, hingga kemampuan manajerial dan integritas.

Selanjutnya, tiga kandidat terbaik diajukan untuk wawancara langsung oleh Gubernur.

Tahapan ini menjadi proses akhir sebelum diusulkan ke BKN untuk persetujuan teknis.

Pemprov Sultra juga menggandeng Jawa Barat dalam penerapan manajemen talenta ASN.

Kerja sama ditandatangani di Kantor BKD Jawa Barat, 2 April 2026.

Program ini mencakup pemagangan dan alih teknologi aplikasi manajemen talenta ASN.

Aplikasi tersebut memetakan talenta ASN berbasis kompetensi, potensi, dan kualifikasi.

Sistem ini mendukung perencanaan karier, suksesi jabatan, dan pengembangan kompetensi berkelanjutan.

Pemprov Sultra menargetkan ASN berintegritas, kompeten, dan berdaya saing tinggi.

Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif.*

Setahun Berlalu, Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Pelabuhan dan Conveyort Belt Antam Pomalaa Masih Tahap Penyidikan

KENDARIKINI.COM – Setahun berlalu, kasus dugaan korupsi di PT Antam Site Pomalaa masih tahap penyidikan, Jum’at 3 April 2026.

Hal tersebut dibenarkan, Asintel Kejati Sultra, Ilham mengatakan bahwa saat ini perkara masih tahap penyidikan.

“Sudah penyidikan yang setahu saya, nanti saya konfirmasi dulu,” ujarnya saat dikonfirmasi via pesan Whats App, Kamis 2 April 2026.

Sementara itu Kasipenkum Kejati Sultra, Irwan menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak penyidik.

“Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan tim teknis terkait hal ini, akan kami informasikan setelah mendapat datanya,” jelasnya.

Sebelumnya, Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan dua proyek PT Antam Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Dua proyek yang dianggarkan tahun 2012 tersebut, diantaranya pembangunan pelabuhan (port dan jetty facilities), dan pengangkutan barang (belt conveyor system).

Kasi Penkum Kejati Sultra, Dody mengatakan, dua proyek tersebut dikerjakan dua kontraktor yang berbeda.

Untuk proyek pembangunan pelabuhan PT Antam dikerjakan oleh PT Adhy Karya dengan anggaran Rp420.155.904.000 atau empat ratus dua puluh milyar seratus lima puluh lima juta sembilan ratus empat ribu rupiah.

Usai dilakukan penandatanganan kontrak, selanjutnya PT Adhy Karya melakukan proses pengerjaan. Namun, dari tenggang waktu 15 bulan (1 tahun 3 bulan) masa pengerjaan pembangunan pelabuhan, PT Adhy Karya tidak mampu menyelesaikan.

“Karena proses perencanaan yang tidak dilaksanakan secara benar dan tim proyek tidak melaksanakan pengawasan dengan baik, mengakibatkan pekerjaan tidak selesai tepat waktu sebagaimana ditentukan dalam kontrak,” ujar Dody, Selasa (21/1/2025).

Begitupun proyek pembangunan belt conveyor system, dengan anggaran senilai
Rp178.464.416.000 atau seratus tujuh puluh delapan miliar empat ratus enam puluh empat juta empat ratus enam belas ribu rupiah, tidak selesai dikerjakan PT Wijaya Karya sesuai waktu yang telah ditentukan dalam kontrak pekerjaan.

Akibat pekerjaan mangkrak, dua proyek yang telah dialokasikan negara sebagai menunjang operasional PT Antam dalam menjalankan smelter ore nikel di Pomalaa, tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

“Sampai saat ini pembangunan pelabuhan dan belt conveyor system tidak dapat
difungsikan sesuai dengan peruntukannya,” jelas Dody.

Untuk itu, Kejati Sultra berkomitmen akan menyelesaikan kasus ini, sesuai hukum tindak pidana korupsi yang berlaku di negara ini.

“Penyidik Kejati Sultra akan menuntaskan penyidikan perkara tersebut,” pungkasnya.*

Lomba Konten Ekonomi Syariah Sultra 2026 Resmi Dibuka

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah tingkat Sulawesi Tenggara.

Kompetisi ini mengajak masyarakat membuat video pendek bertema ekonomi syariah di berbagai platform media sosial.

Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026, dengan total hadiah jutaan rupiah.

Peserta diminta mengangkat tema seperti halal lifestyle, modest fashion, pariwisata ramah muslim, dan keuangan syariah.

Video berdurasi satu menit, berformat vertikal, serta memuat unsur edukasi dan promosi ekonomi syariah.

Konten dapat berupa vlog, review, tutorial, hingga video kreatif lainnya yang informatif dan menarik.

Peserta wajib mengunggah karya di media sosial serta mencantumkan tag akun Bank Indonesia Sultra.

Selain itu, peserta juga diminta menggunakan hashtag resmi yang telah ditentukan panitia.

Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas konten, kreativitas, orisinalitas, serta kekuatan pesan kampanye ekonomi syariah.

Aspek engagement seperti views, likes, dan komentar turut menjadi komponen penilaian.

Kompetisi terbuka bagi masyarakat umum berdomisili di Sulawesi Tenggara, dengan karya orisinal dan bebas pelanggaran.

Peserta juga wajib mengikuti seluruh ketentuan, termasuk mengikuti akun resmi penyelenggara.

Timeline kegiatan dimulai dari pendaftaran, kurasi, hingga pengumuman pemenang pada 26 April 2026.

Ajang ini diharapkan mendorong literasi ekonomi syariah melalui konten kreatif di kalangan masyarakat.*

PPNI Sultra Soroti Pelayanan Puskesmas Rarowatu yang Viral

KENDARIKINI.COM – Ketua DPW PPNI Sultra, Heryanto, menanggapi viralnya pelayanan Puskesmas Rarowatu yang menuai sorotan publik.

Ia menilai kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama tenaga kesehatan dan pemerintah daerah.

Heryanto menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait puskesmas yang belum beroperasi selama 24 jam.

Menurutnya, tidak semua puskesmas memiliki layanan penuh waktu sehingga informasi harus disampaikan secara terbuka.

Ia menyarankan pemasangan papan informasi atau neon box berisi jam operasional dan jenis layanan.

Langkah itu dinilai efektif mencegah kesalahpahaman masyarakat saat membutuhkan layanan kesehatan.

Heryanto juga mengingatkan agar kritik publik dijadikan dorongan perbaikan, khususnya bagi Dinas Kesehatan.

Ia mengungkapkan keterbatasan SDM menjadi kendala utama pelayanan di Puskesmas Rarowatu.

Jumlah perawat yang belum mencukupi membuat layanan belum bisa berjalan optimal, terutama untuk sistem 24 jam.

Ia mendorong minimal layanan IGD dapat beroperasi 24 jam untuk menangani kondisi darurat.

Selain itu, tenaga kesehatan dengan kompetensi kegawatdaruratan dinilai sangat dibutuhkan.

Heryanto menegaskan masyarakat tidak bisa disalahkan atas kurangnya informasi pelayanan.

Sebagai solusi, warga dengan kondisi darurat di luar jam layanan diarahkan ke rumah sakit terdekat.

Sebelumnya, Puskesmas Rarowatu viral setelah video keluhan warga beredar di media sosial.

Unggahan menunjukkan pasien kecelakaan belum mendapat penanganan meski berada di lokasi sejak subuh.

Warga juga mengeluhkan tidak adanya petugas jaga hingga pagi hari di fasilitas tersebut.

Kondisi itu memicu reaksi warganet yang menilai pelayanan kesehatan harus tetap siaga darurat.*

Sultra Maimo Sharia Fest 2026 Gelar Lomba Chef Halal

KENDARIKINI.COM – Sultra Maimo Sharia Fest 2026 menghadirkan Halal Chef Competition sebagai ajang kuliner bergengsi di Sulawesi Tenggara.

Kompetisi ini terbuka untuk empat kategori, yakni pondok pesantren, pelajar, chef profesional, dan Tim Penggerak PKK kabupaten/kota.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 10 hingga 20 April 2026, dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah.

Kategori pondok pesantren diperuntukkan bagi santri, tenaga pengajar, dan pengurus pesantren aktif.

Kategori pelajar mencakup mahasiswa dan siswa aktif dari universitas, politeknik, sekolah vokasi, SMA, dan sederajat.

Sementara kategori chef profesional terbuka bagi praktisi kuliner, termasuk chef hotel di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kategori PKK diikuti perwakilan resmi Tim Penggerak PKK dari masing-masing daerah.

Panitia menetapkan lomba bersifat individu untuk pelajar, pesantren, dan profesional, serta kelompok untuk kategori PKK.

Peserta wajib berdomisili di Sultra dan mengikuti tahap seleksi awal melalui pengiriman video memasak.

Pada tahap kompetisi, peserta mengolah bahan yang disediakan panitia dalam waktu 65 menit.

Menu wajib terdiri dari karbohidrat lokal, ikan air tawar, sayuran, serta bumbu masak.

Peserta juga diminta menyajikan dua porsi, masing-masing untuk display dan penilaian juri.

Kompetisi berlangsung 25 April 2026, setelah technical meeting dan pengumpulan resep pada 23–24 April.

Penilaian meliputi teknik, kreativitas, presentasi, kebersihan, rasa, dan keserasian menu.

Ajang ini diharapkan mendorong pengembangan kuliner halal dan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.*

Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman, Diskominfo Sultra Gelar Kerja Bakti Bersama

KENDARIKINI.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi kerja bakti bersama di area kantor, Jumat (3/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja bagi seluruh pegawai.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan pegawai turun langsung ke halaman kantor dengan membawa berbagai peralatan kebersihan.

Mereka bahu-membahu membersihkan rumput liar, menyapu daun kering, hingga menata kembali area taman yang berada di sekeliling gedung.

Plt Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan agenda penting untuk membangun rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kantor.

“Melalui kerja bakti ini, kami ingin menciptakan suasana kantor yang lebih sehat, rapi, dan harmonis. Lingkungan yang bersih tentu akan memberikan energi positif serta meningkatkan produktivitas pegawai dalam bekerja,” ujar Andi Syahrir di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, aksi bersih-bersih ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan antar pegawai di lingkup Diskominfo Sultra.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini berlangsung dengan penuh semangat. Halaman kantor yang sebelumnya tampak kurang tertata, kini berubah menjadi lebih bersih dan nyaman dipandang.

Diskominfo Sultra berkomitmen untuk terus menjaga rutinitas ini agar standar kenyamanan pelayanan dan lingkungan kerja tetap terjaga dengan baik.*

Kompetisi Fashion Design Wastra Sultra Maimo Sharia Fest 2026 Dibuka

KENDARIKINI.COM – Bank Indonesia bersama mitra meluncurkan Kompetisi Fashion Design Wastra dalam Sultra Maimo Sharia Fest 2026.

Kompetisi ini terbuka bagi kategori profesional dan pelajar/mahasiswa yang berdomisili di Sulawesi Tenggara.

Pendaftaran dan pengumpulan desain dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026 melalui tautan resmi panitia.

Peserta diwajibkan merancang tiga kategori busana: office look, party, dan casual modest fashion berbasis wastra lokal.

Setiap desain harus dilengkapi narasi konsep, tema, serta deskripsi singkat koleksi yang diajukan.

Panitia menegaskan karya harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam lomba lain.

Peserta yang lolos seleksi final akan mendapatkan dukungan biaya produksi maksimal Rp1,5 juta per tampilan.

Penilaian mencakup kreativitas desain, prinsip modest fashion, filosofi, serta penggunaan kain wastra lokal.

Selain itu, kesesuaian warna, motif, kualitas karya, dan aksesoris juga menjadi pertimbangan juri.

Tahapan seleksi dimulai 11 April, dilanjutkan presentasi desain pada 13 April 2026.

Produksi busana berlangsung 13 hingga 23 April, dengan batas pengumpulan hasil pada 24 April 2026.

Grand final akan digelar dalam bentuk fashion show pada 25 April 2026 di Lippo Plaza Kendari.

Ajang ini diharapkan mendorong kreativitas desainer lokal dan memperkuat promosi wastra Sulawesi Tenggara.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti