Rabu, Juli 22, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 5

Kesehatan Mental Orang Tua Kunci Tumbuh Kembang Anak di Era Digital

KENDARIKINI.COM – Kesehatan mental orang tua menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Isu tersebut dibahas dalam webinar “Pentingnya Kesehatan Mental Orang Tua Bagi Tumbuh Kembang Anak Pada Era Digital”, Rabu (8/7).

Kegiatan digelar Kementerian Komunikasi dan Digital bersama DPR RI melalui Zoom Meeting.

Narasumbernya ialah Anggota DPR RI Dr. H. Sukamta, Rektor Universitas Sains Indonesia Dr. Ir. Endah Murtiana Sari, dan Agung Mabruri Asrori.

Sukamta mengatakan orang tua menghadapi tantangan semakin kompleks akibat banjir informasi serta meningkatnya ancaman digital.

Menurutnya, perundungan siber, judi online, narkoba, dan kejahatan digital membutuhkan pendampingan orang tua yang sehat secara mental.

“Anak membutuhkan bimbingan orang dewasa yang bijaksana saat menghadapi dunia digital,” ujar Sukamta.

Endah menegaskan kesehatan mental orang tua memengaruhi perkembangan emosi, karakter, dan kemampuan sosial anak.

Ia menyebut anak tidak membutuhkan orang tua sempurna, melainkan sosok yang hadir, tenang, dan penuh kasih sayang.

Endah mengajak keluarga membangun komunikasi hangat, membuat aturan penggunaan gawai, serta memanfaatkan AI sebagai pendukung pendidikan.

Menurutnya, AI tidak boleh menggantikan peran orang tua dalam mendampingi proses belajar anak.

Sementara itu, Agung Mabruri Asrori mengingatkan ancaman judi online kini semakin mudah menjangkau anak-anak.

Ia menilai keluarga berperan membentuk kebiasaan, nilai, dan sikap anak dalam menggunakan internet secara bijak.

Agung juga mengajak masyarakat memanfaatkan media digital untuk edukasi, silaturahmi, dan menyebarkan konten positif.

Webinar ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keluarga sehat secara mental melahirkan generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.*

PLN UID Sulselrabar Donorkan 40 Kantong Darah untuk Dukung Stok Rumah Sakit

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) UID Sulselrabar kembali menggelar aksi donor darah bersama UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan.

Kegiatan berlangsung di Co-working Space Kantor PLN UID Sulselrabar, Makassar, Rabu (8/7/2026).

Aksi sosial tersebut menjadi bagian komitmen PLN mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Puluhan pegawai PLN antusias mendonorkan darah secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan donor darah rutin digelar setiap tiga bulan sekali.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan implementasi nilai kemanusiaan sekaligus kontribusi nyata perusahaan kepada masyarakat.

“Setiap tetes darah berpotensi menyelamatkan nyawa. Kami berharap semakin banyak pegawai ikut berpartisipasi,” ujar Edyansyah.

Ia menambahkan, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor melalui pembentukan sel darah baru.

Selain itu, peserta memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar sebelum proses donor dilakukan.

PLN, lanjut Edyansyah, ingin menghadirkan manfaat tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga aksi sosial berkelanjutan.

Dokter UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, dr. Hj. Rusmini, M.Kes., mengapresiasi konsistensi PLN.

Menurutnya, kebutuhan darah di rumah sakit terus meningkat sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak.

Pada kegiatan tersebut, berhasil terkumpul sebanyak 40 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan transfusi.

Rusmini berharap sinergi bersama PLN terus berlanjut demi menjaga ketersediaan stok darah di Makassar dan sekitarnya.*

Dishut Sultra Tegaskan Pungutan Jalan Hauling PPKH Wajib Masuk Negara

KENDARIKINI.COM – Dugaan pungutan penggunaan jalan hauling di kawasan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) kembali menjadi perhatian publik.

Isu tersebut mencuat setelah aktivitas hauling PT Toshida Indonesia di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, kembali mengalami hambatan.

Jalur hauling perusahaan melintasi jalan milik PT Surya Lintas Gemilang (SLG) di kawasan PPKH PT Putra Mekongga Sejahtera (PMS).

Selain gangguan aktivitas, muncul dugaan pungutan penggunaan jalan oleh kelompok tertentu di kawasan tersebut.

Persoalan ini sebelumnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara pada Januari lalu.

Rapat dihadiri Dishut Sultra, Dinas ESDM, Inspektur Tambang, PT Toshida Indonesia, PT SLG, PT PMS, PT Rimau, Polda Sultra, Kejati Sultra, dan Polres Kolaka.

DPRD Sultra merekomendasikan Polda Sultra menindak segala bentuk gangguan terhadap aktivitas hauling PT Toshida Indonesia.

DPRD juga meminta operasional perusahaan kembali berjalan sambil menunggu kepastian hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sekretaris Dinas Kehutanan Sultra, Mulyati Side, menegaskan pungutan tanpa dasar hukum di kawasan PPKH tidak dibenarkan.

“Kalau menurut aturan, tidak boleh ada pungutan. Tanpa aturan yang jelas, itu merupakan pungutan liar,” tegas Mulyati.

Ia menambahkan, pihak yang tidak memiliki kewenangan tidak dapat melegalkan pungutan meski mengaku berkepentingan.

Menurutnya, seluruh kewajiban pembayaran di kawasan hutan telah diatur pemerintah melalui mekanisme resmi.

Pembayaran dilakukan ke rekening negara yang ditetapkan pemerintah, bukan dipungut langsung di lapangan.

Mulyati menjelaskan, penerimaan seperti Provisi Sumber Daya Hutan dan Dana Reboisasi memiliki dasar hukum serta besaran jelas.

“Semua pungutan yang sah harus masuk ke negara. Pungutan tanpa dasar hukum berpotensi melanggar peraturan,” pungkasnya.*

Mahasiswa Desak Kapolda Sultra Evaluasi Kapolres Kolut

KENDARIKINI.COM – AMAN Sultra dan KORAN Sultra menggelar aksi simbolik di depan Polda Sulawesi Tenggara, Selasa (7/7/2026).

Aksi tersebut menyoroti kaburnya 11 tahanan dari Rumah Tahanan Polres Kolaka Utara beberapa hari lalu.

Mahasiswa menilai peristiwa itu menjadi peringatan serius terhadap sistem pengamanan tahanan di lingkungan kepolisian.

Mereka menyebut pelarian tahanan menunjukkan adanya celah pengawasan yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Ketua AMAN Sultra, Firman, mengatakan pembenahan sistem pengamanan harus menjadi prioritas.

“Kaburnya 11 tahanan merupakan alarm bagi institusi kepolisian. Masyarakat membutuhkan pembenahan nyata,” ujarnya.

Firman meminta evaluasi dilakukan terhadap sarana, prosedur penjagaan, dan mekanisme pengawasan internal.

Ketua KORAN Sultra, Alif, mengapresiasi penangkapan kembali sebagian tahanan yang sempat melarikan diri.

Namun, menurutnya, langkah tersebut tidak boleh mengabaikan evaluasi terhadap penyebab utama peristiwa itu.

“Jangan sampai yang kabur bukan hanya tahanan, tetapi juga kepercayaan masyarakat,” kata Alif.

Aksi ditutup dengan doa bersama di depan gerbang Polda Sultra sebagai simbol harapan atas perbaikan institusi.

Aliansi mahasiswa berharap evaluasi mencakup pengawasan, standar operasional, kesiapan personel, dan pengendalian internal kepolisian.*

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan Alang-Alang di Kendari Barat

KENDARIKINI.COM – Kebakaran lahan alang-alang terjadi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Selasa (7/7/2026).

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan diterima Pos Benu Benua sekitar pukul 18.35 Wita.

Tim Damkar mengerahkan satu unit mobil pemadam bernomor 012 menuju lokasi kejadian.

Petugas tiba tiga menit setelah menerima laporan dan langsung melakukan proses pemadaman.

Api diketahui membakar lahan alang-alang sepanjang kurang lebih 35 meter.

Berdasarkan keterangan warga, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang di sekitar lokasi.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Proses penanganan selesai sekitar pukul 19.07 Wita dan situasi dinyatakan aman.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat cuaca kering.

Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran.*

Kapal Tenggelam di Perairan Buton, Tiga Penumpang Masih Dalam Pencarian

KENDARIKINI.COM – Tim SAR gabungan melakukan pencarian tiga korban kapal tenggelam di perairan antara Pasarwajo dan Batu Atas, Kabupaten Buton.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari menerima laporan kejadian pada Minggu (5/7/2026) pukul 10.15 Wita.

Laporan disampaikan keluarga korban yang menyebut sebuah kapal fiber berpenumpang tiga orang mengalami kecelakaan laut.

Basarnas Kendari mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Baubau menggunakan Rescue Boat (RB) 210 menuju lokasi kejadian.

Jarak Pos SAR Baubau menuju lokasi pencarian sekitar 52 mil laut.

Korban yang masih dicari masing-masing bernama Dahlan (59), Edi Jaya (41), dan Sadir.

Berdasarkan informasi Basarnas, kapal berangkat dari Kupang menuju Wasuamba, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton.

Kapal bertolak pada 4 Juli 2026 pukul 08.00 Wita dan diperkirakan tiba keesokan harinya.

Namun, kapal dihantam cuaca buruk disertai angin kencang hingga tenggelam sekitar pukul 05.22 Wita.

Komunikasi terakhir dengan keluarga menyebut ketiga korban bertahan menggunakan alat apung rakitan.

Saat operasi berlangsung, cuaca dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang 1 hingga 1,4 meter.

Basarnas Kendari bersama unsur SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seluruh korban.*

HIPPMAKOT Kendari Berbagi di Lampu Merah MTQ, Tebar Kepedulian Sosial

KENDARIKINI.COM – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kota (HIPPMAKOT) Kendari menggelar aksi berbagi di lampu merah MTQ Kota Kendari.

Kegiatan sosial tersebut menyasar pengendara, pekerja informal, dan masyarakat yang melintas di kawasan itu.

Puluhan paket makanan dan minuman dibagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Ketua Umum HIPPMAKOTA Kendari, Ikhram, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari program sosial organisasi.

Menurutnya, aksi berbagi tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan semangat gotong royong.

“Kami ingin menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui aksi nyata yang sederhana, tetapi berdampak positif,” ujar Ikhram.

Ia menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antaranggota HIPPMAKOTA Kendari.

Selain itu, organisasi ingin mengajak generasi muda lebih peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitarnya.

Masyarakat yang menerima bantuan menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

HIPPMAKOTA Kendari berkomitmen terus menjalankan program sosial, edukasi, dan pemberdayaan pemuda di Kota Kendari.*

AMARA Sultra Minta ESDM Evaluasi RKAB PT Tiran Indonesia

KENDARIKINI.COM – AMARA Sultra meminta Kementerian ESDM mengevaluasi PT Tiran Indonesia sebelum memperpanjang Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Organisasi itu menilai evaluasi harus mencakup aspek keselamatan kerja, kepatuhan regulasi, dan komitmen hilirisasi perusahaan.

Ketua Umum AMARA Sultra, Malik Botom, mengatakan RKAB merupakan bentuk kepercayaan negara kepada perusahaan tambang.

Menurutnya, persetujuan RKAB harus diberikan kepada perusahaan yang memenuhi standar hukum, keselamatan, dan tanggung jawab industri.

“RKAB bukan sekadar dokumen administratif, tetapi bentuk kepercayaan negara,” ujar Malik.

AMARA Sultra menyoroti informasi mengenai dugaan sejumlah insiden kecelakaan kerja di wilayah operasional PT Tiran Indonesia.

Malik menegaskan pihaknya tidak menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum hasil pemeriksaan instansi berwenang diterbitkan.

Namun, menurutnya, rangkaian insiden tersebut perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah terhadap sistem keselamatan perusahaan.

AMARA Sultra juga menyinggung laporan serikat pekerja terkait dugaan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan.

Selain itu, organisasi tersebut mempertanyakan komitmen PT Tiran Indonesia terhadap program hilirisasi mineral nasional.

Malik menilai perusahaan dengan produksi besar seharusnya berkontribusi pada pembangunan industri pengolahan di dalam negeri.

AMARA Sultra meminta Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Minerba, dan Inspektur Tambang melakukan audit menyeluruh sebelum memutuskan perpanjangan RKAB.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari PT Tiran Indonesia maupun Kementerian ESDM terkait pernyataan AMARA Sultra.*

Curi Aluminium Reklame, Pria 22 Tahun Ditangkap Polisi di Kendari

KENDARIKINI.COM – Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari menangkap seorang pelaku pencurian papan reklame di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Selasa (7/7/2026).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 01.30 Wita bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari dan Intelmob Satbrimob Polda Sultra.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan pelaku berinisial AL (22), warga Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu lembar aluminium papan reklame hasil pencurian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AL mengakui melakukan pencurian bersama rekannya berinisial ARYA yang kini masih dalam pencarian.

Pelaku mengaku awalnya mengamen di lampu merah Jalan Edi Sabara sebelum diajak rekannya melakukan pencurian.

Setibanya di lokasi, ARYA memanjat ruko dan melepas papan reklame menggunakan besi.

Sementara AL bertugas mengawasi situasi serta melipat aluminium yang telah dilepas.

Keduanya berencana menjual aluminium tersebut seharga Rp20 ribu per kilogram.

Uang hasil penjualan rencananya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Polisi masih melakukan pengembangan kasus, termasuk memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.*

AMARA Sultra Minta Kejati Dalami Fakta Persidangan Tipikor Pertambangan Kolaka Utara

KENDARIKINI.COM – AMARA Sultra mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara mendalami fakta yang terungkap dalam persidangan Tipikor pertambangan Kolaka Utara.

Organisasi itu menilai setiap keterangan di persidangan perlu ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum dan alat bukti yang sah.

Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Kendari, Senin (24/11/2025), muncul keterangan terdakwa terkait dugaan biaya koordinasi kepada sejumlah pihak.

Keterangan tersebut juga memuat penyebutan dua orang berinisial “S” dan “F” sebagai bagian dari proses persidangan.

Ketua Umum AMARA Sultra, Malik Botom, meminta Kejati Sultra menelusuri seluruh fakta yang muncul selama persidangan.

“Kami tidak menghakimi siapa pun. Fakta persidangan perlu didalami agar perkara menjadi terang,” ujar Malik.

Menurutnya, penanganan perkara korupsi harus mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat apabila didukung alat bukti yang sah.

Malik juga menegaskan pihak yang disebut dalam persidangan berhak memberikan klarifikasi dan tetap dilindungi asas praduga tak bersalah.

Ia menilai dugaan aliran dana kepada oknum organisasi masyarakat sipil, wartawan, maupun mahasiswa perlu diverifikasi secara objektif.

Menurutnya, independensi kelompok masyarakat sipil harus dijaga dari dugaan pengaruh yang bertentangan dengan hukum.

AMARA Sultra berharap Kejati Sultra mengembangkan perkara secara transparan berdasarkan fakta persidangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Kejati Sultra maupun pihak-pihak yang disebut dalam persidangan terkait pernyataan tersebut.*

AMARA Sultra Desak ESDM Tunda RKAB PT Kasmar Tiara Raya

KENDARIKINI.COM – AMARA Sultra meminta Kementerian ESDM tidak terburu-buru memperpanjang RKAB PT Kasmar Tiara Raya.

Organisasi itu menilai perpanjangan RKAB harus didahului evaluasi menyeluruh terhadap berbagai dugaan persoalan yang berkembang.

Penanggung Jawab AMARA Sultra, Malik Botom, mengatakan RKAB merupakan bentuk kepercayaan negara kepada perusahaan tambang.

Menurutnya, persetujuan RKAB harus didasarkan pada kepatuhan hukum, lingkungan, dan tanggung jawab sosial perusahaan.

“RKAB bukan hadiah bagi perusahaan tambang. Evaluasi menyeluruh harus menjadi prioritas,” ujar Malik.

Ia menyoroti berbagai pemberitaan mengenai dugaan dampak aktivitas pertambangan PT Kasmar Tiara Raya di Kolaka Utara.

Dugaan tersebut meliputi pencemaran yang disebut berdampak pada persawahan, tambak, tanaman sagu, dan mata pencaharian warga.

AMARA Sultra juga menyinggung aksi masyarakat yang meminta penghentian sementara aktivitas perusahaan terkait dugaan potensi longsor.

Malik menilai pemerintah perlu melakukan investigasi objektif terhadap seluruh dugaan sebelum mengambil keputusan perpanjangan RKAB.

Menurutnya, penyelesaian konflik sosial, reklamasi, pengelolaan lingkungan, dan kewajiban perusahaan harus menjadi bahan evaluasi.

Ia menegaskan AMARA Sultra tidak menolak investasi, tetapi menginginkan tata kelola pertambangan yang akuntabel.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari PT Kasmar Tiara Raya maupun Kementerian ESDM terkait pernyataan tersebut.*

Hasil Seleksi Mandiri UHO 2026 Diumumkan Besok Pukul 16.00 WITA

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) akan mengumumkan hasil Seleksi Mandiri Masuk Universitas Halu Oleo (SMMUHO) 2026 pada Rabu (8/7/2026).

Pengumuman dijadwalkan mulai pukul 16.00 WITA dan dapat diakses secara daring melalui laman resmi https://pengumuman.smm.uho.ac.id/.

Calon mahasiswa yang mengikuti SMMUHO 2026 diimbau menyiapkan nomor peserta atau data yang diperlukan sebelum mengakses hasil seleksi.

UHO juga mengingatkan peserta hanya menggunakan laman resmi universitas untuk melihat pengumuman guna menghindari informasi yang tidak valid.

Peserta yang dinyatakan lulus diharapkan segera mencermati jadwal registrasi serta tahapan administrasi yang akan diumumkan pihak kampus.

Informasi lanjutan mengenai daftar ulang dan proses registrasi dapat dipantau melalui kanal resmi Universitas Halu Oleo.*

UHO Buka Pembayaran UKT dan Pemeriksaan Kesehatan Mahasiswa Baru SNBT 2026

KENDARIKINI.COM– Universitas Halu Oleo (UHO) membuka pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi calon mahasiswa baru jalur SNBT 2026.

Selain UKT, peserta juga diwajibkan menyelesaikan pembayaran biaya Pemeriksaan Kesehatan (Pemkes) sesuai jadwal yang ditetapkan universitas.

Pembayaran menjadi salah satu tahapan wajib dalam proses registrasi calon mahasiswa baru yang dinyatakan lulus melalui jalur SNBT.

UHO mengimbau seluruh peserta memperhatikan jadwal, tata cara pembayaran, serta ketentuan registrasi yang telah diumumkan.

Calon mahasiswa juga diminta memastikan seluruh administrasi diselesaikan tepat waktu agar tidak menghambat proses daftar ulang.

Setelah pembayaran dilakukan, peserta wajib mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan sesuai mekanisme yang ditetapkan pihak universitas.

Informasi lengkap mengenai jadwal, besaran biaya, dan prosedur pembayaran dapat diakses melalui kanal resmi Universitas Halu Oleo.

Pihak kampus mengingatkan calon mahasiswa agar hanya menggunakan informasi dari sumber resmi untuk menghindari kesalahan administrasi.*

Pemkot Bontang Belajar Tata Kelola Pemerintahan di Kota Kendari

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menerima kunjungan learning visit Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Kendari untuk berbagi praktik baik penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai penguatan kolaborasi antarpemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah dituntut adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan.

Siska menjelaskan pembangunan Kota Kendari diarahkan menjadi kota layak huni, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan.

Ia juga mengakui kapasitas fiskal Kendari berbeda dengan daerah penghasil sumber daya alam seperti Kota Bontang.

Meski demikian, Pemkot Kendari terus berinovasi meningkatkan pelayanan publik serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis jasa dan UMKM.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengaku datang untuk mempelajari berbagai inovasi yang diterapkan Pemerintah Kota Kendari.

Menurutnya, banyak capaian pembangunan Kendari yang layak dijadikan referensi bagi Kota Bontang.

Neni secara khusus mengapresiasi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kendari yang mencapai sekitar 86.

Ia menyebut capaian tersebut menempatkan Kendari pada peringkat enam nasional dan menjadi inspirasi bagi daerahnya.

Hasil kunjungan ini diharapkan memperkuat kerja sama antardaerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan.*

Sekda Kendari Buka Sosialisasi FLPP, Dorong ASN Miliki Rumah Sendiri

KENDARIKINI.COM – Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, membuka Sosialisasi Pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Selasa (7/7/2026).

Kegiatan berlangsung di Aula Samaturu Kantor Wali Kota Kendari dan diselenggarakan BKPSDM Kota Kendari.

Hadir perwakilan BP Tapera, BRI Wilayah Makassar, BRI Kendari By Pass, pimpinan OPD, serta perwakilan TNI, Polri, dan Pengadilan.

Amir Hasan mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Kota Kendari, BP Tapera, dan BRI dalam mendukung kepemilikan rumah bagi ASN.

Menurutnya, rumah merupakan kebutuhan dasar yang harus dipersiapkan sejak dini melalui program pembiayaan yang terjangkau.

“Program Tapera menjadi solusi pendanaan jangka panjang dengan semangat gotong royong,” ujar Amir Hasan.

Ia mengaku masih menemukan ASN yang memasuki masa pensiun tanpa memiliki rumah pribadi.

Karena itu, ASN dan pekerja diminta memanfaatkan sosialisasi untuk memahami skema pembiayaan FLPP secara menyeluruh.

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen memperluas akses kepemilikan rumah bagi aparatur dan pekerja melalui kolaborasi lintas sektor.

Program tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan, ketenangan bekerja, serta produktivitas aparatur dalam melayani masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan pemaparan materi pembiayaan perumahan oleh narasumber dari BP Tapera dan BRI.*

Gudang Rujab Gubernur Sultra Terbakar, Damkar Kendari Bergerak Cepat

KENDARIKINI.COM – Kebakaran terjadi di gudang Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Tenggara, Selasa (7/7/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.32 Wita dan langsung ditangani Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan diterima dari Kepala Dinas Damkarmat Kota Kendari, Drs. Ahriawandy Efendy.

Informasi awal menyebut kobaran api berpotensi meluas dan mengancam area di sekitar lokasi kejadian.

Menindaklanjuti laporan itu, Damkar Kendari mengerahkan Unit 015 menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setibanya di lokasi, petugas segera memadamkan api dan melakukan pengendalian agar kebakaran tidak semakin meluas.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.53 Wita atau sekitar 20 menit setelah penanganan dimulai.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Hingga kini, penyebab kebakaran maupun besaran kerugian material masih dalam proses pendataan.

Damkar Kota Kendari mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani petugas.*

DPR RI Dorong Koperasi Lindungi UMKM dari Jeratan Pinjol Ilegal

KENDARIKINI.COM – Maraknya pinjaman online ilegal dinilai mengancam pelaku UMKM dan meningkatkan risiko kejahatan digital.

Isu tersebut dibahas dalam webinar bertajuk Peran Koperasi Sebagai Solusi Pembiayaan Aman Bagi UMKM, Senin (6/7/2026).

Anggota DPR RI, Dr. H. Sukamta, mengatakan teknologi digital memberi manfaat sekaligus membuka peluang munculnya pinjol ilegal.

Menurutnya, masyarakat harus memahami perbedaan pinjol legal yang diawasi OJK dengan layanan ilegal.

“Pinjol ilegal bukan solusi, melainkan menghadirkan persoalan baru yang lebih besar,” tegas Sukamta.

Pegiat Literasi Digital, Drs. Gun Gun Siswadi, menilai tingginya penggunaan internet meningkatkan risiko masyarakat menjadi korban pinjol ilegal.

Ia menyebut koperasi menawarkan pembiayaan yang lebih aman, transparan, serta disertai pendampingan bagi pelaku UMKM.

Gun Gun juga mengingatkan masyarakat menjaga data pribadi dan memastikan layanan pinjaman telah berizin OJK.

Manajer BMT Bangun Rakyat Sejahtera, Wawan Wikasno, mengatakan banyak korban pinjol terjebak akibat gaya hidup konsumtif.

“Kebanyakan korban lebih mengikuti keinginan daripada kebutuhan,” ujarnya.

Menurut Wawan, koperasi syariah mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta pendampingan kepada setiap anggota.

Ia juga mendorong debitur yang memiliki utang tetap beritikad baik menyelesaikan kewajibannya melalui mekanisme yang tersedia.

Para narasumber mengajak masyarakat memperkuat literasi digital dan memanfaatkan koperasi sebagai pembiayaan yang sehat serta berkelanjutan.*

Audit BPKP Belum Rampung, Kasus Korupsi Nakertrans Konawe Belum Tetapkan Tersangka

KENDARIKINI.COM – Penanganan dugaan korupsi dana insentif Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Konawe masih menunggu hasil audit BPKP Sulawesi Tenggara.

Meski perkara telah naik ke tahap penyidikan, penyidik Satreskrim Polres Konawe belum menetapkan tersangka.

Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Laode Muh Jefri Hamzah, mengatakan permintaan audit diajukan sejak Maret 2026.

“Hasil audit masih kami tunggu,” kata AKP Laode Muh Jefri Hamzah, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, audit Perhitungan Kerugian Negara menjadi dasar penting sebelum gelar perkara penetapan tersangka dilakukan.

Penyidik sebelumnya meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan setelah mengumpulkan keterangan dan memeriksa sejumlah pihak.

Audit sebelumnya diajukan pada Oktober 2024. Hasilnya diterima penyidik pada Februari 2026.

Hasil audit tersebut menemukan indikasi kerugian keuangan negara yang diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Temuan itu menjadi dasar penyidik menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

Selanjutnya, penyidik kembali mengajukan audit Perhitungan Kerugian Negara pada akhir Februari 2026 untuk melengkapi alat bukti.

Sambil menunggu hasil audit, penyidik tetap memeriksa sejumlah saksi guna memperkuat konstruksi perkara.

Juru Bicara BPKP Sulawesi Tenggara, Haryadi, mengatakan proses audit masih dalam tahap penyusunan rencana penugasan auditor.

“Kami sedang menyusun rencana penugasannya,” ujar Haryadi melalui pesan WhatsApp.

Hingga kini, proses hukum dugaan korupsi dana insentif Nakertrans Konawe masih menunggu rampungnya audit BPKP.*

Residivis Curanmor Dibekuk, Polisi Ungkap Enam TKP di Sulawesi Tenggara

KENDARIKINI.COM – Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari menangkap seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pelaku berinisial AR (26) diamankan Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 02.00 Wita di BTN Graha Mulya, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan penangkapan melibatkan Polsek Poasia dan Intelmob Polda Sulawesi Tenggara.

Kasus bermula saat pelaku berpura-pura menjadi calon pembeli sepeda motor Yamaha Aerox Turbo Ultimate milik korban berinisial MU.

Korban dan keluarganya menemui pelaku di rumah kontrakan yang baru ditempatinya di BTN Graha Mulya.

Pelaku meminta izin melakukan uji coba motor bersama teman korban. Setelah temannya turun, pelaku langsung membawa kabur kendaraan.

Saat korban kembali, rumah kontrakan pelaku sudah kosong. Warga menyebut pelaku baru sehari menempati rumah tersebut.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sepeda motor korban yang telah diubah warnanya dari abu-abu menjadi biru.

Polisi juga mengamankan satu unit Honda Vario 160 serta sejumlah barang milik korban yang tersimpan di rumah pelaku.

Hasil pemeriksaan menunjukkan AR mengakui perbuatannya. Ia mengubah warna motor agar dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Menurut Kompol Welliwanto, pelaku merupakan residivis kasus pencurian yang pernah menjalani hukuman di Lapas Baubau pada 2022.

Polisi juga mengungkap pelaku diduga terlibat enam aksi curanmor, terdiri dari lima lokasi di wilayah Polresta Kendari dan satu lokasi di wilayah Polres Baubau.

Pelaku kini diamankan di Polresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.*

Anti-Corruption Women’s Forum Soroti Dugaan Permufakatan Proyek DAS BPKH Kendari

KENDARIKINI.COM – Anti-Corruption Women’s Forum menyoroti dugaan penyimpangan pada proyek rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di BPKH Wilayah XXII Kendari.

Lembaga tersebut menduga terdapat pola distribusi proyek yang tidak transparan dan berpotensi mengarah pada konflik kepentingan.

Direktur Eksekutif Anti-Corruption Women’s Forum, Sazkyha Pratiwi Sakir, menyebut indikasi itu perlu ditelusuri aparat penegak hukum.

Menurutnya, terdapat dugaan perusahaan tertentu memperoleh keuntungan melalui hubungan dengan oknum internal BPKH Kendari.

Sazkyha menilai kondisi tersebut berpotensi mengganggu prinsip persaingan sehat dalam pengelolaan proyek pemerintah.

Ia meminta audit menyeluruh dan peningkatan transparansi agar dugaan tersebut dapat dibuktikan secara objektif.

Sazkyha juga mengingatkan pengawasan proyek strategis harus diperkuat untuk mencegah potensi penyimpangan berulang.

Sementara itu, saat dikonfirmasi pada 4 Juli 2026, Ardikayasa membenarkan perusahaannya memiliki kontrak sebagai salah satu vendor PT SCM.

Namun, ia menegaskan tidak semua pekerjaan dikerjakan perusahaannya karena terdapat beberapa vendor pelaksana.

Ardikayasa juga mengakui dirinya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di BPKH Wilayah XXII Kendari.

Meski demikian, ia menegaskan tidak tergabung sebagai pelaksana dalam vendor proyek yang dimaksud.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BPKH Wilayah XXII Kendari terkait dugaan yang disampaikan Anti-Corruption Women’s Forum.*

GREAT Institute: Dunia Akui Paradigma Pembangunan Baru Prabowo Subianto

KENDARIKINI.COM – GREAT Institute menilai perubahan paradigma pembangunan Indonesia pada era Presiden Prabowo Subianto mendapat perhatian dunia.

Penilaian itu disampaikan Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, kunjungan Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, dan Perdana Menteri India Narendra Modi menjadi indikator.

Lukashenko berkunjung pada 2–4 Juli 2026. Lawrence Wong bertemu Prabowo pada 6 Juli, sedangkan Modi dijadwalkan 6–7 Juli.

Teguh menyebut para pemimpin dunia mengapresiasi pendekatan pembangunan berorientasi state-driven yang diterapkan pemerintahan Prabowo.

Model tersebut dinilai memperkuat fondasi ekonomi dan politik Indonesia dalam menghadapi dinamika global.

Terkait Singapura, Teguh menilai hubungan kedua negara sebelumnya dipandang mengikuti pola ketergantungan pusat dan pinggiran.

Melalui 26 kesepakatan Leaders’ Retreat, Indonesia berupaya membangun kemitraan yang lebih setara dan saling menguntungkan.

Ia menegaskan tantangan utama kini berada pada implementasi di dalam negeri.

Menurutnya, seluruh kementerian dan lembaga harus bergerak sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo.

Teguh mengatakan kendala teknis sering menghambat pelaksanaan kerja sama sehingga diperlukan disiplin dan koordinasi yang kuat.

Ia menambahkan kerja sama internasional harus diperjuangkan melalui negosiasi dan dieksekusi secara konsisten.

Terkait Amerika Serikat dan Tiongkok, Teguh menilai kedua negara memahami setiap bangsa memiliki kepentingan nasional.

Ia berharap Indonesia terus memperkuat posisi tawar agar memperoleh manfaat maksimal dalam setiap kerja sama internasional.*

UPP Kelas I Molawe Perkuat Kinerja dan Tingkatkan Pelayanan Pelabuhan

KENDARIKINI.COM – Kantor UPP Kelas I Molawe menggelar rapat bulanan sebagai agenda rutin awal bulan, Senin (6/7/2026).

Rapat dipimpin langsung Kepala Kantor UPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak, bersama seluruh jajaran pegawai.

Kegiatan tersebut bertujuan mengoptimalkan kinerja organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Forum itu juga menjadi wadah memperkuat koordinasi antarseksi, mengevaluasi capaian kerja, serta membahas berbagai tantangan operasional.

Selain evaluasi, peserta rapat merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan mendukung target organisasi.

Capt. Marsri Tulak menegaskan rapat bulanan merupakan bagian dari komitmen membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan responsif.

Melalui evaluasi rutin, seluruh jajaran diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pelayanan publik di lingkungan pelabuhan.

UPP Kelas I Molawe juga berkomitmen mendukung keselamatan pelayaran serta kelancaran operasional pelabuhan melalui peningkatan koordinasi internal.

Dengan sinergi seluruh pegawai, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin optimal, cepat, dan berkualitas.*

Diskominfo Bontang Studi Tiru Transformasi Digital Pemkot Kendari

KENDARIKINI.COM – Keberhasilan transformasi digital Pemerintah Kota Kendari menarik perhatian Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Diskominfo Kota Bontang melakukan studi tiru di Command Center Diskominfo Kota Kendari, Senin (6/7/2026).

Rombongan dipimpin Kepala Diskominfo Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, dan diterima Kadis Kominfo Kendari, Sahuriyanto Meronda.

Sahuriyanto memaparkan berbagai inovasi digital untuk mendukung pelayanan publik berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Salah satu inovasi ialah integrasi website resmi pemerintah dengan seluruh kanal media sosial.

Menurutnya, pemanfaatan platform digital mempercepat penyebaran informasi sekaligus menampung aspirasi masyarakat.

Selama Januari hingga Juni 2026, website Pemkot Kendari mempublikasikan 733 berita dengan lebih 25 ribu pengunjung.

Portal tersebut juga mencatat sekitar 2,2 juta tayangan selama enam bulan terakhir.

Sahuriyanto menjelaskan layanan Call Center 112 kini menjadi pusat pengaduan masyarakat selama 24 jam.

Layanan itu terintegrasi dengan OPD, PLN, Basarnas, Polres, Kodim, hingga Satpol PP.

Ke depan, Pemkot Kendari akan memperkuat Command Center melalui penambahan CCTV dan pengembangan sistem pemantauan digital.

Andi Hasanuddin Akmal mengapresiasi keberhasilan Kendari mengintegrasikan website, media sosial, Command Center, dan Call Center 112.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi referensi penting untuk meningkatkan pelayanan digital di Kota Bontang.

Kedua daerah sepakat memperkuat kerja sama pengembangan SPBE demi pelayanan publik yang cepat, transparan, dan adaptif.*

DPRD Kendari Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda

KENDARIKINI.COM – DPRD dan Pemerintah Kota Kendari menyepakati Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah.

Kesepakatan diambil dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari, Senin (6/7/2026), setelah tujuh fraksi menyatakan menerima rancangan tersebut.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kendari, La Ode Muhammad Inarto, dan dihadiri Wali Kota Siska Karina Imran serta Forkopimda.

Inarto mengapresiasi pembahasan Raperda yang selesai lebih cepat dibandingkan batas waktu yang ditetapkan regulasi.

Dokumen pertanggungjawaban APBD diserahkan Pemkot Kendari pada 15 Juni 2026, lebih awal dari tenggat 30 Juni.

“Capaian ini menunjukkan komitmen bersama mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang tepat waktu,” ujar Inarto.

Wali Kota Siska Karina Imran mengapresiasi pimpinan dan seluruh fraksi DPRD atas persetujuan beserta berbagai masukan konstruktif.

Menurutnya, pembahasan tersebut mencerminkan fungsi penganggaran dan pengawasan DPRD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Siska menegaskan pertanggungjawaban APBD merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat atas penggunaan anggaran daerah.

Ia memastikan seluruh masukan DPRD menjadi bahan evaluasi meningkatkan transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Pemkot Kendari juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Siska mengajak eksekutif, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi membangun Kota Kendari.*

Pemkot Kendari Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Rakor Kemendagri

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri, Senin (6/7/2026).

Rakor berlangsung secara virtual dari Ruang Rapat Wakil Wali Kota Kendari dan dipimpin Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir.

Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, mengikuti rapat didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari.

Rakor rutin digelar untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Forum tersebut juga menjadi sarana evaluasi perkembangan inflasi serta efektivitas pengendalian harga di setiap daerah.

Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah mengambil langkah konkret menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan pangan.

Pemerintah daerah juga diminta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi kenaikan harga.

Dalam rapat, seluruh daerah menyampaikan kondisi inflasi dan strategi pengendalian yang telah dijalankan.

Nismawati menegaskan Pemkot Kendari terus memperkuat pengendalian inflasi bersama TPID dan seluruh pemangku kepentingan.

Langkah tersebut meliputi pemantauan harga, pengawasan distribusi barang, serta koordinasi dengan instansi terkait.

Pemkot Kendari juga akan mengoptimalkan operasi pasar dan pemantauan stok pangan untuk menjaga stabilitas harga.

Melalui rakor ini, Pemkot Kendari berharap sinergi dengan pemerintah pusat semakin kuat menjaga daya beli masyarakat.*

Pemkot Kendari Percepat Proyek Fisik dan Penyusunan RKPD 2027

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menggelar Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Kota Kendari, Senin (6/7/2026).

Apel dipimpin Kepala Bappeda Kota Kendari, Muhamad Saiful, ST., M.M., yang menekankan percepatan pembangunan dan disiplin administrasi.

Muhamad Saiful meminta seluruh OPD mempercepat pelaksanaan kegiatan fisik memanfaatkan musim kemarau yang mulai berlangsung.

Ia juga mengingatkan OPD agar menyerahkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Fungsional paling lambat setiap tanggal 10.

“Keterlambatan SPJ dapat menghambat proses pencairan anggaran. Administrasi harus dipenuhi tepat waktu,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, Pemkot Kendari kini memfokuskan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Seluruh OPD dan camat diminta segera merampungkan penginputan data pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Menurut Muhamad Saiful, proses tersebut menjadi indikator penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi.

Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus dilakukan guna memastikan penginputan SIPD selesai sebelum sistem ditutup.

Pemkot Kendari juga mulai mempersiapkan tahapan RKPD Perubahan menuju APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Seluruh kepala OPD dan camat diminta segera menyusun agenda serta usulan anggaran perubahan di instansi masing-masing.

Di akhir arahannya, Muhamad Saiful mengingatkan OPD tetap melaksanakan kerja bakti rutin setiap Selasa dan Jumat secara konsisten.*

Wali Kota Kendari Meriahkan Bhayangkara Sultra Run Hari Bhayangkara Ke-80

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, mengikuti Bhayangkara Sultra Run memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan diikuti Wakil Gubernur Sultra Hugua, Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, dan Forkopimda Sulawesi Tenggara.

Wali Kota bersama Forkopimda menempuh rute lari tiga kilometer dimulai dan berakhir di kawasan Tugu Religi Kendari.

Usai berlari, seluruh peserta mengikuti senam bersama yang dihadiri ribuan masyarakat sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Kapolda Sultra mengatakan Bhayangkara Sultra Run mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan, pengabdian, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui Bhayangkara Run kami mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan memperkuat kebersamaan,” ujar Himawan Bayu Aji.

Pada kesempatan itu, Kapolda meluncurkan inovasi SIMPUL atau SIM Masuk Pulau bagi masyarakat kepulauan dan daerah terpencil.

Program tersebut memudahkan warga memperoleh layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi tanpa menempuh perjalanan jauh.

Wakil Gubernur Sultra Hugua mengapresiasi inovasi Polda Sultra dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kepulauan.

Menurutnya, keamanan menjadi fondasi pembangunan sehingga sinergi pemerintah dan kepolisian harus terus diperkuat.

Hugua juga menilai Bhayangkara Sultra Run mendukung sport tourism sekaligus memperkenalkan potensi Sulawesi Tenggara kepada masyarakat luas.*

Wali Kota Kendari Hadiri Indonesia City Expo di Rakernas APEKSI XVIII

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menghadiri pembukaan Indonesia City Expo (ICE) pada Rakernas APEKSI XVIII.

Kegiatan berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026), dan diikuti pemerintah kota dari seluruh Indonesia.

Wali Kota Medan, Rico Waas, menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Rakernas APEKSI dan Indonesia City Expo.

Ia berharap kegiatan tersebut menghasilkan berbagai kerja sama yang mendorong kemajuan kota-kota di Indonesia.

Menurut Rico, Indonesia City Expo menjadi ajang memperkenalkan potensi serta keunggulan daerah kepada pemerintah dan pelaku usaha.

Sekitar 60 stan dari berbagai kota menampilkan produk unggulan yang menjadi identitas masing-masing daerah.

Rico menegaskan pameran tidak hanya menjadi etalase produk, tetapi juga membuka peluang investasi dan bisnis.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah maupun dengan sektor swasta.

“Kami berharap APEKSI membawa banyak hal positif bagi perkembangan kota-kota di Indonesia,” ujar Rico Waas.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Kendari menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama dan mempromosikan potensi daerah.*

Pemkot Kendari Dukung Sekolah Lapang Iklim Perkuat Ketahanan Pangan

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari mendukung pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik 2026 untuk meningkatkan kapasitas petani menghadapi perubahan iklim.

Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (4/7/2026), melibatkan BMKG, DPR RI, dan berbagai pemangku kepentingan.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, membuka kegiatan sekaligus menegaskan pertanian kini berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ridwan mengatakan paradigma bertani sebagai pekerjaan tradisional harus ditinggalkan karena sektor tersebut semakin menjanjikan.

Pemerintah, katanya, terus mendukung petani melalui penyediaan bibit, pupuk, serta berbagai program pelatihan.

Ia juga mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi untuk membangun pertanian modern, produktif, dan berdaya saing.

Sambutan Wali Kota Kendari dibacakan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Rahmat Yunus, SE., MM.

Pemkot Kendari mengapresiasi BMKG, Komisi V DPR RI, dan BPD HIPMI Sulawesi Tenggara atas dukungan penguatan sektor pertanian.

Perubahan iklim dinilai menjadi ancaman nyata melalui pergeseran musim, cuaca ekstrem, dan curah hujan tidak menentu.

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu produksi pangan serta memicu inflasi akibat ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Melalui Sekolah Lapang Iklim, BMKG diharapkan membantu petani menentukan waktu tanam, memilih komoditas, dan mengurangi risiko gagal panen.

Pemkot Kendari juga berkomitmen memperkuat ketahanan pangan melalui urban farming, optimalisasi lahan, dan kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan dihadiri pejabat BMKG, DPR RI, HIPMI Sultra, Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, serta kelompok tani.*

Pemkot Kendari Perkuat Sinergi KKP RI Kembangkan Sektor Perikanan

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk mempercepat pembangunan sektor perikanan.

Langkah itu dilakukan melalui Dinas Perikanan bersama Bappeda Kota Kendari dalam konsultasi di KKP RI, Jumat (3/7/2026).

Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Makmur, mengatakan konsultasi bertujuan menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Menurutnya, sinkronisasi tersebut membuka peluang dukungan program, pendampingan, serta penguatan sektor budidaya perikanan di Kota Kendari.

Pada pertemuan pertama, rombongan diterima Ketua Tim Kerja Pembiayaan dan Kelembagaan Direktorat Prasarana dan Sarana Ditjen Perikanan Budi Daya, Darma Utama.

Pembahasan meliputi dukungan prasarana, sarana, pembiayaan, serta penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya ikan.

Makmur menegaskan seluruh potensi perikanan Kendari harus terintegrasi dengan program nasional agar manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Kami berharap program strategis kementerian dapat dikolaborasikan dengan kebutuhan masyarakat perikanan Kota Kendari,” ujar Makmur.

Selanjutnya, Dinas Perikanan dan Bappeda berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.

Rombongan diterima Sekretaris Direktorat Penguatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan KKP RI, Dr. Machmud, SP., M.Sc.

Pertemuan membahas hilirisasi, peningkatan mutu produk, pengembangan pemasaran, serta perluasan akses pasar hasil perikanan.

Makmur menyebut peningkatan daya saing penting agar produk perikanan memiliki nilai tambah melalui pengolahan dan inovasi.

Ia menambahkan, hasil konsultasi menjadi dasar penyusunan strategi pembangunan sektor kelautan dan perikanan Kota Kendari.

Pemkot Kendari optimistis kolaborasi dengan KKP mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembudidaya ikan, dan pelaku usaha perikanan.*

Damkar Kendari Evakuasi Sarang Tawon Dekat Masjid Al-Mutaali

KENDARIKINI.COM – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari mengevakuasi sarang tawon di Jalan Cendana, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Senin (6/7/2026).

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan diterima dari warga bernama Marjan pada pukul 19.31 WITA.

Sarang tawon berada di pagar kebun depan Masjid Al-Mutaali dan dinilai membahayakan pengguna jalan serta warga sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue berangkat pukul 19.36 WITA dan tiba di lokasi pukul 19.56 WITA.

Petugas langsung melakukan penanganan menggunakan peralatan keselamatan untuk memastikan proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali.

Sarang tawon berhasil dievakuasi tanpa kendala. Operasi penyelamatan selesai pada pukul 20.18 WITA.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Operasi dipimpin Danru Penyelamatan Peleton 3, M. Ruslin Goa, bersama Tim Penyelamatan Damkarmat Kendari dan Operator Fire Button.

Peralatan yang digunakan meliputi Unit Rescue, senter, alat pelindung diri (APD), dan perlengkapan pendukung lainnya.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar agar dapat ditangani cepat demi keselamatan bersama.*

Kios di Gunung Jati Kendari Terbakar, Damkar Dugaan Korsleting Listrik

KENDARIKINI.COM – Sebuah kios milik Pak Sula di Jalan Poros Gunung Jati, Kota Kendari, terbakar, Senin (6/7/2026).

Kebakaran terjadi di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan diterima pukul 17.15 WITA dari Rusmin, anggota Peleton 2.

Tim Poskotis Benua-Benua berangkat menuju lokasi pukul 17.20 WITA dan tiba di tempat kejadian pukul 17.27 WITA.

Saat petugas tiba, api mulai mereda. Tim langsung melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran kembali membesar.

Proses pemadaman berlangsung aman dan terkendali hingga selesai pada pukul 17.40 WITA.

Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian tambahan selama proses penanganan berlangsung.

Operasi dipimpin Komandan Peleton 3 Rusdin bersama Danru Pos Benua-Benua Basir menggunakan Unit 012.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik untuk mencegah kebakaran akibat arus pendek.*

Damkar Kendari Evakuasi Kucing Terjebak Drainase, Berhasil Diselamatkan

KENDARIKINI.COM – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di drainase, Senin (6/7/2026).

Evakuasi berlangsung di BTN Bumi Praja Residence, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, setelah laporan warga diterima petugas.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan masuk pukul 16.13 WITA dari Rahma, pemilik kucing yang meminta bantuan.

Kucing dilaporkan terjebak di dalam gorong-gorong sejak pagi dan tidak mampu keluar tanpa pertolongan petugas.

Tim Rescue berangkat menuju lokasi pukul 16.18 WITA dan tiba sekitar pukul 16.44 WITA untuk melakukan penyelamatan.

Petugas memeriksa jalur drainase sebelum mengevakuasi kucing menggunakan peralatan khusus yang telah disiapkan.

Proses evakuasi berjalan lancar meski petugas menghadapi jalur drainase yang cukup panjang.

Kucing berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Operasi penyelamatan selesai pukul 17.16 WITA tanpa korban.

Operasi dipimpin Danru Penyelamatan Peleton 3, M. Ruslin Goa, bersama Tim Penyelamatan Damkarmat Kendari dan Operator Fire Button.

Peralatan yang digunakan meliputi Unit Rescue, tongkat penjepit, besi hollow, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Damkarmat Kendari mengimbau masyarakat segera melaporkan kejadian yang membutuhkan evakuasi agar penanganan dilakukan cepat dan aman.*

AMARA Sultra Dukung Hak Pengibaran Bintang Kejora, Dorong Dialog Papua

KENDARIKINI.COM – Asosiasi Mahasiswa Radikal Sulawesi Tenggara (AMARA Sultra) menyampaikan sikap terkait pengibaran Bendera Bintang Kejora.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum AMARA Sultra, Malik Botom, melalui rilis diterima di Kendari, Senin (6/7/2026).

AMARA menegaskan dukungan terhadap hak pengibaran Bintang Kejora sebagai bentuk ekspresi publik, bukan dukungan terhadap separatisme.

Menurut Malik, simbol tersebut dapat diposisikan sebagai identitas kultural apabila berada di bawah Bendera Merah Putih.

AMARA menilai pemerintah perlu mengedepankan pendekatan dialog dibanding respons yang bersifat represif terhadap penyampaian aspirasi.

Dalam pernyataannya, organisasi itu juga menyoroti isu dugaan pelanggaran HAM, kesenjangan pembangunan, serta konflik agraria di Papua.

AMARA mengutip pandangan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid mengenai Bintang Kejora sebagai simbol kultural, bukan kedaulatan politik.

Selain itu, organisasi tersebut merujuk sejumlah kajian akademik mengenai kebebasan berekspresi dan dinamika sosial politik di Papua.

AMARA mendesak pemerintah membuka ruang demokrasi dan dialog yang lebih luas dalam menyelesaikan persoalan Papua.

Malik menegaskan sikap organisasinya lahir dari pertimbangan moral dan akademik, bukan kepentingan politik praktis.

AMARA juga menyatakan kesiapan berdialog dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dan akademisi membahas penyelesaian persoalan Papua secara damai.*

Danrem 143 Halu Oleo Hadiri Bhayangkara Run di Kendari

KENDARIKINI.COM – Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto menghadiri Bhayangkara Run dan Gebyar Bhayangkara di Kendari.

Kegiatan berlangsung di kawasan Eks MTQ Kendari, Minggu (5/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Acara tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat.

Kehadiran Danrem menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Danrem mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Menurutnya, Bhayangkara Run juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ribuan peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sejak pagi hingga acara berakhir.

Berbagai hiburan dan pelayanan publik turut memeriahkan kegiatan yang dipusatkan di kawasan Eks MTQ Kendari.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam mendukung pembangunan daerah.*

Danrem 143 Halu Oleo Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sultra

KENDARIKINI.COM – Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto menghadiri upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sultra.

Kegiatan berlangsung di Mapolda Sulawesi Tenggara, Selasa (1/7/2026), berdasarkan rilis Kapenrem 143/HO Kapten Inf Ridwan.

Peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum memperkuat komitmen Polri memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Momentum tersebut juga mempererat sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas Sulawesi Tenggara.

Usai upacara, Danrem mengikuti syukuran bersama jajaran Polda Sultra sebagai wujud penghormatan atas pengabdian Polri.

Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan yang mencerminkan soliditas hubungan TNI dan Polri.

Danrem menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh personel Polri.

Ia berharap Polri semakin profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat dalam menjalankan tugas negara.

Menurut Danrem, sinergi TNI-Polri harus terus diperkuat demi menjaga keutuhan NKRI dan menciptakan situasi kondusif.

Kolaborasi kedua institusi juga diharapkan mendukung percepatan pembangunan nasional, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menghadirkan keamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.*

Danrem 143 Halu Oleo Pimpin Sertijab Dandim 1413 Buton

KENDARIKINI.COM – Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto memimpin serah terima jabatan Dandim 1413/Buton di Kendari.

Upacara berlangsung di Balai Prajurit Korem 143/Halu Oleo, Senin (29/6/2026), berdasarkan rilis Kapenrem 143/HO Kapten Inf Ridwan.

Jabatan Dandim 1413/Buton diserahterimakan dari Letkol Inf Arif Nofiyanto kepada Letkol Inf Yoni.

Kegiatan juga dirangkaikan tradisi pelepasan Dandenkesyah 14.04.03 Letkol Ckm Asnawi dan Dandenpal XIV/3 Letkol Cpl Muh. Mahmudo.

Danrem menyebut pergantian jabatan merupakan dinamika organisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja dan kepemimpinan satuan.

Ia mengapresiasi dedikasi Letkol Inf Arif Nofiyanto selama memimpin Kodim 1413/Buton.

Menurutnya, berbagai capaian pejabat lama menjadi fondasi bagi kemajuan satuan pada masa mendatang.

Kepada pejabat baru, Danrem meminta segera beradaptasi dengan wilayah tugas dan memahami karakteristik masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat.

“Jadilah pemimpin profesional, berintegritas, menjadi teladan prajurit, serta menjaga kemanunggalan TNI bersama rakyat,” tegas Danrem.

Prosesi ditandai penandatanganan berita acara, penyerahan tongkat komando, dan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama serta baru.

Danrem berharap estafet kepemimpinan mampu mewujudkan Kodim 1413/Buton yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan tugas.*

Korem 143 Halu Oleo Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Kendari

KENDARIKINI.COM – Korem 143/Halu Oleo menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di Balai Prajurit Korem, Kendari.

Kegiatan tersebut diikuti prajurit TNI dengan penuh antusias untuk menyaksikan pertandingan sepak bola dunia bersama.

Suasana meriah terasa sepanjang pertandingan. Sorak sorai prajurit mendukung tim favorit masing-masing menggema di lokasi kegiatan.

Nobar menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan Korem 143/Halu Oleo.

Melalui kegiatan itu, prajurit juga diajak menjunjung tinggi sportivitas dan memperkuat semangat persatuan.

Korem 143/Halu Oleo berharap kegiatan positif tersebut semakin memperkokoh hubungan antarprajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Selain menjadi hiburan, nobar diharapkan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, aman, dan penuh semangat kebersamaan.*

Babinsa Kodim Kendari Selamatkan Balita dari Penyanderaan di Konawe

KENDARIKINI.COM – Seorang balita perempuan berusia tiga tahun berhasil diselamatkan dari aksi penyanderaan di Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe.

Peristiwa itu terjadi di depan Koramil 1417-07/Sampara, Kelurahan Rawua, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 08.30 WITA.

Komandan Kodim 1417/Kendari, Kolonel Arm Danny A.P. Girsang, membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, insiden bermula saat warga berteriak meminta pertolongan di depan kantor Koramil Sampara.

Mendengar teriakan itu, personel Koramil segera keluar dan mendapati seorang pria menyandera balita berinisial K.

Anggota Polsek Sampara sempat bernegosiasi agar pelaku berinisial D (27) melepaskan korban.

Namun, pelaku menolak dan meminta disiapkan kendaraan untuk meninggalkan lokasi.

Melihat situasi memungkinkan, Sertu Yusman mengarahkan Kopda Laode Ilfan melakukan penyergapan dari sisi samping Koramil.

Saat pelaku lengah hendak menaiki sepeda motor, Kopda Laode Ilfan langsung menyergap dan menyelamatkan korban.

Pelaku kemudian diamankan personel Polsek Sampara bersama warga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Korban yang sempat mengalami syok dipastikan selamat dan telah diserahkan kembali kepada keluarganya.

Dandim menyebut korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga. Polisi masih mendalami motif penyanderaan tersebut.*

5 Peti Mati untuk Koperasi: ‘The Military Way’

Oleh: Muh. Endang SA, Alumni FH Unsultra

Novia Ramadhani Sihotang, 25 tahun. Berangkat dari Padang Sidempuan pada 13 Juni 2025 membawa koper dan mimpi membangun desanya lewat Koperasi Desa Merah Putih. Ia pulang tanggal 23 Juni 2025. Bukan dengan SK, tapi dengan kain kafan dalam peti mati. Ia dimakamkan 24 Juni di TPU Simarsaya kampung halamannya.

Novia mati saat digembleng Latsarmil di bawah komando TNI AU. Ia bukan sendiri. 5 nyawa melayang di barak yang sama, barak militer: Yonanda, Anissa, Rifki, Nola. Lima anak bangsa gugur bukan di medan perang, tapi di medan “pelatihan koperasi”.

Kematian mereka membuat akal sehat Kita bertanya: Sejak kapan mengurus koperasi harus mati konyol karena dehidrasi?

Doktrin yang Salah Kaprah

35.476 orang SPPI diwajibkan ikut Latsarmil selama 30 hari. Biaya: Rp45 juta per kepala. Totalnya Rp1,6 triliun uang rakyat yang digunakan. Untuk apa? Baris-berbaris, push up, latihan mengokang dan memanggul senjata di terik matahari.

Kemhan bilang pelatihan ini “untuk disiplin dan jiwa korsa”. Itu Omong kosong. Disiplin koperasi lahir dari pembukuan yang jujur, bukan dari teriakan sersan pelatih. Jiwa korsa koperasi tumbuh dari gotong royong ekonomi, bukan dari Pasukan Baris Berbaris selama 8 jam.

Dunia tidak pernah melakukan ini. Sebagai contoh Singapura punya NS untuk perang. Korsel punya wamil untuk pertahanan. AS punya ROTC untuk mencetak perwira. Tidak ada satu pun negara yang mengirim petani, ibu-ibu PKK, dan anak muda 25 tahun untuk latihan tempur demi koperasi.

Ini jelas bukan pelatihan untuk koperasi. Ini pemindahan gaya militer mentah-mentah ke ranah sipil. Dan rakyat yang jadi kelinci percobaan.

“The Military Way”: Racun dalam Pembangunan

Ini bukan insiden. Ini pola. Sejak awal kekuasaan Prabowo-Gibran, kita disuguhi “The Military Way” di semua lini:

Pertama Retreat Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang. Para Menteri disuruh baris berbaris dengan seragam militer, bukan rapat atau orientasi kerja.

Kemudian para Kepala Daerah hasil Pilkada 2024 wajib retreat ala militer. Mereka juga dididik baris berbaris dalam seragam militer bertempay di Akmil Magelang juga padahal Bupati nantinya disuruh urus sawah, tapi dididik ala taruna.

Untuk urusan Haji tahun 2026 mayoritas pendampingnya anggota TNI-Polri aktif. Dan nanti juga yang jadi guru sekolah rakyat dari taruna Akmil Magelang.

Dan yang paling fenomenal 750 Batalion baru dibentuk, disebut Batalion Teritorial Pembangunan (BTP). Kompinya bukan kompi tempur, tapi Kompi Pertanian, Peternakan, Perikanan.

Dimasa Prabowo-Gibran ini Militer ditarik dari barak, dikerahkan ke sawah, ke koperasi, ke sekolah rakyat. Inilah dwi fungsi gaya baru.

Dan biayanya mahal, hasilnya nihil. Latsarmil Rp1,6 triliun itu kalau dipakai untuk pendampingan akuntansi, inkubasi UMKM, dan audit koperasi, 80 ribu KDMP bisa jalan hari ini. Bukan dapat 5 peti mati.

Empat Racun “The Military Way”

Dimanapun dalam penerapannya The Military Way akan melahirkan sekurang-kurangnya empat racun

Pertama; Nir Kompetensi: Kuat fisik, kosong kepala. Contoh pada Latsarmil KDMP dan KNMP ini, tidak bisa bikin neraca, tapi jago hormat.

Kedua: Bunuh Inovasi: Otak sipil disuruh patuh ala militer. Padahal koperasi butuh akal, bukan otot.

Ketiga; Performative Governance: Pemerintah lebih suka konten baris-berbaris yang viral, daripada laporan keuangan yang membosankan tapi menyelamatkan.

Keempat; ini yang paling fatal. Jalan Menuju Otoriter: Saat sipil digiring dengan komando, demokrasi mati pelan-pelan. Kritik dibungkam yang ada hanya loyalitas buta.

Cukup!

Militer tempatnya menjaga kedaulatan, bukan mengurus neraca koperasi.

5 peti mati ini adalah vonis paling telanjang bagi kegagalan “The Military Way”. Bukti lain Food Estate gagal. MBG amburadul. Sekarang giliran koperasi makan korban. Haruskah Kita selalu percaya bahwa cara militer akan selalu sukses ?.

Berhenti. Evaluasi. Adili kelalaian. Kembalikan pengelolaan pembangunan ke “tangan sipil”, dengan kompetensi, bukan dengan komando.

Karena jika tidak, “Koperasi Merah Putih” akan dikenang bukan sebagai lumbung ekonomi rakyat, tapi sebagai kuburan massal ambisi.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti