Jumat, Oktober 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 13

BAJO-QUEST UHO Dorong Minat Belajar Anak Suku Bajo di Konawe

KENDARIKINI.COM — Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) menghadirkan BAJO-QUEST sebagai media pembelajaran berbasis gamifikasi bagi anak Suku Bajo.

Inovasi tersebut dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Kemdiktisaintek.

BAJO-QUEST diterapkan di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Program tersebut memadukan aktivitas literasi dengan permainan untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan.

Inovasi ini berangkat dari kondisi pendidikan masyarakat Suku Bajo di Desa Bajo Indah.

Data Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak Universitas Indonesia mencatat 30 anak Bajo tidak bersekolah.

Kondisi tersebut mendorong tim mengembangkan pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi anak melanjutkan pendidikan.

Melalui BAJO-QUEST, anak diajak membaca, memilih jawaban, menyelesaikan tantangan, serta mengikuti alur permainan secara aktif.

Program tersebut dikembangkan lima mahasiswa UHO dari bidang Teknik Informatika, Ilmu Komunikasi, Ilmu Komputer, dan Psikologi.

Tim dipimpin Nur Aulia Soliha dan didampingi Rizal Adi Saputra, S.T., M.Kom. sebagai dosen pendamping.

Dalam pelaksanaannya, tim berkolaborasi dengan Kawan Inspirasi Kendari sebagai mitra bidang pendidikan dan sosial.

Sebelum penerapan, tim melakukan sosialisasi, pengenalan program, serta pre-test kepada peserta.

Anak kemudian diperkenalkan dengan mekanisme BAJO-QUEST melalui aktivitas permainan yang memuat unsur literasi dan pembelajaran.

Penerapan BAJO-QUEST mendapat respons positif dari peserta yang terlihat antusias mengikuti berbagai aktivitas permainan.

Nur Aulia Soliha mengatakan anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi karena permainan dinilai lebih menarik bagi usia mereka.

“Karena itu, kami mencoba menggabungkan permainan dengan literasi agar mereka dapat belajar dengan cara lebih menyenangkan,” ujarnya.

Ia berharap BAJO-QUEST terus dikembangkan dan digunakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan minat belajar serta literasi anak.

Ke depan, BAJO-QUEST diharapkan menjadi alternatif media pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar anak.*

Kalla Toyota Tawarkan Bunga 0 Persen untuk Pembelian Mobil hingga 20 September

0

KENDARIKINI.COM – Kalla Toyota menghadirkan promo pembiayaan kendaraan dengan bunga spesial mulai 0 persen selama September 2026.

Promo tersebut berlangsung selama 19 hari, mulai 2 hingga 20 September 2026 di seluruh cabang Kalla Toyota.

Program ini ditawarkan untuk memudahkan masyarakat memiliki kendaraan Toyota melalui skema pembiayaan yang kompetitif.

Sejumlah model Toyota masuk dalam program tersebut, termasuk Agya, Calya, Avanza, Rush, Raize, hingga seluruh kendaraan Toyota Hybrid.

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan promo tersebut menjadi upaya perusahaan memberikan kemudahan kepada pelanggan.

“Tentunya kami terus berusaha memberikan kemudahan bagi pelanggan yang ingin memiliki Toyota impian,” ujar Suliadin.

Selain bunga mulai 0 persen, pelanggan juga mendapat sejumlah pilihan program pembiayaan selama periode promo berlangsung.

Program tersebut mencakup bebas pembayaran DP dua kali melalui paket Smart Upgrade 2.0.

Kalla Toyota juga menawarkan program bebas tukar tambah dari semua merek dengan tambahan diskon hingga Rp5 juta.

Pelanggan berkesempatan mendapatkan gratis angsuran hingga lima kali dalam program promo tersebut.

Selain itu, tersedia program bebas asuransi hingga dua tahun bagi pelanggan yang memenuhi ketentuan.

Pembelian kendaraan juga didukung layanan purnajual melalui program T-CARE dan jaringan perusahaan pembiayaan.

Mitra pembiayaan yang tersedia meliputi Toyota Astra Finance (TAF), Astra Credit Company (ACC), dan Mandiri Utama Finance (MUF).

Informasi lengkap mengenai promo dapat diperoleh melalui website kallatoyota.co.id dan media sosial resmi Kalla Toyota.

Pelanggan juga dapat menghubungi Kalla Care melalui 04113000103 atau layanan WhatsApp di 08114414030.*

Pencarian Hari Ketujuh, SAR Tutup Operasi Warga Buton Tengah

0

KENDARIKINI.COM – Tim SAR gabungan menutup operasi pencarian La Mai, warga Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Pria berusia 62 tahun itu diduga hilang di kawasan hutan sekitar Kampus USN Mawasangka.

Operasi pencarian memasuki hari ketujuh pada Rabu, 2 September 2026.

Hingga pukul 14.45 Wita, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Plh. Kepala KPP Kendari Iwan Gunawan mengatakan, pencarian telah dilakukan selama tujuh hari dengan hasil nihil.

“Operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” kata Iwan.

Operasi dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

La Mai merupakan warga Desa Wasilomata, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah.

Korban diketahui meninggalkan rumah pada 25 Agustus 2026 untuk mencari istrinya.

Saat itu, istrinya sedang menghadiri acara pingitan di wilayah tersebut.

Korban terakhir terlihat warga di Padabalano, sekitar kawasan hutan dekat Kampus USN.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui mengalami pikun sebelum dinyatakan hilang.

Pencarian sebelumnya dilakukan Babinsa, aparat desa, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.

Namun, seluruh upaya pencarian tersebut belum menemukan keberadaan La Mai.

Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat meliputi KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, aparat desa, Babinsa, masyarakat, dan keluarga korban.

Tim menggunakan rescue car, motor trail, peralatan medis, evakuasi, komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca saat pencarian cerah dengan angin berkecepatan tujuh kilometer per jam dari timur laut.*

PLN Kerahkan 230 Petugas Percepat Pemeliharaan Listrik Sulbagsel

0

KENDARIKINI.COM – PLN UID Sulselrabar mengerahkan lebih dari 230 petugas teknik mempercepat pemeliharaan infrastruktur kelistrikan Sulbagsel.

Pemeliharaan dilakukan untuk mengoptimalkan performa sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan, ratusan teknisi saat ini dikerahkan mempercepat proses pemeliharaan.

“Saat ini lebih dari 230 teknisi sudah dikerahkan untuk percepatan proses pemeliharaan,” kata Edyansyah, Rabu (2/9/2026).

Ia berharap proses pemeliharaan berjalan lancar dan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Selama pemeliharaan berlangsung, daya mampu pasok pada sistem kelistrikan Sulbagsel mengalami pengurangan.

Kondisi tersebut membuat PLN perlu melakukan pengaturan beban secara bergilir di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.

Pengaturan beban dilakukan bertahap untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus mempertahankan kestabilan sistem.

PLN memastikan tidak seluruh wilayah mengalami pemadaman secara bersamaan selama proses pengaturan beban berlangsung.

Durasi pemadaman diperkirakan berlangsung sekitar satu hingga empat jam pada setiap sesi.

Namun, waktu pelaksanaan dapat berubah menyesuaikan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.

“Petugas teknis PLN terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan,” ujar Edyansyah.

PLN meminta masyarakat memantau informasi wilayah terdampak melalui aplikasi PLN Mobile dan kanal resmi PLN.

Informasi juga tersedia melalui WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah.

Masyarakat diimbau mengatur penggunaan peralatan listrik dan menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan penting.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama pemeliharaan dan pemulihan berlangsung.

Edyansyah memastikan PLN terus berupaya mempercepat pekerjaan agar kondisi kelistrikan segera pulih dan kembali normal.*

Anggota DPRD Konawe Rahmat Teguh Terseret Dugaan Penipuan dan Penggelapan

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara menangani kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret anggota DPRD Konawe, Rahmat Teguh.

Rahmat Teguh merupakan anggota DPRD Konawe dari Fraksi Partai Gerindra.

Kasus tersebut dilaporkan pengusaha bernama Rudi Candra sejak 2022, sebelum Rahmat Teguh menjadi anggota DPRD Konawe.

Perkara tersebut hingga kini masih berproses dan berkasnya beberapa kali bolak-balik antara Polda Sultra dan Kejati Sultra.

Berdasarkan SP2HP tertanggal 24 Agustus 2026, Rahmat Teguh disebut sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Penyidik Subdit I Ditreskrimum Polda Sultra telah menindaklanjuti sejumlah petunjuk Jaksa Penuntut Umum Kejati Sultra.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan tambahan terhadap sejumlah pihak untuk melengkapi berkas perkara.

Salah satu pihak yang diperiksa merupakan saksi pelapor sekaligus korban dalam perkara tersebut.

Penyidik turut memeriksa Deny Zainal Ahuddin, yang disebut dalam surat sebagai ayah kandung Rahmat Teguh.

Pada 20 Agustus 2026, penyidik kembali menyerahkan berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum Kejati Sultra.

Kasi A Bidang Pidum Kejati Sultra, Sharir, membenarkan pihaknya telah menerima berkas perkara tersebut.

Namun, hasil penelitian jaksa menunjukkan masih terdapat petunjuk yang belum dipenuhi penyidik Polda Sultra.

“Belum P21, karena ada petunjuk (P19) yang belum dipenuhi penyidik Polda Sultra,” kata Sharir, Rabu (2/9/2026).

Menurut Sharir, berkas perkara kemudian dikembalikan kepada penyidik Polda Sultra untuk diperbaiki sesuai petunjuk jaksa.

“Kalau tidak salah kemarin atau hari ini, berkasnya dikembalikan ke penyidik Polda Sultra,” ujarnya.

Dengan demikian, perkara tersebut belum dinyatakan lengkap atau P21 dan masih menunggu pemenuhan petunjuk jaksa.*

Wartawan di Tulang Bawang Diduga Diburu dan Ditabrak Tiga Kali

0

KENDARIKINI.COM – Seorang wartawan di Tulang Bawang, Lampung, melaporkan dugaan percobaan pembunuhan dan penganiayaan kepada polisi.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/255/IX/2026/SPKT/POLRES TULANG BAWANG/POLDA LAMPUNG.

Laporan dibuat Akifullah, wartawan Garudatv, di Polres Tulang Bawang pada Rabu, 2 September 2026.

Peristiwa dugaan pengejaran dan penyerangan itu terjadi Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

Lokasi kejadian berada di wilayah Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Saat kejadian, Akifullah bersama Triono, Abdi, Muharol, dan Hendra sedang melakukan perjalanan.

Rombongan sebelumnya berhenti membeli air mineral di sebuah minimarket wilayah Gudang Areng.

Dalam perjalanan menuju Unit 2 Banjar Agung, rombongan diduga dikejar Toyota Hilux hitam.

Kendaraan tersebut disebut dikemudikan pria berinisial A dengan penumpang berinisial S.

Menurut Akifullah, penumpang kendaraan tersebut turun sambil membawa benda yang diduga senjata api.

Akifullah mengaku sempat mendengar suara letusan ketika mereka diduga diancam.

Rombongan kemudian berusaha melarikan diri menuju Simpang Penawar, Kecamatan Banjar Margo.

Namun, kendaraan rombongan diduga ditabrak dari belakang sebanyak tiga kali.

Setelah kendaraan berhenti, dua orang tersebut disebut turun dan berusaha mendekati rombongan.

Akifullah bersama rekan-rekannya akhirnya berhasil melarikan diri dan menyelamatkan diri.

Kendaraan minibus Ayla yang digunakan rombongan mengalami kerusakan berat akibat kejadian tersebut.

Empat orang, yakni Triono, Abdi, Muharol, dan Hendra, tercatat sebagai saksi dalam laporan.

Polisi telah menerima laporan dan melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa saksi serta mengumpulkan barang bukti.

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) turut mendapat perhatian atas kasus yang menimpa wartawan tersebut.

Pihak keluarga dan rekan wartawan berharap polisi segera mengungkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum.*

Mobil Calya Digadaikan, Polisi Tangkap Pria di Konawe Utara

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan satu unit Toyota Calya.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, polisi telah mengamankan seorang pria berinisial AK.

“AK diamankan Tim URC Buser 77 bersama Unit Satreskrim Polresta Kendari di Konawe Utara. Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin, 1 September 2026 sekitar pukul 01.00 WITA,” katanya.

Sambungnya, Kasus tersebut dilaporkan seorang wiraswasta berinisial MU, warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

“kasus bermula ketika AK membeli Toyota Calya secara kredit melalui PT Dachtraco Raya,” tambahnya.

Mobil tersebut memiliki nomor polisi DT 1801 UE dan nomor rangka MHKA6GJ3JGJ004263. Setelah mobil berada dalam penguasaannya, AK diduga menggadaikan kendaraan tersebut sebelum cicilan dilunasi.

“Penggadaian itu dilakukan tanpa izin dan sepengetahuan pemilik kendaraan, sehingga korban mengaku mengalami kerugian. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Kendari untuk diproses secara hukum,” ungkapnya.

Polisi mengamankan satu lembar perjanjian cicilan mobil sebagai barang bukti dalam perkara tersebut.

“AK sebelumnya diamankan di Polsek Wiwirano sebelum dibawa anggota Subnit 2 ke Polresta Kendari. Penyidik selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku guna mengungkap perkara tersebut lebih lanjut,” bebernya.

Peristiwa dugaan penipuan dan penggelapan itu terjadi di Jalan H. Supu Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

Lokasi tersebut tercatat sebagai tempat kejadian perkara pada 5 Januari 2026. Dalam perkara ini, polisi menerapkan Pasal 492 dan atau Pasal 486 KUHPidana.

“Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mencari keberadaan satu unit Toyota Calya yang belum ditemukan,” pungkasnya.*

ASN Sultra Didorong Kuasai AI untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

0

KENDARIKINI.COM — ASN di Sulawesi Tenggara didorong meningkatkan kemampuan digital melalui penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir, mengatakan AI menjadi bagian penting dalam perkembangan pelayanan publik.

Menurutnya, ASN tidak cukup hanya mengenal teknologi, tetapi perlu mampu menguasai dan memanfaatkannya dalam pekerjaan.

Dorongan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Penguasaan Literasi dan Implementasi AI bagi aparatur sipil negara.

Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan digital ASN dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Pemanfaatan AI diharapkan membantu ASN bekerja lebih cerdas, cepat, efisien, dan produktif.

Andi Syahrir menilai perkembangan teknologi perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi aparatur pemerintahan.

Dengan kemampuan digital yang memadai, ASN diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelaksanaan tugas.

Pemanfaatan AI juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Karena masa depan pelayanan publik bukan hanya tentang bekerja lebih keras, tetapi bekerja lebih cerdas dengan teknologi,” kata Andi Syahrir.

Program pelatihan tersebut terbuka bagi ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara serta ASN kabupaten dan kota.

Melalui program itu, ASN Sultra diharapkan semakin siap menghadapi perubahan pola kerja akibat perkembangan teknologi AI.

Penguatan literasi digital juga menjadi langkah untuk membangun aparatur yang adaptif terhadap transformasi digital pemerintahan.*

Bupati Padang Pariaman Dorong Hukum Pidana Adat Tetap dalam Koridor Nasional

KENDARIKINI.COM — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan hukum pidana adat tetap memiliki tempat dalam sistem hukum Indonesia.

Menurutnya, hukum pidana adat merupakan bagian dari living law yang berkembang dan hidup di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan John Kenedy dalam Seminar Nasional JMSI Sumatera Barat, Sabtu (29/8/2026).

Seminar tersebut mengangkat tema pengakuan eksistensi hukum pidana adat dan tantangan kodifikasinya dalam sistem peradilan nasional.

John Kenedy mengatakan hukum pidana adat tidak semata-mata bertujuan memberikan hukuman kepada pelanggar.

“Tujuan pidana adat umumnya lebih menekankan pemulihan keseimbangan, perdamaian, dan keharmonisan masyarakat,” ujarnya.

Dia menyebut pengakuan masyarakat hukum adat memiliki landasan konstitusional melalui Pasal 18B ayat (2) UUD 1945.

Namun, keberadaan hukum adat tidak dapat diterapkan tanpa batas dan harus sesuai perkembangan masyarakat.

John Kenedy juga menyoroti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang memberi ruang bagi living law.

Ruang tersebut, kata dia, tetap harus mengikuti persyaratan dan mekanisme berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Dia menyebut Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2025 mengatur tata cara serta kriteria penetapan hukum yang hidup masyarakat.

“Pemerintah daerah mempunyai peran penting dalam proses identifikasi dan penetapan hukum yang hidup dalam masyarakat,” katanya.

Menurut John Kenedy, hukum pidana adat juga menghadapi tantangan ketika harus dikodifikasi menjadi aturan tertulis.

Kodifikasi harus memberikan kepastian hukum tanpa menghilangkan karakter lokal serta fleksibilitas hukum adat.

Dia menegaskan eksistensi norma adat harus dapat dibuktikan sebelum digunakan sebagai dasar penerapan hukum pidana.

Beberapa aspek yang perlu diperiksa meliputi keberadaan masyarakat adat, norma yang berlaku, kewenangan adat, serta penerimaan masyarakat.

“Tidak cukup hanya mengatakan bahwa suatu perbuatan dianggap salah menurut adat,” tegasnya.

John Kenedy mengingatkan penerapan hukum adat harus menghormati HAM, Pancasila, UUD 1945, serta prinsip kepastian hukum.

Hukum adat juga tidak boleh digunakan untuk membenarkan kekerasan atau penghukuman yang merendahkan martabat manusia.

Dia menilai pendekatan restorative justice menjadi ruang strategis untuk mengakomodasi nilai-nilai hukum pidana adat.

Dalam konteks Padang Pariaman, pemerintah daerah didorong menjadi fasilitator dan pelindung keberadaan masyarakat serta lembaga adat.

“Hukum pidana adat tidak seharusnya dihapus, tetapi juga tidak boleh diterapkan tanpa batas,” ujarnya.*

JMSI Lampung Usulkan Dewan Pers Jadi Penyelenggara HPN 2027

0

KENDARIKINI.COM — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung mengusulkan penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2027 diserahkan kepada Dewan Pers.

Usulan tersebut disampaikan Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menyikapi penetapan Lampung sebagai lokasi HPN 2027.

Menurut Novriwan, hingga kini belum ada kepastian mengenai pihak yang akan menjadi penyelenggara HPN 2027.

Dia menilai Dewan Pers lebih tepat menjadi penanggung jawab pelaksanaan agenda tahunan insan pers tersebut.

Salah satu pertimbangannya berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Kalau kita telisik, Dewan Pers merupakan pelaksana Undang-Undang Pers,” kata Novriwan.

Dia menyebut anggota Dewan Pers bekerja berdasarkan pengesahan melalui keputusan presiden.

Atas dasar itu, JMSI Lampung menilai Dewan Pers memiliki otoritas untuk menjadi penanggung jawab penyelenggaraan HPN.

Selain itu, Novriwan merujuk Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.

Menurutnya, Keppres tersebut menetapkan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional tanpa mengatur pihak penyelenggara.

“Keputusan Presiden itu hanya mengatakan 9 Februari ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional,” ujarnya.

“Jadi, tidak ada klausul yang menyebut soal siapa yang menjadi penyelenggaranya,” sambung Novriwan.

Sementara itu, Dewan Pers menyebut telah menerima sedikitnya empat surat dari konstituen sepanjang 2026.

Surat tersebut berasal dari dua organisasi perusahaan pers dan dua organisasi wartawan.

Keempat surat tersebut antara lain membahas persoalan penyelenggaraan Hari Pers Nasional yang diperingati setiap 9 Februari.

Dalam rapat pleno pada 27 Agustus 2026, HPN turut menjadi salah satu agenda pembahasan Dewan Pers.

Pleno kemudian memutuskan Dewan Pers akan menggelar pertemuan bersama seluruh konstituen Dewan Pers.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang pembahasan mengenai penyelenggaraan HPN ke depan.*

BPS Catat Inflasi Sultra 3,35 Persen, Ekspor Naik 32,66 Persen

KENDARIKINI.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara mencatat sejumlah perkembangan ekonomi strategis sepanjang Agustus dan Juli 2026.

Kepala BPS Sultra Hadi Susanto menyampaikan data tersebut dalam siaran pers, Selasa (1/9/2026).

Pada Agustus 2026, Sultra mengalami inflasi tahunan atau year on year sebesar 3,35 persen.

Inflasi tertinggi tercatat di Kota Kendari dengan angka mencapai 3,66 persen.

Meski demikian, secara bulanan Sultra justru mengalami deflasi sebesar 0,31 persen pada Agustus 2026.

Dari sektor pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) Sultra tercatat sebesar 113,12.

Angka tersebut meningkat 2,24 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 110,64.

Sementara itu, nilai ekspor Sultra pada Juli 2026 mencapai US$393,11 juta.

Nilai tersebut meningkat 32,66 persen dibandingkan ekspor Juli 2025 yang mencapai US$296,32 juta.

Kinerja impor juga meningkat signifikan. Nilai impor Sultra Juli 2026 mencapai US$304,48 juta.

Angka itu melonjak 194,83 persen dibandingkan nilai impor pada Juli 2025.

Di sektor transportasi, jumlah penumpang pesawat domestik yang berangkat dari Sultra mencapai 57.109 orang.

Jumlah tersebut naik 1,68 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 56.168 penumpang.

Berbeda dengan angkutan udara, penumpang angkutan laut domestik mengalami penurunan menjadi 134.979 orang.

Angka tersebut turun 3,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 139.367 penumpang.

Sektor pariwisata juga mengalami tekanan. Tingkat Penghunian Kamar hotel bintang tercatat 36,75 persen.

Angka tersebut turun 4,19 poin persentase dibandingkan tingkat penghunian kamar pada Juni 2026.

BPS Sultra menyebut data lengkap indikator strategis tersebut dapat diakses melalui laman resmi BPS Sultra.*

Sultra Raih Empat Penghargaan KEJAR Award 2026 Tingkat Nasional

0

KENDARIKINI.COM – Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih empat penghargaan KEJAR Award 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penghargaan tersebut diberikan dalam puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026).

Empat penghargaan itu diraih Pemerintah Provinsi Sultra, Pemerintah Kota Kendari, PT BPD Sulawesi Tenggara, dan BPR Bahteramas Konawe.

Pemprov Sultra meraih penghargaan sebagai Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Tingkat Provinsi Regional Sulawesi.

Sementara Pemerintah Kota Kendari dinobatkan sebagai Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Regional Sulawesi.

PT BPD Sulawesi Tenggara meraih penghargaan sebagai BPD dengan Implementasi KEJAR Terbaik Wilayah Sulawesi.

Sedangkan PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda) menjadi BPR/BPRS dengan Implementasi KEJAR Terbaik Wilayah Sulawesi.

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil sinergi berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Sultra memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar.

OJK Sultra menyebut program KEJAR akan terus diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Perluasan dilakukan melalui peningkatan kepemilikan rekening pelajar, aktivitas menabung, edukasi keuangan, serta akses layanan keuangan.

Layanan tersebut diarahkan agar mudah, aman, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Secara nasional, tingkat literasi keuangan mencapai 69,57 persen, sedangkan inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.

OJK menilai literasi dan inklusi keuangan pelajar masih membutuhkan penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Melalui Program KEJAR, OJK mendorong budaya menabung sejak dini sekaligus meningkatkan kemandirian finansial generasi muda.*

KM Legenda Nusantara 99 Terbakar di Perairan Kabaena, Dua ABK Meninggal

0

KENDARIKINI.COM — KM Legenda Nusantara 99 mengalami kebakaran di perairan antara Pulau Selayar dan Kabaena, Selasa (1/9/2026).

Kapal tersebut mengangkut 13 orang dengan rute Jakarta-Morowali dan membawa muatan chemical serta alat berat.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 Wita setelah cairan chemical dilaporkan mengalami kebocoran.

Seluruh penumpang dan kru kapal kemudian dievakuasi KM KBR Benua Dua sebagai kapal penolong.

Dari 13 orang di kapal, tiga orang membutuhkan evakuasi medis atau medevac akibat keracunan chemical.

Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna bersama potensi SAR diberangkatkan menggunakan speedboat Polair menuju titik pertemuan.

Tim SAR tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi para korban dari KM KBR Benua Dua.

Sebanyak 12 orang dievakuasi menuju Pelabuhan Tampo dan tiba sekitar pukul 10.40 Wita.

Mereka kemudian mendapat penanganan medis menggunakan ambulans Puskesmas Tampo dan petugas kesehatan pelabuhan.

Sementara itu, dua korban dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut, yakni John Petro, 42, dan Yudi Bagus, 22.

Satu korban lainnya, Sahriar, 42, selaku nakhoda, mengalami keracunan chemical dan membutuhkan penanganan medis.

Korban meninggal dan korban yang membutuhkan perawatan selanjutnya dibawa ke RSUD L.M. Baharuddin.

Plh. Kepala KPP Kendari, Iwan Gunawan, mengatakan seluruh POB KM Legenda Nusantara 99 telah berhasil dievakuasi.

Setelah seluruh korban dievakuasi, operasi SAR kecelakaan kapal tersebut dinyatakan selesai dan ditutup.

Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Operasi melibatkan Unit Siaga SAR Muna, kru KM KBR Benua Dua, Polair Muna, Polsek Tampo, KUPP Raha, dan unsur lainnya.*

PLN Lakukan Pemeliharaan, Pemadaman Bergilir Terjadi di Makassar

0

KENDARIKINI.COM — PLN UID Sulselrabar melakukan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menjaga keandalan sistem Sulbagsel.

Pemeliharaan dilakukan pada sejumlah fasilitas kelistrikan dalam beberapa hari terakhir.

Pekerjaan tersebut menyebabkan berkurangnya daya mampu pasok pada sistem kelistrikan Sulbagsel.

Untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik, PLN melakukan pengaturan beban secara bergilir.

Pengaturan beban dilakukan bertahap di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.

PLN memastikan pemadaman tidak berlangsung secara bersamaan di seluruh wilayah terdampak.

Durasi pemadaman diperkirakan sekitar satu hingga empat jam setiap sesi.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan, pemeliharaan merupakan langkah preventif meningkatkan keandalan sistem.

“Pemeliharaan dilakukan untuk mengoptimalkan performa pasokan tenaga listrik,” ujar Edyansyah, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, petugas teknis terus dikerahkan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan.

PLN juga berupaya mempercepat pemulihan sistem agar kondisi kelistrikan kembali normal.

“Kami memahami kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

Edyansyah meminta masyarakat memahami proses pemeliharaan yang dilakukan demi kestabilan sistem kelistrikan jangka panjang.

PLN mengimbau pelanggan memantau informasi wilayah terdampak melalui aplikasi PLN Mobile.

Informasi juga tersedia melalui WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan masing-masing wilayah.

Masyarakat dapat mengakses informasi ketenagalistrikan melalui kanal resmi PLN Sulselrabar.

Pelanggan juga diminta mengantisipasi pemadaman dengan mengatur penggunaan peralatan listrik.

PLN menyarankan masyarakat menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan yang bersifat penting.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan sementara selama proses pemeliharaan dan pemulihan,” ujar Edyansyah.

PLN memastikan petugas terus bekerja maksimal agar sistem kelistrikan segera kembali normal.*

Wali Kota Kendari Serahkan Penghargaan Peserta Jamnas di Hari Pramuka

0

KENDARIKINI.COM — Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyerahkan penghargaan kepada dua peserta Jamnas.

Penghargaan diberikan saat Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tingkat Sultra di Balai Kota Kendari, Senin (31/8/2026).

Apel tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta dan menjadi puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 Sultra.

Sebanyak 800 peserta berasal dari Pramuka Penggalang dan Penegak se-Kota Kendari.

Sementara 200 lainnya merupakan tamu undangan yang menghadiri kegiatan tersebut.

Plh Sekda Sultra Ronni Yakob bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan Gubernur Sultra.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya Pramuka membentuk generasi unggul dan berkarakter.

Menurutnya, Pramuka memiliki peran strategis menghadapi tantangan modernisasi dan potensi krisis karakter generasi muda.

Tema Hari Pramuka 2026 mengangkat kontribusi aktif dalam mewujudkan SDM unggul dan berkarakter.

Gubernur mengingatkan nilai Tri Satya dan Dasa Darma tidak sekadar menjadi hafalan.

Nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam membentuk kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

“Tri Satya dan Dasa Darma bukan sekadar hafalan, melainkan kompas moral,” demikian pesan Gubernur.

Gubernur juga mengapresiasi 635 anggota Kontingen Sultra yang baru menyelesaikan Jambore Nasional di Cibubur.

Kontingen tersebut terdiri atas peserta didik, pembina pendamping, dan tim pendukung.

Pengalaman selama Jamnas diharapkan diterapkan kembali di gugus depan masing-masing.

Pemerintah kabupaten dan kota juga diminta memperkuat dukungan terhadap pembinaan kepramukaan.

Dukungan tersebut mencakup kebijakan, fasilitas, serta anggaran untuk pengembangan kegiatan Pramuka.

Dalam kegiatan itu, penghargaan juga diberikan berupa Lencana Melati, Darma Bakti, Karya Bakti, dan Panca Warsa.

Rangkaian peringatan sebelumnya diisi Teposua Pembina, Ulang Janji, Renungan Suci, ziarah, serta donor darah.

Apel ditutup penampilan tari kolosal SMAN 13 Konawe Selatan bertema ketahanan pangan.*

Danrem 143/HO Lari Bersama Prajurit, Jaga Kebugaran dan Soliditas

0

KENDARIKINI.COM — Danrem 143/Halu Oleo (HO) Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto mengikuti olahraga lari bersama personel.

Kegiatan tersebut berlangsung di sekitar Kota Kendari, Selasa (1/9/2026), bersama prajurit dan PNS Korem 143/HO.

Kapenrem 143/HO Kapten Inf Rahman Hina mengatakan, olahraga tersebut merupakan bagian pembinaan fisik personel.

“Jaga kesehatan, jaga stamina dan tetap semangat berolahraga,” pesan Wahyu.

Menurutnya, kebugaran fisik menjadi modal penting prajurit dalam menunjang profesionalisme dan kesiapsiagaan.

Prajurit dituntut selalu memiliki kondisi fisik prima dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Prajurit harus selalu siap melaksanakan tugas kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem turut berlari bersama personel dengan mengenakan pakaian olahraga.

Suasana kebersamaan dan semangat terlihat sepanjang kegiatan olahraga bersama tersebut.

Kegiatan itu sekaligus menjadi sarana mempererat kekompakan, soliditas, dan jiwa korsa personel Korem 143/HO.

Korem 143/HO terus mendorong olahraga rutin sebagai bagian menjaga kesehatan dan kebugaran prajurit.

Melalui kegiatan tersebut, personel diharapkan semakin sehat, tangguh, disiplin, dan siap melaksanakan tugas.*

UPP Kelas I Molawe Evaluasi Kinerja dan Perkuat Keselamatan Pelayaran

0

KENDARIKINI.COM — Kantor UPP Kelas I Molawe menggelar rapat bulanan untuk mengevaluasi kinerja dan pelayanan kepelabuhanan.

Rapat tersebut dipimpin Kepala Kantor UPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak, R., S.Si.T., M.Mar., M.Si.

Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi capaian sekaligus memperkuat koordinasi antarjajaran UPP Kelas I Molawe.

Salah satu agenda utama rapat membahas keselamatan pelayaran di wilayah kerja UPP Kelas I Molawe.

Pembahasan tersebut bertujuan memastikan kegiatan pelayaran berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan berlaku.

Selain keselamatan pelayaran, rapat membahas berbagai capaian kinerja yang telah dilaksanakan jajaran kantor.

Sejumlah kendala dalam pelaksanaan tugas turut dievaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut.

Evaluasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat serta pengguna jasa.

Koordinasi antarpegawai juga diperkuat guna mendukung kelancaran operasional dan pelayanan kepelabuhanan.

Melalui rapat bulanan tersebut, UPP Kelas I Molawe berkomitmen memperkuat aspek keselamatan pelayaran.

Jajaran UPP Kelas I Molawe juga mendorong pelayanan kepelabuhanan yang profesional, aman, tertib, dan optimal.*

UPP Kelas I Molawe Perkuat Disiplin Pegawai dan Keselamatan Pelayaran

0

KENDARIKINI.COM — Kantor UPP Kelas I Molawe menggelar apel pagi bagi seluruh pegawai, Selasa (1/9/2026).

Apel dipimpin Kepala Seksi Kesyahbandaran UPP Kelas I Molawe, Capt. Sorindra, S.H., M.M., M.Mar.

Kegiatan rutin tersebut menjadi bagian dari pembinaan disiplin dan peningkatan koordinasi antarpegawai.

Apel juga menjadi momentum memperkuat komitmen pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Dalam arahannya, Sorindra mengingatkan pentingnya keselamatan dan keamanan dalam aktivitas pelayaran.

Ia meminta seluruh jajaran tidak berhenti mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan pelayaran.

Imbauan tersebut juga ditujukan kepada para pengguna jasa transportasi laut di wilayah kerja UPP Kelas I Molawe.

Menurutnya, kesadaran terhadap keselamatan pelayaran perlu terus dibangun melalui edukasi kepada masyarakat.

Hal tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta menjaga keamanan selama aktivitas pelayaran.

Melalui apel pagi, jajaran UPP Kelas I Molawe diharapkan semakin solid menjalankan tugas pelayanan.

Kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat profesionalisme dan integritas seluruh pegawai.

Dengan koordinasi yang baik, pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa diharapkan semakin optimal.*

Kejati Sultra Bantu Pemprov Tertibkan Aset Lewat Surat Kuasa Khusus

0

KENDARIKINI.COM — Kejati Sultra membantu Pemprov Sultra mengamankan dan menertibkan barang milik daerah.

Kerja sama tersebut ditandai penandatanganan Surat Kuasa Khusus (SKK) antara Gubernur dan Kajati Sultra, Selasa (1/9/2026).

Melalui SKK tersebut, Kejati Sultra akan membantu penertiban aset yang masih dikuasai pihak lain.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan, penertiban aset penting karena masih banyak temuan terkait pengelolaan aset daerah.

“Temuan BPK terkait aset Pemprov Sultra sebanyak 800. Sampai saat ini belum ada yang tertib,” kata Andi.

Menurutnya, aset daerah merupakan kekayaan pemerintah yang di dalamnya melekat kepentingan masyarakat.

Karena itu, pengamanan aset membutuhkan penataan administrasi sekaligus kepastian dan perlindungan hukum.

Gubernur meminta seluruh organisasi perangkat daerah serius mengelola aset yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

Ia juga menginstruksikan setiap kerja sama terkait aset dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Kejati Sultra.

Sementara itu, Kajati Sultra Sugeng Riyanta mengatakan, SKK menjadi dasar Jaksa Pengacara Negara membantu penyelamatan aset daerah.

Bantuan tersebut mencakup penyelamatan, penatausahaan, hingga pengembalian aset yang dikuasai pihak ketiga.

“Kami siap mendapatkan tugas apabila aset masih dikuasai pihak ketiga secara melawan hukum,” ujar Sugeng.

Sugeng menegaskan, pendampingan tersebut merupakan tugas negara melalui kewenangan kejaksaan bidang perdata dan tata usaha negara.

Menurutnya, Pemprov Sultra tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan pendampingan hukum tersebut.

Dalam kegiatan itu, Pemprov Sultra juga menerima dokumen, sertifikat tanah, dan barang bukti dari Kejati Sultra.

Dokumen tersebut mencakup legal opinion terkait penatakelolaan aset berupa lahan Sekolah Ummusshabri Kendari.

Kejati juga menyerahkan sertifikat tanah seluas 49.970 meter persegi di kawasan Nanga-Nanga.

Tanah tersebut sebelumnya dikuasai pihak ketiga dan berhasil diselamatkan melalui proses penertiban aset.

Selain itu, diserahkan barang rampasan berupa kapal Azimut yang telah berkekuatan hukum tetap.*

Sultra Masuk 10 Besar MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026

0

KENDARIKINI.COM — Kontingen Sulawesi Tenggara berhasil masuk 10 besar MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Sulsel 2026.

Prestasi tersebut menjadi kabar membanggakan bagi Sultra dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir, mengapresiasi pencapaian para kafilah.

“Alhamdulillah! Sultra masuk TOP 10 nasional,” kata Andi Syahrir dalam keterangannya.

MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Sulsel 2026 berlangsung di Makassar dan Pangkep, 24-29 Agustus 2026.

Berdasarkan hasil perlombaan, Sulawesi Tenggara menempati peringkat ke-10 klasemen provinsi.

Sumatera Barat menjadi juara umum, disusul Sulawesi Selatan pada peringkat kedua.

DKI Jakarta menempati peringkat ketiga, kemudian Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

Kontingen Sultra juga menyumbangkan sejumlah prestasi melalui beberapa cabang perlombaan yang diikuti.

Dr. Akbar, M.Th.I meraih Juara II Hafalan Hadis Nabi Muhammad SAW dari kontingen Sultra.

Sitti Syahlal, S.Pd., Gr. meraih Juara II cabang Dakwah Al-Qur’an.

H. Syaifuddin Mustaming, S.Ag meraih Juara II cabang Khotbah Jumat.

Sementara itu, Syamsu Alam, SH.I meraih Juara Harapan I Hafalan Tujuh Surah Pilihan.

Lalu Suharja Hambali, S.Pd.I., M.Pd meraih Juara Harapan II Hafalan Surah Al-Baqarah.

Fahfurrrohim Karimu, ST meraih Juara Harapan III cabang Tilawah Al-Qur’an.

Wa Ode Asri Fahma Rishanda Abeto, S.Ag meraih Juara Harapan III Hafalan Surah Al-Baqarah.

Andi Syahrir menyebut capaian tersebut merupakan hasil semangat, kerja keras, dan ketulusan para kafilah Sultra.

“Prestasi ini menjadi bukti semangat dan kerja keras para kafilah mengharumkan nama Sultra,” ujarnya.*

KARST Tagih Realisasi Monumen Randi-Yusuf yang Disepakati DPRD Sultra

0

KENDARIKINI.COM — Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST) menagih janji DPRD Sultra membangun monumen Randi-Yusuf.

Janji tersebut sebelumnya disepakati DPRD Sultra bersama mahasiswa pada 2024.

Koordinator KARST Ikhram mengatakan, kesepakatan pembangunan monumen tersebut telah dituangkan dalam berita acara.

“Tiga tahun lalu DPRD Sultra menyepakati dan menyetujui pembangunan monumen tersebut,” kata Ikhram, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, DPRD Sultra tidak boleh mengabaikan kesepakatan yang telah dibuat bersama mahasiswa.

Ikhram meminta DPRD Sultra segera merealisasikan pembangunan monumen sebagai bentuk penghormatan kepada Randi dan Yusuf Kardawi.

Randi dan Yusuf merupakan mahasiswa UHO yang meninggal setelah aksi demonstrasi di depan DPRD Sultra, 26 September 2019.

Aksi tersebut digelar untuk menolak RKUHP serta kebijakan yang dinilai melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Randi meninggal setelah terkena tembakan, sedangkan Yusuf ditemukan mengalami luka berat pada bagian kepala.

Selain menagih janji, KARST mengusulkan penggalangan dana apabila anggaran pemerintah tidak mencukupi.

Ikhram mengajak anggota DPRD Sultra menggalang dana sebesar Rp26.919 sebagai simbolisasi tanggal peristiwa tersebut.

“Jika anggaran negara tidak cukup, kami mengajak seluruh anggota DPRD Sultra menggalang dana Rp26.919 ribu,” ujarnya.

Dia menyebut usulan tersebut sebagai bentuk koreksi terhadap janji pembangunan monumen yang belum terealisasi.

KARST juga meminta DPRD Sultra memberikan kepastian mengenai rencana pembangunan monumen tersebut.

Sebelumnya, persetujuan pembangunan monumen disepakati Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh bersama 13 anggota DPRD.

Kesepakatan tersebut dibuat pada Kamis, 26 September 2024, bertepatan dengan peringatan lima tahun kematian Randi-Yusuf.*

Tujuh Tahun Berlalu, KARST Tagih Polda Sultra Ungkap Kematian Yusuf

0

KENDARIKINI.COM — Tujuh tahun berlalu, kasus kematian mahasiswa UHO, Randi dan Yusuf Kardawi, kembali disorot.

Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST) mendesak Polda Sultra mengungkap pelaku kematian Yusuf Kardawi.

Koordinator KARST Ikhram mengatakan, penuntasan kasus tersebut merupakan bentuk pemenuhan rasa keadilan bagi keluarga korban.

> “Tujuh tahun kasus penembakan terjadi, kematian kedua mahasiswa tersebut belum juga terungkap,” tegas Ikhram, Selasa (1/9/2026).

Dia meminta Polda Sultra kembali membuka penyelidikan secara serius untuk mengungkap penyebab kematian Yusuf.

Randi dan Yusuf merupakan mahasiswa UHO yang menjadi korban dalam aksi demonstrasi di DPRD Sultra, 26 September 2019.

Aksi tersebut menolak RKUHP serta kebijakan yang dinilai melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam perkara tersebut, Randi meninggal setelah terkena tembakan saat aksi berlangsung.

Sementara itu, Yusuf ditemukan mengalami luka berat pada bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia.

Pelaku penembakan Randi sebelumnya telah diidentifikasi sebagai Brigadir Abdul Malik dan diproses secara hukum.

Namun, hingga kini penyebab pasti kematian Yusuf serta pihak yang bertanggung jawab masih menjadi sorotan.

Ikhram mengatakan, Polda Sultra sebelumnya telah melakukan penyelidikan sebanyak lima kali dengan dukungan Mabes Polri.

Penyelidikan tersebut mencakup pemeriksaan terhadap 19 saksi terkait kematian Yusuf Kardawi.

KARST menilai penyelidikan yang telah berlangsung bertahun-tahun harus menghasilkan kepastian hukum bagi keluarga korban.

“Kami desak Polda Sultra tangkap pelaku pembunuh Yusuf Kardawi,” ujar Ikhram.

Kasus kematian Randi-Yusuf hingga kini juga terus dikenang berbagai kelompok mahasiswa di Sulawesi Tenggara.

KARST berharap pengungkapan perkara tersebut menjadi momentum memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.*

Polda Sultra Didesak Tahan Suparjo Terkait Dugaan Tambang Ilegal Wawatu

0

KENDARIKINI.COM — Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat Sulawesi Tenggara (GEMPUR SULTRA) mendesak Polda Sultra segera menahan Suparjo.

Suparjo diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan.

Ketua Umum GEMPUR SULTRA, Sawal Petrus, meminta penyidik mempercepat penanganan perkara tersebut secara profesional dan transparan.

“Kami tantang Polda Sultra segera melakukan penahanan terhadap Suparjo,” kata Sawal Petrus.

Menurut Sawal, Suparjo telah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi hingga kini belum dilakukan penahanan.

Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait alasan penyidik belum melakukan penahanan terhadap tersangka.

“Dari awal penetapan tersangka sampai hari ini Polda Sultra tidak berani melakukan penahanan terhadap Suparjo,” ujarnya.

Sawal bahkan mempertanyakan kemungkinan adanya kongkalikong antara oknum di Polda Sultra dengan Suparjo.

“Apakah Polda Sultra kongkalikong dengan Suparjo sehingga sampai hari ini belum ada penahanan?” tegasnya.

Namun, ia menegaskan dugaan tersebut harus dibuktikan melalui proses hukum dan tidak boleh menjadi kesimpulan sebelum ada kepastian.

GEMPUR SULTRA juga meminta penyidik mendalami dugaan keterlibatan istri Suparjo dalam aktivitas pertambangan tersebut.

Menurut Sawal, seluruh pihak yang memiliki keterkaitan berdasarkan bukti harus diperiksa secara profesional dan proporsional.

Selain itu, penyidik diminta menelusuri aliran dana serta transaksi yang berkaitan dengan dugaan aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

GEMPUR SULTRA menilai proses hukum harus berjalan transparan, profesional dan tidak tebang pilih.

“Kami meminta Polda Sultra memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dan menuntaskan perkara ini,” pungkas Sawal.*

La Ode Hasidar Hasiri Usung Gagasan HmI Reborn Menuju Indonesia Emas 2045

0

KENDARIKINI.COM – Bakal Calon Ketua Umum PB HMI 2026-2028, La Ode Hasidar Hasiri, S.Pd., M.Pd., mengusung gagasan HMI Reborn.

Gagasan tersebut ditawarkan untuk memodernisasi gerakan, memperkuat kemandirian kader, serta meningkatkan kontribusi HMI menuju Indonesia Emas 2045.

Hasidar menilai perubahan zaman menuntut HMI memperbarui cara kerja organisasi tanpa meninggalkan nilai dasar perjuangan.

Menurutnya, perkembangan teknologi, ekonomi, keterbukaan informasi, dan persaingan global menghadirkan tantangan baru bagi organisasi kemahasiswaan.

“HMI Reborn bukan berarti HMI harus dilahirkan kembali atau meninggalkan sejarahnya,” kata Hasidar dalam gagasannya.

Ia menjelaskan, modernisasi gerakan dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dalam administrasi, pengelolaan data kader, kajian, pendidikan, dan riset.

Menurut Hasidar, teknologi kecerdasan buatan juga dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu pengembangan pengetahuan kader.

Namun, penggunaan teknologi harus tetap diimbangi kemampuan berpikir kritis, membaca data, berkomunikasi, serta memahami persoalan masyarakat.

Hasidar juga mengajak kader HMI membaca Asta Cita secara kritis dan objektif sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.

Ia menilai HMI perlu mengembangkan budaya kritik yang tidak hanya menyampaikan penolakan, tetapi juga menghadirkan solusi.

“HMI harus mampu membaca, mengkritisi, sekaligus memberikan gagasan terhadap agenda pembangunan nasional,” ujarnya.

Selain gerakan intelektual, Hasidar menyoroti pentingnya membangun kemandirian kader melalui pengembangan keahlian, usaha, jaringan, dan profesionalitas.

Ia mendorong terbentuknya ekosistem kader yang menghubungkan pelaku usaha, akademisi, profesional, serta kader berkompetensi teknologi.

Menurutnya, kekuatan jaringan tersebut dapat menjadi modal sosial dan ekonomi yang produktif bagi kader HMI.

Hasidar menegaskan HMI harus mempersiapkan kader yang mampu mengisi berbagai sektor kehidupan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“HMI harus kembali menjadi kekuatan intelektual, moral dan sosial yang mampu membaca zaman,” tegasnya.

Ia berharap gagasan HMI Reborn mampu mempertemukan tradisi organisasi dengan inovasi, idealisme dengan profesionalitas, serta kritik dengan solusi.*

Kejagung Terima Pengembalian Kerugian Negara Kasus Nikel PT CNI Rp401 Miliar

0

KENDARIKINI.COM – Penyidik JAM PIDSUS Kejaksaan Agung menerima penyerahan kerugian keuangan negara perkara dugaan korupsi tata kelola nikel.

Nilai kerugian negara yang dikembalikan PT CNI mencapai Rp401,65 miliar.

Direktur Penyidikan JAM PIDSUS Saiful Bahri Siregar menyampaikan perkembangan penyidikan tersebut, Senin (31/8/2026).

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola nikel periode 2017 hingga 2020.

Dalam proses penyidikan, tim telah memeriksa 116 saksi dan tiga orang ahli terkait perkara tersebut.

Penyidik juga menyita 143 dokumen yang telah mendapatkan persetujuan penetapan dari Pengadilan Negeri.

Selain itu, penggeledahan dilakukan di sejumlah lokasi di Sulawesi Tenggara, Daerah Khusus Jakarta, dan Sulawesi Selatan.

Berdasarkan hasil penghitungan BPKP RI, kerugian keuangan negara mencapai Rp401.653.737.469,69.

Kerugian tersebut berkaitan dengan aktivitas ekspor nikel PT CNI yang diduga menggunakan dokumen tidak sah.

Pada 28 Agustus 2026, PT CNI menyerahkan kerugian negara tersebut kepada Tim Penyidik JAM PIDSUS.

Dana itu telah dititipkan melalui Bank Mandiri pada Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) atas nama JAM PIDSUS.

Saiful mengatakan, pengembalian kerugian negara merupakan bagian penting dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi.

“Penegakan hukum korupsi bukan semata berorientasi penindakan atau pemidanaan,” kata Saiful.

Menurutnya, penegakan hukum juga diarahkan pada pemulihan keuangan negara dan perbaikan tata kelola pascapenindakan.*

Pj Sekda Sultra Tekankan Disiplin ASN dan Absensi Apel Berlapis

0

KENDARIKINI.COM – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, memimpin apel pagi gabungan lingkup Pemprov Sultra.

Apel tersebut berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (31/8/2026).

Dalam amanatnya, Muhammad Fadlansyah menekankan pentingnya kedisiplinan dan kehadiran aparatur dalam setiap apel gabungan.

Menurutnya, apel gabungan menjadi bagian dari evaluasi kesiapan serta tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia menegaskan, kehadiran dalam apel tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif bagi setiap aparatur.

“Kehadiran mencerminkan kesiapan aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Untuk memastikan pencatatan kehadiran berlangsung tertib dan akurat, Fadlansyah meminta absensi dilakukan secara berlapis.

Absensi tersebut dilakukan melalui sistem daring dan dilengkapi pencatatan manual sebagai data pendukung.

Langkah itu, kata dia, bukan semata-mata untuk mengawasi kehadiran aparatur di lingkungan Pemprov Sultra.

Namun, absensi berlapis menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.

Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan mendorong aparatur bekerja secara lebih profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Fadlansyah juga mengingatkan seluruh aparatur agar menjadikan kedisiplinan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dengan kedisiplinan yang baik, pelayanan pemerintahan kepada masyarakat diharapkan dapat berjalan optimal.*

Korem 143/HO Gelar Sholat Istisqa, Doakan Hujan Turun di Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Korem 143/Halu Oleo (HO) menggelar Sholat Istisqa untuk memohon turunnya hujan serta keselamatan masyarakat di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan tersebut diikuti prajurit dan PNS TNI AD jajaran Korem 143/HO dengan penuh kekhusyukan, Senin (31/8/2026).

Kapenrem 143/HO Kapten Inf Rahman Hina, S.Pd mengatakan, Sholat Istisqa menjadi ikhtiar menghadapi kondisi kekeringan.

“Sholat Istisqa ini merupakan ikhtiar bersama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan,” ujar Rahman.

Menurutnya, hujan yang turun diharapkan membawa keberkahan sekaligus memberikan keselamatan dan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Selain memohon hujan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi prajurit meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Korem 143/HO berharap hujan segera turun secara merata di wilayah Sulawesi Tenggara.

Turunnya hujan diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air serta mengurangi dampak kekeringan.

Kondisi tersebut juga diharapkan dapat mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan Sholat Istisqa merupakan bentuk kepasrahan sekaligus ikhtiar menghadapi berbagai tantangan akibat kondisi cuaca dan kekeringan.*

Hadapi Kemarau Panjang, Kodim Kendari Gelar Sholat Istisqa Cegah Karhutla

0

KENDARIKINI.COM — Kodim 1417/Kendari menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama menghadapi kemarau panjang, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Makodim, Kelurahan Samratulangi, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.

Sholat Istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan.

Ratusan personel TNI mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk di area terbuka Makodim 1417/Kendari.

Pelaksanaan ibadah berlangsung di tengah cuaca panas yang menggambarkan kondisi kemarau yang sedang melanda Kendari.

Selain menghadapi kekeringan, musim kemarau panjang juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Karena itu, Sholat Istisqa diharapkan menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan sekaligus mengurangi risiko Karhutla.

Dandim 1417/Kendari Kolonel Arm Danny A.P. Girsang mengatakan, kondisi kemarau panjang membutuhkan perhatian dan kesiapsiagaan bersama.

Menurutnya, hujan sangat dibutuhkan untuk mengakhiri kekeringan sekaligus membantu mengantisipasi kebakaran lahan yang rawan terjadi.

“Selain upaya spiritual, kami terus melakukan langkah kesiapsiagaan di lapangan,” ujar Danny.

Kodim 1417/Kendari juga meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Patroli turut dilakukan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi Karhutla selama musim kemarau.

Danny berharap masyarakat turut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Upaya pencegahan tersebut dilakukan sebagai langkah bersama menghadapi dampak kemarau panjang di wilayah Kendari dan sekitarnya.*

Pelaku Ketiga Pencurian Rumah Kosong di Kendari Ditangkap Polisi

0

KENDARIKINI.COM — Polresta Kendari kembali menangkap pelaku pencurian rumah kosong di Jalan R. Soeprapto, Kelurahan Mandonga.

Pelaku berinisial UN alias Undo, 41 tahun, diamankan Tim URC Buser77 Satreskrim bersama Unit Kamneg SatIntelkam.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, UN ditangkap Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.

Penangkapan berlangsung di Lorong Pandawa, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

“Pelaku baru lagi. Sudah tiga pelaku, dua sudah menjalani proses pemberkasan dan satu baru diamankan tadi malam,” kata Welliwanto.

Kasus tersebut bermula ketika korban meminta karyawannya mengecek rumah yang sudah lama tidak ditempati.

Pemeriksaan pada 10 Agustus 2026 menemukan pintu rumah terbuka dan dua gembok telah hilang.

Sejumlah barang korban juga raib, termasuk meja makan Jepara, lemari hias, pakaian, peralatan rumah tangga, speaker, televisi, dan AC.

Dalam pemeriksaan, UN mengakui melakukan pencurian bersama rekannya berinisial DA di rumah tersebut.

Aksi pertama dilakukan setelah keduanya mengetahui rumah korban dalam keadaan kosong dan pintunya tidak terkunci.

UN dan DA kemudian mengambil meja makan serta lemari hias, lalu barang tersebut dijual seharga Rp3 juta.

Sekitar tiga bulan kemudian, keduanya kembali mencuri di rumah yang sama.

UN mengambil gorden, peralatan makan, gelas, bingkai foto, hiasan bunga, serta puluhan pakaian.

Sementara DA mengambil lemari plastik dari rumah korban.

Polisi menyita sejumlah barang, di antaranya meja makan, lemari hias, dua set gorden, pakaian, dan peralatan rumah tangga.

Menurut pengakuan UN, hasil penjualan barang curian digunakan membeli sabu di Kelurahan Gunung Jati.

Sabu tersebut kemudian digunakan bersama DA.

Polisi menyebut para pelaku terlebih dahulu memantau rumah korban yang diketahui tidak berpenghuni sebelum beraksi.*

Kejari Muna Didesak Tetapkan Rusman Emba Tersangka Kasus Stadion Motewe

0

KENDARIKINI.COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna didesak menetapkan mantan Bupati Muna Rusman Emba sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Stadion Motewe Raha.

Desakan tersebut disampaikan Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST), Minggu (30/8/2026).

KARST menilai desakan itu berkaitan dengan fakta persidangan mengenai dugaan aliran dana Rp1 miliar kepada Rusman Emba.

Koordinator KARST, Ikhram, meminta Kejari Muna menelaah kesaksian Kepala UKPBJ Sekretariat Daerah Kabupaten Muna, Sarlan.

“Kejari Muna harus menelaah fakta persidangan untuk mengusut dugaan penerimaan Rp1 miliar tersebut,” kata Ikhram.

Menurut Ikhram, dugaan penerimaan dana tersebut perlu didalami melalui proses penyidikan untuk memastikan fakta dan keterlibatan pihak terkait.

Sebelumnya, Sarlan mengungkap dugaan pemberian uang miliaran rupiah kepada Rusman Emba saat proses tender berlangsung.

Keterangan tersebut disampaikan Sarlan ketika menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi Stadion Motewe, Senin (11/8/2026).

Namun, Rusman Emba memberikan keterangan berbeda saat menjadi saksi dalam persidangan kasus tersebut.

Rusman Emba menyampaikan keterangannya di hadapan majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (24/8/2026).

Dalam persidangan tersebut, Rusman Emba memberikan keterangan terkait dugaan penerimaan dana Rp1 miliar dari Sarlan.

Perkara ini berkaitan dengan proyek lanjutan pembangunan Stadion Sepak Bola Motewe Raha Tahun Anggaran 2023.

Kejari Muna sebelumnya telah menetapkan lima tersangka dalam perkara tersebut dengan estimasi kerugian negara Rp15,2 miliar.

Kelima tersangka terdiri atas tiga pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Muna serta dua pihak kontraktor.

Mereka yakni mantan Kadispora periode 2019–2022 berinisial H, serta mantan Kadispora periode 2022–2023 berinisial RR.

Satu tersangka lainnya merupakan Kadispora 2023 hingga sekarang, sementara dua kontraktor berinisial MM dan N.

MM merupakan Direktur PT Laskar Buton Semesta (LBS), sedangkan N merupakan Direktur PT Sinar Bulan Grup (SBG).*

Polresta Kendari Tangkap Pria Penganiaya Istri, Airgun Turut Diamankan

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari menangkap seorang pria berinisial JI terkait dugaan penganiayaan dan pengancaman terhadap istrinya.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, JI ditangkap pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

“Penangkapan dilakukan Tim URC Buser77 Satreskrim Polresta Kendari di Desa Lalimbue, Kabupaten Konawe. Peristiwa tersebut terjadi di Klinik Sarlina SAF, Jalan Pattimura, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari,” jelasnya.

“Pelaku berhasil diamankan setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup,” tambah Welliwanto.

Berdasarkan keterangan polisi, korban berinisial SR sedang menjaga anaknya yang menjalani perawatan di klinik.

“Pelaku kemudian mengajak korban masuk ke dalam mobil Toyota Agya berwarna silver. Di dalam mobil, keduanya terlibat pertengkaran hingga pelaku diduga memukul bahu kanan korban,” ungkapnya.

Polisi menyebut pelaku memukul bahu korban sebanyak dua kali menggunakan kepalan tangan kiri.

“Kasus tersebut juga berkaitan dengan dugaan pengancaman menggunakan senjata airgun jenis pistol. Namun, JI membantah telah mengarahkan airgun tersebut ke perut korban untuk mengancamnya,” bebernya.

Menurut polisi, perselisihan bermula ketika pelaku menegur korban terkait pakaian saat berada di ruang rawat inap.

“Pelaku mengaku tersinggung setelah korban membentaknya saat menerima teguran tersebut. Keduanya kemudian pergi membeli makanan sebelum kembali ke klinik untuk menjenguk anaknya,” tuturnya.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan satu airgun jenis pistol dan satu unit Toyota Agya.

“Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut untuk melengkapi proses hukum,” pungkasnya.*

Pengurus JMSI Sumbar Dilantik, Teguh Santosa Tekankan Transformasi Media Siber

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatera Barat resmi dilantik, Sabtu (29/8/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh pers.

Hadir pula perwakilan Gubernur Sumbar, Ketua DPRD Sumbar, pejabat daerah, dan pemilik media siber.

Ketua Umum Pengurus Pusat JMSI, Teguh Santosa, menyebut pelantikan menjadi momentum memperkuat media siber di Sumatera Barat.

Pesan Teguh disampaikan melalui Ketua Bidang Organisasi PP JMSI, Dr. Faisal Andri Mahrawa.

Teguh mengatakan, JMSI Sumbar menghadapi tantangan besar dalam menjawab perkembangan ekosistem media di era digital.

Ia menitipkan tiga pilar utama kepada pengurus baru untuk memperkuat organisasi dan media siber.

“Pilar pertama membangun ekosistem media siber yang sehat,” kata Teguh dalam sambutan tertulisnya.

Ekosistem tersebut harus menyeimbangkan kebebasan pers, keberlanjutan bisnis, serta perlindungan publik dari informasi menyesatkan.

Pilar kedua, lanjut Teguh, adalah memperkuat kapasitas profesional para pengelola media siber.

Profesionalisme mencakup kemampuan jurnalistik akurat, investigasi etis, teknologi, hingga pengelolaan bisnis media yang sehat.

Pilar ketiga berupa penguatan kolaborasi strategis dengan pemerintah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Teguh, kolaborasi tetap harus menjaga independensi jurnalistik dan nilai-nilai pers yang profesional.

“Tugas kalian bukan sekadar simbol organisasi, tetapi tanggung jawab nyata mengimplementasikan profesionalisme, etika, dan keberlanjutan,” tegasnya.

Teguh juga meminta pengurus segera membentuk tim kerja bidang etika, verifikasi, pelatihan, dan advokasi eksternal.

Ia berharap JMSI Sumbar menyusun program kerja tahunan yang konkret serta sesuai kebutuhan anggota.

Teguh optimistis JMSI Sumbar mampu menjadi contoh pengembangan media siber yang mendukung demokrasi lokal.*

Harlah ke-81 Kejaksaan, Gubernur Sultra Tekankan Amanah dan Integritas

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menekankan pentingnya amanah dan integritas dalam penegakan hukum.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Pengajian Akbar dan Doa Bersama Harlah ke-81 Kejaksaan RI di Masjid Agung Al-Kautsar Kendari, Sabtu (29/8/2026) malam.

Gubernur mengatakan, peringatan Harlah Kejaksaan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum mengevaluasi sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus profesional, kompeten, serta menjunjung tinggi moral, akhlak, dan integritas.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara adil, transparan, dan konsisten agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” kata Andi Sumangerukka.

Ia mengingatkan, tugas penegakan hukum merupakan amanah dan tanggung jawab moral kepada masyarakat maupun di hadapan Allah SWT.

Gubernur berharap tausiyah Ustaz Dr. KH. Das’ad Latif memberikan pencerahan serta memperkuat keimanan seluruh peserta pengajian.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sultra, saya mengucapkan selamat Harlah ke-81 Kejaksaan RI,” ujarnya.

Ia berharap Kejaksaan semakin profesional, berintegritas, dipercaya masyarakat, dan memperkuat supremasi hukum yang berkeadilan.

Gubernur juga mengapresiasi peran Kejaksaan sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Sultra.

Sementara itu, Kajati Sultra Dr. Sugeng Riyanta mengatakan pengajian tersebut merupakan rangkaian Harlah ke-81 Kejaksaan RI.

Harlah Kejaksaan RI diperingati setiap 2 September dan menjadi momentum memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Sugeng, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menggalang zakat, infak, dan sedekah untuk program Gerakan Gotong Royong Rumah Bedah.

Program tersebut dilaksanakan bersama TMA, BAZNAS, dan REI Sultra untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak.

“Nilai kejujuran, amanah, dan keadilan menjadi landasan menjaga integritas dalam penegakan hukum,” kata Sugeng.

Pengajian kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ustaz Dr. KH. Das’ad Latif.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sultra, DPRD Sultra, Forkopimda, kepala daerah, pimpinan instansi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.*

KKA UMK Rarowatu Ajak Siswa Cegah Bullying dan Wujudkan Sekolah Ramah Anak

KENDARIKINI.COM – Mahasiswa KKA UMK Desa Rarowatu Kelompok 32 mengajak masyarakat mencegah perundungan atau bullying dan menciptakan lingkungan ramah anak.

Ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan edukasi di SMP Negeri 6 Rarowatu sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak.

Wakil Koordinator Desa KKA UMK Rarowatu Kelompok 32, Nur Aisyah Masyar, mengatakan pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Peran orang tua, guru, serta lingkungan sekitar sangat penting dalam pembentukan karakter anak,” ujar Nur Aisyah.

Menurutnya, anak-anak juga perlu memahami cara menghindari bullying serta membangun kebiasaan saling menghargai di lingkungan sekolah.

Nur Aisyah menilai siswa SMP Negeri 6 Rarowatu memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing dengan daerah lainnya.

Karena itu, lingkungan positif diperlukan agar potensi anak dapat tumbuh secara optimal tanpa tekanan akibat perundungan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi memberikan pemahaman kepada anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKA UMK Rarowatu, Muh. Fredrik, mengapresiasi inisiatif mahasiswa mengangkat isu pencegahan bullying.

Menurutnya, KKA tidak hanya berorientasi pada program kerja, tetapi juga menjadi wadah kontribusi mahasiswa kepada masyarakat.

“Pencegahan bullying bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi siswa, guru, orang tua, dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap edukasi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan sekolah yang aman dan nyaman.

Muh. Fredrik juga mengapresiasi antusiasme siswa serta dukungan SMP Negeri 6 Rarowatu terhadap kegiatan tersebut.

Nur Aisyah turut menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah, masyarakat, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi anak,” tuturnya.

Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran pentingnya saling menghargai, menghentikan perundungan, dan membangun lingkungan pendidikan positif.*

JMSI Aceh Sesalkan Dugaan Penganiayaan Bendahara JMSI Aceh Utara-Lhokseumawe

0

KENDARIKINI.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh menyesalkan insiden dugaan kekerasan terhadap Bendahara JMSI Aceh Utara-Lhokseumawe, Haiqal Alfikri.

Insiden tersebut terjadi di Tanah Luas, Aceh Utara, Jumat (28/8/2026), dan diduga melibatkan dua prajurit TNI Angkatan Darat.

Haiqal disebut sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif setelah insiden yang terjadi saat pertandingan sepak bola.

Ketua JMSI Aceh Hendro Saky menyampaikan penyesalan tersebut dalam keterangannya di Banda Aceh, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Hendro, insiden tersebut berpotensi mencederai hubungan baik antara insan pers dan aparatur negara yang selama ini terjalin harmonis.

“Sebagai Ketua JMSI Aceh, saya menyesalkan insiden itu,” kata Hendro.

Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum maupun mekanisme lain sesuai ketentuan yang berlaku.

JMSI Aceh mengaku telah melakukan konfirmasi kepada berbagai pihak untuk mendapatkan gambaran mengenai akar persoalan insiden tersebut.

Hendro juga meminta Polisi Militer (POM) TNI AD turun langsung melakukan investigasi terhadap dugaan keterlibatan personel TNI AD.

Menurutnya, penanganan perlu dilakukan secara tepat karena insiden tersebut diduga melibatkan prajurit TNI AD yang mengenakan seragam dinas.

Apalagi, video terkait insiden tersebut telah beredar di tengah masyarakat dan menjadi perhatian publik.

JMSI Aceh juga membuka opsi pembentukan tim pencari fakta yang melibatkan pers, masyarakat, POM TNI, dan Polri.

Tim tersebut diharapkan dapat mengungkap fakta serta akar persoalan secara objektif, transparan, dan terbuka.

“Penanganannya harus objektif, transparan, jujur, dan terbuka untuk diketahui publik,” ujar Hendro.

JMSI Aceh menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut demi tegaknya keadilan dan perlindungan hukum bagi pengurus serta anggota media siber.*

IKRAR Kepton Laporkan Dugaan Ketidaksesuaian Proyek Gedung SPKT Polres Baubau

0

KENDARIKINI.COM – IKRAR Kepton melaporkan dugaan ketidaksesuaian dokumen pengadaan dan pekerjaan Gedung SPKT Polres Baubau.

Pengaduan tersebut disampaikan Ketua IKRAR Kepton La Ode Saliadin kepada Itwasda Polda Sultra, Jumat (28/8/2026).

Laporan diterima sekitar pukul 12.00 WITA dan dibuktikan dengan tanda terima dari Itwasda Polda Sultra.

IKRAR Kepton meminta pemeriksaan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait proses pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

Saliadin menegaskan, laporan tersebut merupakan bentuk kontrol masyarakat terhadap proyek yang menggunakan anggaran negara.

“Kami hanya meminta proyek menggunakan uang negara diperiksa secara terbuka dan profesional,” ujar Saliadin.

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kesesuaian dokumen pengadaan, kontrak, spesifikasi teknis, volume, dan realisasi pekerjaan.

IKRAR Kepton juga telah menyerahkan sejumlah dokumen pendukung sebagai bahan awal pemeriksaan kepada Itwasda Polda Sultra.

Saliadin menilai PPK memiliki peran penting dalam memastikan proses pengadaan dan pelaksanaan kontrak berjalan sesuai ketentuan.

Karena itu, pihaknya meminta pemeriksaan mencakup dokumen perencanaan, spesifikasi teknis, KAK, HPS, kontrak, serta perubahan kontrak.

Pemeriksaan juga diminta mencakup volume pekerjaan, dokumen pembayaran, serah terima, kinerja penyedia, dan tanggung jawab PPK.

IKRAR Kepton menyoroti pentingnya mencocokkan dokumen pengadaan dengan kondisi fisik pekerjaan di lapangan.

“Jangan sampai spesifikasi di atas kertas sempurna, tetapi pelaksanaannya berbeda di lapangan,” katanya.

IKRAR Kepton meminta seluruh pihak terkait turut diperiksa apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam proses pembangunan tersebut.

Pihaknya menyerahkan proses pemeriksaan sepenuhnya kepada aparat berwenang dan menghormati hasil pemeriksaan resmi.

Namun, jika ditemukan pelanggaran atau kerugian negara, IKRAR Kepton meminta proses dilanjutkan sesuai ketentuan hukum.

IKRAR Kepton juga meminta penghentian sementara pekerjaan pembangunan hingga proses pemeriksaan terhadap proyek tersebut selesai.

Saliadin menegaskan pihaknya akan terus mengawal laporan tersebut sampai ada kejelasan mengenai kesesuaian proyek.*

IKRAR Kepton Laporkan Wali Kota Baubau ke Kejati Sultra Soal Selter Sekda

0

KENDARIKINI.COM – Institute Advokasi Kerakyatan Kepulauan Buton (IKRAR Kepton) melaporkan Wali Kota Baubau ke Kejati Sultra.

Laporan tersebut berkaitan dengan proses Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau.

Ketua IKRAR Kepton, La Ode Saliadin, menyampaikan langsung laporan tersebut ke Kejati Sultra sebagai fungsi kontrol sosial.

IKRAR Kepton meminta aparat penegak hukum menelusuri seluruh rangkaian proses pengisian jabatan Sekda Kota Baubau.

Saliadin mengatakan, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan administrasi kepegawaian, tetapi juga menyangkut aspek hukum.

Pihaknya meminta pemeriksaan terhadap dasar hukum keputusan, mekanisme seleksi, kewenangan pejabat, hingga penggunaan anggaran daerah.

Sebelumnya, Selter Sekda Baubau menghasilkan tiga nama pada 2024, yakni La Ode Aswad, Sitti Munawar, dan Suarmawati.

Namun, pada 2025 muncul kebijakan membatalkan hasil seleksi tersebut dan kembali melakukan proses selter atau assessment.

“Kami meminta proses Selter Sekda diperiksa secara menyeluruh dan objektif berdasarkan bukti serta ketentuan hukum,” ujar Saliadin.

Ia menyebut, IKRAR Kepton sebelumnya juga telah melaporkan persoalan tersebut ke Kejari Baubau.

“Laporan sebelumnya belum ada tindak lanjut sampai saat ini. Karena itu, kami kembali meminta penanganan aparat penegak hukum,” katanya.

IKRAR Kepton juga meminta Kejati Sultra menelusuri penggunaan anggaran dalam proses seleksi yang sebelumnya telah dilaksanakan.

Menurut Saliadin, setiap penggunaan anggaran daerah harus memiliki dasar hukum, peruntukan jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami meminta tidak ada intervensi dan tebang pilih. Jika salah, proses berdasarkan hukum dan alat bukti,” tegasnya.

IKRAR Kepton mengaku telah menyerahkan sejumlah data dan dokumen pendukung kepada Kejati Sultra.

Saliadin menegaskan pihaknya akan mengawal laporan tersebut hingga terdapat kejelasan hukum dari aparat penegak hukum.*

PT Vale Tanam 50 Mangrove dan 200 Lamun di Pesisir Luwu Timur

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk bersama Universitas Hasanuddin melakukan rehabilitasi ekosistem pesisir di Mangkasa Point, Luwu Timur.

Kegiatan tersebut meliputi penanaman mangrove, transplantasi lamun, dan aksi bersih pantai, Sabtu (29/8/2026).

Aksi lingkungan ini digelar memperingati Hari Konservasi Alam Nasional dengan melibatkan sekitar 50 peserta.

Peserta berasal dari PT Vale, Universitas Hasanuddin, Sorowako Diving Club, aktivis lingkungan, dan relawan.

Head of External Relations PT Vale IGP Sorlim, Yusri Yunus, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

“Pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama,” ujar Yusri.

Menurutnya, penanaman mangrove dan transplantasi lamun merupakan bagian dari komitmen PT Vale terhadap konservasi keanekaragaman hayati.

Sementara itu, Head of Sorowako Limonite Project, Suharpiyu Wijaya, menyebut keberlanjutan menjadi fondasi pengembangan proyek PT Vale.

“Kami ingin menghadirkan program keberlanjutan yang memberikan manfaat nyata dan terus berkembang,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 bibit mangrove jenis Avicennia atau api-api ditanam di kawasan pesisir Mangkasa Point.

Selain itu, peserta melakukan transplantasi 200 lamun jenis Enhalus acoroides di area perairan setempat.

Lamun memiliki fungsi ekologis penting sebagai habitat, tempat mencari makan, serta lokasi berkembang biak berbagai biota laut.

Ekosistem lamun juga berperan menyerap dan menyimpan karbon biru atau blue carbon.

St. Firjatih Widhah dari Universitas Hasanuddin mengatakan konservasi lamun masih mendapat perhatian relatif rendah dibandingkan ekosistem pesisir lainnya.

Ia menjelaskan lamun memiliki kapasitas penyimpanan karbon besar dan berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.

Penanaman mangrove dan transplantasi lamun dilakukan berdasarkan kajian teknis bersama Universitas Hasanuddin.

PT Vale berharap rehabilitasi tersebut memperkuat ketahanan pesisir Luwu Timur terhadap perubahan iklim.

Program tersebut juga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.*

Gubernur Sultra Hadirkan Ustaz Das’ad Latif, Tekankan Kejujuran dalam Amanah Jabatan

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menghadirkan Ustaz Das’ad Latif dalam kegiatan silaturahmi dan syukuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kegiatan berlangsung di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra, Sabtu (29/8/2026), sekaligus memperkuat Gerakan Sultra Religius.

Tausiyah tersebut dihadiri unsur Forkopimda Sultra, sejumlah bupati, Pj Sekda Sultra, serta kepala OPD lingkup Pemprov Sultra.

Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Arinta Andi Sumangerukka, jajaran PKK, serta anggota Dharma Wanita Persatuan lingkup Pemprov Sultra.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Das’ad Latif mengingatkan pejabat dan ASN mengenai pentingnya menjalankan jabatan sebagai sebuah amanah.

Ia menegaskan jabatan bukan sekadar kedudukan, tetapi kesempatan memberikan manfaat dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kejujuran menjadi landasan utama dalam menjalankan kewenangan yang diberikan kepada setiap pejabat dan ASN.

Kejujuran diperlukan agar kewenangan digunakan secara benar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan tausiyah tersebut diharapkan memperkuat nilai keagamaan jajaran pemerintah.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya menyangkut infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai pembangunan mental dan spiritual harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penguatan nilai keagamaan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Sultra Religius yang didorong Pemerintah Provinsi Sultra.

Gerakan itu diharapkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan bertema “Merajut Ukhuwah, Mengukuhkan Jiwa Nasionalisme Menuju Sultra Maju, Aman, Sejahtera dan Religius”.

Selain di Kantor Gubernur, Ustaz Das’ad Latif dijadwalkan mengisi Pengajian Akbar di Masjid Agung Al-Kautsar Kendari.

Pengajian dijadwalkan berlangsung Sabtu malam mulai pukul 19.30 WITA, sebagai bagian rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kejaksaan RI.*

Bank Sultra Raih KEJAR Award 2026 sebagai BPD Terbaik se-Sulawesi

KENDARIKINI.COM — Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) meraih KEJAR Award 2026 sebagai BPD terbaik implementasi KEJAR wilayah Sulawesi.

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Indonesia Menabung di SRMA 13 Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).

Acara tersebut dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi serta perwakilan pemerintah dan industri perbankan.

Prestasi Bank Sultra turut melengkapi capaian Sulawesi Tenggara dalam KEJAR Award 2026 tingkat nasional.

Pemprov Sulawesi Tenggara meraih penghargaan wilayah implementasi KEJAR terbaik tingkat provinsi regional Sulawesi.

Sementara Pemkot Kendari memperoleh penghargaan wilayah implementasi KEJAR terbaik tingkat kabupaten/kota regional Sulawesi.

Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) merupakan program OJK bersama industri perbankan untuk meningkatkan budaya menabung sejak dini.

Program tersebut juga bertujuan memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.

KEJAR Award 2026 diikuti 533 bank dari berbagai kategori perbankan di seluruh Indonesia.

Penilaian mencakup jumlah dan nominal rekening SimPel, inovasi layanan, publikasi KEJAR, serta ketepatan penyampaian laporan.

Bank Sultra dinilai unggul berdasarkan kinerja implementasi program bagi pelajar di Sulawesi Tenggara.

Per 31 Juli 2026, Bank Sultra mencatat 148.516 rekening Simpanan Pelajar dengan portofolio Rp66,895 miliar.

Jumlah tersebut meningkat dari 83.629 rekening pada Juli 2025 menjadi 148.516 rekening pada Juli 2026.

Artinya, terdapat tambahan 64.887 rekening pelajar dalam kurun waktu satu tahun.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengapresiasi penghargaan tersebut sebagai hasil sinergi berbagai pihak.

“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen dan sinergi Bank Sultra bersama pemerintah daerah, sekolah, serta OJK,” ujar Andri.

Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar angka, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran finansial generasi muda.

Bank Sultra berkomitmen memperluas akses pembukaan rekening serta meningkatkan layanan dan edukasi keuangan bagi pelajar.

Bank Sultra juga akan memperkuat program jemput bola ke sekolah untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Penghargaan tersebut menjadi momentum bagi Bank Sultra memperkuat perannya dalam membangun budaya menabung di Sulawesi Tenggara.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti