Kamis, Juli 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 18

Polres Kolaka Dalami Pemalangan Hauling PT Toshida Indonesia

KENDARIKINI.COM – Polres Kolaka menyelidiki aksi pemalangan terhadap aktivitas hauling PT Toshida Indonesia di Kabupaten Kolaka.

Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP Fernando, mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi setelah menerima laporan pemalangan.

Namun, saat petugas tiba, kelompok yang diduga melakukan pemalangan sudah meninggalkan lokasi.

“Ketika kami datang untuk pengecekan, orang-orang yang diduga melakukan pemalangan sudah tidak ada,” kata Fernando, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, polisi belum dapat memastikan identitas maupun asal kelompok yang terlibat dalam aksi tersebut.

Penyebabnya, tidak ada pihak yang ditemukan di lokasi saat proses pengecekan berlangsung.

“Kami masih mendalami keterangan dari pihak Toshida untuk mengetahui asal kelompok tersebut,” ujarnya.

Fernando menyebut kejadian serupa telah berulang dan berpotensi mengganggu aktivitas operasional perusahaan.

Karena itu, Polres Kolaka berencana memfasilitasi pertemuan para pihak terkait untuk mencari solusi bersama.

Pertemuan tersebut akan melibatkan PT Toshida Indonesia, SLG sebagai pemilik IUP, dan PMS sebagai pemilik IPPKH.

Polisi ingin memastikan tidak ada pihak yang mengatasnamakan kelompok tertentu untuk melakukan pemalangan.

Selain itu, penyidik juga berupaya mengidentifikasi akar persoalan yang memicu gangguan aktivitas hauling.

“Kalau ditemukan unsur tindak pidana, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Fernando.

Polres Kolaka mengimbau seluruh pihak menjaga situasi keamanan dan menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum.

Menurut Fernando, komunikasi dan mekanisme yang sah menjadi langkah terbaik menghindari konflik berkepanjangan.*

Lurah Watulondo Kendari Diduga Intimidasi Warga Penerima Bantuan Pangan

KENDARIKINI.COM – Lurah Watulondo Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga intimidasi warga penerima bantuan pangan.

Hal ini disampaikan warga setempat, bahwa ratusan warga Watulondo penerima manfaat tidak diperbolehkan menerima bantuan pangan jika tidak
membayar retribusi sampah Rp21 ribu secara tunai.

“(Sebanyak) 947 warga penerima beras tidak boleh ambil beras kalau tidak bayar sampah 21 ribu, ini yang ditekankan lurah ke warga watulondo,” ujar warga, seraya meminta tidak disebutkan namanya kepada jurnalis Kendarikini.com, Selasa (2/6/2026).

Padahal, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Kendari Nomor 6 Tahun 2023, pembayaran retribusi sampah dilakukan melalui sistem digital menggunakan QRIS yang didistribusikan ke setiap kelurahan melalui aplikasi Sirida (Sistem Informasi dan Retribusi Daerah).

Namun warga setempat justru melalukan pembayaran dalam bentuk tunai kepada pihak Kelurahan Watulondo.

“Harusnya kan uang sampah itu di transfer pake Qris tidak boleh tunai. Tapi pak lurah tetap menerima tunai. Jadi ada bukti stempel penerima beras bayar sampah secara tunai,” ungkapnya.

Warga juga membeberkan sebanyak 947 warga penerima bantuan pangan telah melakukan pembayaran retribusi sampah senilai Rp21 ribu dalam bentuk tunai kepada pihak kelurahan Watulondo. Tetapi, Ia menduga dana retribusi sampah jutaan rupiah dari ratusan warga diduga tidak disetor ke Kecamatan.

“Baru menyetor 4 juta uang sampah dari 19 juta, sisanya di mana itu uang?,” tanya warga.

Lurah Watulondo Kota Kendari, Muhammad Rusdi Rudi, membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, informasi warga tidak bisa menerima bantuan pangan jika tidak membayar retribusi sampah Rp21 ribu, tidak benar.

Terkait pembayaran retribusi secara tunai, Rudi menjelaskan bahwa ada juga warga membayar retribusi sampah melalui QRIS, dan ada juga tunai.

“Tidak benar, saya sampaikan kami di sini hanya penyedia tempat penyaluran beras sebanyak 947 warga dan itu disalurkan sesuai nama. Terkait masalah bayar sampah tidak ada yang begitu, yang ada kalau dia datang mengurus kita bebani 21 ribu,” ujar Rusdi, kepada jurnalis Kendarikini.com, Selasa (2/6/2026) di kantor Kelurahan.

Dia juga menjelaskan terkait dugaan penggelapan dana retribusi sampah jutaan rupiah. Rudi, mengungkapkan bahwa secara hitungan 947 warga penerima bantuan pangan kali dengan retribusi sampah senilai Rp21 ribu itu betul Rp19.887.000, tetapi ia mengklaim bahwa tidak semua warga dibebani membayar retribusi sampah.

“Jadi begini itu hitungan kalkulasi angka betul, tetapi semua kah membayar? Kalau ada warga kita yang memang mungkin kurang mampu saya sudah tekankan petugas kita jangan membebani orang kalau tidak mampu,” pungkasnya.(Faldi)*

RUPST PT Vale Rombak Dewan Komisaris, Kristina Gauthier Ditunjuk

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk menyegarkan jajaran Dewan Komisaris melalui RUPST yang digelar Selasa (2/6/2026).

Pemegang saham menyetujui pengunduran diri Emily Olson sebagai Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris.

RUPST mengangkat Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris.

Patricia Renee Pegues dan Adam MacMillan juga ditetapkan sebagai anggota Dewan Komisaris.

Manajemen menyatakan perubahan tersebut memperkuat tata kelola dan mendukung transformasi bisnis perusahaan.

Presiden Komisaris tetap dijabat F.S. Multhazar bersama jajaran komisaris dan komisaris independen yang ada.

Di jajaran direksi, Bernardus Irmanto tetap menjabat Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer.

Direksi lainnya tetap diisi Abu Ashar, Heriyanto Agung Putra, Budiawansyah, Rizky Andhika Putra, Muhammad Asril, dan Slamet Sugiharto.

PT Vale menilai struktur baru memperkuat pelaksanaan proyek hilirisasi nikel dan pengembangan bisnis bernilai tambah.

Sepanjang 2025, perusahaan membukukan laba bersih US$76 juta, naik 32 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pendapatan PT Vale mencapai US$990 juta dengan EBITDA sebesar US$228 juta.

RUPST juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$45,6 juta atau 60 persen laba bersih 2025.

Bernardus Irmanto menegaskan perusahaan terus memperkuat pertambangan berkelanjutan dan percepatan proyek HPAL.*

AJI Kendari dan KKJ Sultra Kecam Doxing Jurnalis Kendarihariini.com

KENDARIKINI.COM – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara mengecam doxing terhadap jurnalis Kendarihariini.com, Fadli Aksar.

Peristiwa itu terjadi setelah Fadli menerbitkan dua berita terkait dugaan KDRT yang melibatkan Wali Kota Kendari.

Pada Selasa (2/6/2026), akun anonim di Facebook diduga menyebarkan foto dan nomor telepon pribadi Fadli.

Unggahan tersebut disertai narasi provokatif yang dinilai menyerang profesi jurnalis dan memicu intimidasi digital.

Sejumlah jurnalis kemudian mendokumentasikan unggahan itu melalui tangkapan layar dan pencatatan tautan terkait.

AJI Kendari dan KKJ Sultra menilai penyebaran data pribadi jurnalis merupakan ancaman terhadap keselamatan dan kebebasan pers.

Organisasi tersebut menegaskan wartawan mendapat perlindungan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Undang-Undang Pers.

Ketua AJI Kendari, Nursadah, menyebut doxing sebagai bentuk intimidasi digital yang mengganggu kerja jurnalistik.

“Praktik ini merupakan pelecehan, intimidasi, dan pencemaran nama baik terhadap jurnalis profesional,” tegas Nursadah.

AJI dan KKJ mengingatkan pihak yang keberatan terhadap pemberitaan agar menggunakan hak jawab atau hak koreksi.

Masyarakat juga diminta menempuh mekanisme pengaduan ke Dewan Pers sesuai ketentuan yang berlaku.

AJI Kendari dan KKJ Sultra mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan doxing tersebut.

Mereka juga meminta pelaku diproses sesuai hukum demi menjamin keselamatan jurnalis dan kemerdekaan pers.*

RUPS PT Vale Setujui Dividen US$45,6 Juta dan Perkuat Manajemen

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2026, Selasa (2/6/2026).

RUPS menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025.

Pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada Direksi serta Dewan Komisaris.

Sepanjang 2025, PT Vale membukukan laba bersih US$76 juta atau naik 32 persen.

Pendapatan perusahaan meningkat menjadi US$990 juta dengan EBITDA mencapai US$228 juta.

Produksi nikel matte mencapai 72.027 ton, sedangkan penjualan menembus 73.093 ton.

Penjualan bijih saprolit melampaui 2,3 juta ton metrik basah sebagai sumber pendapatan baru.

RUPS menyetujui dividen tunai sebesar US$45,64 juta atau 60 persen laba bersih 2025.

Sisa laba ditetapkan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan bisnis perusahaan.

PT Vale juga melanjutkan proyek strategis HPAL, pengembangan Bahodopi, serta proyek Pomalaa.

Dalam bidang keberlanjutan, perusahaan mencatat peningkatan kinerja ESG dan meraih sejumlah penghargaan nasional maupun internasional.

RUPS menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris, termasuk pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris.

Direktur Utama Bernardus Irmanto menegaskan PT Vale fokus memperkuat hilirisasi, keberlanjutan, dan penciptaan nilai jangka panjang.*

DPRD Sultra Soroti Pemalangan Hauling PT Toshida, Pertanyakan Peran Negara

KENDARIKINI.COM – Anggota Komisi III DPRD Sultra, Suwandi Andi, menyoroti berulangnya pemalangan aktivitas hauling PT Toshida Indonesia.

Suwandi menilai persoalan itu seharusnya sudah selesai setelah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Sultra.

“Kami sudah menghadirkan Polda Sultra dan menyerahkan rekomendasi resmi hasil RDP,” kata Suwandi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, RDP juga melibatkan Kejaksaan, Kejari Kolaka, dan Polres Kolaka untuk mencari solusi bersama.

Saat itu, seluruh pihak disebut sepakat melakukan pembenahan agar gangguan terhadap operasional perusahaan tidak terulang.

Namun, aksi pemalangan masih terus terjadi hingga kini dan dinilai mengganggu kepastian hukum investasi.

Suwandi mempertanyakan sikap aparat terhadap pelaku pemalangan yang disebut berlangsung secara terbuka.

Ia membandingkan penanganan kasus lain yang dinilai cepat mendapat respons penegak hukum.

“Jika ada pelanggaran hukum, negara bisa bertindak tegas. Kenapa pemalangan ini belum ditangani jelas?” ujarnya.

Suwandi juga menyoroti dugaan pungutan sebesar 1,5 dolar yang muncul dalam aktivitas pemalangan tersebut.

Menurutnya, praktik itu berpotensi merugikan negara apabila dilakukan tanpa kewajiban pajak dan penerimaan resmi.

Ia menegaskan PT Toshida Indonesia telah memenuhi kewajiban kepada negara, termasuk terkait PNBP.

Karena itu, fokus penyelesaian seharusnya diarahkan pada penghentian pemalangan yang menghambat operasional perusahaan.

Suwandi menilai negara harus hadir menjaga iklim investasi dan melindungi pekerja yang bergantung pada aktivitas perusahaan.

Diketahui, DPRD Sultra sebelumnya menggelar RDP pada 9 Maret 2026 terkait polemik hauling PT Toshida Indonesia.

Dalam forum itu dijelaskan kerja sama penggunaan jalan hauling telah terjalin antara PT SLG, PT PMS, dan PT Toshida Indonesia.*

Dr Herman Isyaratkan Maju Pilrek UHO

KENDARIKINI.COM – Ketua Dewan Pakar JMSI Sulawesi Tenggara, Dr Herman, memberi sinyal bakal maju pada Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (Pilrek UHO).

Saat dikonfirmasi terkait kabar pencalonannya, Herman tidak membantah informasi yang beredar.

“Insya Allah, mohon dukungannya,” ujar Dr Herman saat dimintai tanggapan mengenai Pilrek UHO via pesan Whats App, Selasa 2 Juni 2026.

Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi mengenai keterlibatannya dalam kontestasi pemilihan orang nomor satu di kampus terbesar di Sulawesi Tenggara itu.

Dr Herman merupakan akademisi Fakultas Hukum UHO yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO.

Selain menjabat Plt Rektor, ia juga tercatat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO.

Hingga kini, tahapan Pilrek UHO menjadi perhatian sivitas akademika dan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Sejumlah nama mulai disebut-sebut akan meramaikan bursa calon rektor periode mendatang, termasuk Dr Herman.*

Wagub Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kendari

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Gubernur Sultra, Senin (1/6/2026).

Peringatan nasional tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Upacara diikuti unsur Forkopimda, kepala OPD, ASN, TNI, Polri, Brimob, Satpol PP, Tagana, serta pelajar SMA/SMK.

Mayor Cpl. Muh. Awaluddin bertugas sebagai komandan upacara dan memimpin seluruh rangkaian kegiatan.

Prosesi diawali pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sebelum pengibaran, Hugua menyerahkan bendera Merah Putih secara simbolis kepada pasukan pengibar.

Kepala Kesbangpol Sultra, Adrian, kemudian membacakan teks Pancasila di hadapan peserta upacara.

Selanjutnya, perwakilan Paskibraka membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam kesempatan itu, Hugua membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi.

Pidato tersebut menegaskan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa.

Pancasila disebut sebagai penuntun moral bangsa menghadapi tantangan global, termasuk disrupsi teknologi dan geopolitik dunia.

Keberagaman suku, budaya, dan agama Indonesia dinilai menjadi bukti kuatnya implementasi nilai-nilai Pancasila.

Indonesia juga diingatkan memiliki tanggung jawab menjaga perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan dan keadilan sosial.

Generasi muda diajak mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta menjaga persatuan bangsa.

“Pastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial dan tidak ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” ujarnya.

BPIP juga mengingatkan pentingnya melawan intoleransi dan radikalisme demi menjaga harmonisasi kebangsaan Indonesia.*

Petani Andoolo Hilang di Kebun, Basarnas Kendari Turun Mencari

KONAWE SELATAN, KENDARIKINI.COM – Seorang petani bernama Tani (45), warga Desa Andoolo, Kecamatan Andoolo, dilaporkan hilang saat beraktivitas di area perkebunan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan kejadian tersebut pada Selasa (2/6/2026) pukul 05.40 Wita.

Informasi awal disampaikan Ilham dari Damkar Konawe Selatan yang melaporkan adanya kondisi membahayakan manusia di Desa Andoolo.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 06.00 Wita.

Jarak lokasi kejadian dengan KPP Kendari sekitar 42 kilometer. Kondisi cuaca saat operasi pencarian berlangsung dilaporkan cerah.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan korban terakhir terlihat pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat itu, keluarga mengantarkan makanan dan mendapati korban masih berada di kebunnya.

Korban kemudian menyampaikan rencana mencari tali resam untuk keperluan anyaman di sekitar area kebun.

Namun, ketika keluarga kembali sekitar pukul 15.00 Wita, korban sudah tidak berada di lokasi.

Keluarga hanya menemukan kemiri yang sebelumnya telah dikumpulkan oleh korban.

Pencarian mandiri telah dilakukan keluarga dan warga setempat sejak korban dinyatakan hilang.

Meski demikian, hingga laporan diterima Basarnas Kendari, korban belum berhasil ditemukan.

Operasi SAR melibatkan personel KPP Kendari, Damkar Konawe Selatan, aparat desa, masyarakat, dan keluarga korban.

Tim juga mengerahkan sejumlah peralatan, termasuk drone termal, ambulans, peralatan medis, evakuasi, serta komunikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian terhadap korban masih terus berlangsung.*

Polresta Kendari Amankan Kakek di Konsel Soal Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Cucu

KENDARIKINI.COM – Tim URC Buser77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Polsek Wolasi mengamankan seorang pria berinisial GA (64).

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan Pria yang berprofesi sebagai sopir itu diamankan pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

“GA merupakan warga Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak,” katanya.

Sambungnya, Korban merupakan anak perempuan berusia lima tahun yang masih memiliki hubungan keluarga dengan terduga.

“Peristiwa tersebut diduga terjadi di sebuah rumah di Desa Lelekaa, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan,” tambahnya.

Lanjutnya, Kasus terungkap setelah seorang anggota keluarga mengetahui adanya dugaan perbuatan tidak pantas terhadap korban.

“Temuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat setempat sebelum diteruskan ke pihak kepolisian,” tuturnya.

Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, petugas menemukan bukti permulaan yang cukup untuk mengamankan terduga,” ungkapnya.

GA kemudian diamankan di Desa Lelekaa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik Satreskrim Polresta Kendari saat ini masih mendalami kasus tersebut.

“Polisi juga memberikan perhatian terhadap perlindungan dan pendampingan korban selama proses hukum berlangsung. Identitas korban maupun pihak keluarga tidak dipublikasikan sesuai prinsip perlindungan anak,” bebernya.

Kasus ini ditangani berdasarkan ketentuan perundang-undangan tentang perlindungan anak dan tindak pidana kekerasan seksual.*

Basarnas Selamatkan Nelayan Wakatobi Usai Longboat Rusak Mesin

KENDARIKINI.COM – Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan seorang nelayan yang mengalami kerusakan mesin longboat di perairan Karang Kapota, Wakatobi.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada Senin (1/6/2026) pukul 10.50 Wita.

Laporan disampaikan Atriani, istri korban, yang meminta bantuan setelah suaminya tidak dapat melanjutkan pelayaran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 11.10 Wita.

Jarak lokasi pencarian sekitar 18 mil laut dari Pos SAR Wakatobi.

Korban diketahui bernama Laode Gela (41), warga Desa Numana, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi.

Berdasarkan kronologi, korban berangkat dari Desa Numana menuju Karang Kapota pukul 05.00 Wita.

Korban hendak memeriksa bubu atau alat tangkap ikan tradisional miliknya.

Sekitar pukul 07.00 Wita, mesin longboat mengalami kerusakan sehingga korban membutuhkan bantuan evakuasi.

Pada pukul 12.20 Wita, tim SAR menerima laporan korban telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Korban ditemukan sekitar 1,6 mil laut arah barat laut dari titik dugaan awal kejadian.

Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Dermaga Perikanan Numana dan diserahkan kepada keluarganya.

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Operasi melibatkan KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, dan keluarga korban.

Cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan cerah dengan kecepatan angin 15 kilometer per jam.

Tinggi gelombang di lokasi berkisar antara 0,5 hingga 0,75 meter.*

HmI Soroti Dugaan Kebocoran Pajak Ribuan Kendaraan Dump Truck Tanpa Plat di Kawasan PT IPIP Kolaka

KENDARIKINI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) Cabang Kendari, menyoroti dugaan kebocoran penerimaan pajak operasional ribuan kendaraan dump truck tanpa Plat di kawasan industri pertambangan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua Bidang (Kabid) Hubungan Antar Lembaga HMI Cabang Kendari, Jihad Alriyadi, menilai operasional ribuan kendaraan dump truck tanpa Plat di kawasan Industri PT IPIP berpengaruh terhadap dugaan kerugian pendapatan daerah melalui sektor pajak.

“Ini bukan cuma soal tertib lalu lintas. Kalau kendaraan Tidak memiliki plat, artinya tidak bayar pajak kendaraan. Padahal 1 dump truck PKB-nya bisa Rp5-8 juta per tahun. Kalikan ribuan unit, potensi kerugian daerah tembus miliaran,” ujar Jihad Alriyadi, melalui keterangan tertulis kepada Jurnalis Kendarikini.com, Senin (1/6/2026).

Kata Jihad Alriyadi, apabila ribuan kendaraan dump truck tanpa Plat dapat ditertibkan, maka daerah Sultra dapat memperoleh pendapatan miliaran rupiah buat perbaiki infrastruktur jalan yang rusak.

“1.600 dump truck tanpa plat, PKB yang hilang bisa Rp10 miliar bahkan lebih dalam setiap tahunnya. Itu belum termasuk alat berat. Uang sebanyak itu harusnya bisa buat perbaiki jalan rusak, atasi banjir Kendari, atau beasiswa mahasiswa,” jelasnya.

“Selain pajak, kendaraan tanpa identitas juga rawan disalahgunakan untuk kejahatan. Sulit dilacak jika terjadi kecelakaan kerja, pencurian BBM, atau pengangkutan ore nikel ilegal,” tambahnya.

Kabid Hubungan Antar Lembaga HMI Kendari, Jihad Alriyadi, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sultra dan Ditlantas Polda Sultra, segera bertindak melalui kerja kolaborasi bersama pihaknya menertibkan ribuan kendaraan dump truck di kawasan industri pertambangan di Sultra, terkhusus di PT IPIP yang diduga beroperasi tanpa Plat.

Sebelumnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra mengungkapkan temuan operasional ribuan kendaraan dump truck tanpa Plat di kawasan industri pertambangan PT IPIP.

Dilansir dari kolomrakyat.com Pelaksana Tugas (Plt) Bapenda Provinsi Sultra, La Ode Mahbub, mengungkapkan hasil monitoring dan evaluasi lapangan, sedikitnya 1.600 unit dump truck di kawasan industri pertambangan PT IPIP beroperasi tanpa Plat. Temuan ini memunculkan dugaan kuat adanya manipulasi objek pajak oleh PT IPIP.

Tak hanya itu, Bapenda Sultra juga menemukan adanya dugaan kendaraan impor masuk ke kawasan industri pertambangan PT IPIP hanya menggunakan invoice pembelian tanpa faktur resmi yang dinilai sebagai indikasi upaya menghindari kewajiban pajak daerah.

Sebagai langkah penegakan hukum, Bapenda Sultra kini tengah merampungkan revisi Peraturan Gubernur (Pergub) terkait penertiban kendaraan bermobil dan bermotor di kawasan industri pertambangan di Sultra.

Kabarnya, Bapenda Sultra dalam waktu dekat bersama Ditlantas Polda Sultra dan Pemerintah Kabupaten Kolaka akan turun langsung di lapangan melalukan audit menyeluruh terhadap seluruh dokumen ribuan kendaraan di kawasan industri pertambangan PT IPIP.(Faldi)*

Promo Tambah Daya PLN Diskon 50 Persen Dimanfaatkan 2.470 Pelanggan

KENDARIKINI.COM, MAKASSAR – Program promo tambah daya listrik PLN bertajuk “MeiLaju Lebih Terang, Bangkit Berdaya, Maju Berjaya” mendapat respons positif masyarakat.

Hingga 1 Juni 2026, sebanyak 2.470 pelanggan PLN UID Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat telah memanfaatkan promo tersebut.

Program diskon tambah daya hingga 50 persen berlangsung sejak 20 Mei dan akan berakhir pada 2 Juni 2026.

Promo berlaku bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA.

Pelanggan dapat mengajukan tambah daya sampai maksimal 7.700 VA melalui aplikasi PLN Mobile.

Syarat lainnya, pelanggan harus sudah terdaftar sebelum 1 Mei 2026.

Salah satu pelanggan, Iin, mengaku terbantu setelah mengikuti program promo tambah daya PLN.

Pedagang warung di Kota Makassar itu kini dapat menggunakan kulkas, freezer, dan peralatan listrik lainnya lebih nyaman.

Menurutnya, proses pengajuan mudah dilakukan dan pelayanan PLN berjalan baik.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan program ini dihadirkan untuk menyemarakkan Hari Lahir Pancasila 2026.

Ia menyebut promo tersebut menjadi bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.

Pelanggan dapat memperoleh e-voucher tambah daya setelah melakukan transaksi pembayaran tagihan atau pembelian token listrik di PLN Mobile.

Voucher dapat diakses melalui menu Rewards pada aplikasi tersebut.

Setiap akun PLN Mobile berhak memperoleh maksimal empat e-voucher.

Sementara itu, setiap ID pelanggan hanya dapat menikmati promo satu kali selama periode program berlangsung.

PLN berharap program ini dapat meningkatkan kenyamanan penggunaan listrik sekaligus mendukung produktivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.*

Beredar Kabar Damai, YLBH Sultra Tegaskan Kawal Kasus Dugaan Pemerkosaan di Rumah Bupati Konsel

KENDARIKINI.COM – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sulawesi Tenggara (YLBH Sultra) menegaskan tetap mengawal proses hukum dugaan pemerkosaan yang ditangani Polresta Kendari.

Sikap tersebut disampaikan menyusul informasi mengenai dugaan kesepakatan damai antara korban dan terduga pelaku.

YLBH Sultra menyatakan tidak mengetahui, tidak dilibatkan, serta tidak pernah dimintai pendapat terkait proses perdamaian tersebut.

Lembaga itu mengaku baru mengetahui adanya kesepakatan damai setelah menerima informasi dari berbagai pihak.

Sejak awal, YLBH Sultra mendampingi korban berdasarkan permintaan dan persetujuan korban dalam proses hukum yang berjalan.

Pendampingan dilakukan melalui advokasi hukum, koordinasi dengan penyidik, serta penyampaian informasi kepada publik.

Meski menghormati keputusan korban, YLBH Sultra menyayangkan jika perdamaian dilakukan tanpa komunikasi dengan tim pendamping hukum.

YLBH Sultra juga menyoroti informasi dugaan keterlibatan aparatur pemerintah daerah dalam proses pendekatan terhadap korban.

Informasi yang diterima menyebut adanya keterlibatan sejumlah pejabat, mulai kepala dinas hingga kepala desa.

Menurut YLBH Sultra, jika informasi tersebut benar, kondisi itu berpotensi menimbulkan persepsi intervensi terhadap proses hukum.

Lembaga tersebut mengingatkan korban kekerasan seksual berada dalam posisi rentan terhadap tekanan sosial maupun ekonomi.

Karena itu, setiap pendekatan terhadap korban harus mengutamakan perlindungan dan tidak mengganggu proses hukum.

YLBH Sultra menegaskan Pasal 23 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 mengatur perkara kekerasan seksual tidak diselesaikan di luar peradilan.

Pengecualian hanya berlaku terhadap pelaku anak sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

YLBH Sultra meminta aparat penegak hukum menangani perkara secara profesional, independen, transparan, dan sesuai hukum.

Lembaga itu memastikan akan terus mengawasi perkembangan penanganan kasus tersebut hingga tuntas.*

Bank Sultra Salurkan 23 Sapi Kurban

KENDARIKINI.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menyalurkan 23 ekor sapi kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Sebanyak 16 ekor sapi dialokasikan untuk 16 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara, masing-masing satu ekor.

Sementara tujuh ekor sapi lainnya disalurkan untuk wilayah Kota Kendari dan tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Penyaluran dilakukan melalui pemerintah daerah, panitia kurban, serta pengurus masjid untuk diteruskan kepada masyarakat penerima manfaat.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan program tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

Menurutnya, Idul Adha merupakan momentum memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Melalui bantuan 23 ekor sapi kurban ini, kami ingin kontribusi Bank Sultra dirasakan masyarakat hingga seluruh wilayah Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Andri menambahkan, program CSR juga menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan pemerintah daerah dan masyarakat kepada Bank Sultra.

Ia menegaskan Bank Sultra akan terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap daging kurban yang disalurkan dapat membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Bank Sultra berharap distribusi hewan kurban berjalan lancar, tepat sasaran, dan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat Sulawesi Tenggara.*

Bank Sultra Salurkan 300 Paket Sembako untuk Korban Banjir Kendari

KENDARIKINI.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kota Kendari.

Bantuan melalui program CSR Bina Lingkungan Bencana Alam itu berupa 300 paket sembako senilai Rp93,3 juta.

Paket bantuan berisi beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir untuk membantu kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

Penyerahan bantuan dilakukan Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, kepada Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kota Kendari dan disaksikan Plt Kepala Dinas Sosial Kendari, Rukmana.

Sebanyak 280 paket disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Kendari untuk didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak banjir.

Sementara 20 paket lainnya diserahkan langsung kepada warga RW IV dan RW V Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat.

Selain sembako, Bank Sultra juga memberikan santunan kepada orang tua korban meninggal dunia akibat banjir.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak.

Menurutnya, Bank Sultra sebagai bank milik daerah memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat saat bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan mendesak warga dan mendukung proses pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengapresiasi dukungan Bank Sultra yang terus mendampingi pemerintah dan masyarakat.

Ia menyebut kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kondisi warga pascabanjir.

Bank Sultra menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat serta mendukung kesejahteraan warga Sulawesi Tenggara.*

Suami Ditangkap Usai Istri Tewas Diduga Dianiaya di Konsel

KONAWE SELATAN, KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari menangkap seorang pria berinisial IN (28) terkait kematian istrinya, AN (24).

Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di BTN Griya Resky Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan penangkapan dilakukan Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Penangkapan melibatkan Tim URC Buser77 Satreskrim Polresta Kendari, Intelkam, Intelmob Polda Sultra, dan Polsek Ranomeeto.

Korban diketahui merupakan seorang pelajar atau mahasiswa asal Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna.

Peristiwa terungkap setelah laporan adanya penemuan mayat perempuan di kawasan BTN Resky Ambaipua Permai.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan korban telah meninggal dunia di ruang tengah rumah.

Petugas juga mendapati sejumlah luka lebam pada bagian mata dan lengan korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi kemudian mengamankan suami korban yang diduga sebagai pelaku.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia.

Polisi menyebut pelaku melakukan kekerasan fisik terhadap korban di dalam rumah mereka.

Setelah korban tidak sadarkan diri, pelaku sempat berusaha membangunkan korban karena mengira masih hidup.

Saat menyadari korban telah meninggal, pelaku membersihkan tubuh korban dan mengganti pakaiannya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban serta hasil visum dan autopsi.

Motif sementara yang diungkap penyidik adalah rasa cemburu pelaku terhadap korban.

Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.*

PT Toshida Keluhkan Penahanan Hauling, Soroti Dugaan Pembiaran Pemalangan

KOLAKA, KENDARIKINI.COM — Aktivitas hauling PT Toshida Indonesia kembali terhambat setelah sejumlah oknum menahan kendaraan operasional perusahaan.

Penahanan terjadi di titik yang selama ini menjadi lokasi pemalangan pada jalan IPPKH milik PT Putra Mekongga Sejahtera (PMS).

Kuasa Hukum PT Toshida Indonesia, Asdin Surya, mengatakan perusahaan telah mengantongi izin penggunaan jalan dari PT PMS.

Izin tersebut tertuang dalam Surat Nomor 0670/PMS-EKST/VIII/2025 yang masih berlaku hingga saat ini.

Menurut Asdin, oknum di Pos SLG beralasan izin melintas dari PT Sulawesi Lintas Gemilang (SLG) telah dicabut.

Namun, setelah dilakukan konfirmasi kepada KTT PT SLG, Arya, informasi pencabutan izin itu tidak terbukti.

Pihak PT SLG justru kembali mengirimkan surat persetujuan izin melintas Nomor 043/DIR-SLG/SB/VIII/2025 kepada PT Toshida Indonesia.

“Surat tersebut menunjukkan PT SLG masih memberikan izin melintas kepada PT Toshida Indonesia,” kata Asdin, Sabtu (31/5/2026).

Ia menjelaskan persoalan penahanan hauling telah berlangsung sejak Agustus 2025 dan berulang kali dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

Selain laporan kepolisian, masalah tersebut juga dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara pada 9 Maret 2026.

RDP dihadiri Polda Sultra, Polres Kolaka, Pemda Kolaka, Dinas Kehutanan, serta Inspektur Tambang.

Dalam forum itu, DPRD merekomendasikan penindakan terhadap pemalangan, pembentukan kanal koordinasi resmi, serta penyusunan timeline penanganan perkara.

Asdin menilai rekomendasi tersebut belum berjalan maksimal karena aktivitas hauling masih kembali ditahan.

Ia juga menyoroti dugaan pembiaran terhadap aksi yang menghambat operasional perusahaan di atas lahan IPPKH milik negara.

PT Toshida Indonesia berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas untuk memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.*

Pelajar Kendari Tewas Tersengat Listrik saat Kemping di Bokori

KENDARIKINI.COM – Seorang pelajar asal Kota Kendari ditemukan meninggal dunia di kawasan wisata Pulau Bokori, Minggu (31/5/2026).

Korban diketahui bernama Galank Fatya (18), warga Jalan Martadinata, Kelurahan Mata, Kota Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WITA di area wisata Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe,” katanya.

Sebelumnya, korban bersama 11 rekannya tiba di Pulau Bokori pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 18.50 WITA.

“Mereka berkemah di dekat Resto Motaha dan menghabiskan malam dengan makan bersama serta bermain gitar,” tambahnya.

Lanjutnya, Pagi harinya, korban bersama dua rekannya mandi di laut di sisi kanan bangunan Resto Motaha.

“Saat berada di air, korban memegang potongan kabel lampu hias yang tergantung di sekitar lokasi,” ungkapnya.

Kemudian, Karena kakinya masih berada di dalam air, korban diduga tersengat listrik hingga terjatuh ke tanggul penahan ombak.

“Dua rekannya sempat meminta pertolongan dan mengevakuasi korban ke daratan. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi,” tuturnya.

Pemeriksaan tenaga kesehatan Puskesmas Soropia menemukan luka lepuh pada telapak tangan kiri korban.

“Korban juga mengalami luka lecet di bagian dahi akibat benturan saat terjatuh. Hasil visum luar di RS Bhayangkara Kendari menguatkan adanya luka lepuh akibat sengatan listrik,” bebernya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut.*

Polda Sultra Hentikan Aktivitas PT BBDM Versi Yori Yusran

BUTON, KENDARIKINI.COM – Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara menghentikan seluruh aktivitas PT Bumi Buton Delta Megah (BBDM) versi Yori Yusran.

Langkah itu dilakukan personel Subdit Tipiter saat mendatangi lokasi perusahaan di Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sabtu (30/5/2026).

Sebanyak delapan personel Subdit Tipiter melakukan pengecekan langsung di area operasional perusahaan.

Kedatangan penyidik disambut Humas PT BBDM, Mustaqim, yang juga diketahui sebagai kuasa hukum perusahaan.

Dalam pemeriksaan lapangan, penyidik menemukan sejumlah bukaan tambang yang diduga menghasilkan ore nikel.

Di lokasi juga terlihat tumpukan ore nikel serta puluhan alat berat yang berada di area perusahaan.

Alat berat tersebut terdiri dari excavator, dump truck, dan alat pendukung lainnya.

Selain itu, ditemukan tumpukan ore nikel di area jetty yang diduga baru dipindahkan.

Informasi tersebut diperkuat rekaman video warga pada 25 Mei 2026 yang memperlihatkan aktivitas pengangkutan ore nikel.

Humas PT BBDM menyatakan aktivitas penambangan telah dihentikan setelah muncul persoalan hukum terkait perusahaan.

Menurutnya, kegiatan yang masih berjalan hanya berupa perbaikan jalan dan jembatan.

Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Edi Raharjono, membenarkan penurunan personel ke lokasi PT BBDM.

Ia mengatakan penghentian aktivitas mengacu pada surat Bareskrim Polri Nomor B/390/V/RES.5.5./2026/Bareskrim.

Surat tersebut meminta seluruh aktivitas PT BBDM dihentikan karena perusahaan berstatus quo.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah potensi konflik sosial dan mendukung kelancaran proses penyidikan yang sedang berlangsung.*

Remaja 18 Tahun Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Bendungan Ameroro

KENDARIKINI.COM – Seorang remaja bernama Chico Chiciano (18) ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di saluran irigasi Bendungan Ameroro, Sabtu (30/5/2026).

Korban merupakan warga Desa Tawarotebota, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 Wita saat korban berada di lokasi bersama dua rekannya.

Menurut keterangan saksi, korban dan seorang temannya turun berenang di bawah pintu air saluran irigasi.

Sementara satu rekan lainnya memilih tidak ikut karena tidak memiliki kemampuan berenang.

Saat berada di dalam air, korban tiba-tiba terlihat kesulitan dan berteriak meminta pertolongan.

Rekannya berusaha membantu dengan mengulurkan sebatang kayu, namun korban gagal meraihnya.

Warga sekitar kemudian dihubungi untuk membantu melakukan pencarian.

Kapolsek Lambuya IPDA Samrun bersama personel Polsek Lambuya segera mendatangi lokasi kejadian.

Polisi bergabung dengan warga dan keluarga korban untuk melakukan pencarian di sekitar saluran irigasi.

Sekitar pukul 17.45 Wita, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam saluran irigasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan patroli Polsek Lambuya menuju rumah duka.

Polisi telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mengajukan Visum et Repertum.

Dugaan sementara, korban terbawa arus saluran irigasi yang cukup deras hingga tidak mampu menyelamatkan diri.

Polsek Lambuya mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di bendungan maupun saluran irigasi.*

Polres Konawe Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 24 Sachet Barang Bukti

KONAWE, KENDARIKINI.COM – Satresnarkoba Polres Konawe mengungkap kasus peredaran narkotika dalam Operasi Pekat Anoa 2026.

Seorang pria berinisial HHS (41) diamankan di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sabtu (30/5/2026) malam.

Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan transaksi sabu di Kelurahan Abuki.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba bersama personel Polsek Abuki melakukan penyelidikan.

Petugas kemudian mengamankan HHS di kediamannya saat operasi berlangsung.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan puluhan sachet plastik bening yang diduga berisi sabu.

Barang bukti yang disita berupa 24 sachet sabu dengan berat bruto sekitar 4,84 gram.

Polisi juga mengamankan satu unit telepon genggam dan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika.

Barang lainnya meliputi kaca pyrex, korek api gas, serta potongan pipet yang dimodifikasi sebagai sendok takar.

Kasat Resnarkoba Polres Konawe menyebut pengungkapan kasus ini berkat kerja sama masyarakat dan kepolisian.

“Tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi, uji laboratorium barang bukti, dan pengembangan kasus.

Polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam peredaran narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, HHS dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polres Konawe menegaskan komitmennya memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.*

Pendaftaran SMM UHO 2026 Diperpanjang Hingga 5 Juni

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) resmi memperpanjang masa pendaftaran Seleksi Mandiri Masuk Universitas Halu Oleo (SMM UHO) Tahun 2026.

Perpanjangan dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa yang belum menyelesaikan proses pendaftaran.

Berdasarkan pengumuman resmi, pendaftaran SMM UHO 2026 kini dibuka hingga 5 Juni 2026.

Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi https://utbk.smm.uho.ac.id.

Pihak kampus mengimbau seluruh calon mahasiswa agar memanfaatkan tambahan waktu tersebut dengan baik.

Peserta juga diminta memastikan seluruh persyaratan dan dokumen pendaftaran telah diunggah sesuai ketentuan yang berlaku.

SMM UHO merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan Universitas Halu Oleo setiap tahun.

Melalui jalur ini, calon mahasiswa memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan pada berbagai program studi yang tersedia di UHO.

Informasi lebih lanjut terkait jadwal, persyaratan, dan tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi SMM UHO.*

Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Anggota DPRD Tak Boleh Jadi Eksekutor Dana Pokir

KENDARIKINI.COM – Anggota DPRD Kabupaten, Kota, dan Provinsi tidak diperbolehkan menjadi eksekutor dana Pokir (Pokok-pokok Pikiran).

Hal ini disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, setelah penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi tahun 2026 regional Sulawesi di Kendari, Jumat (29/5/2026) malam.

Mendagri Tito, menjelaskan penganggaran dana pokir berdasarkan aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing anggota dewan, berpedoman pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017.

Mekanismenya, melalui pengajuan dari DPRD kepada Kepala Daerah untuk dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pokir itu diajukan oleh DPRD kepada Kepala Daerah untuk dimasukkan dalam APBD,” ujar Tito Karnavian.

Dana Pokir yang telah masuk APBD tidak boleh dieksekusi anggota DPRD, melainkan Kepala Daerah. Apabila eksekutor dana Pokir adalah anggota DPRD, maka itu melanggar Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

“Eksekutornya tetap Kepala Daerah, bukan eksekusi DPRD salah,” tegasnya.(Faldi)*

Menkopolhukam dan Mendagri Kunjungi Sekolah Rakyat di Kendari

KENDARIKINI.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Djamari Chaniago, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (30/5/2026).

Dalam kunjungan ini, Menkopolhukam dan Mendagri, didampingi Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, dan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Lokasi sementara Sekolah Rakyat ini di Asrama Sentra Meohai, Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Wuawua, Kendari.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sultra, Parinringi, kunjungan Menkopolhukam dan Mendagri untuk memastikan Program Strategis Nasional (PSN) berjalan dengan baik, sekaligus memberikan semangat kepada siswa-siswi dan guru dalam proses belajar mengajar.

“Salah satu kunjungannya memastikan bahwa sekolah rakyat yang di kota Kendari itu berjalan sesuai dengan apa yang telah diprogramkan utamanya di SMP sekolah rakyat 25 Kendari. Terus yang berikutnya juga pak Menkopolhukam dalam kunjungannya telah memberikan arahan kepada anak-anak orang tua termasuk guru untuk tetap semangat ya dan konsisten di dalam mengikuti proses-proses yang ada di sekolah rakyat,” ujar Parinringi.

Parinringi, juga mengungkapkan bahwa Menkopolhukam bersama Mendagri, memberikan sejumlah bantuan pendukung pendidikan kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 25 Kendari.

“Dan dalam kunjungan pak Menkopolhukam bersama Mendagri dan bapak Gubernur ibu wali kota di sekolah rakyat ini bapak Menkopolhukam memberikan bantuan kepada sekolah rakyat SMP 25 di kota Kendari ini berupa satu buah kulkas, tiga dispenser dan sarana prasarana olahraga yang meliputi olahraga raket, bet, bola futsal termasuk tiang gawang futsal mini seperti itu,” ungkapnya.

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Sultra, Aris Badara, menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemrov) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari selalu mendukung program-program PSN Pemerintah Pusat yang berada di Sultra.

“Memastikan bahwa sekolah rakyat berjalan dengan baik, kami di daerah sebagai program strategis nasional tentu pemrov, Pemkot siap mendukung, kami dinas pendidikan berkolaborasi dengan dinsos selalu mendukung kegiatan-kegiatan ini sesuai arahan bapak gubernur kita mendukung program-program strategis nasional yang ada di Sulawesi Tenggara,” pungkas Aris Badara, di lokasi kunjungan, Sabtu(30/5/2026).(Faldi)*

Andi Abbas Bertemu Dudung, Bahas Dukungan Program Presiden Prabowo

KENDARIKINI.COM – Dr. Andi Abbas, SH, MH, M.Si bersilaturahmi dengan Kepala Staf Kepresidenan, Prof. Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.

Pertemuan berlangsung di Jakarta, Rabu (27/5/2026), selama sekitar dua jam dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Keduanya berdiskusi mengenai berbagai isu kebangsaan, termasuk penguatan sinergi pemerintah dan masyarakat.

Andi Abbas menyebut Dudung sebagai tokoh nasional yang memiliki karakter kepemimpinan kuat dan terbuka.

Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Kepala Staf Kepresidenan tersebut.

Menurut Andi Abbas, Dudung merupakan sosok pemersatu yang mampu membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.

“Beliau smart, egaliter, komunikatif, dan memiliki pandangan visioner untuk kepentingan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Dudung menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari penguatan komunikasi publik.

Ia menegaskan Kantor Staf Kepresidenan terbuka terhadap berbagai aspirasi masyarakat.

“Kami siap mendengar dan menyalurkan aspirasi masyarakat kepada Presiden,” kata Dudung.

Diketahui, Dudung Abdurachman resmi menjabat Kepala Staf Kepresidenan sejak 27 April 2026.

Sebelumnya, ia pernah menjadi Penasihat Presiden Bidang Pertahanan Nasional dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ke-33.

Andi Abbas dikenal aktif di bidang sosial, pendidikan, dan literasi melalui berbagai program kemasyarakatan.

Ia juga menulis sejumlah buku serta tengah menyiapkan karya tentang penguatan sektor maritim menuju Indonesia Emas.

Selain itu, Andi Abbas membangun madrasah gratis, rumah singgah masyarakat kurang mampu, dan fasilitas ibadah di jalur strategis.*

Wamendagri Pimpin Gerakan Indonesia ASRI dan Pangan Murah Kendari

KENDARIKINI.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus memimpin Apel Gerakan Indonesia ASRI di Anjungan Teluk Kendari, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan wisata pungut sampah sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Wamendagri mengatakan Gerakan Indonesia ASRI merupakan program nasional Presiden Prabowo Subianto untuk pengelolaan sampah terpadu.

Program itu juga bertujuan memperkuat budaya gotong royong dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Menurutnya, persoalan sampah berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, dan kawasan perkotaan.

Data nasional 2025 mencatat sekitar 109 ribu ton sampah per hari belum terkelola secara optimal.

Karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, komunitas, dan masyarakat dalam penanganan sampah.

“Kolaborasi menjadi kunci menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk masalah kebersihan,” kata Akhmad Wiyagus.

Selain apel, Wamendagri meninjau Gerakan Pangan Murah di pelataran Kantor Balai Kota Kendari.

Ia menyoroti pentingnya ketahanan pangan menghadapi tantangan geopolitik global, perubahan iklim, dan cuaca ekstrem.

Meski demikian, ekonomi nasional tetap terjaga dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I 2026.

Wamendagri mengapresiasi Pemkot Kendari yang telah menggelar sekitar 200 kali Gerakan Pangan Murah.

Menurutnya, program tersebut membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Usai menyerahkan bantuan korban banjir, Wamendagri meninjau stand UMKM dan kebutuhan pokok.

Wakil Gubernur Sultra Hugua menyebut ketersediaan pangan daerah masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan Gerakan Indonesia ASRI mengajak masyarakat memilah dan mengelola sampah dari rumah secara mandiri.*

Kemendagri Umumkan Daerah Berprestasi Sulawesi 2026 di Kendari

KENDARIKINI.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi se-Sulawesi di Hotel Claro Kendari, Jumat (29/5/2026).

Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Sulawesi 2026 menilai empat kategori utama, yakni pengangguran, creative financing, inflasi, serta kemiskinan dan stunting.

Pada kategori penurunan pengangguran, Kabupaten Kolaka meraih Terbaik I tingkat kabupaten. Kota Baubau terbaik tingkat kota.

Provinsi Sulawesi Barat menjadi peraih penghargaan terbaik tingkat provinsi pada kategori tersebut.

Kategori Creative Financing menempatkan Kabupaten Wajo sebagai Terbaik I tingkat kabupaten.

Kota Makassar menjadi terbaik tingkat kota, sementara Provinsi Sulawesi Selatan terbaik tingkat provinsi.

Pada kategori pengendalian inflasi, Kabupaten Sigi meraih Terbaik I tingkat kabupaten.

Kota Bitung menjadi terbaik tingkat kota, sedangkan Provinsi Gorontalo terbaik tingkat provinsi.

Kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting dimenangkan Kabupaten Sidenreng Rappang tingkat kabupaten.

Kota Tomohon meraih penghargaan terbaik tingkat kota. Provinsi Sulawesi Utara menjadi terbaik tingkat provinsi.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan pejabat pusat.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi daerah meningkatkan pembangunan dan pelayanan publik.

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengatakan penghargaan diberikan untuk mendorong kinerja kepala daerah.

Menurutnya, penilaian berbasis regional membuat persaingan lebih adil bagi daerah dengan kemampuan fiskal berbeda.

“Data berasal dari BPS dan SIPD sehingga hasilnya objektif dan transparan,” kata Tito.

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menilai kualitas kinerja daerah di Sulawesi semakin kompetitif.

Ia mengingatkan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan Forkopimda untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*

Akuisisi Saham PT KKU dan PT KS Disorot, Haji Isam Diminta Hati-Hati

KONAWE UTARA, KENDARIKINI.COM – Rencana akuisisi saham perusahaan tambang nikel PT Karyatama Konawe Utara (PT KKU) dan PT Konutara Sejati (PT KS) menjadi sorotan publik.

Sejumlah pihak meminta pengusaha nasional Haji Isam tidak terburu-buru mengambil langkah investasi terkait perusahaan tersebut.

Sorotan muncul karena aktivitas pertambangan kedua perusahaan disebut tengah menjadi perhatian terkait dugaan penggunaan kawasan hutan.

Pemerintah sebelumnya menjatuhkan sanksi administratif atas dugaan aktivitas tambang tanpa Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).

Kondisi itu dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan lingkungan jika proses akuisisi tetap dilanjutkan.

Aktivis lingkungan dan masyarakat sipil meminta evaluasi legalitas izin usaha pertambangan dilakukan secara terbuka.

Mereka juga meminta dugaan pelanggaran kawasan hutan diselesaikan secara transparan sebelum transaksi bisnis berlangsung.

“Publik membutuhkan kepastian bahwa seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Jefri, pemerhati lingkungan Konawe Utara.

Selain aspek kehutanan, aktivitas pertambangan juga disebut memunculkan kekhawatiran terkait dampak lingkungan dan tata kelola perusahaan.

Pemerintah pusat maupun daerah didorong meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perusahaan di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap setiap rencana investasi mempertimbangkan aspek hukum, lingkungan, dan kepentingan publik.

Diketahui, PT PACK sebelumnya mengakuisisi saham PT KS dan PT KKU melalui PT Denway Development Limited.

Nilai transaksi tercatat mencapai USD 68,7 juta untuk 30 persen saham PT KS.

Sementara 34,5 persen saham PT KKU diakuisisi senilai USD 168,78 juta.

Belakangan, beredar informasi Haji Isam disebut akan mengakuisisi saham PT PACK.*

Polda Sultra Sita 151 Gram Sabu, Kurir Ditangkap di Konsel

KONAWE SELATAN, KENDARIKINI.COM – Ditresnarkoba Polda Sulawesi Tenggara menggagalkan peredaran 151,1 gram sabu di Kabupaten Konawe Selatan.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan YA (30), warga Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara.

Pelaku ditangkap sekitar pukul 01.30 Wita di sebuah kamar kos di Desa Kota Bangun, Kecamatan Ranomeeto.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Amri Yudhy Syamsualam, mengatakan pengungkapan berawal dari laporan masyarakat.

Informasi menyebut adanya dugaan peredaran narkotika lintas kabupaten dengan modus sistem tempel di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti laporan, tim melakukan penyelidikan, pemantauan jalur, dan pembuntutan terhadap terduga pelaku.

Polisi kemudian menggerebek kamar kos pelaku dan melakukan penggeledahan disaksikan aparat lingkungan serta warga.

Dari lokasi, petugas menemukan tiga sachet sabu siap edar dengan berat bruto 151,1 gram.

Barang bukti disimpan dalam tas paper bag yang digantung di dalam kamar kos pelaku.

Polisi juga menyita telepon genggam, tiga timbangan digital, plastik sachet kosong, dan perlengkapan lainnya.

Hasil pemeriksaan menggunakan tes kit menunjukkan sabu tersebut positif mengandung methamphetamine.

Dari interogasi awal, pelaku mengaku diperintah seorang narapidana di Lapas Kelas IIA Kendari melalui WhatsApp.

Pelaku mengaku dijanjikan upah Rp5 juta untuk setiap 500 gram sabu yang berhasil diedarkan.

Polda Sultra menduga sabu itu akan diedarkan di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan.

Saat ini, tersangka dan barang bukti diamankan untuk proses penyidikan serta pengembangan jaringan narkotika.*

Pangdam Hasanuddin Gunakan Maung Pindad Saat Kunjungan di Kendari

KENDARIKINI.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin menunjukkan dukungannya terhadap produk dalam negeri saat menjalankan agenda kedinasan di Kendari.

Dalam sejumlah kegiatan resmi, Pangdam memilih menggunakan kendaraan taktis Maung MV3 Komando produksi PT Pindad.

Penggunaan kendaraan tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mendorong pemanfaatan produk nasional.

Maung MV3 Komando merupakan kendaraan taktis buatan Indonesia yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional.

Kehadiran kendaraan produksi PT Pindad itu dalam agenda Pangdam menunjukkan keandalan produk pertahanan nasional.

Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong instansi negara memprioritaskan penggunaan produk lokal.

Selain menunjang mobilitas, penggunaan Maung menjadi simbol kepercayaan terhadap kemampuan industri pertahanan Indonesia.

Pangdam berharap langkah itu dapat menjadi contoh bagi jajaran TNI maupun instansi lainnya.

Dukungan terhadap produk dalam negeri dinilai penting untuk memperkuat kemandirian bangsa di sektor industri strategis.

Pemanfaatan kendaraan produksi nasional juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri manufaktur dan pertahanan Indonesia.*

Kepala BPS Ingatkan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Lakukan Pendataan dengan Baik

KENDARIKINI.COM – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengingatkan kepada petugas Sensus Ekonomi 2026, melakukan pendataan dengan baik.

Hal ini disampaikan Amalia, setelah menghadiri penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah regional Sulawesi yang digelar di Kota Kendari, Jumat (29/5/2026) malam.

Amalia menjelaskan, pendataan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan dengan metode offline dan online kepada seluruh keluarga dan kelompok usaha pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Dia mengatakan, sensus ekonomi ini sangat penting untuk menampilkan struktur ekonomi serta sebaran data aktivitas ekonomi keluarga dan kelompok usaha di Indonesia.

“Dengan sensus ekonomi ini kami bisa menghadirkan mengenai peta dan struktur ekonomi Indonesia yang terkini jadi kami juga bisa menghadirkan sebaran dari usaha atau aktivitas ekonomi yang ada di Indonesia, dan kami pun akan mendata seluruh aktivitas ekonomi tanpa terkecuali semua akan terdata,” ujarnya .

Sehingga, perekrutan dan peningkatkan kualitas petugas Sensus, sangat diperlukan untuk pemahaman konsep-konsep dasar dalam melakukan pendataan klasifikasi keluarga dan kelompok usaha di Indonesia.

“Petugas sensus yang sudah kami rekrut itu akan dilatih bagaimana mereka menggunakan kuesioner digital, bagaimana cara mereka bertanya kepada para responden, mereka juga akan diajarkan bagaimana melalukan wawancara dan memahami konsep-konsep dasar terkait dengan sensus ekonomi dan aktivitas ekonomi termasuk klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia juga akan diajarkan kepada petugas sensus,” jelasnya.

Kepala BPS, mengingatkan kepada seluruh petugas sensus ekonomi 2026 agar melakukan pendataan terhadap seluruh keluarga dan kelompok usaha sebaik-baiknya.

“Pesan kepada seluruh petugas sensus tentunya marih kita melakukan kegiatan pendataan sensus ekonomi ini sebaik-baiknya karena data yang akurat ini akan menjadi penting untuk menghadirkan kebijakan yang tepat,” pungkasnya.(faldi)*

Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Kepala BPS RI Minta Kelompok Usaha Berikan Data Benar dan Akurat

KENDARIKINI.COM – Pendataan Sensus Ekonomi 2026 segera dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia (RI).

Pendataan ini dilakukan dengan kombinasi metode offline dan online kepada seluruh keluarga dan kelompok usaha di Indonesia pada 15 Juni-31 Agustus 2026.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan secara door-to-door kepada seluruh keluarga dan kelompok usaha di Indonesia, yang saat ini masuk tahapan persiapan.

“Kita sudah dalam persiapan sensus ekonomi 2026 jadi pendataan door-to-door atau langsung dari satu perusahaan ke perusahaan lain dan rumah ke rumah lain itu mulai dilakukan pada 15 Juni,” ujar Amalia Adininggar Widyasanti, diwawancarai jurnalis Kendarikini.com setelah menghadiri kegiatan Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Kota Kendari, Jumat (29/5/2026) malam.

Amalia Adininggar Widyasanti, mengingatkan kepada seluruh keluarga dan kelompok usaha di Indonesia, tidak menolak saat petugas melakukan pendataan, karena data yang diberikan dijamin kerahasiaannya.

“Kami ingin berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia kalau nanti petugas sensus ekonomi kami datang jangan ditolak dan berikan jawaban yang benar dan lengkap, dan tentunya data diberikan akan kami jaga kerahasiaannya,” sambungnya.

Kata Amalia Adininggar Widyasanti, data yang diberikan secara benar dan akurat kepada petugas Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar kebijakan pemerintah Indonesia.

“Keakuratan hasil sensus ekonomi ini akan sangat bergantung pada jawaban yang diberikan oleh masyarakat pada saat ditanya petugas sensus ekonomi karena datanya kami berikan kepada pemerintah melakukan kebijakan berbasis data tersebut,” pungkasnya.(Faldi)*

Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi di Kendari, Mendagri Tekankan Tingkatkan Kinerja Kepala Daerah

KENDARIKINI.COM – Kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) berprestasi regional Sulawesi, sukses digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (29/5/2026) malam.

Dalam penganugerahan ini terdapat beberapa kategori yakni, penanganan pengangguran, kemiskinan, stunting, pengendalian inflasi, dan creative financing.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyampaikan bahwa acara ini bentuk penghargaan bagi kepala-kepala daerah berprestasi dalam bentuk insentif fiskal atau dana insentif daerah yang sukses membangun kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing.

Tito Karnavian, juga mengungkapkan bahwa kegiatan apresiasi Pemda berprestasi regional Sulawesi tahun 2026 ini merupakan salah satu motivasi serta bentuk prihatian pemerintah pusat kepada capaian kinerja kepala-kepala daerah.

“Acara ini adalah salah satu upaya kita berikan penghargaan untuk memotivasi rekan-rekan semua kepala daerah, kemudian kedua juga untuk membuktikan kita prihatin,” ungkap Tito Karnavian, dalam sambutannya.

Tito Karnavian, menekankan kepada kepala-kepala daerah yang telah mendapatkan penghargaan untuk tetap pertahankan kinerjanya, sebaliknya bagi kepala-kepala daerah yang belum mendapatkan penghargaan untuk lebih meningkatkan kinerjanya.

“Selamat yang mendapatkan penghargaan semoga terus pertahankan dan kemudian tingkatkan juga bagi yang belum beruntung masih ada kesempatan di gelombang berikutnya,” pungkasnya.(Faldi)*

Gubernur Sultra Sambut Baik Penganugerahan Pemda Berprestasi 2026 di Kendari

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menyambut baik penganugerahan Pemerintah Daerah (Pemda) berprestasi regional Sulawesi 2026 yang dilaksanakan di Kota Kendari, Jumat (29/5/2026) malam.

Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada Pemda regional Sulawesi yang telah sukses melaksanakan pembangunan di daerah masing-masing dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah daerah Sulawesi Tenggara menyambut baik acara penganugerahan apresiasi Pemda berprestasi wilayah se-Sulawesi tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas capaian dalam pembangunan yang telah dilaksanakan di wilayah masing-masing sesuai dengan kategori yang dinilai,” ujar Andi Sumangerukka, dalam sambutannya.

Andi Sumangerukka, juga menyampaikan selamat kepada seluruh kepala daerah kabupaten, kota, dan provinsi regional Sulawesi yang telah memperoleh penghargaan atas capaian-capaian prestasi pembangunan di daerah masing-masing.

“Kami atas nama pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan selamat dan sukses kepada pemerintah daerah yang memperoleh penghargaan malam ini,” ucapnya.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, berharap dengan kegiatan ini, kepala daerah kabupaten, kota, dan provinsi regional Sulawesi yang memperoleh penghargaan menjadi penambah semangat dalam berkarya dan berinovasi untuk memajukan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing.

“Semoga menjadi penambah motivasi bekerja dan penguat semangat dan sinergi dengan pemerintah pusat dari berbagai pembangunan di wilayah dalam melaksanakan kebijakan dan pembangunan daerah yang lebih baik kedepan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Faldi)*

Gubernur Sultra Sambut Tiga Menteri RI di Kendari

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyambut kedatangan tiga menteri Kabinet Merah Putih di Kendari, Jumat (29/5/2026).

Penyambutan berlangsung di Bandara Halu Oleo bersama Forkopimda Sultra, Ketua DPRD Sultra, dan Wali Kota Kendari.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, tiba lebih dahulu sekitar pukul 07.15 Wita.

Kehadiran Maruarar disambut langsung Gubernur Sultra dan jajaran pemerintah daerah setempat.

Pada sore hari, Gubernur kembali menyambut Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian.

Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago, dalam kunjungan tersebut.

Kedatangan ketiga menteri bertujuan menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi.

Kegiatan itu digelar di Claro Hotel Kendari dan diikuti pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, serta kota.

Ajang tersebut menjadi bentuk penghargaan bagi daerah yang menunjukkan kinerja unggul dan inovasi pembangunan.

Pemerintah berharap kegiatan ini mendorong peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah di Sulawesi.*

Gempa M4,5 Guncang Kendari, BMKG Catat 10 Kali Susulan

KENDARIKINI.COM – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,5 mengguncang wilayah Kendari dan sekitarnya, Jumat (29/5/2026) malam.

Berdasarkan analisis BMKG, gempa terjadi pukul 21.34 WIB dengan episenter di darat.

Lokasi gempa berada pada koordinat 3,56 LS dan 122,30 BT.

Pusat gempa terletak sekitar 22 kilometer timur Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dengan kedalaman 4 kilometer.

BMKG menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Kendari Central.

Guncangan dirasakan di Kota Kendari dan Konawe Utara dengan intensitas III-IV MMI.

Pada skala tersebut, getaran terasa jelas di dalam rumah, pintu dan jendela berderik.

Sementara itu, wilayah Konawe dan Konawe Selatan merasakan guncangan dengan intensitas III MMI.

Hingga saat ini, belum terdapat laporan kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan pascagempa utama.

Data terbaru menunjukkan telah terjadi sebanyak 10 kali gempa susulan setelah gempa berkekuatan M4,5 tersebut.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

BMKG meminta warga mengikuti informasi resmi melalui website, media sosial, dan aplikasi resmi BMKG.*

PT GKP Tebar 19 Sapi Kurban, Gerakkan Ekonomi Desa Wawonii

KONAWE KEPULAUAN, KENDARIKINI.COM – PT Gema Kreasi Perdana (GKP) menyalurkan 19 ekor sapi kurban kepada masyarakat lingkar tambang di Pulau Wawonii menyambut Iduladha 1447 Hijriah.

Penyaluran hewan kurban dilakukan di sejumlah desa, termasuk Sukarela Jaya, Dompo-Dompo Jaya, Roko-Roko, Bahaba, hingga Mosolo.

Program tersebut tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga bertujuan mendorong perputaran ekonomi masyarakat desa.

Community Development Supervisor PT GKP, Muhammad Sahib Fabanyo, mengatakan kurban diharapkan memberi manfaat ekonomi lebih luas.

Menurutnya, program itu dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat serta memperkuat konsumsi pangan bergizi.

Bantuan kurban mendapat apresiasi dari warga penerima manfaat di berbagai desa.

Sekretaris Desa Sinar Mosolo, La Bania, menyebut Iduladha menjadi momentum penting bagi masyarakat menikmati daging kurban.

Ia menilai dukungan perusahaan dalam pengadaan hewan kurban memberikan dampak nyata bagi ekonomi warga desa.

Aparat Desa Sukarela Jaya, Azaluddin, mengatakan program tersebut turut memperkuat hubungan perusahaan dan masyarakat setempat.

Selain penerima manfaat, peternak lokal juga merasakan dampak positif dari meningkatnya kebutuhan sapi kurban.

Kamal, peternak asal Lampeapi Raya, mengaku penjualan sapi kurban tahun ini meningkatkan pendapatan peternak secara signifikan.

Ia berharap PT GKP terus melibatkan peternak lokal dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.*

Polda Sultra Terima 109 Laporan Pencemaran Nama Baik Digital

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara mencatat 109 laporan dugaan pencemaran nama baik di media sosial sepanjang Januari-Mei 2026.

Laporan tersebut ditangani Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sultra dan didominasi kasus di Facebook serta Instagram.

Kanit 1 Unit 2 Subdit V Tipidsiber, AKP Asfandy, S.H., M.H., mengatakan angka laporan tersebut cukup tinggi.

“Sejak Januari hingga pertengahan 2026, kami menerima 109 laporan pencemaran nama baik,” ujar Asfandy, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital turut memengaruhi tingginya jumlah laporan yang masuk.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membuat, mengomentari, maupun membagikan unggahan di media sosial.

Banyak perkara bermula dari unggahan atau komentar yang dibuat tanpa mempertimbangkan dampak hukum dan sosial.

“Bijak bermedia sosial. Berpikir terlebih dahulu sebelum memposting sesuatu di internet,” katanya.

Polda Sultra menegaskan setiap aktivitas digital dapat menimbulkan konsekuensi hukum jika mengandung unsur pelanggaran.

Pelanggaran tersebut meliputi pencemaran nama baik, ujaran kebencian, hingga penyebaran informasi yang melanggar aturan.

Melalui edukasi dan sosialisasi, kepolisian berharap masyarakat lebih cerdas menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Langkah itu dinilai penting untuk menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh pengguna.*

Kejati Sultra Peringatkan Modus Penipuan Catut Nama Kajati

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan yang mencatut nama Kajati Sultra dan pejabat kejaksaan.

Kasipenkum Kejati Sultra, Irwan Said, mengatakan pelaku menggunakan berbagai cara untuk meyakinkan korban.

“Modus yang digunakan umumnya melalui telepon, pesan singkat, maupun media sosial,” kata Irwan, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, pelaku kerap meminta sejumlah uang, bantuan tertentu, atau menjanjikan pengurusan perkara dengan mengatasnamakan pejabat Kejati Sultra.

Irwan menegaskan seluruh pelayanan dan tugas penegakan hukum di lingkungan Kejati Sultra dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kejaksaan tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apa pun kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap permintaan mencurigakan yang mengatasnamakan Kajati Sultra maupun pejabat kejaksaan lainnya.

Masyarakat yang menerima telepon, pesan, atau komunikasi mencurigakan diminta tidak menanggapi permintaan tersebut.

Selain itu, masyarakat dapat melakukan konfirmasi langsung ke kantor Kejati Sultra atau kejaksaan negeri terdekat.

Pelaporan juga dapat dilakukan melalui kanal resmi Kejati Sultra, termasuk akun Instagram @kejati_sulawesitenggara.

Irwan berharap masyarakat bersama-sama menjaga kewaspadaan guna mencegah kerugian akibat tindak penipuan.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti