Kamis, Juli 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 11

Wakil Wali Kota Kendari Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Sultra di Konawe

KENDARIKINI.COM – Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menghadiri pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Arena MTQ Unaaha, Selasa (23/6/2026) malam.

Sudirman didampingi Ketua TP PKK Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, bersama kepala daerah dan tokoh agama se-Sultra.

Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan masyarakat, tamu undangan, serta kafilah dari 17 kabupaten dan kota.

Defile kafilah menampilkan identitas budaya masing-masing daerah sebagai simbol persatuan dan syiar Islam di Sulawesi Tenggara.

Panitia juga menampilkan tari kolosal yang memadukan budaya lokal dengan nilai-nilai religius, memukau seluruh penonton.

Pembukaan resmi ditandai pemukulan gendang oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Muhammad Fadlansyah.

Fadlansyah menegaskan MTQ menjadi momentum membumikan nilai Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan membentuk generasi Qurani.

MTQ XXXI Sultra diikuti 488 peserta yang merupakan perwakilan terbaik hasil seleksi dari seluruh kabupaten dan kota.

Kehadiran Wakil Wali Kota Kendari menunjukkan dukungan Pemerintah Kota Kendari terhadap penguatan syiar Islam dan pembinaan tilawah Al-Qur’an.

MTQ diharapkan melahirkan qari dan qariah berprestasi sekaligus mempererat silaturahmi antardaerah di Sulawesi Tenggara.*

Kafilah Kendari Tampil Memukau di Pawai Ta’aruf MTQ XXXI Sultra

KENDARIKINI.COM – Kafilah Kota Kendari memeriahkan Pawai Ta’aruf MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, Selasa (23/6/2026).

Pawai menjadi rangkaian pembukaan MTQ XXXI Sultra yang diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.

Barisan Kafilah Kendari dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Kota Kendari, Fadlil Suparman.

Peserta terdiri dari kepala OPD, camat, dan lurah mengenakan busana tenun khas Sulawesi Tenggara secara seragam.

Pemakaian tenun daerah menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra lokal kepada masyarakat.

Kafilah Kendari juga menampilkan kendaraan hias bernuansa Islami yang menarik perhatian sepanjang rute pawai.

Setibanya di panggung kehormatan, rombongan disambut Asisten III Pemprov Sultra, Bupati Konawe, dan Sekda Kota Kendari.

Pawai Ta’aruf menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah antar daerah di Sulawesi Tenggara.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan memadati sejumlah titik untuk menyaksikan iring-iringan peserta dan kendaraan hias.

Partisipasi Kota Kendari menegaskan dukungan terhadap suksesnya MTQ XXXI Sultra serta penguatan syiar Islam dan pelestarian budaya daerah.*

Pemkot Kendari Hadiri Malam Ta’aruf MTQ XXXI Sultra di Konawe

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menghadiri Malam Ta’aruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ XXXI Sulawesi Tenggara di Konawe.

Pemkot Kendari diwakili Staf Ahli Alda Kesutanlapae didampingi Kepala Dinas Kominfo Kendari, Sahuriyanto Meronda.

Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Konawe, Senin (22/6/2026), sebagai pembuka rangkaian MTQ XXXI Sultra.

Pelantikan Dewan Hakim dipimpin Asisten II Setda Sultra, Mujahidin, mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara.

Usai pelantikan, seluruh dewan hakim mengucapkan sumpah menjalankan tugas secara jujur, adil, objektif, dan bertanggung jawab.

Sambutan Gubernur Sultra menegaskan MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana memperkuat ukhuwah dan membumikan nilai Al-Qur’an.

MTQ juga diharapkan melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, beriman, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Gubernur meminta dewan hakim menjaga integritas serta memberikan penilaian objektif, transparan, dan profesional.

Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Mansur, menekankan pentingnya independensi dewan hakim dari segala bentuk intervensi.

Bupati Konawe, Yusran Akbar, mengapresiasi kehadiran seluruh kepala daerah dan kafilah dari 17 kabupaten/kota se-Sultra.

Kehadiran Pemkot Kendari menjadi bentuk dukungan terhadap suksesnya MTQ XXXI Sultra dan penguatan syiar Islam di daerah.*

UHO Jalani Akreditasi Internasional ASIIN untuk Prodi Kimia dan Fisika

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo menjalani visitasi akreditasi internasional ASIIN untuk Program Studi Sarjana Kimia dan Sarjana Fisika.

Visitasi berlangsung di Kampus UHO, Kendari, pada 22–23 Juni 2026 dengan melibatkan asesor internasional dari Jerman dan Indonesia.

Tim asesor terdiri atas akademisi dan praktisi dari Augsburg University, Westphalian University, Fraunhofer Institute, Universitas Airlangga, dan Universitas Hasanuddin.

Proses visitasi didampingi Emeline Jerez, PhD, dari Kantor ASIIN sebagai perwakilan lembaga akreditasi internasional tersebut.

Penilaian mencakup kurikulum, pembelajaran, sumber daya manusia, fasilitas, sistem penjaminan mutu, serta keterkaitan lulusan dengan dunia kerja.

Hari pertama diisi pemaparan profil institusi, pengembangan program studi, kerja sama, dan sistem penjaminan mutu UHO.

Asesor juga berdiskusi dengan pengelola program studi serta meninjau dokumen akademik dan fasilitas laboratorium.

Pada hari kedua, tim bertemu mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk memperoleh masukan mengenai layanan akademik.

Setelah seluruh agenda selesai, asesor menggelar pembahasan internal guna menyusun hasil penilaian sementara.

Akreditasi ASIIN diharapkan memperkuat pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan UHO serta meningkatkan daya saing lulusannya.*

Kominfo Sultra Bakal Gelar Nobar Piala Dunia

KENDARIKINI.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tenggara menggelar nonton bareng Piala Dunia 2026 bersama TVRI Sultra.

Kegiatan berlangsung Minggu, 28 Juni 2026, di Area Parkir Selatan Tugu Religi Sultra, samping ATM Drive Thru Bank Sultra.

Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, mengajak masyarakat meramaikan kegiatan sekaligus mendukung tim favorit masing-masing.

Acara dimulai pukul 05.00 WITA dengan tiga pertandingan Piala Dunia yang disiarkan secara langsung.

Laga pertama mempertemukan Inggris melawan Panama pada pukul 05.30 WITA.

Pertandingan kedua mempertemukan Portugal menghadapi Kolombia mulai pukul 07.30 WITA.

Selanjutnya, Argentina akan berhadapan dengan Yordania pada pukul 10.00 WITA.

Selain menyaksikan pertandingan, masyarakat juga berkesempatan memperoleh berbagai doorprize yang telah disiapkan panitia.

Andi Syahrir berharap kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan dan semangat sportivitas masyarakat Sulawesi Tenggara.

Masyarakat diimbau mengajak keluarga, sahabat, dan komunitas untuk menikmati euforia Piala Dunia 2026 bersama.*

Pemprov Sultra Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Mulai 1 Juli

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Operasi Pasar LPG 3 Kg bersubsidi pada 1–3 Juli 2026.

Program tersebut dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir, mengatakan operasi pasar membantu memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah.

Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Disperindag Provinsi Sultra mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

LPG 3 Kg dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp20.000 per tabung.

Masyarakat wajib membawa fotokopi Kartu Keluarga sebagai syarat pembelian gas bersubsidi tersebut.

Setiap Kartu Keluarga hanya diperbolehkan membeli maksimal satu tabung LPG 3 Kg selama kegiatan berlangsung.

Andi Syahrir mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut sekaligus menggunakan LPG bersubsidi sesuai peruntukannya.

Selain operasi pasar LPG, Pemprov Sultra juga menggelar pasar murah bahan pokok di lokasi yang sama.

Komoditas yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, tepung, bawang, dan LPG 3 Kg.

Program ini diharapkan menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, serta meringankan pengeluaran rumah tangga masyarakat Sulawesi Tenggara.*

Pemprov Sultra Lelang 27 Kendaraan Dinas, Nilai Limit Rp267,9 Juta

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melelang 27 kendaraan dinas operasional melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kendari, Rabu (24/6/2026).

Lelang resmi dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Sultra, Muhammad Fadlansyah, di Lobby Utama Kantor Gubernur Sultra.

Fadlansyah mengapresiasi KPKNL Kendari, BPKAD Sultra, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan lelang secara terbuka serta akuntabel.

Menurutnya, lelang menjadi bagian penataan dan optimalisasi pengelolaan Barang Milik Daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menjelaskan kendaraan yang dilelang telah melewati masa manfaat dan tidak lagi optimal menunjang pelayanan pemerintahan.

Penghapusan aset melalui lelang dinilai menjadi langkah tepat untuk menjaga efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah.

Fadlansyah juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan aset yang masih digunakan.

Kepala KPKNL Kendari, Irfan Nugraha, mengatakan lelang mencakup 27 lot dengan nilai limit mencapai Rp267.937.000.

Rinciannya, terdapat 16 kendaraan roda dua dan 11 kendaraan roda empat dari berbagai OPD Pemprov Sultra.

Menurut Irfan, lelang dilakukan melalui platform digital resmi pemerintah sehingga dapat diikuti masyarakat dari seluruh Indonesia.

Ia mengingatkan peserta hanya menggunakan informasi resmi dan menghindari pembayaran kepada rekening pribadi untuk mencegah penipuan.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman hasil lelang serta penandatanganan berita acara antara KPKNL Kendari dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.*

Bupati Tanggamus dan JMSI Bahas Hilirisasi Pertanian serta Pelebaran Jalan

KENDARIKINI.COM – Bupati Tanggamus H. Saleh Asnawi menerima audiensi Pengurus JMSI Provinsi Lampung, Rabu, 24 Juni 2026.

Pertemuan membahas hilirisasi produk pertanian, pengembangan pariwisata, dan pelebaran Jalan Lintas Barat.

Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menyatakan dukungan terhadap program hilirisasi pertanian Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Menurutnya, potensi pertanian Tanggamus belum dikelola maksimal sehingga belum berdampak besar terhadap pendapatan daerah.

JMSI juga mendorong pelebaran Jalan Lintas Barat bersama pemerintah kabupaten sekitar.

Usulan itu dinilai penting mengurangi kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan di jalur tersebut.

Dalam audiensi, JMSI turut menyampaikan rencana pelantikan pengurus cabang Tanggamus dan HUT ke-7 JMSI.

Novriwan berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus mendukung penyelenggaraan Hari Pers Nasional 2027 di Lampung.

Bupati Saleh Asnawi berharap JMSI mendukung hilirisasi pertanian dan promosi potensi wisata Tanggamus.

Ia menyebut daerahnya memiliki komoditas unggulan seperti kopi, pisang, cengkeh, dan hasil tambang.

Bupati juga mengajak JMSI membantu menghadirkan investor untuk mengembangkan sektor pariwisata dan industri pengolahan.

Menurutnya, investasi baru diharapkan meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.*

Gubernur Sultra Kunjungi Jamaah Haji di Madinah, Pastikan Pelayanan Optimal

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka mengunjungi jamaah haji Sultra di Madinah, Arab Saudi.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan kualitas pelayanan jamaah selama menjalankan ibadah haji.

Gubernur mendatangi Hotel 117 Madinah, tempat menginap jamaah haji asal Sulawesi Tenggara.

Kedatangannya disambut Kepala Kemenag Kota Kendari sekaligus Pembimbing Ibadah Kloter 32 UPG, Sunardin.

Sunardin melaporkan seluruh rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah berlangsung lancar.

Ia menyebut pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan pendampingan ibadah berjalan dengan baik.

Andi Sumangerukka kemudian menyapa jamaah dan mengunjungi kamar-kamar untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

Gubernur juga berdialog langsung serta mendengarkan pengalaman jamaah selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Sunardin mengapresiasi perhatian Gubernur yang hadir langsung menemui jamaah asal Sulawesi Tenggara.

“Kami berterima kasih atas kepedulian Bapak Gubernur kepada jamaah haji Sulawesi Tenggara,” ujar Sunardin.

Sebanyak 2.078 jamaah haji Sultra tahun 2026 tergabung dalam Kloter 23, 32, 34, 35, 36, 38, dan 39.

Pemulangan jamaah berlangsung bertahap mulai 24 Juni hingga 2 Juli 2026 melalui Embarkasi Makassar.*

Satgas Pusat dan Polda Sultra Awasi Harga TBS Sawit di Konawe Selatan

KENDARIKINI.COM – Tim Gabungan Satgas Pusat Sapu Bersih Pelanggaran Harga bersama Polda Sultra mengawasi perusahaan kelapa sawit di Konawe Selatan.

Pengawasan berlangsung Selasa, 23 Juni 2026, dipimpin Sekretaris Satgas Pusat, BJP Hermawan, S.I.K., M.M.

Kegiatan menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian dan Kapolri terkait pengawasan harga Tandan Buah Segar (TBS).

Tim memastikan perusahaan mematuhi harga acuan TBS yang ditetapkan Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Perusahaan yang diperiksa meliputi PT Merbau Jaya Indah Raya, PT Karya Alam Perdana, dan PT Bintang Nusa Pertiwi.

Hermawan mengatakan pengawasan mencakup mekanisme pembelian, kemitraan, sortasi, serta dokumen operasional perusahaan.

“Prinsipnya, petani tidak boleh dirugikan dalam penetapan harga TBS,” tegas Hermawan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan ketiga perusahaan memiliki karakteristik usaha dan mekanisme operasional yang berbeda.

PT Merbau Jaya Indah Raya tercatat membeli TBS di atas harga acuan pemerintah berdasarkan evaluasi Mei hingga Juni 2026.

PT Karya Alam Perdana menetapkan harga pembelian TBS Rp3.060 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah daerah.

Sementara PT Bintang Nusa Pertiwi menjual hasil panennya kepada pabrik mitra tanpa menyerap TBS petani luar.

Satgas dan Polda Sultra akan mendalami legalitas usaha, transparansi kemitraan, serta kepatuhan perusahaan terhadap regulasi harga.

Pengawasan berkelanjutan diharapkan melindungi petani sekaligus menjaga iklim investasi perkebunan sawit tetap kondusif.*

Polresta Kendari Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Ketua RT Jadi Tersangka

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari mengungkap tiga kasus kriminal, meliputi dua pencurian kendaraan dan pembobolan konter BRI Link.

Pengungkapan dipimpin Kapolresta Kendari Kombes Pol. Edwin L. Sengka dalam konferensi pers, Kamis, 25 Juni 2026.

Kasus pertama menjerat SA atas dugaan pencurian Rp33 juta di konter BRI Link Rahandouna, Kecamatan Poasia.

Polisi menyebut tersangka memanfaatkan kelengahan korban saat beristirahat untuk mengambil uang dari laci konter.

SA diketahui residivis kasus pencurian dan mengaku telah beraksi lima kali di Kota Kendari.

“Motif tersangka untuk memenuhi kecanduan judi online,” kata Kombes Pol. Edwin L. Sengka.

Polisi menyita sepeda motor, jaket, flashdisk, serta rekaman CCTV sebagai barang bukti.

Kasus kedua mengungkap aksi curanmor di Kelurahan Lahundape dengan tersangka MI, seorang residivis.

Polisi menyebut MI diduga terlibat dalam 33 lokasi pencurian kendaraan bermotor di Kendari.

Barang bukti berupa satu motor korban dan empat motor trail Honda CRF turut diamankan.

Kasus ketiga melibatkan pencurian mobil Honda putih di Kelurahan Lepo-lepo dengan tersangka HG dan RZ.

Aksi HG terekam CCTV saat melompati pagar rumah korban sebelum membawa kabur mobil dan barang berharga.

RZ diketahui merupakan oknum Ketua RT yang masih aktif menjabat.

Hasil tes urine menunjukkan HG dan RZ positif mengonsumsi narkotika jenis sabu, menurut keterangan kepolisian.*

JMSI Kecam Hilangnya Akun Instagram Hendri Satrio, Soroti Kebebasan Berekspresi

KENDARIKINI.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengecam hilangnya akun Instagram pengamat politik Hendri Satrio.

Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menyebut peristiwa itu sebagai dugaan pembungkaman terhadap kebebasan menyampaikan pendapat.

Pernyataan tersebut disampaikan Teguh di Jakarta, Rabu, 25 Juni 2026.

Menurutnya, akun Instagram Hendri Satrio selama ini menjadi media penyebaran gagasan dan pandangan kepada publik.

Teguh menilai setiap warga berhak menyampaikan pendapat dalam ruang demokrasi tanpa intimidasi maupun pembungkaman.

Ia menyayangkan jika perbedaan pandangan justru dibalas dengan tindakan yang menghilangkan ruang berekspresi seseorang.

JMSI menyampaikan dua tuntutan atas peristiwa tersebut.

Pertama, meminta pihak yang diduga membajak atau menghilangkan akun segera mengembalikannya kepada pemilik.

Kedua, Teguh mengajak masyarakat lebih dewasa menyikapi perbedaan pendapat sebagai kekuatan demokrasi Indonesia.

Menurutnya, keberagaman pandangan merupakan modal penting untuk mendorong kemajuan bangsa.

Sebelumnya, akun Instagram @hendri.satrio dilaporkan hilang sejak beberapa pekan terakhir.

Beredar dugaan akun tersebut menghilang setelah Hendri Satrio mengunggah video berisi kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.*

Vale Latih 35 Operator Alat Berat Bersertifikat untuk Tenaga Kerja Lokal

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk menggelar Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat bagi 35 tenaga kerja lokal.

Peserta berasal dari wilayah pemberdayaan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Pembukaan pelatihan berlangsung di Hotel Duta Inn Sorowako, Rabu, 24 Juni 2026.

Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan intensif selama sebulan di Palopo Skill Centre.

Materi pelatihan berfokus pada pengoperasian Excavator dan Dump Truck sesuai kebutuhan industri pertambangan.

Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale, Yusri Yunus, mengatakan program memperkuat daya saing tenaga kerja lokal.

Menurutnya, pelatihan berbasis kompetensi membekali peserta dengan keterampilan teknis dan penerapan keselamatan kerja sesuai standar industri.

“Kami ingin meningkatkan kompetensi masyarakat agar lebih siap memasuki dunia kerja dan memenuhi kebutuhan industri,” ujar Yusri.

Peserta asal Wasuponda, Nur Fadilah, mengaku pelatihan membuka peluang karier lebih luas di kawasan pertambangan.

Program tersebut menjadi bagian pemberdayaan masyarakat PT Vale melalui pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia berkelanjutan.

Perusahaan berharap kolaborasi dengan lembaga pelatihan mampu meningkatkan kualitas tenaga kerja serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Luwu Timur.*

PT BKM Tanam 230 Pohon, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan di Konut

KENDARIKINI.COM – PT Bumi Konawe Minerina (BKM) menggelar penanaman pohon memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Kegiatan berlangsung Sabtu, 20 Juni 2026, di Disposal C Area Pit IUP PT BKM, Kabupaten Konawe Utara.

Aksi penghijauan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe Utara dan SMKN 1 Konawe Utara.

Sebanyak 230 bibit pohon ditanam dengan partisipasi sekitar 80 peserta dari berbagai unsur.

Kegiatan menjadi bagian komitmen perusahaan menerapkan kaidah pertambangan yang baik dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kepala Teknik Tambang PT BKM, Yovi Fajar Tindangen, menegaskan menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sepanjang hayat.

“Menjaga lingkungan bukan tugas satu hari, melainkan tanggung jawab seumur hidup. Setiap tindakan menentukan warisan alam bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pihak memulai langkah nyata menjaga lingkungan sejak sekarang demi keberlanjutan ekosistem.

PT BKM berharap kegiatan penghijauan tersebut terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian praktik pertambangan yang baik dan benar.*

Kejati Sultra Geledah Rumah Dirut PT BPS Terkait Korupsi PT AMIN

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi PT Alam Mitra Indah Nugraha (AMIN).

Fokus penyidikan saat ini mengarah pada pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi yang belum kembali.

Nilai aset yang masih diupayakan pemulihannya mencapai sekitar Rp175 miliar.

Pada Senin (23/6/2026), penyidik Pidana Khusus Kejati Sultra menggeledah rumah Direktur Utama PT Babarina Putra Sulung (BPS), H. Tasman.

Kepala Kejati Sultra, Sugeng Riyanta, mengatakan penggeledahan dilakukan sesuai kebutuhan penyidikan.

Menurutnya, seluruh tindakan penyidik bertujuan memperkuat pembuktian perkara dan mendukung upaya pemulihan aset.

Kuasa hukum H. Tasman, Jamal Aslan, membenarkan adanya penggeledahan di kediaman kliennya.

Ia menegaskan penggeledahan merupakan langkah hukum yang sah dan diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Menurut Jamal, tindakan tersebut dilakukan untuk mencari serta mengamankan alat bukti yang relevan.

Ia juga meminta publik tidak mengartikan penggeledahan sebagai bentuk penetapan kesalahan seseorang.

Pihaknya menghormati kewenangan Kejati Sultra dalam menjalankan proses penegakan hukum.

Jamal berharap penyidikan berlangsung profesional, objektif, dan tetap menjunjung perlindungan hak warga negara.

Ia turut mengajak masyarakat menghormati proses hukum serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Sebelumnya, Kejati Sultra telah memeriksa sejumlah saksi dalam perkara dugaan korupsi PT AMIN.

Salah satu saksi yang dimintai keterangan berasal dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sultra.*

Telkomsel-Erajaya Gelar Super Brand Day, Diskon hingga Rp1,9 Juta

KENDARIKINI.COM – Telkomsel bersama Erajaya meluncurkan program Super Brand Day di wilayah Sulawesi, Papua, dan Maluku.

Program berlangsung mulai 15 Juni hingga 16 Agustus 2026 dengan berbagai promo bundling perangkat dan layanan digital.

Kegiatan digelar serentak di 45 kota melalui 134 gerai Erajaya, termasuk Erafone, iBox, Xiaomi Store, dan Samsung by Erafone.

Sebanyak 55 Digipos Store turut mendukung layanan Quick Activation Kartu HALO bagi pelanggan.

General Manager Market Personalization and Territory Business Alignment Telkomsel Area Pamasuka, Godo Intan, mengatakan program ini menghadirkan bundling Halo+.

Menurutnya, pelanggan dapat menikmati pengalaman digital lebih lengkap dengan dukungan jaringan Telkomsel yang andal.

Program tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan dengan pelanggan serta mempercepat transformasi digital Indonesia Timur.

Super Brand Day menawarkan sejumlah promo menarik bagi pelanggan yang membeli perangkat di jaringan Erajaya.

Promo yang tersedia meliputi diskon paket Telkomsel hingga Rp1,9 juta dan cashback tambahan hingga Rp100 ribu.

Pelanggan juga memperoleh gratis langganan Netflix dan Spotify melalui paket Telkomsel Halo Optima.

Head of B2C Erajaya Digital Region 6, Karsono Lii, mengatakan kolaborasi ini memperluas akses layanan digital masyarakat.

Ia menyebut setiap pembelian smartphone di gerai Erajaya dapat langsung terhubung dengan layanan Telkomsel.

Melalui program ini, Telkomsel dan Erajaya memperkuat komitmen menghadirkan ekosistem digital terintegrasi bagi masyarakat.

Selain keuntungan finansial, pelanggan juga mendapatkan akses layanan digital untuk mendukung produktivitas dan gaya hidup modern.*

KAI Sultra Buka PKPA dan UKDPA Angkatan X 2026

KENDARIKINI.COM – Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulawesi Tenggara membuka pendaftaran PKPA dan UKDPA Angkatan X Tahun 2026.

Program tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Lakidende sebagai bagian peningkatan kualitas profesi advokat.

Pendaftaran dibuka mulai 22 Juni hingga 11 Juli 2026 bagi lulusan Sarjana Hukum (S1).

PKPA merupakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat, sedangkan UKDPA adalah Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat.

Kegiatan ini menjadi tahapan wajib bagi calon advokat sebelum menjalani proses pengangkatan profesi.

Panitia menetapkan biaya PKPA sebesar Rp5 juta dan biaya UKDPA Rp2,5 juta.

Pembayaran dilakukan melalui rekening resmi DPP KAI Sultra yang telah ditentukan panitia.

Peserta diwajibkan mengisi formulir pendaftaran serta melengkapi dokumen administrasi.

Persyaratan meliputi fotokopi ijazah atau surat keterangan lulus yang telah dilegalisasi.

Selain itu, peserta wajib melampirkan fotokopi KTP dan pas foto ukuran 3×4 serta 4×6.

Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia yang telah ditunjuk.

KAI Sultra berharap program ini melahirkan advokat profesional, berintegritas, dan memahami kode etik profesi.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan hukum di Sulawesi Tenggara.*

Penolakan Libur MBG Disorot, Sekber Minta Evaluasi Diperkuat

KENDARIKINI.COM – Penolakan penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat libur sekolah menuai sorotan.

Keberatan disampaikan Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) karena berdampak pada operasional dapur MBG.

Pengusaha dapur mengaku kesulitan memenuhi kewajiban keuangan, termasuk pembayaran cicilan modal usaha.

Mereka juga menyoroti nasib relawan dapur yang kehilangan insentif harian selama program diliburkan.

Komisioner Sekber Media Siber Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, menilai pelaksanaan MBG saat ini perlu evaluasi menyeluruh.

Menurutnya, penghentian sementara dilakukan untuk pembenahan sistem dan peningkatan kualitas pelaksanaan program.

“Kondisi MBG sedang membutuhkan evaluasi dan perbaikan di berbagai sektor,” ujar Novriwan, Senin (22/6/2026).

Ia menilai seluruh pihak seharusnya mendukung proses pembenahan demi keberlanjutan program nasional tersebut.

Novriwan juga menyoroti keberadaan organisasi pengusaha dapur MBG yang baru terbentuk di Lampung.

Selain itu, ia mempertanyakan dinamika kepengurusan Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur MBG Indonesia (APPMBGI) Lampung.

Sementara itu, Komisioner Sekber lainnya, Donny Irawan, mendukung pengawasan ketat terhadap pelaksanaan MBG.

Ia mengapresiasi komitmen Kejaksaan Tinggi Lampung yang akan menindak pelaksana program yang melanggar aturan.

“Pengawasan ketat diperlukan agar program berjalan transparan dan tepat sasaran,” katanya.

Komisioner Sekber, Hendri Std, menilai MBG harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengarahkan pengusaha dapur untuk memperkuat ekosistem ekonomi desa.

Program MBG diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*

JMSI Gelar Mahkamah Intelektual Bedah Buku Adhie Massardi

KENDARIKINI.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menggelar Mahkamah Intelektual di Hall Dewan Pers, Senin (22/6/2026).

Forum tersebut membedah buku Peradaban Not Just Civilization karya Adhie M. Massardi.

Kegiatan dibuka Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, dan dimoderatori wartawan senior Hersubeno Arief.

Tiga tokoh hadir sebagai pembahas, yakni Komaruddin Hidayat, Yudi Latif, dan Mohammad Sobari.

Sejumlah tokoh nasional turut menghadiri forum, termasuk Gatot Nurmantyo, Said Didu, Siti Zuhro, dan Rudiantara.

Dalam pemaparannya, Adhie menjelaskan buku tersebut lahir dari refleksi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan fondasi peradaban untuk melahirkan generasi dan pemimpin berkarakter unggul.

“Saya menulis tentang peradaban sebagai dasar membangun manusia emas Indonesia,” kata Adhie.

Ia mengungkapkan gagasan buku bermula dari diskusi mengenai substansi Indonesia Emas 2045.

Adhie menilai bangsa perlu membangun budaya yang menghormati hak warga negara dan kebebasan berpendapat.

Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan kebangsaan.

Selain itu, Adhie menyinggung perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia.

Adhie menegaskan seluruh produk kebudayaan dan peradaban seharusnya berpihak pada kemajuan manusia.

Dalam forum tersebut, ia mengusulkan Mahkamah Intelektual sebagai ruang terbuka memperdebatkan gagasan.

Menurutnya, setiap ide strategis perlu diuji melalui diskusi publik sebelum menjadi kebijakan.

Forum ini diharapkan menjadi wadah pertukaran pemikiran dalam membangun peradaban Indonesia menuju 2045.*

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Bahas Media Berkualitas

KENDARIKINI.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus JMSI Jatim di Kantor Gubernur, Senin (22/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan media siber berkualitas serta peningkatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Khofifah didampingi sejumlah pejabat Pemprov Jatim, termasuk perwakilan Dinas Kominfo dan Biro Adpim.

Sementara JMSI Jatim dipimpin Ketua Syaiful Anam bersama pengurus, dewan pembina, dan dewan pakar.

Syaiful Anam mengatakan audiensi bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkenalkan program kerja organisasi.

Menurutnya, JMSI Jatim terus mendorong penguatan manajemen perusahaan media anggota secara profesional.

Selain program internal, JMSI juga menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi dan lembaga di Jawa Timur.

Beberapa program yang telah dilakukan meliputi FGD cek fakta, literasi digital, dan pendampingan UMKM.

JMSI Jatim juga pernah menggelar diskusi bersama RSJ Menur terkait kesehatan mental pekerja media.

“Kami ingin media siber berkualitas semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Syaiful Anam.

Gubernur Khofifah menyambut baik berbagai program yang dijalankan JMSI Jatim selama ini.

Ia menilai sinergi antara pemerintah dan media penting untuk mendukung pembangunan daerah.

Khofifah juga mendorong penguatan kolaborasi JMSI di berbagai daerah, tidak hanya terpusat di Surabaya.

Menurutnya, media profesional harus dikelola secara sehat agar menghasilkan informasi akurat dan edukatif.

Pada kesempatan itu, JMSI Jatim menyerahkan JMSI Jatim Award 2026 kepada Gubernur Khofifah.

Penghargaan diberikan pada kategori Keterbukaan Media Berkualitas atas dukungan terhadap perkembangan media profesional.*

JMSI Sumbar Perkuat Sinergi dengan Komisi I DPRD

KENDARIKINI.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan Komisi I DPRD Sumbar.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Khusus I DPRD Sumbar menjelang pelantikan pengurus JMSI pada Agustus 2026.

Pertemuan dihadiri Ketua Komisi I DPRD Sumbar Sawal, pengurus JMSI, penasihat, dan dewan pakar.

Agenda diawali pembukaan oleh Ketua Komisi I DPRD Sumbar, kemudian dilanjutkan rapat pleno pengurus JMSI.

Dalam pertemuan itu, Sawal menyatakan dukungan terhadap kegiatan perusahaan pers dan wartawan di Sumatera Barat.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.

“Kami mendukung kegiatan media, perusahaan pers, dan wartawan. Jika perlu disinergikan dengan Kominfo,” ujarnya.

Sawal menegaskan berbagai kegiatan positif insan pers layak mendapat dukungan demi kemajuan daerah.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan media terus terjalin secara produktif.

Ketua JMSI Sumbar, Aguswanto, didampingi Sekretaris Almudazir, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD Sumbar.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi JMSI dalam menjalankan program organisasi ke depan.

“Kami berterima kasih atas dukungan Komisi I DPRD Sumbar terhadap JMSI,” kata Aguswanto.

Ia optimistis sinergi yang terbangun dapat memperkuat persiapan pelantikan dan kegiatan rutin organisasi.

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB itu berjalan lancar dan menghasilkan sejumlah kesepahaman bersama.*

Polisi Temukan Alat Hisap Sabu di Rumah Kosong Baruga

KENDARIKINI.cOM – Tim Patroli Samapta Polresta Kendari menemukan alat hisap sabu di sebuah rumah kosong di Kecamatan Baruga.

Temuan tersebut diperoleh saat petugas menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas remaja yang berkumpul di lokasi.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan adanya penanganan laporan tersebut.

Lokasi yang dimaksud berada di depan RS Aliya 3, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Petugas Samapta II bersama anggota langsung mendatangi tempat kejadian setelah menerima informasi warga.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan sejumlah remaja sedang berkumpul di dalam area rumah kosong.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap para remaja yang berada di lokasi tersebut.

Selain itu, polisi melakukan pengecekan menyeluruh di dalam bangunan rumah kosong tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan alat yang diduga digunakan sebagai alat hisap sabu.

Meski demikian, polisi tidak menyebut adanya penemuan narkotika maupun pelaku yang diamankan.

Setelah pemeriksaan, petugas mengamankan lokasi dan memberikan imbauan kepada remaja agar tidak berkumpul di tempat itu.

Seluruh rangkaian kegiatan kemudian dilaporkan kepada pimpinan untuk tindak lanjut lebih lanjut.

Hingga laporan dibuat, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.*

Toilet Bandara Haluoleo Kendari Dikeluhkan Bau dan Jorok

KENDARIKINI.COM – Sejumlah penumpang mengeluhkan kondisi toilet di area luar Bandara Haluoleo Kendari yang dinilai tidak terawat.

Keluhan mencakup bau menyengat, kondisi kotor, hingga ditemukannya kotoran manusia yang belum disiram.

Salah seorang penumpang mengaku aroma pesing sudah tercium sebelum memasuki ruangan toilet.

“Begitu mendekati pintu toilet, bau kencing dan kotoran sudah tercium,” ujarnya kepada media.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna fasilitas bandara.

Penumpang berharap pengelola meningkatkan pengawasan terhadap kebersihan fasilitas umum di kawasan bandara.

Keluhan serupa juga diakui seorang petugas bandara saat dimintai keterangan oleh awak media.

Petugas tersebut menyebut persoalan kebersihan toilet telah beberapa kali menjadi perhatian internal.

Menurutnya, petugas kebersihan telah berulang kali diingatkan agar menjaga kondisi toilet tetap bersih.

“Memang sering dikeluhkan. Toilet merupakan bagian dari wajah pelayanan bandara,” kata petugas tersebut.

Ia menilai kebersihan fasilitas umum harus menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan kenyamanan penumpang.

Selain kenyamanan, kondisi toilet juga berhubungan dengan aspek kesehatan dan citra pelayanan bandara.

Penumpang meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem kebersihan, termasuk jadwal pembersihan dan pengawasan petugas.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola Bandara Haluoleo Kendari.

Kendarikini.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak bandara terkait keluhan tersebut.*

Wali Kota Kendari Buka Expo UMKM 2026, Dorong Ekonomi Lokal

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, resmi membuka Expo dan Bazar UMKM 2026, Senin (22/6/2026).

Kegiatan berlangsung di Pelataran Kantor UPTD PLUT UMKM Kota Kendari, kawasan Kolam Retensi Boulevard Lepo-Lepo.

Expo dan bazar digelar selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional Tahun 2026.

Pemerintah Kota Kendari menjadikan kegiatan ini sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, expo menjadi wadah promosi berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Dalam sambutannya, Siska Karina Imran menegaskan pentingnya peran UMKM dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Kesempatan masyarakat meningkatkan kesejahteraan juga menjadi indikator keberhasilan pembangunan.

“UMKM memegang peran strategis sebagai simbol kemandirian ekonomi dan penggerak ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Wali Kota menyebut setiap produk yang dipamerkan memiliki cerita perjuangan para pengusaha UMKM.

Karena itu, Pemerintah Kota Kendari memberikan apresiasi kepada para pengusaha yang terus bertahan dan berkembang.

Pada kesempatan tersebut, Siska juga menjelaskan penggunaan istilah “pengusaha UMKM”.

Istilah tersebut digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pemilik usaha.

Langkah itu mengikuti arahan Menteri UMKM agar tidak lagi memakai istilah “pelaku UMKM”.

Expo dan Bazar UMKM 2026 diharapkan mampu memperluas pasar serta meningkatkan daya saing produk lokal Kendari.*

DPRD Kendari Bahas APBD 2025, Realisasi Pendapatan Daerah Capai Rp1,57 Triliun

KENDARIKINI.COM – DPRD Kota Kendari mulai membahas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (22/6/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Kendari dan dipimpin Ketua DPRD, La Ode Muhammad Inarto.

Hadir dalam rapat tersebut Sekda Kota Kendari Amir Hasan, anggota Banggar DPRD, kepala OPD, dan camat se-Kota Kendari.

Pembahasan ini menjadi bagian evaluasi kinerja keuangan daerah serta pelaksanaan APBD sepanjang 2025.

Sekda Amir Hasan mengungkapkan realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,57 triliun atau 92,26 persen dari target Rp1,71 triliun.

Pendapatan tersebut berasal dari PAD, transfer pemerintah pusat, dan sumber pendapatan daerah lainnya yang sah.

“Realisasi pendapatan daerah sebesar Rp1,57 triliun atau 92,26 persen dari target,” ujar Amir Hasan.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp1,49 triliun atau 89,43 persen dari target Rp1,67 triliun.

Belanja daerah mencakup belanja operasi, belanja modal, dan belanja tidak terduga.

Pemkot juga mencatat realisasi pembiayaan neto minus Rp38,39 miliar atau hampir 100 persen dari target.

Dalam rapat tersebut, posisi utang Pemerintah Kota Kendari turut menjadi perhatian DPRD.

Hingga 31 Desember 2025, total kewajiban Pemkot Kendari tercatat sebesar Rp510,6 miliar.

Utang jangka pendek mencapai Rp242,49 miliar, meliputi utang pegawai, jasa, dan pihak ketiga.

Sedangkan utang jangka panjang sebesar Rp268,10 miliar berasal dari pinjaman Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Amir Hasan menyebut Pemkot terus menyelesaikan kewajiban keuangan tersebut secara bertahap.

Hingga Juni 2026, pemerintah telah melunasi utang sebesar Rp106,61 miliar.

Pembahasan Raperda APBD 2025 akan berlanjut bersama OPD sebelum DPRD memberikan persetujuan akhir.*

Wali Kota Kendari Lepas Kafilah MTQ dan Salurkan Hibah

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, melepas Kafilah MTQ Kota Kendari menuju MTQ XXXI Sultra di Konawe.

Kegiatan berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Senin (22/6/2026).

Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis dana hibah kepada rumah ibadah dan organisasi keagamaan.

Siska mengatakan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi sarana membina generasi Qurani.

Menurutnya, MTQ berperan memperkuat nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat Kota Kendari.

Wali Kota mengapresiasi LPTQ, pelatih, official, dan seluruh pihak yang mempersiapkan kafilah.

Ia meminta peserta menjaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti perlombaan.

“Berkompetisilah dengan kemampuan terbaik dan tetap bertawakal kepada Allah SWT,” ujar Siska.

Kepada para peserta, ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik Kota Kendari di ajang provinsi.

Terkait hibah, Siska menyebut bantuan tersebut bentuk dukungan pemerintah terhadap kehidupan keagamaan yang harmonis.

Ia mengungkapkan stabilitas Pendapatan Asli Daerah memungkinkan program keagamaan tetap berjalan berkelanjutan.

Menurutnya, dana hibah berasal dari masyarakat dan dikembalikan untuk kemaslahatan umat.

Siska berharap bantuan dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel oleh para penerima.

Ia juga berharap MTQ menjadi momentum meningkatkan literasi Al-Qur’an dan karakter religius masyarakat.

Kegiatan dihadiri Forkopimda, Sekda Kendari, Kemenag, Baznas, MUI, pimpinan organisasi keagamaan, dan tokoh masyarakat.*

TPID Kendari Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Rakor Nasional

KENDARIKINI.COM – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi secara virtual, Senin (22/6/2026).

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Kendari dan diikuti jajaran TPID Kota Kendari.

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, bersama pemerintah daerah se-Indonesia.

Agenda tersebut membahas perkembangan inflasi nasional dan daerah serta langkah pengendalian yang perlu diperkuat.

Tomsi Tohir menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Pemerintah daerah diminta aktif memantau komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga.

Selain itu, daerah juga harus memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga.

Dalam rakor, berbagai strategi pengendalian inflasi daerah dibahas secara komprehensif.

Pemerintah daerah didorong mengoptimalkan program intervensi yang berdampak langsung terhadap stabilitas harga pasar.

TPID Kota Kendari menyatakan komitmennya mendukung kebijakan pengendalian inflasi melalui langkah strategis.

Upaya tersebut meliputi pemantauan harga pasar, operasi pasar murah, dan penguatan koordinasi lintas sektor.

Keikutsertaan TPID Kendari menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat.

Langkah itu juga dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga menjelang momentum yang memengaruhi inflasi daerah.

Pemerintah berharap koordinasi yang berkelanjutan mampu menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.*

Pemkot Kendari Apresiasi Wisuda Santri MA’HAD Umar Bin Khattab

KENDARIKINI.COM – Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, membuka Wisuda Santri Angkatan 2023/2024 MA’HAD Umar Bin Khattab Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Hotel Zahra Syariah Kendari, Senin (22/6/2026), dihadiri santri, orang tua, dan tenaga pendidik.

Dalam sambutannya, Nismawati mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka.

Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua serta dedikasi ustaz dan ustazah selama proses pembelajaran berlangsung.

Menurutnya, pendidikan keagamaan berperan penting membentuk generasi berakhlak, berkarakter, dan memiliki pemahaman agama yang kuat.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi bekal menghadapi tantangan kehidupan dan perkembangan zaman.

Nismawati berharap lulusan MA’HAD Umar Bin Khattab terus mengembangkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

Para santri juga diharapkan menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Selain itu, lulusan didorong berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui nilai keislaman yang moderat dan toleran.

Pemerintah Kota Kendari, lanjutnya, terus mendukung penguatan pendidikan keagamaan untuk mencetak SDM unggul dan berintegritas.

Prosesi wisuda ditutup dengan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi dan sesi foto bersama.

Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan santri sekaligus menandai langkah baru menuju jenjang berikutnya.*

Sekda Kendari Perintahkan Penertiban Bangunan Liar dan Disiplinkan ASN

KENDARIKINI.COM – Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, memimpin Apel Gabungan ASN di Balai Kota Kendari, Senin (22/6/2026).

Dalam arahannya, Sekda menekankan pengawasan tata ruang, disiplin aparatur, serta penataan administrasi pemerintahan.

Amir meminta camat, lurah, Dinas Penataan Ruang, dan Satpol PP meningkatkan pengawasan lapangan terhadap bangunan liar.

Menurutnya, penyalahgunaan trotoar dan jalur drainase harus dicegah melalui langkah preventif dan penegakan aturan.

“Lurah memiliki tanggung jawab mengawasi penataan ruang. Instansi teknis harus aktif turun ke lapangan,” tegasnya.

Ia menegaskan penertiban wajib mengacu pada Perda dan SOP yang berlaku, bukan berdasarkan kepentingan tertentu.

Proses penegakan dilakukan secara humanis melalui tahapan surat peringatan sebelum pembongkaran dilakukan.

Sekda juga mengingatkan seluruh OPD mematuhi mekanisme tata naskah dan koordinasi kedinasan.

Setiap undangan atau Surat Keputusan lintas sektor wajib diverifikasi Bagian Hukum sebelum ditandatangani pimpinan daerah.

Menurutnya, penempatan staf kompeten dalam verifikasi administrasi penting untuk mencegah kesalahan birokrasi.

Amir turut meminta BKPSDM dan Inspektorat meningkatkan pengawasan disiplin ASN di lingkungan Pemkot Kendari.

Proses penjatuhan sanksi terhadap ASN yang terbukti melakukan pelanggaran berat juga diminta dipercepat.

Menutup arahannya, Sekda menginstruksikan seluruh pejabat struktural mendukung partisipasi Kota Kendari pada Pawai Ta’aruf MTQ Sultra di Konawe.*

Kwarcab Kendari Matangkan Persiapan Kontingen Jambore Nasional 2026

KENDARIKINI.COM – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kendari menggelar rapat koordinasi persiapan Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Samaturu Balai Kota Kendari, Sabtu (20/6/2026).

Rapat dihadiri pengurus Kwarcab, andalan cabang, kepala sekolah, serta orang tua calon peserta kontingen.

Forum tersebut membahas kesiapan teknis dan administrasi menjelang keberangkatan kontingen Kota Kendari ke Jakarta.

Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus 2026 dan diikuti peserta dari seluruh Indonesia.

Ketua Kwarcab Kota Kendari, Amir Hasan, mengatakan keberhasilan kontingen membutuhkan dukungan seluruh pihak.

Menurutnya, Jambore Nasional menjadi wadah pengembangan karakter, wawasan, dan persaudaraan antaranggota Pramuka.

“Diperlukan sinergi bersama agar kontingen Kota Kendari dapat tampil maksimal dan membawa prestasi,” ujarnya.

Rapat juga membahas kesiapan peserta, kebutuhan perlengkapan, jadwal kegiatan, mekanisme keberangkatan, dan anggaran.

Amir Hasan berharap peserta menjaga nama baik daerah dengan menjunjung nilai disiplin dan tanggung jawab.

Selain itu, peserta diharapkan mengedepankan kemandirian serta semangat kebersamaan selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.

Kwarcab Kota Kendari optimistis seluruh persiapan berjalan optimal dengan dukungan sekolah dan orang tua peserta.

Kontingen Kota Kendari diharapkan mampu berpartisipasi secara maksimal dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.*

Video Keributan di PT IPIP Kolaka Viral, Sejumlah Orang Bawa Sajam

KENDARIKINI.COM – Video keributan yang diduga terjadi di area PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) viral di media sosial.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan PT IPIP, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Dalam rekaman yang beredar, puluhan orang terlihat berkumpul dan terlibat ketegangan di lokasi tambang.

Sejumlah orang dalam video tampak membawa senjata tajam. Situasi sempat memanas dan nyaris berujung bentrokan.

Belum diketahui secara pasti penyebab keributan maupun pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kronologi lengkap peristiwa yang terekam dalam video viral itu.

Kapolres Kolaka AKBP Yudha W. Nugraha dikonfirmasi media ini pada Senin (22/6/2026), namun belum memberikan tanggapan.

Kendarikini.com masih berupaya menghimpun informasi dari kepolisian, pihak PT IPIP, dan pihak terkait lainnya.

Informasi lanjutan akan disampaikan setelah diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang.*

RKAB Mandek, Ratusan Pekerja Tambang Galian C Menganggur

KENDARIKINI.COM – Ratusan pekerja tambang galian C di Konawe Selatan terpaksa menganggur akibat terhentinya aktivitas perusahaan.

Kondisi tersebut diduga dipicu lambannya proses persetujuan RKAB dan kuota penjualan di Dinas ESDM Sultra.

Lembaga Pemerhati Pembangunan dan Anti Korupsi (LPPK) Sultra meminta pemerintah segera menyelesaikan hambatan administrasi tersebut.

Ketua LPPK Sultra, Karmin, SH, mengatakan persoalan itu telah berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat lingkar tambang.

Menurutnya, banyak warga kehilangan sumber penghasilan setelah aktivitas perusahaan berhenti beroperasi.

“Ini bukan persoalan biasa. Dampaknya sudah dirasakan masyarakat yang bergantung pada sektor pertambangan,” kata Karmin, Sabtu (13/6/2026).

Ia menjelaskan sejumlah perusahaan telah mengajukan kuota penjualan dan perpanjangan izin kepada Dinas ESDM Sultra.

Namun hingga kini, pengajuan tersebut disebut belum mendapatkan kepastian maupun tindak lanjut yang jelas.

Karmin menilai perusahaan telah memenuhi berbagai persyaratan administrasi yang dibutuhkan pemerintah.

“Permohonan sudah diajukan dan syarat administrasi telah dipenuhi. Karena itu, prosesnya harus segera dituntaskan,” ujarnya.

Akibat terhambatnya persetujuan, sejumlah perusahaan disebut merumahkan ratusan pekerja karena tidak adanya aktivitas produksi.

LPPK Sultra mengingatkan kondisi tersebut berpotensi memperbesar dampak sosial dan ekonomi masyarakat.

Karena itu, pihaknya meminta Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, turun tangan mencarikan solusi.

“Pemprov harus hadir memberikan kepastian agar roda ekonomi masyarakat kembali bergerak,” tegas Karmin.

LPPK Sultra juga mendesak Dinas ESDM segera memberikan kepastian terkait RKAB dan kuota penjualan perusahaan.*

AMAN Sultra Desak ESDM Tolak Perpanjangan RKAB PT Tiran

KENDARIKINI.COM – Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sulawesi Tenggara menyoroti aspek keselamatan kerja dan komitmen pembangunan smelter PT Tiran Indonesia.

Organisasi tersebut menilai persoalan kecelakaan kerja di sektor pertambangan harus menjadi perhatian serius pemerintah dan perusahaan.

Kabid Advokasi dan Pergerakan AMAN Sultra, Ikram, mengatakan keselamatan pekerja merupakan kewajiban yang harus dipenuhi setiap perusahaan tambang.

Menurutnya, perusahaan tidak boleh hanya berorientasi pada target produksi tanpa memperhatikan perlindungan tenaga kerja.

“Keselamatan pekerja adalah hal utama. Jangan sampai aspek perlindungan pekerja dan lingkungan diabaikan,” tegas Ikram.

Selain itu, AMAN Sultra mempertanyakan realisasi pembangunan smelter yang menjadi bagian dari komitmen hilirisasi perusahaan.

Ikram menilai pembangunan fasilitas pengolahan mineral merupakan indikator kepatuhan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah.

Karena itu, AMAN Sultra meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap PT Tiran Indonesia.

Menurutnya, evaluasi harus mencakup kepatuhan regulasi, komitmen hilirisasi, serta penerapan standar keselamatan kerja.

“Kementerian ESDM harus melakukan evaluasi menyeluruh sebelum mempertimbangkan perpanjangan RKAB,” ujarnya.

AMAN Sultra mendesak Kementerian ESDM mengevaluasi aktivitas pertambangan PT Tiran Indonesia terkait aspek keselamatan kerja dan kepatuhan perusahaan.

Mereka juga meminta pemerintah menolak perpanjangan RKAB apabila perusahaan dinilai belum memenuhi kewajiban pembangunan smelter.

Selain itu, pengawasan terhadap seluruh aktivitas pertambangan diminta diperketat agar sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ikram menegaskan AMAN Sultra akan terus mengawal persoalan tersebut demi keselamatan pekerja, perlindungan lingkungan, dan kepentingan masyarakat.*

IMALAK Sultra Bantah Klarifikasi PT GMS Soal Dugaan Pencemaran

KENDARIKINI.COM – Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus Sulawesi Tenggara (IMALAK Sultra) membantah klarifikasi pihak yang mengatasnamakan orang kepercayaan PT Gerbang Mitra Sejahtera (GMS).

Klarifikasi tersebut menyebut video sungai keruh yang beredar merupakan video lama di Desa Sangi-Sangi, Kecamatan Laonti.

Ketua IMALAK Sultra, La Ode Muhammad Zulyarson, menegaskan pernyataan itu tidak menjawab substansi tuntutan organisasinya.

Menurutnya, fokus IMALAK Sultra adalah dugaan pencemaran lingkungan di Desa Ulu Sawa, Kecamatan Laonti, Konawe Selatan.

“Kami menilai klarifikasi itu justru mengalihkan fokus persoalan yang sedang kami soroti,” ujar Zulyarson, Minggu (22/6).

Ia menegaskan perusahaan seharusnya menjelaskan kondisi lingkungan di Desa Ulu Sawa, bukan lokasi berbeda.

Berdasarkan informasi masyarakat, air sungai yang keruh diduga mengalir hingga wilayah pesisir dan laut sekitar.

Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap ekosistem pesisir dan aktivitas masyarakat yang bergantung pada perairan.

IMALAK Sultra menilai polemik video lama atau baru tidak boleh mengaburkan dugaan pencemaran lingkungan.

“Kami menuntut pemeriksaan lapangan terbuka dan independen di Desa Ulu Sawa,” tegasnya.

Organisasi itu mendesak pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup, dan aparat penegak hukum segera melakukan investigasi.

Mereka juga meminta pengujian kualitas air untuk memastikan kondisi lingkungan yang sebenarnya.

IMALAK Sultra menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga hasil investigasi resmi diumumkan kepada publik.

Masyarakat juga diajak mengedepankan data, fakta, dan hasil pemeriksaan ilmiah dalam menyikapi isu lingkungan.*

AMAN Sultra Diduga Alami Serangan Siber Usai Soroti Sejumlah Kasus

KENDARIKINI.COM – Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sulawesi Tenggara mengaku mengalami dugaan serangan siber terhadap pengurusnya.

Dugaan serangan itu muncul setelah AMAN Sultra aktif mengkritisi berbagai persoalan publik di Sulawesi Tenggara.

Organisasi mahasiswa tersebut menilai tindakan itu sebagai bentuk intimidasi terhadap kebebasan berpendapat di ruang digital.

Kabid Advokasi dan Pergerakan AMAN Sultra, Ikram, mengatakan kritik merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab mengawal kebijakan pemerintah dan berbagai persoalan masyarakat.

“Kami menyayangkan dugaan intimidasi melalui ruang digital. Kritik dan penyampaian aspirasi adalah bagian dari demokrasi,” kata Ikram.

Ia menyebut dugaan serangan terjadi setelah AMAN Sultra menyoroti isu penegakan hukum, pertambangan, dan kebijakan publik.

Sementara itu, Ketua AMAN Sultra menegaskan organisasinya tidak akan mundur menjalankan fungsi kontrol sosial.

Pihaknya meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan serangan siber tersebut jika ditemukan unsur pelanggaran hukum.

“Kami meminta persoalan ini ditangani serius. Ruang digital harus menjadi tempat demokrasi berkembang,” tegasnya.

Ketua AMAN Sultra juga mengimbau seluruh kader tetap menjaga sikap dan menempuh jalur hukum bila dirugikan.

Menurutnya, perjuangan menyuarakan kepentingan masyarakat akan terus dilakukan sesuai aturan dan prinsip demokrasi.

“Gerakan mahasiswa tidak akan berhenti karena tekanan. Kami tetap mengawal setiap persoalan yang menyangkut kepentingan publik,” tutupnya.*

ICF Sultra Raih Emas dan Tiga Perak di Kejurnas

KENDARIKINI.COM – Indonesia Cycling Federation (ICF) Sulawesi Tenggara menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Balap Sepeda di Pangandaran.

Meski berangkat dengan biaya mandiri, kontingen Sultra berhasil membawa pulang satu medali emas dan tiga medali perak.

Atlet putri Michyko menjadi penyumbang medali emas pada nomor Individual Road Race (IRR) Women Junior B.

Michyko juga meraih medali perak pada nomor Individual Time Trial (ITT) Women Junior B.

Sementara itu, Mutiah menyumbangkan dua medali perak dari nomor IRR Women Youth B dan ITT Women Youth B.

Selama kejuaraan, atlet didampingi Ketua ICF Sultra Muh Miradz bersama jajaran pengurus dan orang tua atlet.

Ketua ICF Sultra, Muh Miradz, mengapresiasi perjuangan atlet yang mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai provinsi.

“Prestasi ini hasil kerja keras atlet, pelatih, pengurus, dan dukungan luar biasa dari orang tua,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut membuktikan balap sepeda Sultra memiliki potensi besar berkembang di tingkat nasional.

Ia menegaskan, perolehan medali menjadi langkah awal menuju persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Muh Miradz berharap Pemerintah Provinsi Sultra dan KONI Sultra memberikan dukungan lebih serius terhadap pembinaan atlet.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk peningkatan fasilitas latihan, peralatan, dan kesempatan mengikuti kejuaraan nasional.

“Dengan dukungan memadai, kami optimistis melahirkan lebih banyak atlet berprestasi untuk Sulawesi Tenggara,” katanya.

Keberhasilan di Pangandaran diharapkan menjadi momentum kebangkitan balap sepeda Sultra dan inspirasi bagi generasi muda.*

Wartawan Diduga Diintimidasi Terkait Pemberitaan Tambang PT GMS

KENDARIKINI.COM – Dugaan intimidasi terhadap wartawan kembali mencuat di Sulawesi Tenggara.

Seorang jurnalis media online SIMPULINDONESIA.COM diduga mendapat tekanan saat meliput aktivitas PT Gerbang Mitra Sejahtera (GMS).

Perusahaan tambang tersebut beroperasi di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.

Dugaan intimidasi muncul setelah beredarnya pesan WhatsApp dari pria bernama Pongki.

Pesan itu diduga ditujukan kepada wartawan yang tengah menyiapkan laporan terkait aktivitas pertambangan PT GMS.

Dalam pesan yang beredar, Pongki menuliskan kalimat bernada ancaman.

“Tapi awas ko buat berita yang tidak betul/bukan fakta saya cari ko gondrong,” tulisnya.

Pesan tersebut memicu kekhawatiran mengenai keselamatan jurnalis dan kebebasan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Sumber yang dihimpun menyebut dugaan intimidasi berkaitan dengan pemberitaan mengenai indikasi pencemaran lingkungan di wilayah operasional PT GMS.

Isu pencemaran tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian sejumlah aktivis lingkungan dan mahasiswa di Sulawesi Tenggara.

Sejumlah pihak menilai tindakan intimidasi terhadap wartawan dapat mengganggu prinsip keterbukaan informasi publik.

Pengamat hukum yang enggan disebutkan namanya menyatakan ancaman terhadap jurnalis berpotensi melanggar hukum.

Menurutnya, kerja pers dilindungi undang-undang dan tidak boleh dihambat dengan tekanan maupun intimidasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari PT GMS terkait dugaan intimidasi maupun isu pencemaran lingkungan.

Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum menelusuri dugaan intimidasi tersebut secara objektif.*

OPINI: Mencekik di Kasipute, Mati di Senayan, Catatan Reformasi Polri

Oleh: Muh. Endang S.A.

Seperti habis janjian, ulah Kapolres Bombana AKBP Eko Soetomo yang “diduga” mencekik “jenderal lapangan” demonstrasi menuntut perbaikan infrastruktur jalan di Kota Kasipute, Kabupaten Bombana, terjadi bertepatan dengan pengesahan revisi UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI oleh Komisi III DPR RI.

Tindakan itu memercik kritik luas dari masyarakat Sultra. Dua pemimpin mahasiswa perempuan, Presiden Mahasiswa Universitas Halu Oleo Fitriyah Nur Ainun Natiq dan Presiden Mahasiswa IAIN Kendari Risdawati, menyampaikan sikap tegas: “Copot segera Kapolres Bombana dari jabatannya, sebelum tindakan arogan ini menciderai wibawa institusi yang seharusnya melindungi masyarakat.”

Apa sebenarnya tujuan keberadaan polisi? Pertanyaan fundamental Jerome Skolnick 40 tahun silam kembali menggema, menyusul rentetan insiden kekerasan yang melibatkan polisi dengan polisi, polisi dengan rakyat, dan polisi dengan aparat negara lain seperti TNI.

Bukan rahasia lagi, salah satu pemicu kerusuhan Agustus 2025 yang memakan banyak korban jiwa dan harta adalah kekerasan aparat kepolisian. Masyarakat memandang kinerja kepolisian dengan kacamata buram dan konotasi negatif. Seperti kata Gus Dur: “Hanya ada dua polisi baik dan jujur di Indonesia: satu Pak Hoegeng, satunya lagi polisi tidur.”

Pengakuan kebobrokan kepolisian juga datang dari internal. Kapolri 1991-1993 Jenderal Pol. Kunarto mengakui butuh waktu minimal 30 tahun mereformasi kepolisian agar menjalankan tugas sesuai tujuannya, dengan catatan semua jajaran pimpinan mendukung upaya itu.

Pandangan masyarakat tentang buruknya kinerja kepolisian tidak keliru karena dibangun di atas fakta dan data. Setiap survei lembaga kredibel menempatkan kepolisian, bersama DPR dan partai politik, sebagai institusi paling tidak dipercaya rakyat. Terhadap hal ini, polisi seharusnya menyimak dan menjadikannya dasar berbenah.

Setelah kerusuhan 25 Agustus 2025 akibat tuntutan mahasiswa mendesak reformasi kepolisian, Presiden Prabowo membentuk Komite Reformasi Polri lewat Keppres No. 122/P Tahun 2025. Diketuai Prof. Jimly Asshiddiqie dengan anggota Prof. Mahfud MD, Prof. Yusril Ihza Mahendra, Tito Karnavian, Badrodin Haiti, Ahmad Dofiri, Idham Azis, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sayang, hasil kerja komisi ini mengecewakan publik. Tuntutan publik berkenaan reformasi kepolisian justru tidak tercermin dalam rekomendasinya.

Kekecewaan publik berlanjut pada revisi UU No. 2/2002 yang diklaim sebagai respons aksi 25 Agustus. Hasilnya tidak mengakomodasi tuntutan publik, justru terkesan mengakomodasi kepentingan internal kepolisian yang semakin menjauhkan harapan reformasi Polri.

Proses revisi UU oleh Komisi III DPR RI dilakukan terburu-buru dan tidak partisipatif. Hasil revisi justru memperluas kewenangan Polri, berpotensi menjadikannya lembaga “superbody”. Dwi fungsi Polri dikembalikan lewat celah anggota Polri menduduki jabatan sipil di luar struktur Polri. Ditambah kebijakan perpanjangan batas usia pensiun yang menghambat regenerasi di tubuh Polri.

Padahal, jika serius melaksanakan reformasi Polri, hanya ada tiga hal pokok: reformasi kultural institusi dan anggota Polri, reformasi struktural organisasi Polri serta reformasi Instrumental Institusi Polri.

Reformasi Kultural ditujukan mengubah kultur dan perilaku institusi serta anggota Polri—mengganti “hati dan otak” anggota—agar Polri yang mengayomi dan melindungi rakyat bisa terwujud. Ada empat hal penting:

1. Menghilangkan kultur militer dari wajah Polri. Akibat kesalahan rezim Soeharto memasukkan Polri ke ABRI, kultur militer yang akrab dengan kekerasan masih jadi tradisi. Kultur inilah penyebab seringnya kekerasan aparat seperti yang dicontohkan Kapolres Bombana. Sayangnya, sebagian besar warga Polri belum sungguh-sungguh menghilangkan kultur ini. Seragam, tanda pangkat, penyebutan “komandan, komando, markas” masih menunjukkan militerisme. Padahal pasca-reformasi 1998, Polri tegas institusi sipil, bukan militer.

2. Dari “penguasa” menjadi pelayan. Dulu di setiap kantor polisi ada tulisan “Kami Siap Melayani Anda”. Namun kalimat itu tidak tergambar dalam pelayanan. Masih ada istilah “lapor kehilangan ayam, pulang kehilangan kambing”. Masih ada “ketakutan” kalau ke kantor polisi. Barang “titipan” justru berkurang atau hilang di kantor polisi.

3. Dari serba tertutup menjadi transparan dan akuntabel. Polri dinilai institusi tertutup dan tidak akuntabel. Kalau ada anggota melanggar, proses hukumnya tidak transparan. Publik tidak bisa memantau, sehingga personel yang diketahui dihukum publik ternyata masih bertugas bahkan dapat promosi jabatan.

4. Dari komprador bisnis dan oligarki menjadi netral dan profesional. Mudah kita saksikan polisi jadi “backing” bisnis tambang, perdagangan, backing ormas, bahkan main proyek. Akibatnya polisi bukan lagi pengayom rakyat, tapi komprador bisnis dan pelayan oligarki.

Reformasi Struktural yang penting adalah menegaskan posisi Polri di bawah supremasi sipil. Inti supremasi sipil menurut Herbert Spencer: semua institusi negara berada di bawah kontrol sipil. Menempatkan kepolisian di departemen sipil, sebagaimana TNI, adalah pilihan terbaik. Menempatkan kepolisian langsung di bawah Presiden membuka ruang politisasi Polri untuk politik praktis. Istilah “Parcok, Partai Cokelat” yang muncul 2019 di era Presiden Jokowi dan Kapolri saat itu harus jadi pelajaran. Dengan kebesaran organisasi dan kewenangan luas, siapa pun bisa tergoda memanfaatkannya.

Reformasi Instrumental Polri adalah modernisasi pengelolaan organisasi: sistem, regulasi, SOP, kurikulum, visi. Pengabaian hal-hal ini selama ini turut menyumbang buruknya citra dan pelayanan Polri kepada masyarakat.

Akhirnya, dibutuhkan kesungguhan hati kita semua melakukan reformasi Polri untuk mewujudkan tujuan keberadaan Polri seperti pertanyaan Jerome Skolnick di awal: melindungi rakyat.

Reformasi tanpa keberanian mencopot pejabat yang mencekik rakyat, sama saja dengan khotbah tanpa salib: indah didengar, kosong dikerjakan.

Pelindung masyarakat harus santun dan baik kepada masyarakatnya, tegas terhadap musuh masyarakat. Sebab jika tidak, menurut Socrates, justru bukan para kriminal yang menghancurkan masyarakat, melainkan para pelindung itu sendiri.*

Penadah HP Curian 41 TKP di Kendari Ditangkap Polisi

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari kembali mengembangkan kasus pencurian handphone yang terjadi di 41 lokasi berbeda.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan pengungkapan dilakukan Tim URC Buser 77 bersama Satintelkam.

Pengembangan kasus berlangsung pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 22.50 WITA.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial HA (45), warga Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

HA diduga terlibat dalam tindak pidana penadahan barang hasil kejahatan.

Polisi menyebut penangkapan dilakukan setelah pemeriksaan dan pengembangan terhadap pelaku pencurian sebelumnya.

Dari hasil interogasi, HA mengaku menerima dan menguasai dua unit handphone dari pelaku berinisial DE.

Dua perangkat tersebut masing-masing berupa satu unit Xiaomi Redmi dan satu unit Infinix.

Handphone Infinix yang diamankan memiliki nomor IMEI yang telah dicatat sebagai barang bukti penyidikan.

Penyidik menduga kedua handphone tersebut merupakan hasil tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polresta Kendari.

Kasus ini merupakan bagian dari pengembangan perkara pencurian elektronik yang terjadi di 41 tempat kejadian perkara.

Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.

AKP Welliwanto Malau menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan guna menelusuri seluruh barang hasil kejahatan.*

Polresta Kendari Tangkap DPO Pemerasan PT ST Nickel Resources

KENDARIKINI.COM – Tim gabungan Buser 77 Satreskrim dan Satintelkam Polresta Kendari menangkap seorang DPO kasus pemerasan perusahaan tambang nikel.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan penangkapan dilakukan pada 1 Juni 2026 sekitar pukul 23.45 WITA.

Pelaku berinisial LW, warga Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, yang diketahui merupakan ketua sebuah organisasi kemasyarakatan.

Kasus bermula pada 24 Maret 2026 saat sekelompok orang melakukan pemalangan terhadap 29 truk pengangkut ore nikel.

Pemalangan terjadi di wilayah Abeli Dalam dengan alasan kendaraan diduga melebihi kapasitas muatan.

Sehari kemudian, perwakilan perusahaan dan kelompok tersebut menggelar pertemuan untuk mencari solusi.

Namun, pertemuan tidak menghasilkan kesepakatan dan truk perusahaan tetap ditahan.

Polisi menyebut kelompok tersebut kemudian meminta jatah bulanan kepada manajemen perusahaan.

Permintaan itu disertai ancaman akan terus menahan kendaraan operasional perusahaan.

Akibat kejadian tersebut, PT ST Nickel Resources mengaku mengalami kerugian materiil mencapai Rp99,1 juta.

Setelah mengantongi bukti permulaan yang cukup, penyidik melakukan pencarian terhadap pelaku.

LW akhirnya diamankan di sebuah rumah kos di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu.

Polisi turut menyita uang tunai Rp29,8 juta dan tangkapan layar bukti transfer dana sebagai barang bukti.

AKP Welliwanto Malau mengungkapkan penyidik sebelumnya telah mengamankan empat tersangka lain dalam perkara yang sama.

Keempatnya berinisial D, AS, AFK, dan A yang kini menjalani proses hukum lebih lanjut.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti