Jumat, Juli 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 42

Pemuda di Buton Tewas Ditikam Badik, Pelaku Cemburu

KENDARIKINI.COM – Seorang pemuda tewas ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik di Buton, Sulawesi Tenggara.

Peristiwa terjadi di Jalan Kali Biru, Desa Banabungi, Kecamatan Pasar Wajo, Kamis (9/4/2026) malam.

Korban berinisial HR (33) tewas setelah ditikam pelaku secara membabi buta.

Saat kejadian, korban sedang bersama kekasihnya di gazebo kawasan Kali Biru.

Pelaku berinisial RL (32) tiba-tiba datang menghampiri korban dan perempuan tersebut.

Diduga tersulut emosi, pelaku tidak terima melihat korban bersama wanita yang diduga kekasihnya.

Pelaku kemudian mencabut badik dari dalam jaket dan langsung menyerang korban.

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton, mengatakan motif sementara karena cemburu.

“Pelaku tidak terima melihat perempuan tersebut bersama korban,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Usai kejadian, pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi.

Namun, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polres Buton.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

Akibat luka parah, korban akhirnya meninggal dunia.

Polisi telah menahan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.

Pelaku akan dijerat sesuai undang-undang yang berlaku atas perbuatannya.*

Imigrasi Kendari Perluas Layanan Paspor di Konawe dan Kolaka Raya

KENDARIKINI.COM – KENDARI
Imigrasi Kendari memperkuat sinergi antarinstansi guna meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di wilayah kerjanya.

Kamis (9/4/2026), Kepala Imigrasi Kendari mengunjungi Pemerintah Kabupaten Konawe untuk memperkuat koordinasi layanan publik.

Pemkab Konawe menjadi mitra strategis dalam mendukung peningkatan layanan keimigrasian bagi masyarakat.

Imigrasi juga meninjau Mall Pelayanan Publik Konawe sebagai lokasi layanan IKENI LAPAK.

Program ini menghadirkan layanan paspor antar kabupaten yang lebih dekat dan efisien.

Kepala Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya, menegaskan komitmen menghadirkan layanan mudah diakses masyarakat.

“Kami ingin layanan keimigrasian lebih dekat tanpa kendala jarak,” ujarnya.

Bupati Konawe, Yusran Akbar, mengapresiasi langkah Imigrasi Kendari mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Selain itu, dibahas rencana kegiatan pengobatan gratis di desa binaan Imigrasi Kendari.

Imigrasi juga melaksanakan bakti sosial pengecatan fasilitas desa di Konawe.

Program ini mendukung aksi Kemenimipas 2026 terkait layanan kesehatan dan sosial masyarakat.

Usai Konawe, Imigrasi Kendari melanjutkan kegiatan ke Kolaka dan Kolaka Utara.

Layanan IKENI LAPAK digelar di MPP Kolaka Utara pada 10 April 2026.

Selanjutnya, pelayanan berlangsung di Kantor Kesbangpol Kolaka pada 11 April 2026.

Kepala DPMPTSP Kolaka Utara, Syamsuddin, menyebut layanan ini sangat membantu masyarakat.

Menurutnya, jarak jauh ke Kendari menjadi kendala utama masyarakat mengakses layanan paspor.

Imigrasi Kendari menegaskan komitmen menghadirkan layanan profesional dan responsif bagi masyarakat.

Langkah ini diharapkan memperluas akses serta meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di daerah.*

Imigrasi Kendari dan Pemkab Kolaka Percepat Pembentukan UKK

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari mengoordinasikan progres pembangunan Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKK) Kolaka, Kamis (9/4/2026).

Pembangunan UKK dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kolaka guna memperluas layanan keimigrasian di wilayah setempat dan sekitarnya.

Kegiatan ini diterima Kepala Kesbangpol Kolaka, Salamansyah, bersama jajaran pemerintah daerah.

Imigrasi Kendari meninjau langsung progres fisik bangunan dan kesiapan infrastruktur pendukung operasional UKK.

Kepala Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya, mengatakan koordinasi dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

“Kami ingin memastikan UKK siap beroperasi dan memberi layanan keimigrasian lebih dekat bagi masyarakat,” ujarnya.

Novrian menyebut progres pembangunan secara umum berjalan baik dan sesuai target yang ditetapkan.

Namun, masih ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan, terutama pada bagian front office pelayanan.

“Perlu optimalisasi layout front office agar lebih representatif dan sesuai standar pelayanan publik,” tambahnya.

Sementara itu, Salamansyah menegaskan komitmen Pemkab Kolaka mendukung percepatan pembangunan UKK.

Pemerintah daerah terus mendorong penyediaan sarana dan prasarana agar UKK segera terealisasi.

“Kami berharap UKK memberi kemudahan akses layanan keimigrasian bagi masyarakat Kolaka,” katanya.

Sinergi Imigrasi Kendari dan Pemkab Kolaka diharapkan mempercepat operasional UKK secara optimal.

Kehadiran UKK menjadi langkah strategis menghadirkan layanan publik yang lebih dekat, cepat, dan responsif.*

Barantin Dorong Ekspor Komoditas Unggulan Konawe Selatan

KENDARIKINI.COM, KONAWE SELATAN –
Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong percepatan ekspor komoditas unggulan daerah melalui penguatan layanan karantina.

Upaya ini dilakukan lewat penetapan Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Senin (6/4/2026).

Direktur Standar Karantina Tumbuhan, A.M. Adnan, menyebut IKT menjadi indikator kesiapan ekspor ke pasar internasional.

“Penetapan IKT mempercepat sertifikasi sekaligus menjamin pemenuhan persyaratan phytosanitary,” kata Adnan.

Penilaian IKT dilakukan di PT SAI dan PT ACM sebagai perusahaan komoditas unggulan daerah.

Data Januari–April 2026 mencatat PT SAI melakukan enam kali pengiriman komoditas.

Total volume kopra mencapai 452 ton dan tepung kelapa 116 ton.

Perusahaan ini juga menyiapkan ekspor perdana minyak kelapa ke Malaysia sebanyak 21 ton.

Sementara PT ACM tengah mempersiapkan ekspor tepung tapioka ke China.

Adnan menegaskan IKT mempercepat pemeriksaan tanpa mengurangi standar keamanan pangan ekspor.

Produk diharapkan lolos tanpa hambatan serta menjaga kepercayaan pasar global terhadap Indonesia.

Selain itu, dilakukan evaluasi kesiapan fasilitas dan sistem pengawasan karantina di perusahaan.

Kepala Karantina Sultra, A. Azhar, menegaskan kesiapan mendukung kelancaran ekspor daerah.

“Kami siap memberikan pendampingan teknis dan memastikan proses karantina berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan meningkatkan daya saing komoditas Sulawesi Tenggara di pasar internasional.*

OJK Sultra: Kerugian Masyarakat Gegara Pinjol Ilegal Capai Rp21 Miliar

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara menyoroti maraknya aktivitas keuangan ilegal yang merugikan masyarakat.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyebut total kerugian masyarakat mencapai sekitar Rp21 miliar di berbagai daerah.

Kasus tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, dengan laporan terbanyak berasal dari Kota Kendari.

Bismi menjelaskan, aduan masyarakat didominasi pinjaman online ilegal serta keluhan terhadap perusahaan pembiayaan.

“Banyak laporan dari Kendari terkait pinjol ilegal dan berbagai keluhan konsumen,” ujarnya.

OJK bersama Satgas PASTI terus memperkuat koordinasi untuk menindak aktivitas keuangan ilegal di Sulawesi Tenggara.

Satgas melibatkan kementerian, kepolisian, kejaksaan, pemerintah daerah, dan lembaga terkait lainnya.

Selain itu, OJK melakukan analisis investigatif serta pemetaan jaringan pelaku keuangan ilegal.

Langkah ini bertujuan mengidentifikasi pihak yang terlibat dalam praktik merugikan masyarakat.

OJK juga aktif memantau informasi di masyarakat dan media sosial terkait aplikasi ilegal.

Menurut Bismi, aplikasi ilegal kerap bermunculan kembali setelah dilakukan penutupan.

“Kami terus identifikasi dan memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak,” jelasnya.

Melalui koordinasi ini, OJK berharap penanganan kasus semakin cepat dan perlindungan masyarakat meningkat.

Kota Kendari menjadi perhatian utama karena jumlah laporan pinjol ilegal paling tinggi.*

PT WIN Bangun Sumur Bor, Warga Torobulu Kini Akses Air Bersih

KENDARIKINI.COM – PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) melaksanakan program bantuan sumur bor di Dusun 2 Desa Torobulu, Konawe Selatan, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan 10 orang dari tim humas, CSR, dan teknis lapangan PT WIN.

Program tersebut bertujuan membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat yang masih kesulitan, terutama saat musim kemarau.

Tim teknis melakukan pengeboran, pemasangan pipa, hingga instalasi pompa air agar sumur dapat langsung dimanfaatkan warga.

Sumur bor ini diharapkan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti memasak, mandi, dan mencuci sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat dalam proses pengerjaan di lapangan.

Warga Dusun 2 menyampaikan apresiasi atas bantuan PT WIN yang dinilai sangat membantu kehidupan sehari-hari mereka.

Selain itu, tim humas juga memberikan edukasi terkait perawatan sumur dan penggunaan air secara bijak.

Langkah ini dilakukan agar fasilitas sumur bor dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di bidang lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Warga berharap adanya tambahan jaringan pipa distribusi agar seluruh rumah dapat terlayani air bersih.

Pemerintah desa juga mengusulkan bantuan tandon air guna mendukung ketersediaan cadangan air.*

OJK Sultra Gencarkan Literasi Keuangan di Wilayah 3T

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara memperkuat literasi dan inklusi keuangan di wilayah pedesaan dan 3T.

Upaya ini mendukung target nasional RPJMN 2025–2029 serta RPJPN 2025–2045 menuju inklusi keuangan berkelanjutan.

Edukasi berlangsung 6–9 April 2026 di Buton Utara, Buton Tengah, Buton, dan Buton Selatan.

Sebanyak 428 peserta terlibat, terdiri dari masyarakat desa, pelajar, UMKM, aparatur pemerintah, dan tokoh masyarakat.

Program ini bagian Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk meningkatkan pemahaman pengelolaan dan risiko keuangan.

Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, menegaskan pentingnya pemerataan edukasi keuangan hingga pelosok daerah.

Ia menyebut tantangan utama meliputi akses informasi terbatas, rendahnya perencanaan keuangan, dan maraknya pinjol ilegal.

Termasuk penipuan investasi seperti kasus AMG Pantheon yang telah dinyatakan ilegal oleh OJK.

Pemerintah daerah melalui sekretaris daerah setempat mengapresiasi langkah OJK meningkatkan literasi masyarakat.

Masyarakat juga diimbau waspada terhadap investasi ilegal dengan janji keuntungan tidak wajar.

Dalam diskusi, warga menanyakan keamanan data pribadi, pengaduan, serta penanganan investasi ilegal.

OJK menjelaskan laporan penipuan dapat disampaikan melalui Indonesia Anti-Scam Center (IASC).

Pengaduan layanan keuangan dapat dilakukan melalui APPK dan Kontak OJK 157.

OJK juga mengingatkan masyarakat menjaga kerahasiaan data pribadi dari pihak tidak dikenal.

Edukasi difokuskan pada wilayah pesisir dan komunitas nelayan dengan literasi keuangan rendah.

Materi mencakup pengelolaan keuangan keluarga, produk jasa keuangan, dan pencegahan penipuan.

OJK Sultra berkolaborasi dengan perbankan untuk memperluas akses layanan keuangan formal.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dan terhindar dari aktivitas keuangan ilegal.*

Polairud Polda Sultra Gagalkan Penyalahgunaan LPG 3 Kg, 5 Tersangka

KENDARIKINI.COM – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra menggagalkan penyalahgunaan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram, Senin (16/3/2026).

Penindakan dilakukan personel Subdit Gakkum di pesisir Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat.

Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Saminata, mengungkapkan lima orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kelima tersangka masing-masing berinisial SM, IA, HN, NN, dan AR.

Polisi turut menyita 806 tabung LPG 3 kilogram serta lima unit kapal kayu jenis longboat.

Saminata menjelaskan, para tersangka diduga menyalahgunakan distribusi LPG subsidi yang seharusnya untuk wilayah Kabupaten Bombana.

Namun, gas tersebut justru disalurkan ke wilayah Kabupaten Muna Barat untuk diperjualbelikan.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka memperoleh LPG dari sejumlah pangkalan resmi di Kabupaten Bombana.

Gas kemudian diangkut menggunakan kapal kayu menuju lokasi penjualan di wilayah berbeda.

Para tersangka membeli LPG dengan harga Rp32.000 hingga Rp40.000 per tabung.

Selanjutnya, gas dijual kembali kepada masyarakat dengan harga Rp47.000 hingga Rp50.000 per tabung.

Polisi masih melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan distribusi ilegal lainnya.*

Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor CRF di Kendari

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menangkap dua pelaku pencurian motor (curanmor), Jumat (10/4/2026) malam.

Penangkapan dilakukan Tim Buser77 bersama Unit Satintelkam sekitar pukul 18.30 WITA di Jalan Tunggala, Kecamatan Wua-Wua.

Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau menyebut pelaku berinisial GA (20) dan RI (19), keduanya warga Kendari.

Korban berinisial DI (25), seorang petugas keamanan RS Santa Anna, melaporkan kehilangan motor Honda CRF miliknya.

Peristiwa terjadi Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA di Jalan Lasolo, Kecamatan Kendari Barat.

Motor korban diparkir di dekat rumah dalam kondisi terkunci stang sebelum akhirnya hilang keesokan paginya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp36,7 juta dan melapor ke Polsek Kemaraya.

Berdasarkan penyelidikan, polisi menemukan bukti awal dan segera memburu para pelaku hingga berhasil ditangkap.

Dari hasil interogasi, GA mengaku membobol kunci motor menggunakan kunci T, sementara RI memantau situasi.

Setelah mencuri, pelaku menyimpan motor di rumah rekannya di wilayah Wua-Wua sebelum dijadikan jaminan rental mobil.

Pelaku berdalih membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli narkoba jenis sabu.

Polisi turut mengamankan barang bukti satu unit Honda CRF milik korban.

Selain itu, GA mengaku telah dua kali mencuri motor serupa di Morosi bersama seorang DPO berinisial CI.

Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh Satreskrim Polresta Kendari.*

Polisi Ungkap 56 Paket Sabu di Buke, Dua Pelaku Ditangkap

KONAWE SELATAN, KENDARIKINI.COM – Satres Narkoba Polres Konawe Selatan mengungkap peredaran sabu di Desa Tirta Martani, Kecamatan Buke, Jumat malam.

Pengungkapan terjadi sekitar pukul 23.30 WITA, dipimpin Kasat Narkoba IPTU Herman Eka Purnama bersama tim opsnal.

Dua terduga pelaku berinisial AM (25) dan HM (18) diamankan saat diduga hendak bertransaksi sistem “tempel”.

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Tim kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku di lokasi.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 56 paket sabu siap edar dengan berat bruto 16,18 gram.

Barang bukti lain berupa plastik bening, korek gas, bungkus rokok, sepeda motor, dan satu unit ponsel turut diamankan.

“Pengungkapan ini hasil kerja sama masyarakat dan kepolisian dalam memberantas narkotika,” ujar IPTU Herman Eka Purnama.

Kedua pelaku diketahui warga Desa Laeya, Kecamatan Laeya, tanpa pekerjaan tetap, diduga berperan sebagai pengedar.

Mereka menggunakan sistem tempel untuk menghindari deteksi aparat dalam menjalankan aksinya.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Konawe Selatan untuk penyelidikan lanjutan.

Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran yang lebih luas.

Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika dan ketentuan pidana dalam KUHP terbaru.

Polres Konawe Selatan mengapresiasi peran masyarakat dan Polsek Buke dalam pengungkapan kasus ini.

Sinergi masyarakat dan aparat diharapkan terus diperkuat guna memberantas narkotika hingga ke akar.*

HUT Sultra 62, Pemprov Bakal Gelar Baksos Kesehatan Gratis

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar bakti sosial kesehatan dalam rangka HUT ke-62 Sultra.

Kegiatan ini mencakup operasi bibir sumbing, operasi katarak gratis, dan sunatan massal bagi masyarakat.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka melalui Plt Kadis Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menyampaikan kegiatan ini bagian rangkaian HUT Sultra.

“Program tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat,” katanya, Sabtu 11 April 2026.

Sambungnya, Operasi bibir sumbing dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 24 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di RSJP Oputa Yi Koo dan RSU Aliyah 3.

“Sementara operasi katarak gratis digelar pada 24 hingga 27 April 2026. Pelayanan operasi katarak dipusatkan di RSUD Bahteramas Kendari,” tambahnya.

Selain itu, sunatan massal akan dilaksanakan pada 22 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra.

“Pemerintah mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini dengan melakukan pendaftaran,” ungkapnya.

Program ini diharapkan membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas.

“Pemprov Sultra menegaskan komitmennya mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera melalui program berkelanjutan,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan ini merupakan kolaborasi pemprov dengan beberapa perusahaan dan lembaga seperti Kalbe Farma dan Kapal Kemanusiaan dari Asia Muslim Charity Foundation (AMCF).*

Gubernur Sultra Hadiri Pelantikan IKA PMII, Dorong Kolaborasi Daerah Maju

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menghadiri pelantikan PW dan PC IKA PMII se-Sultra.

Kegiatan bertema “Gerak Kolaborasi IKA PMII untuk Sultra Maju” digelar di Hotel Claro Kendari, Jumat malam.

Dalam sambutannya, gubernur menegaskan komitmen membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk IKA PMII.

Ia bahkan siap menyediakan waktu khusus untuk berdialog langsung bersama para alumni terkait pembangunan daerah.

“Kami membuka ruang. Saya siap berdiskusi di kantor untuk membahas Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya kepekaan kader PMII terhadap dinamika global, khususnya sektor energi dan bahan bakar.

Menurutnya, kondisi daerah tidak lepas dari pengaruh geopolitik global yang berdampak pada kebutuhan energi.

Ia menilai situasi tersebut menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi secara kolektif.

Gubernur berharap PMII dapat bersinergi membantu pemerintah menghadapi efisiensi dan potensi krisis energi.

Pemerintah Provinsi Sultra, lanjutnya, siap bekerja sama demi kepentingan masyarakat luas.

Turut hadir Ketua PB IKA PMII Fathan Subchi yang juga Anggota VI BPK RI.

Sejumlah bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara juga tampak menghadiri kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengam dialog tersebut.*

Gubernur Sultra Minta BPK Perkuat Keamanan Siber Bank Sultra

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, meminta dukungan BPK RI memperkuat keamanan siber Bank Sultra.

Permintaan itu disampaikan saat sharing session bersama Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Gedung Bank Sultra dengan fokus penguatan sistem digital perbankan daerah.

Gubernur menegaskan visi menjadikan Bank Sultra sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Menurutnya, Bank Sultra bukan sekadar lembaga profit, tetapi aset strategis daerah yang harus dijaga.

Ia menekankan pentingnya kemandirian dan daya saing melalui transformasi digital berkelanjutan.

Penguatan keamanan siber disebut menjadi prioritas utama dalam menghadapi tantangan digitalisasi perbankan.

“Tantangan cyber security menjadi prioritas. Kami memohon dukungan BPK,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menilai keamanan sistem informasi penting menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sultra.

Selain itu, Gubernur menilai BPK sebagai mitra strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan.

BPK tidak hanya berperan sebagai pemeriksa, tetapi juga penguatan transparansi dan akuntabilitas.

Gubernur juga meminta dukungan optimalisasi fungsi intermediasi perbankan daerah.

Hal itu mencakup penghimpunan dana dan penyaluran kredit yang sehat serta produktif.

Ia mengapresiasi kehadiran Fathan Subchi yang memberikan arahan strategis bagi Bank Sultra.

Menurutnya, kehadiran BPK menjadi dorongan penting bagi kemajuan sektor keuangan daerah.

Gubernur menginstruksikan jajaran Bank Sultra terus mendorong inovasi layanan berbasis digital.

Bank Sultra diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok Sulawesi Tenggara.

“Bank Sultra harus hadir sebagai solusi keuangan yang cepat dan transparan,” tegasnya.

Ia berharap sinergi Pemprov, Bank Sultra, dan BPK mendorong kemandirian ekonomi inklusif.*

Wagub Hugua Tekankan Peran Konsultan Dorong Pembangunan Sultra

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menghadiri Musprov XII INKINDO Sultra, Jumat siang.

Kegiatan berlangsung di Hotel Claro Kendari dan diikuti pengurus serta anggota INKINDO Sultra.

Musprov ini menjadi momentum memperkuat peran jasa konsultansi dalam pembangunan daerah berkelanjutan.

Hugua mengapresiasi kontribusi INKINDO dalam mendukung pembangunan melalui konsultan profesional dan berintegritas.

Ia menegaskan jasa konsultansi penting untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berjalan optimal.

Menurutnya, konsultan memiliki peran strategis dalam menghasilkan pembangunan yang efektif dan efisien.

Musprov juga dinilai sebagai ajang konsolidasi organisasi dan penyusunan program kerja inovatif.

Program tersebut diharapkan adaptif terhadap perkembangan zaman dan tantangan pembangunan daerah.

Hugua berharap forum ini melahirkan gagasan konstruktif serta kepengurusan yang solid dan visioner.

Pemerintah provinsi, kata dia, terbuka bersinergi dengan INKINDO demi pembangunan berkualitas.

Ia menekankan kolaborasi pemerintah dan konsultan menjadi kunci menghadapi dinamika pembangunan.

Di akhir sambutan, Hugua mengucapkan selamat atas pelaksanaan Musprov XII INKINDO Sultra.

Ia berharap kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi dan daerah.*

Andre Darmawan Kritik Larangan Aktivitas Warga di IUP PT SCM

KENDARIKINI.COM – Advokat Andre Darmawan mengkritik pembatasan aktivitas warga di wilayah IUP PT Sulawesi Cahaya Mineral.

Andre menyampaikan kritik melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya, yang menyoroti pemasangan baliho larangan.

Dalam baliho tersebut, warga dilarang memasuki wilayah IUP tanpa izin, termasuk berkebun dan berburu.

Andre menilai kebijakan itu terkesan melampaui kewenangan dan mengabaikan hak masyarakat lokal.

Ia menegaskan masyarakat telah lama tinggal dan berkebun sebelum aktivitas pertambangan berlangsung.

Menurutnya, keberadaan masyarakat adat dan lokal harus dihormati dalam setiap kebijakan perusahaan.

Andre juga merujuk Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXII/2024 sebagai dasar hukum.

Putusan itu menyatakan aktivitas berkebun turun-temurun tidak dapat dipidana, jika bukan untuk kepentingan komersial.

Ia menilai aturan tersebut harus menjadi acuan dalam menyikapi aktivitas masyarakat di kawasan hutan.

Andre turut mengkritik sikap pemerintah yang dinilai belum hadir melindungi kepentingan masyarakat lokal.

Ia meminta negara menjamin hak masyarakat untuk memperoleh penghidupan yang layak.

Unggahan tersebut memicu perhatian publik dan menuai beragam respons di media sosial.

Isu ini kembali menyoroti konflik antara kepentingan masyarakat dan aktivitas pertambangan di daerah.*

JMSI Lampung Dilantik, Dorong Transformasi Digital dan Media Inovatif

BANDAR LAMPUNG, KENDARIKINI.COM – Pengurus Daerah JMSI Lampung periode 2025–2030 resmi dilantik, Jumat (10/4/2026).

Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Pemprov Lampung, dipimpin Ketua Umum JMSI Teguh Santosa.

Acara dihadiri Sekdaprov Marindo Kurniawan, Ketua PWI Lampung, akademisi, dan unsur Forkopimda.

Ketua JMSI Lampung Achmad Novriwan menegaskan penguatan organisasi menjadi prioritas utama.

Ia juga mendorong dukungan pemerintah terhadap tiga program digital JMSI Lampung.

Program itu meliputi aplikasi agregator news, ojek online lokal, dan sistem single hosting media.

Novriwan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Lampung dalam pelaksanaan pelantikan tersebut.

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa mengapresiasi inovasi digital yang digagas JMSI Lampung.

Ia menekankan pentingnya membangun platform digital nasional, mengurangi ketergantungan pada platform global.

Teguh juga mengingatkan pentingnya konten konstruktif untuk menghadapi disinformasi global.

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menegaskan media harus adaptif terhadap perkembangan teknologi AI.

Ia menekankan pentingnya verifikasi dan integritas dalam penyajian informasi kepada publik.

Media diharapkan mendukung transparansi serta memperkuat literasi publik dan pembangunan daerah.

Pelantikan ini dihadiri berbagai unsur strategis, termasuk tokoh media, pemerintah, dan lembaga daerah.

Kegiatan berlangsung khidmat dan memperkuat kolaborasi menghadapi era digital yang dinamis.*

Angin Kencang Kendari Terbangkan Atap Rumah di BTN Tapalosa

KENDARIKINI.COM – Angin kencang disertai hujan lebat menerjang Kota Kendari, Jumat (10/4/2026) sore.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di kawasan BTN Tapalosa dan memicu kepanikan warga.

Sebuah atap rumah dilaporkan terlepas dan melayang akibat terjangan angin kencang.

Kejadian tersebut terekam dalam video berdurasi 37 detik yang beredar luas di media sosial.

Dalam video, terdengar suara warga yang panik menyaksikan atap rumah beterbangan.

“Atap rumahnya orang, satu melayang, kita tidak tahu terbang ke mana,” ujar seorang wanita.

Atap tersebut sempat melayang di atas permukiman warga sebelum jatuh di lokasi lain.

Akibat kejadian itu, kabel listrik di sekitar lokasi dilaporkan putus.

Kondisi tersebut menyebabkan aliran listrik di kawasan itu sempat mengalami pemadaman.

Warga menyebut lokasi kejadian berada di sekitar Jalan 40, depan BTN Puri Pradana.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih didata.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Tenggara.

Peringatan itu dirilis pada pukul 13.30 WITA, sekitar dua jam sebelum kejadian.

BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.

Cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 14.00 WITA di sejumlah wilayah.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca buruk.*

Jamal Aslan Raih Doktor Hukum Unhas Cumlaude

MAKASSAR, KENDARIKINI.COM – Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin kembali melahirkan doktor baru bidang hukum pidana.

Jamal Aslan resmi meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude dalam sidang promosi, Jumat (10/4/2026).

Pengacara berusia 39 tahun itu mencatat prestasi akademik di atas rata-rata selama menempuh studi.

Ia menyelesaikan pendidikan doktoral hanya dalam waktu 2 tahun 1 bulan.

Jamal juga meraih IPK sempurna 4,00 dengan nilai disertasi mencapai 93.

Selama studi, ia aktif menulis dan menghasilkan enam publikasi di jurnal internasional.

Tak hanya itu, Jamal juga telah menerbitkan 12 buku akademik bidang hukum pertambangan.

Sidang dipimpin Dekan FH Unhas, Prof. Hamzah Halim, serta dihadiri penguji eksternal Dr. Prim Haryadi.

Tim penguji terdiri dari promotor, ko-promotor, dan sejumlah profesor serta doktor bidang hukum.

Dalam disertasinya, Jamal mengkaji penerapan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan.

Ia menyoroti kompleksitas penegakan hukum sumber daya alam, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, terdapat prinsip penting terkait dualisme aturan dalam hukum pertambangan dan tipikor.

“UU Tipikor sebagai lex spesialis dapat diabsorbsi dalam ketentuan Minerba pada konteks tertentu,” jelasnya.

Ia menegaskan pelaku usaha ilegal tunduk pada UU Minerba, sedangkan pejabat diseret UU Tipikor.

Suasana haru mewarnai sidang saat Jamal menyapa keluarga yang hadir langsung.

Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil disiplin dan doa berbagai pihak.

Jamal berkomitmen mengabdikan ilmunya sebagai praktisi hukum sekaligus calon akademisi.

Ia berencana aktif di dunia kampus dan tetap memberikan bantuan hukum kepada masyarakat.*

Pekerja Tambang PT Toshida Diserang Sajam, Polisi Selidiki

KENDARIKINI.COM – Seorang pekerja PT Toshida Indonesia diserang menggunakan senjata tajam di area tambang Pomala, Kolaka.

Korban La Ode Tahir (39) mengalami luka serius pada tangan dan kini menjalani perawatan medis intensif.

Kuasa hukum PT Toshida, Asdin Surya, menyebut insiden terjadi sekitar pukul 10.00 Wita di lokasi kerja perusahaan.

Saat itu, korban sedang menutup akses jalan yang diduga sebelumnya dibuka sepihak tanpa izin.

Menurut Asdin, jalan tersebut berada di kawasan hutan berizin resmi IPPKH milik perusahaan.

Situasi memanas ketika sekelompok massa datang secara bersamaan ke lokasi kejadian.

Beberapa di antaranya membawa senjata tajam dan langsung melakukan penyerangan terhadap korban.

“Asumsi awal, massa diduga dimobilisasi secara terorganisir untuk melakukan aksi kekerasan,” kata Asdin, Jumat (10/4/2026).

Ia menegaskan, peristiwa tersebut bukan konflik biasa, melainkan mengarah pada dugaan tindak pidana serius.

Pihaknya juga menduga kelompok tersebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas di kawasan industri IPIP.

Informasi awal menyebut pihak terlibat diduga berasal dari PT MPP yang terkait PT Rimau.

Diduga, mereka menggunakan akses jalan produksi PT Toshida tanpa izin resmi perusahaan.

PT Toshida telah melaporkan kejadian ini ke Polres Kolaka untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Perusahaan meminta aparat menindak tegas pelaku, termasuk pihak yang diduga mengerahkan massa.

Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP Fernando, membenarkan laporan tersebut telah diterima pihaknya.

“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan alat bukti,” ujar Fernando.

Polisi memastikan akan menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Insiden ini menambah catatan gangguan kamtibmas terhadap aktivitas investasi di wilayah tersebut.

Sebelumnya, PT Toshida juga mengadukan gangguan serupa dalam RDP bersama DPRD Sultra.

DPRD saat itu meminta aparat menindak tegas gangguan terhadap investasi resmi dan legal.*

Klarifikasi Pemilik Kapal soal Solar Subsidi dan Isu Oknum

KENDARIKINI.COM – Pemilik kapal, F, memberikan klarifikasi terkait tudingan keterlibatan oknum TNI AD dalam pemuatan solar subsidi dari SPBN Lapulu, Jumat (10/4/2026).

Ia menegaskan solar subsidi tersebut merupakan miliknya. Ia mengaku memiliki dokumen kapal serta hak atas jatah solar subsidi tersebut.

“Solar itu milik saya. Saya punya surat kapal dan jatah resmi solar subsidi,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan solar dari SPBN, bahan bakar tersebut langsung diamankan ke rumah menggunakan mobil open cup.

Langkah itu dilakukan untuk menghindari risiko pencurian. Ia mengaku pernah mengalami kehilangan saat menyimpan solar di kapal.

“Makanya saya sewa mobil open cup untuk angkut dan amankan solar tersebut,” jelasnya.

Terkait isu kendaraan milik oknum TNI AD, Ia membantah keras tudingan tersebut. Ia menyebut mobil yang digunakan bukan milik oknum dimaksud.

Menurutnya, kendaraan tersebut telah dijual kepada pihak lain. Bahkan sebelumnya, kendaraan itu tercatat atas nama istri pemilik lama.

“Setahu saya mobil itu sudah dijual ke iparnya. Tidak ada kaitannya dengan oknum TNI,” tegasnya.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait aktivitas pengangkutan solar subsidi tersebut.*

Suami Ngaku Biayai Kuliah, Istri Gugat Cerai Usai Lulus PPPK

KENDARIKINI.COM – Seorang pria asal Muna, Alba (54), mengaku diceraikan istrinya usai diangkat PPPK, Jumat (10/4/2026).

Alba merupakan warga Desa Oelongko, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna.

Ia menyebut peristiwa bermula saat dirinya pulang merantau dari Malaysia, Desember 2025.

Setibanya di rumah, ia terkejut karena istrinya tidak berada di tempat.

“Istri saya tiba-tiba pergi. Perabot rumah dan motor juga sudah tidak ada,” ujarnya.

Alba menduga barang-barang tersebut telah dijual sebelum istrinya meninggalkan rumah.

Ia kemudian mengetahui alasan pasti setelah menerima panggilan Pengadilan Agama Raha.

Panggilan tersebut diterima pada 26 Januari 2026.

Dalam surat itu, istrinya mengajukan gugatan cerai terhadap dirinya.

Alba mengaku terpukul karena selama ini membiayai kuliah dan kebutuhan istrinya.

Ia juga menyebut pernah merantau ke Malaysia demi memenuhi biaya tersebut.

“Saya biayai kuliahnya hingga tes berkali-kali, tapi setelah lulus PPPK malah menggugat cerai,” katanya.

Peristiwa itu membuat dirinya merasa sedih sekaligus kecewa.

Alba berharap Pemerintah Kabupaten Muna memberikan perhatian terhadap kasus tersebut.

Ia meminta adanya teguran atau sanksi terhadap istrinya sebagai aparatur PPPK.

Menurutnya, pemerintah kerap mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan rumah tangga bagi PPPK.

Hingga kini, pihak terkait masih dalam upaya dikonfirmasi.*

Jumat Keliling, Polres Buton Imbau Warga Waspadai Miras dan Asusila

KENDARIKINI.COM – Sat Binmas Polres Buton menggelar Jumat Keliling dengan imbauan kamtibmas, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Masjid Cimara, Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Kasat Binmas Iptu Almuhalid memimpin kegiatan bersama personel Satbinmas dan jamaah.

Ia menyampaikan terima kasih atas kesempatan menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Program Jumat Keliling rutin dilakukan setiap Jumat untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat.

Selain itu, kegiatan bertujuan menjaga situasi keamanan lingkungan tetap kondusif.

Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah Polres Buton dinilai aman dan terkendali.

Namun, hasil evaluasi 2025 menunjukkan kasus penganiayaan dan asusila masih menonjol.

Kasus penganiayaan kerap dipicu konsumsi minuman keras yang berujung kekerasan.

Bahkan, beberapa kasus menyebabkan korban luka hingga meninggal dunia.

Selain itu, remaja yang berkumpul hingga larut malam berpotensi memicu tawuran.

Terkait asusila, korban mayoritas merupakan anak di bawah umur.

Orang tua diminta meningkatkan pengawasan agar anak tidak menjadi korban atau pelaku.

Warga juga diimbau tidak membiarkan anak keluar rumah hingga larut malam.

Batas waktu yang disarankan yakni tidak melewati pukul 22.00 WITA.

Di akhir kegiatan, masyarakat diminta menjaga keamanan lingkungan secara bersama.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Dengan demikian, lingkungan aman, tertib, dan harmonis dapat terus terjaga.*

Polres Buton Edukasi Bahaya Narkoba di SMPN 18 Pasarwajo

KENDARIKINI.COM – Sat Binmas Polres Buton menggelar penyuluhan bahaya narkoba di SMPN 18 Buton, Pasarwajo, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Laburunci, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Penyuluhan dipimpin Kasat Binmas Polres Buton Iptu Almuhalid bersama sejumlah personel Satbinmas.

Turut hadir Kanit Tibsos Aiptu Bambang Irawan, Kaurmintu Aipda Ikrom Madjid, dan Kanit Polmas Aipda Firman.

Pihak sekolah mendukung kegiatan, termasuk kepala sekolah dan para wali kelas.

Materi disampaikan menggunakan media visual seperti infokus untuk memudahkan pemahaman siswa.

Dalam penyampaian, Iptu Almuhalid mengajak siswa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan keluarga.

Siswa diimbau tidak mencoba maupun menggunakan narkoba karena berdampak buruk bagi kesehatan.

Selain itu, narkoba juga dapat merusak masa depan generasi muda dan moral bangsa.

Dijelaskan, penggunaan narkoba hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis dengan pengawasan tenaga kesehatan.

Penyalahgunaan narkoba merupakan pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi serius.

Para siswa juga diingatkan menjaga kesehatan jasmani dan rohani dengan menjauhi narkoba.

Mereka diminta mematuhi nasihat guru dan orang tua demi masa depan lebih baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa memahami bahaya narkoba secara menyeluruh.

Selain itu, pelajar diharapkan menjadi generasi sehat, cerdas, dan berintegritas.*

Banjir Rendam Kantor Kominfo Sultra, Server Terancam Terendam

KENDARIKINI.COM – Kantor Dinas Kominfo Sulawesi Tenggara di Kendari dilanda banjir usai hujan deras, Jumat (10/4/2026).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahril, mengatakan air tiba-tiba masuk akibat saluran tersumbat.

Saat kejadian, Andi bersama pegawai sedang rapat di dalam kantor.

“Biasanya hujan deras tidak masalah. Setelah rapat selesai, air sudah masuk ke kantor,” ujarnya.

Air terus naik hingga pihaknya segera mengamankan kendaraan di halaman kantor.

Hasil pengecekan menunjukkan banjir dipicu sumbatan selokan di samping ATM Mandiri.

Sumbatan diduga berasal dari potongan kayu hasil pemangkasan pohon yang tidak dibersihkan.

Akibatnya, aliran air berbelok menuju area kantor Kominfo.

Air masuk melalui bagian pagar kantor yang tumbang.

Ketinggian air mencapai sekitar paha orang dewasa dan masih terus meningkat.

Sejumlah kendaraan dinas terdampak, termasuk satu mobil operasional yang terendam.

Mobil tersebut tidak digunakan karena sedang dalam perbaikan sistem.

Pihak Kominfo juga mengkhawatirkan perangkat penting seperti server dan UPS.

Jika air terus naik, peralatan tersebut berpotensi ikut terendam.

Meski begitu, Andi berharap air tidak mencapai ruang server agar sistem tetap berjalan.

Ia menilai kejadian ini menjadi pelajaran penting dalam menjaga kebersihan saluran air.

Menurutnya, setiap pemangkasan pohon harus diikuti pembersihan menyeluruh.

Hujan deras terjadi kurang dari satu jam, namun intensitasnya tinggi.

“Kondisi cuaca cepat berubah, mitigasi saluran air harus diperhatikan,” pungkasnya.*

Satgas PKH Serahkan Rp11,4 Triliun, Negara Selamatkan Aset Hutan

KENDARIKINI.COM – Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) menyerahkan Rp11,4 triliun ke kas negara, Jumat (10/4/2026).

Penyerahan berlangsung di Kejaksaan Agung dan disaksikan Presiden RI Prabowo Subianto serta jajaran kabinet.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna, menyebut ini bagian tahap VI penyelamatan keuangan negara.

Presiden Prabowo menyatakan total dana yang berhasil diselamatkan mencapai Rp31,3 triliun hingga saat ini.

Dana tersebut dinilai mampu memperbaiki 34.000 sekolah dan membangun 500.000 rumah masyarakat berpenghasilan rendah.

Presiden juga mengapresiasi kerja Satgas PKH yang menghadapi tantangan luas wilayah dan ancaman lapangan.

Rincian Rp11,4 triliun meliputi denda kehutanan Rp7,23 triliun dan PNBP Kejaksaan Rp1,96 triliun.

Selain itu, penerimaan pajak mencapai Rp967 miliar dan setoran PT Agrinas Palma Nusantara Rp108 miliar.

Tambahan lainnya berasal dari denda lingkungan hidup sebesar Rp1,14 triliun.

Satgas PKH juga menguasai kembali kawasan hutan sawit seluas 5,88 juta hektare sejak Februari 2025.

Pada sektor pertambangan, lahan yang dikuasai kembali mencapai 10.257 hektare.

Sebagian kawasan diserahkan ke Kementerian Kehutanan seluas 254.780 hektare, termasuk Kalbar, Aceh, dan Jawa Barat.

Lahan lainnya seluas 30.543 hektare disalurkan melalui mekanisme ke PT Agrinas Palma Nusantara.

Total penyelamatan aset dan keuangan negara oleh Satgas PKH mencapai Rp371,1 triliun.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pentingnya penegakan hukum untuk menjaga keuangan dan wibawa negara.

Ia menekankan negara tidak boleh kalah dari mafia yang merusak hutan Indonesia.*

JANGKAR Sultra Desak Kejati Transparan Soal Kasus PT Antam Site Pomalaa dan PT Mandala yang Sudah Naik Tahap Penyidikan

KENDARIKINI.COM – Massa JANGKAR Sultra menggelar aksi di Kejati Sultra, menuntut transparansi penanganan kasus dugaan korupsi, Jumat (10/4/2026).

Mereka menyoroti dua proyek besar di Kolaka yang dinilai mangkrak meski telah lama masuk tahap penyidikan.

Jenderal Lapangan JANGKAR, Malik Bottom, menyebut proyek Pelabuhan ANTAM Rp420,1 miliar dan Belt Conveyor Rp178,4 miliar bermasalah.

Menurutnya, kegagalan proyek tersebut diduga bukan sekadar teknis, melainkan indikasi kuat praktik korupsi yang merugikan negara.

Selain itu, massa menyoroti aktivitas PT Mandala Jayakarta di Konawe Utara terkait dugaan tambang tanpa izin.

Perusahaan tersebut diduga beroperasi di kawasan HPT tanpa IPPKH serta tidak menyetor kewajiban PNBP.

Pihak Kejati Sultra yang menemui massa menyatakan belum dapat membeberkan perkembangan penyidikan saat ini.

Kejati berjanji memberikan keterangan resmi terkait progres kasus dan penetapan tersangka pada Senin mendatang.

JANGKAR menegaskan akan terus mengawal kasus hingga ada kejelasan hukum dan transparansi penanganan.

Mereka mendesak penetapan tersangka serta pengusutan keterlibatan pihak lain tanpa tebang pilih.

Asintel Kejati Sultra, Ilham, sebelumnya menyebut kasus telah masuk tahap penyidikan dan masih pemeriksaan saksi.

Kasi Penkum Kejati Sultra menambahkan koordinasi dengan tim penyidik masih terus dilakukan.

Diketahui, dua proyek ANTAM tersebut dikerjakan PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya namun tidak selesai tepat waktu.

Akibatnya, proyek tidak dapat difungsikan sesuai peruntukannya dan diduga merugikan keuangan negara.*

P3D Konut Laporkan Dugaan Tambang Ilegal PT KKU, DPRD Siap RDP

KONAWE UTARA, KENDARIKINI.COM – P3D Konawe Utara melaporkan dugaan tambang ilegal PT KKU ke tiga instansi di Sulawesi Tenggara.

Ketua P3D Konut, Jefri, menyebut aktivitas tambang diduga berlangsung tanpa izin resmi dan merugikan negara.

Aktivitas tersebut juga dinilai berpotensi merusak lingkungan di kawasan hutan Konawe Utara.

P3D menemukan indikasi pertambangan dan pengangkutan ore nikel dalam kawasan hutan tanpa izin PPKH.

“Lokasi itu seharusnya tidak boleh ada aktivitas karena belum mengantongi izin kawasan hutan,” ujar Jefri.

P3D menduga aktivitas melibatkan kontraktor PT KKU yang tetap melakukan hauling di kawasan hutan.

Tim investigasi memantau kegiatan hauling ore nikel sejak beberapa minggu terakhir.

Sejumlah tongkang terlihat bersandar di jetty PT KKU dan sebagian di jetty PT AKP.

Di lokasi juga ditemukan plang Satgas PKH terkait sanksi bukaan hutan seluas 215,2 hektare.

P3D menilai PT KKU tetap beroperasi meski tengah dikenai sanksi atas pelanggaran kawasan hutan.

Selain itu, PT KKU diduga belum mengantongi persetujuan RKAB tahun 2026.

Mengacu surat edaran ESDM, aktivitas tanpa RKAB seharusnya berhenti sejak 31 Maret 2026.

Namun, aktivitas hauling dan penjualan ore nikel masih terpantau berlangsung.

P3D juga melaporkan dugaan kecelakaan kerja di wilayah PT KKU dan jalur hauling kontraktornya.

Isu tenaga kerja asing serta tunggakan pajak juga turut disoroti dalam laporan tersebut.

Atas temuan ini, P3D meminta DPRD Sultra segera menggelar RDP dengan instansi terkait.

DPRD Sultra disebut siap mengagendakan RDP untuk menindaklanjuti laporan tersebut.*

PLN Mobile Permudah Layanan Listrik Saat WFH

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) menghadirkan PLN Mobile untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat selama kebijakan Work From Home (WFH).

Seiring meningkatnya aktivitas di rumah, penggunaan perangkat elektronik seperti laptop dan AC menjadi lebih intens, sehingga kebutuhan daya listrik ikut meningkat.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan peningkatan aktivitas WFH berdampak langsung pada konsumsi listrik rumah tangga.

“Penggunaan perangkat elektronik lebih lama, sehingga kebutuhan daya meningkat. Pelanggan bisa memanfaatkan layanan tambah daya di PLN Mobile,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, PLN Mobile menyediakan berbagai layanan dalam satu aplikasi, mulai dari tambah daya hingga layanan kelistrikan lainnya.

“Pelanggan dapat membayar tagihan, membeli token, pasang baru, hingga catat meter mandiri melalui PLN Mobile,” tambahnya.

Pengajuan tambah daya dapat dilakukan dengan membuka aplikasi, memilih menu ubah daya, memasukkan ID pelanggan, lalu mengikuti proses hingga pembayaran.

Selain itu, pelanggan juga bisa menyampaikan pengaduan gangguan listrik melalui fitur pengaduan dengan melengkapi data dan foto pendukung.

PLN memastikan layanan digital ini memudahkan pelanggan dalam mengelola kebutuhan listrik secara praktis selama WFH.*

Hujan Satu Jam, Jalan Abdullah Silondae Kendari Tergenang Banjir

KENDARIKINI.COM – Ruas Jalan Drs. H. Abdullah Silondae di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari di landa banjir akibat hujan deras sekitar sejam sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WITA, Jum’at 10 April 2026.

Dari pantauan redaksi volume banjir ini setinggi lutut orang dewasa. Hal ini membuat sebagai besar pengemudi mobil maupun motor mengalami kesusahan saat melintas.

Bahkan ada yang memilih putar balik, karena diarahkan warga sekitar. Warga bahkan meneriaki pengguna jalan yang memaksa lewat dikarenakan takut halaman rumah dan kantor terkena tampiasnya.

Di lain sisi, terlihat pengemudi mobil yang memaksa melewati tengah jalan akibat banjir. Alhasil membuat pengemudi bersusah payah untuk melewatin jalan.

Diperkirakan banjir ini berlangsung setelah hujan deras selama satu jam hingga aspal jalan tak terlihat karna di tutupi tingginya volume banjir.

Untuk diketahui jalan tersebut menjadi langganan banjir saat musim penghujan datang. Selain itu halaman kantor Disperindag dan Diskominfo Sultra juga terdampak genangan air.

Selain itu beberapa ruas jalan sekitar eks mtq juga turut tergenang. Saat berita ini diturunkan genangan air juga perlahan surut.*

Polwan Ditlantas Sultra Edukasi Pengendara Lewat Polantas Menyapa

KENDARIKINI.COM — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar kegiatan “Polantas Menyapa”, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA, dipimpin personel Polwan Ditlantas Polda Sultra di sejumlah ruas jalan utama Kendari.

Rute patroli meliputi Jalan Komjen M. Yasin, Poros Bandara Haluoleo, Sultan Qaimuddin, hingga Brigjen Katamso.

Personel yang terlibat yakni IPTU Monika Tulak Limbong, BRIGPOL Astri Amalia Pratiwi, dan BRIPDA Chika Imanuela.

Mereka memberikan imbauan kepada pengendara roda dua dan roda empat menggunakan pengeras suara.

Pengendara diingatkan tidak melawan arus serta wajib mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

Petugas juga memberikan teguran persuasif kepada pelanggar sebagai bentuk edukasi humanis di lapangan.

Dirlantas Polda Sultra, KBP Dr. Argowiyono, menegaskan pendekatan preventif menjadi fokus utama kegiatan tersebut.

Menurutnya, edukasi langsung di jalan efektif menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan,” ujar Argowiyono.

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di Kota Kendari.

Dengan langkah tersebut, situasi Kamseltibcarlantas di wilayah Polda Sultra diharapkan semakin kondusif.*

Personil Polsek Lasalimu Tambal Jalan Berlubang, Cegah Kecelakaan Warga

KENDARIKINI.COM – Aksi peduli ditunjukkan Aiptu Mardiyanto PM, Ps. Kanit Binmas Polsek Lasalimu, dengan menambal jalan berlubang.

Kegiatan itu dilakukan hampir setiap hari di jalur permukiman warga dari Kapontori menuju Polsek Lasalimu.

Langkah tersebut bertujuan mencegah potensi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan rusak dan berlubang.

Berbekal mobil pick up dan alat sederhana, ia menutup lubang menggunakan bongkahan aspal di badan jalan.

Kendaraan yang dibawanya juga dimanfaatkan sebagai alat pelindas agar permukaan tambalan lebih rata dan aman dilalui.

Aiptu Mardiyanto menegaskan, kegiatan itu murni didorong kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya pengendara roda dua.

“Ini ikhtiar kecil untuk mengurangi risiko kecelakaan. Semoga pemerintah segera memperbaiki jalan secara permanen,” ujarnya.

Aksi tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar yang turut membantu proses penambalan jalan.

Kepala Lingkungan Kelurahan Kamaru, Ramlan, bersama warga ikut bergotong royong setelah melihat inisiatif tersebut.*

DPRD Sultra Soroti Dugaan Pungutan UMKM di Eks MTQ Kendari

KENDARIKINI.COM – DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara menyoroti dugaan pungutan tambahan terhadap pelaku UMKM di kawasan eks MTQ Kendari.

Wakil Ketua DPRD Sultra, Laode Frebi Rifai, menegaskan tidak boleh ada biaya tambahan yang memberatkan pelaku usaha kecil.

“Tidak boleh ada biaya tambahan, apalagi dengan berbagai dalih,” ujar Frebi, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, UMKM harus mendapat dukungan dan keringanan dari pemerintah, bukan justru dibebani pungutan tidak rasional.

Frebi menyarankan pelaku UMKM diberi masa uji coba beberapa bulan sebelum penetapan biaya resmi.

“Berikan keringanan dulu. Uji coba, lalu evaluasi apakah biaya layak diterapkan,” jelasnya.

Ia juga mengaku menerima keluhan terkait dugaan pungutan tambahan sekitar Rp900 ribu.

Keluhan tersebut, kata dia, disampaikan langsung oleh sejumlah pelaku UMKM yang terdampak kebijakan tersebut.

Menyikapi hal itu, DPRD Sultra akan menggelar rapat dengar pendapat dengan pihak terkait.

“Segera kami RDP untuk mengklarifikasi dasar penarikan biaya,” tegasnya.

Frebi berharap RDP dapat mengungkap dasar kebijakan dan memastikan tidak merugikan pelaku UMKM.*

WFH Kemenipas Dorong Produktivitas dan Layanan Digital Tetap Optimal

KENDARIKINI.COM – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menerapkan sistem kerja hybrid sejak 2023.

Staf Khusus Menteri, Abdullah Rasyid, menegaskan WFH harus tetap menjaga produktivitas dan kualitas layanan publik.

Menurutnya, kebijakan ini bagian dari efisiensi birokrasi sesuai Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2024.

Kemenipas telah mengintegrasikan 70 persen layanan imigrasi melalui platform digital seperti M-Paspor dan SIMKIM.

Digitalisasi tersebut diklaim mampu mengurangi antrean fisik hingga 40 persen sepanjang 2025.

Abdullah menyebut pengawasan WFH dilakukan melalui dashboard real-time, KPI harian, dan aplikasi pelaporan digital.

Ia menegaskan layanan seperti visa elektronik dan pemantauan lapas harus tetap berjalan optimal.

Data menunjukkan persetujuan visa online meningkat 15 persen selama 2026.

Kemenipas juga menerapkan skema kerja 60:40 untuk unit layanan langsung kepada masyarakat.

Kebijakan ini bertujuan menjaga akses layanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.

Unit frontliner seperti kantor imigrasi dan lapas tetap beroperasi secara langsung.

Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti e-Lapas mendukung koordinasi kerja daring.

Penggunaan aplikasi digital juga menekan biaya operasional hingga 25 persen sejak 2025.

Abdullah menilai WFH mampu meningkatkan fokus kerja dan efisiensi pegawai.

Ia menekankan kinerja menjadi indikator utama, bukan kehadiran fisik.

Kemenipas mencatat produktivitas unit non-frontliner meningkat hingga 20 persen.

WFH dinilai menjadi bagian penting reformasi birokrasi berbasis digital.*

MAT Somasi tvOne, Diduga Giring Opini Konflik Tambang Konawe

KONAWE, KENDARIKINI.COM – Masyarakat Adat Tolaki (MAT) melayangkan somasi kepada tvOne, Kamis (9/4/2026).

Somasi terkait pemberitaan Kunjungan Kerja Komite II DPD RI di Konawe pada 7 April 2026.

MAT menilai tayangan tersebut tidak berimbang dan berpotensi menggiring opini publik.

Forum yang disebut sebagai advokasi korban konflik tambang, dinilai justru dibingkai sebagai dukungan investasi.

Dalam dokumen resmi, kegiatan tersebut bertujuan menindaklanjuti aduan masyarakat terdampak konflik pertambangan.

Namun, tayangan tvOne lebih menonjolkan dukungan pemerintah dan DPRD Konawe terhadap investasi tambang.

Isu penting seperti konflik lahan Routa, dugaan pelanggaran hak adat, dan dampak lingkungan minim disorot.

Ketua MAT, Abdul Sahir, menyebut pemberitaan tersebut mengaburkan substansi advokasi korban.

Ia menilai framing tersebut dapat membentuk persepsi publik yang keliru terhadap konflik yang terjadi.

Divisi Advokasi MAT, Jumran, menegaskan pers wajib menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai UU Pers.

Menurutnya, keberimbangan harus memberi ruang setara pada suara korban, bukan hanya pejabat.

Divisi Advokasi POSKOHAM, Ilo Lim, menilai framing itu berpotensi membangun legitimasi sepihak investasi.

MAT memberi ultimatum 3×24 jam kepada tvOne untuk menyampaikan hak jawab dan klarifikasi terbuka.

Jika diabaikan, MAT akan melapor ke Dewan Pers dan menempuh langkah hukum.

Kasus ini mencerminkan tarik-menarik narasi antara investasi dan hak konstitusional masyarakat adat.*

OPINI: Mengembalikan Tuhan buat Kita Semua

0

Oleh: Muhammad Endang SA

Akhir-akhir ini rasanya Kita sering melihat banyak ceramah yang menggambarkan Tuhan itu seperti: galak, cepat marah, dan tidak bisa diajak kompromi.

Lalu setelah pengambaran Tuhan seperti itu kemudian muncullah “jalan menuju Tuhan” versi masing-masing.

Masalahnya, tiap kelompok merasa jalannya itu satu-satunya yang paling benar. Yang lain? Ya, dianggap salah. Akhirnya Tuhan jadi seperti “diperebutkan hak patennya”. Siapa paling benar, dia yang “punya akses VIP ke surga”.

Yang agak bikin sesak, isi “jalan” yang ditawarkan dan dipertentangkan itu seringnya cuma berputar di hal-hal ritual pribadi seperti: cara berpakaian, simbol-simbol lahiriah, dan sejenisnya. Sampai-sampai kesannya: kalau tidak ikut gaya tertentu, langsung dianggap “kurang Islam” atau bahkan “bukan umat”.

Padahal kalau kita ingat lagi, tujuan awal pewahyuan Islam itu kan bukan cuma soal ritual, tapi juga membela yang lemah (mustadh’afin), melawan ketidakadilan, dan menghadirkan kemanusiaan. Nabi dan para rasul itu bukan cuma mengajarkan ibadah, tapi juga berdiri di sisi orang-orang yang tertindas tanpa peduli manhajnya, bahkan agamanya.

Implikasinya kalau praktik keagamaan terus seperti begini, lama-lama Islam bisa terasa jauh dari realitas hidup manusia, dari penderitaan, dari ketidakadilan dan dari masalah sosial yang nyata yang dihadapi manusia.

Dan kalau sudah sampai disitu, jangan-jangan… (ini agak ngeri!) Tuhan jadi terasa “jauh”, bahkan seperti “hilang” dari kehidupan kita. Bukan karena Tuhan benar-benar hilang, tapi karena kita sendiri yang mempersempit-Nya jadi milik kelompok tertentu saja dengan “jalan”yang tertentu juga. Jalan yang sering dinyatakan sebagai “pembelaan” kepada Tuhan.

Padahal, seperti kata Gus Dur, Tuhan itu tidak perlu dibela. Karena sudah kuat serba maha. Yang lebih butuh dibela itu manusia.

Nah, terus kita harus gimana?
Sudah waktunya kita mulai memikirkan ulang cara berdakwah dan “memahami” agama Kita. Bukan buat cari “jalan paling benar versi kelompok Saya”, tapi bagaimana agama bisa kembali jadi ruang yang memanusiakan manusia.

Meminjam istilah Bur Rasuanto, mungkin kita memang sudah butuh “peta surga” yang baru. Soalnya yang lama ini… selain sudah penuh, juga sering membuat kita saling dorong-dorongan bahkan sikutan di pintu masuk.

Tujuannya untuk mengembalikan agama (Islam) sebagaimana tujuan pewahyuannya, menjadi rahmatan lil alamin. Rahmat bagi semesta alam, bagi semua. Bagi manusia siapapun dia, bagi alam. Yang muaranya mengembalikan Tuhan untuk semua.

Insha Allah dengan begitu Agama tidak akan menjadi sumber konflik, sumber perpecahan, sumber masalah bagi Kita umat manusia pemeluknya, namun sebaliknya akan menjadi tuntunan yang menjauhkan kekacauan dari peradaban umat manusia sebagaimana arti agama itu sendiri.*

Plt Rektor UHO Lantik 29 Pejabat Nonstruktural

KENDARIKINI.COM – Plt Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, melantik 29 pejabat nonstruktural, Kamis, 9 April 2026.

Pelantikan berlangsung di Gedung Rektorat UHO dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, termasuk wakil rektor dan dekan.

Pengangkatan pejabat tertuang dalam Keputusan Rektor UHO Nomor 747/UN29/2026 sebagai dasar hukum pelaksanaan tugas.

Dr. Herman menyampaikan keyakinannya terhadap kompetensi pejabat yang dilantik menjalankan amanah jabatan baru.

Ia menegaskan seluruh pejabat telah melalui rekomendasi pimpinan unit masing-masing sebelum ditetapkan secara resmi.

“Pejabat diharapkan mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kinerja secara optimal,” ujarnya.

Ia juga mengimbau pejabat bekerja penuh dedikasi, menjunjung integritas, serta menjaga profesionalisme dalam tugas.

Pelantikan ini menjadi bagian penguatan tata kelola kelembagaan dan peningkatan kinerja akademik serta administratif.

Sebanyak 29 dosen mengisi berbagai posisi strategis, mulai kepala pusat, koordinator program studi, hingga kepala laboratorium.

Penempatan tersebut tersebar di LPPM, LPMPP, Pascasarjana, Fakultas Kedokteran, FMIPA, Fakultas Peternakan, dan FIB.

UHO berharap pejabat baru mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan, riset, dan pelayanan akademik.*

UHO Gelar Pelatihan PEKERTI Tingkatkan Kompetensi Dosen

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) resmi membuka Pelatihan PEKERTI, Selasa, 7 April 2026.

Kegiatan dibuka Plt Rektor UHO, Dr. Herman, sebagai upaya peningkatan kualitas dosen dalam proses pembelajaran.

Dalam sambutannya, Dr. Herman menegaskan pelatihan ini strategis untuk membekali kompetensi dasar instruksional dosen.

Ia menyebut peserta akan dilatih merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara sistematis dan berkelanjutan.

“Perencanaan, pengajaran, dan evaluasi adalah satu kesatuan yang berdampak langsung pada capaian mahasiswa,” ujar Dr. Herman.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi pedagogik dosen menjadi kunci mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala LPMPP, Prof. Dr. Edward Ngii, dan Prof. Indriyani Nur, Ph.D.

Keduanya mendampingi Plt Rektor dalam seremoni pembukaan pelatihan yang berlangsung di lingkungan kampus UHO.

Pelatihan PEKERTI dijadwalkan berlangsung selama enam hari dengan total 48 peserta dari berbagai institusi.

Dalam pelaksanaannya, lebih dari 10 dosen pelatih tersertifikasi dilibatkan untuk memberikan pendampingan optimal.

UHO berharap kegiatan ini memperkuat kapasitas akademik dan meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.*

Lulus SNBP 2026 UHO, Segera Daftar Ulang Online

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo mengumumkan calon mahasiswa yang lulus jalur SNBP 2026 segera melakukan registrasi ulang.

Proses daftar ulang dilakukan secara daring melalui laman resmi https://daftar-ulang.uho.ac.id/.

Registrasi ulang dibuka mulai 6 hingga 17 April 2026 pukul 15.30 WITA.

Calon mahasiswa diwajibkan mengisi seluruh form yang tersedia secara lengkap dan benar.

Selain itu, peserta juga harus mengunggah dokumen pendukung sesuai persyaratan dalam sistem.

Pihak kampus mengimbau seluruh peserta yang dinyatakan lulus agar tidak melewatkan batas waktu registrasi.

Keterlambatan atau kelalaian dalam proses daftar ulang dapat berakibat pada pembatalan status kelulusan.

Informasi lebih lanjut terkait teknis registrasi dapat diakses melalui laman resmi Universitas Halu Oleo.

Calon mahasiswa diharapkan mempersiapkan seluruh berkas sejak awal untuk memperlancar proses pendaftaran ulang.*

Pemprov Sultra Perkuat Penanganan Stunting, Target Turun Signifikan

KENDARIKINI.COM – Pemprov Sultra memperkuat layanan penanganan stunting guna menurunkan prevalensi secara signifikan dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sultra, Hugua, saat membuka evaluasi intervensi stunting 2026 di Kendari.

Kegiatan berlangsung di Hotel Claro dan dihadiri Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Hugua menegaskan stunting berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Menurutnya, pemenuhan gizi esensial sangat menentukan perkembangan fisik, mental, dan produktivitas anak ke depan.

Prevalensi stunting Sultra saat ini sekitar 26,1 persen dan ditargetkan turun mendekati rata-rata nasional.

Pemerintah daerah menargetkan penurunan signifikan hingga sekitar lima persen melalui kerja terintegrasi.

Strategi dilakukan melalui pendekatan promotif dan kuratif yang menyasar ibu hamil, balita, dan keluarga.

Edukasi gizi seimbang diperkuat, serta layanan pengobatan ditingkatkan untuk kasus dengan penyakit penyerta.

Pemprov juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan kabupaten/kota dalam setiap tahapan program.

Perencanaan hingga evaluasi dilakukan bersama agar intervensi lebih tepat sasaran dan efektif.

Evaluasi program akan digelar berkala sebagai dasar perbaikan dan penyusunan strategi lanjutan.

Pendekatan budaya dan perubahan perilaku masyarakat menjadi fokus untuk mendukung keberhasilan program.*

Polres Konawe Hadiri Diklatsar Tamalaki, Perkuat Sinergi Ormas

KONAWE, KENDARIKINI.COM – Polres Konawe melalui Sat Binmas menghadiri pembukaan Diklatsar Tamalaki Wonua Konawe ke-XVII, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Bose-Bose, Kecamatan Konawe, dengan melibatkan berbagai organisasi dan lembaga adat.

Kehadiran polisi menjadi bentuk pembinaan organisasi kemasyarakatan serta memperkuat silaturahmi dengan masyarakat.

Acara dihadiri Kasat Binmas IPTU Andi Aco Baso bersama Kanit Binpolmas Aiptu Jamaluddin, S.H.

Turut hadir DPP LAT Dr. Basrin Melamba, Ketua Tamalaki Tasrin, serta sekitar 250 peserta diklatsar.

Pembukaan kegiatan dilakukan Kasat Binmas mewakili Kapolres Konawe secara resmi.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Adat Tamalaki Wonua Konawe.

Langkah ini menjadi simbol dukungan Polri terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal.

Kasat Binmas juga memberikan materi pembinaan kepada peserta terkait penguatan nilai-nilai Pancasila.

Materi mencakup wawasan kebangsaan, etika politik, gotong royong, serta peran ormas menangkal radikalisme.

Peserta diharapkan mampu menjadi perekat sosial dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, menunjukkan kepercayaan terhadap kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat hubungan harmonis dan menciptakan situasi kondusif di Konawe.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti