Rabu, Juli 22, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8

Pemkot Kendari Libatkan Warga Bangun Kampung Nelayan Merah Putih

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih mengutamakan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Komitmen itu ditegaskan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, saat meninjau lokasi pembangunan di Kelurahan Tondonggeu, Selasa (30/6/2026).

Sudirman meminta seluruh perangkat daerah melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.

Menurutnya, aspirasi warga penting agar fasilitas yang dibangun sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat maksimal.

Pemerintah juga akan mengawal pelaksanaan proyek senilai sekitar Rp11 miliar agar berjalan sesuai rencana.

Program Kampung Nelayan Merah Putih akan dibangun di Kelurahan Tondonggeu, Puday, dan Sambuli.

Di Puday, pembangunan menggunakan konstruksi di atas laut untuk menghindari lahan milik warga.

Di Tondonggeu, proyek memanfaatkan lahan eks aset KKP dengan tetap menjaga kelestarian hutan mangrove.

Sementara di Sambuli, pemerintah membangun fasilitas parkir tambat perahu sepanjang sekitar 1.000 meter.

Setelah pembangunan selesai, pengelolaan kawasan diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.*

Pemkot Kendari Bahas Pengembangan Anjungan Tambat Labuh dan Kendari Beach

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menggelar FGD penelitian pengembangan Anjungan Tambat Labuh Teluk Kendari dan Kendari Beach, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan dibuka Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik Kendari.

Nismawati menegaskan penataan kawasan wisata harus mengedepankan estetika, kelestarian lingkungan, dan kearifan lokal.

Menurutnya, Teluk Kendari memiliki potensi besar yang perlu didukung penataan berkelanjutan agar menarik lebih banyak wisatawan.

Kajian juga bertujuan menyelaraskan pembangunan dengan RTRW, RDTR, serta mengantisipasi dampak lingkungan.

Ketua tim peneliti, Risna, menjelaskan penelitian mencakup Kelurahan Lahundape, Punggaloba, Tipulu, dan Watu-watu.

Tim merekomendasikan penguatan UMKM pesisir, subsidi bahan bakar nelayan, dan digitalisasi tata niaga.

Kajian juga mendorong pengembangan kuliner lokal, revitalisasi transportasi, serta penguatan citra Kendari sebagai Waterfront City.

Pemerintah berharap hasil penelitian menjadi dasar pengembangan kawasan wisata yang berdaya saing regional dan nasional.*

Pemkot Kendari Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Workshop Aplikasi Srikandi

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menggelar Workshop Pengelolaan Arsip melalui Aplikasi Srikandi, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan diikuti 98 admin dan operator Aplikasi Srikandi.

Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, M. Akrim Kurdin, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur menghadapi transformasi digital.

Menurutnya, keberhasilan digitalisasi bergantung pada kesiapan sumber daya manusia memanfaatkan teknologi secara optimal.

Ia menyebut arsip merupakan aset penting yang mendukung pelayanan, pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pemerintahan.

Workshop bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta dalam mengelola arsip digital secara tertib dan terintegrasi.

Ketua Panitia, Alimin, mengatakan kegiatan mengacu pada Peraturan ANRI Nomor 4 Tahun 2021 tentang Aplikasi Srikandi.

Workshop menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia membahas korespondensi digital dan pengelolaan arsip nasional.

Pemkot Kendari berharap seluruh peserta mampu menerapkan sistem kearsipan modern guna meningkatkan kualitas pelayanan administrasi pemerintahan.*

Pemkot Kendari Gandeng BEI Tingkatkan Literasi Pasar Modal ASN

KENDARIKINI.COM – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menerima audiensi Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tenggara, Senin (29/6/2026).

Pertemuan membahas kolaborasi peningkatan literasi keuangan dan edukasi pasar modal bagi ASN serta tenaga pendidik.

Sudirman mendukung program tersebut sebagai upaya meningkatkan pemahaman investasi legal dan menghindari investasi ilegal.

Menurutnya, edukasi pasar modal membantu ASN dan guru merencanakan keuangan serta masa pensiun dengan lebih baik.

Kepala BEI Sultra, Bayu Saputra, mengatakan edukasi akan dilaksanakan di sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Kendari.

Audiensi juga membahas optimalisasi Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik Kota Kendari.

Galeri tersebut diharapkan memudahkan masyarakat dan pelaku UMKM memperoleh informasi mengenai pasar modal dan pendanaan usaha.

Usai pertemuan, rombongan meninjau kesiapan ruang Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik Kota Kendari.

Pemkot Kendari dan BEI Sultra segera menyusun jadwal sosialisasi guna memperluas inklusi keuangan masyarakat.*

Pemkot Kendari Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menerima audiensi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Senin (29/6/2026).

Pertemuan membahas percepatan pembangunan infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan pesisir Kota Kendari.

Program tersebut akan dilaksanakan di Kelurahan Sambuli, Tondonggeu, dan Puday.

Pengelolaan fasilitas nantinya diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih di masing-masing wilayah.

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menegaskan dukungan penuh terhadap program strategis nasional tersebut.

Ia meminta seluruh tahapan pembangunan dikawal untuk mengantisipasi kendala sosial dan pemanfaatan ruang.

KKP menjadwalkan Surat Perintah Mulai Kerja terbit pekan ini, disusul peletakan batu pertama di Tondonggeu.

Proyek ditargetkan selesai dalam 135 hari kalender atau rampung pada November 2026.

Pemerintah juga menyiapkan penyesuaian tata ruang di Puday, Tondonggeu, dan Sambuli tanpa mengganggu lingkungan.

Pemkot Kendari optimistis program tersebut meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mendorong pengembangan kawasan pesisir berkelanjutan.*

TPID Kendari Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Antisipasi El Nino

KENDARIKINI.COM – Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Senin (29/6/2026).

Rapat dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Kendari melalui Zoom Meeting.

Rakor membahas strategi pengendalian inflasi serta kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino terhadap ketahanan pangan.

Tito Karnavian meminta pemerintah daerah terus memantau harga kebutuhan pokok dan memastikan distribusi barang tetap lancar.

Pemerintah daerah juga diminta mengantisipasi dampak El Nino melalui penguatan sektor pertanian dan ketersediaan air.

Usai rapat, Nismawati menegaskan TPID Kendari akan memperkuat koordinasi lintas sektor menjaga stabilitas harga.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan ekonomi daerah tetap stabil.

Ia menambahkan arahan pemerintah pusat menjadi pedoman menyusun strategi menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan iklim.

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen mendukung kebijakan nasional dalam pengendalian inflasi, ketahanan pangan, dan mitigasi dampak El Nino.*

Pemkot Kendari Bahas Penolakan Sarang Burung Walet di Tobuuha

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menggelar rapat membahas aduan warga terkait sarang burung walet di Kelurahan Tobuuha, Senin (29/6/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, sebagai respons atas keberatan warga RT 001 terhadap keberadaan bangunan tersebut.

Pemerintah menilai persoalan itu perlu dikaji karena menyangkut dampak lingkungan, kesehatan, dan kenyamanan permukiman warga.

Amir Hasan meminta seluruh perangkat daerah meneliti aspek perizinan, tata ruang, lingkungan, serta ketentuan teknis usaha sarang walet.

Rapat juga menghimpun masukan pemerintah wilayah dan perwakilan masyarakat sebelum menentukan langkah penyelesaian.

Sekda meminta OPD terkait memperkuat koordinasi, melakukan verifikasi lapangan, serta menyiapkan rekomendasi sesuai kewenangannya.

Menurutnya, hasil kajian menjadi dasar pengambilan keputusan yang objektif, transparan, dan berkeadilan.

Pemkot Kendari menegaskan penanganan aduan dilakukan melalui musyawarah, kepatuhan terhadap regulasi, serta menjaga kepentingan masyarakat dan pelaku usaha.

Rapat dihadiri sejumlah OPD, Camat Puuwatu, Lurah Tobuuha, serta perwakilan RT dan RW setempat.*

Sekda Kendari Evaluasi Program ATR BPN dan KPK

KENDARIKINI.COM – Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, memimpin rapat evaluasi implementasi sembilan program ATR/BPN dan KPK, Senin (29/6/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Sekda Kendari sebagai tindak lanjut koordinasi yang dilaksanakan pada 9 Juni 2026.

Evaluasi bertujuan mempercepat pelaksanaan program strategis bidang pertanahan dan tata ruang secara transparan serta akuntabel.

Amir Hasan menegaskan seluruh perangkat daerah harus menyelesaikan target program sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ia juga meminta OPD memperkuat koordinasi, memperbarui data secara berkala, dan menyelesaikan berbagai kendala pelaksanaan.

Menurutnya, langkah tersebut mendukung layanan pertanahan dan tata ruang yang modern, efektif, serta memberikan kepastian hukum.

Rapat dihadiri Inspektur, Bappeda, BKAD, Bapenda, PUPR, PMPTSP, Dinas Perkimtan, Bagian Hukum, dan perangkat daerah terkait.

Masing-masing OPD memaparkan capaian, kendala, serta strategi percepatan implementasi program sesuai bidang tugasnya.

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen mendukung program strategis nasional guna memperkuat pelayanan publik dan pencegahan korupsi.*

Wawali Kendari Tekankan Kebersihan, PAD, dan Pengawasan Pembangunan

KENDARIKINI.COM – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, memimpin rapat koordinasi bersama camat dan lurah, Senin (29/6/2026).

Rapat membahas program prioritas meliputi kebersihan lingkungan, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, pengawasan pembangunan, dan penertiban parkir.

Sudirman meminta camat dan lurah menggerakkan masyarakat menjaga kebersihan serta mempercepat penanganan titik penumpukan sampah.

Ia juga mendorong percepatan perbaikan armada pengangkut sampah agar pelayanan kebersihan kembali berjalan optimal.

Selain itu, seluruh lurah diminta mendata warga untuk mendukung optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan.

Menurut Sudirman, pendataan akurat membantu pemerintah meningkatkan pendapatan daerah tanpa mengabaikan kondisi ekonomi masyarakat.

Para lurah juga diminta mengawasi pembangunan baru dan memastikan seluruh perizinan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Pengawasan tersebut dinilai mendukung penataan kota sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dari sektor perizinan.

Sudirman meminta Satpol PP meningkatkan patroli, sementara Dinas Perhubungan menertibkan parkir dan mengoptimalkan retribusi parkir.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi guna mendukung pembangunan Kota Kendari secara efektif dan berkelanjutan.*

Wawali Kendari Minta ASN Percepat Serapan Anggaran dan Jaga Kebersihan

KENDARIKINI.COM – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, memimpin apel gabungan ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari, Senin (29/6/2026).

Dalam arahannya, Sudirman meminta seluruh OPD mempercepat serapan anggaran karena tahun anggaran telah memasuki semester kedua.

Ia menegaskan realisasi anggaran setiap OPD, termasuk kecamatan dan kelurahan, seharusnya mendekati atau mencapai 50 persen.

Sudirman juga meminta perangkat daerah penghasil pendapatan mengoptimalkan kinerja agar target Pendapatan Asli Daerah tercapai.

Menurutnya, setiap OPD harus segera melakukan evaluasi dan langkah percepatan terhadap realisasi pendapatan daerah.

Selain itu, Sudirman menyoroti pengelolaan sampah akibat proses pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Ia menjelaskan pembenahan TPA menyebabkan armada pengangkut sampah belum dapat beroperasi secara maksimal.

Meski demikian, Sudirman mengajak ASN menjadi teladan menjaga kebersihan melalui kegiatan kerja bakti bersama masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan ASN dalam kerja bakti menunjukkan kepedulian sekaligus memberikan contoh positif kepada warga.

Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmen meningkatkan kinerja, mempercepat pembangunan, mengoptimalkan pendapatan, serta mewujudkan kota yang bersih dan tertib.*

Kafilah Kendari Raih Sejumlah Prestasi

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menutup MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, Minggu (28/6/2026).

Gubernur mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Konawe atas suksesnya penyelenggaraan MTQ yang berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama panitia, pemerintah daerah, dewan hakim, serta seluruh peserta.

Andi Sumangerukka mengucapkan selamat kepada para juara dan berharap prestasi menjadi motivasi meningkatkan pemahaman serta pengamalan Al-Qur’an.

Ia menegaskan MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dan ukhuwah Islamiyah.

Mewakili Wali Kota Kendari, Agus Salim bersyukur atas prestasi Kafilah Kota Kendari pada MTQ XXXI Sultra.

Ia mengapresiasi peserta, pelatih, official, dan pendamping yang berhasil mengharumkan nama Kota Kendari.

Kabag Kesra Setda Kendari, Dr. Sapri, mengatakan pembinaan peserta akan terus ditingkatkan menghadapi MTQ berikutnya.

Kafilah Kendari meraih Juara II Lomba Mobil Hias, Juara I Tahfiz 20 Juz, dan sejumlah prestasi cabang tilawah, tahfiz, murattal, mujawwad, serta tafsir bahasa.

Penutupan MTQ dihadiri pemerintah daerah, dewan hakim, seluruh kafilah, dan tamu undangan dari 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.*

Praperadilan Tersangka Pencabulan di Rumah Pribadi Bupati Konsel

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menegaskan objek praperadilan yang diajukan tersangka hanya terkait penetapan status tersangka kasus dugaan pencabulan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan permohonan praperadilan menyangkut penetapan tersangka dugaan pencabulan.

“Pra peradilan penetapan tsk pencabulan yang TKP rumah pribadi Bupati Konawe Selatan,” kata Kompol Welliwanto Malau.

Permohonan praperadilan diajukan tersangka Evi Candrayadi melalui kuasa hukumnya ke Pengadilan Negeri Kendari.

Pemohon menggugat sah atau tidaknya penetapan tersangka serta penahanan yang dilakukan penyidik Satreskrim Polresta Kendari.

Dalam permohonannya, kuasa hukum juga mempersoalkan mekanisme penyidikan, penerbitan surat penetapan tersangka, hingga proses penahanan.

Selain meminta penetapan tersangka dinyatakan tidak sah, pemohon juga meminta pengadilan membebaskan tersangka dan memulihkan hak serta martabatnya.

Perkara praperadilan tersebut kini menunggu proses pemeriksaan dan putusan Pengadilan Negeri Kendari.*

LAZISMU Sultra Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

KENDARIKINI.COM – LAZISMU Sulawesi Tenggara menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan jiwa di The Park Mall Kendari, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan berlangsung berkolaborasi dengan RSUD Bahteramas, Universitas Mandala Waluya, BGTK, BPMP, Balai Bahasa, ASOKA, dan Ortom Muhammadiyah Sultra.

Ketua LAZISMU Sultra, Dr. Abdul Hamid, S.Pd., M.M., mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, LAZISMU tidak hanya mengelola zakat, infak, dan sedekah, tetapi menghadirkan program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Layanan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan jiwa, edukasi kesehatan, serta donor darah.

Pelayanan diberikan tenaga medis RSUD Bahteramas bersama dosen dan mahasiswa Universitas Mandala Waluya.

Pemeriksaan kesehatan jiwa menjadi perhatian khusus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini.

Dalam aksi donor darah, panitia berhasil mengumpulkan 64 kantong darah dari mahasiswa, aparatur, warga Muhammadiyah, dan masyarakat umum.

LAZISMU Sultra juga menyerahkan bingkisan kepada penyandang tuna netra sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok disabilitas.

Abdul Hamid mengapresiasi seluruh mitra dan relawan yang berkontribusi menyukseskan kegiatan demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Sulawesi Tenggara.*

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Timur Laut Konawe Kepulauan Sultra

KENDARIKINI.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/7/2026).

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pukul 01.25.40 WIB atau 02.25.40 Wita.

Pusat gempa berada pada koordinat 3,73 Lintang Selatan dan 123,40 Bujur Timur.

Lokasi gempa tercatat sekitar 54 kilometer timur laut Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara.

BMKG menyebut gempa terjadi pada kedalaman 17 kilometer di bawah permukaan bumi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta instansi berwenang terkait perkembangan situasi.*

KUPP Lapuko Tegaskan Jetty PT TIS Sesuai Aturan Berlaku

KENDARIKINI.COM – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Lapuko menegaskan pembangunan terminal khusus (tersus) atau jetty milik PT Tambang Indonesia Sejahtera (PT TIS) telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penegasan itu disampaikan Kepala KUPP Lapuko, Nurbaya, saat menghadiri rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara, Selasa (30/6/2026).

Nurbaya menyatakan KUPP bersikap netral terhadap persoalan antara masyarakat dan perusahaan. Seluruh pelayanan dan pengawasan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.

“PT TIS telah menjalankan proses sesuai aturan. Jika persyaratan terpenuhi, tidak ada alasan bagi kami untuk melarang,” ujar Nurbaya.

Menurutnya, kewenangan KUPP berfokus pada aspek administrasi, perizinan, serta kepatuhan terhadap regulasi pembangunan dan operasional terminal khusus.

Terkait masyarakat sekitar tambang, KUPP mengingatkan perusahaan agar menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) secara berkelanjutan.

Namun, Nurbaya menegaskan pihaknya belum dapat menilai pelaksanaan CSR karena PT TIS hingga kini belum memulai kegiatan operasional.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pembahasan pembangunan tersus PT TIS yang menjadi salah satu agenda rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Sultra.*

Ketua MKD DPR Apresiasi Kinerja Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

KENDARIKINI.COM – Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, H. Nazaruddin Degam, mengapresiasi kinerja Polri pada peringatan HUT Bhayangkara ke-80.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui video testimoni yang dirilis dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Nazaruddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas pengabdian kepada masyarakat.

Ia menilai kinerja Polri mendapat apresiasi luas dari masyarakat berdasarkan hasil survei Litbang Kompas.

Menurut Nazaruddin, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri kini mencapai 82,4 persen.

“Melalui survei Litbang Kompas, kinerja Polri mendapatkan apresiasi positif dengan kepercayaan publik mencapai 82,4 persen,” ujarnya.

Ia menyebut capaian tersebut menjadi kado istimewa bagi Korps Bhayangkara pada peringatan HUT ke-80.

Tema “Polri untuk Masyarakat”, menurutnya, mencerminkan komitmen kepolisian memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Nazaruddin berharap Polri terus menghadirkan rasa aman, tenteram, dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas.

“Seluruh elemen bangsa menanti darma bakti Polri untuk mewujudkan masyarakat aman, tenteram, dan sejahtera menuju Indonesia Emas,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan menyampaikan dukungan kepada institusi Polri melalui seruan, “Bravo Polri”.*

Polresta Kendari Tangkap Pria Pengacung Parang di SPBU Wulele

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menangkap DJ (50), pelaku pengancaman menggunakan parang di SPBU Wulele, Kota Kendari.

Penangkapan dilakukan Tim URC Buser77, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 11.50 Wita di Jalan Transito, Kecamatan Wua-Wua.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan pelaku diamankan setelah polisi mengantongi bukti permulaan yang cukup.

Peristiwa bermula Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 10.30 Wita di SPBU Wulele, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Wua-Wua.

DJ mengantre membeli BBM Pertalite. Karena antrean panjang, pelaku berteriak hingga memicu cekcok dengan konsumen lain.

Pelaku kemudian meninggalkan lokasi dan pulang mengambil sebilah parang sebelum kembali ke SPBU.

Setibanya di lokasi, pelaku kembali ditegur warga. Namun, ia justru mencabut parang dan membuat keributan.

Sejumlah konsumen mengejar pelaku hingga meninggalkan area SPBU. Pihak SPBU kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Dalam pemeriksaan, DJ mengakui seluruh perbuatannya. Polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DT 6491 EI.

Menurut pengakuan pelaku, emosinya dipicu mahalnya harga Pertamax dan panjangnya antrean Pertalite.

Pelaku juga mengaku curiga beberapa sepeda motor berulang kali mengantre membeli Pertalite sehingga memperpanjang antrean.

Penyidik masih mendalami perkara tersebut untuk proses hukum lebih lanjut.*

Kapolresta Kendari Ungkap Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di SPBU

KENDARIKINI.COM – Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka mengungkap kronologi pria berinisial DJ (50) mengamuk sambil membawa parang di SPBU Wulele.

Peristiwa terjadi di SPBU Wulele, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Minggu (28/6/2026).

Menurut Edwin, DJ awalnya mengantre menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam untuk membeli BBM jenis Pertamax.

Karena antrean Pertamax cukup panjang, pelaku berpindah ke jalur Pertalite tanpa mengikuti antrean yang berlaku.

Tindakan tersebut memicu protes dari konsumen lain. Adu mulut pun terjadi hingga pelaku terpancing emosi.

“Pelaku kemudian mencabut senjata tajam jenis parang saat terjadi percekcokan,” kata Edwin kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

Polisi segera mengamankan DJ dan membawanya ke Satreskrim Polresta Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti sepeda motor telah diamankan. Sementara parang masih dalam pencarian polisi.

“Menurut pengakuan pelaku, parang dibuang di pinggir jalan dan belum ditemukan,” ujar Edwin.

Penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan rangkaian peristiwa sebelum pelaku mengeluarkan senjata tajam.

DJ dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

Pelaku terancam hukuman penjara paling lama lima tahun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.*

Gubernur ASR Tutup MTQ Sultra 2026, Konawe Juara Umum

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Sultra di Kabupaten Konawe, Minggu (28/6/2026) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, MTQ harus melahirkan generasi beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial.

Andi Sumangerukka mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Konawe dan masyarakat yang dinilai sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ tahun 2026.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada LPTQ Sultra, Kanwil Kemenag Sultra, panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan Dewan Hakim.

Gubernur meminta para juara segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah, September 2026.

Ia berharap kafilah Sultra mampu mengharumkan nama daerah melalui prestasi terbaik di tingkat nasional.

Kepada peserta yang belum meraih juara, Gubernur mengajak tetap optimistis dan terus mendalami Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

Malam penutupan semakin meriah dengan pengumuman juara umum MTQ ke-31 Sultra.

Kabupaten Konawe keluar sebagai juara umum dengan 645 poin, disusul Kabupaten Kolaka 384 poin dan Kota Baubau 312 poin.*

Aktivis Desak Polda Sultra Usut Tuntas Dugaan BBM Subsidi Ilegal di Muna Barat hingga ke Pria Berinisial D

KENDARIKINI.COM – Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus Sulawesi Tenggara mendesak Polda Sultra mengusut dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di Kabupaten Muna Barat.

Mereka menilai praktik tersebut diduga berlangsung di Desa Maginti, Kecamatan Maginti, dan telah berlangsung cukup lama.

Ketua organisasi, Ali Sabarno, mengaku menerima laporan masyarakat mengenai dugaan penimbunan dan distribusi BBM subsidi secara ilegal.

Menurutnya, distribusi diduga melibatkan pengangkutan lintas wilayah hingga penjualan kembali untuk kepentingan komersial.

Ali menyebut seorang pria berinisial D diduga menjadi salah satu pihak yang dikaitkan masyarakat dengan aktivitas tersebut.

Ia mengatakan informasi itu tetap harus dibuktikan melalui penyelidikan aparat penegak hukum.

“Jika benar berlangsung lama, aparat perlu mengusut seluruh pihak yang terlibat maupun yang diduga melakukan pembiaran,” katanya.

Aktivis juga menduga pasokan BBM berasal dari sejumlah lokasi sebelum ditampung dan didistribusikan kembali.

Mereka meminta Ditreskrimsus Polda Sultra membentuk tim investigasi serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pria berinisial D, Polda Sultra, dan pihak terkait lainnya.*

Rapor Siswa SD di Baubau Diduga Disita untuk Jaminan Utang

KENDARIKINI.COM – Seorang siswa kelas 4 SD Negeri 3 Baubau diduga tidak menerima rapor karena diambil sebagai jaminan utang orang tuanya.

Korban berinisial LK (9) hanya menerima map kosong saat pembagian rapor pada Sabtu (20/6/2026).

Tante korban, Wa Ode Amalia Ahza, mengaku rapor tersebut diduga diambil seorang ibu Bhayangkari berinisial SS.

Menurut Amalia, SS mengaku mengambil rapor atas inisiatif sendiri sebagai jaminan utang Rp2 juta milik ibu korban.

Amalia juga menyebut rapor diambil dari sekolah dengan mengaku sebagai tante korban.

Ia menyesalkan pihak sekolah yang menyerahkan dokumen tanpa konfirmasi kepada orang tua maupun wali murid.

Berbagai upaya mediasi telah dilakukan. Namun, hingga kini rapor tersebut belum dikembalikan kepada siswa.

Amalia menegaskan persoalan utang seharusnya tidak menghambat hak anak memperoleh dokumen hasil belajarnya.

Karena belum menemukan penyelesaian, keluarga melaporkan dugaan perampasan rapor ke Polres Baubau.

Kasi Humas Polres Baubau IPTU Rino Asnan membenarkan laporan tersebut dan menyatakan kasus masih dalam penyelidikan Satreskrim.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SD Negeri 3 Baubau belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang diajukan.*

KSBSI Dampingi Pekerja Politeknik Bombana Tagih Upah Rp339 Juta

KENDARIKINI.COM – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sultra mendampingi sembilan tenaga pengajar dan nonpengajar Politeknik Bombana menuntut tunggakan upah.

Nilai tunggakan yang diklaim para pekerja mencapai Rp339 juta dan disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Ketua DPC KSBSI, Iswanto Sugiarto, ditunjuk sebagai kuasa pekerja berdasarkan mandat Korwil KSBSI Sultra.

Iswanto mengatakan pekerja mengaku hanya menerima setengah gaji dibanding nilai yang tercantum dalam kontrak kerja.

Menurutnya, besaran gaji dalam kontrak bervariasi, mulai Rp2,3 juta hingga Rp2,5 juta per bulan.

Ia menyebut para pekerja telah menempuh mediasi di Disnaker Bombana hingga terbit anjuran pembayaran tunggakan upah.

Selain itu, laporan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan juga telah disampaikan ke Polda Sultra pada 2025.

KSBSI menilai dugaan penundaan atau pemotongan upah berpotensi melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Organisasi itu juga menduga sembilan pekerja tidak didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan selama bekerja.

KSBSI meminta Polda Sultra menuntaskan penanganan laporan tersebut. Jika tidak, perkara akan dilaporkan ke Mabes Polri dan Kementerian Ketenagakerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Yayasan Politeknik Bombana terkait tudingan tersebut.*

Gubernur Sultra Apresiasi Antusiasme Nobar Piala Dunia 2026 di Eks MTQ

KENDARIKINI.COM – Ribuan warga memadati Area Parkir Selatan Eks MTQ Kendari untuk mengikuti Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan bertajuk “Nonton Bareng Bola Gembira” itu dihadiri Gubernur Sultra Andi Sumangerukka bersama jajaran pemerintah daerah.

Masyarakat menyaksikan tiga pertandingan, yakni Inggris melawan Panama, Portugal menghadapi Kolombia, serta Argentina versus Yordania.

Sejak pagi, warga tampak antusias menikmati pertandingan dalam suasana tertib, aman, dan penuh kebersamaan.

Gubernur Andi Sumangerukka mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Ia menilai nobar menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM.

“Terima kasih atas ketertiban masyarakat. Semoga kegiatan ini terus berlangsung aman dan memberi manfaat bagi UMKM,” katanya.

Gubernur juga mengapresiasi TVRI sebagai penyelenggara kegiatan yang menghadirkan hiburan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Suasana semakin meriah saat gubernur menggelar kuis berhadiah dan membagikan doorprize kepada warga yang hadir.

Kegiatan ditutup dalam suasana kondusif serta menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan masyarakat Sultra.*

Humas PT GMS Klaim Dugaan Limbah B3 Sudah Ditindaklanjuti Gakkum

KENDARIKINI.COM – PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS) menyatakan laporan dugaan pencemaran limbah B3 yang dilayangkan LPTE telah ditindaklanjuti.

Pernyataan itu disampaikan Humas PT GMS, Sakirman, saat dikonfirmasi terkait laporan LPTE ke Bareskrim Polri.

Menurut Sakirman, dokumentasi yang menjadi dasar laporan merupakan foto lama yang telah ditindaklanjuti pihak berwenang.

“Itu foto lama, sudah ditindaklanjuti oleh pihak berwenang,” ujar Sakirman.

Saat ditanya instansi yang menangani laporan, ia menyebut proses tindak lanjut dilakukan oleh Gakkum.

“Pihak Gakkum yang tindak lanjut beberapa bulan lalu. Silakan konfirmasi sendiri ke Gakkum,” katanya.

Media kemudian meminta dokumentasi pemeriksaan maupun surat pemberitahuan kunjungan Gakkum ke PT GMS.

Namun, hingga konfirmasi berakhir, pihak perusahaan belum menunjukkan dokumen pendukung maupun surat yang diminta.

Sebelumnya, LPTE melaporkan PT GMS ke Direktorat Tipidter Bareskrim Polri pada 29 Desember 2025.

Laporan bernomor 013/B/Adn/LPTE/XI/2025 itu terkait dugaan pencemaran limbah bahan berbahaya dan beracun yang diduga melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009.

Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Gakkum terkait klaim tindak lanjut tersebut.*

Mahardhika Soekarno Soroti Dugaan Oknum BEM UBK Terima Uang Aksi

KENDARIKINI.COM – Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra, Mahardhika Soekarno, menyoroti dugaan keterlibatan oknum BEM Universitas Bung Karno menerima uang terkait aksi mahasiswa.

Pernyataan itu disampaikan Mahardhika di Jakarta, Minggu (28/6/2026), menyusul informasi yang berkembang di ruang publik.

Menurutnya, jika dugaan terbukti secara hukum, kasus tersebut dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap gerakan mahasiswa.

“Jangan sampai ulah segelintir oknum merusak marwah gerakan mahasiswa sebagai agen perubahan dan kekuatan moral bangsa,” katanya.

Mahardhika mengaku memiliki ikatan emosional dengan UBK karena didirikan almarhumah Rachmawati Soekarnoputri, ibundanya.

Namun, ia menegaskan tidak lagi terlibat dalam pengelolaan yayasan maupun universitas sejak Rachmawati wafat pada 2021.

Ia berharap universitas dan yayasan melakukan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan untuk menjaga nilai integritas dan nasionalisme.

Mahardhika juga meminta publik tidak menggeneralisasi dugaan tersebut kepada seluruh mahasiswa maupun organisasi kemahasiswaan.

Menurutnya, jika ada pelanggaran, proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan tanpa mencoreng nama baik mahasiswa lainnya.

Ia menegaskan gerakan mahasiswa harus tetap independen, objektif, dan menjalankan fungsi mengawasi kebijakan pemerintah secara konstruktif.

Mahardhika menilai kritik terhadap program pemerintah merupakan hak konstitusional sepanjang disampaikan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.*

Polda Sultra Raih 10 Medali di Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026

KENDARIKINI.COM – Personel Polda Sulawesi Tenggara menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026.

Ajang nasional memperingati Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung di GOR Nambo Jaya Sport Center, 25–28 Juni 2026.

Kontingen Polda Sultra membawa pulang 10 medali, terdiri satu emas, lima perak, dan empat perunggu.

Kejuaraan diikuti atlet karate terbaik dari jajaran Polri dan peserta umum berbagai daerah di Indonesia.

Brigpol Syahrul, S.H., M.M. menjadi penyumbang medali emas nomor Kumite 70 Kg sekaligus meraih satu medali perak.

Brigpol La Ode Muhammad Ali Abdullah, S.H., M.H. menyumbangkan medali perunggu pada nomor Kumite 80 Kg.

Kompol Yulianus meraih dua medali perak. Kompol Untung S. menyabet satu perak dan dua perunggu.

Brigpol Khaidir Al Faris mempersembahkan satu medali perak, sedangkan Bripda Sudarman meraih satu medali perunggu.

Prestasi tersebut mencerminkan pembinaan atlet yang berkelanjutan, disiplin latihan, serta semangat juang personel Polda Sultra.

Keberhasilan itu juga sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri Untuk Masyarakat”, yang mendorong personel berprestasi dan profesional.*

Blokade PT PMS, Ratusan Buruh Kolaka Terdampak

KENDARIKINI.COM – Aktivitas PT Putra Mekongga Sejahtera (PT PMS) di Pomalaa terhenti akibat pemalangan akses menuju area konsesi perusahaan.

Pemalangan berdampak pada ratusan buruh lokal dan pelaku UMKM di Desa Hakatutobu yang kehilangan sumber penghasilan.

Kuasa hukum PT PMS menyebut laporan dugaan pendudukan area dan intimidasi telah disampaikan ke Polres Kolaka sejak 18 Mei 2026.

Pihak perusahaan menilai penanganan laporan berjalan lambat hingga aktivitas operasional lumpuh akibat pemasangan portal dan baliho larangan.

Sementara itu, Ditreskrimsus Polda Sultra disebut telah melakukan penyelidikan berdasarkan laporan yang diterima pada 17 Juni 2026.

Penyidik Polda Sultra telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi pelapor sebagai bagian penyelidikan.

Kuasa hukum PT PMS juga melaporkan dugaan pemberian keterangan palsu ke Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut.

Akibat blokade, puluhan perusahaan bongkar muat berhenti beroperasi dan ratusan buruh terdampak kehilangan pekerjaan.

Sejumlah pelaku usaha di sekitar kawasan tambang juga mengalami penurunan pendapatan karena aktivitas ekonomi terhenti.

Kasat Reskrim Polres Kolaka AKP Fernando membantah tudingan lambannya penanganan maupun intervensi pihak tertentu.

Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan alat bukti agar penanganan perkara berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.*

Pemkot Kendari Perkuat Kolaborasi dengan Partai Politik

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dengan partai politik sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Komitmen itu disampaikan Wali Kota Kendari melalui Sekretaris Daerah Amir Hasan saat membuka Musyawarah Kecamatan Golkar Kota Kendari, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan dihadiri Ketua DPD Golkar Kendari La Ode Muhammad Inarto, pengurus DPD, pengurus kecamatan, kader, dan peserta Muscam.

Dalam sambutan Wali Kota, Muscam dinilai menjadi agenda penting untuk evaluasi, konsolidasi, dan penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.

Pemerintah berharap forum tersebut melahirkan gagasan konstruktif yang mendukung pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat Kota Kendari.

Amir Hasan menegaskan partai politik berperan sebagai sarana pendidikan politik, penyalur aspirasi masyarakat, sekaligus mitra pemerintah.

Pemkot Kendari juga berharap Muscam menghasilkan kepengurusan yang solid, visioner, dan mampu menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, forum tersebut diharapkan memperkuat persatuan, silaturahmi kader, serta mendorong lahirnya ide pembangunan daerah.

Pemerintah membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, meski memiliki perbedaan pilihan politik dalam demokrasi.

Menutup sambutan, Wali Kota mengajak kader Golkar menjadi teladan, menyerap aspirasi warga, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.*

Gubernur Sultra Hadiri Car Free Day HUT Bhayangkara ke-80 di Kendari

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menghadiri Car Free Day dan olahraga bersama memperingati HUT Bhayangkara ke-80 di Eks MTQ Kendari, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan dibuka Kapolda Sultra Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji. Gubernur, Kapolda, dan masyarakat mengikuti senam serta olahraga bersama.

Momentum tersebut memperkuat sinergi Pemerintah Provinsi Sultra, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Gubernur bersama Kapolda meninjau bazar UMKM Bhayangkari Sultra. Ia mengapresiasi dukungan terhadap pelaku usaha melalui promosi produk lokal.

Andi Sumangerukka juga mengunjungi layanan SIM Keliling yang disediakan untuk mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan administrasi kepolisian.

Berbagai kegiatan edukatif anak turut menjadi perhatian. Lomba menggambar, mewarnai, dan edukasi tertib berlalu lintas dinilai membangun kreativitas serta budaya keselamatan.

Rangkaian kunjungan berlanjut ke Mobil Dapur Lapangan Siap Saji Brimob Polda Sultra. Gubernur mencicipi hidangan dan mengapresiasi kesiapan personel menghadapi operasi kemanusiaan.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan Mobile Water Treatment Brimob Polda Sultra. Fasilitas itu disiapkan mendukung penyediaan air bersih saat bencana.

Gubernur menilai kesiapan berbagai fasilitas tersebut mencerminkan komitmen Polri memberikan perlindungan, pelayanan, dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat.*

OPINI: Mari Mewaspadai Perwakilan Kita Sendiri

Oleh: Muh. Endang S.A., Mantan Ketua KPUD Konsel, Sekjend KIPPDA Sultra, Presnas Unfrel

“Autocratic legalism”. Itulah istilah yang dipakai Dr. Benny K. Harman, Anggota DPR Komisi III Dapil NTT, dalam Kompas 21 Juni 2026.

Artinya: penguasa atau oligarki menggunakan mekanisme hukum yang sah untuk membunuh demokrasi perlahan dari dalam.

Peringatan itu bukan isapan jempol. Di Komisi II DPR RI, saat ini tengah dibahas draft revisi UU Pemilu. Dan ada 1 wacana berbahaya di dalamnya: mengunci pintu pencalonan Presiden-Wakil Presiden.

Skenario “Tiga Parpol”

Menurut bocoran yang ditulis Benny, konsep yang berkembang di Komisi II adalah: hanya paslon yang didukung minimal 3 gabungan parpol parlemen yang boleh bertanding.

Alasannya dibungkus manis: efisiensi, krisis keuangan, stabilitas. Dengan begitu Pilpres cukup 1 putaran. Hemat anggaran. Ekonomi aman. Politik stabil.

Namun narasi itu jelas keliru dan manipulatif. Menilai demokrasi dari biaya adalah sikap yang mengingkari esensi kedaulatan rakyat.

Ya, pemilu mahal. Tapi itu harga yang harus dibayar untuk merawat legitimasi. Pemilu adalah saat rakyat menyatakan kehendaknya. Memilih program. Memilih orang yang akan menjalankannya.

Kalau alasan keuangan, efisiensi seharusnya sasar proyek mercusuar yang belum urgen. Misalnya: pembentukan 750 batalion teritorial, Kodam baru, Koperasi Desa Merah Putih, atau rasionalisasi MBG. Bukan menyunat hak konstitusional rakyat.

Kudeta Konstitusional Halus

Alasan sesungguhnya sederhana: mengamankan calon tertentu. Menjaga status quo oligarki.

Caranya: buat kompetisi semu. Pemilu seolah-olah. Pilpres dengan “kotak kosong” atau “calon boneka”.

Logikanya mudah. Saat ini ada 8 parpol parlemen. Kalau syaratnya 3 gabungan parpol, cukup 6 parpol saja untuk “memborong pintu”. Enam parpol duduk, kunci pintu, tentukan calonnya.

Otomatis tertutup bagi figur alternatif yang punya integritas dan kapabilitas, tapi tidak punya logistik untuk “membeli pintu”. Atau bagi yang menolak jadi pemimpin boneka oligarki.

Kalau skenario ini lolos, Pilpres tidak lagi menjadi vox populi, vox dei – suara rakyat, suara Tuhan. Tapi menjadi vox oligarchia – suara oligarki. Pilpres bukan menjadi pernyataan kehendak rakyat tapi pernyataan kehendak oligarki

Pintu yang Sudah Terlalu Lama Dikunci

Ini bukan barang baru. Kita sudah sering merasakan “politik pintu”.

Di Pilpres, figur potensial seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Airlangga Hartarto, almarhum Nurcholish Madjid, gagal maju karena alasan pintu.

Di daerah lebih parah. Banyak calon kepala daerah potensial tidak bisa maju karena tak dapat perahu. Akibatnya: Pilkada “kotak kosong”.

Data: Pilkada 2024 saja ada 37 daerah kotak kosong. 1 provinsi: Papua Barat. 36 kabupaten/kota: dari Aceh Utara sampai Kota Surabaya.

Angin Segar yang Mau Dihilangkan MK

Padahal baru saja ada harapan. Lewat Putusan MK No. 62/PUU-XXII/2024, Mahkamah menghapus ambang batas pencalonan presiden. Tidak ada lagi syarat 20% kursi DPR atau 25% suara nasional dari UU No. 7/2017.

Putusan itu mengabulkan gugatan ke-12 setelah belasan kali ditolak. Sejak itu, semua parpol peserta pemilu berhak mengajukan paslon presiden dan wakil presiden.

Putusan ini seharusnya jadi angin segar untuk Pilkada 2030. Jika ambang batas nasional dihapus, maka ambang batas Pilkada juga harus dihapus. Semua parpol bisa ajukan calon kepala daerah.

Selain itu, Pilkada juga harus adopsi sistem Pilpres: pemenang harus meraih suara mayoritas 50% + 1. Selama ini, siapapun menang berapapun suaranya langsung ditetapkan. Akibatnya, pemenang sering tidak didukung mayoritas pemilih.

Pengalaman 2014-2024: DPR Sering Tuli

Kita harus waspada. Pengalaman 2014-2024 menunjukkan DPR sering mengabaikan suara publik.

Contoh: Revisi UU KPK. Publik turun jalan. Di Sultra, bahkan ada 2 mahasiswa kita, Yusuf dan Randy, gugur. Tapi DPR tetap merevisi. Hasilnya: KPK melemah.

Contoh lain: UU Omnibus Law. Terbaru: revisi UU Kepolisian. Polanya sama: aspirasi publik diabaikan. Dan bahkan penetapannya pun kadang dramatis ditetapkan dimalam hari

Sekarang polanya bisa diulang lewat paket UU Politik. Dibahas terburu-buru. Ditetapkan di penghujung tahun menjelang tahapan pemilu. Akibatnya: masyarakat sipil, kampus, pegiat pemilu tidak punya waktu mengajukan judicial review ke MK. Atau MK menunda keberlakuan putusannya sampai setelah Pemilu 2029.

Waspada “Siasat Waktu”

Selain itu, kita harus mewaspadai skenario pembahasan paket UU Politik yang terburu-buru. Ditetapkan di penghujung tahun menjelang tahapan pemilu.

Tujuannya: agar masyarakat sipil, kampus, dan pegiat pemilu tidak punya waktu mengajukan judicial review ke MK. Atau MK menunda keberlakuan putusannya sampai setelah Pemilu 2029

Kesimpulan: Ini Ironi Demokrasi

Perwakilan kita, yang seharusnya bekerja menurut kehendak kita, justru menyiasati aspirasi mayoritas yang diwakilinya.

Benny benar. Ini wake-up call bagi intelektual, akademisi, dan masyarakat sipil agar tidak kecolongan oleh “agenda terselubung”.

Demokrasi mahal. Tapi membunuhnya lewat hukum akan jauh lebih mahal harganya: hilangnya kedaulatan rakyat. Untuk ini seharusnya Kita belajar dari sejarah dari Orde Lama dan Orde Baru.

Mari awasi DPR kita sendiri. Karena bahaya terbesar demokrasi seringkali justru datang dari dalam.*

Satlantas Polresta Kendari Edukasi Keselamatan Berkendara Saat Car Free Day

KENDARIKINI.COM – Satlantas Polresta Kendari menggelar edukasi keselamatan berkendara saat Car Free Day di kawasan Eks MTQ, Minggu (31/5/2026).

Personel menyapa masyarakat yang berolahraga sekaligus menyampaikan pentingnya tertib berlalu lintas untuk mencegah kecelakaan.

Warga yang mengikuti kegiatan tampak antusias menerima informasi mengenai etika, disiplin, dan keselamatan berkendara.

Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Kevin F. Ramadhan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polantas Menyapa.

Program itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan dan budaya tertib berlalu lintas.

“Kami mengimbau masyarakat selalu mematuhi tata tertib dan disiplin berlalu lintas untuk mencegah pelanggaran serta kecelakaan,” ujar Kevin.

Selain penyuluhan, personel juga mengajak masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.

Satlantas Polresta Kendari menegaskan akan terus menggelar edukasi serupa sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.*

Polresta Kendari Amankan Dua Terduga Pengedar Sabu, Sita 8,38 Gram

KENDARIKINI.COM – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Kendari mengamankan dua pria yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu.

Penangkapan berlangsung di Jalan Bhayangkara Bahari, Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.

Kedua terduga berinisial A.M. (40), warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dan I. (32), warga Kota Kendari.

Dari lokasi, polisi menyita sembilan sachet plastik bening berisi kristal yang diduga sabu seberat bruto 8,38 gram.

Petugas juga mengamankan satu timbangan digital, sendok sabu, wadah plastik, buku catatan, ball plastik kosong, dan dua tas hitam.

Selain itu, polisi menyita uang tunai Rp19,4 juta yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Saat ini, kedua terduga beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polresta Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Kendarikini.com mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kedua terduga belum dinyatakan bersalah hingga ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.*

PPI Desak Transparansi Tender Pembangunan KUA Poasia Kota Kendari

KENDARIKINI.COM – Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) meminta aparat mengawasi tender pembangunan Gedung Balai Nikah dan Layanan Keagamaan KUA Poasia.

PPI menilai proses tender menyisakan pertanyaan karena Berita Acara Hasil Pemilihan (BAHP) belum dipublikasikan secara terbuka.

Departemen Pergerakan PPI, Rojab, mengatakan hasil evaluasi administrasi, teknis, harga, dan kualifikasi juga belum diumumkan.

“Pokja wajib menjelaskan dasar penilaian seluruh peserta agar proses pengadaan tetap transparan,” kata Rojab.

Menurutnya, keterbukaan informasi penting untuk memastikan persaingan usaha berjalan sehat, adil, dan bebas intervensi.

PPI mengingatkan tertutupnya hasil evaluasi dapat memunculkan spekulasi, termasuk dugaan perlakuan berbeda terhadap peserta tender.

Meski demikian, PPI menegaskan tidak menuduh telah terjadi pelanggaran dalam proses pengadaan tersebut.

Organisasi itu meminta Pokja segera membuka BAHP serta dokumen evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.

PPI juga mendesak APIP, Inspektorat, dan lembaga pengawas pengadaan mengawal seluruh tahapan tender.

Menurut Rojab, pengawasan sejak awal diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com belum memperoleh keterangan resmi dari Pokja Pemilihan terkait permintaan tersebut.*

BPOM Dalami Dugaan Skincare Ilegal, AMAN Sultra Siapkan Uji Laboratorium

KENDARIKINI.COM – BPOM Baubau menyatakan akan mendalami informasi terkait dugaan peredaran produk skincare yang dipersoalkan di Kota Baubau.

Pernyataan itu muncul setelah Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sulawesi Tenggara berencana menguji sampel produk di laboratorium independen.

Produk yang disebut AMAN meliputi Scrub Membahana, Toner, Retinol Gel Booster Infus, Susu Wajah Whitening, dan Body Lotion Infus NN.

Koordinator AMAN Sultra, Firman Adhyaksa, mengatakan uji laboratorium bertujuan memastikan keamanan dan kandungan produk tersebut.

“Kami akan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui apakah terdapat kandungan berbahaya,” kata Firman.

AMAN Sultra juga meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan pelanggaran apabila ditemukan bukti yang memenuhi ketentuan hukum.

Selain itu, organisasi tersebut mendorong BPOM meningkatkan pengawasan terhadap produk kosmetik yang beredar di masyarakat.

Sementara itu, BPOM Baubau menyatakan baru menerima informasi mengenai produk yang dimaksud dan akan melakukan pendalaman.

Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com belum memperoleh keterangan dari pihak yang disebut terkait dugaan tersebut.

Berita ini disusun dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dugaan tersebut belum terbukti dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta uji laboratorium.*

Dugaan Kosmetik Tanpa Izin Edar di Baubau Jadi Sorotan Publik

KENDARIKINI.COM – Dugaan peredaran kosmetik tanpa izin edar kembali menjadi perhatian publik di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Produk yang disorot berupa Cream NN Scrub dan Membahana Handbody yang diduga diperjualbelikan tanpa kejelasan izin edar.

Dalam informasi yang beredar, seorang perempuan berinisial M.A. disebut-sebut diduga terlibat dalam aktivitas penjualan produk tersebut.

Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat maupun instansi berwenang yang membenarkan informasi tersebut.

Kosmetik yang beredar di Indonesia wajib memenuhi standar keamanan dan memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sejumlah pihak meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait menelusuri legalitas produk serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan.

“Peredaran kosmetik harus menjadi perhatian karena menyangkut kesehatan masyarakat,” ujar salah seorang pihak yang menyoroti persoalan tersebut.

Publik juga berharap proses penelusuran dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa perlakuan khusus terhadap pihak mana pun.

Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com belum memperoleh konfirmasi dari M.A., Polres Baubau, maupun BPOM terkait informasi tersebut.

Berita ini disusun dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Informasi akan diperbarui setelah ada keterangan resmi dari pihak berwenang.*

AMAN Sultra Desak Polisi Usut Dugaan Penampungan BBM Ilegal PT Dua Putra Sulawesi di Kendari

KENDARIKINI.COM – Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sulawesi Tenggara mendesak aparat mengusut dugaan penampungan BBM ilegal yang diduga melibatkan PT Dua Putra Sulawesi.

Pernyataan tersebut disampaikan AMAN Sultra, Minggu (28/6/2026), menyusul dugaan aktivitas penampungan BBM di Kelurahan Bonggoeya, Kota Kendari.

Kabid Advokasi dan Pergerakan AMAN Sultra, Ikram, mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan data dan melakukan investigasi lapangan.

Menurutnya, terdapat dugaan pengisian tangki milik PT Dua Putra Sulawesi di lokasi penampungan yang diduga tidak sesuai ketentuan.

“Kami menyoroti dugaan aktivitas penampungan BBM yang tidak sesuai aturan,” kata Ikram.

AMAN Sultra meminta kepolisian dan instansi terkait segera memeriksa legalitas operasional, dokumen perizinan, asal BBM, serta mekanisme distribusinya.

Ikram menilai dugaan tersebut berpotensi merugikan kepentingan publik apabila terbukti melanggar ketentuan distribusi BBM.

Selain itu, AMAN Sultra mengaku mengantongi informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum polisi yang disebut membekingi aktivitas tersebut.

Namun, AMAN Sultra belum mengungkap identitas oknum dimaksud dan meminta aparat melakukan penyelidikan secara profesional.

Organisasi itu juga membuka ruang bagi PT Dua Putra Sulawesi untuk memberikan klarifikasi atas dugaan yang berkembang.

Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari PT Dua Putra Sulawesi dan pihak kepolisian terkait.*

IZI Sultra Perpanjang Izin Operasional, Perkuat Pengelolaan Zakat Profesional

KENDARIKINI.COM – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sulawesi Tenggara resmi memperpanjang izin operasional sebagai lembaga pengelola zakat.

Perpanjangan Surat Keputusan menjadi penguatan legalitas sekaligus menjaga kepercayaan pemerintah dan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat.

Kepala Perwakilan IZI Sultra, Ramli, menyebut legalitas tersebut merupakan amanah untuk meningkatkan layanan dan tata kelola yang akuntabel.

“Kepercayaan pemerintah dan masyarakat menjadi modal menghadirkan layanan zakat yang profesional, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Ramli.

Selama beberapa tahun terakhir, IZI Sultra menjalankan program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan sosial kemanusiaan.

Program pemberdayaan difokuskan pada peningkatan kemandirian mustahik melalui pendampingan yang berkelanjutan.

Di sektor pendidikan, IZI menyalurkan beasiswa, perlengkapan sekolah, serta bantuan bagi santri dan pelajar kurang mampu.

Bidang kesehatan mencakup bantuan pengobatan dan pendampingan pasien dhuafa yang membutuhkan akses layanan medis.

Perpanjangan SK diserahkan Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kanwil Kemenag Sultra, Jamaludin, S.Ag., M.Pd.I.

Momentum tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi IZI Sultra bersama pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

IZI Sultra menilai meningkatnya penyaluran zakat melalui lembaga resmi mencerminkan tumbuhnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana sosial.

Mengusung semangat “Memudahkan, Dimudahkan”, IZI Sultra berkomitmen menghadirkan program yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.*

YBM PLN Kendari Santuni Guru Honorer dan Guru Ngaji Sultra

KENDARIKINI.COM – YBM PLN UPT Kendari bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Tenggara menyalurkan santunan kepada guru honorer dan guru ngaji.

Program bertajuk Kartini Pendidikan itu digelar di Kantor IZI Sultra, Rabu, 13 Mei 2026.

Sebanyak lima penerima manfaat menerima bantuan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mencerdaskan generasi bangsa.

YBM PLN UPT Kendari menggandeng IZI Sultra sebagai mitra pelaksana penyaluran santunan kepada para pejuang pendidikan.

Ketua YBM PLN UPT Kendari, Muhammad Ray, mengatakan guru honorer dan guru ngaji berperan penting membangun karakter masyarakat.

Menurutnya, program tersebut menjadi dukungan nyata bagi perempuan yang mengabdikan diri di bidang pendidikan dan pembinaan akhlak.

“Semoga bantuan ini memberikan manfaat, semangat, dan keberkahan bagi para penerima,” ujar Muhammad Ray.

Kepala Perwakilan IZI Sultra mengapresiasi kepercayaan YBM PLN UPT Kendari dalam menjalankan program sosial tersebut.

Ia berharap kolaborasi serupa terus berlanjut sehingga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Salah seorang penerima manfaat, Hariah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ungkapnya.

Program Kartini Pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai dukungan terhadap kesejahteraan pendidik di Sulawesi Tenggara.*

Petugas Temukan Dua Handphone Tersembunyi di Lapas Kendari

KENDARIKINI.COM – Petugas Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara menemukan dua handphone di Lapas Kelas IIA Kendari.

Temuan itu diperoleh saat pemeriksaan kamar hunian warga binaan dalam program pemberantasan handphone, pungli, dan narkoba (Halinar).

Dua handphone ditemukan tersembunyi di sela kayu bagian bawah lemari dalam salah satu kamar hunian.

Kakanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, mengatakan temuan tersebut menjadi perhatian serius dan akan ditindaklanjuti.

Menurutnya, petugas masih mendalami identitas pemilik serta jalur masuk kedua handphone ke dalam lapas.

Sulardi menegaskan pengawasan dan penggeledahan rutin akan terus diperketat untuk mencegah peredaran barang terlarang.

Ia memastikan setiap dugaan keterlibatan petugas akan diproses sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Muctar, menyebut temuan itu menjadi bahan evaluasi memperkuat sistem pengamanan.

Pihaknya akan meningkatkan pemeriksaan terhadap barang maupun orang yang keluar masuk lingkungan lapas.

Kanwil Ditjenpas Sultra menegaskan komitmennya menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas pemasyarakatan melalui pengawasan berkelanjutan.*

Pemilihan Duta Bahasa Sultra 2026 Lahirkan Duta Literasi Baru

KENDARIKINI.COM – Malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Sulawesi Tenggara 2026 berlangsung meriah di Kota Kendari.

Pada ajang tersebut, Fadli dan Nurhalisa dinobatkan sebagai Terbaik I Putra dan Putri Duta Bahasa Sultra 2026.

Pengumuman pemenang disambut sorak pendukung, pelukan haru, dan tepuk tangan dari para finalis serta tamu undangan.

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara menghadirkan 20 finalis terbaik dari berbagai kabupaten dan kota.

Peserta dinilai berdasarkan kemampuan berbahasa, wawasan kebahasaan, literasi, serta komitmen melestarikan bahasa Indonesia dan bahasa daerah.

Bunda Literasi Sulawesi Tenggara, Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka, membuka kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahasa merupakan identitas bangsa yang harus dijaga di tengah derasnya arus globalisasi.

Hadir pula Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa RI, Hafidz Muksin, serta Kepala Balai Bahasa Sultra, Dewi Pridayanti.

Mereka menekankan Duta Bahasa berperan sebagai agen literasi, diplomasi bahasa, dan pelestarian budaya di kalangan generasi muda.

Ajang ini diharapkan melahirkan duta yang mampu mengampanyekan penggunaan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti