Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 52

Yayasan Dharul Ashar Salurkan Air Bersih untuk Warga Kabaena

KENDARIKINI.COM – Yayasan Dharul Ashar terus membantu masyarakat Pulau Kabaena melalui program penyediaan akses air bersih.

Program tersebut dijalankan Yayasan Kesejahteraan Masjid sejak 2025 di wilayah Kabupaten Bombana.

Hingga Mei 2026, distribusi air bersih telah menjangkau sekitar 430 rumah di tiga kecamatan Pulau Kabaena.

Pengelola Operasional Yayasan Dharul Ashar, Kaharudin, mengatakan pemasangan instalasi pipa dilakukan tanpa biaya kepada warga.

Menurutnya, penyaluran air bersih juga diberikan gratis selama 13 bulan awal operasional program berlangsung.

“Selama 13 bulan itu gratis,” ujar Kaharudin di Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Selasa (6/5/2026).

Program tersebut turut membantu masyarakat Bajo di wilayah pesisir Kelurahan Sikeli yang sebelumnya kesulitan air bersih.

Warga bernama Emang mengaku kini tidak lagi menggunakan air asin untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saat ini sudah bagus, kami tidak pakai lagi air asin,” katanya.

Warga lainnya, Resman, menyebut manfaat program juga dirasakan masyarakat Bajo di Pulau Sogori.

Menurutnya, warga kini lebih mudah mendapatkan air bersih dari pesisir Kelurahan Sikeli menggunakan perahu.

Program penyediaan air bersih tersebut dinilai memberi dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat pesisir Pulau Kabaena.*

PT Vale dan BNN Perkuat Sekolah Bersih Narkoba di Lutim

LUWU TIMUR, KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia bersama BNN Sulawesi Selatan memperkuat pencegahan narkoba melalui program Sekolah Bersinar di Luwu Timur.

Deklarasi Sekolah Bersinar digelar di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Kamis (7/5/2026).

Program ini melibatkan 37 SMA se-Luwu Timur sebagai upaya membangun lingkungan pendidikan bebas narkoba.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyebut daerahnya rentan peredaran narkoba karena jalur perlintasan dan kawasan industri.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak dibutuhkan untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Kepala BNN Sulsel, Agung Prabowo, mengatakan pencegahan harus menyasar kelompok usia rentan secara berkelanjutan.

Ia menegaskan pelajar memiliki peran penting sebagai penggerak kampanye anti narkoba di lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembacaan dan penandatanganan deklarasi anti narkoba oleh seluruh pemangku kepentingan.

Program ini juga menetapkan Duta Pelajar Anti Narkoba tingkat SMA se-Luwu Timur.

Putu Adyana dari SMAN 6 Lutim terpilih kategori putra, sedangkan Kahirunnisa Mukhtar dari SMAN 1 Lutim kategori putri.

Sejumlah sekolah menerima apresiasi sebagai Sekolah Bersinar, termasuk SMAN 1, SMAN 3, SMAN 6, SMAN 10, dan SMA YPS Sorowako.

Senior Coordinator PPM Health PT Vale, Baso Haris, mengatakan program akan diperluas hingga tingkat SMP.

Saat ini, sebanyak 37 sekolah telah membentuk satuan tugas anti narkoba sebagai bagian gerakan tersebut.

PT Vale menegaskan komitmennya mendukung generasi muda sehat melalui program pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.*

OJK Sultra Edukasi Warga Bombana dan Konut Hindari Investasi Ilegal

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara memperkuat literasi keuangan masyarakat di Bombana dan Konawe Utara.

Kegiatan edukasi berlangsung pada 29–30 April 2026 bersama pemerintah daerah setempat.

Sebanyak 441 peserta mengikuti edukasi keuangan di empat kecamatan dua kabupaten tersebut.

Peserta berasal dari pemerintah daerah, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga umum.

Edukasi digelar di Kecamatan Rarowatu Utara, Poleang Timur, Sawa, dan Molawe.

Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, mengapresiasi kontribusi Bombana terhadap sektor jasa keuangan daerah.

Hingga Maret 2026, kredit Bombana mencapai Rp2,88 triliun atau 5,3 persen total kredit Sultra.

Rasio kredit bermasalah atau NPL Bombana tercatat 0,89 persen, terendah di Sulawesi Tenggara.

OJK juga mengingatkan masyarakat terhadap maraknya aktivitas keuangan ilegal berbasis digital.

Satgas PASTI menghentikan 3.570 entitas keuangan ilegal hingga Maret 2026.

Kasus pinjaman online ilegal mencapai 29.764 laporan dan investasi ilegal 6.904 kasus.

Kerugian masyarakat akibat investasi ilegal sejak 2017 mencapai Rp142,22 triliun.

OJK meminta masyarakat memeriksa legalitas layanan keuangan melalui Kontak 157 sebelum bertransaksi.

Pemda Bombana dan Konawe Utara mendukung edukasi keuangan untuk meningkatkan perlindungan masyarakat dari penipuan digital.*

Kades Larompana Dilapor Dugaan Penipuan Rp30 Juta di Konut

KENDARIKINI.COM – Kepala Desa Larompana, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara, dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan.

Oknum kepala desa berinisial QU itu dilaporkan seorang ibu rumah tangga berinisial SH ke Polres Konawe Utara.

SH mengaku kasus bermula pada Juni 2025 saat QU meminjam uang sebesar Rp30 juta.

Menurut korban, uang tersebut disebut untuk kebutuhan biaya wisuda anak oknum kepala desa tersebut.

Korban mengaku diyakinkan setelah QU menjanjikan bantuan pengurusan jabatan di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Dia mengaku orang kepercayaan gubernur dan menjanjikan saya jabatan,” ujar SH, Rabu (6/5/2026).

SH akhirnya memberikan pinjaman uang disertai bukti kwitansi serta dokumentasi penyerahan dana.

Namun hingga Mei 2026, uang pinjaman tersebut disebut belum dikembalikan kepada korban.

Selain itu, janji pengurusan jabatan di lingkungan Pemprov Sultra juga tidak pernah terealisasi.

Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan QU ke Polres Konawe Utara atas dugaan penipuan.

“Sudah saya laporkan dan saat ini dalam penanganan kepolisian,” tegas SH.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor terkait laporan tersebut.*

Alumni SMA Wawonii Raih Cumlaude Doktor Hukum Unhas

KENDARIKINI.COM – Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin kembali meluluskan mahasiswa berprestasi pada periode wisuda Mei 2026.

Pengumuman dilakukan dalam acara ramah tamah dan wisuda di Gedung Baruga Prof Baharuddin Lopa, Rabu (6/5/2026).

Tiga lulusan terbaik berasal dari jenjang doktor, magister, dan sarjana dengan capaian akademik membanggakan.

Salah satu sorotan datang dari Jamal Aslan, alumni SMA Negeri 1 Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan.

Jamal berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat cumlaude dalam waktu 27 bulan.

Pengacara muda berusia 39 tahun itu dinilai mencatat pencapaian akademik yang cukup istimewa di Fakultas Hukum Unhas.

Selama menempuh pendidikan doktoral, Jamal menerbitkan enam jurnal internasional dan 12 buku akademik sektor pertambangan.

Sementara itu, program magister diraih Suci Ramdhani dengan IPK 4.00 dan predikat sangat memuaskan.

Untuk program sarjana, Nurfarah Zam Zani Muhliyas meraih IPK 3,97 dengan predikat cumlaude.

Ketiga lulusan terbaik menerima sertifikat penghargaan serta uang tunai sebesar Rp1,5 juta dari fakultas.

Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Hamzah Halim, berpesan alumni menjaga integritas dan nama baik almamater.

Ia berharap lulusan Unhas mampu menegakkan hukum secara adil serta memberi manfaat bagi masyarakat luas.*

Kepala Desa Maperaha Apresiasi Buku Karya Mahasiswa Rasmin Jaya

KENDARIKINI.COM – Kepala Desa Maperaha, Damulin, mengapresiasi buku karya mahasiswa asal Desa Maperaha, Rasmin Jaya.

Buku berjudul Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi dinilai menjadi karya inspiratif bagi generasi muda desa.

Damulin mengatakan mahasiswa harus mampu berkarya dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat serta daerah.

Menurutnya, lahirnya buku tersebut menjadi kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Desa Maperaha, Kabupaten Muna Barat.

“Kami bangga ada mahasiswa melahirkan karya dan mengangkat nama baik kampung halaman,” ujar Damulin.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya fokus kuliah, tetapi aktif berorganisasi, membaca, dan membangun kemampuan kepemimpinan.

Damulin menilai budaya literasi penting untuk menghadapi tantangan besar di era perkembangan informasi saat ini.

Ia juga berharap buku tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi membangun daerah.

Selain itu, buku karya Rasmin Jaya diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kebijakan dan kalangan akademisi.

Damulin menyebut isi buku membahas isu kepemudaan, pendidikan, kepemiluan, hingga penegakan hukum di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Rasmin Jaya mengaku bersyukur mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap karya literasinya.

Menurutnya, budaya membaca dan menulis menjadi instrumen penting membangun sikap kritis dan kreatif mahasiswa.

“Menulis adalah proses belajar dan menyampaikan gagasan positif kepada publik,” kata Rasmin Jaya.*

Buku Nautika dan Masa Depan Maritim Indonesia Resmi Diperkenalkan

KENDARIKINI.COM – Buku berjudul Nautika dan Masa Depan Maritim Indonesia resmi diperkenalkan kepada publik maritim Indonesia.

Buku karya Capt. Sorindra, SH, MM, M.Mar tersebut mengangkat peran strategis dunia pelayaran bagi masa depan nasional.

Melalui buku itu, penulis membahas hubungan antara profesi nautika dan arah kebijakan maritim Indonesia.

Tema besar yang diangkat meliputi keselamatan pelayaran, ekonomi biru, keamanan maritim, dan kebijakan nasional.

Dalam sampul buku, tergambar aktivitas pelabuhan, kapal kontainer, serta simbol kekuatan maritim Indonesia.

Penulis menekankan pentingnya pengelolaan laut sebagai fondasi menuju Indonesia maju dan berdaya saing global.

“Indonesia adalah poros maritim dunia. Masa depannya dimulai dari laut yang kita kelola hari ini,” tulis kutipan buku tersebut.

Buku itu juga mengulas profesionalisme pelaut dalam mendukung keselamatan dan kedaulatan negara di sektor maritim.

Kehadiran buku tersebut diharapkan menjadi referensi bagi praktisi pelayaran, akademisi, dan pengambil kebijakan nasional.

Selain itu, buku ini dinilai mampu memperkuat literasi maritim di tengah perkembangan industri pelayaran modern.*

UPP Molawe dan PT PMS Bahas Perubahan Luasan Perairan Tersus

KENDARIKINI.COM – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe menggelar pembahasan bersama PT Pelabuhan Muara Sampara (PMS), Rabu (6/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas Berita Acara Perubahan Luasan Penggunaan Perairan di Terminal Khusus (Tersus) PT PMS.

Kepala Kantor UPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak R., S.Si.T., M.Mar, M.Si memimpin langsung kegiatan tersebut.

Pembahasan dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan regulasi serta optimalisasi operasional aktivitas kepelabuhanan di wilayah perairan.

Capt. Marsri menegaskan seluruh kegiatan operasional harus berjalan sesuai ketentuan hukum dan standar keselamatan pelayaran.

Menurutnya, pengawasan penggunaan perairan menjadi bagian penting menciptakan aktivitas maritim yang aman dan tertib.

Ia juga menilai sinergi regulator dan pelaku usaha sangat diperlukan dalam mendukung produktivitas sektor maritim.

“Kemitraan yang solid antara pelaku usaha dan regulator menjadi kunci terciptanya aktivitas maritim yang sehat dan produktif,” ujarnya.

UPP Kelas I Molawe berkomitmen terus memperkuat pengawasan dan pelayanan demi mendukung kelancaran operasional pelabuhan di Sulawesi Tenggara.*

UPP Molawe Evaluasi Kinerja dan Perkuat Pelayanan Pelabuhan Mei 2026

KENDARIKINI.COM – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe menggelar rapat rutin bulanan, Selasa (5/5/2026).

Rapat dipimpin langsung Kepala Kantor UPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak R., S.Si.T., M.Mar, M.Si.

Kegiatan tersebut membahas evaluasi capaian kinerja seluruh bidang selama April 2026.

Selain evaluasi, rapat juga membahas strategi pelaksanaan program dan pelayanan pelabuhan sepanjang Mei 2026.

Capt. Marsri menegaskan pentingnya koordinasi internal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan.

Menurutnya, sinergi antarpegawai menjadi kunci menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan profesional.

Ia berharap seluruh jajaran mampu menjalankan tugas pelayanan secara maksimal dan penuh tanggung jawab.

Rapat bulanan itu turut menjadi sarana memperkuat komunikasi serta menyamakan langkah antarpegawai di lingkungan UPP Molawe.

UPP Kelas I Molawe terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kepelabuhanan yang aman, tertib, dan optimal bagi masyarakat.*

Rakorda PKC PMII Sultra Soroti Hilirisasi Nikel

KENDARIKINI.COM – PKC PMII Sultra menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) 2026 sebagai ruang konsolidasi gagasan dan gerakan kader.

Forum tersebut membahas arah pembangunan Sulawesi Tenggara di tengah ekspansi industri tambang dan hilirisasi nikel.

Dalam forum itu, PMII menyoroti pertumbuhan ekonomi Sultra yang belum diiringi pemerataan kesejahteraan masyarakat.

PMII mengutip data Bank Indonesia Februari 2026 terkait penurunan Nilai Tukar Petani Sultra pada triwulan IV 2025.

Menurut PMII, kondisi tersebut menunjukkan petani dan nelayan belum menikmati hasil pertumbuhan ekonomi daerah.

Rakorda juga menyoroti aktivitas tambang yang dinilai meninggalkan kerusakan lingkungan dan konflik sosial masyarakat.

PMII menilai hilirisasi aspal Buton belum berjalan adil bagi masyarakat dan daerah penghasil sumber daya.

Mereka menyoroti minimnya serapan aspal Buton, lemahnya tata kelola, hingga dampak lingkungan penambangan.

PMII mendesak audit izin tambang, peningkatan dana bagi hasil, dan penggunaan aspal Buton pada proyek pemerintah.

Selain itu, PMII mengkritik Pemerintah Provinsi Sultra yang dinilai belum memiliki roadmap pembangunan pasca-booming nikel.

Kinerja DPRD Sultra juga disorot karena dianggap lemah menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

PMII turut menyinggung lambannya penanganan perkara dugaan korupsi oleh Kejati Sultra dalam beberapa tahun terakhir.

Forum tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga supremasi sipil dalam penyelesaian konflik agraria dan sosial masyarakat.

Rakorda PMII Sultra menghasilkan agenda penguatan pengawasan publik terhadap APBD dan kebijakan pembangunan daerah.

PMII menegaskan komitmennya mengawal pembangunan Sultra agar lebih adil, transparan, dan berpihak kepada rakyat kecil.*

PKC PMII Gelar Rakorda dan Dialog Bahas Arah Pembangunan Sultra

KENDARIKINI.COM – Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tenggara, Muhammad Endang SA, menghadiri Rakorda PKC PMII Sultra di Kendari, Rabu malam, 6 Mei 2026.

Kegiatan berlangsung di Hotel Plaza Kubra Kendari, Jalan Edi Sabara, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Rakorda mengusung tema “Membedah Arah Pembangunan Sultra: Politik Kebijakan untuk Rakyat”.

Selain Endang, hadir anggota Komisi III DPRD Kendari, Rajab Jinik, dan Akademisi Unsultra, Falihin Barakati.

Dalam pemaparannya, Endang menyoroti politik anggaran pembangunan yang dinilai belum maksimal berpihak kepada masyarakat kecil.

Ia menyebut petani dan nelayan masih belum mendapatkan perhatian anggaran yang memadai dari pemerintah daerah.

Endang juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di sejumlah kabupaten dan kota di Sultra.

Menurutnya, banyak pembangunan belum terurus baik meski anggaran daerah terus meningkat setiap tahun.

Di hadapan kader PMII Sultra, Endang meminta mahasiswa aktif mengawasi penggunaan APBD daerah secara terbuka.

Ia menegaskan dokumen APBD bukan dokumen rahasia dan berhak diakses masyarakat melalui mekanisme resmi.

“Surati DPRD dan minta dokumen APBD. Itu dokumen publik, bukan dokumen rahasia,” tegas Endang.

Endang mengatakan transparansi anggaran penting untuk memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kepentingan rakyat.

APBD dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran wajib terbuka sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008.

Keterbukaan anggaran dinilai penting untuk mencegah korupsi dan meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana rakyat.*

Sidang Etik Polisi Baubau Hilangkan BB Emas Belum Dijadwalkan

KENDARIKINI.COM – Sidang kode etik sejumlah oknum polisi Polres Baubau terkait dugaan hilangkan barang bukti emas belum dijadwalkan.

Kasubid Penmas Polda Sultra, Kompol Sarwoh A Edy W, mengatakan proses masih menunggu Saran Hukum atau Sarkum.

“Belum ada jadwal, masih dimintakan Saran Hukum ke Bidang Hukum Polda Sultra,” katanya, Rabu, 6 Mei 2026.

Sarwoh menjelaskan, sidang kode etik harus melalui tahapan administrasi sesuai Perpol Nomor 7 Tahun 2022.

Tahapan itu dimulai dari penerbitan Sarkum hingga nota dinas permintaan perangkat sidang kode etik Polri.

“Setelah Sarkum ada, dibuat nota dinas permintaan perangkat. Kemudian diajukan keputusan komisi,” jelasnya.

Ia menambahkan, keputusan sidang juga harus mendapat persetujuan Kapolda Sultra selaku atasan yang berhak menghukum.

“Setelah keputusan ditandatangani Kapolda, baru dijadwalkan sidang berdasarkan kesiapan hakim komisi,” tegasnya.

Sebelumnya, Propam Polda Sultra telah memeriksa sejumlah oknum polisi Polres Baubau atas laporan korban berinisial F.

Korban melaporkan dugaan hilangnya barang bukti emas serta permintaan uang Rp20 juta oleh oknum polisi.

Hasil penyelidikan Propam menyebut ditemukan cukup bukti adanya dugaan pelanggaran kode etik profesi Polri.

Temuan itu tertuang dalam SP2HP2 Nomor B/153/III/HUK.12./2026/Propam tertanggal 26 Maret 2026.

Sementara nama oknum polisi tercantum dalam surat hasil klarifikasi Itwasda Nomor B/1214/III/WAS.2.4/2026/Itwasda.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik terkait dugaan pelanggaran prosedur penegakan hukum di wilayah Polda Sultra.*

PH Korban Soroti Hilangnya Barang Bukti Emas di Polres Baubau

KENDARIKINI.COM – Hilangnya barang bukti emas dalam kasus pencurian di Hotel Adi Guna, Baubau, kembali disorot publik.

Penasehat hukum korban, Ahmad Sudirman, meminta Polres Baubau segera memberikan kepastian hukum kepada kliennya berinisial F.

Ahmad menilai penyelidikan kasus hilangnya barang bukti emas berjalan lamban dan belum transparan hingga kini.

“Sudah hampir dua bulan sejak rekomendasi Itwasda keluar, namun belum ada kejelasan,” katanya, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia mempertanyakan progres penyelidikan dan meminta aparat segera menyampaikan perkembangan resmi kepada publik.

Menurut Ahmad, hilangnya barang bukti di tangan penyidik merupakan persoalan serius menyangkut integritas aparat penegak hukum.

“Kami tidak akan membiarkan kasus ini mengendap tanpa kepastian hukum,” tegasnya.

Ahmad juga mengancam membawa persoalan tersebut ke Mabes Polri jika tidak ada penjelasan resmi dari Polres Baubau.

Ia meminta Kapolres Baubau, AKBP Mayestika Hidayat, segera menyampaikan hasil penyelidikan hilangnya barang bukti emas tersebut.

“Jika tidak ada konfirmasi resmi, kami akan membawa persoalan ini ke tingkat lebih tinggi,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Baubau belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Sebelumnya, Surat Hasil Klarifikasi Itwasda bernomor B/1214/II/WAS.2.4./2026/Itwasda menemukan satu kalung emas putih dinyatakan hilang.

Barang bukti itu dilaporkan hilang sejak Maret 2026 dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.*

HAM Konawe Demo Kejari, Soroti Tender Jalan Rp3,3 Miliar

KENDARIKINI.COM – Himpunan Aktivis Muda (HAM) Cabang Konawe menggelar demonstrasi di Kejari dan DPRD Konawe, Rabu.

Aksi itu menyoroti dugaan kejanggalan tender proyek rekonstruksi peningkatan Jalan Niranuang–Jalan Anas senilai Rp3,3 miliar.

Massa meminta Kejari dan DPRD Konawe memanggil serta memeriksa Kepala ULP Konawe terkait proses tender tersebut.

Ketua HAM Konawe, Muh Jullah S Roe, menduga pemenang tender, CV Alif Aura Perkasa, belum memiliki pengalaman memadai.

Ia menyebut perusahaan itu baru berdiri pada 26 September 2023, namun memenangkan proyek konstruksi miliaran rupiah.

Menurutnya, pengalaman perusahaan diduga belum pernah mencapai pekerjaan bernilai di atas Rp2,5 miliar.

Sementara proyek yang dimenangkan memiliki nilai pagu anggaran mencapai Rp3,3 miliar.

HAM Konawe menilai proses evaluasi kualifikasi penyedia jasa patut dipertanyakan oleh panitia pengadaan.

Jullah mengacu pada Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Aturan itu mewajibkan penyedia memenuhi syarat pengalaman pekerjaan, kemampuan teknis, dan kualifikasi usaha.

Ia menduga terdapat indikasi pelanggaran dalam proses evaluasi administrasi, teknis, hingga penetapan pemenang tender.

HAM Konawe juga menyoroti kemungkinan lemahnya verifikasi dokumen pengalaman perusahaan peserta tender.

Selain itu, massa meminta aparat memeriksa dokumen pengalaman kerja dan Sertifikat Badan Usaha perusahaan pemenang.

Mereka juga mendesak DPRD Konawe segera menggelar rapat dengar pendapat terkait polemik tender proyek tersebut.

HAM Konawe menegaskan akan terus mengawal laporan dan menyiapkan aksi lanjutan jilid dua.*

Pengeroyokan Bersenjata di THM Exodus Kendari, Dua Pemuda Alami Luka Parah

KENDARIKINI.COM – Aksi pengeroyokan menggunakan senjata tajam terjadi THM Exodus di Jalan Brigjen M Yunus, Kendari, Selasa dini hari.

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.45 Wita di area parkiran tempat hiburan malam Exo.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welli Wanto Malau, membenarkan kejadian tersebut.

Dua korban berinisial AN (28) dan AB (26) mengalami luka akibat serangan pelaku.

Kejadian bermula saat korban AB terlibat keributan dengan tiga orang tak dikenal.

Korban AN mencoba melerai, namun justru ikut diserang para pelaku.

Pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Sementara itu, korban AB juga dipukul saat mencoba menghentikan perkelahian di lokasi.

Korban sempat melarikan diri dan meminta bantuan petugas keamanan.

Namun, korban kembali diserang sebelum akhirnya pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Seorang saksi menyebut para pelaku berjumlah tiga orang dan menyerang secara brutal.

Korban AN mengalami luka robek wajah, luka gores, serta luka tusuk di punggung.

Korban AB mengalami luka sayatan di wajah, tangan, dada, dan bagian belakang tubuh.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku pengeroyokan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui pelaku.*

UPP Molawe Intensifkan Patroli Laut, Jaga Keamanan Pelayaran

KENDARIKINI.COM – Kantor UPP Kelas I Molawe mengintensifkan patroli maritim di perairan Molawe.

Patroli dilakukan menggunakan KN.P 5258 untuk memperkuat pengawasan dan menjaga keselamatan pelayaran.

Kepala UPP Kelas I Molawe, Capt Marsri Tulak, menyatakan kegiatan ini sebagai komitmen menjaga keamanan laut.

Menurutnya, patroli bertujuan memastikan perairan tetap aman, tertib, dan kondusif.

Selain itu, patroli juga sebagai upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran dan gangguan keamanan.

Kehadiran petugas di laut diharapkan meningkatkan pengawasan aktivitas pelayaran.

Langkah ini juga memberi rasa aman bagi pengguna jasa transportasi laut.

Masyarakat pesisir turut merasakan dampak positif dari peningkatan patroli tersebut.

UPP Molawe menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala.

Hal ini guna menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Molawe.*

YBM PLN Kendari Bantu Modal Dua Penjual Nasi Kuning

KENDARIKINI.COM – YBM PLN UPT Kendari menyalurkan bantuan ekonomi bagi pelaku usaha kecil di Kota Kendari.

Program ini menggandeng Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Tenggara sebagai mitra pelaksana.

Bantuan menyasar pelaku usaha yang konsisten namun terkendala modal dan sarana usaha.

Dua penerima manfaat yakni Zuriana (53) dan Sitti Nurbimas (48), penjual nasi kuning.

Keduanya telah lama menjalankan usaha sebagai sumber utama penghidupan keluarga.

Namun, keterbatasan modal dan fasilitas menjadi hambatan dalam pengembangan usaha.

Melalui program ini, YBM PLN memberikan tambahan modal dan sarana usaha.

Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas usaha.

Ketua YBM PLN UPT Kendari, Muhammad Ray, menegaskan komitmen pemberdayaan ekonomi umat.

Ia menyebut dukungan ini bertujuan membantu pedagang kecil mengembangkan usaha berkelanjutan.

Kepala IZI Sultra, Ramli, memastikan program pendampingan terus dilakukan secara optimal.

Ia berharap bantuan dimanfaatkan maksimal dan memberi dampak jangka panjang.

Penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima.

Zuriana menyebut bantuan menjadi penyemangat untuk terus berjualan demi keluarga.

Sitti Nurbimas menilai dukungan tersebut membantu meningkatkan kualitas usahanya.

Keduanya berharap program serupa terus berlanjut bagi pelaku usaha kecil lainnya.

Program ini diharapkan memperkuat ekonomi lokal dan mendorong usaha kecil naik kelas.*

DPRD Kendari Jelaskan Keterlambatan Rekomendasi Sanksi Karaoke Bromo

KENDARIKINI.COM – DPRD Kota Kendari mengklarifikasi keterlambatan keluarnya rekomendasi sanksi terhadap Karaoke Bromo KTV dan Resto Kendari.

Ketua Komisi II DPRD Kendari, Jabar Al-Jufri, mengatakan rekomendasi masih menunggu tanda tangan Ketua DPRD.

Ia menjelaskan rekomendasi resmi dikeluarkan Ketua DPRD, bukan Komisi II secara langsung.

“Saat ini masih diproses dan menunggu tanda tangan Ketua DPRD,” ujar Jabar, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menyebut rekomendasi tersebut ditujukan kepada OPD teknis untuk memberikan teguran tertulis.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Kendari melakukan tinjauan lapangan pada 27 April 2026 malam.

Tinjauan itu menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kebisingan dan dugaan pelanggaran jam operasional.

Hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran sesuai laporan warga.

Berdasarkan temuan tersebut, Komisi II merekomendasikan Dinas Pariwisata Kendari memberi teguran tertulis.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Kendari menyatakan rekomendasi masih menunggu proses administrasi.

Melalui Satgas, Zulkifli menyebut dokumen masih menunggu dari Bagian Hukum Pemkot Kendari.

Konfirmasi telah dilakukan jurnalis sejak 28 hingga 29 April 2026.

Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Kabag Hukum Pemkot Kendari.

Jurnalis Kendarikini.com masih berupaya memperoleh konfirmasi lanjutan terkait sanksi tersebut.*

Kejati Sultra Didesak Tetapkan Bupati Bombana Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Cirauci

KENDARIKINI.COM – JANGKAR Sultra mendesak Kejati Sultra menetapkan Bupati Bombana, Burhanuddin, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Jembatan Cirauci II.

Desakan itu disampaikan dalam aksi yang digelar sebagai bentuk pengawalan penegakan hukum di Sulawesi Tenggara.

Penanggung jawab aksi, Malik Botom, menilai penyelidikan belum menyentuh pihak yang memiliki kewenangan utama dalam proyek tersebut.

Menurutnya, Burhanuddin saat itu menjabat Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, sekaligus KPA dan PPK proyek.

Ia menyebut posisi tersebut memiliki kendali penuh atas kebijakan proyek, mulai kontrak hingga pencairan anggaran.

Malik menilai belum ditetapkannya Burhanuddin sebagai tersangka memunculkan pertanyaan publik terhadap proses hukum.

Ia menegaskan keputusan strategis proyek sulit terjadi tanpa sepengetahuan pejabat berwenang.

JANGKAR juga meminta penyelidikan ulang berdasarkan fakta yang muncul dalam persidangan.

Sejumlah persoalan disorot, termasuk penandatanganan kontrak, pencairan uang muka, dan lemahnya pengawasan pekerjaan.

Selain itu, keputusan adendum saat progres pekerjaan rendah juga dinilai janggal.

Malik menilai tanggung jawab jabatan harus ditelusuri, bukan hanya berhenti pada pelaksana teknis.

Menanggapi itu, Kejati Sultra meminta JANGKAR menyampaikan laporan resmi disertai data pendukung.

Hal itu disampaikan Abdul Bahtiar dari bidang pengadaan barang dan jasa Kejati Sultra.

Ia menegaskan pihak yang diduga terlibat dapat dilaporkan secara resmi untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, penyidik Kejati menyebut Burhanuddin belum ditetapkan tersangka karena bukti belum mencukupi.*

Dispar Kendari Disorot, Dugaan Royalti Pelanggaran Bromo KTV

KENDARIKINI.COM – DPRD Kendari merekomendasikan teguran tertulis atas dugaan pelanggaran Karaoke Bromo KTV dan Resto.

Rekomendasi muncul setelah Komisi II DPRD Kendari melakukan tinjauan lapangan terkait kebisingan dan jam operasional.

Ketua Komisi II DPRD Kendari, Jabar Al-Jufri, meminta OPD teknis segera mengeluarkan surat teguran resmi.

“Kesimpulan kunjungan, kami rekomendasikan OPD teknis memberi teguran kepada Bromo,” ujar Jabar, Senin, 27 April 2026.

Ia menegaskan langkah itu untuk mencegah pelanggaran serupa terulang di kemudian hari.

Menanggapi hal itu, Dispar Kendari melalui Satgas, Zulkifli, menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi DPRD.

“OPD teknis akan menindaklanjuti dengan surat teguran sebagai bahan evaluasi,” kata Zulkifli kepada Kendarikini.com.

Ia menambahkan, jam operasional juga menjadi perhatian karena diduga melampaui batas yang ditentukan.

“Jam tutup pukul 02.00, namun ada laporan pelanggaran, ini jadi atensi,” ujarnya.

Namun, hingga kini belum ditemukan bukti formil surat teguran tersebut di Dispar Kendari.

Upaya konfirmasi jurnalis sejak 28–29 April 2026 belum membuahkan hasil jelas terkait dokumen resmi.

Zulkifli menyebut pihaknya masih menunggu proses dari bagian hukum sebelum sanksi diterbitkan.

Isu lain mencuat terkait dugaan penerimaan royalti dari pelanggaran usaha tersebut.

Regulasi melarang pejabat menerima imbalan dari pelanggaran yang berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang.

Larangan itu diatur dalam UU Administrasi Pemerintahan dan UU Tipikor serta regulasi terbaru KPK.*

ICA Sultra Perkenalkan Chef Baru, Dorong Pariwisata Kuliner

KENDARIKINI.COM — Indonesian Chef Association (ICA) BPD Sulawesi Tenggara memperkenalkan formasi baru di Kendari.

Kegiatan berlangsung di Hotel Claro Kendari, Sabtu, 2 Mei 2026.

Langkah ini menandai upaya memperkuat peran kuliner dalam mendukung pariwisata daerah.

Sejumlah chef profesional dari hotel ternama bergabung dalam formasi tersebut.

Mereka di antaranya Chef Aziz, Chef Hawe, Chef Iwan Krisna, dan Chef Erwin.

Kehadiran para chef dinilai memperkuat ekosistem kuliner yang lebih kompetitif.

ICA Sultra juga menggandeng SMK Negeri 3 Kendari untuk pengembangan chef muda.

Kolaborasi ini bertujuan mencetak tenaga profesional siap bersaing di industri kuliner.

Perwakilan ICA Sultra, Kang Odhi Kelana, menekankan pentingnya peran chef sebagai duta budaya.

Menurutnya, kuliner menjadi sarana memperkenalkan identitas daerah melalui cita rasa.

Ia juga mendorong peningkatan kualitas, kebersihan, dan inovasi berbasis bahan lokal.

Dengan formasi baru, ICA Sultra optimistis mendorong kuliner sebagai daya tarik wisata.

Kuliner dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan pariwisata Indonesia.*

Penikaman Kembali Terjadi di THM Exodus Kendari

KENDARIKINI.COM — Kasus penikaman kembali terjadi di tempat hiburan malam Exodus Kendari.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada malam hari, Selasa, 5 Mei 2026.

Lokasi kejadian berada di Jalan Poros Bandara Haluoleo, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga.

Hingga kini, identitas pelaku dan korban belum diketahui secara pasti.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar ada kejadian tadi malam dan sudah dilaporkan di Polresta Kendari,” ujarnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.

Kasus ini menambah daftar insiden kriminal di THM Exodus sejak tahun 2025.

Peristiwa berulang tersebut menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum.

Pengelola tempat hiburan malam juga diminta meningkatkan pengawasan keamanan.

Selain itu, pihak terkait diharapkan mengevaluasi izin operasional THM di Kota Kendari.*

Ideologi Pembangunan Prabowo Dorong Indonesia Lebih Aktif Global

KENDARIKINI.COM — Ideologi pembangunan Presiden Prabowo Subianto dipengaruhi dinamika politik global yang terus berubah.

Indonesia dinilai tidak boleh pasif dalam menghadapi perubahan lanskap geopolitik internasional.

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, menyampaikan hal itu di Palembang, Senin, 4 Mei 2026.

Ia berbicara dalam Workshop Magang Komunikasi Pembangunan yang digelar Nexus Digital Strategy.

Kegiatan berlangsung di Aula Pramewswara Kantor Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Sekitar 50 peserta hadir, terdiri dari pemuda dan mahasiswa content creator isu pembangunan.

Workshop dibuka Asisten III Setda Palembang, Akhmad Bastari, mewakili Wali Kota Ratu Dewa.

Teguh menyebut dunia kini memasuki era multipolarisme dengan banyak negara berperan global.

Menurutnya, Indonesia harus aktif agar tidak menjadi “sitting duck” dalam percaturan dunia.

Kebijakan domestik Prabowo diarahkan memperkuat fondasi menghadapi perubahan global tersebut.

Program makan bergizi gratis dan koperasi desa menjadi bagian peningkatan kualitas SDM.

Selain itu, Sekolah Rakyat juga mendorong pemerataan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Teguh menegaskan kualitas SDM menentukan daya saing negara dalam mengelola sumber daya alam.

Kebijakan hilirisasi juga disebut memperkuat ekonomi serta membuka lapangan kerja baru.

Ia menambahkan, pembangunan harus tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup berkelanjutan.

Peran generasi muda dinilai penting dalam menyampaikan kebijakan melalui platform digital.

Mereka diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat luas.

Workshop ini digelar di delapan kota, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.

Teguh berharap kegiatan ini meningkatkan kualitas konten dan kesadaran isu pembangunan.

Di akhir acara, Teguh menyerahkan bukunya berjudul “Reunifikasi Korea: Game Theory”.*

OPINI: Hari Kebebasan Pers Dunia, Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Oleh: Dr. Teguh Santosa, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)

Sejak tiga dekade terakhir, tanggal 3 Mei diperingati sebagai Hari Kebebasan Pers Dunia atau World Press Freedom Day. Penetapan tanggal ini bermula dari Deklarasi Windhoek 1991 di Namibia, yang menegaskan pentingnya pers bebas, pluralistik, dan independen. Dua tahun kemudian, Majelis Umum PBB mengesahkannya sebagai peringatan resmi melalui Resolusi 48/432 pada 1993.

Deklarasi Windhoek lahir dari keresahan para jurnalis Afrika tentang sensor, intimidasi, dan pembungkaman. Mereka menegaskan bahwa kebebasan pers adalah syarat mutlak bagi demokrasi dan pembangunan. Gagasan itu kemudian menjadi rujukan global hingga hari ini.

Di Indonesia, jejak pers jauh lebih tua. Sejarah pers nasional bermula pada abad ke-19 dengan terbitnya Bataviasche Nouvelles tahun 1744, meski masih dalam kontrol kolonial. Tonggak penting muncul pada 1907 ketika Medan Prijaji milik Tirto Adhi Soerjo hadir sebagai suara perlawanan terhadap penjajahan.

Pers kebangsaan tumbuh bersama pergerakan kemerdekaan. Surat kabar seperti Oetoesan Hindia, Sinar Hindia, dan Soeara Oemoem menjadi ruang pendidikan politik bagi rakyat. Seperti ditulis Pramoedya Ananta Toer dalam “Rumah Kaca”(1988), pers saat itu bukan sekadar media, melainkan senjata ideologis melawan kebodohan dan penindasan.

Pasca kemerdekaan, pers Indonesia mengalami pasang surut. Era Orde Baru membatasi dengan sistem SIUPP, sementara reformasi 1998 membuka keran kebebasan melalui UU 40/1999 tentang Pers. Undang-undang ini mencabut sensor dan menempatkan pers sebagai pilar demokrasi.

Memasuki era digital, wajah pers nasional berubah drastis. Internet, media sosial, dan platform berbagi informasi mematahkan monopoli redaksi konvensional. Siapa saja kini bisa menjadi produsen berita dengan satu gawai di tangan.

Perkembangan ini membawa dampak ganda. Di satu sisi, akses informasi menjadi lebih cepat dan demokratis. Di sisi lain, muncul banjir disinformasi, clickbait, dan jurnalisme instan yang mengorbankan verifikasi. Post-truth menjadi ciri utama era disrupsi.

Tantangan terbesar pers nasional hari ini adalah menjaga relevansi di tengah algoritma. Berita berkualitas sering kalah cepat oleh konten sensasional yang dirancang untuk menarik perhatian sesaat. Ekonomi media pun melemah karena pendapatan iklan bergeser ke platform digital global.

Namun tantangan bukanlah alasan untuk menyerah. Mendiang Joseph Pulitzer, wartawan-politisi Hungaria-Amerika yang namanya diabadikan untuk anugerah pers tertinggi di Amerika Serikat, suatu kali mengatakan, “Pers yang sinis, materialistis, dan demagogis akan menghasilkan masyarakat yang sama rendahnya dengan dirinya sendiri”.

Kutipan ini berasal dari esainya di North American Review tahun 1904 di mana Pulitzer menekankan bahwa bangsa dan masyarakat pers memiliki keterkaitan satu sama lain. Pers yang berdedikasi mempertahankan kebajikan demokrasi, sementara pers yang sinis, korup, atau sensasionalis merusak publik. Masa depan negara, katanya lagi, terletak di tangan para jurnalis. Pers yang kehilangan idealisme akan melahirkan masyarakat yang kehilangan arah. Sebaliknya, pers yang mempertahankan idealisme memperkuat pondasi bangsa dan negara.

Tugas pers tidak berhenti pada menyuarakan aspirasi semata. Pers harus ikut membentuk dan membangun cara pandang bangsa. Di tengah pergaulan dan persaingan dunia yang semakin ketat, media memiliki peran strategis sebagai penjernih wacana dan penunjuk kompas moral.

Kita butuh pers yang mampu menumbuhkan optimisme dalam berusaha dan berkarya. Bangsa ini menghadapi banyak masalah, tapi setiap masalah selalu hadir bersama harapan. Pers yang sehat adalah yang mampu menyeimbangkan kritik dengan solusi, menyorot kegelapan tanpa melupakan cahaya.

Dalam konteks itu, pers harus menjadi suluh penerang. Ia menerangi ruang-ruang gelap kekuasaan, korupsi, dan ketidakadilan. Sekaligus menjadi lokomotif pembangunan dengan menggerakkan kesadaran publik pada isu-isu besar: pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kedaulatan bangsa.

Untuk menjalankan peran itu, etika tidak boleh ditawar. Kebebasan tanpa tanggung jawab akan melahirkan anarki informasi. Kehormatan pers harus dijaga dengan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dan berbagai pedoman pemberitaan yang berlaku.

Masyarakat pers nasional sering lantang menuntut hak kebebasan yang dijamin UU 40/1999. Itu wajar. Tetapi hak harus berbanding lurus dengan kewajiban. Kebebasan pers bukan lisensi untuk bertindak serampangan, melainkan amanah untuk menyampaikan kebenaran dengan cara yang terhormat.

Ekosistem media yang semakin melemah memang tidak dapat dipungkiri. Semakin panjang daftar media arus utama yang teraksa menyerah. Itu artinya, semakin banyak wartawan kehilangan pekerjaan. Bisnis media runtuh. Tetapi itulah tantangan zaman. Sejarah menunjukkan, setiap revolusi teknologi menuntut adaptasi.

Insan pers harus semakin canggih, cerdas, dan terampil memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Data journalism, multimedia storytelling, dan kecerdasan buatan adalah alat baru yang dapat digunakan untuk memperkuat kredibilitas, bukan melemahkannya. Yang tidak boleh hilang adalah nurani.

Kemajuan bangsa adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dan pers berada dalam satu kapal yang sama. Karena itu, kolaborasi antara pers dan pemerintah menjadi keharusan. Kolaborasi bukan ancaman. Hubungan itu harus dilandasi saling menghormati: pemerintah membuka ruang informasi, pers menjalankan fungsi kontrol tanpa prasangka.

Walter Lippmann dalam “Public Opinion” (1922) mengingatkan bahwa pers membentuk “gambar di kepala” masyarakat tentang dunia. Jika gambar itu buram, masyarakat akan mengambil keputusan yang keliru. Jika gambar itu jernih, bangsa bisa melangkah lebih pasti.

Di Hari Kebebasan Pers Dunia ini, mari kita tegaskan kembali komitmen: menjaga kebebasan, merawat etika, dan memperkuat profesionalisme. Pers yang merdeka bukan pers yang bebas semaunya, tetapi pers yang sadar akan tanggung jawabnya kepada publik dan sejarah.

Semoga pers Indonesia terus menjadi suluh yang tidak padam dan lokomotif yang tidak berhenti. Ketika pers kuat dalam nilai dan cerdas memanfaatkan teknologi, bangsa ini akan memiliki bekal untuk berlayar di tengah gelombang ganas zaman dengan kepala tegak dan pandangan jauh ke depan.*

Polresta Kendari Segera Surati Inspektorat Soal Dugaan Pungli SMKN 4

KENDARIKINI.COM — Polresta Kendari akan bersurat ke Inspektorat Sultra terkait dugaan pungutan liar di SMKN 4 Kendari.

Dugaan pungutan sebesar Rp270 ribu per siswa kini masih dalam tahap penyelidikan kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan APIP.

“Masih penyelidikan, kami sudah koordinasi dan akan bersurat ke inspektorat provinsi,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Namun, Inspektorat Sultra mengaku belum menerima surat resmi dari Polresta Kendari hingga saat ini.

“Secara pribadi, belum ada surat masuk terkait itu,” kata Ariyanto Lamato dari audit investigatif Inspektorat.

Menanggapi hal itu, polisi menyebut surat kemungkinan dikirim dalam waktu dekat.

“Minggu ini mungkin,” singkat AKP Welliwanto Malau.

Kasus ini sebelumnya disorot Aliansi Mahasiswa Pemerhati Pendidikan dan Pembangunan Sultra.

Mereka menilai pungutan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Sementara pihak sekolah menyebut iuran berasal dari kesepakatan orang tua siswa.

Dana tersebut diklaim untuk menunjang kebutuhan operasional sekolah.

Namun, audit Dinas Pendidikan Sultra menyatakan pungutan itu melanggar aturan.

Polisi masih mendalami kasus melalui Unit Tipikor Polresta Kendari.

Sejumlah saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Hingga kini, hasil penyelidikan belum dapat dipublikasikan secara resmi.*

Eks Sekwan Konawe Utara Diperiksa Polisi, Dugaan Korupsi Menguat

KENDARIKINI.COM — Dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Konawe Utara mulai mencuat ke publik, Selasa (5/5/2026).

Mantan Sekretaris Dewan, Siharto K. Panto, menjadi sorotan setelah diperiksa penyidik Polda Sulawesi Tenggara.

Pemeriksaan terkait dugaan korupsi belanja pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2024 hingga 2025.

Kasus ini tengah ditelusuri Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra.

Undangan klarifikasi dilayangkan penyelidik sejak 21 April 2026 kepada yang bersangkutan.

Agenda pemeriksaan dijadwalkan pada 30 April 2026 dan telah dipenuhi oleh Siharto.

Polisi menyebut proses tersebut masih dalam tahap klarifikasi awal.

“Masih undangan klarifikasi,” kata Kompol Sarwo Agung Edi Wibowo.

Meski demikian, publik menilai klarifikasi kerap menjadi awal peningkatan status hukum.

Kasus korupsi biasanya berkembang dari klarifikasi menjadi pemeriksaan saksi hingga penetapan tersangka.

Dugaan penyimpangan ini berpotensi menimbulkan kerugian negara yang cukup besar.

Anggaran sekretariat DPRD mencakup berbagai kegiatan operasional dan pengadaan strategis.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan tersebut.

Status hukum Siharto juga belum diumumkan secara resmi oleh penyidik.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat Sulawesi Tenggara.

Publik menunggu transparansi dan langkah tegas aparat penegak hukum.

Polda Sultra diharapkan mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut.*

PT Vale Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Angin Kencang Pomalaa

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa bergerak cepat membantu warga terdampak bencana di Kecamatan Pomalaa.

Bantuan diberikan kepada enam keluarga korban angin kencang di Desa Huko-Huko, Minggu (3/5/2026).

Setiap keluarga menerima paket kebutuhan pokok senilai sekitar Rp1,6 juta.

Paket tersebut berisi 50 kilogram beras, telur, teh, minyak goreng, dan lima sarung.

PT Vale juga menyiapkan bantuan material bangunan senilai Rp5 juta untuk setiap keluarga terdampak.

Saat ini, bantuan bahan bangunan tersebut masih dalam proses pengadaan.

Kepala Desa Huko-Huko, Sahabuddin, mengapresiasi respons cepat perusahaan terhadap warganya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit pascabencana.

Selain itu, PT Vale turut merespons banjir yang melanda Desa Pesouha pada Senin malam (4/5/2026).

Melalui tim tanggap darurat, perusahaan mengerahkan mobil pemadam kebakaran membantu pembersihan lumpur.

Pembersihan dilakukan di rumah warga, halaman, serta saluran drainase yang terdampak banjir.

Warga Pesouha, Iswan, mengaku merasakan langsung manfaat kehadiran PT Vale saat kondisi darurat.

Ketua Tamalaki Nibandera itu menilai perusahaan bertindak cepat membantu masyarakat terdampak banjir.

Senior Coordinator Stakeholder Relations PT Vale Pomalaa, Adam Chalid, menegaskan komitmen perusahaan terhadap masyarakat.

Menurutnya, dukungan kepada warga tidak hanya melalui program pembangunan, tetapi juga saat keadaan darurat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah operasional Pomalaa.*

Polda Sultra Tegaskan Sengketa Pers Ikuti MoU Dewan Pers

KENDARIKINI.COM – Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian menghadiri World Press Freedom Day 2026 di Kendari.

Kegiatan digelar AJI Kendari, KKJ Sultra, dan IJTI Sultra, mengusung tema “Hentikan Kekerasan, Rawat Kemanusiaan”.

Acara berlangsung di Degan Coffee Studio, Jalan H Lamuse, Lepo-Lepo, Baruga, Kendari, Senin, 4 Mei 2026.

Hadir narasumber Marsia Sumule, Ramaddan Hakki, serta moderator Fadli Aksar dari KKJ Sultra.

Iis Kristian menilai peran pers sangat strategis di tengah era disrupsi informasi saat ini.

Menurutnya, disrupsi membuka partisipasi publik, namun juga memicu polarisasi opini di masyarakat.

Ia menyebut kondisi ini menjadi tantangan Polri dalam menangani sengketa produk jurnalistik.

Iis menegaskan Polri tetap mengacu pada MoU dengan Dewan Pers tahun 2022.

“Polri berkomitmen mendukung kerja pers melalui MoU 2022 dalam penanganan laporan,” tegasnya.

MoU tersebut bernomor 03/DP/MoU/III/2022 dan NK/4/III/2022 tentang perlindungan kemerdekaan pers.

Dokumen itu mengatur koordinasi penegakan hukum terkait produk jurnalistik.

Polri memastikan sengketa pemberitaan diselesaikan melalui Dewan Pers sesuai Undang-Undang Pers.

Pendekatan pidana tidak menjadi langkah utama dalam menangani konflik jurnalistik.*

Kisah Seorang Ayah di Kendari Nekat Mencuri di 5 TKP Demi Kebutuhan Anak Berakhir Ditangkap Polisi

KENDARIKINI.COM — Tim Buser 77 Sat Reskrim Polresta Kendari menangkap pelaku pencurian di lima lokasi. Penangkapan dilakukan Sabtu, 3 Mei 2026, sekitar pukul 23.45 WITA.

Kasat Reskrim AKP Welli Wanto Malau menyebut pelaku berinisial AR, warga Kendari Barat. Pelaku berusia 40 tahun dan berprofesi sebagai wiraswasta.

“Korban berinisial MA, juga seorang wiraswasta, berdomisili di Kecamatan Kambu. Kasus terungkap saat korban mengecek ruko miliknya di Jalan Mayjen Sutoyo, Tipulu,” katanya.

Sambungnya, Korban mendapati atap ruko hilang dan kondisi bangunan telah dirusak. Rekaman CCTV tetangga memperlihatkan pelaku membawa material bangunan dari lokasi.

“Barang yang dicuri berupa atap spandek, baja ringan, teralis jendela, kabel, dan perlengkapan listrik,” tambahnya.

Lannjutnya, Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Kendari.

“Setelah penyelidikan, polisi menemukan bukti permulaan yang cukup. Tim Buser 77 kemudian menangkap pelaku di sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan Barang bukti yang diamankan berupa tiga batang baja ringan kanal C. Hasil interogasi, pelaku mengakui mencuri di ruko kosong pada Februari 2025.

“Pelaku masuk melalui pintu samping yang tidak terkunci saat situasi sepi. Sebagian barang dijual melalui marketplace Facebook dan kepada warga setempat,” jelasnya.

“Total hasil penjualan mencapai Rp400 ribu dan digunakan untuk kebutuhan anak,” tuturnya.

Polisi menyebut pelaku memanfaatkan ruko kosong untuk melancarkan aksinya.

“Kasus ini masih dalam pengembangan untuk kemungkinan TKP lainnya,” pungkasnya.*

Polresta Kendari Ungkap Penipuan Tambang Rp150 Juta, Satu Tersangka Ditangkap

KENDARIKINI.COM — Polresta Kendari mengungkap kasus penipuan dan penggelapan dengan kerugian Rp150 juta.

Pengungkapan dilakukan Subnit 1 Sat Reskrim pada Minggu, 3 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 Wita.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menyampaikan satu tersangka telah diamankan.

Tersangka berinisial RT, lahir di Jakarta, 2 September 1963, beragama Islam.

Korban berinisial EK, wiraswasta, berdomisili di Depok, Jawa Barat.

Kasus bermula Rabu, 30 April 2025, saat korban menyerahkan uang Rp150 juta kepada tersangka.

Dana tersebut disebut untuk operasional tambang PT Putra Dermawan Pratama di Kolaka Utara.

Tersangka berjanji mengembalikan uang pada 30 Mei 2025, ditambah Rp76,8 juta.

Namun hingga jatuh tempo, uang tidak dikembalikan sesuai kesepakatan.

Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp150 juta.

Penangkapan dilakukan setelah tersangka memenuhi panggilan sebagai saksi di Polresta Kendari.

Polisi kemudian melakukan gelar perkara dan menemukan dua alat bukti.

Tersangka selanjutnya ditetapkan dan langsung diamankan.

Lokasi kejadian berada di Jalan Syech Yusuf, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Modus pelaku meminta dana tambahan operasional tambang tanpa memiliki izin resmi.

Barang bukti berupa rekening koran transaksi dan surat pernyataan penitipan dana.

Tersangka dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP terkait penipuan dan penggelapan.

Selain itu, dikenakan juga pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.*

Kebakaran RS Bhayangkara Kendari Dipicu Korsleting Dispenser

KENDARIKINI.COM — Kebakaran terjadi di kantor RS Bhayangkara Kendari, Senin dini hari, 4 Mei 2026. Insiden diduga akibat korsleting listrik.

Laporan pertama diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari pukul 01.30 WITA dari warga bernama Fikri. Lokasi berjarak sekitar 500 meter.

Tim langsung bergerak pukul 01.32 WITA dan tiba di lokasi dua menit kemudian. Penanganan cepat dilakukan meski kondisi gelap.

Petugas sempat mengalami kendala akibat asap tebal memenuhi ruangan. Proses pencarian sumber api dilakukan dengan penyisiran intensif.

Setelah ditemukan, api diduga berasal dari korsleting dispenser. Tumpukan kertas di sekitar lokasi memperparah kepulan asap.

Petugas segera mengamankan dispenser dengan membawanya keluar ruangan. Langkah ini untuk mencegah api kembali menyala.

Situasi berhasil dikendalikan sepenuhnya pukul 01.55 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Komandan Pleton 2, Sainuddin Saranani, S.Si, memimpin dua regu pemadaman dalam operasi ini.

Damkar mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik. Terutama pada perangkat elektronik yang digunakan lama.*

Damkar Kendari Evakuasi Mobil Terkunci di Kadia, Selesai 15 Menit

KENDARIKINI.COM – Petugas Damkar Kendari mengevakuasi mobil terkunci di Jalan Mekar Indah, Kecamatan Kadia, Minggu (3/5/2026).

Laporan diterima pukul 13.03 WITA dari warga setempat terkait pintu mobil terkunci.

Pemilik kendaraan diketahui bernama Ardiansyah.

Tim rescue Damkar langsung menuju lokasi berjarak sekitar 2,4 kilometer dari Mako.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penanganan menggunakan alat khusus.

Proses pembukaan pintu mobil dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Petugas juga berupaya meminimalisir potensi kerusakan kendaraan.

Evakuasi berlangsung cepat dan terukur selama kurang lebih 15 menit.

Pintu mobil berhasil dibuka dan situasi kembali kondusif.

Komandan regu dalam operasi ini adalah Darius Simbong.

Peristiwa diduga akibat kelalaian pemilik yang meninggalkan kunci di dalam mobil.

Kemungkinan lain disebabkan gangguan sistem central lock kendaraan.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat meninggalkan kendaraan.

Pengguna juga diminta rutin memeriksa sistem penguncian mobil.

Tidak ada kendala berarti dalam proses evakuasi tersebut.

Operasi didukung satu unit rescue dan peralatan pembuka pintu mobil.*

La Ode Sapiansya Resmi Pimpin Badko HmI MPO Sultra

KENDARIKINI.COM – Kepemimpinan Badko HMI MPO Sulawesi Tenggara resmi berganti, Minggu (3/5/2026).

La Ode Sapiansya ditetapkan sebagai ketua periode 2025-2027 melalui Musyawarah Daerah.

Penetapan tersebut disahkan PB HMI MPO melalui SK Nomor 043/A/KPTS/11/1447.

Sapiansya merupakan kader asal Wakatobi dan mantan Ketua HMI MPO Cabang Kendari.

Kepemimpinan baru ini menjadi momentum pembaruan arah organisasi di Sulawesi Tenggara.

Dalam pernyataannya, Sapiansya menekankan pentingnya transformasi organisasi.

Menurutnya, HMI MPO harus adaptif menghadapi tantangan era disrupsi.

“HMI MPO harus membangun kolaborasi tanpa kehilangan independensi,” ujarnya.

Ia menyebut organisasi siap bermitra dengan pemerintah dan berbagai pihak.

Kemitraan tersebut diarahkan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Sultra.

Badko HMI MPO Sultra merumuskan tiga pilar utama kebijakan organisasi.

Pertama, revitalisasi intelektual untuk meningkatkan kapasitas kader.

Kedua, sinergi lintas sektor dalam mengawal kebijakan publik.

Ketiga, kemandirian organisasi melalui penguatan ekonomi dan kewirausahaan kader.

Sapiansya juga menyoroti isu strategis daerah, termasuk sumber daya alam.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian utama.

Ia menegaskan HMI MPO tetap berperan sebagai mitra kritis pemerintah.

“Kolaborasi tetap diiringi kritik berbasis data dan solusi,” tegasnya.

Badko HMI MPO Sultra diharapkan menghadirkan langkah strategis dan konkret.

Organisasi ini juga diharapkan memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan daerah.*

MBM Sultra Minta Presiden Batalkan Pabrik Aspal Buton di Karawang

KENDARIKINI.COM – Rencana pembangunan pabrik aspal Buton di Karawang menuai penolakan dari MBM Sultra.

Ketua MBM Sultra, Asar Buton, menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan konsep hilirisasi nasional.

“Hilirisasi harus dekat sumber bahan baku, bukan memindahkan ke daerah lain,” tegasnya, Minggu (3/5/2026).

Ia menyebut kebijakan itu memperkuat ketimpangan pembangunan antara wilayah Timur dan Barat Indonesia.

Menurutnya, Pulau Buton memiliki cadangan aspal alam besar namun belum memberi dampak ekonomi maksimal.

Pembangunan di Karawang dinilai hanya mengulang pola lama ketimpangan industri nasional.

“Daerah jadi pemasok mentah, sementara keuntungan terpusat di Jawa,” ujarnya.

MBM Sultra juga menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan semangat pemerataan pembangunan.

Selain itu, dianggap tidak sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.

Asar mengkritik alasan pemerintah terkait kesiapan logistik dan kedekatan pasar di Karawang.

Menurutnya, alasan itu menunjukkan lemahnya pembangunan infrastruktur di luar Jawa.

“Negara seharusnya membangun fasilitas industri di Buton, bukan memindahkan ke Jawa,” katanya.

MBM Sultra mengajukan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat.

Pertama, membatalkan pembangunan pabrik di Karawang dan memindahkannya ke Buton.

Kedua, membangun industri aspal terintegrasi dengan melibatkan masyarakat lokal.

Ketiga, memastikan transfer teknologi bagi daerah penghasil sumber daya.

Keempat, melakukan kajian ulang dengan melibatkan masyarakat dan akademisi.

MBM Sultra berharap kebijakan hilirisasi benar-benar berpihak pada daerah penghasil.

“Rakyat Buton butuh industri nyata, bukan sekadar janji,” tutup Asar.*

Kader Desak DPD GMNI Sultra Segera Gelar Konferda III

KENDARIKINI.COM – Kader GMNI Sulawesi Tenggara mendesak DPD segera menggelar Konferensi Daerah (Konferda) III.

Desakan ini muncul akibat mandegnya progres organisasi dan kebutuhan regenerasi kepemimpinan.

Eks Ketua DPC GMNI Kendari, Rasmin Jaya, menilai kondisi DPD tidak bisa dianggap sepele.

Menurutnya, seluruh kader harus serius menjaga keberlangsungan organisasi.

“Ini demi memastikan estafet regenerasi berjalan dengan baik,” tegasnya.

Ia menyebut DPD harus menjadi solusi atas dinamika internal organisasi.

DPD dinilai perlu membuka ruang dialog guna meredam konflik berkepanjangan.

“Harus jadi corong penyelesaian agar dinamika tidak kontraproduktif,” ujarnya.

Selain itu, DPD diminta segera mengambil langkah strategis dan taktis.

Langkah cepat dinilai penting agar polemik tidak semakin meluas.

Rasmin menegaskan Konferda menjadi forum tepat menyelesaikan persoalan internal.

Forum ini juga dinilai penting untuk menentukan arah organisasi ke depan.

“Dinamika itu wajar, tapi jangan sampai memicu perpecahan,” katanya.

Ia juga menyoroti kepengurusan DPD yang dinilai tidak berjalan maksimal.

Bahkan disebut telah melewati satu periode tanpa progres signifikan.

Konferda dianggap penting untuk evaluasi program dan kinerja organisasi.

Selain itu, forum ini menjadi sarana refleksi dan kritik internal.

Pelaksanaan Konferda merujuk pada AD/ART hasil Kongres XXI GMNI di Ambon.

Rasmin berharap momentum ini menjadi langkah pembenahan organisasi.

Ia juga mengajak kader memperkuat konsolidasi dan kolaborasi internal.

“Kita harus menjaga marwah organisasi dan memperkuat kaderisasi,” ujarnya.

Melalui Konferda, GMNI Sultra diharapkan mampu merumuskan arah kaderisasi dan politik organisasi.*

SMAN 2 Kusambi Wakili Muna Barat di LFPB Sultra 2026

KENDARIKINI.COM – SMAN 2 Kusambi melepas kontingen terbaik mengikuti Lomba Formasi Pengibaran Bendera (LFPB) tingkat Sulawesi Tenggara.

Ajang tersebut digelar di pelataran MTQ Kendari pada 2 Mei 2026.

Sekolah ini dipercaya mewakili Kabupaten Muna Barat dalam kompetisi bergengsi tingkat provinsi.

Ketua PPI Muna Barat, M. Nur Fajar Maga, menyebut keikutsertaan ini bukan sekadar lomba.

Ia menegaskan kegiatan tersebut bagian pembentukan karakter generasi muda.

“Ini tentang menanamkan nasionalisme, patriotisme, dan cinta tanah air,” ujarnya.

Ia menambahkan, LFPB merupakan ajang berjenjang hingga tingkat nasional.

Karena itu, peserta diharapkan tampil maksimal membawa nama baik daerah.

“Harapannya mereka disiplin, tampil total, dan meraih prestasi membanggakan,” katanya.

Kepala SMAN 2 Kusambi, La Ode Saidin, bersama guru turut memberi dukungan.

Alumni juga terlibat aktif dalam pembinaan dan persiapan kontingen.

Sekolah menilai kegiatan ini penting untuk membentuk karakter siswa.

Nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim menjadi fokus utama.

“Kami berharap nilai ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata kepala sekolah.

Dukungan berbagai pihak memperkuat kesiapan tim menghadapi kompetisi.

SMAN 2 Kusambi optimistis mampu bersaing di tingkat provinsi.

Mereka menargetkan prestasi hingga melaju ke tingkat nasional.

LFPB menjadi bagian peringatan Hari Konstitusi Republik Indonesia 2026.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat nilai kebangsaan generasi muda.*

Nobar “Pesta Babi” di Kendari Soroti Isu Papua dan Lingkungan

KENDARIKINI.COM — Nobar dan diskusi film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” digelar di Warisan Ayah Coffee, Kendari.

Kegiatan ini menghadirkan ruang refleksi sosial bagi peserta, khususnya terkait isu kemanusiaan dan lingkungan di Papua.

Film tersebut menampilkan relasi masyarakat Papua dengan hutan sebagai bagian penting kehidupan dan identitas mereka.

Narasi visual kuat dalam film menggambarkan hutan bukan sekadar wilayah, tetapi sumber keberlangsungan hidup masyarakat adat.

Penyair Sulawesi Tenggara, Ahmad Ridwan Wanderer, menyebut film ini membuka ruang empati lebih luas.

“Film ini bukan sekadar tontonan, tetapi cermin realitas yang sering terabaikan,” ujar Ahmad Ridwan Wanderer.

Ia menilai perubahan sosial terjadi perlahan, namun berdampak besar bagi masyarakat yang bergantung pada alam.

Menurutnya, masyarakat Papua memandang hutan sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya dan kehidupan sehari-hari.

“Hutan harus dijaga agar babi tetap hidup, karena itu bagian tradisi mereka,” tambahnya.

Diskusi usai pemutaran film memperkaya sudut pandang peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Beberapa peserta mengaku film ini menghadirkan perspektif baru tentang makna pembangunan dan kemajuan.

Kegiatan ini menunjukkan film dapat menjadi media kritik sosial sekaligus jembatan empati masyarakat.

Ruang dialog seperti ini diharapkan terus terbuka untuk memperluas pemahaman isu kemanusiaan dan lingkungan.*

Peran Media Siber Dorong Pemerataan Pendidikan di Era Digital

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Media siber dinilai berperan penting mempercepat kemajuan pendidikan nasional di era transformasi digital.

Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, mengatakan pendidikan kini tidak hanya berlangsung di ruang kelas.

“Media siber menjadi ruang belajar kedua yang menjangkau jutaan anak bangsa,” ujar Teguh, Sabtu (2/5/2026).

Ia menilai, penyebaran informasi digital membuka peluang pemerataan akses pengetahuan di berbagai wilayah.

Menurutnya, media tidak sekadar menyajikan berita, tetapi juga harus mengkurasi konten edukatif dan membangun karakter.

Teguh menegaskan, jurnalisme berbasis literasi menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

Ia juga menyoroti tantangan kecerdasan buatan dan otomatisasi yang mengubah peta pekerjaan global.

Tanpa peningkatan kompetensi digital dan daya kritis, generasi muda berisiko tertinggal dalam persaingan.

“Media siber harus hadir sebagai katalis peningkatan literasi dan kemampuan adaptif masyarakat,” tegasnya.

JMSI mendorong anggotanya memperbanyak konten edukatif bagi siswa, guru, dan orang tua.

Konten tersebut meliputi kurikulum, praktik pembelajaran, literasi digital, hingga kewargaan.

Ia juga mengingatkan agar media tidak hanya mengejar sensasi, tetapi mengangkat inspirasi pendidikan.

“Guru inspiratif, inovasi sekolah, dan prestasi pelajar daerah harus mendapat ruang,” katanya.

Teguh mengajak kolaborasi antara media, pemerintah, kampus, dan komunitas pendidikan.

Menurutnya, dialog terbuka penting untuk memperkuat kebijakan berbasis data dan pengalaman lapangan.

Hardiknas 2026 diharapkan menjadi momentum mempertegas peran pers dalam pembangunan SDM.

“Media siber adalah mitra strategis mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutup Teguh.*

PT WIN Bantah Tuduhan Tambang Ilegal, Tegaskan Hanya Penataan Lahan

KENDARIKINI.COM – PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN) membantah tudingan aktivitas tambang ilegal yang beredar di media sosial.

Legal PT WIN, Alvian Pradana Liambo, menyebut pemberitaan tersebut tidak berimbang dan membentuk opini prematur tanpa dasar hukum tetap.

Ia menegaskan aktivitas di lokasi bukan penambangan, melainkan penataan lahan dan stabilisasi lereng.

Langkah itu dilakukan untuk mengurangi risiko rembesan air, erosi, dan potensi longsor di area berkontur curam.

Penataan lahan disebut sebagai bentuk mitigasi lingkungan demi keselamatan warga sekitar, terutama saat curah hujan tinggi.

Menurut Alvian, kegiatan tersebut juga merupakan respons atas permintaan masyarakat agar area menjadi lebih aman.

PT WIN turut menyoroti penggunaan gambar drone yang dinilai menggiring opini adanya aktivitas tambang ilegal.

Ia menilai keberadaan alat berat tidak serta-merta menunjukkan adanya kegiatan penambangan.

Perusahaan menegaskan tuduhan tersebut belum pernah dibuktikan melalui putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Karena itu, pemberitaan bernuansa menghakimi dinilai melanggar asas praduga tak bersalah dan prinsip jurnalistik.

PT WIN mengingatkan media wajib menyajikan informasi akurat, berimbang, dan menghormati norma hukum.

Perusahaan juga menilai tidak mendapat ruang klarifikasi memadai sebelum berita dipublikasikan.

Hal itu dinilai berpotensi menyesatkan publik serta merusak reputasi dan iklim usaha.

PT WIN menyatakan tetap menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi.

Namun, kebebasan pers harus tetap berlandaskan fakta objektif dan terverifikasi.

Saat ini, PT WIN mempertimbangkan langkah hukum, termasuk hak jawab dan pengaduan ke Dewan Pers.

Rilis ini disampaikan agar publik memperoleh informasi yang utuh dan tidak terpengaruh opini sepihak.*

Polri Apresiasi Aksi Buruh Tertib saat May Day 2026

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Polri mengapresiasi massa buruh yang menyampaikan aspirasi tertib saat May Day di Monas dan berbagai daerah, Jumat (1/5).

Aksi berlangsung damai dan kondusif. Polri menilai kegiatan mencerminkan kedewasaan berdemokrasi serta saling menghormati antara peserta dan aparat.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyebut buruh telah menyampaikan aspirasi dengan tertib, damai, dan sesuai aturan.

“Ini menunjukkan tanggung jawab bersama menjaga keamanan dan ketertiban selama peringatan Hari Buruh Internasional,” ujar Johnny di Jakarta.

Ia menegaskan hubungan antara aparat dan buruh terjalin baik selama kegiatan berlangsung dengan semangat saling menghormati.

Polri, kata Johnny, hadir mengawal penyampaian aspirasi sekaligus memastikan peserta merasa aman dan nyaman selama aksi.

Menurutnya, peserta aksi turut menjaga ketertiban sehingga kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Pendekatan humanis terus dikedepankan dalam pengamanan May Day di Jakarta dan berbagai wilayah lainnya.

Polri juga menyampaikan terima kasih kepada buruh, serikat pekerja, dan masyarakat yang menjaga suasana tetap damai.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti