Kamis, Juli 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 31

Kinerja PT Vale Q1 2026 Solid, Laba Melonjak 85 Persen

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk mencatat kinerja keuangan solid pada triwulan pertama 2026.

Meski produksi nikel matte menurun, Perseroan tetap mencatat hasil positif didukung harga jual lebih tinggi dan efisiensi operasional.

Produksi nikel matte tercatat 13.620 ton, turun dibanding triwulan sebelumnya yang mencapai 17.052 ton.

Penurunan produksi dipengaruhi pemeliharaan terencana, termasuk pembangunan kembali Furnace 3 yang ditarget selesai semester pertama 2026.

Di sisi keuangan, PT Vale membukukan pendapatan sebesar 252,7 juta dolar AS.

EBITDA meningkat 29 persen menjadi 80,1 juta dolar AS, sementara laba bersih melonjak 85 persen menjadi 43,6 juta dolar AS.

Kinerja ini didorong kenaikan harga nikel matte rata-rata menjadi 14.213 dolar AS per ton.

Selain itu, Perseroan mulai mengoperasikan tiga blok tambang, yakni Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa secara bersamaan.

PT Vale juga mencatat penjualan awal bijih nikel limonit dari Pomalaa, memperluas portofolio bisnis dan diversifikasi pendapatan.

Dari sisi biaya, biaya tunai nikel matte tercatat 10.382 dolar AS per ton, tetap kompetitif meski terjadi kenaikan input.

Perseroan optimistis kinerja ke depan akan meningkat seiring tren kenaikan harga nikel global dan peningkatan volume produksi.

PT Vale juga menandatangani fasilitas pinjaman berbasis keberlanjutan senilai 750 juta dolar AS untuk memperkuat strategi ESG.*

Polda Sultra Dalami Dugaan Penipuan Umrah TRG Kendari

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara terus mendalami dugaan penipuan umrah oleh Travel Tajak Ramadhan Group Kendari.

Kasus mencuat setelah 218 calon jemaah gagal berangkat pada 20 Februari 2026, menimbulkan kerugian besar.

Kasubdit II Ditreskrimum, Kompol Herie Pramono, menyebut penyidikan masih berlangsung dan fokus melengkapi alat bukti.

“Penyidikan berlanjut, rencana dilakukan gelar perkara,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026.

Polisi telah memanggil terlapor AN, namun statusnya masih sebagai saksi.

“Status masih saksi, penetapan tersangka menunggu gelar perkara,” jelas Herie.

Kepala Cabang TRG Kendari, GD, juga telah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik.

Penyidik akan memeriksa pihak lain, termasuk keluarga AN yang diduga terkait aliran dana.

Ahli umrah dari Kementerian terkait akan dilibatkan untuk memperkuat konstruksi hukum perkara.

Polda Sultra juga menginventarisasi korban guna memastikan penanganan efektif dan menghindari tumpang tindih perkara.

Koordinasi dilakukan dengan OJK dan PPATK untuk menelusuri aliran dana calon jemaah.

Langkah ini bertujuan mengungkap peran pihak terkait dalam pengelolaan dana umrah.

Penyidik juga bersinergi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk mempercepat proses hukum.

Polda Sultra menegaskan penanganan perkara dilakukan profesional, transparan, dan tuntas.*

Kejati Sita Aset PT KMM Terkait Dugaan Korupsi Semen

PALEMBANG, KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menyita aset milik PT KMM terkait dugaan tindak pidana korupsi distribusi semen.

Penyitaan dilakukan Tim Penyidik Pidsus Kejati Sumsel pada Selasa, 28 April 2026, di lokasi batching plant PT KMM.

Lokasi berada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang.

Kepala Seksi Penerangan Hukum, Vanny Yulia Eka Sari, membenarkan kegiatan penyitaan tersebut kepada awak media.

Penyitaan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejati Sumsel dalam perkara distribusi semen wilayah Sumsel periode 2018–2022.

Aset yang disita meliputi delapan unit truk mixer dan lima unit dump truk.

Selain itu, satu unit alat berat jenis excavator turut diamankan penyidik.

Seluruh aset tersebut tercatat dalam Berita Acara Penyitaan tertanggal 28 April 2026.

Vanny menyebut proses penyitaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa hambatan berarti.

Selanjutnya, tim penyidik mengajukan permohonan persetujuan penyitaan ke Pengadilan Tipikor Palembang.

Pengajuan dilakukan pada 29 April 2026 di Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus.

Kasus ini masih dalam proses penyidikan lanjutan oleh Kejati Sumsel.*

Polda Sultra Sita 1 Kg Sabu, Mahasiswa Kolaka Ditangkap

KENDARIKINI.COM – Polda Sultra mengungkap peredaran sabu seberat 1.026 gram di Jalan Z.A. Sugianto, Kecamatan Kambu, Kendari.

Pengungkapan disampaikan dalam konferensi pers di Balai Wartawan Polda Sultra, Rabu (29/4/2026).

Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Amri Yudhy menyebut tersangka berinisial IK (27), mahasiswa asal Kolaka, telah diamankan.

Penangkapan dilakukan tim opsnal Unit 2 Subdit 2 Ditresnarkoba setelah pembuntutan sejak Minggu (26/4/2026) pukul 09.00 Wita.

Tersangka ditangkap saat keluar dari lobi hotel dan langsung digeledah, disaksikan manajer serta petugas keamanan.

Polisi menemukan lima paket sabu dalam tas tersangka saat penggeledahan awal di lokasi.

IK mengaku baru mengambil paket sabu dari kamar nomor 614 di lantai enam hotel tersebut.

Pengembangan dilakukan ke mobil tersangka, ditemukan enam paket sabu tambahan beserta barang bukti lain.

Total barang bukti 11 paket sabu dengan berat bruto 1.026 gram, termasuk alat kemas dan telepon genggam.

Polisi juga mengamankan kendaraan roda empat yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.

Dari penyidikan awal, tersangka berperan sebagai kurir yang dikendalikan melalui komunikasi telepon seluler.

Polisi menduga IK bagian jaringan narkotika asal Sumatera dan masih memburu pemasok serta pihak terkait.

Tersangka dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat.

Polda Sultra menegaskan komitmen memberantas jaringan narkotika di wilayah Sulawesi Tenggara.*

Sidak SMKN 2 Kendari, Gubernur Sultra Soroti Disiplin Siswa

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan sidak di SMKN 2 Kendari, Rabu (29/4).

Dalam kunjungan itu, ia menyoroti rendahnya disiplin siswa dan lemahnya manajemen sekolah.

Setibanya di lokasi, gubernur meninjau sejumlah ruang kelas yang terlihat hampir kosong.

Di satu kelas, hanya empat siswa hadir dari total belasan siswa terdaftar.

“Ini berapa muridnya? Kok yang hadir cuma empat?” tanya Andi kepada pihak sekolah.

Pihak sekolah menyebut sebagian siswa mengikuti pelajaran olahraga di lapangan.

Namun, di kelas lain, dari 26 siswa hanya 11 orang yang hadir saat sidak berlangsung.

Gubernur juga menemukan siswa tidak memakai sepatu saat proses belajar berlangsung.

Seorang siswa mengaku memakai sandal karena sepatu rusak, sementara lainnya meminjamkan sepatu kepada teman.

Melihat kondisi tersebut, Andi Sumangerukka menegur kepala sekolah dan para guru.

Ia menilai pengelolaan sekolah tidak berjalan baik sehingga kedisiplinan siswa rendah.

“Kepala sekolah dan guru, ini tidak benar. Banyak kelas kosong,” tegasnya.

Meski demikian, ia memberikan bantuan uang pribadi kepada siswa yang tidak memiliki sepatu layak.

Bantuan itu diharapkan membantu siswa kembali belajar dengan fasilitas yang memadai.

Gubernur meminta kejadian ini menjadi evaluasi bagi seluruh sekolah di Sultra.

Ia menekankan pentingnya disiplin siswa dan perhatian terhadap kelayakan fasilitas pendidikan.*

Dishub Sultra Diduga Pungli Driver Online, Aduan Masuk DPRD

KENDARIKINI.COM – Dishub Sultra diduga terlibat pungutan liar terhadap pengemudi kendaraan online di Kendari.

Dugaan itu disampaikan Komunitas Kudeta Kendari melalui pernyataan sikap resmi kepada DPRD Sultra.

Mereka menuding pungli melibatkan aplikator Grab GDC Kendari dan Koperasi Mitra Anoa.

Potongan dana disebut mencapai Rp2,6 miliar per tahun dari akun pengemudi.

Ketua Kudeta Kendari, Sudharmono Samri, menyebut pungutan berasal dari tarif penjemputan pelabuhan dan bandara.

Ia mengaku informasi dugaan pungli berasal dari pengurus KMA dan GDC dalam pertemuan internal.

Menurutnya, terdapat dugaan penyetoran iuran dari pengemudi kepada Dishub Sultra.

Sudharmono menilai kebijakan itu bermasalah karena tarif resmi belum ditetapkan gubernur.

Ia merujuk Pasal 22 Permenhub Nomor 118 Tahun 2018 terkait angkutan sewa khusus.

Aduan resmi telah diserahkan ke Komisi III DPRD Sultra pada 29 April 2026.

Berkas diterima staf sekretariat bidang pengawasan DPRD Sultra, Muhammad Jusran.

Kudeta Kendari meminta DPRD segera menggelar RDP dengan pihak terkait.

Mereka ingin dugaan pungli dibuka secara transparan dan dipertanggungjawabkan.

Muhammad Jusran menyatakan DPRD akan menjadwalkan RDP dalam waktu dekat.*

Diduga Nambang Tanpa RKAB, PT KKU Klaim Izin Lengkap

KENDARIKINI.COM – P3D Konawe Utara menyoroti dugaan aktivitas tambang PT KKU tanpa persetujuan RKAB 2026.

Isu itu mencuat dalam RDP di DPRD Sultra, Ruang Toronipa, Rabu (29/4/2026).

Jenderal Lapangan P3D-Konut, Jefri, menilai aktivitas di luar RKAB melanggar aturan pertambangan.

Ia mengaku menemukan dugaan pengeluaran ore nikel tanpa persetujuan RKAB berdasarkan investigasi lapangan.

Dalam RDP, P3D-Konut meminta PT KKU menjelaskan legalitas dan pertanggungjawaban izin operasional.

Menanggapi itu, perwakilan PT KKU, Cipto, menyebut kegiatan mengacu Surat Edaran Ditjen Minerba 2025.

SE tersebut mengizinkan produksi terbatas maksimal 25 persen sebelum RKAB 2026 disetujui.

Relaksasi itu berlaku sementara hingga 31 Maret 2026 untuk menjaga keberlanjutan operasional tambang.

Cipto menegaskan PT KKU telah memperoleh persetujuan RKAB 2026 pada 14 Maret 2026.

Nomor persetujuan tersebut diklaim memastikan seluruh aktivitas berada dalam kerangka perizinan sah.

PT KKU membantah adanya periode operasional tanpa izin atau pelanggaran aturan pertambangan.

RDP ini menjadi forum klarifikasi antara masyarakat dan perusahaan terkait dugaan pelanggaran.

DPRD Sultra diharapkan menindaklanjuti hasil rapat untuk memastikan kepatuhan hukum sektor tambang.*

PAN Sultra Gelar Rakorwil, Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

KENDARIKINI.COM – DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi Wilayah, Selasa (28/4/2026).

Rakorwil ini menjadi langkah strategis memperkuat konsolidasi internal dan kesiapan struktur organisasi partai.

Ketua DPW PAN Sultra, Yusran Akbar, menegaskan kegiatan ini murni agenda internal organisasi.

Fokus pembahasan meliputi penguatan struktur, persiapan pelantikan pengurus, serta agenda menuju Rakerwil.

“Ini bukan panggung politik eksternal, melainkan konsolidasi untuk memperkuat soliditas partai,” ujar Yusran.

Ia menekankan kekuatan partai bergantung pada soliditas kader dan efektivitas mesin politik hingga akar rumput.

Rakorwil dimanfaatkan menyamakan persepsi dan memastikan seluruh pengurus bergerak dalam satu irama.

“Target kita jelas, seluruh struktur harus siap tanpa disorientasi program kerja,” tegasnya.

Ketua MPW PAN Sultra, Abdul Rahman Saleh, juga menyoroti pentingnya menjaga soliditas organisasi.

Menurutnya, dinamika politik yang kompetitif menuntut mesin partai bekerja sinkron dan terarah.

“Momentum ini memastikan seluruh kader berada dalam satu garis perjuangan,” ujarnya.

DPW PAN Sultra berharap koordinasi antar-pengurus semakin kuat melalui Rakorwil ini.

Partai ditargetkan tetap adaptif, responsif, dan siap menghadapi agenda politik di Sulawesi Tenggara.*

Jaksa Agung Resmikan PERSAJA Literacy Space, Perkuat Intelektual Jaksa

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Jaksa Agung ST Burhanuddin membuka PERSAJA Literacy Space di M Bloc, Jakarta Selatan, Selasa (2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) ke-75.

Jaksa Agung menekankan pentingnya literasi sebagai kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis secara komprehensif.

Menurutnya, literasi menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas intelektual aparat penegak hukum.

“Ini ruang strategis pengembangan hukum progresif dan melahirkan jaksa berintegritas serta berwawasan global,” ujarnya.

Ia menjelaskan tema HUT PERSAJA ke-75 menekankan peran sebagai pusat penguatan Kejaksaan RI.

Konsep hiposentrum dimaknai sebagai pusat kekuatan yang menggerakkan peran intelektual dan profesional jaksa.

Jaksa Agung menilai tantangan hukum kini tidak hanya pada aturan, tetapi juga pola pikir dalam memahami perkembangan informasi.

Ia juga menyoroti rendahnya literasi nasional berdasarkan data Perpustakaan Nasional dan UNESCO.

Penurunan minat baca generasi muda dinilai menjadi perhatian serius bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia.

PERSAJA Literacy Space diharapkan mampu membangun kembali kapasitas intelektual jaksa dan meningkatkan kepercayaan publik.

Jaksa Agung turut mengapresiasi karya buku para jaksa sebagai warisan intelektual hukum Indonesia.

Ia menegaskan jaksa harus unggul tidak hanya di ruang sidang, tetapi juga dalam ruang pemikiran.

Kegiatan dihadiri Ketua Umum PERSAJA Asep N. Mulyana, Wagub DKI Rano Karno, dan penulis Tere Liye.

PERSAJA Literacy Space diharapkan menjadi infrastruktur intelektual berkelanjutan bagi stabilitas nasional.*

JPU Tegaskan Ibam Tak Netral, Hakim Larang Giring Opini

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan Ibrahim Arief alias Ibam tidak bersikap netral sebagai konsultan Chromebook.

Pernyataan itu disampaikan usai pembacaan replik dalam sidang dugaan korupsi digitalisasi pendidikan Kemendikbudristek, Selasa (28/4/2026).

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

JPU memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur, mulai dakwaan, pemeriksaan saksi, hingga tuntutan.

Terkait isu intimidasi, JPU menyebut belum ada laporan resmi dari pihak terdakwa maupun upaya praperadilan.

Menurut JPU, jika tuduhan itu benar, seharusnya ditempuh melalui jalur hukum agar dapat dipertanggungjawabkan.

“Hingga pembacaan replik, tidak ditemukan laporan yang menghambat persidangan,” ujar JPU.

JPU juga menegaskan fakta persidangan menunjukkan Ibam tidak netral dalam pengadaan Chromebook.

Kesimpulan itu didukung keterangan saksi, ahli, serta bukti surat dan elektronik yang terungkap di persidangan.

Penjelasan tersebut telah dituangkan secara komprehensif dalam surat tuntutan JPU.

JPU menilai tepat peringatan majelis hakim agar terdakwa tidak menggiring opini di luar sidang.

Ibam diimbau menjaga pernyataan publik karena berstatus tahanan kota selama proses hukum berlangsung.

Majelis hakim menunda putusan selama dua minggu karena padatnya jadwal persidangan.

Penundaan juga terkait perkara lain yang melibatkan terdakwa Nadiem Makarim yang masih diperiksa.

JPU memastikan akan terus mengawal perkara hingga putusan berkekuatan hukum tetap.*

Temu Teater Mahasiswa Nusantara XXII Digelar di Kendari September

KENDARIKINI.COM – Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman) ke-22 akan digelar di Kendari awal September 2026.

Kegiatan ini merupakan ajang teater nasional yang melibatkan komunitas seni kampus dari berbagai daerah Indonesia.

Temu Teman menjadi ruang bertemu, berbagi pengalaman, serta memperkuat jaringan seni dan budaya.

Ketua Panitia Fatmadillah menyebut persiapan melibatkan sejumlah lembaga seni kampus di Kendari.

Kolaborasi ini dilakukan sebagai upaya kolektif menyukseskan pelaksanaan Temu Teman ke-22.

Panitia mengangkat tema “Suara Tanah Lulo” yang merepresentasikan isu lingkungan dan budaya lokal.

Tema ini menggambarkan hubungan manusia, budaya, dan alam dalam identitas masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Suara” dimaknai sebagai pesan, harapan, dan cerita yang lahir dari kehidupan masyarakat.

Sementara “tanah” melambangkan asal-usul, warisan leluhur, dan sumber kehidupan masyarakat setempat.

Adapun “lulo” merupakan simbol kebersamaan dan keharmonisan sosial dalam budaya Sulawesi Tenggara.

Fatmadillah menyebut konsep kegiatan dikemas berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya.

Panitia berharap pengalaman peserta akan lebih berkesan selama mengikuti kegiatan di Kendari.

Selain itu, dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak diharapkan dapat menyukseskan kegiatan ini.

Saat ini, proposal dan undangan tengah dirampungkan untuk segera disebar ke seluruh Indonesia.

Temu Teman diharapkan menjadi pemantik semangat berkesenian di Sulawesi Tenggara.*

Pentas Arena XVIII UHO Hadirkan Ragam Seni Nusantara

KENDARIKINI.COM – Laskar Sastra Universitas Halu Oleo kembali menggelar Pentas Arena XVIII sebagai ruang ekspresi seni.

Kegiatan tahunan ini melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum dalam berbagai pertunjukan seni dan literasi.

Beragam penampilan disajikan, mulai pembacaan puisi, tari, musikalisasi puisi, hingga pertunjukan teaterikal.

Seluruh pertunjukan dikemas menarik untuk menghadirkan pengalaman seni yang edukatif dan menghibur.

Pembina Laskar Sastra, Ahmad Ridwan Wanderer, menilai kegiatan ini penting menjaga eksistensi budaya lokal.

Menurutnya, Pentas Arena menjadi ruang tumbuh bagi pelaku seni untuk terus berkarya dan berproses.

“Melalui seni Nusantara, kita membangun generasi yang berakar kuat pada budaya,” ujarnya.

Ketua Laskar Sastra, Azman Zul Zaman, menyebut kegiatan ini terbuka dan dapat dinikmati gratis.

Ia mengajak masyarakat hadir langsung menyaksikan pertunjukan yang telah disiapkan panitia.

“Kegiatan ini menjadi ruang bersama menikmati seni tanpa batas,” katanya.

Mengusung tema “Lewat Seni Nusantara Ciptakan Gemilang Lastra”, acara ini menekankan semangat berkesenian.

Pentas Arena XVIII diharapkan memperkuat apresiasi seni di kalangan generasi muda Sulawesi Tenggara.

Laskar Sastra UHO optimistis kegiatan ini mampu menghidupkan ekosistem seni dan budaya daerah.*

PPPK DPM PTSP Sultra Diduga Rangkap Jabatan di Perusahaan Tambang

KENDARIKINI.COM – Seorang PPPK DPM PTSP Sulawesi Tenggara diduga memiliki pekerjaan ganda di perusahaan tambang.

Pegawai tersebut bernama Septira Nur Widia Absyah Saleh, PPPK gelombang I berdasarkan SK Gubernur Sultra 21 Maret 2024.

Ia sebelumnya berstatus honorer K2 sejak 2016, dengan gaji sekitar Rp1,5 juta per bulan.

Dugaan rangkap jabatan mencuat setelah beredar dokumen keselamatan pertambangan PT Prima Berkat Mineral, tertanggal 11 Maret 2026.

Dalam dokumen itu, nama Septira tercantum sebagai Kepala Teknik Tambang di perusahaan batu gamping di Morowali.

Sumber anonim menyebut Septira jarang masuk kantor, dengan absensi manual terisi namun absensi online kosong.

“Masuk hanya apel, lalu pulang, sore datang apel lagi,” ujar sumber tersebut.

Kasubag Umum dan Kepegawaian DPM PTSP Sultra, Asmawati, membenarkan Septira adalah PPPK di instansinya.

Namun ia menegaskan, Septira sudah tidak lagi bekerja sebagai KTT sejak sebelum diangkat menjadi PPPK.

Menurutnya, perusahaan tempat Septira bekerja sebelumnya telah diambil alih pihak asing pada 2025.

Asmawati juga mengaku mengetahui kondisi tersebut karena Septira merupakan anak kandungnya.

Ia bahkan meragukan keabsahan tanda tangan dalam dokumen yang beredar tersebut.

Meski begitu, ia mengakui Septira memiliki saham pada dua perusahaan jasa pertambangan.

Terkait kehadiran, Asmawati tidak menampik adanya ketidakhadiran, namun menyebut alasan izin karena kondisi keluarga.

Ia menambahkan, persoalan absensi juga terjadi pada sejumlah pegawai lain di lingkungan kantor.*

Jaksa Agung Lantik 30 Pejabat, Kajati Sultra Resmi Berganti

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik Kepala Kejaksaan Tinggi dan pejabat eselon II, Rabu, 29 April 2026.

Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, disertai pengambilan sumpah jabatan.

Salah satu yang dilantik yakni Dr. Sugeng Riyanta sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

Selain itu, sejumlah Kajati lain juga berganti, termasuk Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, hingga Bali.

Total 30 pejabat dilantik, mencakup posisi strategis di bidang pidana umum, pidana khusus, intelijen, dan pengawasan.

Jaksa Agung menegaskan rotasi dan promosi jabatan merupakan amanah besar kepada Tuhan, masyarakat, dan negara.

Ia menyebut jabatan bukan sekadar kewenangan, tetapi instrumen menghadapi tantangan dan mendorong perubahan institusi.

Menghadapi era digital dan kecerdasan buatan, Kejaksaan diminta meninggalkan pola kerja lama yang tidak adaptif.

Seluruh jajaran diinstruksikan berinovasi, namun tetap berlandaskan hukum serta etika yang berlaku.

Jaksa Agung juga menyoroti pentingnya penguasaan ruang digital untuk mengendalikan narasi publik berbasis data.

Ia mengungkap keprihatinan atas masih adanya pegawai yang dijatuhi hukuman disiplin hingga April 2026.

Sebagai langkah tegas, tidak ada toleransi promosi bagi pegawai yang memiliki catatan pelanggaran disiplin.

Para pimpinan baru diwajibkan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh jajaran di satuan kerja masing-masing.

Kajati diminta menjadi representasi Kejaksaan di daerah dengan respons cepat terhadap persoalan hukum.

Sementara pejabat pusat dituntut segera beradaptasi tanpa masa transisi panjang dalam menjalankan tugas.

Jaksa Agung menutup amanat dengan ajakan bekerja keras, cerdas, dan penuh integritas demi institusi.*

Timnas Pencak Silat Indonesia Borong Emas di Belgia 2026

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – Timnas Pencak Silat Indonesia meraih 4 emas dan 1 perak di Belgium Open 2026.

Kejuaraan berlangsung 24–27 April 2026 di Schoten, Belgia, diikuti kontingen Pelatnas berisi 9 atlet dan 2 pelatih.

Tiga taruna Akademi Kepolisian turut menyumbang medali, menunjukkan pembinaan Polri berkontribusi pada prestasi internasional.

Peraih emas yakni M. Zaki Zikrilah Prasong, Iqbal Chandra Pratama, Safira Dwi Meilani, dan regu putra.

Regu putra diperkuat Asep Yuldan Sani, Rano Slamet Nugraha, dan Andika Dhani Reksa.

Sementara medali perak diraih Tito Hendra Septa Kurnia pada kelas E putra.

Capaian ini mempertegas dominasi Indonesia sebagai kekuatan utama pencak silat dunia.

Sebelumnya, atlet Polri juga meraih juara umum taekwondo internasional di Osaka, Jepang, April 2026.

Wakapolri Dedi Prasetyo menyebut prestasi ini hasil pembinaan terarah dan berkelanjutan.

Komite Olahraga Polri sejak 2024 menjadi wadah pembinaan serta dukungan bagi atlet berprestasi.

Peran Wakabareskrim Nunung Syaifuddin sebagai manajer tim turut memperkuat profesionalisme pembinaan atlet.

Prestasi ini menjadi modal penting menuju SEA Games 2027 di Malaysia.

Timnas diharapkan mempertahankan tradisi juara dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.*

Hariani Syamsudin Maju Ketua KONI Kolaka, Usung Pembinaan Unggul

KENDARIKINI.COM – Hariani Syamsudin menyatakan siap maju sebagai calon Ketua KONI Kolaka pada Musorkablub 2026.

Musorkablub dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, dengan pendaftaran calon dibuka 2 hingga 5 Mei 2026.

“InsyaAllah saya siap maju untuk memajukan prestasi olahraga Kolaka,” ujar Hariani, Rabu.

Anggota DPRD Kolaka itu mengusung visi pembinaan olahraga unggul, berkarakter, dan berdaya saing di Sulawesi Tenggara.

Ia menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Menurutnya, pembinaan atlet harus berbasis pemetaan cabang olahraga dan program latihan terpusat.

“Kita fokus pada cabor unggulan dan pembinaan atlet muda,” jelasnya.

Cabor yang belum berprestasi akan didorong belajar dari daerah yang lebih maju.

Hariani juga menyoroti pentingnya peningkatan sarana dan prasarana olahraga di Kolaka.

Ia berkomitmen menggandeng pemerintah daerah dan pihak swasta menghadirkan fasilitas berstandar nasional.

Pendekatan sport science, lanjutnya, menjadi kunci meningkatkan performa atlet secara berkelanjutan.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, KONI, dan dunia usaha dalam pembinaan olahraga.

“Dukungan CSR akan memperkuat pembinaan atlet secara maksimal,” katanya.

Sebagai alumni Lemhannas RI, Hariani mengaku siap menghadapi tantangan kepemimpinan KONI Kolaka.*

Kejati Tetapkan 5 Tersangka Obstruction dan Korupsi KUR

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan lima tersangka dalam dua perkara berbeda, Selasa (28/4/2026).

Perkara pertama terkait dugaan obstruction of justice pada proyek jaringan komunikasi desa DPMD Musi Banyuasin 2019–2023.

Dua tersangka ditetapkan, yakni RC dan RS, setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup.

RC merupakan Staf Ahli Bupati sekaligus mantan Kepala Dinas PMD Muba.

Sementara RS berprofesi sebagai advokat yang diduga terlibat dalam skenario pengaburan fakta.

Modusnya, keduanya mengumpulkan saksi agar tidak memberikan keterangan sebenarnya kepada penyidik.

RS ditahan 20 hari di Rutan Kelas I Palembang hingga 17 Mei 2026.

Sedangkan RC diketahui merupakan terpidana dalam perkara lain.

Sebanyak 13 saksi telah diperiksa dalam pengembangan kasus obstruction tersebut.

Perkara kedua terkait dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Bank Pemerintah Cabang Martapura, OKU Timur.

Tiga tersangka ditetapkan yakni KS, SF, dan FS.

KS dan SF merupakan pimpinan cabang bank pada periode berbeda, sementara FS pengguna dana KUR.

KS dan FS ditahan 20 hari di Rutan Kelas I Palembang, SF tidak ditahan karena ibadah haji.

Penyidik telah memeriksa 41 saksi dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp3,9 miliar.

Modusnya, pimpinan bank mengarahkan manipulasi analisa kredit menggunakan 16 debitur untuk proyek FS.

Para tersangka dijerat pasal tindak pidana korupsi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.*

Pria Setia, Apa Masih Ada?

0

Oleh: Luthfi Badiul Oktaviya, Mantan Sekum KOHATI Badko HmI Sultra dan Mantan Sekretaris PERUMDA Sultra

Sedikit penuh risiko menulis ini, tapi ingin tetap ku tuangkan dalam bentuk tulisan.

Aku pernah lama bergelut dengan pertanyaan dalam diri, “Apakah pria benar-benar bisa setia?” Ini adalah pertanyaan yang membuat kebanyakan perempuan takut akan jawabannya.

Hingga pada saat aku menulis ini, aku sedikit memahami bahwa kesetiaan pria bukan tentang tidak tertarik pada perempuan lain. Setiap pria yang normal akan selalu memperhatikan wanita lain, yang lebih cantik, yang lebih langsing, yang lebih putih, yang lebih tinggi, yang lebih montok, yang lebih sexy dan mata pria akan selalu mencari yang lebih. Itu naluriah biologis. Tapi memilih untuk tidak “bertindak”, itu adalah suatu hal yang berbeda.

Yang membuat pria memilih untuk menetap adalah bukan karena pria tidak memiliki pilihan yang lain. Setiap pria pasti memiliki banyak pilihan/opsi, wanita A, B, C, D dan seterusnya. Pria memilih setia bukan karena ia tidak ada yang mau juga. Namun sepemahaman ku, pria memilih setia itu karena pria telah menemukan sesuatu yang tidak ingin ia “pertaruhkan” lagi.

Kebanyakan kita kaum perempuan berfikir bahwa, pria setia karena takut. Takut ketahuan, takut pasangan marah, takut dosa, takut kehilangan. Padahal, kesetiaan pria yang dibangun dari rasa takut itu adalah kesetiaan yang paling rapuh. Kesetiaan itu akan runtuh apabila datang kesempatan yang memiliki risiko yang terasa kecil bagi pria.

Lalu, kesetiaan pria yang sesungguhnya datang dari mana? Dari rasa hormat yang dalam. Bukan rasa hormat pada perempuan yang ia pilih saja. Melainkan “rasa hormat yang mendalam terhadap diri pria itu sendiri”.

Itulah dalam hati saya sering menyebut, istilah “murahan” itu tidak boleh hanya disematkan untuk kaum perempuan. Seperti yang sering digaung-gaungkan pria kepada perempuan. Ada juga pria yang memilih menjadi “pria murahan” karena tidak menghormati dirinya sendiri.

Pria yang memilih setia dan tidak berselingkuh, itu bukan karena pria tidak bisa melakukan perselingkuhan. Dia bisa saja melakukan itu. Tapi “pria memilih setia karena rasa hormat terhadap dirinya sendiri, jauh lebih dalam” dibanding keinginannya pada wanita A, B, C, D yang lebih-lebih itu tadi. Nah, rasa hormat terhadap diri sendiri ini yang membuat pria mau menjadi versi dirinya yang tidak mau melakukan perselingkuhan.

Kedengarannya seperti menyakitkan bagi kami kaum perempuan, karena ini bukan tentang seberapa besar kadar cinta pria terhadap pasangannya. Tapi tentang egonya.

Inilah yang membuat sulit perempuan pahami, karena kami perempuan mahluk yang sangat mengedepankan perasaan. Pria tidak setia karena cinta saja, sebab cinta bisa pudar. Pria setia karena dia memegang teguh prinsip dan nilai “siapa dirinya”. Cinta bagi pria hanyalah alasan untuk memulai, sedangkan karakter adalah alasan untuk bertahan.

Jadi, jangan pernah lagi berfikir perempuan bisa membuat pria setia, karena itu adalah tabiat diri pria. Kalau dia suka selingkuh, ya berarti memang tabiat, karakter dan rasa hormat pada dirinya sendiri minim. Kami perempuan tidak bisa rubah itu. Tidak ada perempuan yang bisa menjamin kesetiaan pria. Ini adalah kenyataan pahit yang harus ditelan mentah bagi perempuan. Perempuan paling cantik, paling baik, paling sempurna sekalipun tetap bisa dikhianati. Karena kesetiaan itu adalah keputusan dalam diri pria itu sendiri.

Menelan kenyataan pahit ini bagi perempuan bukanlah sebuah kepasrahan, melainkan bentuk pembebasan. Artinya, tugas kita sebagai perempuan bukan membuktikan bahwa kita adalah perempuan yang layak untuk tidak diselingkuhi. Tugas kita sebagai perempuan bukan merubah diri menjadi seperti apa yang pria inginkan. Melainkan, tugas kita adalah mengenal pria sejak awal, apakah pria ini memiliki karakter yang membuatnya memilih setia?

Selama ini kaum perempuan hanya memahami bahwa cinta yang dalam pasti menjamin pria akan setia. Padahal, yang menjamin kesetiaan bukan dalamnya cinta, melainkan dalamnya karakter pria untuk menjadi pria yang benar-benar memiliki rasa hormat pada dirinya sendiri.

Foto hanyalah pemanis, jangan macam-macam perempuan dalam foto ini adalah Istri yang punya media kendarikini.com.*

Damkar Kendari Evakuasi Mahasiswi Terjebak di Kamar Kos Terkunci

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari mengevakuasi seorang mahasiswi yang terjebak di kamar kos, Selasa (28/4/2026) malam.

Peristiwa terjadi di Lorong Ambon Permai, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, sekitar pukul 22.16 Wita.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan diterima dari pelapor bernama Ica.

Korban terjebak karena pintu kamar terkunci dari dalam akibat kerusakan kunci.

Tim Rescue langsung diberangkatkan pukul 22.21 Wita menuju lokasi kejadian.

Petugas tiba di TKP pukul 22.41 Wita setelah menempuh jarak sekitar 7,1 kilometer dari Mako Damkar.

Setibanya di lokasi, tim segera melakukan penanganan sesuai prosedur keselamatan.

Petugas menggunakan peralatan rescue untuk membuka pintu tanpa merusak bagian lain.

Evakuasi berhasil diselesaikan pukul 22.58 Wita dan korban dipastikan dalam kondisi aman.

Setelah situasi kondusif, tim kembali ke Markas Komando Damkar Kendari.

Operasi ini dipimpin Danru Penyelamatan Peleton 3, M. Ruslin Goa.

Cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dan tidak ada kendala selama proses evakuasi.*

Kasasi MA Kabulkan Gugatan Buruh, PT TPM Wajib Bayar Hak

KENDARIKINI.COM – Tiga buruh PT Tani Prima Makmur (TPM) akhirnya memperoleh keadilan menjelang Hari Buruh 2026.

Mereka sebelumnya dipecat tanpa pesangon, dilaporkan ke polisi, dan digugat perdata senilai Rp10 miliar.

Ketua LBH HAMI Sultra, Andre Darmawan, mengatakan pihaknya mendampingi para buruh dalam seluruh proses hukum.

Di tingkat Pengadilan Hubungan Industrial, gugatan buruh dikabulkan sebagian dan perusahaan dihukum membayar hak pekerja.

Putusan tersebut kemudian diperkuat hingga tingkat kasasi Mahkamah Agung.

Dalam amar kasasi, MA mengabulkan permohonan PT TPM, namun tetap menyatakan hubungan kerja putus dan hak buruh wajib dibayar.

MA juga menetapkan perusahaan membayar pesangon, penghargaan masa kerja, serta hak lainnya kepada para buruh.

Nilai kewajiban pembayaran mencapai puluhan juta rupiah, termasuk upah selama proses perselisihan berlangsung.

Selain itu, gugatan perdata perusahaan senilai Rp10 miliar dinyatakan tidak dapat diterima oleh pengadilan.

Laporan polisi terhadap para buruh juga dihentikan, sehingga tidak berlanjut ke proses hukum berikutnya.

Andre menegaskan putusan ini menjadi bentuk perlindungan hukum bagi pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja sepihak.

Ia menyebut kemenangan ini sebagai momentum penting menjelang peringatan Hari Buruh.

“Ini bukti bahwa buruh bisa mendapatkan keadilan melalui jalur hukum,” ujar Andre di akun sosmednya.*

LBH HAMI Sultra Nilai Peradilan Militer Agak Ribet

KENDARIKINI.COM – Ketua LBH HAMI Sultra, Andre Darmawan, menegaskan komitmennya mengawal kasus dugaan penganiayaan oleh oknum anggota TNI.

Ia menyebut proses hukum di peradilan militer memiliki tantangan tersendiri dan membutuhkan keberanian dalam pendampingan korban.

“Berurusan dengan peradilan militer memang agak ribet dan butuh keberanian,” ujar Andre dalam postingannya di akun medsosnya.

LBH HAMI Sultra, lanjutnya, telah mendampingi korban sejak proses awal di Polisi Militer (POM) Kendari.

Pendampingan tersebut terus berlanjut hingga tahap penanganan di Oditur Militer Makassar.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan korban memperoleh keadilan secara utuh dalam proses hukum yang berjalan.

Andre menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Ia berharap penegakan hukum terhadap anggota militer tetap dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Menurutnya, keadilan bagi korban harus menjadi prioritas tanpa melihat latar belakang pelaku.

LBH HAMI juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proses hukum agar tetap objektif.*

Wagub Sultra Tutup Harmoni 2026, Tekankan Kolaborasi Pembangunan

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menutup Harmoni Sultra 2026 di Lapangan Ex-MTQ Kendari, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini bagian peringatan HUT ke-62 Sultra, melibatkan pemerintah dan masyarakat.

Hugua menyebut Harmoni Sultra sebagai momentum memperkuat sinergi pembangunan daerah.

“Seluruh tahapan berjalan baik berkat kolaborasi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana sosialisasi capaian pembangunan.

Menurutnya, harmoni mencerminkan keseimbangan sosial, spiritual, dan pembangunan berkelanjutan.

Harmoni juga memperkuat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Generasi muda turut berperan melalui kreativitas, menunjukkan potensi Sultra di tingkat global.

Kompetisi yang digelar dinilai membangun kerja sama, bukan sekadar menghasilkan pemenang.

Hugua mengajak masyarakat menjaga harmoni berbasis kearifan lokal seperti Kalosara, Buton, dan Muna.

Ia berharap semangat kebersamaan terus terjaga demi Sultra yang maju dan sejahtera.

Dirjen Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, turut memberi apresiasi.

Ia menilai Harmoni Sultra mendorong partisipasi generasi muda melalui berbagai lomba kreatif.

Pemerintah pusat juga membangun SMA Unggul Garuda di Konawe Selatan.

Sekolah ini difokuskan mencetak talenta unggul bidang STEM dengan beasiswa penuh.

Pembangunan sekolah telah mencapai sekitar 25 persen dan ditargetkan segera digunakan.

Sekolah menerapkan kurikulum nasional, STEM, internasional, dan penguatan karakter berasrama.

Lulusan dipersiapkan melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik dunia.

Penutupan juga diisi penyerahan penghargaan inovasi daerah dan ekonomi kreatif.

Dinas Kominfo Sultra meraih juara inovasi pengembangan, disusul BRIDA dan Dinas Pariwisata.

Kategori inovasi baru dimenangkan DPMPTSP Sultra, diikuti RS Jiwa dan Dinas Koperasi.

Indeks pengelolaan keuangan terbaik diraih Konawe Kepulauan, disusul Konawe Utara dan Buton.

Acara dihadiri DPR RI, DPD RI, Forkopimda, kepala daerah, dan pimpinan instansi.*

AMS Sultra Demo Polda, Tuntut Transparansi Kasus Dugaan Perzinahan

KENDARIKINI.COM – Massa Aliansi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (AMS Sultra) menggelar unjuk rasa di Polda dan BKD Sultra, Selasa (28/4/2026).

Aksi ini menuntut transparansi penanganan dugaan perzinahan yang melibatkan istri oknum Brimob dan anggota TNI.

Kasus tersebut mencuat setelah keduanya digerebek di kamar kos, Kecamatan Poasia, pada 17 April 2026.

Penanggung jawab aksi, Pikran, menyebut perhatian publik bukan hanya karena video viral di media sosial.

Ia menegaskan, kasus ini juga melibatkan ASN PPPK Pemprov Sultra dan anggota TNI aktif.

Menurutnya, persoalan ini tidak sekadar pidana, tetapi juga menyangkut disiplin serta kode etik aparatur negara.

“Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara hukum, etik, dan administratif,” ujar Pikran.

AMS Sultra juga menyoroti proses hukum di Denpom Kendari terhadap oknum TNI berinisial Pratu D.

Mereka meminta proses tersebut dibuka secara transparan agar diketahui publik luas.

Koordinator aksi lainnya, Beni, menyebut TW masih berstatus istri sah anggota Brimob saat penggerebekan.

Hal itu, kata dia, menguatkan dugaan pelanggaran hukum sekaligus etik dalam kasus tersebut.

Dalam tuntutannya, AMS Sultra mendesak Propam Polri membuka proses penanganan secara transparan.

Mereka juga meminta BKN segera memeriksa TW sebagai pegawai PPPK di lingkup Pemprov Sultra.

Selain itu, BKN diminta memberikan sanksi tegas hingga pemberhentian jika terbukti bersalah.

AMS Sultra turut mendorong koordinasi terbuka antara Propam dan BKN dalam penanganan kasus.

Mereka menegaskan, penegakan hukum harus berjalan seiring dengan penegakan disiplin aparatur negara.*

Dekan FH UM Kendari: Kasus Andrie Yunus Cacat Prosedur

KENDARIKINI.COM – Dekan FH UM Kendari Ahmad Rustan menyoroti kasus Andrie Yunus yang dinilai cacat prosedur hukum.

Pernyataan itu disampaikan dalam Diskursus Keadilan bertema “Keadilan di Bawah Bayang Militerisme”, Selasa, 28 April 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung UM Kendari, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Wua-Wua.

Ahmad Rustan menilai ada ancaman serius terhadap demokrasi sipil dari perluasan peran militer dan peradilan militer.

Ia menegaskan, kasus Andrie Yunus mengandung pelanggaran dalam proses penegakan hukum.

“Kasus ini jelas menunjukkan pelanggaran hukum dalam prosesnya,” kata Ahmad Rustan.

Ia merujuk Pasal 65 Undang-Undang Nomor 34 tentang TNI sebagai dasar analisisnya.

Menurutnya, perkara tersebut tidak terjadi dalam situasi perang atau pelanggaran hukum militer.

Karena itu, kasus Andrie Yunus seharusnya masuk ranah tindak pidana umum.

“Ini tindak pidana umum dan wajib disidangkan di peradilan umum,” ujarnya.

Ia juga mengkritik klarifikasi Mabes TNI melalui Oditurat Militer terkait motif dendam pribadi.

Menurutnya, alasan dendam pribadi justru mempertegas bahwa kasus ini bukan ranah militer.

“Pernyataan itu memperjelas ini tindak pidana umum dan prosedurnya keliru,” tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik di tengah kebijakan Perpres Nomor 84 Tahun 2025.

Perpres tersebut memperkuat struktur teritorial TNI dan memperluas peran di ruang sipil.*

Pelantikan HmI Kendari 2026–2027, Yusril Tegaskan Kepemimpinan Progresif

KENDARIKINI.COM – Pengurus HMI Cabang Kendari periode 2026–2027 resmi dilantik di Hotel Azizah Syariah, 27 April 2026.

Pelantikan menjadi momentum memperkuat konsolidasi kader dan peran HMI sebagai kekuatan intelektual dan moral.

Tema pelantikan menekankan revitalisasi kepemimpinan menuju HMI Kendari yang progresif, kader umat, dan kader bangsa.

Semangat tersebut diharapkan melahirkan kepemimpinan visioner, kolaboratif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas kader.

Kegiatan dihadiri alumni HMI, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen mahasiswa di Kota Kendari.

Ketua Umum HMI Kendari, Yusril, menegaskan kepengurusan baru mengemban tanggung jawab menjaga marwah organisasi.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat tradisi intelektual serta mendorong gerakan kader adaptif dan progresif.

Menurut Yusril, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal penguatan peran strategis HMI di daerah.

“HMI harus hadir dengan gagasan, kritik konstruktif, serta kontribusi nyata bagi pembangunan,” tegasnya.

Ia menambahkan, HMI Kendari akan menjadi ruang kaderisasi kokoh dan laboratorium intelektual yang produktif.

Selain itu, organisasi diharapkan menjadi kekuatan sosial dalam menjawab persoalan umat dan masyarakat.

Kepengurusan baru ditargetkan memperkuat internal organisasi, mempercepat kaderisasi, dan meningkatkan sinergi gerakan.

Pelantikan ini menegaskan komitmen HMI sebagai organisasi independen, kritis, dan solutif di Kota Kendari.

Yusril berharap seluruh kader tetap konsisten berjuang demi kepentingan masyarakat dan menjaga nama baik organisasi.*

Dugaan Korupsi PUPR Konut Rp6,5 Miliar, Kejari Disorot

KENDARIKINI.COM – Dugaan korupsi di Dinas PUPR Konawe Utara (Konut) menjadi sorotan publik. Nilainya mencapai Rp6,5 miliar.

Temuan itu tercantum dalam LHP BPK Sultra atas LK Pemda Konut 2024, terbit 22 Mei 2025.

BPK menemukan indikasi masalah pada sejumlah proyek di beberapa SKPD, terutama Dinas PUPR Konut.

Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sultra, Hendro Nilopo, menilai kondisi tersebut memprihatinkan.

Menurutnya, dugaan korupsi terjadi saat ekonomi sulit dan kebijakan efisiensi sedang berjalan.

Ia menyebut temuan itu berdampak pada pembangunan daerah di Konawe Utara.

BPK juga mewajibkan pengembalian kerugian daerah sebesar Rp6,5 miliar dalam 60 hari.

Hendro mempertanyakan apakah dana tersebut sudah dikembalikan ke kas daerah.

Ia menegaskan pengembalian kerugian negara tidak menghapus proses pidana.

Pihaknya meminta Kejari Konawe segera melakukan investigasi menyeluruh atas kasus tersebut.

Hendro juga menyoroti belum adanya langkah konkret Kejari, meski laporan telah disampaikan sebelumnya.

“Kejaksaan harus menunjukkan eksistensi dalam menangani kasus ini,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia berencana mendatangi Kejari Konawe sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan.

Sementara itu, Sekdis PUPR Konut mengaku belum mengetahui detail kasus tersebut.

“Silakan langsung konfirmasi ke kepala dinas,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.*

PLN Electrifying Agriculture Dorong Produktivitas Petani Bone Naik Dua Kali

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) menghadirkan program Electrifying Agriculture (EA) untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya petani di Kabupaten Bone.

Program ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen hingga dua kali lipat serta menekan biaya operasional sampai 74 persen.

Salah satu penerima manfaat, Sirajudin, petani bawang di Desa Telle, sebelumnya mengandalkan pompa berbahan bakar minyak untuk pengairan.

Ia harus mengeluarkan sekitar Rp3,9 juta per siklus panen untuk membeli 300 liter bensin.

Kini, dengan listrik PLN melalui SPLU 5.500 VA, biaya penyiraman turun menjadi sekitar Rp1 juta per bulan.

Selain efisiensi, penggunaan listrik juga membantu penerangan yang berdampak pada pengurangan hama tanaman.

Produksi bawang meningkat dari 500–700 kilogram menjadi hingga satu ton per siklus panen.

“Sekarang lebih mudah dan hemat, tidak perlu lagi mencari BBM setiap hari,” ujar Sirajudin.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mengapresiasi program listrik masuk sawah yang dinilai berdampak nyata bagi petani.

Menurutnya, kehadiran listrik membuat pengairan lebih efisien dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyebut program EA mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia menjelaskan, hingga Maret 2026 terdapat 4.207 pelanggan Electrifying Agriculture di wilayah Sulselrabar.

Total daya terpasang program tersebut mencapai 205.445 kVA untuk mendukung sektor pertanian modern.

PLN menilai pemanfaatan listrik mendorong pertanian lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing.*

Demo di Kejari Kendari, AKAR Desak Usut Korupsi Pedestrian MTQ

KENDARIKINI.COM – Aliansi Keadilan Rakyat Sulawesi Tenggara (AKAR-Sultra) menggelar aksi unjuk rasa di dalam Kantor Kejaksaan Negeri Kendari, Senin (27/4/2026).

Aksi tersebut dilakukan dengan menggunakan megafon untuk menagih tindak lanjut laporan dugaan korupsi proyek pedestrian Eks MTQ Kendari.

AKAR-Sultra menyebut laporan telah disampaikan sejak Februari 2026, namun belum menunjukkan perkembangan signifikan dari pihak Kejari Kendari.

Koordinator aksi, Eko Rama, mengatakan penggunaan megafon dilakukan agar aparat penegak hukum tidak mengabaikan laporan masyarakat.

“Laporan kami sudah lama, tapi belum ada tindak lanjut. Kami sudah konfirmasi baik-baik, namun tidak diindahkan,” ujarnya.

Eko menegaskan, dugaan korupsi pada proyek penataan pedestrian tersebut dinilai jelas, termasuk adanya temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ia menyebut salah satu temuan terkait pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Menurutnya, Kejari Kendari telah mengetahui temuan tersebut sehingga perlu segera mengambil langkah hukum.

“Kejari sudah memegang temuan BPK. Apa kendalanya? Jangan sampai muncul dugaan tidak profesional,” tegasnya.

AKAR-Sultra memastikan aksi serupa akan kembali dilakukan jika laporan dugaan korupsi tersebut tidak segera diproses.

Mereka berkomitmen terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dari aparat penegak hukum.*

Oknum Polisi Diduga Terlibat Penjualan Pornikel, Paminal Turun Tangan

KENDARIKINI.COM — Aktivitas bongkar muat lempengan pornikel diduga ilegal ditemukan di Jalan Simbo, Kecamatan Puuwatu.

Peristiwa terjadi Jumat, 24 April 2026, sekitar pukul 15.00 WITA, berdasarkan laporan internal kepolisian.

Tim Paminal Polda Sultra melakukan pengintaian setelah menerima informasi dari pihak perusahaan.

Di lokasi, petugas menemukan satu kontainer dan dump truck bermuatan pornikel serta delapan orang.

Salah satu yang diamankan diduga oknum anggota Polri berinisial Aipda S, bertugas di Polres Konawe Utara.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Baruga untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi juga memeriksa seorang sopir, pembeli, serta lima buruh yang berada di lokasi.

Dari keterangan awal, transaksi pornikel diduga melibatkan oknum keamanan perusahaan dan pihak lain.

Pembeli mengaku ditawari 25 ton pornikel dengan nilai transaksi mencapai puluhan juta rupiah.

Pertemuan kesepakatan disebut terjadi di sebuah warkop di Kota Kendari beberapa hari sebelumnya.

Penyidik Paminal Polda Sultra kini tengah memeriksa dugaan keterlibatan anggota Polri tersebut.

Barang bukti berupa kontainer, dump truck, dan pornikel telah diamankan untuk penyelidikan.

Kerugian perusahaan akibat kejadian ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kasus ini masih dalam pengembangan dan menunggu hasil penyelidikan resmi kepolisian.

Sementara itu, Humas PT VDNI dan PT OSS, Bahar yang dikonfirmasi redaksi media ini membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, awalnya polsek yang tangani, tapi dilimpahkan ke Polda, karena ada oknum polisi yang diduga terlibat,” katanya saat dihubungi via telepon Whats App, Selasa 28 April 2026.

PT Vale Tingkatkan Layanan Kesehatan Lewat Program Service Excellence

MOROWALI, KENDARIKINI.COM — PT Vale Indonesia Tbk menggelar Service Excellence Improvement Program di Puskesmas Bahomotefe, Morowali.

Program ini bertujuan meningkatkan mutu layanan kesehatan primer bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan merupakan bagian Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan PT Vale.

Program berlangsung tiga bulan dengan pendekatan capacity building dan coaching berkelanjutan bagi tenaga kesehatan.

Materi mencakup komunikasi efektif, empati pasien, profesionalisme, serta penguatan sistem layanan responsif dan akuntabel.

Pendampingan dilakukan melalui sesi kelas, praktik lapangan, serta evaluasi berkala untuk perubahan perilaku kerja.

Sekretaris Dinas Kesehatan Morowali, Jumiati, mengapresiasi program tersebut karena dinilai berdampak nyata.

Menurutnya, pelatihan berkelanjutan mampu mengubah pola pikir tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan.

Kepala Puskesmas Bahomotefe, Hartia, menyebut program membantu meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme tenaga medis.

Pemateri Muhlis menegaskan pelayanan prima harus mengedepankan empati dan respons terhadap kebutuhan pasien.

Head of External PT Vale, Endra Kusuma, menyatakan kesehatan masyarakat mendukung produktivitas dan keberlanjutan perusahaan.

Program ini juga mendukung target SDGs, khususnya kesehatan, ekonomi, dan kemitraan pembangunan.

PT Vale menegaskan komitmennya menghadirkan program berdampak bagi masyarakat Morowali secara berkelanjutan.*

Penjualan Kupon Putih di Mall Basa Kendari, Warga Soroti Penindakan

KENDARIKINI.COM — Warga melaporkan dugaan penjualan kupon ilegal di kawasan Mall Basa, Kota Kendari.

Jansen Zen menyampaikan melalui komentar di fanspage Facebook Kendariki yang menyoroti aktivitas di pos sekuriti mall tersebut.

Seorang pria berinisial LOF disebut menjual kupon putih di lokasi tersebut.

Warga mempertanyakan legalitas aktivitas tersebut serta meminta kejelasan dari pihak berwenang.

Mereka juga menilai belum ada tindakan tegas dari aparat terkait.

Polsek Mandonga disebut belum memberikan penanganan yang terlihat di lapangan.

Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja turut diminta turun melakukan penertiban.

Warga berharap pemerintah kota segera merespons laporan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pengelola mall.*

Sengketa Lahan Hotel R Foresta Syariah Kendari, BPN Masih Verifikasi

KENDARIKINI.COM – Bangunan Hotel Foresta Syariah Kendari diduga menyerobot lahan milik warga di Baruga.

Hotel tersebut berlokasi di Jalan La Ode Hadi, Bypass Lepo-Lepo, Kota Kendari.

Warga Munandar mengklaim lahan itu milik orang tuanya, Mujarab, seluas 245 meter persegi.

Ia menyebut pihak hotel sebelumnya mengaku memiliki sertifikat asli atas lahan tersebut.

Namun saat pemeriksaan BPN Kendari, pihak hotel hanya menunjukkan sertifikat dalam bentuk fotokopi.

Munandar menilai hal itu janggal karena sertifikat asli tidak pernah diperlihatkan.

Pihak hotel beralasan sertifikat asli sedang diagunkan di salah satu bank.

Meski begitu, Munandar mengaku tidak mengetahui bank tempat sertifikat tersebut digadaikan.

“Sejak awal mereka bilang ada sertifikat asli, tapi belum pernah ditunjukkan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Pemilik hotel, Hj Murtiadi, menyatakan dokumen sertifikat telah diserahkan kepada penyidik.

Ia meminta pihak terkait berkoordinasi langsung dengan penyidik mengenai dokumen tersebut.

Petugas ukur BPN Kendari, Anhar, mengatakan pihaknya masih melakukan verifikasi data.

Ia menegaskan belum ada kesimpulan terkait dugaan tumpang tindih lahan.

Sebelumnya, sengketa lahan ini telah bergulir sejak 2017 tanpa kesepakatan kedua pihak.

Polsek Baruga masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dari kedua belah pihak.

Polisi juga telah menyurati BPN untuk peninjauan batas lahan masing-masing pihak.

Kedua pihak diketahui sama-sama mengklaim memiliki dokumen atas tanah tersebut.*

Owner TRG Belum Tersangka, Kuasa Hukum Korban Geram

KENDARIKINI.COM – Penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah oleh Travel TRG Kendari disorot.

Kuasa hukum korban, Sumardin Pere, mempertanyakan lambannya proses hukum di Polda Sulawesi Tenggara.

Meski kasus telah masuk tahap penyidikan, owner TRG, Hj Amra Nur, belum ditetapkan sebagai tersangka.

Ia disebut masih bebas beraktivitas, bahkan terlihat berada di salon Mall Panakukang, Makassar.

“Video itu menunjukkan jelas Hj Amra Nur sedang menjalani perawatan di salon,” kata Sumardin, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut mencederai rasa keadilan puluhan korban yang mengalami kerugian miliaran rupiah.

Sumardin menilai unsur pidana dalam kasus ini sudah cukup kuat untuk penetapan tersangka.

Ia juga menyoroti kasus ini telah menjadi perhatian publik, termasuk Komisi III DPR RI.

Kuasa hukum korban khawatir terlapor berpotensi menghilangkan barang bukti atau melarikan diri.

Apalagi sebagian besar korban merupakan lansia yang terus menuntut kepastian hukum.

“Kami minta Kapolda Sultra memberi perhatian serius agar tidak menambah kerugian korban,” tegasnya.

Sumardin mendesak penyidik segera menetapkan tersangka dan menyampaikan progres pemblokiran rekening TRG.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut.*

Pendiri Yayasan Kampus Islam Swasta di Sultra Kedapatan Ngamar dengan Seorang Wanita

KENDARIKINI.COM – Video penggerebekan dugaan perselingkuhan kembali menghebohkan publik. Rekaman berdurasi 1 menit 49 detik beredar luas.

Peristiwa itu memperlihatkan seorang pria paruh baya bersama seorang wanita di dalam kamar. Video diterima redaksi kendarikini.com.

Penggerebek mengaku sebagai resepsionis saat mengetuk pintu kamar. Setelah beberapa kali, pintu akhirnya dibuka.

Seorang pria berbaju merah maroon tampak terkejut melihat kerumunan di depan kamar. Ia tidak dapat mengelak.

Sejumlah orang kemudian masuk ke dalam kamar. Situasi langsung memanas dengan adu mulut antara kedua pihak.

Di dalam kamar, seorang wanita ditemukan berusaha menyembunyikan identitasnya. Ia tampak panik dan menutupi wajah.

Wanita tersebut menggunakan handuk untuk menghindari sorotan kamera. Suasana sempat tegang.

Pria itu terlihat berusaha tenang sambil merapikan pakaian. Ia kemudian memberikan penjelasan kepada rombongan.

Informasi yang diterima menyebut pria tersebut merupakan pendiri yayasan pendidikan tinggi Islam swasta di Sultra.

Salah satu pihak dari kampus membantah jabatan yang bersangkutan sebagai ketua yayasan. Ia disebut hanya dewan pendiri.

Pihak kampus juga menegaskan tidak ada kaitan dengan laporan di Polresta Kendari. Klarifikasi diminta melalui tim hukum.*

Tim Taekwondo Polri Juara Umum Kejuaraan Internasional Jepang

KENDARIKINI.COM — Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri menorehkan prestasi internasional di Osaka, Jepang.

Mereka menjadi juara umum pada The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026.

Kejuaraan berlangsung di Ohama Arena Sakai, Osaka, pada 27 April 2026.

Kontingen Polri diperkuat 15 atlet terbaik yang tampil dominan sepanjang pertandingan.

Tim berhasil meraih total 21 medali dari berbagai nomor yang dipertandingkan.

Perolehan terdiri dari 14 emas, 5 perak, dan 2 perunggu.

Hasil tersebut menempatkan Polri di puncak klasemen, mengungguli peserta dari berbagai negara.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyebut prestasi ini buah pembinaan atlet terarah.

Ia menegaskan Komite Olahraga Polri sejak 2024 mendorong sistem pembinaan berkelanjutan.

Menurutnya, kebijakan itu menjamin pengembangan potensi dan hak atlet berprestasi.

Official tim, M. Rustam Febrianzah, mengatakan keberhasilan hasil kerja keras dan disiplin atlet.

Ia juga menyebut persiapan matang menjadi kunci dominasi di kategori poomsae dan kyorugi.

Polri berkomitmen terus meningkatkan pembinaan untuk melahirkan prestasi internasional berikutnya.

Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga taekwondo dunia.*

Bahtra Banong Dorong Sertifikasi Lahan, Cegah Konflik Pertanahan

KENDARIKINI.COM — Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menekankan pentingnya sertifikasi lahan bagi masyarakat.

Ia menyebut, lahan yang tidak diurus sertifikatnya berpotensi menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

Menurut Bahtra, pemerintah perlu mempercepat proses penerbitan sertifikat tanah melalui Kementerian ATR/BPN.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan lahan masyarakat.

“Jika lahan tidak disertifikatkan, itu bisa menjadi masalah di masa depan,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Ia memastikan akan terus mendorong ATR/BPN menjadikan sertifikasi tanah sebagai program unggulan nasional.

Program ini juga diharapkan mampu meminimalisir konflik agraria yang masih kerap terjadi di berbagai daerah.

Selain itu, sertifikasi lahan dinilai dapat meningkatkan nilai ekonomi tanah serta akses masyarakat terhadap pembiayaan.

Bahtra menegaskan komitmennya mengawal kebijakan pertanahan yang berpihak pada kepastian hukum dan kesejahteraan masyarakat.*

Enduro Rally Bau-Bau Sukses, Rider Nasional Kagumi Alam Sultra

BAU-BAU, KENDARIKINI.COM – Triple A Trail and Adventure sukses menggelar Sultra Enduro Rally pada 24–26 April 2026.

Event ini diikuti 227 rider dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan didukung KONI dan IMI, sekaligus mempromosikan UMKM, budaya, dan wisata Bau-Bau.

Peserta menilai ajang ini berjalan lancar dengan konsep jalur ekstrem dan panorama alam menarik.

Rute yang disiapkan menantang, namun menyuguhkan pemandangan indah sepanjang perjalanan.

Sejumlah rider bahkan datang lebih awal untuk mengeksplorasi destinasi wisata di Kepulauan Buton.

Salah satu lokasi favorit adalah Pulau Liwutonkidi atau Pulau Ular di Kecamatan Kadatua.

Artis nasional Poppy Sovia mengaku terkesan dengan keindahan dan keramahan masyarakat Bau-Bau.

Ia menyebut event ini sebagai salah satu yang terbaik yang pernah diikutinya.

Rider lain, M David Firmansyah, juga memuji jalur dan kualitas penyelenggaraan yang dinilai profesional.

Menurutnya, kelelahan selama lintasan terbayar dengan keindahan alam dan pengalaman unik.

Darius Sinathrya turut mengapresiasi pelaksanaan event yang dinilai setara ajang nasional besar.

Ketua Triple A Trail, Andi Ady Aksar, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak pendukung.

Ia menyebut keberhasilan ini menjadi motivasi untuk menggelar event serupa ke depan.*

Toyota Diesel Tetap Laris Meski Harga BBM Naik

KENDARIKINI.COM – Tren penjualan mobil diesel Toyota tetap meningkat di tengah kenaikan harga BBM jenis Solar.

Kalla Toyota mencatat permintaan kendaraan diesel masih tinggi sepanjang April 2026. Konsumen tetap memilih unit diesel sebagai kendaraan utama.

Model unggulan seperti Toyota Hilux Double Cabin, Innova Diesel, dan Fortuner menjadi kontributor utama peningkatan penjualan.

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, menyebut pelanggan lebih mengutamakan kualitas, ketangguhan, dan durabilitas kendaraan.

Menurutnya, kenaikan harga Solar tidak berdampak signifikan terhadap minat beli pelanggan di segmen diesel.

Hingga pertengahan April 2026, total pemesanan kendaraan diesel meningkat sekitar 40 persen.

Innova Diesel mencatat kenaikan tertinggi hingga 140 persen, disusul Hilux Double Cabin 25 persen dan Fortuner 5 persen.

Selain performa, desain dan nilai jual kembali yang stabil menjadikan kendaraan diesel sebagai investasi jangka panjang.

Segmen pasar menyasar kalangan mapan dan pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan tangguh dan produktif.

Salah satu pengguna Fortuner Diesel mengaku memilih kendaraan karena ketahanan mesin, bukan pertimbangan konsumsi bahan bakar.*

PKS Ganti Wakil Ketua DPRD Kendari, Paripurna Digelar

KENDARIKINI.COM – DPRD Kota Kendari menggelar rapat paripurna pergantian Wakil Ketua dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pergantian ini merupakan tindak lanjut Surat Keputusan DPP dan DPW PKS terkait perubahan unsur pimpinan dewan.

Ketua DPRD Kendari, La Ode Muhammad Inarto, menegaskan lembaganya hanya menjalankan prosedur sesuai keputusan partai.

“SK dari DPP dan DPW PKS sudah ada, kami hanya mengumumkan dalam paripurna,” ujarnya.

Dalam keputusan tersebut, Rizki Brilian Pagalla digantikan oleh La Yuli sebagai Wakil Ketua DPRD Kendari.

Inarto menegaskan pergantian pimpinan merupakan kewenangan penuh internal partai politik pengusung.

“Ini ranah internal partai. DPRD hanya menjalankan mekanisme sesuai aturan,” jelasnya.

Namun, dinamika muncul karena Rizki Brilian Pagalla tidak hadir dalam rapat paripurna tersebut.

Informasi beredar menyebut Rizki berencana membawa persoalan ini ke DPP PKS, termasuk kemungkinan aksi protes.

Menanggapi hal itu, Inarto menegaskan DPRD tidak mencampuri persoalan internal partai.

“Jika ada keberatan, itu dikembalikan ke partai. Kami hanya menjalankan pengumuman berdasarkan SK,” tegasnya.*

Sejarah Sultra 62 Tahun, Dari Kabupaten hingga Provinsi Mandiri

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Kominfo mengulas sejarah terbentuknya Bumi Anoa yang kini berusia 62 tahun.

Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka melalui Kadis Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menyampaikan perjalanan panjang daerah tersebut.

Pada awal kemerdekaan, Sultra belum menjadi provinsi, melainkan satu kabupaten dengan ibu kota di Bau-Bau.

Wilayah itu tergabung dalam Provinsi Sulawesi Selatan-Tenggara yang berpusat di Makassar berdasarkan PP Nomor 34 Tahun 1952.

Sebelumnya, wilayah Sultra berada di bawah kekuasaan Kesultanan Buton dan Kerajaan Laiwoi.

Pada masa kolonial Belanda, daerah ini masuk administrasi Onderafdeling Boeton Laiwoi yang berpusat di Bau-Bau.

Tahun 1959, wilayah Sultra dimekarkan menjadi empat daerah tingkat II karena luas wilayah yang besar.

Empat daerah tersebut yakni Kabupaten Kolaka, Buton, Muna, dan Kendari dengan pimpinan masing-masing.

Kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur mendorong tokoh lokal memperjuangkan pembentukan provinsi mandiri.

Upaya itu membuahkan hasil melalui UU Nomor 13 Tahun 1964 yang menetapkan Sultra sebagai provinsi.

Penetapan tersebut berlangsung pada 27 April 1964 dan menjadi tonggak sejarah Hari Ulang Tahun Sultra.

Seiring waktu, Sultra terus berkembang melalui pemekaran wilayah hingga memiliki 15 kabupaten dan dua kota.

Saat ini, Sultra dikenal sebagai daerah yang kaya potensi dan masyarakatnya hidup rukun.

Pemerintah berharap momentum 62 tahun ini mendorong Sultra semakin maju, aman, sejahtera, dan religius.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti