Minggu, Oktober 25, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 67

FABEM Soroti Polemik Saiful Mujani, Ajak Publik Tetap Rasional

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – FABEM Indonesia menyoroti polemik pernyataan Saiful Mujani yang memicu perdebatan publik terkait Presiden Prabowo Subianto.

Isu tersebut berkembang cepat dan menjadi perhatian, terutama di tengah situasi politik nasional pasca pemilu.

Dalam sejumlah pemberitaan, Saiful Mujani disebut menyerukan konsolidasi untuk menurunkan Presiden Prabowo.

Pernyataan itu menuai kritik karena dinilai berpotensi menimbulkan tafsir di luar mekanisme demokrasi yang sah.

Waketum DPP FABEM-SM, Tody Ardiansyah Prabu, menyampaikan pandangan yang netral namun kritis terhadap polemik tersebut.

Ia menegaskan setiap pernyataan publik harus ditempatkan dalam kerangka demokrasi yang sehat dan konstitusional.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah merupakan hal wajar dalam sistem demokrasi.

Namun, penyampaiannya harus proporsional dan tidak memicu instabilitas politik di masyarakat.

FABEM menekankan pentingnya membedakan kritik konstruktif dengan narasi yang mendelegitimasi hasil demokrasi.

Organisasi itu juga mengapresiasi pemerintah yang tetap fokus bekerja di tengah polemik yang berkembang.

Istana disebut memprioritaskan agenda strategis dan pelayanan kepada masyarakat.

Tody menilai sikap tersebut penting untuk menjaga stabilitas nasional di tengah tantangan ekonomi dan sosial.

FABEM mendorong ruang diskusi publik tetap terbuka dengan kedewasaan dalam berpendapat.

Organisasi ini aktif mendorong literasi politik melalui diskusi, kajian kebijakan, dan advokasi mahasiswa.

FABEM mengajak masyarakat mengedepankan dialog, rasionalitas, dan menjaga keseimbangan demokrasi serta stabilitas nasional.*

64 Catar Akpol Ikuti Rikkes Awal di Polda Sultra

KENDARIKINI.COM – Sebanyak 64 calon taruna dan taruni Akpol mengikuti rikkes tahap pertama di Polda Sultra, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Aula Dharana Lastarya dan diikuti 58 peserta pria serta 6 wanita.

Pemeriksaan dilakukan tim Biddokkes Polda Sultra secara profesional dan sesuai standar seleksi Polri.

Tahapan meliputi pemeriksaan fisik luar seperti tinggi badan, berat badan, dan kondisi kesehatan umum peserta.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan mata, THT, gigi, postur tubuh, tekanan darah, serta denyut nadi.

Seleksi ini bertujuan memastikan peserta memenuhi standar kesehatan sebelum mengikuti tahapan berikutnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan 20 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat, terdiri 19 pria dan 1 wanita.

Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat berhak melanjutkan ke tahapan seleksi selanjutnya.

Karo SDM Polda Sultra melalui Kabag Dalpers AKBP I Gst Gde Raka menegaskan seleksi mengedepankan prinsip BETAH.

“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan objektif, transparan, dan profesional,” ujarnya.

Ia berharap seleksi ini melahirkan calon perwira Polri yang unggul, berintegritas, serta siap bertugas.*

Ampuh Sultra Desak Kejari Konawe Usut Dugaan Pengadaan Fiktif DPMD Konut

KENDARIKINI.COM – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak Kejaksaan Negeri Konawe mengusut dugaan korupsi di DPMD Konawe Utara.

Desakan itu terkait dugaan pengadaan barang fiktif tahun 2024 di instansi tersebut.

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, mengungkapkan adanya indikasi pengadaan peralatan kantor dan operator siskeudes yang diduga fiktif.

Nilai pengadaan itu masing-masing sebesar Rp109 juta untuk peralatan kantor dan Rp131 juta untuk operator siskeudes.

“Pengadaan peralatan kantor dan operator siskeudes diduga fiktif,” ujar Hendro, Senin (6/4/2026).

Ampuh Sultra meminta Kejari Konawe memanggil dan memeriksa pihak terkait, termasuk pejabat yang bertanggung jawab.

Mereka juga mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Hendro menyebut, informasi yang diterima menunjukkan kepala dinas telah diganti, sehingga perlu ditelusuri lebih lanjut.

Ia menilai praktik melawan hukum tersebut seharusnya dapat dideteksi lebih awal oleh aparat penegak hukum.

Ampuh berharap kasus ini segera diungkap dan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pihaknya menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus hingga seluruh pihak yang terlibat diproses hukum.

Sementara itu, mantan Pj Kadis DPMD Konut, Eri, mengaku telah dipanggil Polres Konawe Utara terkait kasus tersebut.

“Iya, sudah ada panggilan dari Polres dan masih berproses,” ujar Eri, Rabu (8/4/2026).*

Dugaan Pungli dan Nepotisme Tenant UMKM, Ampuh Desak Dirut Perumda Dicopot

KENDARIKINI.COM – Pembagian tenant UMKM di kawasan eks MTQ Kendari menuai sorotan tajam dari publik.

Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara menilai proses tersebut bermasalah dan tidak transparan.

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, mengungkap dugaan pungutan liar, diskriminasi, hingga praktik nepotisme dalam pembagian tenant.

Ia menyebut Perumda Sultra membebankan biaya sewa sebesar Rp900 ribu kepada pelaku UMKM.

Menurutnya, pungutan itu patut dipertanyakan karena belum jelas dasar regulasinya.

“Jika tidak ada aturan, maka ini bisa dikategorikan sebagai pungli,” ujar Hendro, Rabu (8/4/2026).

Hendro menegaskan tenant seharusnya digratiskan sesuai arahan Gubernur Sultra bagi pelaku UMKM terdampak.

Namun, praktik di lapangan dinilai bertolak belakang dan justru membebani pedagang kecil.

Perumda melalui Manajer Bisnis, Syamsul, menyebut biaya tersebut untuk fasilitas kebersihan, air, keamanan, dan penerangan.

Hendro menilai alasan itu tidak logis karena listrik tetap ditanggung pedagang dan keamanan tidak dijamin.

Selain itu, pembagian tenant dinilai tidak memprioritaskan pedagang lama yang tergabung dalam IPK eks MTQ.

Ia menyebut banyak penerima tenant merupakan pihak baru yang diduga memiliki kedekatan tertentu.

Padahal, pedagang lama telah lama memperjuangkan keberadaan lapak di kawasan tersebut.

Ampuh meminta Gubernur Sultra segera mencopot Dirut dan Manajer Bisnis Perumda Sultra.

Mereka juga mendesak verifikasi ulang penerima tenant serta penghapusan biaya sewa bagi UMKM.

Sementara itu, Dirut Perumda Sultra, Akhmad Rizal yang dikonfirmasi Redaksi pada Rabu 8 April 2026 via pesan dan panggilan whats app serta sms dan panggilan telepon, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*

Pasar Tani Sultra Digencarkan, Kendalikan Inflasi Pangan Daerah

KENDARIKINI.COM – Pemprov Sulawesi Tenggara menggencarkan pasar tani hortikultura untuk menekan inflasi pangan daerah.

Kegiatan berlangsung di Jalan Halu Oleo, samping Kantor Bappeda Sultra, Kamis (9/4/2026).

Program ini mendapat antusiasme masyarakat yang memanfaatkan harga komoditas lebih terjangkau.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, LM Rusdin Jaya, mengatakan pasar tani memperpendek distribusi.

“Petani langsung bertemu konsumen, sehingga harga lebih stabil dan terjangkau,” ujarnya.

Ia menyebut cabai, bawang, dan tomat sering memicu inflasi akibat fluktuasi harga tinggi.

Melalui pasar tani, pemerintah berupaya menjaga kestabilan harga komoditas tersebut.

Program ini direncanakan berlangsung 24 kali dan digelar bergilir di kabupaten dan kota.

Sejauh ini, pasar tani telah dua kali dilaksanakan di Kota Kendari.

Pelaksanaan berikutnya akan menyesuaikan kondisi inflasi di masing-masing daerah.

Jika terjadi kenaikan harga, pasar tani akan diprioritaskan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini melibatkan kelompok tani dari Kendari, Konawe, dan Konawe Selatan.

Produk yang dijual meliputi cabai, bawang, tomat, terong, kacang, hingga buah-buahan.

Sebagian buah berasal dari balai benih hortikultura, termasuk pepaya California.

Rusdin menyebut produksi hortikultura Sultra masih stabil hingga awal tahun.

“Kondisi ini menjadi modal penting menjaga inflasi tetap terkendali,” katanya.

Pemprov berharap dukungan berbagai pihak agar program ini berjalan optimal.*

Mahasiswa UHO Soroti Kasus Andrie Yunus, Desak Usut Tuntas

KENDARIKINI.COM – Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus.

Pernyataan disampaikan anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa UHO, Risaldo, terkait kondisi demokrasi dan keamanan warga.

Menurutnya, serangan terhadap Andrie Yunus bukan sekadar kriminal, tetapi ancaman terhadap kebebasan sipil.

“Ini teror untuk membungkam suara kritis di ruang publik,” tegas Risaldo dalam keterangannya.

Ia menilai insiden tersebut menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap aktivis dan masyarakat sipil.

Risaldo menyoroti reformasi kepolisian yang dinilai belum efektif dalam menjamin keamanan pembela HAM.

Ia menyebut aparat lebih responsif terhadap isu viral dibanding langkah pencegahan terhadap ancaman nyata.

Selain itu, ia menilai kekerasan terhadap aktivis mulai mengalami normalisasi dan berulang terjadi.

Menurutnya, jika dalang tidak diungkap, maka ada indikasi pembiaran dalam kasus tersebut.

Kasus ini juga dinilai menimbulkan ketakutan di kalangan mahasiswa dan masyarakat sipil.

“Dampaknya memicu efek gentar dan menurunkan partisipasi publik,” ujarnya.

Mahasiswa UHO mendesak Kapolri membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta untuk mengusut aktor intelektual.

Komnas HAM juga diminta melakukan investigasi dugaan pelanggaran HAM terkait kebebasan berpendapat.

Risaldo mengajak mahasiswa memperkuat solidaritas dan tidak mundur menghadapi intimidasi.

“Luka Andrie Yunus menjadi catatan hitam dalam perjalanan reformasi,” tutupnya.*

Damkar Kendari Evakuasi Sarang Tawon di Rumah Warga Mandonga

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari mengevakuasi sarang tawon di rumah warga Kecamatan Mandonga.

Peristiwa terjadi di Lorong Toridale 1, Kelurahan Korumba, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 19.10 Wita.

Laporan disampaikan oleh warga bernama Hj Usnia S.KM melalui pesan WhatsApp kepada petugas Damkar.

Tim Rescue Peleton 1 bergerak cepat menuju lokasi empat menit setelah laporan diterima operator komunikasi.

Petugas tiba di lokasi pukul 19.19 Wita dengan jarak tempuh sekitar 3,2 kilometer dari Mako Damkar.

Sarang tawon diketahui berada di atas plafon rumah dan berpotensi membahayakan penghuni sekitar.

Tim kemudian melakukan penanganan dengan prosedur keselamatan untuk mengevakuasi sarang tawon tersebut.

“Evakuasi berjalan aman dan terkendali tanpa menimbulkan korban,” ujar petugas Damkar.

Proses evakuasi selesai sekitar pukul 20.30 Wita dalam kondisi cuaca cerah di lokasi kejadian.

Dalam operasi ini, Damkar mengerahkan unit rescue lengkap dengan tangga, senter, dan perlengkapan APD.

Petugas memastikan area sekitar aman sebelum kembali ke Mako Damkar Kota Kendari.

Tidak ada kendala berarti selama proses evakuasi berlangsung di lokasi kejadian.

Damkar mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan sarang tawon yang berpotensi membahayakan.*

Damkar Kendari Evakuasi Ular Masuk Rumah di Watulondo

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari mengevakuasi seekor ular yang masuk ke rumah warga di Kecamatan Puuwatu.

Peristiwa terjadi di Jalan Lalombaku, BTN Green SAR, Kelurahan Watulondo, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 18.04 Wita.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan diterima dari warga bernama Yudis melalui layanan pengaduan.

Tim Rescue Peleton 1 segera bergerak menuju lokasi empat menit setelah laporan diterima oleh operator komunikasi.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.20 Wita dengan jarak tempuh kurang lebih 3,8 kilometer dari Mako Damkar.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran di sekitar area rumah untuk mencari keberadaan ular tersebut.

“Ular berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi oleh tim tanpa menimbulkan korban,” ujar Martoyo.

Proses evakuasi berjalan lancar dan selesai sekitar pukul 18.50 Wita dalam kondisi cuaca cerah.

Dalam operasi tersebut, Damkar mengerahkan satu unit rescue dan peralatan pendukung seperti senter.

Martoyo menambahkan tidak ada kendala berarti selama proses evakuasi berlangsung di lokasi kejadian.

Damkar mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan hewan berbahaya di lingkungan sekitar.*

PLN Imbau Masyarakat Cegah Bahaya Listrik di Rumah

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat menjaga keamanan penggunaan listrik guna mencegah potensi bahaya di rumah.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama dalam pemanfaatan tenaga listrik.

Menurutnya, masyarakat perlu memastikan instalasi listrik aman agar penggunaan listrik tetap nyaman dan terhindar dari risiko.

“Keselamatan manusia utama, masyarakat harus tertib menggunakan listrik,” ujar Edyansyah, Kamis (9/4/2025).

PLN membagikan sejumlah tips aman menggunakan listrik kepada pelanggan di rumah maupun tempat aktivitas lainnya.

Pertama, pastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut saat tidak digunakan atau saat meninggalkan rumah.

Kedua, gunakan kabel sesuai standar PUIL serta wajib memiliki Sertifikat Laik Operasi dan Nomor Identitas Instalasi.

Ketiga, hindari penggunaan kabel atau stop kontak paralel karena berpotensi menyebabkan korsleting listrik.

Keempat, masyarakat dilarang mengambil listrik langsung dari tiang sebelum kWh meter karena berbahaya.

Kelima, jika membutuhkan tambahan daya, pelanggan dapat mengajukan melalui aplikasi resmi PLN Mobile.

Selain itu, pengaduan gangguan listrik juga dapat dilakukan melalui PLN Mobile agar ditangani petugas resmi.

Untuk masalah instalasi dalam rumah, pelanggan bisa memanfaatkan fitur ListriQu di aplikasi tersebut.

PLN juga memastikan keandalan listrik dengan pemasangan kWh meter dan Mini Circuit Breaker (MCB).

MCB berfungsi membatasi arus listrik agar tidak berlebih dan mencegah risiko kabel panas hingga kebakaran.

PLN rutin melakukan inspeksi jaringan dari pembangkit hingga alat ukur dan pembatas listrik pelanggan.

Edyansyah menegaskan, kewenangan PLN hanya sampai kWh meter dan MCB, sedangkan instalasi dalam rumah tanggung jawab pelanggan.*

Kecelakaan di Wawotobi Konawe, Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Truk

KONAWE, KENDARIKINI.COM – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Poros Unaaha–Kolaka, Wawotobi, Konawe, Rabu sore (8/3/2026).

Kasi Humas Polres Konawe IPTU Andi Gafur mengatakan insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy DT 6879 WA dan truk Hino Tractor Head L 8023 UUC.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WITA di Kelurahan Ranoeya, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe. Truk dikemudikan Muh. Andrian (23) melaju dari arah Unaaha menuju Kendari dengan muatan kontainer,” katanya

Sambungnya, Saat melintas di jalan menurun, truk menabrak bagian belakang motor yang dikendarai Pitriani (20).

“Korban yang berada di depan truk bergerak searah sebelum akhirnya tertabrak dari belakang,” tambahnya.

Lanjutnya, Benturan keras membuat korban terjatuh lalu terlindas kendaraan truk tersebut.

“Korban mengalami luka berat pada kepala dan robekan di tangan kanan. Selain itu, terdapat luka lecet pada tangan kiri dan kaki kanan korban,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir truk dilaporkan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.

“Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp2 juta. Polisi telah mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit,” tuturnya.

Petugas juga mengamankan kendaraan serta memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.

“Polres Konawe mengimbau pengendara agar berhati-hati di jalan menurun dan menjaga jarak aman,” pungkasnya.*

PT TAS Mangkir Mediasi Disnaker, KSBSI Soroti Ketegasan Pemkot Kendari

KENDARIKINI.COM – Dinas Tenaga Kerja Kota Kendari menggelar mediasi III sengketa industrial PT Tiara Abadi Sentosa dan eks pekerja Saddam.

Sidang berlangsung Rabu, 8 April 2026, di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik Kantor Wali Kota Kendari.

Pihak pekerja hadir bersama KSBSI Kendari sebagai kuasa hukum dalam proses mediasi tersebut.

Namun, PT Tiara Abadi Sentosa tidak menghadiri mediasi ketiga yang telah dijadwalkan Disnaker.

Staf Mediator Disnaker, LM Syarif Nidi, membenarkan ketidakhadiran pihak perusahaan dalam sidang tersebut.

Ia menyebut perusahaan sempat meminta penjadwalan ulang mediasi pada Jumat, 10 April 2026.

“PT TAS tidak hadir, mereka minta dijadwalkan ulang hari Jumat,” ujar Syarif.

KSBSI Kendari menilai ketidakhadiran tersebut mencerminkan ketidakpatuhan terhadap panggilan resmi Disnaker.

Wakil Ketua KSBSI Kendari, Sarman, menyebut surat mediasi merupakan produk hukum yang wajib dipatuhi perusahaan.

Ia juga menilai sikap pemerintah daerah terkesan tidak tegas menghadapi perusahaan tersebut.

“Saya melihat pemerintah seolah diatur oleh korporasi,” kata Sarman.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan lemahnya perlindungan buruh di Kota Kendari saat ini.

KSBSI mendesak Disnaker segera mengeluarkan anjuran resmi atas sengketa tersebut.

Langkah itu diperlukan agar perkara dapat dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial.

Sementara itu, terungkap salah satu anggota DPRD Sultra berinisial AZ terkait jajaran direksi PT TAS.*

Mahasiswa UHO Demo di DPRD Sultra, Desak Usut Kasus Andrie Yunus

KENDARIKINI.COM — Mahasiswa Universitas Halu Oleo bersama koalisi sipil menggelar aksi di DPRD Sultra, Rabu (8/4/2026).

Massa mendesak aparat segera menangkap pelaku dan aktor intelektual penyerangan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Demonstran juga menuntut agar seluruh pelaku diproses melalui peradilan umum, bukan peradilan militer.

Selain itu, massa menyoroti dugaan keterlibatan TNI dalam urusan sipil yang dinilai melanggar prinsip reformasi.

Mereka mendesak pemerintah merevisi UU Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer.

Koordinator Ruang Sipil, La Ode Muh Safaat, menilai aturan tersebut berpotensi melindungi oknum pelanggar hukum.

“UU ini bisa menjadi tameng bagi pelaku pelanggaran hukum dan HAM,” ujar Safaat di lokasi aksi.

Massa juga menolak rencana perluasan struktur komando teritorial TNI, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Safaat menyebut kebijakan itu bertentangan dengan semangat reformasi dan profesionalisme militer.

Ia menilai pembentukan komando baru berpotensi membatasi kebebasan sipil dalam berekspresi.

Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala, menyatakan akan menindaklanjuti seluruh tuntutan mahasiswa.

“Aspirasi ini akan kami teruskan ke pemerintah pusat sebagai keputusan DPRD,” ujar Tariala.*

Gubernur ASR Umumkan Hasil Seleksi Jabatan, Terapkan Sistem Meritokrasi

KENDARIKINI.COM — Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka mengumumkan hasil seleksi jabatan eselon III dan IV, Rabu (8/4/2026).

Seleksi berlangsung sepekan sejak 30 Maret, sebagai langkah penerapan sistem meritokrasi di birokrasi Pemprov Sultra.

ASR menegaskan seleksi bertujuan mencari pejabat yang memiliki kemauan dan kemampuan terukur dalam menjalankan tugas.

“Ini bagian dari sistem meritokrasi, memilih orang berkemauan dan berkemampuan,” ujar ASR di Kendari.

Sebanyak 27 jabatan dilelang, terdiri dari eselon III dan 24 jabatan eselon IV.

Hasil seleksi dibagi dua kategori, yakni peserta “lolos” dan “lulus” dalam tahapan seleksi.

Peserta yang lolos akan langsung mengisi jabatan setelah proses Pertimbangan Teknis selesai.

Sementara peserta lulus masuk dalam bank data talenta Pemprov Sultra untuk kebutuhan jabatan berikutnya.

ASR menyebut sistem ini menghindari penempatan pejabat secara asal dan mempercepat pengisian jabatan kosong.

Ia menekankan penilaian fokus pada pemahaman tupoksi, identifikasi masalah, serta solusi konkret yang ditawarkan peserta.

ASR berharap pejabat terpilih mampu merealisasikan solusi, bukan sekadar menjalani seremoni pelantikan.

Pelantikan dijadwalkan dalam 5 hingga 6 hari setelah dokumen Pertimbangan Teknis diterima.

Pemprov Sultra juga akan melakukan evaluasi rutin untuk memastikan kinerja organisasi tetap optimal.*

Polsek Batauga dan Forkopimcam Jenguk Korban Penikaman di RSUD Busel

BUTON, KENDARIKINI.COM — Polsek Batauga bersama Forkopimcam mengunjungi korban penikaman, La Sarapi, di RSUD Buton Selatan, Rabu (8/4/2026).

Kunjungan berlangsung di RSUD Buton Selatan, Kelurahan Bandar Batauga, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada korban.

Kapolsek Batauga Iptu Abdul Rahman hadir bersama Camat La Basry, Lurah Wa Amuma, dan Bhabinkamtibmas Bripka Andri Arzay.

Rombongan menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga korban yang diterima ibu korban, Nursida.

Penyerahan bantuan disaksikan tokoh pemuda Amirudin Baijani, Alimin, serta Kepala Lingkungan Uwemagari Laode Gafaria.

Kapolsek menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penikaman yang menimpa La Sarapi.

Ia juga mengimbau keluarga dan masyarakat mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian.

Masyarakat diminta tidak terprovokasi serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kapolsek mengajak semua pihak mendoakan kesembuhan korban dan berharap pelaku segera ditangkap.

Saat ini, La Sarapi masih menjalani operasi akibat pendarahan pasca penikaman.*

UHO Dipilih BGN Susun Kajian Gizi Wilayah Terpencil Nasional

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) dipercaya Badan Gizi Nasional (BGN) menyusun kajian gizi wilayah terpencil.

Penugasan ini menempatkan UHO sebagai satu dari lima perguruan tinggi nasional terlibat dalam kajian SPPG.

Plt Rektor UHO, Dr Herman, menyebut kepercayaan ini sebagai amanah besar sekaligus misi kemanusiaan.

Ia menegaskan wilayah terpencil menghadapi kendala akses, distribusi pangan, dan keterbatasan layanan gizi.

Kajian ini diharapkan memberi solusi konkret bagi persoalan pemenuhan gizi masyarakat terpencil.

Herman menambahkan, pemerataan gizi merupakan hak seluruh warga, termasuk masyarakat di daerah sulit dijangkau.

Menurutnya, program ini langkah strategis pemerintah memastikan akses pangan bergizi merata.

Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Prof Sitti Aida Adha Taridala, menyebut UHO dipilih karena kapasitas risetnya.

UHO dinilai unggul dalam kajian pedesaan, pesisir, dan kelautan dengan dukungan tenaga ahli berpengalaman.

Selain UHO, BGN juga menggandeng UI, UGM, Universitas Diponegoro, dan IPB.

Setiap perguruan tinggi mengerjakan kajian berbeda sesuai kompetensi masing-masing.

Kerja sama ini menggunakan skema swakelola tipe II untuk mempercepat pelaksanaan.

Penandatanganan kontrak dilakukan dan diharapkan seluruh tahapan berjalan lancar.

Kajian ini penting sebagai dasar implementasi program makanan bergizi gratis.

Program dilatarbelakangi tingginya angka stunting dan rendahnya kebiasaan sarapan masyarakat.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar 60 persen masyarakat tidak sarapan.

Kondisi ini berdampak pada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kajian mencakup identifikasi wilayah, distribusi logistik, hingga pengelolaan SPPG berbasis lokal.

Termasuk sistem monitoring dan evaluasi berbasis data lapangan.

Program ini juga mendorong koordinasi lintas sektor dan pemberdayaan ekonomi desa.

Pemerintah berharap hasil kajian memperkuat kebijakan gizi tepat sasaran di wilayah terpencil.*

Tiga Pelaku Curanmor Ditangkap, Dua Motor Hendak Dijual ke Baubau

KENDARIKINI.COM – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor, Senin malam, 6 April 2026.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 23.30 WITA setelah polisi mengantongi bukti permulaan yang cukup.

Ketiga pelaku berinisial DA (18), RU (23), dan DI (20), berasal dari Kendari dan Kabupaten Muna.

Mereka diamankan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kota Baubau.

Dari tangan pelaku, polisi menyita dua unit sepeda motor hasil curian. Barang bukti berupa satu unit Honda CRF putih dan satu unit Yamaha RX King hitam.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengungkapkan, pelaku utama DA beraksi pada Sabtu dini hari.

“Motor RX King dicuri di parkiran RS Aliya 3, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Pelaku mengambil motor dengan cara mendorong tanpa kunci, lalu menyambung kabel agar mesin menyala,” katanya.

Setelah itu, motor dibawa ke rekannya untuk dijual di Kota Baubau. Pelaku juga membawa satu unit motor Honda CRF hasil curian di wilayah Abeli.

“Kedua motor tersebut rencananya dijual melalui jaringan pelaku di Baubau. Hasil interogasi, pelaku mengaku mencuri untuk kebutuhan hidup dan membeli narkoba jenis sabu,” tambahnya.

Polisi juga mengungkap pelaku DA pernah mencuri motor lain di Kabupaten Muna.

“Saat ini, ketiga pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.*

Sinergitas TNI-Polri Diperkuat Lewat Coffee Morning dan Halal Bihalal

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Pusat Polisi Militer (POM) TNI bersama Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menggelar coffee morning dan halal bihalal Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergitas serta soliditas antar institusi dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi serta meningkatkan koordinasi antara TNI dan Polri di berbagai lini tugas.

Danpuspomad menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan kesamaan langkah dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Menurutnya, soliditas menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan efektivitas kerja aparat negara.

Sementara itu, Kadivpropam Polri menyoroti tantangan global yang menuntut kesiapan dan respons cepat seluruh elemen negara.

Ia menekankan pentingnya adaptivitas dalam menghadapi perubahan situasi keamanan yang terus berkembang.

“TNI dan Polri adalah representasi negara di mata masyarakat, sehingga sinergitas harus terus dijaga,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, kedua institusi diharapkan semakin solid dalam mendukung stabilitas nasional.

Selain itu, sinergitas yang kuat juga diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat.*

Penadah Motor Curian Ditangkap di Kendari, 29 CRF Dikirim ke Malut

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus penadahan kendaraan bermotor hasil curanmor.

Seorang pria berinisial FE ditangkap pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

Penangkapan dilakukan Unit 1 Sub 3 Pidum Satreskrim Polresta Kendari. Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau menyebut pelaku merupakan wiraswasta asal Kota Baubau.

“FE diduga bagian jaringan penadahan motor hasil pencurian lintas daerah. Kasus bermula dari laporan korban JA, pelajar asal Konawe Utara,” katanya.

Sambungnya, Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku beraksi sejak Desember 2025.

“Pelaku membeli motor curian lalu menjual kembali untuk memperoleh keuntungan. FE mengaku mendapat pasokan dari Rahman Gafur alias Openg,” tambahnya.

Lanjutnya, Pada Maret 2026, pelaku diminta mengecek motor Honda CRF di Baubau. Motor kemudian dijual kepada pembeli berinisial BB seharga Rp18,5 juta.

“Dari transaksi itu, Rp16 juta disetor ke pemasok, sisanya menjadi keuntungan. Pelaku mengaku telah membeli 29 unit Honda CRF hasil curian,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan, Harga beli berkisar Rp15 juta hingga Rp16 juta per unit. Motor dijual kembali seharga Rp18 juta hingga Rp18,5 juta.

“Barang curian dikirim ke Maluku Utara menggunakan kapal Sabuk Nusantara 84. Pengiriman dilengkapi STNK sementara untuk mengelabui petugas,” bebernya.

Ia juga menyampaikan bahwa, Pembeli diketahui merupakan kenalan pelaku saat berada di Maluku Utara. Keuntungan tiap unit berkisar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.

“Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari pelaku. Saat ini, pelaku diamankan di Polresta Kendari untuk proses hukum. Polisi masih mengembangkan kasus dan memburu pelaku utama pencurian,” pungkasnya.*

Evaluasi Kinerja Triwulan I, Biro SDM Polda Sultra Catat Hasil Sangat Baik

KENDARIKINI.COM – Biro SDM Polda Sultra menggelar rapat analisa dan evaluasi kinerja Triwulan I Tahun Anggaran 2026.

Rapat dipimpin Karo SDM Kombes Pol Dr. Arief Fitrianto dan diikuti pejabat serta seluruh personel.

Kegiatan bertujuan mengukur capaian kinerja berdasarkan indikator yang ditetapkan sejak awal tahun.

Selain itu, rapat mengidentifikasi keberhasilan, hambatan, serta permasalahan dalam pelaksanaan program kerja.

Evaluasi juga menilai efektivitas dan efisiensi kegiatan guna mendukung target kinerja tahunan.

Hasilnya menjadi dasar penetapan langkah perbaikan pada triwulan berikutnya.

Secara umum, pelaksanaan program menunjukkan progres baik sesuai rencana kerja yang ditetapkan.

Sebagian besar indikator kinerja utama berhasil mencapai target pada Triwulan I.

Meski demikian, masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan perhatian dan peningkatan.

Realisasi output kegiatan dinilai optimal, terutama pada program prioritas dengan koordinasi efektif antar unit.

Hal ini mencerminkan komitmen kuat personel dalam menjalankan tugas organisasi.

Karo SDM menegaskan capaian kinerja anggaran berada pada kategori sangat baik.

Namun, perbaikan tetap diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi program ke depan.

Upaya perbaikan meliputi peningkatan koordinasi perencanaan dan keuangan serta evaluasi rutin setiap bulan.

Optimalisasi sumber daya dan penguatan sistem monitoring juga terus dilakukan.

Karo SDM mengingatkan pentingnya profesionalisme, integritas, dan disiplin seluruh personel.

Ia juga menekankan kekompakan, soliditas, dan sinergi demi lingkungan kerja produktif.

Personel diharapkan adaptif dan responsif menghadapi tantangan tugas yang berkembang.

Pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi prioritas untuk mewujudkan Polri yang presisi.

Kinerja Triwulan II diharapkan meningkat agar target tahunan tercapai optimal.*

Barang Bukti Dua Kapal Tongkang Tak Kunjung Diserahkan, Kejari Konawe Tunda Tahap II

KONAWE, KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Negeri Konawe menunda tahap II perkara dugaan pidana pertambangan dari penyidik Bareskrim Polri.

Penundaan dilakukan karena kelengkapan barang bukti dinilai belum terpenuhi hingga saat ini.

Kasi Intelijen Kejari Konawe, M. Anhar L. Bharadaksa, menegaskan pelimpahan belum bisa dilakukan.

“Selama barang bukti belum lengkap, tahap dua belum dapat dilaksanakan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, kelengkapan barang bukti menjadi syarat mutlak dalam proses pelimpahan perkara pidana.

Kejari Konawe, kata dia, tetap berpegang pada prosedur hukum yang berlaku.

Pihaknya masih menunggu penyerahan tersangka dan barang bukti secara lengkap dari penyidik.

Hingga kini, tersangka maupun barang bukti belum diterima secara resmi oleh Kejari Konawe.

Namun, sejumlah barang bukti telah dititipkan sementara oleh penyidik Bareskrim Polri.

Barang tersebut meliputi empat dump truck, dua excavator PC 200, dan satu excavator PC 300.

“Statusnya masih titipan, belum bagian resmi tahap dua,” jelas Bhara.

Ia menambahkan, masih ada barang bukti penting yang belum diserahkan penyidik.

Barang tersebut berupa dua unit kapal tongkang pengangkut ore nikel.

Kedua tongkang itu yakni TB Bukit Emas 1601/BG Bukit Emas 300 dan TB Anugerah Bersama 2352/BG HMH 300 2.

“Sampai sekarang, dua tongkang itu belum ditunjukkan atau diserahkan,” katanya.

Akibatnya, proses pelimpahan perkara ke tahap berikutnya masih tertunda.

Kejari Konawe menegaskan tetap mengedepankan profesionalitas dan akuntabilitas penegakan hukum.

Kelanjutan perkara bergantung pada kelengkapan alat bukti oleh penyidik.*

GANNAS Dukung BNN, Vape Berpotensi Jadi Media Narkotika

BANDUNG, KENDARIKINI.COM – Wacana pelarangan vape menguat setelah BNN mengusulkannya dalam pembahasan RUU Narkotika, Rabu, 8 April 2026.

BNN menilai rokok elektrik berpotensi disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika yang sulit terdeteksi.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menyebut vape kini tak sekadar alternatif rokok.

Menurutnya, vape telah berkembang menjadi sarana baru penyalahgunaan zat terlarang.

Hasil uji laboratorium BNN menemukan kandungan kanabinoid, methamphetamine, dan etomidate dalam cairan vape.

Temuan tersebut menunjukkan perubahan fungsi vape dari perangkat nikotin menjadi media zat berbahaya.

BNN juga mencatat lebih dari 170 jenis zat psikoaktif baru beredar di Indonesia.

Sebagian zat tersebut berpotensi disalahgunakan melalui perangkat seperti vape.

Ketua DPW GANNAS Jawa Barat, Tody Ardiansyah Prabu, mendukung usulan pelarangan vape.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk menekan peredaran narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

Tody mendorong pemerintah, DPR, dan kepala daerah segera merumuskan regulasi tegas terkait vape.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba kini memanfaatkan teknologi dan tren gaya hidup.

Vape dinilai membuka celah baru bagi peredaran zat terlarang di masyarakat.

GANNAS Jabar aktif melakukan edukasi bahaya narkoba kepada pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Organisasi ini juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan.

Fenomena vape sebagai gaya hidup masih kuat, terutama di kota besar seperti Bandung.

Namun, banyak pengguna belum memahami risiko kesehatan dan potensi penyalahgunaan.

BNN dan GANNAS menilai perlindungan generasi muda harus menjadi prioritas utama.

Usulan pelarangan vape kini menjadi isu penting dalam pembahasan kebijakan nasional.*

Jamintel Perkuat Pengawasan Dana Desa dan Digitalisasi

MANADO, KENDARIKINI.COM – Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani mengoptimalkan Program Jaksa Garda Desa di Sulawesi Utara, Selasa, 7 April 2026.

Kegiatan dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus ABPEDNAS tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Acara dihadiri Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy bersama perangkat desa.

Program ini bertujuan memperkuat tata kelola desa agar transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi.

Jamintel menegaskan Kejaksaan kini mengedepankan pendekatan preventif dibanding penindakan semata.

Langkah ini penting menyusul meningkatnya kasus korupsi dana desa secara nasional.

Data menunjukkan 187 perkara pada 2023, naik menjadi 275 pada 2024, dan 535 pada 2025.

Hingga triwulan pertama 2026, tercatat 79 perkara dalam tahap penyidikan.

Di Sulawesi Utara, terdapat empat perkara terkait dana desa dalam periode yang sama.

Satu perkara masih penyidikan, sementara tiga lainnya telah masuk tahap penuntutan.

Penyebabnya antara lain keterbatasan SDM desa, lemahnya perencanaan, dan potensi moral hazard.

Sebagai solusi, Kejaksaan menghadirkan transformasi digital melalui Program Jaksa Garda Desa.

Program ini didukung Aplikasi Jaga Desa untuk monitoring anggaran secara real-time dan terintegrasi.

Selain itu, diluncurkan Aplikasi Jaga Dapur MBG mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Aplikasi tersebut memungkinkan pelaporan kualitas makanan sekaligus apresiasi layanan gizi optimal.

Kejaksaan juga bersinergi dengan Badan Gizi Nasional dalam pengamanan intelijen dan pertukaran data.

ABPEDNAS dan BPD didorong menjadi mitra strategis dalam fungsi pengawasan desa.

Target utama program ini adalah menekan korupsi dana desa hingga mencapai nol kasus.

Jamintel berharap aparatur desa bekerja tenang, transparan, dan fokus meningkatkan ekonomi masyarakat.*

Kejagung Sita Aset Tambang Ilegal, Puluhan Alat Berat Diamankan

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Agung menyita aset terkait dugaan korupsi pertambangan ilegal di Kalimantan Selatan.

Penyitaan dilakukan Tim Penyidik JAM Pidsus bersama Badan Pemulihan Aset dan Kejati Kalsel.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna, menyampaikan penggeledahan berlangsung 6–7 April 2026.

“Penggeledahan menyasar kantor dan lokasi tambang batubara milik PT AKT di Kabupaten Tabalong. Langkah ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengelolaan pertambangan yang menyeret tersangka ST,” katanya dalam keterangan resminya yang diterima media ini.

Sambungnya, Penyidik turut menggeledah kantor PT MCM di Desa Kaong, Kecamatan Upau.

“Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita 47 bangunan serta berbagai peralatan operasional tambang,” tambahnya.

Lanjutnya, Di kantor utama, disita genset, forklift, tangki genset, dan control panel.

“Penyidik juga mengamankan sekitar 60.000 metrik ton batubara di Kalimantan Tengah. Sejumlah alat berat, truk, conveyor, dan fasilitas tambang lain turut disita dari berbagai lokasi,” ungkapnya.

Kemudian, Total puluhan alat berat dan perlengkapan tambang diamankan dari area tambang dan workshop.

“Seluruh aset telah disita dan disegel untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Kejagung juga telah mengajukan persetujuan penyitaan kepada pengadilan setempat.

“Aset sitaan selanjutnya akan dikelola Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI,” pungkasnya.*

Kejaksaan Geledah Kasus Korupsi Pelayaran Sungai Lalan

PALEMBANG, KENDARIKINI.COM – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menggeledah dua lokasi terkait dugaan korupsi pelayaran Sungai Lalan.

Penggeledahan dilakukan Selasa, 7 April 2026, berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejati Sumsel tertanggal sama.

Kepala Seksi Penerangan Hukum, Vanny Yulia Eka Sari, membenarkan kegiatan tersebut kepada awak media.

Kasus yang diselidiki terkait dugaan korupsi lalu lintas pelayaran di perairan Sungai Lalan, Musi Banyuasin, periode 2019–2025.

Dua lokasi yang digeledah yakni rumah saksi YK di Kecamatan Kemuning dan mess saksi B di Ilir Timur II Palembang.

Dari penggeledahan, penyidik menyita empat handphone, satu iPad, dan sejumlah dokumen penting.

Selain itu, turut diamankan emas sekitar 275 gram serta uang tunai Rp367 juta.

Penyidik juga menyita satu unit sepeda motor Harley Davidson yang diduga terkait perkara.

Seluruh barang bukti akan digunakan untuk memperkuat proses penyidikan yang sedang berlangsung.

Kegiatan penggeledahan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa hambatan berarti.

Kejati Sumsel memastikan proses hukum berjalan transparan dan sesuai ketentuan perundang-undangan.*

Data RKAB Nikel 2026 Beredar, ESDM Sultra: Kementerian Belum Tembuskan

KENDARIKINI.COM – Daftar Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) nikel yang telah mendapatkan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 di Sulawesi Tenggara (Sultra) beredar. Sejumlah perusahaan tambang tercatat memperoleh kuota produksi dengan total jutaan metrik ton (MT) yang tersebar di beberapa kabupaten.

Di Kabupaten Konawe Utara, terdapat sejumlah perusahaan dengan kuota besar, di antaranya PT Tiran Indonesia sebesar 10.000.000 MT, PT Adhi Kartiko Pratama 2.500.000 MT, PT Bumi Sentosa Jaya 2.110.000 MT, serta PT Indra Bhakti Mustika 1.789.790 MT. Selain itu, PT Bosowa Mining memperoleh 1.750.000 MT dan PT Bhumi Karya Utama sebesar 1.400.000 MT.

Perusahaan lain di wilayah ini meliputi PT Konawe Nikel Nusantara dan PT Apollo Nikel Indonesia masing-masing 1.000.000 MT, PT Bumi Nikel Nusantara dan PT Stargate Pacific Resource masing-masing 500.000 MT, serta beberapa perusahaan dengan kuota di bawah 1 juta MT seperti PT Konutra Sejati (820.000 MT) dan PT Manunggal Sarana Surya Pratama (700.000 MT).

Masih di Konawe Utara, terdapat pula perusahaan dengan kuota tambahan seperti PT Makmur Lestari Primata (2.900.000 MT), PT Tataran Media Sarana (2.640.000 MT), dan PT Elit Kharisma Utama (2.000.000 MT). Sementara beberapa perusahaan lainnya tercatat tidak mendapatkan kuota produksi (0 MT).

Di Kabupaten Konawe, hanya dua perusahaan yang tercatat, yakni PT Sulawesi Cahaya Mineral dengan kuota terbesar mencapai 19.356.000 MT dan PT Modern Cahaya Makmur dengan kuota 450.000 MT.

Sementara di Kabupaten Konawe Kepulauan, PT Gema Kreasi Perdana memperoleh kuota 2.000.000 MT, diikuti PT Bumi Konawe Mining sebesar 1.300.000 MT.

Untuk Kabupaten Konawe Selatan, PT Ifishdeco mendapatkan kuota 2.247.035 MT, PT Gerbang Multi Sejahtera 4.000.000 MT, PT Wijaya Inti Nusantara 2.000.000 MT, serta PT Mega Tambang Indonesia 600.000 MT dan PT Generasi Agung Perkasa 800.000 MT.

Di Kabupaten Kolaka, PT Ceria Nugraha Indotama memperoleh kuota 4.045.246 MT, PT Thosida Indonesia 1.650.000 MT, serta PT PD Aneka Usaha Kolaka sebesar 1.180.000 MT.

Selanjutnya di Kabupaten Kolaka Utara, PT Putra Dermawan Pratama dan PT Riota Jaya Lestari masing-masing memperoleh kuota 3.000.000 MT. Disusul PT Kasmar Tiar Raya 600.000 MT dan PT Fatwa Bumi Sejahtera 185.696 MT.

Adapun di Kabupaten Bombana, PT Tonia Mitra Sejahtera memperoleh 2.150.000 MT, PT Tekonindo 498.100 MT, dan PT Timah Investasi Mineral sebesar 360.000 MT.

Data ini menunjukkan dominasi Konawe Utara sebagai wilayah dengan jumlah perusahaan dan sebaran kuota RKAB terbesar di Sultra. Sementara Konawe mencatatkan kuota tertinggi dari satu perusahaan.

Sementara itu Kabid Minerba ESDM Sultra, Muh. Hasbullah Idris yang dikonfirmasi via pesan Whats App, Rabu 8 April 2026 belum menerima tembusan dari Kementerian ESDM soal kuota RKAB Perusahaan Pertambangan Ore Nikel di Sultra.

“Nda ada, Nda ada masuk (tembusan dari Kementerian ESDM),” jawabnya.*

Dirut PLN Raih Green Leadership, Borong 11 PROPER Emas 2025

KENDARIKINI.COM – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo kembali meraih penghargaan Green Leadership PROPER 2025 dari KLH.

Penghargaan ini menjadi yang ketiga, menegaskan konsistensi PLN dalam mendorong transformasi energi ramah lingkungan.

Sepanjang 2025, PLN mencatat 11 PROPER Emas dan 35 PROPER Hijau dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi kontribusi perusahaan dalam efisiensi sumber daya dan pencegahan pencemaran.

Menurutnya, PROPER menjadi kompas dunia usaha dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan berbasis ekonomi hijau.

Darmawan menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menegaskan komitmen PLN pada transformasi berkelanjutan.

PLN terus mempercepat pengembangan energi baru terbarukan, pengurangan emisi, serta pengelolaan limbah bernilai ekonomi.

Dalam lima tahun terakhir, reduksi emisi meningkat dari 12,9 juta ton menjadi 51,1 juta ton CO2.

Kapasitas energi terbarukan PLN mencapai 9,4 gigawatt pada 2025, didukung pembangkit gas sebesar 33,7 TWh.

PLN juga mengembangkan Green Hydrogen Plant di 22 lokasi dengan kapasitas 203 ton per tahun.

Inisiatif ini diharapkan mendorong ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan mendukung pembangunan berkelanjutan nasional.*

Cairan Hitam Mirip Aspal Muncul di Sumur Bor Butur

BUTON UTARA, KENDARIKINI.COM – Warga Desa Jampaka, Kulisusu, Buton Utara, digegerkan temuan cairan hitam dari sumur bor, Selasa 7 April 2026.

Peristiwa ini viral setelah video amatir beredar luas di media sosial dan menarik perhatian publik.

Dalam video, terlihat pipa sumur yang ditarik dipenuhi cairan hitam kental, lengket, dan mengilap.

Kejadian bermula saat warga membersihkan dan menarik pipa dari sumur bor yang digunakan sebelumnya.

Salah satu warga, Harmin, menyebut cairan tersebut memiliki tekstur menyerupai aspal cair.

“Ini sumur bor penuh cairan seperti aspal,” ujar pria dalam video sambil menunjukkan tangannya menghitam.

Temuan itu langsung mengundang warga sekitar untuk datang dan menyaksikan fenomena tersebut.

Sebagian warga menduga cairan tersebut mengandung material tertentu dari dalam tanah.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait jenis maupun kandungan cairan tersebut.

Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan penelitian lebih lanjut.

Mereka ingin memastikan potensi sumber daya alam dari temuan yang tidak biasa itu.*

Kecelakaan Tunggal Vixion di Konsel, Pengendara Tewas

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal menewaskan seorang pengendara di Moramo Utara, Konawe Selatan, Jumat pagi (3/4/2026).

Korban diketahui bernama Irwan Muhammadiyah (43), warga Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Ranomeeto.

Ia mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi DT 6604 OE saat insiden terjadi.

Kapolsek Moramo Utara, IPDA Abdul Kadir Yahya, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WITA.

Lokasi kejadian berada di Jalan Poros Konda-Moramo Utara, tepatnya di Desa Mekar Jaya.

Korban saat itu melaju dari arah Kecamatan Konda menuju Desa Sanggula dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di lokasi, korban diduga kehilangan kendali atas sepeda motor yang dikendarainya.

Motor keluar jalur ke sisi kanan jalan, masuk bahu jalan, lalu korban terjatuh dan terseret.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian wajah dan leher.

Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Petugas kepolisian telah mengamankan kendaraan korban untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Saat kejadian, korban diketahui mengenakan helm pelindung.

Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian material sekitar Rp4 juta.

Polisi mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati dan menjaga kecepatan saat berkendara.*

Stadion Lakidende Gagal Dibangun 2026, Anggaran Dialihkan

KENDARIKINI.COM – Rencana pembangunan Stadion Lakidende Kendari pada 2026 dipastikan belum dapat direalisasikan.

Kendala utama berasal dari negosiasi pembebasan lahan yang belum mencapai kesepakatan dengan pemilik lahan.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyebut proyek tersebut sebenarnya telah diprogramkan tahun ini.

Namun, perbedaan harga membuat proses negosiasi berjalan alot dan belum menemukan titik temu.

Menurutnya, kemampuan anggaran pemerintah juga menjadi pertimbangan dalam proses pembebasan lahan tersebut.

Akibatnya, Pemprov Sultra memutuskan mengalihkan anggaran pembangunan stadion ke fasilitas olahraga lain.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk revitalisasi kawasan olahraga milik KONI Sultra.

Fasilitas yang akan diperbaiki meliputi lapangan tenis, lapangan softball, kolam renang, driving range golf, hingga kantor KONI.

Gubernur menegaskan seluruh fasilitas olahraga di kawasan tersebut akan dibenahi secara menyeluruh.

Ia juga menyebut sebagian lahan Stadion Lakidende masih dimiliki pihak lain secara sah.

Proses pembebasan lahan telah dilakukan, tetapi belum mencapai kesepakatan harga.

Pemprov memastikan pembangunan stadion akan ditunda hingga persoalan lahan terselesaikan.*

JPU Yakin ‘IA’ Terlibat Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Jaksa Penuntut Umum optimistis membuktikan keterlibatan Ibrahim Arief (IA) dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek.

Hal itu disampaikan JPU Roy Riady usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Agenda sidang hari ini telah menyelesaikan pemeriksaan saksi dan ahli yang meringankan pihak terdakwa.

Namun, JPU menilai keterangan tersebut justru memperkuat pembuktian dalam surat dakwaan penuntut umum.

Menurut Roy, fokus pembuktian mengarah pada peran Ibrahim Arief sebagai konsultan atau tim teknologi.

Ia diduga menyusun dan mengarahkan kajian teknis berdasarkan arahan terdakwa Nadiem Anwar Makarim.

Temuan itu dinilai memperkuat unsur keterlibatan terdakwa dalam tindak pidana korupsi yang didakwakan.

Persidangan akan dilanjutkan Kamis dengan agenda pemeriksaan para terdakwa secara bergantian.

Ibrahim Arief, Mulyatsyah, dan Sri Wahyuningsih dijadwalkan saling memberikan keterangan di persidangan.

Setelah seluruh pemeriksaan selesai, JPU akan menyusun surat tuntutan berdasarkan fakta dan alat bukti.

Pembacaan tuntutan terhadap ketiga terdakwa dijadwalkan berlangsung pada Kamis pekan depan.

JPU menegaskan komitmen penanganan perkara dilakukan transparan demi keadilan bagi masyarakat.*

Dua Pengendara Tewas Gegara Kecelakaan Motor di Konawe Selatan

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Poros Desa Opaasi, Ranomeeto Barat, Konawe Selatan, Selasa (7/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WITA dan melibatkan dua sepeda motor yang saling bertabrakan dari arah berlawanan.

Kasat Lantas Polresta Kendari, IPTU Kevin, mengungkapkan kecelakaan bermula saat Honda Beat DT 6267 SH melaju dari utara ke selatan.

“Motor tersebut dikendarai pria berinisial A, bergerak dengan kecepatan sedang dari arah Boro-Boro Lameuru menuju Desa Opaasi. Dari arah berlawanan, melaju Honda Beat DT 4076 XH yang dikendarai pria berinisial I, berboncengan dengan WS,” katanya.

Sambungnya, Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor DT 4076 XH diduga kehilangan kendali dan melebar ke jalur kanan.

“Motor tersebut masuk ke jalur lawan dan menabrak bagian depan kendaraan yang dikendarai A,” tambahnya.

Lanjutnya, Kemudian benturan keras tak terhindarkan hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas di lokasi kejadian.

“Akibat kejadian tersebut, kedua pengendara berinisial A dan I meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” ungkapnya.

Sementara penumpang berinisial WS mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di RS Bahteramas.

“Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut,” pungkasnya.*

Truk Kontainer Terguling dan Masuk Tambak di Bypass Kolaka

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit truk kontainer terjadi di ruas jalan Bypass Pomalaa-Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (07/04/2026). Insiden ini menarik perhatian warga sekitar dan pengendara yang melintas.

​Berdasarkan pantauan dari video kiriman warga, terlihat truk berwarna hijau tersebut dalam posisi terguling ke sisi jalan. Bagian depan truk atau kabin tampak terperosok masuk ke dalam area pertambakan warga yang berada tepat di pinggir jalan.

​Kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan pada pembatas jalan dan tumpukan material batu di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah warga tampak memadati lokasi untuk melihat kondisi truk, sementara beberapa pengendara motor terlihat melambatkan laju kendaraan mereka, yang menyebabkan arus lalu lintas sedikit tersendat.

Dalam video juga nampak personil polisi yang melakukan pengaturan lalu lintas akibat insiden tersebut guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

​Hingga berita ini ditayangkan, penyebab pasti kecelakaan maupun adanya korban jiwa belum dapat dipastikan. Kasat Lantas Polres Kolaka yang dikonfirmasi melalui pesan dan sambungan telepon WhatsApp belum memberikan tanggapan terkait kronologi resmi insiden tersebut.*

Polsek Kemaraya Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Kios Pasar Sentral

KENDARIKINI.COM – Kawasan Pasar Sentral Kota Lama geger setelah kios sembako dibobol maling, Senin dini hari, 6 April 2026.

Aksi pencurian terjadi sekitar pukul 01.30 WITA saat kondisi pasar dalam keadaan sepi.

Pelaku menggasak berbagai barang dagangan dan barang pribadi milik korban dari dalam kios.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiel sekitar Rp5.000.000.

Barang yang hilang meliputi sembilan karung beras ukuran 5 kilogram, bawang putih, minyak goreng, dan dua helm.

Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku mengenakan topi dan baju hitam saat beraksi dengan tenang.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kemaraya untuk ditindaklanjuti.

Polisi bergerak cepat dengan mendatangi lokasi, memeriksa CCTV, serta mengumpulkan keterangan saksi.

Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, mengungkapkan tiga pelaku berhasil diidentifikasi dari hasil penyelidikan.

Ketiga pelaku berinisial RI, BA, dan AN, kini telah diamankan pihak kepolisian.

Penangkapan dilakukan di Jalan Fajar Merantau, Lorong Stegas, Kelurahan Sanua, Kendari Barat.

Petugas bersama warga melakukan penyergapan dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

“Pelaku berjumlah tiga orang dan sudah diamankan di Polsek Kemaraya,” ujar Iptu Busran.

Saat ini, ketiganya menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolsek Kemaraya.

Para pelaku dijerat pasal pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.*

Balita 3 Tahun Hanyut di Irigasi Unaaha, Ditemukan Meninggal

KONAWE, KENDARIKINI.COM – Seorang balita bernama Riskal (3) dilaporkan hanyut di saluran irigasi BTN Satria, Unaaha, Konawe.

Korban ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat bermain bersama teman sebayanya.

Peristiwa terjadi Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 13.30 Wita di Kelurahan Asambu, Kecamatan Unaaha.

Riskal diketahui bermain bersama tiga temannya di sekitar lokasi sebelum kejadian nahas tersebut.

Salah satu teman korban berinisial A mengatakan, Riskal sempat mandi di saluran irigasi bersama temannya.

“Setelah bermain, mereka mandi di saluran. Tidak lama, Riskal sudah tidak terlihat,” ujar A.

Warga kemudian melakukan pencarian setelah korban dinyatakan hilang di sekitar lokasi kejadian.

Beberapa jam kemudian, Riskal ditemukan di Kecamatan Tongauna, sekitar satu kilometer dari lokasi awal.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan celana pendek dan baju berwarna abu-abu.

Warga bersama pihak terkait mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSU Unaaha untuk menjalani pemeriksaan visum.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan anak di area berisiko seperti saluran air.*

Pengepul Pertalite Dominasi SPBU Punggaluku, Warga Kesulitan dapat BBM Subsidi

KENDARIKINI.COM – Aktivitas pengepul pertalite di SPBU Punggaluku, Konawe Selatan, dikeluhkan warga karena menguasai antrean pengisian BBM subsidi.

SPBU tersebut berada di Desa Anduna, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Warga berinisial AL menyebut antrean kendaraan roda dua milik pengepul sudah berlangsung lama tanpa penanganan.

“Pengepul pertalite di sini sudah merajalela, tidak ada habisnya antre,” ujar AL, Sabtu (4/3/2026).

Menurutnya, kondisi ini merugikan masyarakat yang hanya ingin membeli BBM dalam jumlah kecil.

“Kami yang isi Rp20 ribu sampai Rp30 ribu sering tidak kebagian,” katanya.

AL mengaku telah beberapa kali menegur petugas SPBU terkait antrean tersebut, namun tidak mendapat respons serius.

“Saya sering tegur, tapi diabaikan. Jawabannya tidak ada aturan pembatasan pengisian,” ungkapnya.

Akibatnya, warga terpaksa membeli BBM nonsubsidi seperti pertamax dengan harga lebih tinggi.

Sebagian warga juga harus mengantre lama jika tetap ingin mendapatkan pertalite.

Warga berharap ada pengawasan ketat dari pihak terkait agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran.

Mereka juga meminta petugas SPBU lebih tegas mengatur antrean agar tidak dikuasai pengepul.*

Korban Penikaman Acara Pesta di Muna Meninggal di RS Bahteramas

KENDARIKINI.COM – Seorang korban penikaman saat pesta lulo di Kelurahan Wasolangka, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, meninggal dunia.

Dilansir dari Beritarakyat, Korban bernama Adam (26), warga Desa Parigi, mengembuskan napas terakhir di RSUD Bahteramas, Kendari, Sabtu (4/4/2026).

Sebelumnya, korban sempat dirawat di RSUD Muna Barat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Bahteramas.

“Iya, tadi pagi sekitar pukul 10.00 WITA meninggal di RS Bahteramas,” kata kerabat korban, La Ode Ghombo.

Jenazah korban kini dalam perjalanan menuju Desa Parigi untuk disemayamkan di kampung halamannya.

“Sementara dalam perjalanan dipulangkan ke kampung,” ujarnya.

Kasi Humas Polres Muna, IPDA Jufri, membenarkan korban telah meninggal dunia usai menjalani perawatan.

Menurutnya, pihak kepolisian telah mengamankan terduga pelaku penikaman tersebut.

“Kemarin sudah diamankan dan ditahan di Polres,” singkat Jufri saat dikonfirmasi.

Polisi masih melakukan pendalaman terkait motif dan kronologi kejadian penikaman tersebut.*

Polres Buton Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Tewaskan Warga

BUTON, KENDARIKINI.COM – Polisi bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan yang menewaskan seorang warga di Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/32/IV/2026/SPKT/Polres Buton, tertanggal 7 April 2026.

Tim gabungan Resmob dan Intelkam langsung menuju lokasi untuk olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Dari penyelidikan awal, polisi mengamankan tujuh orang yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

Peristiwa terjadi Selasa, 7 April 2026 sekitar pukul 01.00 WITA di Jalan Poros Pasarwajo–Wabula.

Insiden bermula saat sepeda motor milik rekan pelaku ditendang orang tak dikenal hingga memicu perkelahian.

Dalam kejadian itu, pelaku berinisial R diduga memukul korban saat keributan berlangsung.

Tak lama, pelaku LLPS datang dan menikam korban menggunakan badik di bagian perut kanan.

Setelah penikaman, pelaku menyerahkan senjata kepada BHR dan korban berusaha menyelamatkan diri.

Korban akhirnya terjatuh akibat kehilangan banyak darah di sekitar lokasi kejadian.

Warga membawa korban ke RSUD Pasarwajo, namun dinyatakan meninggal pukul 01.57 WITA.

Dalam waktu lima jam, polisi menetapkan LLPS dan R sebagai tersangka utama kasus tersebut.

Sementara lima orang lainnya masih diperiksa sebagai saksi untuk pendalaman kasus.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah badik yang digunakan pelaku.

Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap peran pihak lain yang terlibat.*

QRIS Antarnegara Resmi Berlaku di Korea Selatan

KENDARIKINI.COM – Bank Indonesia memastikan QRIS antarnegara kini resmi digunakan di Korea Selatan mulai 1 April 2026.

Kebijakan ini memudahkan masyarakat Indonesia bertransaksi tanpa menukar uang tunai saat bepergian ke luar negeri.

Pengguna cukup memindai kode QR seperti biasa untuk melakukan pembayaran secara cepat dan praktis.

QRIS antarnegara sebelumnya telah terhubung dengan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.

Penambahan Korea Selatan memperkuat ekosistem pembayaran digital lintas negara yang semakin terintegrasi.

Bank Indonesia menyebut sistem ini menghadirkan transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Inovasi tersebut diharapkan mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi global yang semakin dinamis.

Selain itu, QRIS antarnegara memberi kemudahan bagi wisatawan Indonesia saat bertransaksi di berbagai negara mitra.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas digitalisasi sistem pembayaran nasional.

Masyarakat diimbau memanfaatkan QRIS untuk pengalaman transaksi yang lebih efisien, baik di dalam maupun luar negeri.*

Yuk Ikuti Lomba Reels Resensi Buku BI Sultra World Book Day 2026

KENDARIKINI.COM – Bank Indonesia Sulawesi Tenggara menggelar lomba reels resensi buku memperingati World Book Day 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities” guna mendorong budaya literasi masyarakat.

Peserta lomba terbuka untuk umum, termasuk mahasiswa, pelajar, komunitas, dan masyarakat luas di Sulawesi Tenggara.

Video reels berdurasi maksimal 120 detik, berisi resensi singkat dan refleksi inspiratif dari buku pilihan.

Pengambilan video dilakukan di Perpustakaan BI Sultra atau Perpustakaan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Peserta wajib mengunggah video di Instagram publik serta menandai akun resmi penyelenggara.

Link video kemudian dikirim melalui Google Form sebelum batas waktu 14 April 2026 pukul 21.00 WITA.

Penilaian meliputi kesesuaian tema, orisinalitas ide, argumentasi, struktur penulisan, serta penggunaan bahasa.

Panitia menyiapkan hadiah bagi 10 pemenang berupa uang pembinaan dan sertifikat.

Juara pertama memperoleh Rp1,5 juta, juara kedua Rp1 juta, dan juara ketiga Rp500 ribu.

Sebanyak tujuh finalis terbaik juga mendapatkan hadiah e-money masing-masing Rp150 ribu.

Informasi lengkap dan pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan panitia.*

Bank Indonesia Sultra Gelar World Book Day 2026, Dorong Literasi

KENDARI, KENDARIKINI.COM – Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara menggelar rangkaian kegiatan World Book Day 2026.
Kegiatan ini mengusung tema literasi untuk membangun masyarakat siap masa depan.

Acara tersebut merupakan kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk instansi pendidikan dan perpustakaan daerah. Tujuannya memperkuat budaya membaca serta meningkatkan kualitas literasi masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan, panitia menghadirkan lomba reels resensi buku di perpustakaan. Kompetisi ini mendorong generasi muda aktif membaca dan kreatif di media digital.

Selain itu, digelar lomba musikalisasi puisi yang melibatkan pelajar dan komunitas seni.
Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi sekaligus penguatan apresiasi sastra.

Tak hanya lomba, terdapat pula sesi bedah buku yang menghadirkan pembicara kompeten.
Peserta diajak memahami isi buku secara mendalam dan kritis.

Bank Indonesia menilai literasi memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Kemampuan membaca dan memahami informasi menjadi kunci menghadapi tantangan global.

Melalui World Book Day 2026, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap literasi semakin meningkat. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung pendidikan.

Bank Indonesia Sultra mengajak masyarakat untuk terus mengikuti informasi kegiatan selanjutnya. Partisipasi publik dinilai penting untuk keberlanjutan gerakan literasi di daerah.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti